Seminar Nasional Wanita Tani, 17-20 Januari 1961 (DPP Gerwani)
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.897); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
=== [PDF page 1] ===
[Cover:] Seminar Nasional Wanita Tani [drawing of two women in conical hats]
=== [PDF page 2] ===
[Photocopy of a cover/title page, mostly blank and dark-edged; handwritten library note at upper left:] Wason
Pamphlet
Indon[esia]
81
Locke[d?]
[Rest of page illegible / blank]
=== [PDF page 3] ===
SEMINAR NASIONAL
toe
afuan
362
Jajasan,,Pem
tok
karta 1
sate
Dia
=== [PDF page 4] ===
Kepada Ta Peni barat” kami menjatakan utjapee “an terima kasth atas bantuannja menerbitkan brosur ini.
pe Atas semua bantuan jang telah diberikan oleh semua hak jang menaruh minat terhadap usaha kami ini,
ei eae 'banjak terima kasih.
DPP Gerwani
=== [PDF page 5] ===
At eae eee Steere Asam eats
NA ARENA NEON
Prasaran DPP Gerwani
MEMPERKUAT PERDJUANGAN EMANSIPASI
WANITA TANI UNTUK MENGACHIRI IMPE-
RIALISME DAN MENGHAPUSKAN
SISA2 FEODALISME
KEDUDUKAN DAN PERANAN WANITA TANI DALAM
PENJELESAIAN REVOLUSI AGUSTUS 1945
Seminar wanita tani jang kita selenggarakan sekarang ini mempunjai tugas untuk menjimpulkan pengalaman?
research jang telah kita adakan selama ini, baik jang didjalankan oleh aktivis? Gerwani di-daerah2 maupun dipusat dan jang tclah disimpulkan dalam seminar? daerah.
Seminar ini sangat penting untuk lebih mensukseskan pekerdjaan Gerwani di-desa2 dalam menarik majoritet wanita, jailu wanita tani jang mempunjai peranan penting dalam perdjuangan untuk menjelesaikan tuntutan revolusi Agustus 1945 sampai ke-akar2nja.
Tugas menjelesaikan tuntutan? revolusi itu sudah diperintji dalam Manifesto Politik jang telah ditetapkan oleh MPRS mendjadi Garis? Besar Haluan Negara. Pada pokoknja revolusi Indonesia sekarang ini adalah,,Revolusi Nasional menentang Imperialisme dan Kolonialismc” dan berhari.@epan,,Masjarakat jang adil dan makmur, masjarakai Sosialis”, dan bahwa,,watak (sifat)
revolusi kita adalah revolusi jang demokratis, jang dinjatakan oleh tugasnja menentang keterbelakangan feodal”, bahwa kekuatan? revolusi jaitu,,seluruh Rakjat Indonesia dengan kaum butuh dan kaum tani sebagai
=== [PDF page 6] ===
Hse
et / hs iT: £ 7 ga
a 7 Ir f 2 5) | iio r set ioe aioe 5 { ipa hae ee z:. 4" as ka se Ap ¥ 1 a ant,
Bh 1 a eae
ray
MAAN
=== [PDF page 7] ===
kapes jan
rat
Tal sat
1aan pung
reaian
¥iah
hang
nva
en ee omer
eer ES me
miskin dan buruhtani, sedangkan sebagian ketjil adalab tuantanah? (baik asing maupun bumiputera) jang kehidupannja se-mata? hanja dari mengeksploitasi dan memperbudak kaum tanimiskin dan buruhtani, dan memiliki tanah jang ber-lebih2an banjaknja. Adapun penduduk desa lainnja adalah tanikaja, jang memiliki tanah jang tjukup dan dalam batas tertentu mendjalankan eksploitasinja berbentuk upah terhadap buruhtani dan tanimiskin, dan tanisedang jang hidupnja dari hasil pemilikan tanahnja jang dikerdjakan sendiri.
Selebihnja adalah penduduk desa lainnja seperti guru, bidan, dukun-baji, pemilik warung, bakul? dil.
Mengenai hal itu sebagai tjontoh saja kemukakan apa jang telah diuraikan oleh wakil tani di DPA (Sdr. Asmu)
tentang hasil penjelidikan mengenai perbandingan djumlah djiwa dan pemilikan tanah antara tuantanah dengan tanimiskin dan burubtani sbb.:
Ha aa MTA LA ts
rat
+ Tanimiskin dan (Tuantanah buruhtani
Djumlah 1g 4g. Diumtahi arti tan keluarga MA keluarga Ka cette i, creo h pendu | tanah pendu tana duk | desa. duk desa.
IL DJAWA TENGAH:!
1. Gempolsewu (Weleri:
Kendal). 1,25 21,5 _ —
2, Tiaruj (Sidaredja Tji-, latjap). “21 43 87 30.
3. Djimus (Polan Kla-.
tert). 7 44.25 55,5 19
4. Ngabean (Femang-!
Rung). 1,37 31,64 23,36 28,48 5. Doplang (Adipala Tji- |:
latjap). 03 | 1,59 82 9,39
IL DIAWA-TIMUR: '
Ah Togokan (Srengat Bli- |.. i tar). roy. 87. 140 daju, Surabaja). as | 60 ss | 2 -
=== [PDF page 8] ===
2,2 | 27 82 55
5 | $4 cos | ria
8 | 54 54 13
7 6 | 31 64 17
= TL DIAWA-BARAT: | |
Antapani Cita 0.33 70,73 ee a
8,66 — 88,8 —
2,5 55,5 98 | 44,44
0,86 1,79 83,74 | —
0,4 54 75 | 16
1,25 7,96 18,75 | —
17 100 83 0
850 ha;
dari,
.. Dengan mengetahui klasifikasi di-desa2, para kader -Gerwani dapat mengetahui tentang berbagai bentuk sistim feodalisme jang berlaku, teristimewa jang diderita “oleh keluarga biiruhtani dan tanimiskin berupa sewa tanah dalam bentuk kerdja maupun uang, tumpukan hutang? jang mendjerat batanglcher kaum tani schingga menempatkan mereka dalam kedudukan budak, dan tentang adanja monopoli tanah oleh tuantanah.
12,5 83,48 87,5 | 16,52
area
MAA la ee ee 4
— ert
=== [PDF page 9] ===
16,52
444
nyossro
Are pve =
eee eam bs oe
wrt ee cement ree
TT LY FTP Rey Foye te Hirth er emer 2 apaan ag PP ona tr pe Ba 5.
Tentang penghisapan didesa dapat saja kemukakan sebagai tjontoh bahwa pada umumnja wanita tani bekerdja tanpa upah untuk kepentingan tuantanah, seperti:
sesudah bekerdja disawah mereka disuruh membantu dirumah tuantanah untuk mentjutji, menumbuk padi, membersihkan kebun (rumah) halaman, memasak, mengasuh anak, mengantar padi dari sawah kelumbung tuantanah dengan tidak mendapat upah dll.
Selain dari itu, seperti halnja kaum tani penjewa tanah tuantanah, mereka masih kena pologoro seperti adanja kewadjiban penggarap untuk memberikan sesuatu kepada tuantanah (asung bulubekti) misalnja: sehari sebelum potong padi diwadjibkan mengirim ikan ajam, pisang Ambon, buah?an dan makanan lainnja jang diperlukan untuk mengadakan pesta bagi tuantanah. Djuga masih banjak penindasan? lainnja, seperti beban padjak jang memberatkan kaum tani.
Banjak kaum tani mendjadi korban lintahdarat, gadai?
selap dan kaum penghisap lainnja, seperti hutang Rp.
1000,— diharuskan membajar bunga setiap bulan Rp.
150,— — Rp. 200.— bahkan sampai Rp. 300,—, (hasil penjelidikan dari Djawa-Barat).
Sistim idjon meradjalela, seperti pindjaman diwaktu patjeklik sebanjak Rp. 250,—- diharuskan membajar dimusim panen | Kw. padi, atau pindjaman Rp. 450,— atau Rp. 500,— dan diharuskan mengembalikan diwaktu panen padi per kwintal dengan harga Ro. 250,— sampai Rp. 300,— ini berarti bahwa memindjam 1 kw. 'harus mengembalikan 2 kwintal dalam waktu 2 atau 3 bulan.
Chususnja di-daerah2 Djawa-Barat, Sumatera Barat, Sulawesi, disamping menghadapi persoalan tersebut diatas, kaum tani mendjadi korban keganasan DI/TII- PRRI/Permesta jang mendapat bantuan dari tuantanah asing maupun bumiputera, dan banjak jang meninggalkan desa lari ke-kota2, sehingga mendjadi sumber tenaga murah dan mudah, hidup terlantar dan tidak sedikit jang djatuh dalam kehidupan jang sesat.
Dengan kenjataan?cersebut diatas, bisa diketahui bahwa semua kemelaratan dan keterbelakangan jang menimpa diri kaum tani, adalah akibat penghisapan dan penindasan tuantanah. Dan dengan demikian dapat dijakini bahwa musuh pertama kaum tani adalah tuantanah jang
=== [PDF page 10] ===
Sasak kasi
eater set Si
mendjadi' pembantu PRRI/Permesta-DI/TII, karena pemilikan tanah tuantanah adalah tidak adil, dan bahwa penghisapan2 jang didjalankan olch tuantanah adalah se-wenang?, dan karena itu harus dilawan.
: Penjelidikan jang dilakukan selama ini djuga memberikan gambaran setjara djelas tentang kedudukan dan hak?
/ ' wanita tani, jang tidak dapat dipisahkan dengan bertaku-:nja penghisapan sisa? feodalisme jang berbagai matjam hentuknja.
: Kaum wanita tani seperti halnja dengan kaum wanita tinja mempunjai persoalan? jang menjangkut hak?nja i ibu, pekerdja dan warganegara atau penduduk iTetapi disamping itu sebagai tani, kaum wanita ini, teratama wanita tani dari kalangan buruhtani dan tanimiskin, mempunjai persoalan? jang menjangkut hak?
'kedudukannja sebagai tani jang membutuhkan tanah gai.dan perbaikan tingkat hidup pada umumnja.
Derigan mengetahui persoalannja, baik sebagai wanita Sebagai tani,-mengerti perasaan?nja, kebutuhan?..
2 /Gerwatii akan bisa setjara tepat membangkitkan. kesedaran wanita tani.
Untuk. bise setjara tepat membangkitkan bagian terify toantte tant, moka per-tama? Gerwani harus berenda pada wanita tani dari golongan tanimiskin dan Wuruhtani, karena merekalah jang paling tertindas dan 2 #efBelakang, dan mereka merupakan majoritet kaum wa:
Yiifa dideta. Selandjutnja perlu mempersatukan wanita ingan #enisedang, dan menarik wanita golongan ate janig dirugikan oleh imperialisme dan feodalisme.
Dengan mendjalankan pedoman itu, maka Gerwani “pasti bisa memberikan andilnja untuk memperkuat front Fsatnan tani anti-imperialis dan anti-feodal di-desa?.
Adapun kedudukan dan hak? wanita tani bisa diper-
1. Sebapai Ibu dan Isteri
Wanita tani mengalami kesulitan?, sebagai akibat ma3bertjokolnja sisa? feodalisme di-desa2 jang memanlang rendah kaum wanita. Hal ini bisa diketahui dea Bdania kenjataan, bahwa sebagian besar mercka djadi korban dari kawin paksa, kawin anak2, percanan2,; pertjeraian se-wenang2 sebagai akibat dari ke-
=== [PDF page 11] ===
SNI
NA TS at
Ae A ip: ir a | aa
Ap kat Ng eft) it
=== [PDF page 12] ===
Tana ang mereka, “keterbelakangan. kebudajaan
dan adanja kebiasaan? feodal Jainnja jang menghambat
Nan mereka dan jang menempatkan = pada; oo rai budak Kn SANAAR..
utuhkan tanah n dan perbaikan tingkat hi-
Pet aaa semak tanah jang sekarang: ini lah. didjamin dalam UU Pokok Agraria pasal perlu dituntut realisasinja. Ketjuali itu mengenai ke- Da ega air, alat, bibit, rabuk dll. perlu. diol tah mendapatkannja setjara mudah
ur | dengan mengorganisasi koperasi?.
— diatas, ada kechususan jang perlu mendapat perhatian _ dari seminar ini. Jalah tentang kedudukan dan hak? jang
reka ikutserta aktif dan langsung dalam pekerdjaari pro:
“ sama dengan tani laki2, berbeda dengan keadaan wanita - tani dari golongan tanikaja dan tuantanah, Dalam per “soalan? jang menjangkut kehidupan se-hari2 dikalan;
“keluarga wanita tani golongan ini mempunjai hak i menentukan bersama suami mereka (menentukan 25 matan, membeli pakaian, mentjari pindjaman dil.).
jms Sekarang i ini sudah ada beberapa UU jang madju se- - “perti UU No. 2/60 tentang Perdjandjian Bagi Hasil, UU « No. 5/60 tentang Peraturan dasar Pokok Agraria, dengan Perpunja No. 56/61 ditambah dengan keputusan MPRS
12
dan deletes mah | anak b buta hurat | wanita tani, Tanah kuatnja kepertjajaan tadaa ani pada umumnia, Sa tani
" taupun gcasl keadaan wanita tani jang telah kita uraikan
chusus dikalangan wanita tanimiskin dan buruhtani. Me- ~~ duksi, dalam hal? tertentu mereka telah memiliki hak”
reinstated uarereseearn ees
=== [PDF page 13] ===
ani (inna
eoruf tabat ida
TPA PR BA PET ES EASY EEE EE ep ee eee ete etree
LEAN LA AN Ror ete Vy eee tawnep tp m iene tere mer sauna
eRe om PMP ror
tentang Landreform dan adanja Komando Presiden pada
tanggal 1 Djanuari 1961, tentang perubahan tanah mulai sekarang djuga.
Tetapi kalau kaum tani sendiri termasuk wanita tani tidak bangkit dan berdjuang untuk. terlaksananja. Undang2 tersebut dengan djalan berorganisasi dan aksi?, maka Undang? dan peraturan? tersebut tidak mungkin dapat terlaksana untuk memperbaiki tingkat hidup kaum tani pada umumnja dan wanita tani pada chususnja.
Semua Undang? im sangat penting, tetapi tidak boleh dilupakan, bahwa faktor jang menentukan adalah kebangkitan dan kekuatan kaum tani sendiri. Kebangkitan kaum tani bagi kita, berarti kebangkitan wanita tani, terutama dari kalangan buruh-tani dan tanimiskin.
Adalah mendjadi tugas Gerwani untuk memperluas dan memperkuat Ranting? Gerwani di-desa? untuk menghimpun sebanjak mungkin wanita” tani dari kalangan buruhtani dan tanimiskm disekeliling Gerwani.
MEMBANGKITKAN WANITA TANI UNTUK PEMBANGUN-
AN DESA JANG DEMOKRATIS DAN TERLAKSANANJA
LANDREFORM!
Dilihat. dari djumlah dan kedudukan sosialnja, maka wanita tani merupakan bagian dari kekuatan pokok revolusi jang tidak boleh dianggap remeh. Tanpa mereka, revolusi tidak akan berhasil. Tetapi sebaliknja pembebasan mereka tidak dapat dipisahkan dengan pembebasan kaum tani pada umumnja dari penghisapan feodal, dan oleh karena itu mereka tidak mungkin dapat bebas sendiri, tanpa menjatukan diri” dengan seluruh kekuatan kaum tani jang anti-feodalffidesa dan dengan bekerdjasama dengan semua kekuatan demokratis. oak
Menurut pengalaman selama ini, maka wanita tani merupakan kekuatan jang-besar artinja bagi perdjuangan kaum tani pada umumnja. Hal ini bisa dibuktikan
oleh pengalaman?2 dalami peristiwa? jang terdjadi di Tan-
13
=== [PDF page 14] ===
ar dari pengalaman itu, maka tugas |jalah untuk meluaskan kebangki aan Sae:
gkan ran wanita tani jang merata disetanah air dari Sabang sampai ke Merauke, hingga
1 menghimpun majoritet wanita untuk mengalahkan musuh? revolusi jalah imperialisme dan feodalisme sebagai djalan untuk membangun masjarakat baru jang
harus mendjawab alan? baamen an
tama? perlu diinsjafi bahwa kebangkitan wanita itu seperti halnja golongan wanita Jainnja, tidak dadengan sendirinja, lebih? karena akibat sisa2 feodalisme mereka berada dalam keadaan jang sangat terbela- 'kang tingkat kebudajaannja. Oleh karena itu haruslah “diusahakan berbagai matjam kegiatan jang menjangkut kehidupan se-hari2 mereka, sehingga lambat-laun tirn-:
— bul kepertjajaan dan kesedaran pada dirinja, bahwa untuk mentjapai perbaikan nasib tergantung dari kekuatan -dan persatuan mereka sendiri. Disinilah letak “peranan tjil basil” jang been mendjadi kebiasaan dalam
organisasi. Kita,
yaksi9 ketjil hasi” mempunjai peranan jang kipun usaha itu kelihatannja remeh, tetapi usaha'itu akan menimbulkan kegembiraan
=== [PDF page 15] ===
yelaakut tirnunatan man ilam
jang
dan menanamkan kesedaran atas kekuatan persatuannja.
~ Usaha? sematjam itu bisa eee untuk membangkitkan aksi? jang lebih tinggi: Misainja: menaikkan upah bawon, tanam, menjiang serie ed
Mendapat makan pagi waktu menanam dan menjiang jang sebelumnja belum pernah terdjadi. Mendapat ekstra uang sirih dsb. jang selandjutnja aksi? itu dapat ditingkatkan kearah pelaksanaan Perdjandjian Bagi — Diantara aksi?,,ketjil hasi?” itu, menurut pengalaman selama ini jang menarik adalah masalah? jang berhubungan dengan pembelaan hak? wanita, jaitu sekitar soal perkawinan dan pertjeraian. Mengenai hal ini hendaknja diingat, bahwa dalam perdjuangan tingkat sekarang ini, djangan sampai tutitutan itu begitu rupa, hingga menimbulkan pertentangan jang tadjam antara wanita tani dan tani laki2 dan bisa melemahkan persatuan tani:
Hendaknja ditjegah djangan sampai sasaran kegiatan itu dialihkan mendjadi memusuhi kaum laki2. Tetapi haruslah dilempangkan untuk menghadapi musuh bersama wanita tani dan tani laki? jaitu sisa? feodalisme jang bertjokol di-desa?, dengan mendjelaskan bahwa semua keburukan didesa bersumber pada kemelaratan dan keterbelakangan sebagai akibat dari masih meradjalelanja feodalisme. Selain itu, kita djangan sampai tenggelam dalam aksi?,,ketjil hasil”, tetapi tidak dikonsolidasi dan ditingkatkan untuk melaksanakan tugas pokok penjclesajan revolusi kita sekarang ini. Peranan kegiatan kita se-hari2 dan aksi?..ketjil hasi?” ketjuali untuk meringankan beban penghidupan wanita tani se-hari? adalah teristimewa untuk: menjatukan diri dengan kaum tani dan untuk mendidik kesedaran anti-fcodal dan kescdaran berorganisasi. Sehingga kegiatan kita samasekali bukan merupakan gerakan,,sosial” dan,perikemanusiaan” semata2 melainkan suatu kegiatan untuk membangkitkan gerakan revolusioner dikalangan kaum wanita tani.
Berbitjara tentang aksi?,,ketjil hasi?”, maka hendaknja kita beladjar darifpengalaman, bahwa aktivitet itu perlu diusahakan terus-menerus.
Untuk terlaksananja dengan baik aksi? itu, maka kita
harus tahu keadaan, perasaan, keinginan dan kebutuhin | wanita tani pada umumnja. Sjaratnja jalah,,turun- ke:.“
bawah” seperti jang kita kerdjakan menghadapi seminar
15
=== [PDF page 16] ===
imi. Pekerdjaan jang harus terus dikerdjakan di-waktu?
jad. dengan lebih giat lagi. Dengan,,turun kebawah”, maka para aktivis Gerwani bisa mengetahui sendiri dari dekat dan langsung ikut mengalami kehidupan se-hari2 “wanita tani. mendjalankan,,3 sama”, sama2 ting- | gal, sama? dja, sama? makan dan. ber-sama? dengan wanita tani memctjahkan keadaan dan kesulitan se-hari2, “Maka aktivis Gerwani bisa berbitjara dari hati-kehati dengan wanita tani, menarik perhatiannja dan menje- “—-darkan mereka. Semua ini-adalah sangat baik. Akan te- "tapi pengalaman sematjam ini baru dikerdjakan oleh se- “bagian aktivis? kita disementara Tjabang jang kebetulan 'mendapat tugas research, oleh karena itu perlu diluaskan untuk dilaksanakan oleh aktivis2 Tjabang lainnia sehingga merata diseluruh tubuh organisasi kita. Ketjuali me- “= Ingetahui kehidupan wanita tani dari dekat, djuga pengalaman,turun kebawah” itu ternjata memberikan pen- — didikan jang-penting bagi aktivis? kita sendiri. Jaitu:
3 tahu keadaan objektif di-desa2. Hal mana sangat pen- WN“ ting bagi pelaksanaan program organisasi. Ketjuali itu ‘—~.- para aktivis kita djuga beladjar hidup sederhana di- “~~ tengah? wanita tani (terutama buruhtani dan tanimis- ~~ -kin), beladjar memiliki watak militan dan gigih dari “kaum wanita tani dalam mengatasi berbagai matjam kesultan penghidupan se-hari?, jang biasa dialami oleh mercka itu. Pekerdjaan,,turun kebawah” hendaknja di- | djadikan kebiasaan para aktivis Gerwani dengan maksud untuk mengerti dengan tepat kebutuhan, keinginan, perasaan dan tuntutan wanita tani tersebut. Dengan usaha?
demikian maka Gerwani akan berhasil mengeratkan hubungan dan menjatukan diri dengan wanita tani, Selain,,turun kebawah” untuk dengan tepat mengerti “kebutuhan, keinginan, perasaan dan tuntutan wanita tani, tugas membangkitkan wanita tani dalam aksi2 mesmerlukan pemetjahari lainnja, misalnja: harus djelas “pengertiannja mengapa aksi, untuk kepentingan siapa, “siapa Sasarannja dan bagaimana tjaranja. Oleh karena. itu pembitjaraan jang rnatang antara pimpinan dengan Ii massa haruslah diadakan. Pokoknja harus ada persatuan “diantara jang memimpin dan jang dipimpin, dan harus mendapat-dukungan Itas dari massa. Semuanja ini ter- «Panting dari persiapan-persiapan jang diadakan. Karena
'persiapan? jang. baik, maka pekerdjaan tersebut
Maa
an MR Serer mentee Yaa aa app ag La LN MN AN KAN PAN apaan Pa Pa PP et A SA ew nt fon MAN en menmam h nm ma anann
=== [PDF page 17] ===
abs
"LN TAMAN DA LNT TNA ne eRe He eT oH FY 499 1. oT Pe errr Hs ACR RU betnnery te —
[Unreadable]
akan berhasil. Berbagai aksi2 jang menjangkut persoalan wanita tani bisa dilakukan, jaitu persoalan? jang menjangkut hak?nja sebagai wanita (isteri dan ibu), sebagai pekerdja, sebagai warganegara atau penduduk desa dan sebagai petani. Mengenai hal ini-oleh Kongres Nasional ke-III Gerwani telah diperintji dalam program chusus
"jang menjangkut usaha? kearah pendemokrasian desa dan
pembagian tanah garapan dil. Ini bisa diketahui dari beberapa bagian dari prograin, misalnja:
* Ikutsertanja wanita: tani dalam.rembug2 desa, untuk bisa menduduki djabatan kepala desa dan pamongdesa lainnja. f
X Menaikkan upah buruhtani, upah bawon, menjiang, tanam dil. dan supaja wanita tani dapat memiliki tanah garapan atas namanja sendiri.
* Lintahdarat supaja diwadjibkan melaporkan/mendaftarkan diri oleh Pemerintah, supaja menurunkan bunga uang pindjaman dan hutang kaum tani jang tidak terdaftar harus dianggap tidak sah dsb. dsb.
Kita harus pandai memadukan persoalan? chusus wanita tani dengan kepentingan? langsung dari kaum tani pada umumnja agar supaja usaha? itu mendapat dukungan jang luas dari rnassa kaum tani.
Aksi2 jang bersifat subjektif jang hanja bersandar kepada pandangan sempit jang terpisah dari keinginan massa, tentu akan matjet ditengah djalan dan tidak menggema dikalangan massa, bahkan bisa ditentang oleh massa. itu sendiri. Berhubung dengan itu, maka usaha?
penerangan (kampanje) haruslah diusahakan dengan sungguh? sehingga masjarakat desa mengerti dan membenarkan tuntutan? kaum wanita tani dan kaum tani pada umumnja.
Dalam rangka memberikan penerangan?, maka usaha menemui dan merigadakan pembitjaraan? dengan pedjabat2 jang berwewenang didesa perlu pula diadakan.
Tentulah sangat disesalkan bilamana kegiatan? membela hak? dan- kepentingan wanita tani dan kaum tani pada umumnja, didjawab oleh sara pedjabat dengan mengelakkan perundingan dan rserilih djalin kekerasan. Oleh karena itu kita perlu sekali berusaha untuk mempertinggi
'kemampuan dalam memimpin. organisasi dan gerakan
‘massa dalath. aksi2, Kita, harus berusiha se-keras?nja untuk membina persatuan dikalangan wanita tani dan
17
=== [PDF page 18] ===
mita, sekarang sini: perlu- meletakmemeriritfii tugas untiik anenibangkitkan an wanita tani," agar supajaj berhasil mem- “petai perdjuangam kaum::tami pada- umumnja,. dalam: urjtuk' dilaksanakarinja-perubahan:tihah se- | jaran desa dengan gah perintah-Presiden. Sukarno umthk rdilaksarfakannja ean Camila adli-
2 AkkbsaaneInonib said meddnd 22220 marah engan Hata
an iionagesh sewehuiantl. Inibues Dit mesen Aster iced (Sinegaroal) | nsgncnng binor seb. tats taka noemitlss Surya:
mt Sia ied Snatginet andtenod
£ ARTA EN shag tear aarti Sendang sedbodien adan otsieC 3G meanob Sregrst it ang edit t
febuari orb tgeerrveeaeet aden pfu oir NX
terasa ect ata satu
alorteraes: Trgte: sya 3 ogee nite sorte dyseseer wabaq bint mound anh tent ie ‘s vet tt Bat Sans mrsnab tedsjboq sysq avo ditwarbrh ospreuers
25 pan slop dilan mab angofxurng aeddal 5 taman nenerrisd Hedsa shisd ale aosied © 15910. Kigoninarn malah muda pee
ae 21an sid ails sista £22
=== [PDF page 19] ===
LL Pe creer epee lites tert
I ee ee ee
pata
veawa asb.sibse apsdinet uf gasborrtss SNNSW Anyar wtidairine? aob Inandorwd "eriag megasisdib Na Sszb-ib inst ae tsb = eeigielong, Jagnigasl.
Her text NA By EA oh jesediod niatienary Beaters drandilinisd nel nition Pa Site afansanhangad soda Jaran Its apreld steed Jan “Sons asastiq stout,int aoe akibat:masiH~treradjalelarda: «ish? feodalistic (-makonsipdetiskitieketahual wrteanitatantsbetada rdaltied: (keadaan melaratdaOtetbdlekangg:dani beluniitinggitingkatrkebudajrarinjar Oleh ikartmanitut terdapar sifat pemahip rasa segan, rendah dir danclaih? ifatirahasns kewanitaan, schingga perlu diorgarisasi #setjdrasohuset.
. Disinilah pentingnya: organisasi wanita seperti Gerwani #memperluds pekerdjaannja! #kosdesa2: Pengorganisasian qaighchusus itustidake berartiji bahwanGerwani memisahkans wanita tai darrtanislaki?y tetapi had ani' diperlakan uritukvlebikv intensif mengordanisasi:dan niendidik. mereka dalam perdjuangar jang schiisus» mengenai, kepentingan wanita tarii dan mempertinggi'kesedaran- mereka kknrah perdjuangan bersama dengan kaum tae aie dalain'mblawan » musuh: kaurmvtantivbersama,. jevtinreen on ht
Perbedaan bigas Organisasi tani dal digaris Wife
man ret hal ini Hat {isla deta JSésaai' cag Tati jd Mak Moga | Mankap mekgera i
sale "ehusis “Hien raat “ari jai sukar dikerdjakiti Sian coer oi “Uae Hei
bantu oan tani ehi jatikah kader2 WF ta ag 2 Hiefidorong “ Aksi? ee "Sampui Duta eee sudah "merit ApAT ' kernadjaan Sera AH.
'memperluis organisasi “dan” keahi ‘it it} oe Meskipun apa jang ditjap AN en Pel "re tjana jatig sudah ditentukati? Oleh ' kana, ity Sekarainan tersebut perlu Mpetbiini disitari2 jad. "Misalinja, diberi ea tara Tjabang dj 2 Gerwani belum met 259p Hak Ag: odaee "Esiipukb Cari ani iNeed eee mena AN StL alam idWp Sebayatmdnz mesir je” Sets itujsemehtash SedoeP pi Dihari Gerwant beting faklip #ndnguasat persbatan2”katth tani! shingei Pengarah otg ukisasi " patas HKG»
=== [PDF page 20] ===
wanita
ngngat Pemingan Kas dari jaum tnt, dhe aa an mereka jang pokok “dan
ma am revolusi, maka Gerwani
arp menarik keanggotaan se-banjak2wani? tani, terutama dari golongan taniitani, serta mengusahakan berbagai akuan
Ta pergan Ralangs Cesasi bencstu Korpok
Salam ir basis didesa adalah sangat penting.
5 membantu kesulitan? penghidupan se-hari2 dari Wanita. tani jang kongkrit, Gerwani perlu mengaktifkan klompok? dan membentuk regu? kerdja penggarap wanita tani untuk mengorganisasi usaha? gotong-rojong sa- 2 membantu seperti:
Bapa dial, kerepotan. rumahtangga (memasak, lee mengambil air, membersihkan rumah. Disamping itu djuga membantu dalam sawah seperti: menanam, menjiang, mengdan Ian, terutama bagi wanita buruhtani dan
—— tanahnja. sendiri..atau
jong saling memait Pia ke ik i anak, ada sakity eretian dan lain2, Kebiasaan
P “mer beratkan satu sama lain.
: ant Tanah k duksi,
y sampai a koperasi produ koperasi hasil bumi bersama atau koperasi ‘djual-beli, pindjam untuk mentjegah djangan sam- 1 meradjalela dan. kaum tani tertjengkeram lintah-
: ain dikembangkan pekerdjaan jang produktif seper- “mi keradjinan tangan menganjam tikar, topi, memintal
sbenang dan Jain?-sesuai dengan keadaan daerah masing?.
: i hal-ini.perlu dipikirkan tentang bahan dan
ar pendjualannja. Sesuai dengan prinsip? koperasi
dan st a sadja, dan kurang:
fan tara tanimiskin.
mereka jang sudah tua afiu
yer: omereka perlu dipetjahkan dan - s-mendjadi usaha gotong-rojong se-
=== [PDF page 21] ===
Rakjat pekerdja, maka “dalam membentuk tiga matjam koperasi, jaitu koperasi kredit, koperasi produksi dan koperasi djual-beli haruslah benar? berpegang teguh pada prinsip sukarela (bisa keluar atau masuk atas dasar sukarela) berdasarkan kepentingan bersama (semua anggota harus mempunjai kepentingan langsung), terbuka (tidak ada jang dirahasiakan pada anggota), dan tjara? kerdja “pimpinan jang demokratis. Tiga matjam koperasi itu merupakan alat untuk melawan penghisapan tuantanah dan hintahdarat.
Hendaknja ditjegah djangan sampai koperasi2 itu mendjadi alat ditangan kaum penghisap, dan oleh karena itu diatas segala-galanja adalah sangat penting adanja pimpinan jang djudjur dan terpertjaja, jang mampu memimpin koperasi untuk memperbaiki penghidupan Rakjat pekerdja di-desa2,
Disamping itu perlu diperdjuangkan perlindungan wanita tani diwaktu mengandung, melahirkan, memelihara anak, bersama-sama dengan organisasi wanita lainnja.
Dengan bantuan Pemerintah setempat perlu diusahakan perluasan rumah sakit, memperbanjak bidan, kursus?
kebidanan bagi dukun? beranak, revi PPPK dan usaha?
kesehatan lainnja, seperti perbaikan air minum, kebersiban desa dan Jam2. Buruknja kesehatan didesa-desa adalah akibat kemelaratan kaum tam karena penghisapan tuantanah, jaitu terutama buruhtani dan tanimiskin jang dalam satu tahun sebagian besar hanja makan nasi 3 bulan, 3 bulan makan palawidja dari 6 bulan lainnja makan seadanja sadja. Chusus mengenai pemeliharaan
_-anak?, maka _,,Penitipan Arak? 'stau Taman Kanak?”
dimusim-musim tanam dan panen merupakan kebutuhan? jang penting dan perlu untuk diselenggarakan.
* Ketjuali aktivitet? sosial, djuga aktivitet untuk memingkatkan produksi pertanian perlu diperhatikan. Dalam hal ini perlu dibentuk regu? chusus jang melakukan kcgiatan? seperti pemberantasan hama, mengolah pupuk, memilih bibit tanaman jang baik, perbaikan tjara. menanam, menggunakan dan meemukan alat? pertanian jang praktis dsb. Tentang hal ini pemerintah perlu mendjamin keperluan? akan tanah, bibit, rabuk, alat2 pertanian dan petundjuk teknik pertanian.
Dilapangan peternakan djuga bisa dikerdjakan hal? seperti memelihara ajam, itik, ikan dan lain?, Kader
21
=== [PDF page 22] ===
oye po KA GAR rity) | years Aging
ah h,pokok kaum, tani Na dalah ena AI 5 me mai sabes inet ieautzog 'endidi Ta aes a ieee ences eek 1 kesedaram. Jang tinggi dan, mendalam...
a. organis antar kya. - -dilempangkan adanja Keener Tn AL ehisg Liha, aday fikiran. dari
: gna rere Gen
iene
hy i ita. i
SS ERATE XAG
DGS Sat per umumnya. Bentu ende ar era ab
psasi pagel’ adalah..aki,
Ens i ces; ah
=== [PDF page 23] ===
2 kita tentang keanggotaan ran "Neudkan' kenjataan bahwa wanita tani sebagai wanita
' wanita, jaitu mereka harus mengerti dengan tepat batas?
fungsi dan tugas2 organisasi wanita maupun organisasi tani. Sehingga djelas bagi kader? didesa dalam soal2 mana Gerwani harus tampil kedepan dan dalam soal? mana organisasi tani harus tampil kedepan disamping tjara?
| salmg-bantu.
: Mengenai soal organisasi ini pe erlu pendapat perhatian gkap. Dengan ini dimakdapat tergabung dalam “organisasi wanita dan sebagai tani tergabung dalam organisasi tani. Gerwani menganggap perlu adanja keanggotaan rangkap itu, hanja '
u dipertimbangkan mengenai masalah iuran untuk tidak memberatkan mereka. Selain itu penting adanja kerdjasama jang erat antara pimpinan Gerwani dengan pimpinan organisasi sctempat.
; Peranan pendidikan dan pencrangan adalah sangat
Ei inenentukan, agi suksesnj a Jeerajaan kita dikalangan
wanita, tani... imaji “Yara a. kita mendjalankan pemerangan ‘dan J endidikah, jan?
Mengingat Jl Kabar PA otan warlita tani sehari-ltari, maka perlu Rita “Ihemtjari | tjara dan bentuk penerangan. dan pendidikan, jang citisus dan sesuai dengan kesempatan mic:
“Setiridak semi selina, i's tfanesonio, omong2 any i fain, dan it al a al a kita tingkatne be ii om dis- We en Ta P ete epee eal aul di ace berg
Ene ani 4 “ Reape ah ie Ha satu ma- Ue sj en Dat 2 Ta ah otis ote a vi penak ae tam, AG awa sh IE 3 om ang, ‘waning, Aan A ie bai dirubah dan, Re raves ally Thu dengan kehidupan dan- kepentingan Wanita nt an kaum tani, menelan, Fea en dan, b
ana, ti pa a don th Fea ete a sid a “tia 5 “aa dit: aha it fain Ai ae
hal a agen eta Ta Aa
38
=== [PDF page 24] ===
Ka pki nesia dan
: | mengerti tentang
Indon onesia dan Revolusi Indo
asiara
=== [PDF page 25] ===
Pree kat dina
“Ted
Wa Ne
eye |
program dan. pand
melaksanakan pandai d
Aktivis Gerwani harus berusaha sebagai pedjuang jang
MARILAH BERDJALAN "TERUS MEMATAH:
KAN BELENGGU FEODALISME JANG MENGE-
KANG WANITA TANI! i.
=== [PDF page 26] ===
t aa Din Wirosubroto (DPP BIT).
3 AAN WANITA 1 TANI DALAM PERDJU-
| ANGAN MELAWAN IMPERIALISME,
. DAN FEODALISME!
F ote ur 2 la) tea? 2 ae if eSeminar By da fan 2 ara cis merupakan suatu peristiwa pentang dalam 1. Pera 5 Enron dinegeri..kita.,. et »pengetahuan. ekami-telupad bani idilakukare diskusi? jang. luas dalam; aay ini,ataupun, dalam. bentuk. i ng eh Ka tjarakan, 19an mempersoalkan, m Jang ka dengan, War
Mn na aa ar pai dangas rusaha,, Pra ela
Maa merak hea a Ri
, mupaja: menganggap
— bila membitjarakan masalah un ¢ Wanita Kaori ranirdianggag yendah;dalany da un jay Awam
tanja dipandang Tebih-rendahrbagisdampada kaum lelaki:
— Makian dengan perkataan,,kerbau”? dan: sebagainge: se- - Ting,,dihadiahkan” kepada kaum tani. Perkataan? seper-. tit,swarga nunut, neraka katut”,,,kontjo wingking”,; "orang. dapur”,,,djuru masak” dan lain sebagainja adah warisan dari tjara2 dan sikap jang merendahkan 2 Da jang diadjarkan oleh kebudajaan imperialis
=== [PDF page 27] ===
8S LETS RITE ALD Fw mete ty aa
NW ERIE KAN PRP ALA NAN Maan AA TES HPA PERROTT RP AN BARA See Yr, ATSRLTT PET IE BT
Saudara? sekalian, yet? | tai «Kata? ini'saja kemukakanetidak dimaksud. iintuk memi pertentangkan kaum wanita tani dengan-kaum lelaki tani, samasekali bukan. Ini hanja untuk miembuktikan bahwa kauna:penindas, jaitu' imperialisme dan. feodalisme, “me:
merlakan- adanja kelemahan? dikalangati “kaum tani, -untuk'memudahkan mereka menguasai dan menindas kaum tam mai
»Djadi-pendapat-seperti tjontoh2 tadi terang tidak benar dan tidak sesuai dengan kenjataan. Orang jang menganggap..kaum:tanispolongan jang hina, bodoh, seperti kerbau: dan- sebagainja,.memiridjukkan bahwa mereka lupa.atau memang tak maustahussbahwa-pada hakekatnjas-sedjarah, perdjuangam Rakjat Indofesia jang penuh dengan: bttkti?: teritanig nkeuletan -perdjuatigan-dan:pepetangan? patribtlk:' dari kaurfij ttani,-telahn terbukti sedjak dari dahulu dalam Perang Suropati: Diponegoro, Imam Bondjol,: Pattimura, satmpaikepada-pemberontakan Rakjat; tahuny1P26:.q rebo nasubiriteg anAangaursea atest | Padanrewplusi. Agustus): 1945 a eri perlawanan kaum tani cterkra apgtentaral ndukan:- Djepang» dam tentara Belanda, sampai kapada perlawanannja! ternadan DI/TII, BR RE/Permesta rtian sebapainja: keuletan kee gakan dan diandalkan: Didalam: tperlawanan-seperti -itu tampil kemuka.-pahlawan2 wanita, misalnjac -Radeniiaju Serang (dalami peperangan: Diponegoro: dan Banjaknpula pahlewantt Wanita rani irdaingja,. Jang muntpa dalan pemberontakan; tahun, 826 dan! dalain nexplusi; Agustus 1945,,sampai sckerangie! Injand fide! ined stisse genet Sapdara2,sgkaliar jang terhprmAt, 1. shih Inet alinge sin "Peranan, kaum,,tani Spadasgumumnia -dalam!melawan, kaa smperiadis dannfeodal, kisanjantidak Pula:pedt din perpandiang dan diperdjelas lagi, karena sudah terang dan banjak bukti2. Akan tetapi, tentang peranan Wanita Tani mungkin masih banjak- orang: fang: mera guar?
Betulkah kaum Wanita Tani mempunjai peranan penting dan. besardalam:perdjuangan- mclawan -Imperialis- [Unreadable] bukani karena kami heebitjarasdidepan aeminar W amis Tapi, Hal Ani okorah adjukona sg pasalnteki belarrangpanhn hana seni perna mudahan ag ini, sad jukans Sipaga (aka hespa man ma mpunjadknjah
=== [PDF page 28] ===
UMN es
PLE} So
‘pekerdjaan ‘merianam padi,- inegi rumput sampai dua kali, djuga mendjaga: padi serangan hara, mengetam, mendjemur, menumbuk:
=== [PDF page 29] ===
= 2 Hain sar jang menentukan jaitu:
—. b. membersihkan rumah-halaman, alat rumahtangga, |..d. mengatur lain? keperluan.
MAL rome te A
Man MAN LA AMAL ee
LAN Aa PNANapNNR PPA PMA Se
'mendjual, dst. Tetapi djangan dilupakan bahwa kaum | prija dalam waktu? itu banjak djuga pekerdjaannja, mi-.. salnja: mengerdjakan tanah rangan, memperbaiki “alat? pertanian dsb. Djadi pekerdjaan kaum lelaki dan
| 2. Dalam urusan rumahtangga Wanita Tani memcse
“8. Kalau dihitung waktu jang diperlukan untuk bekerdja memenuhi kebutuhan se-hari2 dan waktu untuk tugas melaksanakan perdjuangan, maka tidak mungkin berdjalan djika tak ada jasama jang baik antara suami-isteri. Karena kepentingan hidup sekeluarga, maka dikalangan kaum tani pada pokoknja perlu ada penjesuaian tugas? bekerdja.
4. Disamping itu di Indonesia masih berlaku sistim fcodal jang menempatkan kaum Wanita Tani “di-desa2 dalam-kedudukan sosial lebih Jemah daripada kaum tani lelaki mengenai hak? jang ditentukan oleh peraturan adat, umpama: hak waris, hak menduduki djabatan dsb.
Di-desa2 penghisapan feodal masih: meradjalela. Berdasar desakan? jang kuat dari kaum tani jang mendapat bantuan dari kaum buruh dan golongan progresif lainnja, lahirlah Undang? Perdjandjian Bagi Hasil (U.U.
No. 2/1960). dan U.U. Pokok Agraria (U.U: No. 5/ 1960). Hasil ini “ditambah dengan keputusan MPRS mengenai pelaksanaan:Landreform dan ditambah lagi dengan adanja perintah PJM Presiden Panglima Tertinggi supaja peraturan? Landreform dilaksanakan mulai tanggal | Djanuari 1961. Semuanja itu akan meringankan perdjuangan kaum tani untuk melawan imperialisme dan sisa? feodalisme. |
Saudara? hadirin peserta Seminar jang-terhormat, Apabila kita mengataWin bahwa sebenarnja dikalangan kaum tani masih: ada perbedaan hak? sebagai peninggalan. sistim feodal jang diperkuat oleh uran? pendjadjahan, sekarang kita. harus memandang bahwa Sistim feodal adalah sasaran kita Semua, baik prija maupun kaum Wanita Tani. Dikalangan kaum tani pada
29
=== [PDF page 30] ===
“umumnja soal “itu sudah: diinsjafi sebagai kewadjiban “bersama: Hal-ini'tampak dalam kegiatan se-hari2: misal (jai dalam: apa.menghapuskan pologoro, tuntutan?
“ Ipenggantiani dan IGOB jang membedakan hak Wa- | nita dan 'prija jmendjabat kepala desa dan Jain?! sebiitrasnja: Kalau ialdesa masih ada ' kepintjangan2t:flengenai
lakuan Sea tani Lha padasncaranjandi- Tecaloan oleh. tuantanah2, Sa 2 Mana Sa
hal bisa kita ketahui bunsimo1Bfkinikab - Ani termasuk “peninggalani sistinwr feodald fangs!hatus kita berantas bersama" Sampas kemkar?rijal i teraret aibyad Berbitjara' teritang- perawan" Wartitd pi odelasluh kirana bahwa" Wanita Tan? mempunjai "puan Jar "tidak berbuda:dangah' kawi” dai pita: mung mean pend Alasiowataknja! jang pahtang' menjefah ndjadjahan dan merfbonwkar Kstini feodal.
Haha (kehebatan kau tari pita dalam ibantu' oleh» kau "Wanita! Pani.
Adalah suatls Renata? bahwa banjak sekali kedjadiai2 dalarn taksi? rhencntang Kesc-wenang?an jatig: dikerjakan Kal tani Pria, djuga- dapat dikerdjakan oleh katim- Wanik Tani'dengan berani, misalrija: bagaimana perdjuan an Wanito Tani menentang pentraktoran tanah Yara tapan Sa meet Tue Aa Ai Supaja digilas "traktor: dam
pai dari rumah? tempattini al." neha ta 1 Sajang iddjakah oleh Wanita Tam.
Dialah waktu: tam pepe tangan, “mereka' Itu Berani ntdnerobos: bhrisari menga Banda garr berbagai Dan ma ak er
kkobfir,srtterobaWarpeluril sehkijatd "dsb: Dari igentarst 3 takibatenjal ST jara2:j
"kaum Wanita siTani "sungkuh dan inivadalahr sudta:kekwatar nasional jang ' Djasa Wanita Nani mona, ca an “peniain Pap kepada mendidik an an dalam pe uleriserd Innjuh raiberkembang Pee ad, Ss keursi #Wanila: sendiri Ta patsiinejakin
sedikit!
1 BER feodaksrne 7 ea mg
[re-OCR’d Oct 18 2026: tesseract 200 dpi, replaces earlier text for this page]
=== [PDF page 31] ===
Apakah jang harus dikerdjakan oleh kaum wanita tani sekarang untuk bahu-membahu dengan kaum prianja dan ber-sama2 dengan golongan lain jang progresif meclawan usaha? kaum imperialis jang agresif serta menghapuskan sisa? feodalisme sampai ke-akar?nja?
Lapangan itu sangat luas. Akan tetapi sasarannja cjelas, oleh karena itu kita lebih mudah menentukan lapangan kegiatan kita masing2 dalam melawari imperialisme dan sisa? feodalisme pada waktu sekarang ini. Terhadap sikap Belanda jarig derigan nekad menduduki Irian Barat dengan bantuan negeri? imperialis, sedjak permulaan kaum tani telah mengambil sikap dan tekad bulat untuk melawan dengan segala kekuatan, Perlawanan kaum tani ini tidak tanggung? untuk membersihkan habis pendjadjahan dari bumi Indonesia. Dalam melaksanakan tekad ini Wanita Tani tidak ragu2 mentjurahkan segala jang ada padanja untuk mengusir Belanda dari Irian Barat, termasuk sisa2 modal Belanda jang bersifat modal tjampuran dengan modal monopoli asing lain di Indonesia misalnja dalam Shell, Caltcx dsb., serta mengikis habis usaha kaum rcaksioner dalamncgeri jang bekerdjasuna dengan kaum imperialis. Peranan Wanita jang terpenting dalam perdjuangan se-hari? untuk mendjcbol kekuasaan imperialis dan sisa? feodal terletak di-desa?. Untuk melantjarkan aksi?nja dibentuk organisasi di-desa2 dimana Wanita Tani mengambil peranan penting.
Didesa pada waktu sekarang memang telah hanjak dibentuk organisasi massa. Peranan Wanita Tani jang merupakan djumlah majoritet dalam organisasi? riassa jang kuat dan kompak diseluruh desa dan nusa adalah sangat penting. i
Bukankah kaum imperialis di Indonesia ini thengintjar kekuasaan atas tanah dan hasilnja jang berupk tambang?
mineral dan hasil perdagangan Rakjat '? Itulah sebabnja kaum imperialis meletakkan sistiri' pertnahari Kolonial dan feodal, agar mudah menfliasdi kaum tani jang besar djumlahnja itu. Oleh kartha Lapan an pokok dari Wanita Tani pada ti “¥ekakang ame tar we Mendesak scfaktans nt WW Pérdjandjian! Hig
asil, sebagai! Sarat’ tHerifi djuangan untuk pelaksanaan Indrefotne!jang La er Kater tai
miskiri ee borane ae adi Rektiacan: pokok-re:
Volusi Hasional: “Terlaksan aa je'Us Or Perdjandfiatr! Bagi
31
=== [PDF page 32] ===
pabila U.U, Perdjandjian Bagi Hasil terlaksana sung-
“guh? dalam batas? tertentu dapat menguntungkan kaum - tani, misalnja::
a, _U.U, Perdjandjian Bagi Hasil ini pada tingkat
| pertama hanja merupakan suatu perbaikan nasih kaum
tani sekedarnja, selandjutnja akan menimbulkan sjarat?
i sanaan landreform jang dalam batas? tertentu
NS m can kaum tani.
b: Pada waktu jang lalu djika orang membitjarakan "masalah tuantanah — bisa mendapat kesalahan, karena _tuantanah ons kedudukan jang angker. Sekarang 'ini dengan adanja U.U. PBH, bahkan setiap orang di- 'wadjibkan membitjarakan penghisapan tuantanah.
~¢. Kaum tani terbanjak jang sekian lama menderita sekarang mendapat keringanan? dan perlindungan hukum - berdasar U.U. PBH.
"2d. Keuntungan bagi masjarakat, jalah: kaum tani “jang menggarap tanah mendjadi tenang tidak selalu di-: “ganggu akan ditjabut garapannja, mereka lebih sungguh?
““mengerdjakan tanahnja, achirnja tanah mendjadi subur “dan hasilnja dapat meningkat.
“Sse Kalaw: kaum tani terbanjak naik penghasilannja,
“pasar mendjadi ramai, pekerdja2 keradjinan tangan, in-
“'dustrialis nasional, tukang djahit, tukang tjukur, dsb., “akam dapat penghasilan lebih besar. Pengangguran dapat “dikurangi, Begitu seterusnja.
9. UU, Pokok Agraria jang merupakan garis? besar perubahan tanah, terdapat djuga didalamnja hal2 jang bisa didjadikan pegangan bagi kaum tani untuk melantjarkan perdjuangan. U.U. ini akan diikuti dengan beberapa U.U. dan peraturan jang dalam batas? tertentu “ madiu. Semua U.U. itu dapat dilaksanakan, hanja apabila kaum tani terus-menerus berdjuang untuk mendesak selaksanaan-semia U.U. tentang pertanahan jang memihak-kepada kepentingan Rakjat terbanjak termasuk kaomi tani: Dalam: berdjuang untuk perubahan tanah, sekali berpegang kepada Manipol sebagai garis?
&sar. haluan-Negarawjang - sesuai dengan kepentingan
danzberpegarig kepada ketetapan? MPRS jang
=== [PDF page 33] ===
f- “baru lalu. Ketetapan? itu sesuai dengan maksud.Manipo!
x oe Pembanginan Presiden pada tanggal 28-2- 3. Sekarang telah diperintahkan untuk melaksanakan Landreform mulai tanggal 1-1-1961, pada waktu Presiden Sukarno mengajunkan tjangkul pertama. Sungguh suatu kedjadian jang sangat menggembirakan bagi perdjuangan kaum tani Indonesia chususnja dan Rakjat pada umumnja. Akan tetapi harus diingat bahwa semua itu akan berhasil baik apabila kaum tani dan Rakjat sendiri berdjuang dengan gigih dan ulet. Tidak mungkin peraturan dan perundangan jang baik itu berdjalan dengan sendirinja, apabila tidak diperdjuangkan pelaksanaannja dengan gigih dan ulet. Djadi terang bahwa kemadjuan hanja dapat tertjapai oleh perdjuangan kaum tani sendiri, termasuk kaum wanitanja.
Sjarat? seperti diuraikan diatas menundjukkan bahwa kaum Wanita Tani mempunjai peranan jang penting dan menentukan. Kita harus mendorong dan membantu agar kaum tani pria dan wanita dan. golongan revolusioner Jainnja selalu berdjuang bcr-sama2 bahu-membahu.
Pengalaman? kaum Wanita Tani untuk menerobos benteng? jang kuat setjara berhasil harus dikembangkan secbaik2nja.
Terhadap perdjuangan perdamaian
Sedjak gerakan perdamaian dunia dimulai di Indonesia | kaum tani menjambut hangat dan menundjukkan dukungannja dengan perbuatan? jang njata. Gerakan perdamaian di-pelosok? dibangkitkan, pernjataan? mengalir, haik jang berupa tandatangan bersama maupun dalam bentuk resolusi atau putusan? rapat. Mereka itu mengutuk perbuatan permusuhan, diskriminasi bangsa, agresi dan tjampurtangan negara lain jang dilantjarkan oleh kaum imperialis jang demam perang mendjalankan provokasi2 bersama sekutu@nja.. Kesedaran kaum tani terutama dari pihak wanitanja tegftadap gerakan perdamaian disebabkan karena mereka mengalami sendiri setjara langsung bagaimana kekedjaman dan kedahsjatan jang diakibatkan oleh peperangan. Wanita Tani merasakan. kengerian lebih mendalam. Bagi kain Wanita Tani da-.
lam keadaan menderita itu ber-sama?2 dengan penderita-
33
=== [PDF page 34] ===
Kesibukan di-desa2 tjukup banjak misalnja oe 0 oo tani, kring tani, gotong-rojong, keni h. dapat menjambut setjara Na Inap didesa sekarang, tetapi dja-
1 jak tenaga terbuang, karena semua kesibukan pat disatukan sebagai tugas gerakan kaum tani dan.
Wanna Supaja dihindarkan kebiasaan hanja banjak
=== [PDF page 35] ===
| kesibukan penerangan sadja, tetapi kurang usaha? kongkrit. Bantuan? jang bersifat uang, barang?, alat? peng | lobatan, tenaga tehnis dapat dipergunakan se-tepat?nja “untuk kepentingan Rakjat. Harus ditjegah adanja pembo-
Tosan? jang tidak perlu u
ntuk memenuhi tugas? Wanita
Tani dan untuk mengembangkan p nnja. Di-
Map? desa supaja dibentuk organisasi wanita jang kompak bertu da mpe rialis dan anti-feodal serta mempuinjai program kerdja ji: g djelas dan dapat diterima dan
disambut oleh kaum tani terbanjak dan golongan progresif lainnja untuk melebur kekuasaan imperialisme dan fcodalisme.:
ee? Untuk menutup prasaran kami jang sederhana ini per- Ju dikembangkan fungsi Wanita Tani jang mempunjai
peranan besar dalam perdjuangan melawan imperialisme isme' Bae uanwa pada waktu? jang
|. Ialu, Sebaliknja oleh kaum Wanita Tani sendiri supaja Wa fe jang dimiliki itu dipergunakan setjara tepat dan
Sekian, terimakasih dan minta dimaafkan atas kechi-
Tamu? pada malam resepsi
35
=== [PDF page 36] ===
Sdr. S Pra rodibard, nn al
" MASJARAKAT DESA
tangs Indonesia “kini sedang berevolusi menudju adil dan makmur: dan landreform adalah
eon. mutlak daripada revolusi itu. Pasal 4 ajat 3 Ke- — tetapan M.P.R.S. No: TI/MPRS/1960 menjatakan, bahwa: landreform adalah bagian mutlak daripada revolusi Indonesia, oleh karenanja tudjuan landreform dengan — sendirinja sama dengan tudjuan revolusi itu.
Adil artinja: tidak ada penindasan dan pan ia oleh eee makmur berarti: semua kepat ditjapai sepenuhnja oleh seluruh Mas Sakae adi an. Baim, Onani merupakan
an-belum mendjadi kenjataan: sebagian ketj 'bangsa Indonesia (Ce 3%) telah menikmati kem
, t i 60%. rakjat kota? dan 70%-80% rakjat
menderita kekuran
“masih tetap gan.
| ad pemberian Alam atau kurnia Tuhan dimping Air dan Udara jang merupakan amanat bagi dita dan karena itt tepatlah apabila pasal & ajat 3 MPRS menjatakan sebagai prinsip, “bahwa tanah tidak boleh dikuasai oleh segolongan ketjil tatmsia untuk Sa alat penghisapan terhadap goi FUNGST LANDREFORM
::. Sebagai jang tert jantum dalam pasal 4 ajat 3 dan lampiran A ketetapan MPRS bab III Bidang Pemerintahan
386 39
=== [PDF page 37] ===
dan Keamanan/Pertahanan pasal 23, Landreform jang Aa al oleh £$ 398 Pola Pembangunan Nasional Seesta Berentjana, harus selesai dilaksanakan dalam tahun?
estate (3-5 tahun)-tahapan pertama Pola pembangunan, sebagai basis pembangunan Semesta itu.
III. ISI LANDREFORM
|Isi andrcform sebagai progfam Pemerintah jang azas2nis télah tertjantim dalam UU -Pokok Agraria adalah:
pembatasan luas maximuin pemilikan atau penguasaan tanah;
2. penghapusan hak2 sementara jang ee ing unsur penghisapan (gadai, sewa, bagi hasil):
3. pelaksanaan azas: tanah pertanian bagi jang menggarap:
4. penetapan batas minimum lIaus tanah milik (2 ha).
Pembatasan luas maximum dan minimum tanah pertanian sudah diatur dalam Perpu No. 56/1960 dan penetapan daerah? berhubung dengan perbedaan kepadatan penduduk sudah dinjatakan dalam surat keputusan Menteri Agraria tanggal 31-12-1960 No. 978/Ka/1960.
Djuga penghapusan hak gadai sudah dimulai dapat dilaksanakan atas dasar Perpu No. 56/1960 itu.
IV. AZAS2 PELAKSANAAN LANDREFORM
1. Landreform bukan usaha Pemcrintah jang berdiri sendiri terpisah dari usaha lain, Bahkan landreform hanja akan berhasil, apabila pelaksanaannja di-integrasi-kan dengan usaha? Pemerintah dibidang lain, terutama jang crat hubungannja dengan Pembangunan masjarakat desa, jakni: bidang Pertanian, Pengairan, Kooperasi, Transmigrasi, Perkreditan, Perindustrian Rakjat.
Didalam pelaksanaan landreform daerah demi daerah integrasi jang dimaksud itu akan berarti koordinasi dan sinchronisasi usaha2 Pemerintah didaerah jang tepat.
Dalam hal itu pembeajaagg #nerupakan masalah jang penting.
9. Sesuai dengan ada J.M. Menteri Petera:
Soedibjo, supaja landreform mempunjai tjorak massa, maka dalam pelaksanaannja akan diikutsertakan chusus petugas? dari golongan karya tani, sedang suara dari go-
14
=== [PDF page 38] ===
longan lain akan diperhatikan pula. Ini dipandang perlu, oleh karena landreform sendiri bukanlah tudjuan, melainkan landasan bagi perombakan masjarakat, jaitu: dari. Jang bertjorak liberal kapitalis mendjadi masjarakat sosialis jang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
.V. HARAPAN LANDREFORM
- Dengan dibagikan tanah pertanian kepaila kaum tani jang dulu tak bertanah, dan dikembalikan kepada pemiliknja tanah? jang sekian lama didalam penguasaan tuan- -tartah, maka kaum tani jang diperkuat kedudukannja itu, dengan bantuan bibit, pupuk, dan kredit dari Pemerinah, akan lebih giat-mengusahakan pertaniannja, schingea -hasilnja akan meningkat daripada waktu tanah diagi hasilkan oleh pemiliknja kepada kaum tani penggarap. Demikianlah produksi nasional dilapangan pertaian akan naik. - Pembagian tanah jang lebih merata akan menambah “daja bel kaum tani dan karena itu industri dalam negeri, -dengan pembatasan import seperlunja, akan mendapat pasaran lebih baik.
Penghasilan nasional jang lebih merata itu akan membangkitkan swadaja rakjat dalam lapangan pembangunan chususnja dilapangan pembangunan masjarakat desa, sehingga mengurangi beban Pemerintah untuk itu.
Modal tuantanah jang dulu berupa tanah dapat disalurkan kescktor industri dan memberi lapangan hidup kepada lebih banjak kaum tani pekerdia,
Landreform achirnja merupakan daja penggerak pcrtama bagi rakjat tani, jang clch pemerintah dapat dipergunakan sebagai titik bcrtolak dalam melaksanakan Pembangunan Semestanja.
VI. PEMBANGUNAN MASJARAKAT DESA
Pembangunan disini dalam arti jang se-luns?nja matcriil maupon spirituil. Pembangunan masjarakat desa tidak dapat lain daripada pembangunan masjarakat sosialis didesa, sesuai dengan kepribadian Indonesia.
Pembangunan harus dimulai dengan: bangunnja Masjarakat jang apathis, Rakjat didesa sebagian besar tidak lagi berdjiwa revolusi: ada jang karena merasa revolusi
38
=== [PDF page 39] ===
tari “untu
i. Bertjotjok. tanam manusia terlalu
i g per-kepala tidak muitig-
38
=== [PDF page 40] ===
kin memberi penghidupan j djauh diatas apa-jang “ditjapai sekarang. Untuk santas kemaknaran, tidak.
sadja untuk kaurn tani, tetapi djuga untuk jang 'bukan -tani, Hasilnja produksi. pertanian harus ggi, dan “ini hanja mungkin dengan modernisasi a.l. mechanisasi.
' Mechanisasi hanja dapat didjalankan dengan efficient dalam perusahaan pertanian jang tjukup besar. Meng- “ingat keadaan luas tanah milik jang terbatas, perlu scgera disusun koperasi? produksi dalam kalangan kaum tani.
= ja mereka. ikut gerakan koperasi produksi, landreane oe. tahun harus sudah selechd. Mechanisasi untuk | tarah sawah ternjata mungkin didjalankan, hanja perlu Tea dengan tjara2 persawahan. ' tenaga manusia akibat mechanisasi harus seketika ar a di dalam lapangan produksi lain atau
dipindahkan kedaerah transmigrasi. Dalam hal ini r-tari yartei 1 Perindustrian Rakjat eremegang
Kesibukan salah satu Komisi
=== [PDF page 41] ===
ee rere NN G0 pd.
Sambutan Menteri Transkopermada Achmadi
Saudara Pemimpin Seminar,
Saudara? hadirin sekalian,
Atas permintaan Panitia Seminar dengan ini saja akan memberikan sekedar sumbangan pikiran saja mengenai Pembangunan Masjarakat Desa dalam hubungannja dengan Wanita.
Memang tepatlah bila dalam Seminar ini nanti akan
— dibitjarakan setjara mendalam tentang Pembangunan
Masjarakat Desa, djustru kita sekarang sedang melaksenha Pembangunan Semesta Berentjana termasuk pula Pembangunan Masjarakat Desa.
Saja merasa bersjukur dan gembira bahwa Seminar ini djuga membitjarakan pembangunan masjarakat desa jang berarti bahwa perhatian masjarakat akan Pembangunan Masjarakat Desa sangat besar sehingga dengan demikian terlihatlah kegiatan masjarakat untuk ikut membantu dalam pelaksanaan Pembangunan Masjarakat Desa.
Didalam saja menghadapi Scminar jang scdang saudara? selenggarakan ini, terlintas dalam pikiran saja dua masalah Pokok jang perlu saja ketengahkan kepada sidang ini jalah::
1. Apakah tugas dan peranan wanita dalam pembangunan masjarakat desa, dan
2. Apakah tugas dan peranan organisasi kemasjarakatan — dalam hal ini Gerwani — dalam pembangunan tersebut. g
Untuk mendapatkan sekedar djawaban atas. kedua masalah itu, baiklah saja berikan uraian dan pendjelasan lebih dahulu setjara garis? besarnja mengenai hal-ichwal pembangunan masjarakat desa jang sedang diselenggarakan oleh Pemerintah sekarang ini.:
41
=== [PDF page 42] ===
net ae
K6 adaan perekono miannja pada umumnja masih Lan ikat an ie dan hasinja kebanjakan hanja dipakai sekedar un-.
. memenuhi kebutuhan hidupnja se-hari? hingga tingreka masih = djauh ma apa Jang
.dupnja ian Ian dari memburuh dan mengerdja-
| tanah orang lain dengan upah jang boleh dikatakan Penak men jukapi untuk keperluan hidupnja bersama ke- Juarganj: Ts
— Pada inai negara kita dalam phase. revolusi phisik, 'desa dengan masjarakatnja mempunjai peranan jang besar dalam ikut serta memberikan darma baktinja kepada. Dan dalam masa pembangunan negara: an desa tak dapat pula kita abai- Ee aeoieal dapat ki leh, ban at Kerap | = apat a aa aik jang berupa tenaga | manusia, tenaga alam, maupun hasil2 bumi dan keka-
Sumber? Ekonomi “didesa itu merupakan suatu faktor | potensi jang penting - dalam pembangunan.dan dalam. melaksanakan program Pemerimtah terutama dalam big sandang-pangan dan dalam perdjuangan mengha- 1 eee: eee ekonomi jang ada dinegara
=== [PDF page 43] ===
#Iam hal ini kita berlandasan pada M:
PF publik Indonesia dan ketetapan MPRS No. II/MPRS/ |... 1960 fasal 4 lampiran B chususnja jang mengenai Pemte a5 aah
Sekarang kita sedang mengindjak pada phase pembaa negara kita dan pembangunan masjarakat desa
suatu sjarat akan berhasilnja pemba-
.E ngunan semesta berentjana dalam ee masjarakat sosialis Sa Pa
antjasila. Da-
Politik Reasan pada Manifesto
bangunan Masjarakat Desa serta berpegangan pada amanat Pembangunan PJM Presiden tanggal 28 Agustus 1959 jang disampaikan kepada Depernas, dan berpegangan pula pada Peraturan Presiden No. 15 tahun 1960.
Dalam kita melaksanakan program pembangunan masjarakat desa, kita titik beratkan pada pembangunan dibidang sosial ekonomi jang seimbang untuk menambah/ mempertinggi produksi hingga dapat memperbesar penghasilan Rakjat dan mempertinggi taraf penghidupannja.
Titik berat kita letakkan dalam bidang sosial ekonomi ini, karena kita harus dapat mentjukupi kebutuhan Rakjat akan sandang-pangannja dalam waktu jang dekat sesuai dengan program Pemerintah pada Waktu ini.
Hal itu bukan berarti bahwa kita melupakan pembangunan dibidang mental spirituil dan sosial culturil, tetapi kita mengingat akan urgennja jang kita hadapi dewasa ini bahwa Rakjat telah lama mengharapkan dan menantikan sandang-pangan itu dapat mudah. terbeli olehnja.
Saja kira semuanja tidak-akan menjangkal bahwa djetitan Rakjat jang paling mengharukan adalah djeritan akan kebutuhan primer daripada rianusia.
Agar supaja penjelenggaraan Pembangunan Masjarakat Desa itu dapat merata disegala pelosok tanah-air kita, dan dapat meliputi seluruh bidang pembangunan, maka penjelenggaraan itu diselenggarakan setjara massal dan integraal. Djadi tiap Ketjamatan merupakan Unit Pelaksanaan Pembangunan Masjarakat Desa.
Saudara? sekalian,. Da “
Dalam pembangunan Masjarakat desa pada dasarnja
i Pemerintah. mendorong. dan membimbing Rakjat kearah | #wadaja Rakiat ang sehat. Dengan demikian Rakiat sebagai warganegara berkewadjiban ikut membangun dan bertanggung djawab atas penjelenggaraan Pembangunan
=== [PDF page 44] ===
kutsertan Baba tiscali ta ini
wa Pemerintah dan Rakjat ber-sama?, jang 1 seluruh potensi Nasional. bersatu- adu dan Kan Lp revolusi i nasio-
SN Tak, dalam Hara dan arene: one didjiwai oleh 2 | semangat gotong-rojong dalam pelaksanaannja.
- Perekonomian Rakjat harus disusun pula atas ekonomi
t jaitu Ekonomi Terpimpin jang bertudjuan untuk mentjukupi kebutuhan Rakjat 9 setjara adil dan merata
dan sesuai pula dengan pasal 33 Undang? Dasar,:tin: - dakan kita jalah membentuk koperasi?, karena bentuk
| menudju kesosialisme Indonesia.
Saudara? sekalian,
Dengan demikian dapatlah diketahui bagaimana pentingnja peranan koperasi dalam Pembangunan Masjara-
: Kar Desa, jang merupakan bentuk organisasi perekonoami Rakjat jang bersifat kekeluargaan, jang dapat me
- mupuk swadaja dengan tidak mengedjar keuntungan atau
“profit motive. Djadi dalam kita membentuk koperasi kita “harus bersandar pada paham kolektifisme Dengan sema-.
ngat pitengdojone dan kekeluargaan dan bukan paham
“individualisme jang kita pakai sebagai sandaran. =
suatu or si perekonomian Rak
merupakan djuga sebagai alat: pr menambah ke-
“itu berhubung dengan adanja Penetapan Presiden No. 10 tahun 1959 tentang Pelarangan pedagang asing di-desa?, bentuk organisasi perekonomian koperasi ini dapat dipakai sebagai penampung akibat2 dari aturan Negara tersebut: 2
Taka ita saudara2 sekalian, diseluruh pelosok desa di:perlu segera diperbanjak koperasi? jang mejapai m Pa as adil dan makmur.
aka: “nati koordinasi.antara Instansi2? Pem
ma arakat sais Indone” ee
organisasi perekonomian ini sangat sesuai dengan kita 5
rs jaran distribusi barang2 primer untuk Rakjat. Ke- FP
untuk lebih mempertjepatkan djalarinja ai < 5
[Unreadable]
=== [PDF page 45] ===
I- rintah jang kegiatan?nja ditudjukan di-desa?, Koordinasi “'Yni diadakan sampai didaerah Ketjamatan mulai dari taraf pusat dan diorganisasi dalam bentuk Badan Koordi- | nasi La an Masjarakat Desa, Badan Koordinasi 5 “ini perlu diadakan saudara?, karena untuk mendjaga ker- -— dja sama antara Instansi Pemerintah dan antara Pcrne- | rintah dan Rakjat schingga tidak terlihat adanja dual- _ — ismejpluralisme dalam pimpinan pemerintahan dan pim- — pinan revolusi, lagi pula untuk mengadakan efficieticy -— dalam penjelenggaraan Pembangunan Masjarakat Desa.
“Badan Koordinasi ini mempunjai keanggotaan wakil? instansi Pemerintah jang ada hubungannja dengan pembangunan masjarakat desa dan wakil-dari Badan? atau Golongan? kemasjarakatan jang dipandang perlu untuk ikutserta duduk dalam badan koordinasi itu.
Saudara? sekalian,
Tadi telah saja sebut bahwa masjarakat-kita masih bersifat agraris jang sebagian besar inasih menggantungkan kehidupannja atas hasil2 bumi, maka penambahan produksi tergantung pula dari faktor tanah. Banjak djuga dari Rakjat kita itu jang tidak mempunjai tanah sendiri untuk dikerdjakan -dan dipungut sendiri hasilnja jang dapat mentjukupi kebutuhannja bersama keluarganja.
Oleh karena itu perlu djuga diadakan perubahan me-.
ngenai status tanah untuk dapat lebih mendjamin ter- “laksananja masjarakat adil dan makmur. Dengan akan
E. dilaksanakannja landreform dan landuse oleh Pemerin- » F5 tah, maka salah satu segi dari faktor tanah itu dapat diatasi. Dalam hal ini Pembangunan Masjarakat Desa ikut
E mengambil bagian jang penting dalam melaksanakan
“ landreform. Sebab dengan tiada bantuan dan keredlaan masjarakat desa landreform dan landuse itu akan sulit untuk dilaksanakan. Tetapi dengan tidak adanja. landreform dan landuse Pembangunan Masjarakat Desa pun "akan mengalami kesulitan karena penambahan produksi 5 pangan jang berarti pula meningkatkan taraf kehidupan - masjarakat desa tidak akan berhasil dengan memuaskan.
E Saudara? sekaliari, ict “ —.... Sebagai kesimpulan dari uraian saja setjara singkat
- Mengenai halichwal Pembangunan Masjarakat Desa ini, 3: Bilah saja kemukakan pokok? inti saririja sebagai ber-
1. Bahwa” Pembangunan Masjarakat Desa bersifat
=== [PDF page 46] ===
multi-purpose tetapi mengingat urgensinja, titik berat diletakkan dibidang sosial ekonomi,
2. Bahwa pembangunan Masjarakat Desa harus diselenggarakan atas dasar tenaga dan kesanggupan sendiri (swadaja), segala potensi masjarakat harus dikerahkan,
3... Bahwa pokok tugas dari Pemerintah adalah, mendorong, membimbing, memimpin, mengkoordinasi dan
menentukan policynja,!
“4. Bahwa bantuan Pemerintah bersifat “helping peo-
“ple to help themselves”;
1 5 Bahwa semua usaha timbul dari inisiatif dan otoaktivitet Rakjat:
6.- Bahwa pelaksanaan pembangunan Masjarakat
Desa menghendaki pengertian dan keinsjafan Rakjat, uttuk menimbulkan kemauan dan minat serta sukw'rela dari
Rakjat;
7. Bahwa pada azasnja penjelenggaraan Pembangunan Masjarakat Desa merupakan kerdjasama antara Pemerintah dan Rakjat;
8. Bahwa program? Pembangunan Masjarakat Desa harus disynchroniskan dengan program? dibidang lain, | terutama transmigrasi dan koperasi dan landreform.
-Transmigrasi untuk memetjahkan masalah kepadatan _ periduduk jang mempunjai akibat terhadap penghidupan sosial ekonomis desa. Koperasi, karena projek2 sosial ekoniomis harus memakai bentuk organisasi koperasi guna azas? jang tertjantum dalam pasal 33 Undang? Dasar 45 menudju kesosialisme Indonesia.
9. Bahwa sifat Pembangunan Masjarakat Desa adalah non-political.
Kita sebagai warganegara Republik Indonesia, baik laki2 maupun wanita, dengan sendirinja berkewadjiban urituk ikut serta melaksanakan Pembangunan Masjarakat Desa dengan semangat gotong-rojong dan kekeluargaan jang didjiwai oleh Pantjasila.
—- Dalam pembangunan negara kita ini dalam beberapa kemungkinan kaum wanita pun djangan sampai keting- ~ galan untuk ikut bertanggung djawab dalam melaksana-
—-kan tjita2. revolusi nasional sedjadjar dengan kaum laki?
menjclesaikan revolusi kita ini dan mengerahkan seluruh 2 potensi Rakjat untuk mentjapai masjarakat adil dan make
maur. Djadi dalam pembangunan aktivitet golongan wa-
46
=== [PDF page 47] ===
jan
HeOkat ith lari
FR ORT YUNANI TTM HENNA MAN ANDA TN PTT PT RETRO NAMA Pan tea
nita pun tidak kurang pentingnja dalam memberikan karya baktinja.
Chususnja dalam pelaksanaan program Pembangunan Masjarakat Desa jang menitik beratkan kepada bidang sosial ekonomi ini, kaum wanita dapat membantu dalam pekerdjaan2 dan usaha? jang amat penting misalnja sebagai berikut:
1. Menjelenegarakan kursus/latihan? djahit-mendjahit pakaian dan lain? bagi para wanita di-desa?2, chususnja para ibu rumah tangga,
2. Menjelenggarakan kursus/latihan? keradjinan tangan untuk wanita (tikar, topi, alat? dapur dan scbagainja),
3. Menjelenggarakan kursus/latihan memasak bahan?
makanan setjara hemat, praktis dan bermanfaat bagi kesehatan badan:
4. Menjelenggarakan dan mengatur tjara2 para wanita membantu dalam pertanian/persawahan, misalnja dalam menanam padi, memotong padi, menumbuk padi dsb.::
5. Menjelenggarakan kursus/latihan2 berkebun untuk wanita, mnisalnja menanam sajur-sajuran dsb.
- 6. Menjelenggarakan kursus/latihan mengenai pemeliharaan/perawatan kebersihan/kesehatan keluarga (perawatan baji, perawatan anak/orang sakit, pertolongan pertama dalam ketjelakaan, kebersihan/kerapian rumah dan pekarangan dsb.)
7. Menjelenggarakan kursus/latihan perternakan ketjil (ajam) dengan pemeliharaan telurnja, pengolahan daging dan bulunja dan sebagainja:
8. Memberi penerangan dan mengerahkan/mengatur tjara2 wanita membantu kekoperasian dan sebagainja.
Usaha2 tersebut diatas itu kesemuanja tertudju kearah meninggikan penghasilan/pendapatan keluarga (dengan mendjual/menukarkan hasilnja) dan mentjukupkan penghasilkanfpendapatan keluarga guna kebutuhan? prime:
se-hari2 (dengan mendjahit), pakaian keluarga sendiri, berarti menghemat ongkos? mendjahit dsb.
Disamping itu masih banjak usaha? dimana para wa nita bisa membantu, misalnja:
a. Pemberantasan buta huruf, b. Pendjagaan/penitipati anak2 selama orang tuanja bekerdja;
47
ee el
=== [PDF page 48] ===
aktif dalam hada bad itu menjumbang- | aan So
5 sh dil £ 51 2 Ph:
5 Demikanlah sa 2 sekalian sekedar ban ey ras ae a dan sebag penutup saja utjapkan ban e Sagal berhasil ‘hen Naa
tokoh wanita Ibukota jang mengikuti semiuar: dari kiri ‘Ting Suwarni dari Sobsi, Nj. S.A.M.
Ruslan Abdulgani, Nj. Sumari dan
“Dra: Ina Slamet.
=== [PDF page 49] ===
te ais 1 ci 3 NIAGA " a ahi aah PN OAT Geet San ak a
[Unreadable]
idang, Saudara? sekalian:
diterimanja UU Pokok Agraria dan dengan
ci = berlakunja Perpu No. 56 mengenai penctapan batas | maksimum tanah pertanian, maka kita memang menghadapi suatu fase jang menentukan didalam sedjarah per-
(kembangan masjarakat dan kebudajaan Indonesia. Dji- = kalau Panes ey anager aa maka tidak sadja
seluruh
F an jang penting, tetapi watak masjarakat kota tidak bisa “= tidak akan berubah setjara mendalam pula. Hubungan “antara landreform dan nasib masjarakat kota. dapatlah
‘kita mengerti, djikalau kita teringat akan akibat urbanisasi liar tanpa adanja industrialisasi jang berarti jang dapat. menampung ribuan penduduk desa jang mengalir
dana: i
__ke-kota?2 untuk mentjari pekerdjaan disitu.. rbanisasi liar "ini terutama disebabkan oleh karena keadaan ekonomi Ea aa menjedihkan di-desa?, sedangkan. keadaan terbelag tkonomi desa-jang sama pula merupakan gangguan
“besar bagi lantjarnja proses industrialisasi. Sebabnja ialah
bahwa sektor agrarialah jang harus menghasilkan sandang-pangan bagi buruh? industri beserta sebagian besar dari bahan baku jang dibutuhkan industri itu dan bah-
| wa, disamping itu industri ini sukarlah akan berkembang
selama kaum tani, jaitu bagian terbesar dari Rakjat Indonesia belum mempunjai daja beli jang tinggi, jakni, selama "pasaran dalam negeri masih demikian lemah.
Maka dengan ini kiranja telah mendjadi djelas bahwa penduduk miskin di-kampung? amat berkepentingan pula didalam pelaksanaan landreform.
Sebagaimana telah aa 3 oleh pembitjara lain, maka pelaksanaan landreforri itu untuk sebagian besar tergantung kepada mereka jang langsung berkepentingan, jaitu petani2 miskin dan buruh? tani, jang pada waktu sekarang telah merupakan majoritet dari penduduk desa.
49
=== [PDF page 50] ===
sat
Heute eh Acar pangan
Mereka itulah pula, dan chususnja kaum wanita, jang mengerdjakan hampir seluruh produksi agraria, sehingga kenaikan produksi agraria tidak mungkin tertjapai tanpa dukungan mereka jang aktif. Hal ini berarti bahwa baik kenaikan produksi agraria maupun landrcform sukarlah akan dapat berhasil tanpa adanja suatu demokratisering masjarakat desa jang se-sungguh2nja.
Tetapi disamping artinja jang sosial-ekonomis dari landreform itu, mungkin ada gunanja pula-untuk menekankan artinja jang penting bagi perkembangan kebuda-
"jaan? daerah, dan bagi perkembangan kebudajaan Indo- - nesia pada umumnja. Oleh karena kebudajaan Indo- -nesia tertunja tidak mungkin mekar tanpa dipupuk oleh '"— kekajaan? kebudajaan2 daerah. Apakah huhungannja
Kak landreform dan perkembangan kebudajaan daerah?
Hal ini gampang dapat dimengerti kalau kita menjadari bahwa kebudajaan dacrah, kebudajaan?2 desa itu pada waktu sekarang masih tertekan dan tertahan dalam perkembangannja, karena keadaan ekonomi jang terbelakang itu dan karena akibat-akibat daripada alam fikiran feodal dan patriarkal (seperti misalnja di Tapanuli) jang belum lenjap. Faktor-faktor ini telah menjebabkan bahwa unsur? jang negatif didalam kebudajaan?
desa seperti tachajul, adat-istiadat jang kolot dan merugikan bagi Rakjat petani sendiri, suku-isme dsb. masih belum dapat dihilangkan, sedangkan perkembangan inti-
-Sarinja jang positif masih terganggu oleh keadaan sosialekonomis jang terbelakang “dan kurangnja penghargaan
“ terhadapnja. Memang, tachajul itu sukarlah akan bisa
diberantas selama petani2 miskin itu belum berdaja terhadap bentjana2 alam, terhadap penjakit2 dan terhadap lain? kekedjaman alam dan manusia. Seorang Ibu didesa misalnja, jang anaknja sakit, akan memberikan djamu kepada anaknja itu dan memanggil dukun, tetapi disamping ita dia menaruh sadjen, bagi roch2 jang menurut kepertjajaannja marah oleh karena anaknja atau dia sendiri telah bersalah terhadapnja. Kelakuan sedemikian sei-—benarnja tidak mengherankan dimana angka kematian = anak? ketjil di-desa? masih begitu tinggi dan kesehatannja tnasih kurang sekali terdjamin. Wanita? tani djuga
. ingin mengerti mengapa anaknja tertimpa ketjelakaan.. dan ingin berbuat sesuatu agar supaja anaknja dapat
=== [PDF page 51] ===
sembuh, tetapi dengan belum adanja kemungkinan untak memberikan -kepada anaknja suatu perawatan jang Sewadjarnja dan rasionil, maka dia terus-menerus melarikan diri kepada tachajul. Demikian pula dengan lain?
bahaja jang mengantjam kehidupan dan keselamatan petani? didesa dan jang belum bisa diatasi olehnja setiara rasionil dan efektif.
Berkenaan dengan alam fikiran fcodal dan patriarkal, dapat dikatakan bahwa berkat alam fikiran inilah, banjak unsur? adat-istiadat jang kolot masih terus-menerus diterima oleh rakjat desa, walaupun adat-istiadat ini sangat memberatkan baginja, seperti misalnja hadiah? jang harus disumbangkan kepada kepala? adat, kepala? desa dan kijai2, tiap? kali petani? itu mengadakan slametan, sedekah dsb.: seperti hukum waris jang sangat merugikan wanita? dan seperti banjak kebiasaan lainnja jang memberatkan. Alam fikiran feodal itu telah menjebabkan pula bahwa tidak hanja sementara golongan penduduk kota, namun kadang? penduduk desa sendiri pula kurang dapat menghargai kekajaan kebudajaannja sendiri. Kami sendiri telah mengalami disuatu desa di Djawa Tengah dekat Klaten, bahwa suatu bentuk kesenian rakjat jang sangat hidup, bersifat demokratis dan jang menggambarkan kehidupan se-hari? petani? didalam pantun?
jang diiringi musik dan tari?an, jaitu srandul, bahwa bentuk kesenian rakjat ini oleh penduduk? setempat hanja dianggap permainan sadja. Mereka sampai malu untuk: membitjarakan srandul ini, sedangkan hanja sadjak? jang ““ditjiptakan oleh tokoh2 kraton sadja, jang dipandang | “sebagai kesenian. Tidak usah dikatakan bahwa sikap de- »“nikian menghambat perkembangan kesenian rakjat itu, jang walaupun sikapnja sekarang ini masih sederhana, namun tidak boleh tidak mempunjai potensi besar. Alam fikiran feodal dan patriarkal itu dengan sendirinja baru betul2 akan bisa diberantas, djikalau diadakan suatu demokratisering jang sungguh? dari hubungan? agraria jang tnasih bersifat feodal atau patriarkal. | ' Halangan? jang berbentuk tachajul, glan alam fikiran » feodal ini lebih2 berlaku bagi wanita "tani jang paling: tertimpa oleh tekanan? ekonomi, dan bentuk2 penindasan feodal dan patriarkal jang masih terdapat di-desa?.
.' Maka itu pembebasan rochaniah dan perkembangan ba- - kat Wanita2 Tani adalah sangat perlu dalam usaha Indo-
51
=== [PDF page 52] ===
nesia untuk kembali kepada kepribadiannja sendiri, setidak2nja djikalan kepada tjita? ini hendak diberikan'isi jang positif dan madju dan tidak hanja suatu sifat peno- “Jakar dan defensif sadja.
-—_. Kebudajaan Indonesia dalam keseluruhannja sebenar- "0 nja sedjak sediakala, telah mencrima ber-bagai? penga- « ruh dari luar antara lain dari Tiongkok, Hindia, Vict- TK nam. Suatu gerakan untuk kembali kekepribadian In- “5 donesia sendiri tidak mungkin berarti bahwa kita harus «menolak pengaruh dari luar, akan tetapi hanja bisa berarti bahwa kita harus menolak jang dapat merugikan
-an jang bisa menjuburkan kebudajaan kita sendiri, De- — -mikian pula usaha untuk membangun kebudajaan Rak- '£ jat di-desa?2 tentunja tidak boleh diartikan se-olah? kita: hendak membuang semua bentuk kesenian jang teiah dis5 perkembangkan oleh golongan feodal, seperti wajang
“2 misalnja. Sikap demikian dengan sendirinja tidak pula masuk akal.
Dalam djaman jang. lampau, feodalisme itu pernah berarti suatu kemadjuan jang besar bagi masjarakat Indonesia, dan bagian jang berharga dari warisannja djanganlah kita tolak. Hanja, feodalisme ini sekarang telah ketinggalan djaman dan perlu dihapuskan, tetapi tampa menghapuskan semua keindahan jang telah ditjiptakan olehnja dan jang telah mendjadi bagian pula dari kebudajaan desa. Akan tetapi keindahan ini perlu pula diselektir dan sedapat mungkin diberi isi jang baru. Meskipun pendukung? kebudajaan Indonesa itu tidak usah takut untuk menerima segala sumbangan baik dari kebudajaan lain, maupun dari kebudajaan feodal dan patriarkal dari djaman jang lampau di Indonesia sendiri, asal sadja sumbangan itu dapat memupuk kebudajaan?
Rakjat jang progresif. Hat jang paling penting didalam membangun kepribadian kita, ialah untuk membebaskan dan mengasuh daja tjipta rakjat desa, jakni terutama daja tjipta dari djutaan petani2 miskin dan buruh tani jang hingga kini masih terkekang oleh sjarat? hidupnja
“jang menekan itu, lebih? dalam hal Wanita Tani. Adapun pembebasan rochaniah dari wanita, — dan pria, — i, akan sangat tertolong oleh pelaksanaan landre-
“=. form, demokratisering masjarakat desa dan peningkatan - taraf hidup petani? miskin.
"52
kebudajaan kita, dengan sebaliknja menerima sumbang-
=== [PDF page 53] ===
Dari jang diuraikan tadi kiranja telah djelas bagaimana pentingnja Seminar Wanita Tani ini, baik oleh 'karena pengalaman dan bahan jang telah bisa dikumpulkan dan dibahasnja, maupun sebagai bukti jang kon- ~ krit dari kemampuan, keteguhan dan kesadaran wanita “tani didalam melaksanakan tugas mereka jang amat penting itu didalam fase pembangunan jang menentukan jang dihadapi masjarakat Indonesia pada saat ini.
Sekianlah dan terimakasih.
buah2 an selama
Perlombaan merangkai sajur?an dan seminar
iia PERAN DS BAE AE 1 NGERI BNN KN pe PR I 28 Sen ena SE UN BARET OP ot
=== [PDF page 54] ===
SINGKATAN SAMBUTAN KETUA CC PKI, D.N, AIDIT
- PERLU LEBIH BANJAK WANITA KOTA KEDESA
. UNTUK MEMBANTU WANITA TANI
Atasnama Comite Central Partai Komunis Indonesia dan atasnama saja sendiri, saja menjatakan kegembiraan dan epi argaan berhubung dengan dilaksanakannja
or Nason Wanita Tani oleh DPP Gerwani ini, Sean bkan selamat kepada semua peserta dan meng:.
harapkan sukses se-besar2nja.
Seminar ini dilangsungkan dalam suasana dimana Rakjat Indonesia sedang menjambut kemenangan nasional jang berupa ketetapan? MPRS, jaitu garis2 besar Haluan “Negara dan Garis? Besar Pola Pembangunan Nasional “Semesta Berentjana Tahapan pertama 1961-1969. Lebih
chusus lagi dan langsung berhubungan dengan seminar i.-seminar sekarang diadakan dalam situasi dimana ntah dan Rakjat Indonesia, chususnja kaum tani, g “dalam ber-siap2 untuk melaksanakan landreform: "atau perubahan tanah terbatas.
Imperialis tidak mungkin membantu pembangunan Indonesia
Hs Faktor pertama untuk melaksanakan pembangunan =. berentjana adalah Rakjat Indonesia sendiri. Hanja kaum komprador, orang2 malas, orang2 jang tidak mau bekerdja keras dan orang? jang tidak pertjaja kepada kekuatan kemampuan sendiri jang menggantungkan pembaart, berentjana Indonesia kepada penanaman. modal g. Dimulut “mereka mengutjapkan,,anti- -imperialisme”, tetapi dihati mereka sangat dekat pada kaum imperialis, mereka.merasa tidak mampu dan tidak berdaja 2 Some tidak,dibantu” oleh itnperialis atau kaum kapitalis
=== [PDF page 55] ===
monopoli-asing. Pada hal anak ketjil bisa mengerti, bahwa kaum imperialis tidak akan mungkin membantu perdjuangan Rakjat Indonesia jang anti-imperialis. Mengikutsertakan modal imperialis kedalam pembangunan negeri kita, berarli memasukkan pentjuri kedalam rumah kita sendiri.
Djadi, untuk pembangunan Indonesia, untuk melaksanakan ketetapan? MPRS jang madju, untuk landreform, pendeknja untuk apa sadja jang baik dan bermanfaat bagi Rakjat, Rakjat sendiri harus berdjuang mati2an, tidak mungkin didapat dengan menengadah kelangit dan meng-harap@ pemberian orang lain. Oleh karena itu adalah maha penting soal membangunkan kckuatan raksasa Rakjat Indonesia jang hingga sekarang belum tergugah. Berbitjara tentang pembangunan Indunesia, tetapi tidak mentjari dan menemukan djalan untuk menggugah kekuatan raksasa Rakjat Indonesia adalah omong kosong.
Membangunkan kekuatan raksasa Rakjat Indonesia terutama berarti membangkitkan kaum tani jang meru- "pakan majoritet Rakjat Indonesia dan oleh karena itu merupakan tenaga pokok revolusi Indonesia. Membangkitkan KAUM TANI HANJA MUNGKIN DJIKA
KEBUTUHAN KAUM TANI JANG PALING MEN-
DESAK, jaitu tanah, akan. sungguh? dipenuhi.
Bikin kemenangan prinsip mendjadi kemenangan praktis
| Para seminaris tentunja mengetahui, bahwa lama sebelum golongan politik lain berani berbitjara tentang perlunja perubahan tanah atau landreform, dan malahan menganggap landreform sebagai tabu, kaum Komunis Indonesia sudah tampil dengan politik landreform, dengan sembojan tanah untuk petani, tidak ada jang berhak atas tanah ketjuali kaum tani”, dil. Oleh karena politik dan sembojan2nja ini, kaum Komunis diedjck, dihina dan difitnah oleh golongan polisik lain, Tetapi, karena mmuanja ini tepat dan sesuai dengan fikiran dan perasaan bagian jang sangat terbesar dari Rakjat Indonesia, kaum Komunis Indonesia tidak berhenti mempropagandakan politik jang tepat ini. Kaum.tani, terutama kaum:
tanimiskin dan buruhtani, dengan teguh menjokong kaum:
55
SEA AMAR TINE BB ANA PAN ae IM KALA KABAR Anisa DE,
VSR aE |:
KEANGBAIEE iio
AAL DNAN
=== [PDF page 56] ===
| Komunis. Dan hasilnja sekarang landreform, walaupun "terbatas, tidak sepenuhinja sesuai dengan politik,,tanah
tntuk petani” dari PKI, sudah 'mendjadi politik Peme-
“Pemerintah, haruslah pula kita ketahui bahwa antara politik Pemerintah jang madju dengan pelaksanaannja (“ada djurang jang dalam dan djarak jang djauh. Oleh «karena itu, sesuai dengan harapan Presiden Sukarno jang dinjatakan dalam amanatnja dihadapan para seminaris wanita tani di Istana Merdeka hari ini, Rakjat sendiri atau kaum tani sendiri harus bangkit berdjuang melaksanakan putusan? Pemerintah seperti halnja landreform sekarang ini. Kita harus mendjadikan kemenangan prinsip ini satu kemenangan praktis.
Landreform hanja bisa dilaksanakan djika didjalan-
FE 5 kan berdasarkan prinsip,,Kaum tani sendiri membebas- « «>. — ‘kan diri dari tuantanah”, artinja tidak ada jang dapat
' "membebaskan kaum tani dari perbudakan tuantanah ke- ~~ (jual kaum tani sendiri, terutama kaum buruhtani dan "EA tanimuskin. Karena merekalah jang paling berkepentingan untuk mendapatkan sebidang tanah guna dikerdja- ' kan sendiri. 8
: Oleh karena itu, gerakan tani revolusioner serta pelaksanaan politik landreform pada umumnja haruslah bersandar pada buruhtani dan tanimiskin. Tanpa sandaran ini, gerakan tani revolusioner dan landreform tidak mungkin berkembang dan tidak mungkin berhasil.
. Kaum wanita tani adalah tenaga progresif didesa, dan tenaga produktif jang sangat penting. Oleh karena itu, ntuk pelaksanaan landreform "para wanita harus am- =— bil bagian jang se-aktif?nja,. Tanpa kaum wanita tani.
ST ambil bagian, dan bagian jang aktif, landreform tidak “mungkin terlaksana. Djuga pelaksanaan Undang? bagi —. Hasil tidak mungkin berdjalan baik selama kaum wanita 5 tani tidak ambil bagian jang aktif.
“Pendeknja, tiap kemadjuan didesa, walau bagaimana- — pun ketjilnja harus ikutserta dengan setjara aktif kaum _. wanita tani. Oleh karena itu, saja berpendapat seminar?
jang chusus diadakan untuk wanita tani guna lebih meng- 'aktifkan mereka dalam gerakan revolusioner adalah sait pentitgsdatroleh karenaitu harus banjak diadakan.
(intah. Ini adalah satu kemenangan prinsip jang penting...
Tetapi walaupun landreform sudah mendjadi politik ~
=== [PDF page 57] ===
Supaja Lebih Banjak Wanita Kota Kedesa — — SNN Na AN SAN ga pap
Seminar Nasional Wanita Tani jang diselenggarakan oleh DPP Gerwani sekarang ini merupakan satu langkah madju dari proses kebangkitan kaum wanita dalam perdjuangan untuk emansipasi pada umumnja. Kita tidak mungkin berbitjara tentang cmansipasi jang sungguh? dan kebebasan wanita jang sungguh?, selama wanita dese, jaitu majoritot wanita Indonesia, masih hidup dibawah perbudakan feodal karena sistim pemilikan tanah oleh ttantanah belum dihapuskan.
Saja mengharap agar sesudah Seminar Nasional Wanita Tani ini lebih banjak lagi wanita2 kota, terutama para pemimpin gerakan wanita dan para intelektuil wanita, pergi kedesa untuk mengadakan penelitian mengenai hubungan agraria.dan kehidupan kaum tani, untuk membantu mengorganisasi gerakan kaum tani guna membebaskan diri dari tindasan ckonomi dan sosial kaum tuantanah, untuk membantu kaum buruhtani dan tanimiskin supaja mercka mendapat tanah atau tambahan tanah garapan scbagai akibat landreform, untuk membantu mengorganisasi kaum tani dalam koperasi? Rakjat pekerdja. Dengan demikian kaum wanita kota ambil bagian penting dalam usaha pengubahan Indonesia lama mendjadi Indonesia Baru.
fe ae
Seminar ini akan besar artinja dalam memperkuat pet- '
djuangan kaum tani dan perdjuangan seluruh Rakjat Inddnesia jang sedang madju terus menggempur imperialisme dan feodalisme.
Hidup kaum wanita tani!
Hidup kaum wanita Indonesia!
Tanah untuk petani!
aise
Seri
SRT hh bee
ia atts Cd
COALS ah ia
=== [PDF page 58] ===
| SAMBUTAN BEBERAPA DELEGASI DAERAH
DJAMBI
Pimpman DPP Gerwani,
undangan serta utusan? Seminar Wanita Tani Jth., -.© Saja wakil dari Djambi sangat bergembira turut hadir ““pula pada Seminar Wanita Tani ini, sudah tiga hari kita membentangkan pandjang lebar maka banjak pula. prasaran? dari Departemen? serta penindjauan2 dari DPP
Saja terharu sekali djika saja teringat daerah Djambi memang djauh ketinggalan dalam soal apa sadja. Boleh dikatakan jang madju sekelompok ketjil sadja. Sekembali
* saja kedaerah saja banjak sekali akan menjampaikan isi ' Seminar Wanita Tani ini.
Bagi Djambi Wanitanja seret sekali madjunja, apalagi - Wanita Taninja, kareha daerah kami masih ada ganggu- ~ an®nja; Umpama rapat? dan lain2-nja, mesti minta izin “apalagi Gerwani. Dan djuga daerah Djambi Wanita?
- Tani banjak jang menjadapi karet, Wanita Djambi tidak (seberapa jang bertani. Jang bertani tidak tjukup hasil- “ja Tag tahun-ketahun, apalagi akan didjual dan ba- | njak pula gangguan umpama babi, monjet, burung dan Iain2nja.
- Kebanjakan keluarga Wanita? Tani ini berdagang atau ja toko sewaan. Kebon? pisang tidak dibersihkan atau “tidak dipelihara dengan se-baik?nja.
“2 Djadi umurhnja Wanita? Tani tidak begitu memperhatikan terhadap pertanian, karena suami mereka memruh umtuk keperliin se-hari2. Dan keperluan se-hari2 itu didatangkan dari luar daerah umpamanja Djakarta, Palembang,.: h
““Saudara? sekalian kehadiran saja dalam Seminar Waeo.
ta Tani ini, dan setelah memperhatikan prasaran2, serta
S3 ite,
=== [PDF page 59] ===
pandangan2, dan sambutan? dari Daerah akan kami djadikan bahan Pedoman untuk bergerak di Daerah kami.
DIAWA TIMUR
Djumlah tuantanah jang sudah diketemukan oleh Tjabang Gerwani Blitar:
1. H. Bakri sawah dan pekarangan — 4214 ha ds. Selopura.
2, Munasir sawah dan pekarangan — 321/4 ha ds. Selopura.
9. B. Tun sawah dan pekarangan — 60 ha ds. Pangah Srengat.
4. Amat Kairin sawah dan pekarangan —- 50 ha ds.
Pangah Srengat.
5. Usup sawah dan pekarangan — 15 ha ds Pangah Srengat.
6. Manap sawah dan pekarangan — 15 ha ds. Pangah
Srengat.
Lain diatas djuga ada jang punja agak ketjil lagi.
2 orang masing? bertanah 5 ha di Panggak.
5 orang masing2 bertanah 5 ha di Nglegok.
8 orang masing? bertanah 3 ha di Panggak.
Adapun tjara penindasan rata? sepcrti berikut:
I. Tjara menggarap tanahnja.
-.. Dengan mertiga, dan beaja2 dibebankan kepada si Penggarap, ketjuali bibit dipikul oleh si Pemilik tanah.
II. Tjara menggadukan lembunja.
Dengan tjara mertiga djuga bentuk membaginja jalah “anak ke-I untuk tuantanah, ke-II untuk si Pemelihara, ke-III untuk si Pemilik lagi. Djuga ada jang tak diberi samasekali, karena alasan si Pemilik Penggadu sudah mengerdjakan Lembu tersebut.
Ill. Tjara memindjamkan Gabah.
Bukannja ngidjon tapi dipindjamkan pabah dengan | pengertian tak perlu dinilai. Tetapi untuk - menagihnja diwaktu panen dimana harga gabah rendah pindjam!
59
vy t's
) GOREUN VAN INA PARE RSE aH | SU A LTR DU STAT GOD ANA my "EE,
AES EG Oil Als OT SL NP SANA
uso
4p ee; 3 413
"naa
=== [PDF page 60] ===
AT Es
«3 kaleng diberi harga Rp. 60,—. Diwaktu gabah laku, ~~ mengembalikannja 2 < 1 kaleng karena waktu pancn harga gabah per kaleng Rp. 30,—.
Kalau tak bisa mengembalikan semua, sisa tersebut djuga diatur seperti diatas, djelasnja dari gabah 1 kaleng 3 dalam djangka waktu S-panen (1/4 tahun) mendjadi
15 kaleng.: "
IV.. Tjara menolong orang' punja Hadjad.
Kalau jang hadjad tersebut. dipandang punja tanah rumah dil., mereka ambil bagian aktif memberi petundjuk, dan memberi pertolongan atau pindjaman jang
_luar biasa, tetapi kalau achirnja tak dapat membajar, sudah barang tentu dirampas hak miliknja, kalau tidak dibeli tahunan, hanja kalau tahunan dengan djandji.
Pohon? jang besar seperti halnja: Pete, Kelapa, Nongko, itu mendjadi hakmilik mereka selamanja dengan tjara dititipkan.
DJAWA TENGAH
“Atas nama delegasi Djawa Tengah kami bisa mem- -benatkan prasaran pokok jang telah disampaikan oleh 2”Pimpinan Pusat Gerwani dan jang telah diperlengkap “dengan prasaran? dari Dept. Pertanian dan Pusat BTI.
Persetudjuan kami berdasarkan rcsearch2 dan penealaman? langsung dari para kader dan aktivis dalam memimpin aksi? kaum tani melawan ketidakadilan tuantanah di Djawa Tengah. Di Djateng tuantanah tidak “hanja meliputi bidang/lapang pertanian sadja tapi ada | “tuantanah garam, tambak dan tuantenah air.
__..,.Benar apa jang dinjatakari dalam Prasaran BTT, perjuangan kaum tani untuk melawan penghisapan sudah erabad-abad berdjalan. Kita kenal Sedjarah Masjarakat Indonesia, jang penuh dihias dengan perlawanan?
“jang gigih. oleh kaum tari — kita kenal perdjuangan Akan tani pada zaman VOC, zaman Raffles — zaman
1 dan pada-zaman imperialis.
rang ini “pergolakari7/persengketaan? jang terdjadi zerah? tiada lain adalah mempertahankan tanah gaannja: Kini dimana Serhinar sekarang ini sedang berfi, dibeberapa daerah Djawa Tengah perdjuangan
=== [PDF page 61] ===
melawan pengusiran masih berlangsung dengan sengit.
(Umpara: didaerah Blora, Kartasura, Kendal, Djepara, Klaten dan lain?).
Tersebut diatas menundjukkan tidak bisa dipisahkannja kaum tani penggarap dengan tanah. Dengan adanja Seminar ini lebih memberikan bahan bagi Gerwani, tjara bagaimana menarik majoritet kaum wanita tani dalam perdjuangan jang terorganisasi. Hanja dengan menjinggung kepentingan majoritet kaum wanita tani -—— hanjz mengatasi kesulitan mereka, dan hanja. memberikan djalan keluar, mercka bisa diikutsertakan dalam perdjuangan total sekarang ini — melawan musuh pokok Revolusi: Imperialisme/sisa2 feodalisme. Pengalaman menundjukkan bahwa kemenangan? jang sudah kita tjapai baik jang berudjud peraturan? dan undang?2, perlu dengan terus menerus kita perdjuangkan pelaksanaannja.
Seperti UUD Bagi Hasil jang sudah diundangkan setahun jang lalu, sampai sekarang belum semua daerah melaksanakan baru di 15 daerah, dan dari 15 daerah itu sadja belum semua sesuai dengan isi undang?, baik mengenai komposisi Panitia, maupun dibawah. Ini kita belum bitjara masalah bagaimana pelaksanaan UUD Pokok Agraria (no. 5 tahun 1960). Adanja gedjala2 dari fihak pendjabat jang meragukan, adanja pemetjahan kohir dari fihak tuantanah dan Jain2. Dalam hal pelaksanaan ini perlu ikutsertanja kaum tani terutama burnhtani dan tanimiskin, perlu adanja dorongan dan kontrol jang terusmenerus.
Saudara pimpinan.
Banjak hal? jang nanti setjara mendalam didiskusikan dalam komisi2, umpamanja: Padjak hasil bumi jang tiga puluh kali lipat, padi centra jang prosedurnja merugikan kaum tani dan masih banjak lagi bentuk? penghisapan.
Kita setudju adanja kredit murah, mudah, pandjang tapi kita tidak setudju adanja idjon resmi.
Demikianlah sambutan persetudjuan kami terhadap Prasaran, dan hendaknja kita.dapat menemukan titik2 persamaan pendapat guna mimperbaiki keadaan sosial ekonomi wanita tani, kebebasan hak2 kaum wanita, untuk persatuan, demokrasi, kemerdekaan dan perdamaian.
Sekian terima kasih.
61
Re Ore Ce
USA a
ETAL Se te
SRR
=== [PDF page 62] ===
SUMATERA UTARA — TAPANULI UTARA
Gembira dan menjambut pandangan DPP sepenuhnja. Sebab di Tapanuli Utara adalah Dacrah adat jang begitu berpegang teguh pada sistim? feodalisme a la patriakal.
Wanita Tani disitu sangat menderita karena ber-ma-
— tjam? penindasan:
An Pelaksana? Pemerintah didaerah setempat.
2: P.R.RI.
3. Adat-istiadat/perkawman/suami.
4, Padjak? tak resmi jang berat.
5. Padjak2 — jang langsung dan tidak langsung.
—. 6, Keamanan — hak? Demokrasi tidak terdjamin.
2. 7. Kesehatan — Dokter tidak ada — Obat? tidak ada.
““ “Tapanuli Utara jang begitu luas daerahnja, tanah pecr- —-tanjan sangat kurang, dengan penduduk -- 700.000 djiwa.
| Kaum tani di Tapanuli Utara umurmnja dapat dibagi. “sbb: 8005 terdiri dari tanimiskin dan buruhtani, sedangkan 2076 terdiri dari/tanisedang,. tanikaja, tuantanah Adam radja? AS
: “Hasil pertanian tani sama sekali tidak tjukup untuk menutup keperluan se-hari?, jaitu untuk belandja, pakaiih, “obat2, membajar iuran?, ke Geredja, iuran perkumpulan (Perkongsian adat kuna jang berupa uang, beras, padi,—benda? seperti ulas kain Batak}. Uang sekolah anak2 iuran Negara atan belasting, iuran paksa di-dae-.
rah2 gerombolan, iuran (padjak) jang langsung dan tidak langsung. Daja beli sangat merosot. '
Harga hasil bumi turun, bahan tekstil membubung.
Ibu setjara umum, tugasnja djauh lebih berat dartpada kaum lelaki. Si Ibu harus memasak dan menjiapkan pekerdjaan rumah tangga.lainnja, sebelum pergi kesawah, keladang, kekebun, dan memburuh. Sepulang '56-dari kerdja harus dia sendiri mengerdjakan segala urusan
dirumah lagi, tjutji kain, piring, njapu, beri makan anak?, “ “mafidikan ariik2, masak dan jang sehubungan dengan itu.
Bapak atau lelaki biasanja sepulang dari kerdja terima siap. makanan, duduk, membatja, atau tjakap? nunggu sadjian, Kesempatan bagi si Ibu untuk istirahat, melantjong sekali? dan bergembira dengan suami, anak2nja sama sekali tidak ada. Beladjar untuk mengikuti perte-
=== [PDF page 63] ===
niuan2, diskusi, membatja surat kabar djuga tidak sempat.
Bagi Wanita pekerdja di Tapanuli, hak pensiunnja tidak ada. Kebanjakan setelah berumah tangga dan mempunjai anak sering meninggalkan djabatannja, (pegawai negeri atau partikelir) sebagai Guru, pegawai kantor Negeri jang sudah mempunjai masa dinas lebih landjut ump: 16 sampai 20 tahuti.
Penitipan anak2 dan Taman-Kanak?, belum dapat dirasakan kepentingannja, oleh karena ikatan adat kekeluargaan jang lebih merasa dan tepat djika menitipkan anak? sama saudara.
Buruh Wanita jang pekerdjaannja sangat berat, pada hari tuanja tidak ada djamiman, disamping adanja perbedaan upah antara wanita dan lelaki sebagai tani, dan sebagai buruh, umumnja wanita bekerdja, bertenun, menganjam tikar, mentjari kaju api, inemukul batu, buruh? pada kilang kemenjan, menanam padi, menjiangi, memotong padi, menjangkul, mengambil pasir dlsb.
Perbedaannja dalam waktu dan upah dalam suatu hari, dari djam 7.00 pagi sampai djam 16.00.
Upah mengerdjakan sawah:
Laki2 Rp. 30,— dan rokok tjuma?, 2 kali makan)
' Sarapan,
Wanita Rp. 25,— 1 kali makan.
Laki? Rp. 17,50 Rp. 35,—
| kerdja malam
Wanita Rp. 12,50 | Rp. 20,—
Dilapangan kesehatan: djuga sangat menguatirkan, dimana sandang-pangan belum bisa merata, tidak ada dokter diseluruh Kabupaten Tapanuli Utara chususnja, Tapanuli umumnja, obat?an, bidan2 sangat kurang.
Selama kekatjauan jang mendjadi korban umumnja adalah Rakjat tani, sewaktu bekerdja disawah, ladang dan kebun, ada jang mati kena tembak, ada jang mati kena penjakit djantung, dan Wanita2 jang hendak bersalin sangat banjak jang mendjadi korban.
Djadi dengan redanja kembali keamanan, kaum tani pasti dapat dengan lebih bevgiat mengerdjakan tugasnja masuk dilapangan masing2. Sekarang didacrah pergolakan, laki mengungsi kekota jang sudah ada pos APRI.
Maka Wanitalah jang bertanggungdjawab dalam segala kepentingan Rumah-tangganja.
63
MSI ad
\ deemed
bata
non
SPS aL SATS ff Ta Keane mbah al ui WAE ada a a Dl
SARS
=== [PDF page 64] ===
SUMATERA SELATAN”
Djumlah kaum tani di Sumsel ada 7076 dari 3 djuta penduduk Sumsel.
£ Berapa tanikaja, tanisedang, tanimiskin dan. buruhtani'
belum dapat diklasifikasi. Keadaan kaum Wanita Tani
di Sumsel mempunjai dua bentuk penindasan.
1. A Penindasan dari tuantanah.
TB. Penindasan dari suami.
5 L- Wanita tani sebagai wanita rumah tangga, umumnja masih menggantungkan kepada suami.
“Wanita tani sebagai pemegang rumah. tangga mem- _. punjai tugas jang-amat penting dan tidak ringan. Me- “ ngerdjakan ber-matjam? pekerdjaan tiap? hari, jang tidak didahului dengan pendidikan.
Misalnja: mentjutji, memasak, membersihkan runiak dan pekarangan, memelihara anak waktu sehat dan waktu sakit, mengambil air dan mengambil kaju api untuk
- masak dan lain sebagainja.
4 Il. Wanita tani- sebagai produsen.
“5. Di Sumsel ada wanita tani jang hanja bertani, dan ada 'jang sambil berdagang (pedagang ketjil). Hidupnja ma- — sih menggantung, tidak menentukan hasil produksi, wa- — Jatipun ia ikut menghasilkan.
Jang tani, ia bekerdja penuh, mulai menggarap tanah, #3 menanam, matun,. panen sampai mendjadikan beras.
(Tetapi -hasil produksinja sepenuhnja dimiliki oleh suami, walaupun. suami hanja mentjangkul, menggarap tanah ‘dan mengangkut hasil panen sadja. Umumnja mereka masih berpegang kepada tachajul, dan menjandarkan kepada nasib (takdir), sehingga berakibat menumpulkan perdjuangan klas. Wanita tani selain mengerdjakan pertanian adalah tenaga pokok untuk mengerdjakan berbagai? pekerdjaan, untuk menambah keperluan hidupnja sekeluarga. Misalnja: mentjari ikan, sampai mendjadikan ikan asin dan mendjualnja kepasar. Mengerdjakan ba-
““rang2 anjaman,. membuat berunang, membuat tikar, tu- ~~ dung, bakul, njiru, sumpit, menjemat atap rumah. Sedangkan bahannja mereka tjari sendiri.
Didalam mentjari bahan itu mereka sampai mening- | galkan keluarganja, sampai beberapa hari, hasilnja paling “5 banjak Rp. 15,— sehari.
--Wanita tani dalam mentjari ikan, ada jang tidak bebas,
=== [PDF page 65] ===
karena ada tuanair, kalau jang hendak mengambil ikan, walanpun disawahnja sendiri, harus membajar kepada tuanair, menurut peraturan jang sudah ditetapkan.
Kalau menjangkul harus membajar Rp. 100,— kalau mendjala harus membajar Rp.. 500,—. Baik disawah maupun disungai. |
Tuanair menguasai dam dan bendungan, bila ia perlu air dibendung, (keberatan? kaum tam tak dihiraukan samasekali).
Apabila kaum tani mengadu kepada Pasirah tidak ada urusan, karena kalau mendapat penjelesaian dari Pasirah, nanti ditahun jang akan datang tanikaja, tuantanah jang bersangkutan tidak mau mendjamin lagi.
Soal Perkawinan:
Perkawinan: mahar (maskawin) atau djudjur berharga Rp. 15.000,— sampai Rp. 40.000,— bagi tanikaja, dan tanisedang, jang biasanja untuk membajar djudjur melibatkan dirinja kepada hutang terhadap tuantanah. Pada hakekatnja perdagangan wanita masih berlaku, dan tani? kaja dan tuantanah bertindak sebagai agen.
Tetapi mahar/djudjur tidak berlaku sepenuhnja dikalangan tanimiskin dan buruhtani, jang berarti memperdagangkan wanita. Pada umumnja djudjur/maharnja hanja 2-3 ribu sadja.
Djuga dikalangan tanimiskin -dan buruhtani djarang jang mau kawin dengan tanikaja, djika ada maka itu adalah kawin paksa.
Tradisi jang masih bersifat menumpulkan perdjuangan klas jalah faktor tachajul — menjerah kepada takdir, tadinja panggilan adat. Pembagian waris: laki jang menentukan, wanita hanja berhak sepertiga atas hak waris 2/3 pada laki2.
Apabila terdjadi pertjeraian pembagian milik hanja laki2 jang menentukan (diperkuat oleh pengadilan). Bclum ada perlindungan hukum didesa terhadap wanita, djuga di-daerah? transmigrasi, apalagi didaerah marga.
Njonjatanah terdapat djuga di Sumsel (djanda).
€ menjewakan tanah.
* memiliki produksi genting.
* membungakan uang.
LU dab ga Nahe a uc:
=== [PDF page 66] ===
— Kesimpulan:
4. Lebih intensif turun kebawah menjelidiki klasifikasi.
~~ wanita tani.
_ 2. Mengorganisasi mereka dalam Gerwani (tanimiskin, ~~ buruhtani).
“581 Memperkuat front anti-feodal, aksi2 turun sewa dan _ kenaikan upah. —
. Membangkitkan aksi2 perlawanan kaum tani dengan © pelaksanaah undang? bagi hasil dan 6: 4 sebagai po-
SUMATERA BARAT
2 eee
‘Saudara ketua serta saudara2 para peserta seminar jth., -— Terlebih dahulu kami dari Sumatera Barat, mengutjap- 'Skan banjak terima kasih atas kesempatan jang telah di- "berikan kepada kami untuk memberikan kata sambutan ‘dalam Seminar kita jang sekarang ini.
Dan kami merasa sangat gembira serta menjambut dengan hangat atas adanja seminar jang sekarang ini, sebab sudah sekian usia Gerwani baru kali ini kita dapat mengadakan Seminar Wanita Tani chusus untuk membitjara- "kan persoalan? mengenai Wanita Tani.
Memang tepat sekali usaha D.P.P. ini, karena seminar “ni diadakan disaat dimana Landrcform mendjadi 'politik
“pemerintah dan tengah dalam pelaksanaannja.
Saudara sekalian,
Sudah semendjak Seminar ini dimulai kita sudah meng- “ikuti semua saran, dan kita menjambut dengan baik dan menjatakan persetudjuan Kami atas semua prasaran ter- “sebut: Disamping itu kita djuga membenarkan apa jang -dinjatakan oleh Menteri Achmadi tadi jang mengatakan bahwa desa itu merupakan tempat sumber ckonomi dan “potensi jang penting dalam pembangunan.
Tapi kita sangat terharu dengan kenjataan jang masih kita dapati di-desa? jakni hal2 jang sangat mengetjewaikan dan menjedihkan-bagi Rakjat desa, kaum tani pada -umumnja wanita 'tani chususnja.
Di Sumatera Barat umpamanja tanah garapan masih “dimiliki dan-masih dikuasai oleh kaum, dan belum men- -djadi milik perseorangan dalam kaum itu. Usaha kita
=== [PDF page 67] ===
sekarang bagaimana tjaranja tanah kaum itu, per-tama?
bisa mendjadi milik perseorangan dalam kaum itu.
Biasanja disana, orang bisa memiliki tanah dengan djalan pegang gadai. Dan disana paling banjak terdapat tuantanah jang bisa memiliki tanah jang luas dengan djalan pegang gadai ini selain daripada tuantanah kaum.
Dan diantaranja banjak terdapat tuantanah wanita.
Oleh sebab itu di Minangkabau scring kali dan senantiasa ada persclisihan tanah, antara adik dan kakak, antara mamak laki2 dengan keponakan dsb., jang mengakibatkan bedjatnja moral, dan menghabiskan uang sampai ribuan rupiah, sebab perkara tanah ini banjak jang diadjukan kepengadilan negeri. Hal ini djuga mendjadi salah satu penghalang bagi kaum tani untuk lebih bersungguh2 dan lebih tekun lagi mengolah tanahnja, serta bekerdja giat untuk iting eaticnet produksi.
Disamping itu kaum wanita tani masih belum mendapatkan hak?nja. baik sebagai isteri, Sebagai pekerdja, dan sebagai wanita tani muda. Didaerah kami masih banjak wanita tani jang dimadu, jang ditjeraikan begitu sadja oleh suaminja, dimana sedjumlah anak2 harus diurus sendiri oleh si wanita djanda. Begitupun kawin paksa, masih djuga banjak terdapat didaerah kami, karena masjarakat Minang jang susunannja masih berdasarkan matriarkal itu sebenarnja adalah dalam formilnja sadja.
Ditambah lagi, disamping penderitaan jang sekian banjak warita tani di Sumatera Barat masih mendapat tekanan dari kaum pemberontak apa jang menamakan dirinja PR.R.I. Mereka masih sadja merampok dan menggarong hasil? panen dari kaum tani, serta membakar rumah?
petani jang tak mau memberikan sokongannja kepada mereka. Dan masih ada sebagian sawah dan ladang kaum tani jang belum bisa dikerdjakan dan sukar untuk mengerdjakannja, karena masih berada didaerah gerombolan.
Oleh sebab itu kita djuga berpendapat, bahwa soal keamanan di-daerah? djuga mendjadi salah satu faktor jang penting dalam melaksanakan pembangunan semesta berentjana ini. af?
Demikianlah sekedar sambutan dan pandangan dari kami jang dapat kami berikan pada waktu ini, dan sebagai penutup kami serukan semoga seminar ini akan dapat menghasilkan keputusan? jang berguna untuk
67
PRL
oul ERIS:
=== [PDF page 68] ===
mengatasi semua kesulitan? jang dialami oleh wanita tam selama ini.
Terima kasih.
KALIMANTAN SELATAN
2 Saudara Pimpinan, para tamu dan saudara? jang tershormat
~ Kami sebagai utusan dari Kalimantan Selatan selama mengikuti seminar wanita tahi merasa sangat gembira
Aa in una cele nj
1. Seminar kita jang dalam rangka untuk melaksa- “akan keputusan Kongres Nasional Gerwani ke-III, “#mengenai perbaikan nasib dan hak? kaum wanita tani,
gekarang ini berlangsung, waktunja bertepatan dengan Kjaman tjangkul pertama dari Presiden kita Bung Karno pada tanggal 1 Djanuari 1961, sebagai permulaan pelaksanaan pola pembangunan nasional tahapan pertama, dan djuga sebagai komando resmi untuk segera dilaksa- ‘nakannja landreform pada tahun ini djuga.
9. Bahwa seminar kita sekarang ini dihadliri djuga dan menerima prasaran2 dari para wakil pemerintah jaitu dari: Dep. Pertanian, Dep. Transkopemada, Dep.
Petera, Dep. Agraria, djuga tamu? para ahli pertanian jaitu pak Martosuwondo dan pak Jagus, para tamu jang menaruh perhatian besar terhadap usaha untuk mempertinggi taraf hidup kaum pekerdja tani termasuk kaum wanita tani.
Dengan demikian seminar kita ini akan dapat menghasilkan kesimpulan? jang sangat berharga sebagai bekal untuk pekerdjaan selandjutnja.
Kami tertarik djuga terhadap sambutan dari Bung Aidit, bahwa sekarang kita sudah mendapat kemenang-
34-an prinsip, maka harus berdjuang agar kemenangan prinsip mi mendjadi kemenangan praktis. Pendapat kami untuk ini sangat diperlukan adanja keuletan, ketekunan, “keberanian dan kewaspadaan. | -' Mengenai prasarar dari Dep. Agraria tentang pem- “bentukan Panitia Pelaksana Landreform di-daerah? Pro- 7 ¥insi, Kabupaten, sampai Ketjamatan?, bahwa mengenai komposisinja sedarig mendjadi pertimbangan pemerin-
. akannja golongan tani termasuk "5 “anita tani dalam komposisi Panitia. Kami berpendapat, $
=== [PDF page 69] ===
kalau kaum pekerdja tani termasuk wanita tani tidak diikutsertakan dalam Panitia nistjaja akan menjulitkan terlaksanakan landreform termasuk UU Bagi hasil. Karena apa jang kami alami, bahwa masih banjak para aparat pelaksana jang kurang begitu berani mendjalankan keputusan? pemerintah jang menguntungkan Rakjat termasuk kaum pekerdja tani. Maka kami berpendapat, agar seminar kita ini mengusulkan kepada pemerintah, supaja dalarn komposisi Panitia Penjelenggara diikutsertakan wakil dari kaum pekcrdja termasuk wanita tani.
Sebagian dari tamu? malam resepsi
69
bi EBA a
eis
LAR PN NE ERA
KANAN
=== [PDF page 70] ===
“EAPORAN HASIL PENINDJAUAN TURUN: KE-
“BAWAH (RESEARCH) DARI BEBERAPA DAE-
—-- RAH KETJAMATAN. DIPINGGIRAN
KOTA DJAKARTA.
“Untuk menjambut Seminar Wanita Tani, kita meng- “adakan Seminar Wanita, Tani tingkat daerah.
Dalam persiapan Seminar tingkat daerah ini, DPD Gerwani Djakarta Raja mengadakan penindjauan kebeberapa daerah pinggiran kota, a.l.:
2s Tjengkareng,
| 2. Kebajoran Lama,
3. Pasar Rebo,
4, Pasar Minggu dan
5. Pulau Gadung. |
Ini dilakukan dalam 2 gelombang.
““Gelombang pertama: rentjana dalam waktu satu se- 200. tengah bulan, terus-merierus dalam tiap Minggu satu “2 5kah. Berhubung kesulitan2 petugas?, tak terlaksana sepenuhnja. Dapat kita laporkan sbb.:
1. Pulau Gadung 3. X
2. Tjengkareng 2 X
3. Kebajoran Lama 2 X
Gelombang kedua: Kita laksanakan 1 kali didua tem- “pat. Dalam waktu 2 hari 1 malam:
“- “Ik-Pasar Minggu dengan petugas meliputi 3 kelurahan.
~ 2. Pasar. Rebo dengan petugas meliputi 4 kelurahan.
““Hasil turun kebawah ini, kita titik beratkan pada t persoalan pokok:
2. Bentuk hak milik atas tanah, 2, Bentuk penghisapan,
3. Pelaksanaan bagi hasil (UU No. 2/1960) dan 4, Kesulitan bagi Wanita Tani.
Satu persatu mari kita tindjau, kita mulai dari:
Ketjamatan Tjengkareng:
Tjengkareng meliputi. 8 kelurahan. Berpenduduk
=== [PDF page 71] ===
“Bentuk hak milik atas tanah:
Tuan tanah masih banjak. Milik mereka kebun kelapa dan persawahan.
Tanah bengkok (tanah lurah). Ini tidak hanje tanah kelurahan sadja, tetapi djuga bengkok lurah diluar daerah situ. Karena daerah Tjengkareng merupakan tanah jang subur. Tanah? jang subur telah dimonopoli oleh lurah2 itu.
Tanah perseorangan jang mengandung pasir.
Bentuk penghisapan sebelum ada BT.:
Tanah lurah satu pctak sewanja Rp. 75,— jang mestinja hanja Rp. 25,—. Hasil sawah masih diparo.
Hasil dari kedukan pasir, dari Rakjat satu M3 Rp.
60,—, sedangkan didjual laku Rp. 250,— per M3.
Ditanah tuantanah jang berwudjud kebun kelapa, Rakjat tidak diperbolehkan mengambil apa sadja, misalnia blarak, apa lagi kelapa. djatuh. Siapa jang berani mengambil mesti berhadapan dengan jang berkuasa. Hasil dari tanahnja sepenuhnja mendjadi milik tuantanah. Tanah kosong, di-sela2? pohon kelapa, tetap kosong, tidak boleh ditanami atau didirikan rumah-gubug. Padahal tanah? itu sangat luas.
Bibit padi masih berupa gabah (padi). Pelaksanaan bcaja (Jima persoalan) masih ditanggung oleh pcnggarap tanah seperti bibit, rabuk, ternak, ongkos tandur dan panen.
Pelakranaan bagi hasil: baru pada tingkat pendjelasan? dari lurah. Ini sadja tidak keseluruhannja. UU No.
2/1960 hanja sebagian ketjil.
Pembagian bawon (hasil menuai 4:1). Pemerintah
belum mengadakan pengontrolan setjara langsung, kedesa2.
Kesulitan?:
a. Hak waris, wanita tidak dpat hagian, anak lelaki
jang berhak sepenuhnja atas warisan orangtua.
b. Perkawinan anak2/paksa masih berlaku. Perma-
.duan masih meradjalela.
Mempuniai dua isteri sampai lima, sudah mendjadi
kebiasaan. Kepada isteri tindakannja se-wenang”,
LAN BEN tame ner BB AR |
ROE
ite:
RAK Sau
=== [PDF page 72] ===
(pekat
~~ ¢,. Pendidikan: Sekolahan sangat kurang. Lima pu- “Juh persen (5096) anak? tidak sekolah. 5059 meskipun sekolah, kebanjakan tidak sampai menamatkan S.R.
“ MDjumlah sekolahan dari 8 Kelurahan hanja 5 sekolahan.
Satu sekolah dikelurihan Kebun Kapuk, belum diresmi- —kan oleh Pemerintah, padahal penduduknja terdapat kurang lebih 7.000 djiwa.
= P.BIH. sedikit sekali, baru atas inisiatif Rakjat. Pen- “didikan Masjarakat pada waktu itu belum sampai kesana.
d. Rakjat kebanjakan beragama islam. Banjak terdapat Madrasah?, pendidikan anak? dititik-beratkan kepada mengadji. Di-rumah? terdapat pengadjian. Kepertjajaan pada dukun? sangat tebal. Sedangkan sama Dokter, sangat tipis.
e. Organisasi: Gerwani didaerah situ belum begitu dikenal. B.T.I. sudah agak populer.
R.T. dan RK. belum begitu hidup.
f. Hiburan bagi Rakjat kurang sekali. Senang pada se robana dan lenong mendjadi kegemaran Rakjat.
: Poliklinik masih kurang sekali. Mati karena keguguran banjak.
“Tatesibuk bagi: wanite:
-.- Disamping bersawah atau berkebun, setelah ada BTA. tanah-tanah kosong. di-sela2 pohon kelapa banjak ditanami tjabe, tomat:dan terong. Kaum tani sambil | “berdagang. Berdagang daun teratai untuk pembungkus “ “belandjaan. Membeli dari kolam? orang jang punja. Dicanda banjak-terdapat: kolam? teratai jang beraneka. ben-
“tuk: “Tradisi? untiik rnerajakan hari lebaran, misalnja |“ amakan?, badju baru sangat kuatnja.
5 Aksi jang dipimpin B:T.1. disana sangat berkesan. Misainja menanamitanah? kosong, mengambil kelapa jang”
jatuh atau daunnja. Perlawanan terhadap tuantan
2: 'hanja sajang belum terorganisasi setjara baik.
'Kebajoran Lama:.
“Mempunjai 14 kelurahan dan 55 kampung.: Berpenuduk- 106.550 djiwa.
=== [PDF page 73] ===
Bentuk hak milik atas tanah:
I. Milik tuantanah jang berbentuk kebun rambutan/
persawahan.
2. Milik perseorangan 3.078.187 ha.
3. Milik kuburan 35.165 ha.
4. Garapan 34.569 ha.
5. Desa 216.485 ha.
Dalam Kelurahan? belum semua ada Gerwani-nja.
Bagi kaum prijanja sudah baniak berorganisasi, antara tain BT. Kehidupan organisasi disitu belum sempurna.
Pendidikan: S.R. ada 7 buah, Madrasah ada 8 buah.
Sekolah Tionghoa ada 3 buah. S.M.P. Swasta ada 3 buah. Mesdjid ada 14 buah. Klenteng | buah dan Geredja ada 2 buah. P.B.H. jang diketahui baru 1 tempat.
Kebidupan Rakjatnja ternjata tidak hanja dilapangan pertanian. Tetapi djuga dalam lapangan keradjinan ta-, ngan, misalnja bikin sandal, jang hasilnja didjual dikota.
Buruh membatik kain, buruh dipabrik kaos. Penghasilan buruh batik 1 kain mendapat beaja Rp. 35,— dalam | minggu, dan dikerdjakan dirumahnja masing?
Bagi jang punja kebun buah?an, kalau baru musim sangat lumajan. ralau sedang tidak musim apa’, sambilannja makelaran kerbau, tanah disb.
Kesehatan sangat kurang. Penjakit jang meradjalela jalah penjakit mata, panu dan berak2. Perlu diketahui jang buat sarapan, minum teh dengar makan ketjapi
sama isinja.
Perkawinan anak?/paksa, permaduan merad jalela.
Pasar Rebo:
Kelurahan Tjipajung sudah madju, terbukti dari pertanjaan- anjaan jang diadjukan. Kelurahan Tjipajung meliputi 12 RT dan 5 RK. Ada 2363 djiwa penduduknja. 2/3 dari djumlah tersebut, terdiri dari
kaum Wanita. Naa
Penindjauan kami ke-rumah? pada tanisedang, puruhtani dan tanimiskin.
Bentuk hak milik atas tanah:
Tanah perseorangan jang pada waktu itu kebetulan
kita ketahui (jang kita datangi). Disamping mempunjat-—
73
BN an Ea
ena TEA
KN emidraha Da lu TAWO Mare
Hn nama:
jneiaesay
=== [PDF page 74] ===
sawah, ramah dan pekarangan djuga mempunjai kerbau.
Sepintas lalu penghidupannja tidak susah. Umurnnja mereka punja rumah dan pekarangan dan pohon buah?- an, meskipun hanja ketjil.
| Pendidikan: S.R. hanja ada 1 buah sampai klas 4.
— P.B.H. diusahakan oleh organisasi setempat dengan Pendidikan Masjarakat. Alat2 diusahakan sendiri. Ditempat “tersebut diatas ada 7 tempat PBH, dan digunakan 2 kali dalam 1 hari, bahkan ada jang 3 kali. Tiap pengikut kursus ada 19 sampai 25 orang. Inipun terdiri banjak. kaum Wanitanja (8095) tiap satu minggu dipungut — beaja Rp. Iy—, untuk beli kapur dan minjak tanah, ~~ Kesehatan: Jang banjak menjerang penjakit panas dan “-.berak2, Pemberantasan Malaria disana jang diadakan | oleh Djawatan Pemberantasan Malaria sangat meluas.
Poliklinik sangat djauh letaknja, menjulitkan bagi sisakit “untuk berobat. Dukun beranak sangat laku karena dalam kelurahan hanja. terdapat,.orarg dukun. Kalau banjak - jang melahirkan, diundang dukun dari desa lain.
“(Perkawinan anak?/paksa, permaduan masih ada, mes- -~kipun djumlahnja lebih sedikit dari Tjengkareng.
Warisan: Ada hak waris bagi Wanita, tjara membaginja adil.
Kebudajaan perlu dikembangkan, jang mendjadi kesenangan lenong dan tandjidor. Kehidupan wanitanja banjak membantu pada suaminja. Tidak hanja mengasuh anak sadja, tapi djuga radjin kesawah. Hampir semua rumah melakukan pekerdjaan samben membuat “tikar jang hasilnja sangat Jumajan. Harga tikar satu Rp.
60,— sampai Rp: 100,—. Pada umumnja badannja te-. gap? kuat seperti orang laki. Gotong-rojong baik sekali it musalnja panen bersama dan ber-ganti2, Jang tidak mempunjai sawah 4: 1.
“Suami mereka kalau tidak bersawah, berladang sajuran (berdagang).
“Jang kurang mampu dalam penghidupannja melatih ternak (kerbau atau kambing).
Paru: penindjauan jang sesingkat itu, digunakan menin- - djau PBH-nja, ketika sedang berkumpul murid? jang ke- # banjakan terdiri dari anak perempuan. Sebetulnja me- “-reka harus duduk di S.R., tapi djauh, kalau tidak ada P-B.H. itu tentu akan terlantar.
“Kelurahan Kelapa Dua dan Kelurahan Kampung
sha
=== [PDF page 75] ===
Bagi wanita muda jang tjukup umur, kita beri penerangan jang pokoknja agar tekun beladjar, mau menggabungkan diri pada Organisasi.
Sambutan mereka kelihatan senang dan sanggup mendjadi anggota Gerwani.
Kelurahan Tjiratjos: Disini memang sudah ada Gerwaninia. Sebelum ada larangan kegiatan Politik, mentjapai 300 anggota. Kedatangan kami pada Ranting ini semendjak DPD Konferensi sudah 4 kali, hanja bersifat rundingan2 dan sambutan atau kesanggupan sudah ada, hanja tinggal pelaksanaan.
Saudara? jang terhormat, mengingat prasaran? dari wakil Departemen Pertanian mengenai rentjana Pemerintah dalam soal meningkatkan hasil bahan makanan untuk Rakjat, DPD Djakarta Raja berpendapat bahwa coal itu tak dapat dilepaskan dari persoalan wanita tani.
Wanita tani akan siap sedia untuk mendukung program jang baik tersebut, djika mereka telah lepas dari penderitaan? berat jang mereka alami, bilamana UU Bagi Hasil sudah dapat dilaksanakan. Maka DPD Djakarta Raja mempunjai kejakinan dengan terlaksananja UU Bagi Hasil Wanita Tani akan dapat menunaikan tugasnja dalam usaha Pemerintah. Dan tanpa perdjuangan wanita tani UU tak mudah akan dilaksanakan karena UU No. 2/1960 adalah hak mutlak mereka. Saudara?, ketahuilah bahwa biarpun undang? No. 211960 sedjak September 1960 telah diinstruksikan oleh Bapak Gubernur Kepala daerah Djakarta Raja, namun sampai pada detik ini wanita tani belum mengerti apa UU No. 2/1960 itu. Maka organisasi? massa berkewadjiban turun kebawah guna membimbing mereka supaja mereka sungguh mengerti apa arti Undang? itu. Untuk itu, kita membutuhkan bahan? jang kongkrit bagi mereka. Saudara?, perkenankanlah kami menerangkan tentang hasil gerakan turun kebawah oleh DPD Djakarta Raja, karena saudara nanti mengerti perbedaan antara bagi-hasil jang lama dengan jang baru. Saudara akan mengerti betapa beratnja penderitaan mereka. Saudesa2, lebih mejakini betapa pentingnja bekerdja baik dikaiangan kaum tani. Saudara?
kami mulai dengan keterangan kami dengan mengambil tjontoh, didacrah Pasar Rebo jang dikundjungi oleh Bu Rono dengan teman? DPD-nja.
Saudara2, sesudah mengerti semua itu, kita memputi
eontecna
ADS.
=== [PDF page 76] ===
jai bahan jang kongkrit untuk: menjedarkan mereka, _. tentang guna dan pentingnja Undang? No. 2/1960, bagi “wanita tani. Dan jang penting tugas kita untuk mengetahui keadaan mereka, dan membimbing mereka, ikut memperdjuangkani nasib mereka:
Nama penggarap Sdr. Linan, buruhtani,
Luas tanah garapan 1 ha,
Tanah sawah termasuk klas II.
Sistim bagi hasil satu: satu (maro kotor), beaja penggarapan semua ditanggung dan dikeluarkan oleh penggarap.
BEAJA PENGGARAPAN.
Ongkos bibit.
52 _ bibit ae gabah 48 kg
PAN
Fade w cece i tanes
‘Onikes. man
a membadjak ‘neras 10
~~ haria Rp. 50—...... Rp. 500,—
be untuk makan— jang
or ““membadjak dengan
: penggembala Rp. 15,— |
Se eA 2 nba nian Rp. 150,— & Rokok kaung untuk 2
_ orang. er J kali
SSP eeasecsteiay RD. 30,—
eee eee eee eee)
“d. Membadiak kedua 8
5 hari a Rp. 50,—...... Rp. 400,— «On gkos makan 2 orang
= Rp, 15,— kali 8 hari Rp. 120,— f. Rokok kaung 2 orang
Rp. 3,— kali 8 hari Rp. 24,—
ef. menggaru:
— Garu ncras 8 hari
“a Rp. 50— Rp. 400,—
— ‘Ongkos makan 2
5 orang Rp. 15,— kali 8 hari »....... Rp. 120,—
=== [PDF page 77] ===
— Rokok kaung 2 orang Rp. 3,— kali
3. Ongkos Rabuk.
(Penggarapan tidak: memakai rabuk).
4, Ongkos Nandur:
a. Nandur 20 orang dua ee ==40 crang a Rp.
dan minum untuk 20
drang 2 hari.a Rp:
10 Ab
. Bubur merah putih
dan peralatan lain...
SUA REG SRG RR SRE Ot AL
5. Ongkos Panen:
a. Ongkos motong telah diambil jang motong Rp.
b. Beras untuk slametan
5 kg a Rp. 7,—
c. Belandjaan guna tnemasak
d.. Buah?2an untuk peralatan:
e. Sawuran dan wadjib Rp.
Djumlah semua beaja Rp. 2.815,—
6. PEMBAGIAN HASIL PANEN.
a. Hasil sawah sesudah dipotong penderep ada 32 kwintal dengan harga padi per kwintal Rp. 450,— kali 32 kwintal ada Rp. 14.400,—.
b. Dengan sistim te hasil lama dengan tidak di-:
potong beaja adalah sbb.: Rp. 14.400,— dibagi | dua — Rp. 7.200,— bagi penggarap dan Rp.:
7.200,— bagi pemilik.
c. Dengan bagi hasi! sistim baru pelaksanaan UU No. 2/60, adalah sebagai berikut: Rp. 14.400,—
77
oa Sean
Eye SRL
=== [PDF page 78] ===
EERE US ean a ae
5792,50 pemilik == Rp. 5.792,50.
d. Perbedaan dalam sistim baru pelaksa
dipotong beaja. Rp. 2.815,— masih ada Rp.
11.585,— dibagi dua masmg? penggarap Rp.
naan UU
No. 2/60, antara penggarap dan pemilik adalah:
— Pemilik mendapatkan separo dari Rp. 11.
585,—, sama dengan. Rp. 5.792,50
— Penggarap mendapat separo dari Rp. Il.
585,—, sama dengan Rp. 5.792,50
ganti beaja lima perlu — Rp. 2.815
mendapat Rp. 8.607,50.
GARAP.
a. Penggarap dengan 2 orang keluarganja laki? mengambilkan tenaganja mentjangkul selama 27 hari
tambahan
5,— djadi
. ONGROS LAINNJA SEBAGAI ANDIL PENG-
1620
a Rp. 20,— == Rp. 540,— kali 3 Rp b: Mengurusi pengairan sampai panen DIMIIAT 20 0220 Ian an ena me nannaaaaan Rp. 100,— £. Merawat pagar dan mendjaga bu- TUNG seen anisa ane aa aan Rp. 115,— d. Mentjabut rumput (menjiangi/matun) 30 orang kali 3 hari a Rp.
5,— sama dengan Rp. 150,— kali J WAP..cececescoccvsccnceeeseseeseccoees Rp. 450,— e. Tidak makan hanja minum dan makan sendiri untuk 30 orang kali Y HAKI oo. c.cccssdcseeesisesesecnernenees Rp. 90,— f. Menjepuh tjangkul 3 hari a Rp.
20,— «+... A... siagnges: aos -aoecmrese Rp. 60,— g. Membeli tudung tjetok 3 bidji a Rp. 9y—.eceereeeeseeesereeeeeeeees Rp. 15,— h. Andil istermja dari mulai nandur sampai membuat selamatan serta: ikut menjiangi dan merawat...... Rp. 100,— i. Menjabut bibit satu ikat Rp. 1,25 sebanjak 80 ikat —......oi.. Rp. 100,— _ je Membeli bambu baik untuk tali “ maupun. untuk patok untuk mena- | “.hem air 5 batang a Rp. 6,—... Rp. 30,— Semua andil jang dikeluarkan......... Rp. 2.680,—
=== [PDF page 79] ===
Hasil bersih bagi penggarap dalam musim panen, biasanja mulai bulan Desember sampai Djuni — 7 bulan mendapat Rp. 8.607,50, dipotong andil Rp.
2680,— djadi — Rp. 5.927.50. Untuk mengerdjakan sawah terscbut sampai panen dikerdjakan hitungana 4 orang, djika dibagi hasil itu: Rp. 5.927,50: 4 == Rp. 1.481,87° dan dibagi 7 bulan = Rp. 1.481, 87°: 7 — Rp. 211,68.
Djadi kaum tani dalam pekerdjaan seluruhnja tiap hari upahnja dinilai Rp. 211,68:30 (satu bulan)
— Rp..7,00' dibulatkan. Inilah ukuran kaum tani di- Pasar Rebo dalam pekerdjaannja dinilai satu panen
dikerdjakan 4 orang selama 7 bulan, dan diperintji sampai 1 bulan, dan sehari.
Mudigdo
Han ANA mad PMN Lee eM dis ed Fak. bs erent,
ND AE SIB ea KONI
Hat
EA De
PRE kmi ee canals aa
=== [PDF page 80] ===
LA RIS
HS KEPUTUSAN SEMINAR NASIONAL WANITA
NTP INGGAL 17 sd 20 DJANUARI
" 1961 DI DJAKARTA
sinar Nasional Wanita Tani, jang diadakan oleh P Gerwani dan dilangsungkan di Djakarta pada tel.
sjd 20 Djanuari 1961, telah dikundjungi oleh kurang bih 200 peserta terdiri dari tamu? bukan Gerwani dan utusan? dari dacrah?: Djakarta Raja, Djawa Barat, Djawa Tengah, Djawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera “Barat, Sumatera Utara, Riau, Djambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sula-.wesi Utara.
“. Setelah mendengarkan:
a), Laporan? tentang hasil penelitian (research) didae- "yah pertanian, perkebunan dan perikanan diberbagai
tempat,
Prasaran DPP Gerwani,
. Prasaran DPP BIT;
-Prasaran Departemen Pertanian;
rasaran Departemien Agraria, — Prasarati: Departemen ‘Transkopemada;
Prasaran Departemen Petera;
h), Sarah2 dan pertimbangan? utusan? daerah, dan i). Sambutan dan saran? dari para tamu, dan mengingat Ketetapan? M.P.R.S, tentang:
- 4, Manifesto Politik Republik Indonesia Sebagai Garis “- Besar daripada Haluan Negara;
9. Garis? Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta = Berentjana Tahapan Pertama 1961-1969, '.. maka Seminar mengambil keputusan? sebagai berikut:
TN EKTANG KEDUDUKAN, HAK DAN PERANAN WANITA
= TANI DALAM MENJELESAIKAN REVOLUSI pbs AGUSTUS 1945
Aa akta
a “1, Wanita Tani mempunjai peranan penting dalam: menjelesaikan Revolusi, karena djumlahnja adalah sepaon
Aa re
tome
bea et pa ti ot
Lea ab
=== [PDF page 81] ===
roh djumlah kaum tani dan kedudukan sosialnja sangat
“membutuhkan perubahan, sebab rolnja menentukan didalam produksi pertanian. Gcrakan Wanita tidak bisa kuat dan luas tanpa mengcugah kebangkitan tenaga wanita tani untuk memperkuat perdjuangan cmansipasi, guna melaksanakan Pembangunan Nasional dan menghapuskan samasekali imperialisme dan sisa2 feodalisme dibumi Indonesia.
| Kedudukan dan hak? wanita tani tidak bisa di-pisah2kan dari keadaan kaum tani pada umumnja, jang scbagian besar terdiri dari buruhtani dan tanimiskin jang sangat menderita sebagai akibat masih berlangsungnja sistim pemilikan tanah oleh tuantanah.
9. Kaum tani, termasuk wanita taninja, merupakan kekuatan pokok revolusi Indonesia, Sesuai dengan Manifesto Politik R.I. dan perintjiannja jang sudah ditetapkan oleh MPRS sebagai Garis Besar Haluan Negara, maka revolusi Agustus 1945 mempunjai watak Nasional dan Demokratis, bertugas untuk melawan imperialisme dan menghapuskan sisa2 Feodalisme.
Berdasarkan keterangan? tersebut diatas, maka prasaran DPP Gerwani disetudjui sepenuhnja jang antara Jain mendjclaskan tentang kedudukan wanita tani sekarang jaitu:
a). Sebagai pekerdja:
Sebagian besar wanita tani adalah buruhtani dan tanimiskin, tidak mempunjai atau tidak tjukup mempunjai tanah garapan dan pada umumnja belut mempunjai hakmilik tamah atas namanja sendiri... Disamping itu mai terdapat tliskriminasi dalam upah walaupun djumlah upahnja pada umumnja masih sangat rendah.
Mereka mendjadi korban berbagai matjam exploitasi tuantanah seperti: kerdja tampa. dibajar, tumpukan hutang dengan bunga jang sangat besar, dan ber-matjam?
padjak terutama padjak hasil bumi jang sangat memberatkan.
hy. Sebaga isteri dan ibur
Wanita tani belum terdjamin hak?nja dalam perkawinan, mengalami diskriminasi dalam hak waris dan djaminan sosial, seperti djaminan hari tua, kesehatan dil.
tidak ada samasekali,
DU RKA
=== [PDF page 82] ===
c). Sebagai warga negarafpenduduk desa:
Wanita tani belum mendapat hak dipilih scbagai keala desa dan atau pamong desa lainnja, dan tidak diikutsertakan dalam rembug? desa dan lembaga? desa lainnja, -d). Wanita tani masih dibelenggu oleh adat istiadat “kolot jang merugikan dan menghambat kemadjuannja, “ “misalnja masih kuatnja anggapan bahwa wanita hanja “pengikut suarni sadja, masih tebalnja kepertjajaan kepada tachajul dil.
"2. Kesemuanja ini adalah akibat pendjadjahan dan peng- “hisapan tuantanah dan masih meradjalelanja sisa2 feodal- ~ isme didesa. |
' Untuk dapat memenuhi fungsinja dalam pelaksanaan pembangunan nasional, maka wanita tani perlu diperingan penderitaannja, perlu mendapat perlindungan hukum dan djaminan sosial serta hak? demokrasi sebagaimana mestinja, Hal ini dapat diwudjudkan apabila wafiita tani, terutama wanita buruhtani dan tanimiskin bersatu, mengorganisasi diri dan bangkit melawan musuh?
kaum tani jaitu musuh? revolusi, ber-sama? dengan kekuatan anti-imperialisme dan anti-feodalisme. Tugas Gerwani dalam hal ini jalah bekerdja lebih baik dan lebih teratur lagi dikalangan wanita tani, supaja mampu membangkitkan wanita tani di-desa? untuk menjelesaikan dan memenangkan revolusi Nasional Demokratis, untuk mesi nudju kemasjarakat adil dan makmur, masjarakat So- «5 galis dibumi Indonesia, jang tidak mengenal lagi adanja ox» penindasan atas.manusia oleh manusia.
| Berdasarkan pokok? pendjclasan tersebut Seminar memiutuskan: ~ 21. Perlunja segera dihapuskan Peraturan IGO/IGOB intuk..mengachiri diskriminasi mengenai hak? wanita alam djabatar kepala desa dan pamong desa lainnja.
“Supaja segera dihapuskannja berbagai matjam kerdja — “tanpa dibajar jang pada hakekatnja sama dengan rodi
“ dan pologoro jang sangat memberatkan kaum tani.
:9»“ Mendesak supaja Pemerintah segera mewudjudkan otonomi tingkat III jang mendjamin ikutsertanja wanita tani dalam rembug? desa, dewan? desa dan lem- Baye den hina. 3
3; Mengharap” para pedjabat sungguh? merealisasi ' ikmilik-atas tanah bagi wanita tani atas namanja Sen-
TANYA GOR U"
TM Den si Na aa ie
=== [PDF page 83] ===
diri seperti jang tertjantum dalam pasal 9 UU Pokck
Agraria No. 5/1960.
4. Pemerintah supaja segera mengeluarkan Rentjana
. Undang? Perkawinan jang demokratis jang mendjamin
hak? wanita tani dan wanita pada umumnja dalam petkawinan dan pertjeraian.
5. Perlu segera dihapuskannja hukum adat jang kolot jang sangat memberatkan kaum wanita dan mcngckang hak? wanita, seperti:
a. Hak waris jang menanamkan diskriminasi antara anak laki2 dan wanita.
b. Menganggap rendah dan hina ibu jang tidak melahirkan anak laki2 atau samasekali tidak mempunjai anak.
ce. Masih adanja kebiasaan jang kadang? bisa terdjadi mendjadikan wanita sebagai korban (tumbal) untuk misalnja dikubur hidup? bersama radjanja jang mati.
6. Mendukung keputusan Presiden Sukarno mengenai Peraturan Pemerintah tentang pentjabutan Peraturan tingkat Keadaan Perang mendjadi Keadaan Darurat Sipil, dan mengharap segera ditjabut berlakunja UU Keadaan Bahaja di-daerah? jang sudah aman dan segera dipulihkannja kembali keamanan bagi daerah? jang masih mengalami kekatjauan.
Selandjutnja mendesak terdjaminnja hak? demokrasi guna melantjarkan pelaksanaan pembangunan.
7. Mendesak kepada Pemerintah supaja dilaksanakan penindjauan kembali terhadap retooling DPRD-GR tingkat I-II jang belum mentjerminkan kegotong-rojongan Nasional jang berintikan NASAKOM.
MEMBANGKITKAN WANITA TANI UNTUK PERBAIKAN
TINGKAT HIDUPNJA, UNTUK MEMPERBESAR SUMBANG-
ANNJA DALAM MELAKSANAKAN LANDREFORM SERTA
DALAM MENAIKKAN PRODUKSI
Wanita tani merupakan kekuatan jang penting artinja bagi perdjuangan kaum tani Salam membebaskan dirinja dari penghisapan? feodal. Maka itu perdjuangan kaum tani tidak akan dapat berhasil tanpa ikutsertanja wanita tani.
Ditjabutnja Undang? Agraria jang kolonial, dan digantinja dengan Undang? Pokok Agraria No. 5/1960 serta
82
Gif eee area af
2 BEN andennang
=== [PDF page 84] ===
dik ja Perpu No: 56/1960 sebagai landasan pe- (laksanaan Jandreform dan basis pembangunan semesta = disambut dengan baik, karena membantu perdjuangan tani menghapuskan sisa? feodalisme.
lar menjambut Peraturan Pemerintah tentang atuan bahwa kelebihan tanah pertanian dari batas “maksimum dikuasai oleh Negara dan dibagikan pada "5 tanimiskin jang tidak mempunjai tanah garapan. Pelak- Sanaan Jandreform tersebut akan meningkatkan kegai- 8 fahan bekerdja kaum tani untuk melipatgandakan pro- | duksi pertanian dan meningkatkan dajabeli mereka, se- “6 hingga bisa mengembangkan industri nasional dan me- '.Inaskan pasar dalam negeri, singkatnja meningkatkan taraf hidup Rakjat tani serta dapat mendjadi sumber Aa pembangunan.:
ntuk dapat memperbesar sumbangan wanita tani daam melaksanakan landreform, dan untuk meningkatkan produksi serta untuk perbaikan tingkat hidup wanita tani, maka Seminar mengambil keputusan sebagai berikut:
TENTANG LANDREFORM
1 Seminar mendesak supaja Pemerintah melaksana- | kan landreform dengan segera dan setjara konsekwen.
. 2. Mendukung keputusan Pemerintah untuk dalam rangka pelaksanaan pembagian tanah, segera mensahkan tanah? garapan kaum tani penggarap sebagai hakmiliknja, jang sekarang sudah setjara langsung dikerdjakan, dengan sjarat? pembajaran jang se-ringan@nja,.misalnja | angsuran jang murah dan berdjangkapandjang:
'fkutsertanja wakil2 karya wanita dalam. Panitia?
anaan Landreform dan dalam badan? musjawarah tani disemua tingkat daerah.
TENTANG BAGI HASIL
Sesuai dengan ketetapan MPRS tentang memperbesar 5. produksi sandang-pangan, maka pelaksanaan UU Perandjian Bagi Hasil tidak bisa ditangguhkan lebih lama igi lorena itu, seminar-memutuskan supaja:.
Pemerintah segera melaksanakan UU Perdjandjiasil dengan-tjara jang tepat dan merata dise-
=== [PDF page 85] ===
9. Komposisi Panitia Pelaksana jang tidak mentjerminkan kehendak Rakjat ditindjau kembali dengan diikutsertakan wakil? tani penggarap, baik wanita maupun laki2.
3. Pedjabat2 jang dengan sengadja mengurangi atau menghalang-halangi pelaksanaan UU No. 2/1960 diretool,
4. Segenap wanita tani setjara giat mengadakan kampanje mendjelaskan UU Pérdjandjian Bagi Hasil dan mengawas: pelaksanaannja. Selain aksi? pelaksanaan UU Perdjandjian Bagi Masil harus lebih dikembangkan pula aksi? kenaikan upah, bawort, tandur, menjiang dan lain®.
TENTANG NELAJAN
1: Segera diadakan UU. sematjam UU Perdjandjian Basi Hasil untuk Nelajan jang terutama menguntungkan buruh nelajan dan nelajan miskin,
2. Segera diadakan koperasi? kredit dan produksi basi nelajan dengan diberikannja bantuan dan fasilitet jang diperlukan bagi buruh nelajan dan nelajan miskin.
3. Supaja diadakan djaminan sosial bagi buruh nclajan dan nelajan miskin.
4. Supaja segera diadakan UU Kesedjahteraan bagi kaum nelajan beserta keluarganja.
Kepada anggota Gerwani diserukan untuk melandjutkan penelitian tentang kesedjahteraan wanita tani/nelajan, serta mendorong kebangkitan/kesedarannja tentang pentingnja ber-organisasi.
TENTANG PADIAK HASIL BUMI
Seminar berpendapat supaja Pemerintah segera mentjabut Peraturan tentang padjak basil bumi, sebab dalam praktck padjak ini sangat berat dirasakan oleh wanita tani dan sudah tidak bisa terbajar lagi.
TENTANG PRODUKSI BAHAN SANDANG-PANGAN
1. Menggerakkan massa wanita tani terutama anggota Gerwani untuk meluaskan penanaman bahan? sandang-pangan, berupa: kapas, polowidjo, sajuran, buah-
85
ani nana
Kn KN Nan UNA ia aini HA
seit
=== [PDF page 86] ===
= “Merciihara tanaman anni dan supaja penanam- ~ an ini bisa lebih produktif akan mengusahakan mendapat — bantuan alat?fteknis dari Pemerintah.
5-2» Meluaskan penerangan tentang pentingnja pelak- “sanaan sistim penanaman 8 prinsip (luku dalam, tanam apat, perbanjak rabuk, perbaiki bibit, pengairan tjukup, menjiangi, lawan hama dan perbaiki alat pertanian).
istim baru untuk mentjapai kenaikan produksi ini disesuaikan dengan keadaan tanah, iklim dan sebagainja.
'Menanami tanah kosong dan tanah pekarangan dengan “tanaman? jang memberi hasil.
3. Memperluas dan mengintensifkan usaha2 peternakan ketjil dan unggas, setjara sendiri? maupun.setjara « 'ber-sama?2, dan sedapat mungkin setiap Ranting Gerwani
“mempunjai peternakan.
4. Ber-sama? menjelenggarakan kolam? ikan dengan disesuaikan keadaan setempat (jang banjak air).
5. Ikutserta dalam mengintensifkan dan mengembangkan usaha? keradjinan tangan:
2.. Memperbaiki:motif..dan kwalitetnja, serta memperbanjak hasilnja.
SMensiahakan prioritet bahan dan kredit.
. Memperdjuangkan djaminan pasar (marketing) dengan harga jang lajak.
-. Mengandjurkan -ikutsertanja wanita? tani dalam ‘hal Gerakan? membuat. tanggul dan gerakan? gotong-rojong lainnja, dengan sjarat2 jarig tidak merugikan kepentingan kaum tani,-terutama buruhtani dan tanimiskin.
“Pemerintah hendaknja memberikan bantuan keusaha? wanita tani dan nelajan berupa:
“ag Bibit tanaman..maupun ikan,
b. Pupuk-dan bahan? untuk pemberantasan hama.
“Kredit 'alat2 pertanian dan nelajan.
"Katihan2 yak diantaranja dalam: keradjinan tangan, makanan sehat/tahan lama, penne dan perikan-: talar
= a Rakjat.”
“8: Dalam Bian dan mengintensifkan usaha produktif bahan? sandang-pangan supaja mengikutsertakan
Organisasi2 Wanita jang ada di-desa2 (ter-
=== [PDF page 87] ===
utama wanita tani “dan nelajan) dalam penjelenggaraan latihan kedjuruan.
9. Untuk mengatasi bentjana alam, seperti bandjir, tanah longsor, wabah penjakit dan lain2, supaja Pemerintah mengusahakan setjara intensif pentjegahannja, dengan djalan: membikin waduk2, memperbaiki tanggul?, mengeruk sungai? jang telah padas, menghutankan tanah? gundul, diberikannja obat2an dengan tjuma? kepada Rakjat desa.
10. Pemberian kredit melalui padi centra supaja dilakukan dengan tjara jang mudah, tepat pada waktunja, dan bunga jang ringan.
| 11. Mendesak bantuan Pemerintah untuk mengatasi kesukaran air minum bagi dacrah2 kering terutama daerah2 luar Djawa.
TENTANG PEMBANGUNAN MASIARAKAT DESA (PMD)
1. PMD hendaknja bekerdja sama dengan Organigasi2 Rakjat/Wanita di-desa? dalam usaha mengembangkan swadaja Rakjat, dan usaha? sosial ekonomi jang menguntungkan Rakjat.
2. Soal pembeajaan PMD scharusnja djangan menambah beban Rakjat terutama wanita tani.
TENTANG TRANSMIGRASI
1. Menjetudjui rentjana? transmigrasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan semesta.
9 Dalam melaksanakan rentjana transmigrasi supaja mengikutsertakan Rakjat melalui Organisasi? Rakjat.
3. Hendaknja penjelenggaraan pemindahan para transmigran dari tempat semula sampai ketempat tudjuan diusahakan se-baik?nja dengan djalan:
a. Ditempat penampungan supaja disediakan bangunan?
jang tjukup, terutama jang memenuhi sjarat2 kesehatan.
b. Diadakannja Panitia? penerimaan dan pemberangkatan dimana diikutsertaYan Organisasi? Wanita!
Tani.
Tanah dan alat2 supaja sudah disediakan sebelumnja.
Supaja diadakan extra pengangkutan kereta-api, truk?
dan kapal2, sehingga dapat dihindari terdjadinja penan
87
=== [PDF page 88] ===
tjatutan? dan penderitaan? para transmigran terutama | bagi wanitafanak2, karena terlalu lama menunggu dir.
& Kepada para transmigran jang pergi atas kemauan dan beaja sendiri hendaknja mendapat perhatian dan bantuan jang. sama mengenai alat2 dan perlengkapan perumahannja.
TENTANG KOPERASI
1. Seminar berpendapat, bahwa Organisasi2 Wanita mempunjai kewadjiban untuk mengadakan penerangan setjara merata dikalangan wanita tani tentang pentingnja Koperasi di-desa2.
2. Ikutserta dengan aktif dalam membentuk/mengem-
“ebangkan badan? koperasi seperti:
a. Koperasi kredit (simpan-pindjam),
“bi Koperasi djual-beli (konsumsi ), c. Koperasi produksi (termasuk hasil2 keradjinan tangan “dan industri rumah-tangga), terutama dikalangan wanita tani sedang dengan tidak menutup kemungkinan masuknja wanita tanimiskin dan buruhtani dalam badan koperasi tersebut.
'3. Mengusahakan agar setiap Ranting Gerwani sckurang?nja mempunjai seorang kader koperasi.
Dalam membentuk koperasi? supaja diperhatikan prinsip2 sukarela, demokratis, terbuka, saling menguntungkan
dan dibawah pimpinan jang djudjur.
“&. Mengadakan kursus kader koperasi dan bekerdja
sama dengan Djawatan? jang mempunjai hubungan dengan masalah koperasi.
“5. Mengadakan konferensi? kerdja jang chusus membitjarakan masalah? koperasi, baik jang diselenggarakan
“oleh Gerwani seriditi maupun jang bekerdja sama dengan
“2-6. Mendesak Pemerintah supaja badan? koperasi dan
“usaha? gotong-rojong lainnja jang ada di-desa2 (kerukun- ~ an tani, lembaga2 desa, RT? dan RK?) diutamakan se-
“bagai aparat penjalur dalam distribusi barang2 sandang-
—-pangan, sesuai dengan ketentuan MPRS.
“9 Mendesak Pemerintah supaja meringankan sjarat2
— pensahan koperasi2 jang telah ada di-
=== [PDF page 89] ===
8. Supaja Pemerintah memberikan bantuan kredit kepada badan? koperasi atas dasar langsung, murah, dan mudah dalam arti mengurangi aparat? perantara, sjarat2 tanggungan jang ringan, hantuan kredit jang ringan bunganja dan dengan djangka waktu pengembalian jang tjukup pandjang.
MENINGKATKAN KESEDARAN BERORGANISASI WANITA
TANI DAN MELUASKAN GERAKAN? SOSIAL-EKONOMI,
PENDIDIKAN DAN KEBUDAJAAN
Mengingat bahwa Pembangunan Nasional tidak bisa dilaksanakan tanpa landreform dan demokrasi basi kaum tani, maka Seminar memperkuat pendapat DPP Gecrwani, bahwa tugas membangkitkan wanita tani untuk pelaksanaan tudjuan jang mulia itu adalah tugas dekat Gerwani untuk diamalkan sebagaimana mestinja.
Seminar meletakkan dasar dan memerintji tugas? untuk meningkatkan kescdaran berorganisasi wanita tani dan menekankan pentingnja kader2 Gerwani bekerdja giat, teratur dan lebih keras di-desa2, untuk.memperkuat perdjuangan kaum tani pada umumnja. Dalam hal ini sangat penting peranan organisasi? basis untuk mengembangkan gerakan? sosial, ckonomi, pendidikan dan kebudajaan. '
Berdasarkan hal2 tersebut maka Seminar menjimpulkan:
1. Kenjataan menundjukkan bahwa majoritet wanita desa adalah wanita buruhtani dan wanita tanimiskin jang paling tertindas dan terbelakang, maka crganisasi Gerwani harus bersandar pada golongan tersebut dengan tidak mengurangi perhatiannja kepada wanita tani sedang dan golongan wanita tani lainnja.
9. Dalam mengorganisasi wanita tani perlu dilakukan ber-bagai?2 usaha sebagai berikut:
a. Membantu memetjahkan serta mengatasi kesulitan?
wanita buruhtani dan tanimiskin se-hari?.
b. Meningkatkan taraf kebu''ajaan wanita tani dengan djalan: PBH, menghilangkan rasa rendah diri, memberantas ketachajulan.
59
BEEET LELE ABE PUS sare Se EAE att AR TAREE
ROT
=== [PDF page 90] ===
PUTUSAN DAN SERUAN DPP GERWANI
UNTUK MELAKSANAKAN KESIM-
PULAN SEMINAR NASIONAL
WANITA TANI
'mempdadjari kesimpulan dan mendengar saari Seminar Nasional Wanita Tani, tentang amanat “Presiden Sukarno di Istana Negara mengenai pentingnja kaum wanita mengambil bagian dalam landreform dan membentuk Masjarakat Adil dan Makmur, masjaraat Sosialis Indonesia, maka DPP Gerwani mengambil kesan sebagai berikut:....
cnc an amanat Nan akan Sukarno diii Para peserta seminar di Istana Negara tanggal 19
nuari Tobi sebagai pedoman untuk melaksanakan keseminar serta mewudjudkan sumbangan wanita
ikut serta melaksanakan landreform.
Menjerukan kepada segenap ‘Tjabang dan ang-
Gerwani agar mempeladjari keputusan? Seminar rita Tani terutama Undang? Pokok Agraria No. 5/ “dan UU Bagi Hasil No. 2/1960. Dan mempela- Manipol, Djalannja Revolusi Kita.
ae D.P.P. Gerwani.
PERLUTJUTAN SENDJATA SETJARA TOTAL
bah 5 MENUDJU PERDAMAIAN DUNIA ADALAH
P5 SJARAT MUTLAK UNTUK MENDJAMIN
#3 KEBAHAGIAAN SETIAP KELUARGA TANT
¢ didjatuhkan di Hirosjima dan Nagawias tahon jane lalu, jang telah mengakibatehant}iran ‘setjara total terhadap Rakjat dan penuduk pulau? tersebut hingga kini masih belum hahis pengaruhnja terhadap kehidupan manusia disekitarnja.
Kematian "mendadak, kemandulan, penjakit? jang tak sahkan mendjanekit sebagai akibat sisa? radiasi.
=== [PDF page 91] ===
Penggunaan bom atom dan hydrogen untuk maksud penghantjuran kehidupan manusia oleh kaum tani dan Rakjat Indonesia ditentang se-keras?nja sebagai suatu tindakan jang tidak berperikemanusiaan. Sikap Rakjat ee tersebut dinjatakan dalam Pidato Presiden di
Akan tetapi, walaupun penggunaan dan pertjobaan bom A dan H dikutuk oleh seluruh Rakjat didunia jang tjinta damai, namun kaum imperjalis dan kaum pengandjur perang tidak menghiraukan djeritan perikemanusia-
-an jang berkumandang di-mana?2, bahkan tetap mengadakan pertjobaan bori A dan H diwilajah Asia-Afrika, seperti jang telah dilakukan oleh Perantjis pada beberapa bulan jang lalu di Sahara.
Tuntutan Rakjat untuk menghentikan pertjobaan?
bom A dan H, untuk mengadakan perlutjutan sendjata setjara total, untuk menjelesajkan persoalan? internasional dengan djalan berunding tidak sadja dilakukan di-forum?
nasional, tctapi djuga telah diadjukan di PBB. Pidato Perdana Menteri N.S. Chrustjov di PBB jang baru lalu, jang dengan tegas mengusulkan perlutjutan sendjata setjara. total adalah pernjataan jang disokong oleh setiap Rakjat jang tjinta damai.
Berhubung dengan hal? tersebut diatas, maka Seminar Nasional Wanita Tani jang diselenggarakan oleh Gerwani pada tanggal 17-20 Djanuari 1961 di Djakarta, mengambil kesimpulan, menjerukan kepada segenap wanita untuk mengutuk setiap tindakan jang mempersiapkan peperangan agresif, dan menjerukan kepada Pemerintah untuk memperdjuangkan supaja PBB dapat menerima usul untuk mengadakan perlutjutan sendjata setjara total, umum dan mutlak, supaja tenaga nuclear dipergunakan untuk maksud damai, untuk pembangunan.
Dewan Pimpinan Pusat Gerwani.
Pedan AA
=== [PDF page 92] ===
KESIMPULAN
MEMPERHEBAT “PERDJUANGAN PEMBEBASAN
“ IRIAN- BARAT. BERARTI MEMPERTJEPAT KE- 3
BEBASAN WANITA TANI IRIAN BARAT DARI -
PENINDASAN KOLONIALISME BELANDA
Perdjuangan kaum tani dan Rakjat Indonesia untuk mengembalikan Irian Barat kepangkuan Republik Indonesia jang mendapat sokongan dari kaum tani dan Rakjat diseluruh dunia, belum mentjapai hasil jang diharapkan.
Sebaliknja kaum kolonialis Belanda semakin berkepalabatu dalam mempertahankan kedudukannja sebagai pendjadjah dengan. mengadakan, gerakan? militer dan kekuatari tentaranja- diwilajah Irian Barat.
Dengan bertahannja kaum kolonialis Belanda di Irian Barat, kaum tani terutama kaum wanita tani dan buruh wanita tani menderita matjam2 keganasan dafi pengania-. jaan “dari kaumkolonialis serta penindasan dari tuantanah, sehingga mengalami kehidupan jang sangat menjeage dan berada dalam keadaan jang sangat terbelag.
Rakjat dan Pemerintah Indonesia pada achir tahun 1957 telah melakukan tindakan jang tegas dalam melawan pendjadjahan Belanda di Irian Barat dengan djalan mengambil-alih perusahaan? milik Belanda.
Oleh karena Belanda tetap bersikap kepalabatu, maka
sudah tibalah waktunja sekarang ini bagi Pemerintah -untuk meneruskan tindakan jang tegas dibidang ekonomi, jaitu untuk mengambil-alih perusahaan tjampuran Belanda jang hingga kini masih berlangsung terus.
Kepada segenap kaum wanita tani diserukan supaja lebih mempererat persatuannja dan siap untuk ber-sama?
seluruh Rakjat Indonesia dalam menghadapi perdjuangan Irian Barat, guna pembebasan wanita2 tani dari kaum kolonialis Belanda.
Dewan Pimpinan Pusat Gerwani.
=== [PDF page 93] ===
Penggunaan bom atom dan hydrogen untuk maksud penghantjuran kehidupan manusia oleh kaum tani dan Rakjat Indonesia ditentang se-keras?nja sebagai suatu tindakan jang tidak berperikemanusiaan. Sikap Rakjat ee tersebut dinjatakan dalam Pidato Presiden di
Akan tetapi, walaupun penggunaan dan pertjobaan bom A dan H dikutuk oleh seluruh Rakjat didunia jang tjinta damai, namun kaum imperjalis dan kaum pengandjur perang tidak menghiraukan djeritan perikemanusia-
-an jang berkumandang di-mana?2, bahkan tetap mengadakan pertjobaan bori A dan H diwilajah Asia-Afrika, seperti jang telah dilakukan oleh Perantjis pada beberapa bulan jang lalu di Sahara.
Tuntutan Rakjat untuk menghentikan pertjobaan?
bom A dan H, untuk mengadakan perlutjutan sendjata setjara total, untuk menjelesajkan persoalan? internasional dengan djalan berunding tidak sadja dilakukan di-forum?
nasional, tctapi djuga telah diadjukan di PBB. Pidato Perdana Menteri N.S. Chrustjov di PBB jang baru lalu, jang dengan tegas mengusulkan perlutjutan sendjata setjara. total adalah pernjataan jang disokong oleh setiap Rakjat jang tjinta damai.
Berhubung dengan hal? tersebut diatas, maka Seminar Nasional Wanita Tani jang diselenggarakan oleh Gerwani pada tanggal 17-20 Djanuari 1961 di Djakarta, mengambil kesimpulan, menjerukan kepada segenap wanita untuk mengutuk setiap tindakan jang mempersiapkan peperangan agresif, dan menjerukan kepada Pemerintah untuk memperdjuangkan supaja PBB dapat menerima usul untuk mengadakan perlutjutan sendjata setjara total, umum dan mutlak, supaja tenaga nuclear dipergunakan untuk maksud damai, untuk pembangunan.
Dewan Pimpinan Pusat Gerwani.
Pedan AA