Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00013

Api Kartini No. 2 Th. 1, 1959

Cleaned OCR text (Good (0.909); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === ys mo ba a aed mi Li diraih VA === [PDF page 2] === “API KARTINI Penerbit: Yayasan Melati Matraman Raya 51, Jakarta Terbit sebulan sekali Redaksi: Maasye Siwi, S. Asiyah, Darmini, Paryani Pradono .Penanggungjawad: Maasye Siwi Pembantu?: S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati, Sugiarti Siswadi, Mr. Trees Sunito, Sulami, Rukmi B. Resobowo, Sartini, 'Sulistyowarni, Sutarni, Siti Suratih, Sujinah Ilustrator: W. Nirahuwa Alamat Redaksi: Matraman Raya 51, Jakarta Pilp. + Jtn 753 Alamat: Administrasi: Kramat V/7, Jakarta Tilp.: Gb 4430 Uang Iwsigganan: setahun.......... sea Rp. 37.— 'enam bulan oo. an 19 — tigabulan sees ” 10.— ecerah per eX............. 7 4.— Api Kartini menerima karangan dari luar, dari siapa saja yang menaruh minat. Karangan harus ditik diatas kertas yang tidak timbalbalik, karangan, yang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai dengan perangko. Tarip iklan 1 pagina oo... Rp, 800.— 15 pagina rere. » 400.— 4 pagina..ecorooro » 250— M% pagina or. » 150— Kontrak: 6 x muat, rabat 10% 12 x muat, rabat 155 hal. Surat dari Redaksi............oooooo l Ragas DSRS keeecewes aw woman mena 2 Terbitkan Karya dan Biografi Kartini............ 3 Hari Kanak-kanak Sedunia dan Pekan Kanak Nasional.......oooooooooom 4 Wawancara dengan Karnah........................ 6 Mendidik anak-anak dari 3 sampai 6 tahun penting sebagai dasar pendidikan selanjutnya...........ooooo 8 Apa yang perlu diketahui oleh seorang talon ibi ee 9 Beberapa macam model blus..................... 11 Kunjungan'faisi militer RRT di Indonesia... 12 Bagaimana saudara menerima tamu. dirumah oom mna. 13 Seni-hias rumah... 14 Masak-masakan.....oooocoooWoooo 16 Irian Barat adalah bagian yang tak terpisahkan dari Indonesia.................. 17 Hati wanita Jerman enggan dibelah............ 18 stbiida” —orc.o come o0wee ee nm 20 MIMPI....ccccesccsescsssseeccsesescscecscesescseeeeeueeeees 22 Keterangan gambar kulit muka: Pandangan yang penuh harapan akan haridepannya dari skecil Benny Tobing ini kiranya mendorong setiap ibu fm bapak untuk ikutscrta mengusahakan tetap terpeliharany perdamaian dunin sebagai syarat yang-amat penting bagi pembangunan nasional dl tiap-tiap negeri. Foto: Y. Waworunt' Keterangan gambar kulit belakang: Salah satu adegan dalam film,,Ibunda”. ji kepada Ihunda, bahwa in mulai saat jadl manusia: baik. vel berjat akan mel: Hal. 12 12: Klise Nan Yang Post, === [PDF page 3] === REDAKSI Untuk keduakalinya,,Api Kartini” mengunjungi para pembacanya. Sesuai dengan nama,,Api Kartini" 'itu sendiri yang tak dapat dipisahkan dari cita-cita dan pikiran pelopor pergerakan wanita Indonesia, lagi pula untuk mengenal lebih seksama tabiat dan cita-cita salahseorang pelopor pergerakan nasional kita, kami mengajak para pembaca untuk terus berusaha menggali bahan-bahan yang hingga kini belum diketahui. Tepatlan kiranya apa yang dianjurkan oleh Pramudya Ananta Tur pengarang terkemuka supaya menerbitkan karya dan biografi Kartini. Kami percaya bahwa dimulainya usaha-usaha ini akan-:memberikan sumbangan 'pada kebudayaan nasional kita. Dalam penerbitan No. 2 ini para pembaca kita bawa kembali disekitar peringatan Hari Kanak-kanak Sedunia dan Pekan Kanak-kanak Nasional yang tiap tahunnya diperingati dengan meriah oleh anak-anak kita. Perayaan-perayaan tsb. kecuali.memberikan kegembiraan, juga menanamkan pendidikan perikemanusiaan, persahabatan, cinta tanahair bagi anak-anak kita. Anak-anak membutuhkan kegembiraan seperti juga tanaman membutuhkan sinar matahari. Berhubung akan diadakannya festival Pemuda dan Pelajar Sedunia pada tgl. 26 Juli sampai 4 Agustus 1959 di Wina telah berangkat serombongan delegasi pemuda dan pelajar Indonesia, termasuk Karnah juara Indonesia dan juara ke-III Asian Games lempar lembing puteri yang riwayatnya dapat Sdr. ikuti dalam wawancara kami dalam halaman berikutnya. Dalam ruangan mengenal tanahair kami sajikan Irian Barat, yang merupakan bagian dari Indonesia, yang terus menerus merijadi tuntutan Rakyat Indonesia untuk mengembalikan Irian Barat kewilayah kekuasaan Republik Indonesia dan menjadi salahsatu Program dari Kabinet Kerja sekarang ini. - Untuk memperkenalkan perjuangan wanita dari berbagai negeri, kali ini para pembaca kami ajak untuk mengikuti tulisan sdr. S. Jin mengenai wanita Jerman dimana ia berkesempatan melihat sendiri kota Berlin dalam serba keragamannya. Sebagaimana judulnia hati wanita Jerman enggan terbelah, tujuan Rakyat Jerman termasuk kaum wanitanya yalah untuk mempersatukan tanahairnya. Jerman yang pada saat-saat ini menjadi persoalan hangat dalam dunia dan kini dimana kita wanita Indonesia juga dengan penuh perhatian mengikuti perkembangan konferensi di Jenewa dalam usahanya untuk memecahkan masalah Jerman, agar perdamaian dunia bisa terpelihara. ' Kemudian kami beritahukan bahwa dalam No. 3 yad. kami sediakan ruangan untuk para pembaca guna menyatakan pendapat dan kritik2nya. === [PDF page 4] === "Damairia” Budak Bernyanyi Menyanyilah budak, Suara merdu, semanis madu — Kepadamu dan untukmu dunia ini berbunga dan menghijau. Kalau nanti kau besar, dan tanganmu yang lembut dan putih menjadi kuat dan coklat, Seperti aku kau 'kan dengar Budak kecil bernyanyi menawan hati. Menyanyilah budak, Dunia yang kembang dan berputik ini, Bagimu, dan budak-budak kecil beribu tahun lagi. === [PDF page 5] === Terhiskan Karya Anjuran Pramudya Ananta Tur UMUMNYA Kartini disisihkan kepengarangannya dan ia dikenal oleh umum 'hanya sebagai pendiri sekolah pendidikan untuk wanita dan pejuang bagi emansipasi wanita. Pandangan yg demikian sungguh mengecilkan arti Kartini. Sura#?nya yg berbentuk essay sejauh yg kita kenal memperlihatkan kepada kita bahwa Kartini seorang pemikir Indonesia per-tama-tama yang mempunyai dasar filsafat yang kuat, yang melalui kejadian-kejadian ia mencari sebabnya yg paling mula, mencari akar dan benihnya. Dan dari benih dan akar yang ditemukannya ini ia tumbuhkan suatu tetumbuhan baru yg bernilai kultural-modern, yang memenuhi tantangan jamannya, yang mana utk melaksanakan dia turun dari kursi filsofnya dan memasuki dunia perjuangan. Ini diterangkan oleh pengarang terkemuka Prambedya Ananta Tur dlm peringatan 20 Mei yg diselenggarakan oleh Lembaga Kebudayaan Rakyat, di Jakarta, dan Biografi Kartini Kartini: seorang pejuang yang gagahberani, yang mengenal taktik dan mengenal strategi perjuangan, kata Pram selanjutnya. Kartini pernah menulis yang mengutuk penjajahan yang terjadi di Afrika oleh Inggeris.. Kartini adalah pelopor yang melahirkan azas-azas baru, ibu dari Hari Kebangkitan Nasional yang menciptakan dunia kita sekarang ini baik dalam lapangan politik, kebudayaan, ekonomi, moral dan mental. Perlu diterbitkan karya-karya oleh dan tentang Kartini: Pertama: Stig Habis Gelap Terbitlah Terang, dalam keadaan selengkap mungkin, ditambah dengan surat-surat nya yang dibuat. untuk saudara?nya, ayah, dll. yg bersifat lebih intim 'dan bergelora. — Kedua: | Karangan?nya yang diterbitkan ditiap majalah Ketiga: Biografinya. === [PDF page 6] === Hari Kanak: Sedunia | Juni Semua anak-anak didunia tidak memandang warna kulit ingin hidup gembira, sehat badannya, hidup dalam alam yang damai dan bersahabat satu dengan lainnya Pada tgl. 1 Juni yang baru Ialu, kita telah merayakan Hari Anak-anak Sedunia. Tgl. 1 Juli' kila me rayakan Pekan Anax-anax Nasional Meskipun ada jarak sebulan anta ra kedua hari bagi Anak-anak kita itu, tetapi jarak ini tidak ada artinya untuk kepentingan anak-anak kil se mua. Baik 1 Juni, maupun 1, 2,3, Juli merupakan Satu Hari Anak-anak., karena kedua peristiwa yang kita rayakan itu, pertama-tama adalah untuk anak-anak kita juga. 1 Juni dan 1,2,3, Jul! harus sa ling mengisi. Keadaan dunia seka rang Sudah sedemikian rupa, sehing ga kediadian-kediadian dunia berpengaruh na da tiap-tiap bangsa dan negara. Sebalik nya kejadian-kejadian pada suatu bangsa dan negara banyak pula pengaruh nya terhadap situasi internaslonal. Kesedlahteraan manusia, khusus nia anak-anak kita. Yaitu dunya-masa depan, tidak saja tergantung kepa da bangsa, tetapi juga tergantung pada situasi Internasional. Itulah sebabnya dalam rangka Pekan Anak-anak Nasional seka rang ini, kami harapkan akan memberikan Setitik sumbangan ba gi kesejahteraan anak-anak kita diselu ruh dunya pula. Apabila setiap bang sa dapat menilai pentingnya pembinaan anak-anak-nya, maka inl akan me: rupakan sumbangan penting bagi xe bahagiaan anak-anak kita. Terjamin nyo masa depan anak-anak kita merupa kan jaminan pula bagi terpelihara nya kesejahteraan dunia, Sebab, apa yang kita kerjakan sekarang ‘ind adalah untuk emak-emak kita dihari depan juga. Taman Kanak? Melati Mojokerto === [PDF page 7] === foto: Kempen Tari tempurung oleh murid-murid Sekolah Taman Kanak? Kenanga Jl. Halmahera Jakarta 5 foto: Kempen dan Pekan Kanak.” Nasional Berbicara tentang pembinaan. anak-anak kita, adalah berbicara ten tang pendidikannya, tentang kese hatannya, tentang keselamatannya! Dalam keadaan seperti dewasa ini, tanggungjawab. keluarga terutama seorang Ibu terhadap anaknya, sungguh tidak boleh: dikatakan ringan. Pada Hari Anak-anak-lah kita menumpahkan kasihsayang dan tanggungjawab kita kepada. anak-anak Kita, 1 Juni dan 1,2,3, Juli, berbeda tgl dan wakilunya, tetapi 'satu jua’ tujuannya. Menjamin. rkesejahtera an dan perlindungan bagi: anak-anak kilta, merupaxan jaminan bagi. hari depan yang gemilang pula. TETAS EAE IY EES TES nN TS ee Mee Tari payung oleh STK Kenanga pada Pekan Kanak? Nasional Arak2an merayakan Hari Kanak-kanak Sedunia di Jakarta === [PDF page 8] === akan berlangsungnya Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia pada tgl. 26 Juli sampai 4 Agustus 1959 ber- Berkenaan dengan tempat di Wina-Austria, redaksi Api Kartini telah berusaha menemui Sdr. Karnah, juara Indonesia dan juara ke-3 Asian Games untuk lempar lembing. pas Wawancara dengan; KARNAH Harapannya: di Festival Pemuda Sedunia belajar dari bangsa-bangsa lain yang telah maju untuk disumba ngkan pada tanah air Maka kemudian dibawalah kami ikutserta sejenak menge- ‘y nangkan desanya yang terletak 40 Km dari Ciamis, dan mengenangkan Ibu Bapaknya beserta 5 saudaranya yang sekarang ia tinggalkan untuk sekali lagi memberi sumbangannya guna keharuman nama nusa dan bangsa diuarnegeri. »Sebenarnya agak berat saya tinggalkan keluarga kali ini”, kata Karnah. ”Sebabnya, yalah karena hidup makin sukar. Bapak Ibu terlalu banyak mengeluarkan ongkos bagi pemeliharaan dan pendidikan kami anak2nya. Maklumlah, ayah hanya seorang tani, dan bahkan belakangan ini, dimana ongkos hidup makin meningkat, terpaksa juga menggadai- “kan beberapa bidang sawahnya Si. Karnah menjadi salah satu anggota puteri delegasi Indonesia ke Festival tersebut, yg akan turut menjunjung tinggi dan mengharumkan nama tanahair kita Indonesia di Wina, oleh karenanya redaksi telah memilih Sdr. Karnah untuk mengisi ruangan tokoh-tokoh wanita kali ini, sebagai seorang tokoh wanita Indonesia dilapangan sport. »Tentunya saya bersedia memberi beberapa keterangan atas pertanyaan Ibu dari Redaksi Api Kartini, asalkan jangan ditanya mengenai soal politik, kata Karnah, ketika kami menemuinya di Gedung Pemuda, sesaat sebelum, delegasi Indonesia berangkat ke Wina pada tgl. 12 Juni ybl. »Baiklah, dijawab kami,,,memang yang per-tama-tama ingin kami tanyakan adalah tentang keluarga nak Karnah dan bagaimana nak Karnah sampai tertarik kepada cabang olahraga atletik. | lagi.” Berbicara selanjutnya tentang bagaimana sampai ia mencapai tingkat kemampuan dalam atletik seperti sekarang ini, Karnah berkata bahwa menurut pendapatnya, kemungkinan bakat berolahraga telah diwariskan kepadanya oleh kakek ayahnya yang sangat gemar dan tangkas dalam hal berburu dengan tombak dijaman dulu, dan juga oleh ayahnya sendiri yang gemar sepakbola. Begitulah maka Karnah sendiri juga semenjak' klas 3 Sekolah Rakyat sudah gemar sekali akan olahraga dan sudah tangkas dalam lari cepat. Ketika ia duduk di klas 4 S.R, ia telah ikut terpilih dalam team kasti untuk mengikuti pertandingan-pertandingan antar sekolah Priangan Timur dan ketika ia duduk di kl. 5, iapun ikut serta dalam team Ciamis yang merebut juara Jawa Barat dalam pertandingan yang dilangsungkan di Bogor. Karnah sesungguhnya tangkas dalam banyak segi olahraga, seperti loncat tinggi, loncat jauh, lari, tolak peluru dan pula dalam permainan-permainan bolakranjang, volley-ball dan rounders. »Bagaimana perasaan nak Kar. nah dengan terpilihnya dalam delegasi Indonesia untuk ke Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia di Wina dan apakah harapan? nak Karnah dalam hubungan dengan Festival ini?” kami tanyakan selanjutnya. »Oh, dengan spontan dan de: ngan hati terbuka saya menerima undangan untuk ikut serta, karena ini merupakan suatu kesem patan untuk menambah ilmu pe ngetahuan, terutama saya bermaksud untuk mencari tehnik? dan teori-teori olahraga bangsa-bangsa lain yang telah maju, guna saya sumbangkan bagi perkembangan dunia keolahragaan di Indonesia", »Dan bagaimana pula pendapat nak Karnah tentang Festival itu sendiri?” ' “Seperti sudah saya katakan tadi, bahwa dengan hati terbuka saya menerima undangannya, karena Festival Pemuda dan Pela: jar Sedunia bertujuan mem: pererat tali persaudaraan antara bangsa-bangsa dan negara-negara, yang selat: jutnya berarti memperkuat per: damaian dunia.” Dari membicarakan Festival, percakapan dengan Karnah ke mudian beralih ke-soal-soal lain, at: taranya tentang wanita dan olah Faga. Dengan tegas Karnah menge mukakan pendapatnya bahwa berolahraga bagi wanitapun ada lah sangat perlu dan penting ba: gi kesehatan tubuhnya. Karnal juga menyinggung beberap4 === [PDF page 9] === pendapat yang dirasakannya tidak tepat dalam hubungan dengan kesusilaan dalam berolahraga. Ka tanya masih saja ada pendapat-pendapat yang merupakan halangan-halangan yang tidak beralasan bagi kaum wanita untuk berolahraga, umpama saja yang sering masih dipersoalkan yalah pakaian berolahraga yang terdiri dari celana pendek (short). Kritik-kritik yang dilancarkan kepada pakaian olahraga semacam ini, yang disamaratakan dengan kritik-kritik terhadap hal-hal umpamanya dalam modeshow yang kadang-kadang memang melanggar kesusilaan, adalah sungguh tidak pada tempatnya, kata Karnah. Olahraga harus dipisahkan dari kritik-kritik seperti terhadap soal Miss Indonesia. "Mengapa, tanya Karnah dengan tajamnya, golongan-golongan yang biasanya suka melancarkan kritik2an yang kurang tepat ini, tidak mengritik film-film cabul, padahal apa faedah, apa yang bisa ditiru dari film-film demikian itu?” ”Dan bagaimanakah pendapat nak Karnah”, kami tanyakan lagi, "tentang wanita-wanita kita yang berbakat dalam olahraga, tetapi sesudah mereka berumahtangga, tidak lagi meneruskan pengembangan bakatnya itu.?” Delegas! Indonesia pada Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia ke VI di Moskow th, 1957 Saya berpendapat. kata Karnah, bahwa kawin dan berumahtangga bukanlah halangan untuk meneruskan berolahraga, apalagi kalau bakatnya terletak dilapangan ini. Mereka yang berbakat, Karnah menekankan, ha-" rus menganggap itu sebagai bakti kepada nusa dan bangsa. Sebab itu, katanya, seorang sportswoman yang sesudah kawin berhenti menjadi sportswoman, adalah sesungguhnya onsportif, dan tidak bert-cita-cita tinggi. Di-lain-lain negeripun, ada wanita yang beranak empat orang, masih juga meneruskan bakatnya dalam berolahraga, karena ini memang adalah untuk kepentingan bangsa”. Achirnya, percakapan dengan Karnah berkisar kepada Asian Games yad., yang akan dilangsungkan ditanahair kita. Disini Karnah pannya untuk ikutserta mencari dan mendidik bibit-bibit guna berbagai cabang olahraga. "Kalau kita di Indonesia mendapat kehormatan menyelenggarakan Asian Games dinegeri kita, kitapun sendiri harus keluar dengan olahragawan-olahragawan yang tangkas dam bermutu dalam berbagai cabang olahraga. menyatakan kesanggu- Hanya sayang sekali, kata Karnah, dalam hubungan ini dan dalam hubungan berolahraga pada umumnya, perhatian yang berwajib masih dirasakan kurang sekali. Sebenarnya sudah banyak yang berhasrat besar dan pula berbakat. Oleh karenanya Karnah juga menyatakan harapannya yang sangat, bahwa bapakbapak kita dipemerintahan akan lebih banyak lagi memperhatikan perkembangan olahraga ditanahair kita, bukan saja mengingat Asian Games yad. tetapi juga dan terutama, karena pengembangan olahraga bagi Rakyat kita bisa membantu mengembangkan kesehatan tubuh dan seterusnya menambah dayajuangnya guna kemajuan negeri kita. Demikianlah percakapan kami dengan Karnah yang dalam Festival Pemuda dan Pelajar di Wina akan ikutserta dalam nomer-nomer lempar lembing, tolak peluru dan lari 100 M. Dan kami yakin bahwa Sdr. Karnah pasti akan berhatsil menjunjung tinggi martabat dan nama bangsa serta tanahair kita. Selamat bertanding, Sdr. Karnah | === [PDF page 10] === NASEHAT UNTUK PARA IBU Mendidik anak-anak dari 3 sampai 6 tahun henting sebagai daiar pendidikan selanjutnya ZAMAN,,maharaja-diraja”, kleutertiyd, masa melagak, congkak, tukang tanya, adalah masa yang paling,,gevulig”, masa mudah terpengaruh bagi anak. Masa inilah masa yang penting diperhatikan oleh orangtua dengan seksama. Zaman ini disebut juga: waktu pubertet pertama. Pada masa inilah si-anak mengalami krisis,,berontak”, | 1 Pada masa ini anak telah menjadi,,manusia”, sesuatu makhluk yang cukup sifat2nya. Ia telah dapat memindah-mindahkan segala perkakas permainannya sendiri, membuka pintu sendiri, memutar dan menutup kraan air sendiri, memakan dengan sendok sendiri, mengerti sesuatu larangan dan mengerjakan sesuatu perintah...... ia,,semuanya bisa mengerjakan sendiri” tanpa pertolongan orang lain...... Itulah sebabnya ia selalu bentrokan dengan ibunya, seolah-olah ia mengatakan: tanpa kau akupun hidup | Dan pada masa ini pulalah anak mudah dan lekas rnenerima,,cap” (didikan) dariluar. Apakah yang menjadi dasar pendidikan anak, ialah cinta kasih dan sayang dalam keluarga..... karena itu kaum bapak dan ibu: Janganlah bertengkar, berbantahan sengit dan lain didepan anak. Kalau ada yang perlu dibicarakan atau ada salah faham diantara suami-isteri, bicarakan didalam kamar atau ditempat yang berjauhan dengan sang anak. Perkataan kasar dan sebagainya janganlah sekali-kali anak mendengarnya. Janganlah membohong, mencaci dan sebagainya didepan anak, dengan pendek, udara yang menyelimuti anak harus yang penuh dengan rasa kasihsayang. Sangkaan orangtua. BERHUBUNG dengan kenakalan dan perbuatan si-anak sebagai berikut ini, banyaklah orang yang menyangka bahwa: a. anak kejam: sebab, ia memotong-motong, mengoyak dan merobek sayap capung, rama? dan sebagainya. b. anak suka mencuri: karena ia mengambil barang permainan temannya atau saudaranya, sedang ia sendiri sudah mempunyainya. c. anak itu rakus: sebab ia tak mau berhenti makan, makanan yang ia sukai. d. anak itu cemburu: karena tidak membalekkan adiknya didukung atau digendong oleh ibunya. Bagaimanakah sangkaan orangtua ini dipandang dari kacamata si anak? Sangkaan ini tidak boleh dikatakan salah sama sekali, ada betulnya juga — akan tetapi hanya 1 a 2 persen. Si-anak juga tidak 100%,,suci”, uda sedikit benih,,kejahatan” yang sudah mempengaruhi tabiat...... tetapi ini bukan daa belum ada alasan bagi orangtua untuk mengatakan bahwa anaknya itu mempunyai,,Gasar jahat”, sebagai tersebut diatas, sebab semua perbuatan yang dilakukan oleh si anak tadi ada,,diluar” keinsyafannya, dengan pendek: Kekejaman, kesukaan mengambil, kerakusan dan tabiat cemburu tadi bagi perasaan si anak sekali-kali tidak hanya menguntungkan dirinya saja, bahkan juga untuk menyenangkan bagi siapa saja yang mengetahui dan melihatnya. Anak memotong-motong, mengoyak dan mero: bek sayap capung itu sebab ia mau mengetahui lebih lanjut bagaimana duduk perkara hal capung dengan sayap tadi. Apakah hanya dilengketkan ataukah dijahit semacam kalau ibunyi menjahit celana-monyetnya, ataukah dilem dan sebagainya. Disini nampak pada kita, bahwa anak (Bersambung ke hal 15) === [PDF page 11] === -RUANG KESEHATAN Apa yang perlu diketahui oleh seorang calon ibu PENGANTAR KATA: Para pembaca yang budiman, Mengenai kesehatan Rakyat, khususnya kesehatan wanita, masih terlampau sedikit terdapat penerangan, bahkan di daerah-daerah yang masih terbelakang dirasa tabu atau pantang untuk membicarakan hal-hal yang mengenay kesehatan wanita, Usaha memajukan wanyta Indonesia tidaklah terpisahkan daripada membebaskan nya dary pandangan yg kolot ini. Berhubung dengan itu,Redaksi bermaksud menyajikan karangan-karangan, populer yang mudah2an dapat di-ikuti oleh para Ibu dan calon Ibu. Kamy mengharap kritik-kritik supaya lebih baik terlaksana tujuan dari rubrik ini Jika ada hal-hal yang dirasa memerlukan penjelasan yang lebih jauh, harap jajukan pertanyaan secara tertulis. Semoga usaha yang sangat kecil ini bisa berguna bagi kesejahteraan Rakyat kita, terutama bagi kesejahteraan para wanita kita. Jika kita berbicara tentang kebidanan, yang dimaksud yalah hal-hal mengenai kandungan, persalinan dan nifas. Mengenai ini banyak yang harus diperhatikan oleh wanita yang bersangkutan. Didalam tulisan ini akan diusahakan hal-hal apa yang terutama harus diperhatikan. Kali ini kita belum langsung pada persoalan itu, tetapi terlebih dulu mengetahui sedikit tentang dua hal, yaitu masalah haid dan sel telur. Ke-dua2nya mempunyai -hubungan yang erat sekali dengan proses kandungan. Wanita yang sudah dewasa, yang kesehatannya tidak terganggu, jika tidak mengandung akan mendapat,,kain kotor” sekali dalam sebulan. Kejadian ini disebut haid atau menstruasi. Pada umur berapa tahun mulai seorang wanita mendapat haid itu, — biasanya jika ia sudah berusia 13-15 tahun. Datangnya haid itu adalah sekaligus pertanda, bahwa wanita itu menjadi akil balig. Sampai berapa lama seorang wanita terus mendapat haid? Jika umur wanita sudah lanjut, yaitu antara 45-50 tahun, maka haid itupun akan berhenti, yang dinamakan mati-haid. Sebelum sampai pada masa mati-haid, ini, pada tahun-tahun terakhir datangnya haid itu sudah tidak lagi teratur, sudah semakin.kurang untuk akhirnya menghilang.sama sekali. Kedatangan haid itu, kadang-kadang berlangsung dengan disertai rasa sakit pada.perut.bagian bawah, dan juga bisa dengan sakit-sakit pegal dibagian pinggang. Kejadian ini tidaklah sesuatu yang ae eae, itu adalah sesuatu yang normal. . Sewaktu haid, maka keluarlah darah. Dari mana asalnya darah ini? Darah ini keluar dari selaput dinding rahim (peranakan). Selaput dinding rahim ini setiap bulan mengalami perobahan-perobahan yang sifatnya sama, perobahan-perobahan yang sifatnya sama tiap bulan ini dinamakan suatu cyclvs, — artinya, selaput dinding rahim itu setiap bulan mengalami suatu cyclus. Jika diperiksa lebih mendalam, ternyata bahwa haid itu setenarnya bukanlah suatu kejadian yang berlangsung secara tersendiri didalam rahim, melainkan ia 'terjadi karena terdapat pengaruh tertentu dati indung telur terhadap keseluruhan “selaput dinding rahim. eee Apakah indung telur itu? Ya adalah suatu klenjar (klier) yang letaknya berdekatan pada rahim tadi. Didalam indung telur ini terdapat ribuan sel telur, tetapi baru sesudah si wanita dalam masa akil balig, bisa terjadi kematangan dari sel-sel telur yang terdapat didalam indung telur. Kematangan sel telur itu terjadi sebulan sekali, artinya tiap bulan indung telur mengeluarkan sebuah sel telur yang matang. Proses kematangan sel telur ini juga membawa perobahan-perobahan pada indung telur. Kecuali sel telur yang matang dikeluarkan oleh indung telur, ia juga mengeluarkan zat (hormon). Zat yang dikeluarkan ini adalah penting sebab ia sangat mempengaruhi bekerjanya rahim yang sudah kita kenal tadi. Sel telur yang sudah matang tadi, setelah dikeluarkan oleh indung telur terlebih dulu memasuki'saluran telur (tuba). Disebabkan banyak-banyak hal sel telur tadi akan bergerak lebih dalam di tuba itu dan akhir: nya mendekati dan masuk kedalam rahim. Apa === [PDF page 12] === yang selanjutnya terjadi dengan sel telur ini, adalah tergantung pada keadaan wanita itu. Pada wanita yang belum kawin atau tidak bersuami, maka sel telur itu akan keluar dan terbuang bersama haid sesudah tinggal beberapa waktu didalam rahim. Pada wanita yang bersuami, mungkin bisa mengandung (bevrtikhting). Olah © sebab apa? Oleh sebab sel telur yang matang tadi, ketika ia masih berada dalam tuba, bertemu dengan sel mani (sperma). Maka mengandunglah wanita ' itu, Jika hal ini terjadi, maka sel telur dan sperma itu merupakan satu kesatuan yang baru ini selanjutnya disebut telur (atau telur yang dihamilkan). Sebelum kita lanjutkan tentang kelanjutan. proses mengandung ' itu, marilah terlebih dahulu kita periksa lebih jauh tentang haid. Seperti sudah diterangkan diatas,keluarnya haid bukg#hlah suatu kejadian atau suatu proses yang berlangsung secara tersendiri didalam ra-. him, melainkan erat hubungannya dengan pengaruh dari indung telur terhadap.rahim. Perobahan. apakah yang sebenarrya dialami oleh rahim itu'? Sebelum indung telur mengeluarkan sebuah sel telur yang matang, sudah didahului dengan mengeluarkan zat, zat ini mempunyai suatu sifat tertentu, yaitu membikin selaput dinding. rahim menjadi tebal. Hal ini mempunyai arti yang penting. Proses mempertebal selaput itu merupakan suatu persiapan untuk menerima dan menempatkan sel telur yang mungkin menyebabkan siwanita mengandung. Tetapi jika ini tidak terjadi, maka zat tadi itupun tidak lagi terus mempengaruhi selaput, sehingga selaput itu menjadi mati, dan akhirnya terkupas dari dinding rahim. Hal ini menimbulkan luka-luka pada selaput dinding rahim yang disertai perdarahan (bluding). Peristiwa keluarnya darah inilah yang kita namakan haid. yang berlangsung kira-kira 5-7 hari..Proses ini terjadi ber-ulang-ulang tiap bulan pada wanita dewasa dan tidak hamil. Mengenai masalah haid, sekarang sudah jelas. Sekarang sampailah kita pada persoalan bagaimana wanita bisa mengandung. Kapan terjadinya? Untuk memungkinkan seorang wanita mengandung, harus terdapat: pertama: sel telur dari wanita: kedua: sel mani “(dari lelaki): ketiga: pertemuan antara sel mani. telur dan sel Seperti diterangkan diatas, pertemuan itu biasanya tefjadi diuaiam saiuran tuba. Selanjutnya kedua sel tadi berobah inenjadi satu kesatuan, menjadi satu badan yang disebut telur, Telur itu karena beberapa hal terdorong lebih dalam masuk dalam tuba dan selanjutnya menuju rahim untuk selanjutnya menetap ditempat itu, sedang tempat itu seperti diterangkan diatas sebelumnya sudah dipersiapkan untuk menerimanya, bila mengandung. 10 Telur inilah selanjutnya, sesudah k.“1. 49 minggu lamanya, dengan melalui proses peroba. han akan dilahirkan sebagai bayi. Didalam tulisan yang akan datang, kita akan mengikuti proses pertumbuhan bayi didalam kan. dungan. (oleh: ny. Siti Suratih Hutapea), Petunjuk keperluan sehari-hari Obat-obatan sebaiknya ditaruh ditempat yang tidak panas. Selalu dikontrol dan obat-obatan yang sudah lama tidak terpakai dibuang saja. Doos untuk tablet, atau obat-obatan lainnya, tempat untuk salep, botol-botol supaya ditutup rapat. Obat dalam supaya diberi tanda tersendiri, se- Tungga tidak keliru 'pemakaiannya dengan -obal uar Dalam menggunakan obat-obatan seharusnya dengan resep dokter. Kapas supaya selalu rapat membungkusnya, demikian juga perban. Kulit terbakar oleh api, air mendidih, besi yang panas. amoniak, zoutzuur atau zwavelzuur dsb: nya bila membahayakan harus segera minta per tolongan dokter. Jika tidak membahayakan misalnya jari ta ngan atau kaki yang kena diberi vaselin. === [PDF page 13] === Beberapa: | wes macam ( pinidincttthesy madel blus Dibawah ini kami sajikan beberapa model blus dimana saudara-saudara dapat memilih sendiri.: Di tengah-tengah adalah pola dasarnya yang diambil hanya sampai batas pinggang saja, sebab panjangnya blus dapat saudara-saudara buat menurut ukuran masing-masing. Mengukurnya dari pinggang sampai berapa panjang yang saudara inginkan. Dan pada tiap model dicantumkan pula bagaimana cara merobahnya dan memotongnya. Pada lebarnya bahu saudara boleh menambah 3 cm buat kupnad. (lihat contoh). Silahkan mencoba! === [PDF page 14] === Kunjungan misi militer RRI di Indonesia Para artis Indonesia disamping bergerak dilapangan kesenian juga menunjukkan keramahan dan persahabatannya terhadap tamu-tamu luarnegeri yang mengunjungi Indonesia seperti yang tampak dalam gambar sewaktu menerima misi militer RRT yang diketuai Jendral Yang. Sebagai kenang-kenangan kun iyungan Jendral Yang dengan rombongan, kaum wanita Indonesia tidak ketinggalan menyampaikan souvenir-souvenir sebagai tanda persahabatan kepada tamu-tamu yang ramahtamah tsb. Indonesia yang terkenal dengan beraneka macam buah-buahan sepanjang musim menghidang kan pada tamu-tamu RRT yang bersahabat buah durian yang lezat rasanya. === [PDF page 15] === TIDAK jarang tamu datang se-konyong-konyong kerumah kita, tetapi adapula kalanya tamu yang akan datang itu memberitahu lebih dahulu. Tetapi, kcbanyakan, mereka itu datang secara mendadak, dan ini adalah satu hal yang biasa bagi kita di Indonesia, Sekalipun mereka itu datangnya tanpa memberitahukan terlebih dahulu, dengan senang hati kita menerimanya. Keramahan yang spontan adalah sifat khusus yang dimiliki bangsa.kita. Malahan sedapat mungkin kita sajikan sekedar minuman dan kuweh-kuweh. Sahabat-sahabat kita dan saudara-saudara kita sendiri dapat kita anggap sebagai tamu-tamu yang tidak resmi. Lain halnya dengan tamu-tamu resmi. Yaitu — mereka yang sengaja kita undang untuk menghadliri jamuan makan dirumah, misalnya pada hari perayaan ulang tahun anak kita, atau pertemuan sederhana untuk menghormat keberangkatan saudara yang hendak keluarnegeri, pada waktu arisan dsb. Juga mereka yang datangnya dengan memberitahukan lebih dahulu, dapat kita anggap sebagai tamu resmi. Apakah yang perlu kita perhatikan benar? apabila kita menerima tamu baik yang resmi maupun yang tidak resmi? Per-tama-tama adalah pakaian kita! Sopan santun mengajarkan pada kita, supaya jangan kita memakai baju-rumah atau baju-tidur kalau sedang menerima tamu. Jadi, jangan se-kali-kali menerima tamu dengan memakai house-coat atau piyama karena dengan demikian, se-olah-olah kita tidak menghormat tamu kita, walaupun itu sahabat kita. Sebaliknya, kalau kita sedang memakai bajurumah atau baju-tidur, kemudian tiba-tiba ada Bagaimana saudara menerima tamu dirumah tamu, kita minta idzin sebentar untuk menukar pakaian. Tidak perlu pakaian yang bagus, tetapi cukup dengan yang bersih, sederhana dan tidak koyak. | Samahalnya kalau kita sedang mengadakan jamuan-makan-sederhana dirumah. Janganlah nyonya rumah se-kali-kali berpakaian yang lebih bagus dan lebih mewah dari tamunya. Perhiasan hendaknya dipilih yang sederhana tetapi yang sesuai. Kalau nyonya rumah memakai kain kebaya, sebaiknya tidak usah mengenakan selendang atau tas, dan juga jangan mendaknya memaxai siop yang haknya tinggi. Iyukup kiranya jika memakai kelom-geulis atau sandal yang sederhana tetapi indah bentuknya. Cara berpakaian yang serba menyolok perlu kita hindari. 5 Apabila Sdr. memiliki ber-macam-macam perhiasan, misalnya emas, intan, berlian, perak dsb. baiklah kalau diatur cara memakainya. Cara mengenakan perhiasan yang,,rame” dan campur aduk hanya menunjukkan sifat seseorang yang tidak mempunyai,,selera”. Perhiasan emas, intan dan berlian sebenarnya paling cocok untuk kain dan kebaya. Apabila Sdr. memakai gaun, dapat juga mengenakan perhiasan emas, tetapi misalnya hanya giwang saja, atau paling banyak giwang dan gelang. Kembali kepada cara menerima tamu, percakapan adalah soal yang tidak kurang pentingnia daripada cara kita berpakaian. Sebagai nyonya rumah, kita harus dapat ber-cakap-cakap dengan semua tamu kita, mengerti pembicaraannya dan dapat mendengarkan percakapan-percakapan tamu kita. Mungkin pada permulaannya agak kaku, tetapi baiklah Sdr. coba. 21 Arie \ === [PDF page 16] === Sent-hias humah Achir-achir ini kelihatan, bahwa soal mengatur, menghias rumah (home decoration) makin mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Hal ini menggembirakan sebab seperti pakaian seseorang dapat menjadi ukuran bagaimana watak, selera, cara berfikir, pendeknya bagaimana kepribadian sipemakai, pula cara mengatur rumah merupakan ukuran terhadap kepribadian sipenghuni. Satu hal yang sudah terang, bahwa makin teraturnya susunan rumah, makin semaraklah suasananya bagi si penghuni maupun bagi.tamu-tamu yang datang. Walaupun pengertian tentang faedahnya dan keharusan mengatur rumah secara estetis telah makin meluas dikalangan bangsa Indonesia, masih juga sering timbul salah faham. Salah faham yang pertama yang banyak terdapat ialah seolaholah home-decoration itu sesuatu hobby bagi kalangan atas yang memang tidak mempunyai kerja lain daripada memikirkan kesenangan hidup. Salah faham yang kedua ialah bahwa home decoration adalah sesuatu yang diluar batas kemampuan sikecil sebab mereka mengira, bahwa hal yang demikian itu memakan beaya banyak, Salah faham yang ketiga adalah mereka yang menganggap tidak perlu pada home decoration, karena tidak mengerti arti sesungguhnya dari rumahtangga. Padahal, semua orang menginginkan kehidupan yang bahagia, yaitu kehidupan antara suami-istri yang bersuasanakan kerukunan, keserasian 'dan kedamaian. Home decoration adalah satu diantara banyak cara yang dapat menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan perkawinan. Semua suami-istri berkepentingan: memikirkan bagaimana membikin perkawinan mereka suatu sukses. Rumah yang tidak teratur, yang tidak terpelihara dengan baik, yang susunan perabot-rumah-tangganya (meubels) berantakan, dapat menimbulkan kejengkelan-kejengkelan banyak dan bisa menambah, walaupun secara tidak sadar —, terhadap alasan? banyak yang biasanya mengakibatkan gagalnya suatu perkawinan. Rumah bukanlah suatu hotel yang tidak ber-kepribadian, bukan merupakan tempatmakan dan tidur saja tetapi merupakan tempat dimana dua-pertiga daripada hidup perkawinan dihabiskan. Mengatur rumah secara selaras dan penuh selera untuk sipenghuni tidak usah memakan ongkos banyak dan tidak perlu diciptakan sekaligus. T'yara terbaik mengatur rumah, menghias pn na Dengan batu merah dan papan-papan bekas peti dap, takan pojok ruangan yang menarik rumah, adalah dari sedikit demi sedikit, dapat dirobah. dan ditambah setiap kali, Orang tidak selalu ingin makan nasi putih, Nasi kuning merupakan perobahan yang sangat disenangi, Jadi, cara menyusun rumah bukan sesuatu yang tetap dan abadi. Home decoration sesungguhnya tidak mahal, Bahan-bahan un. tuk menghias rumah cukup sekali di Indonesia, murah dan berlimpah-limpah. Malahan banyak ahli home decoration j Amerika maupun Eropa mempergunakan bahan dari negeri-negeri semacam Indonesia: bambu, rotan dan kayu2an. Ada pepatah bahasa Latin yang berbunyi: "De gustibus non est disputandum.” Yakni, selera tak dapat diperdebatkan. Artinya — sekian banyak manusia, sekian banyak macam pendapat dan selera. Ada rumah yang mempergunakan mebel yang bagus, mebel staal “tetapi lampu tidak mempergunakan kap. Ada pula, yang misalnya mempergunakan dres soir gaya Raffles dengan mem pergunakan lampu telebuis. Tentu "de gustibus non est disputandum”’. Walaupun demikian, ada be berapa garis yang perlu diperha tikan oleh mereka yang ingis menjadikan rumahnya menjadi "istana" -nya. Yang terutama ha- (Bersambung ke hal 15) === [PDF page 17] === (Sambungan dari hal 14). rus diperhatikan, bahwa ukuran? dan bentuk mebel yang hendak disusun sebaiknya sesuai dengan ukuran kamar. Jika ukuran kamar misalnya 3 x 4, suatu buffet yang dua meter panjangnya, tidak cocok. Untuk ruangan-ruangan kecil sebaiknya kita mempergunakan mebel-mebel yang berukuran kecil, sehingga ruangan yang sempit tidak kelihatan lebih sempit. Jika ruangan panjang sekali, kita- melintangi ruangan itu dengan mebel yang panjang sehingga panjangnya rumah dipatahkan.karenanya. - ' Salah satu patokan yang amat penting dalam mengatur rumah adalah membikin "pusat perhatian” terlebih dahulu. Satu tempat, bisa sudut, bisa tembok atau dinding yang panjang harus dijadikan. pusat disekitar. 'mana perabot rumah dll, diatur. Dari pusat 'inilah tergantung susunan ruangan selanjutnya,. Le Pusat: perhatian.ini. dengan gampang. dicari. jika sebelum mulai mendekorasi membikin skets ruangan. terlebih. dahulu. 'Sesudah skets dibikin dan pusat ditentukan, tinggal. mengisi runekankan bagusnya serta harmonisnya pusat perhatian. Jika calon skets dekorator rumah merasa agak bingung tentang kemampuannya dan selera menyusun rumah, sebaiknya ia melihat, dulu toko-toko yang memang khusus bekerja untuk dekorasi rumah, Tidak usah. membeli apa?, hanya melihat dan menca-,tat. Tentu, tidak, baik untuk menjiplak apa yang dilihat dalam etalage toko.tsb., tetapi, ambillah pelajaran’ secukupnya dan mempraktekkan cara yang dipergunakan ‘sesuay dengan seleranya sendiri. pa Seperti. dikatakan diatas, bahan untuk. menghias rumah cu- ‘kup banyak di Indonesia. Pernah saya lihat rak buku berdiri.yang bagus sekali kelihatannya, Waktu ditanya, ternyata kayu bekas peti sabun yang ditutup' dengan belahan bambu yang dipernis. . “Bangku: diatas mana saya duduk- pun peti-peti sabun yang dipaku dengan. rotan dan yang. ditutup dengan bantal-bantal beraneka warna yang di-isi dengan sabut. Tiga peti semacam ini jika dijejerpat tidur pula. Ada lagi yang mempergunakan batu merah biasa. sebagai rangka bangku. Disusunlah bangunan batu kerangka panjangnya satu-setengah meter, lebarnya dua batu dan tinggi lima batu. Rangka itu ditutup dengan papan peti sabun -dan diliputi dengan bantal-bantal beraneka-warna. Juga batu merah biasa yang kemudian dapat diberi warna atau tidak diberi. warna sangat cocok untuk membikin "pusat perhatian/' dalam ruangan. Juga pada dinding yang panjangnya 3 meter (dinding batu, maupun dinding papan atau gedeg), dapat dibangun dan ditempel dinding batu merah yang satu setengah meter panjangnya dan lebarnya. sepanjang satu batu merah. Dinding tempelan semacam ini dapat diperlengkapi dengan lampu dinding yang kuning, dengan tumbuh?an yang menjalar ataupun dengan kerang-kerang besar yang bermacam-macam bentuknya dari pasar Ikan. Tampi-tampi dan kukusan nasi yang terbikin dari bambu yang diberi angan tersebut. kearah pusat. Barang-barang lain didalam ruangan (Sambungan dari hal 8) “ itu meskipun ia masih kecil, duga sudah raempunyai sifat ingin mengetanui sedalam-dalamnya hal...... sebagai seorang montir memeriksa motor yang mogok......... atau sebagai hakim yang belum puas dengan keterangan seorang dua: orang saksi saja. Banyak diantara ibu-ibu yang merasa susah inemikirkan anaknya, yang suka mengganggu teman atav saudaranya. Karena 'si-pengyanggu ini tidak mendengarkan omelan itunya, terus si-anak dijentik, dijewer telinganya, ada juga yang terus a'pukul dan sebagainya. Sebelum menjatuhkan hukuman, si-ibu harus lahu dulu, apakah sebab (alasan) anaknya itu suka mengganggu. Anak suka mengganggu bukannya tidak beralasan. Diambil mudahnya saja: Si-anak tidak bisa (mau) duduk tenang. Menandakan bahwa anak tadi sehat. Badannya selalu mau bergerak. Ia tidak mau tingwal diam, Ada saja yang mau dipegangnya. Permainan yang dilihatnya tidak menarik perhatiannya. Beberapa orang anak, perempuan main bikkel, dilihat oleh Nono. Permainan bikkel, permainan,,mati” buat dia. Bola yang dipakai untuk main bikkel terus direbut oleh Nono, dibawanya kan merupakan bangku panjang: yang bagus dan sewaktu-waktu “hanya dipergunakan untuk me- 'dapat dipergunakan untuk temwarna yang disukai sangat cocok untuk dijadikan lampu dinding ataupun lampekap.: lari. Bagi si-ibu terus ada saja,,alasan” inarah kepada anaknya. Jika Nono tidak rnau mengembalikan bola, sarig rotan terus main.: Kita sebagai orangtua memang harus melarang anak kita yang mengganggu permainan teman-teman atau saudaranya. Kalau penyakit mengganggu ini dibiarkan saja, anak kita akan mendapat lawan, musuh dari teman-teman atau saudara-saudara: nya. Hidup si anak dikemudian hari akan tidak berkawan. 3 Memang: ada waktunya anak menjadi nakal waktu ia berumur 3 — 5 tahun. Tetapi waktu melarang ini kita kadang-kadang lupa akan katanya.. | i Kalau si Nono membawa lari bola kakaknya, suruhlah bola tadi dikembalikannya. Ajaklah dia bermain-main, dan lain-lain yang menarik perhatiannya. Lebih baik lagi kalau Nono terus diajak menolong ibunya. dengan jalan membersihkan selop, sepatu, dan lain-lain pada tempatnya yang semula. Dengan perkataan yang lemah lembut, pasti Nono akan mau menolong ibiunya, dengan senang hatinya. wih “sfilbected Se, ee Ibu tidak perlu marah-marah......,dan tongkat atau rotan tidak perlu dicari! 15 === [PDF page 18] === Masak-masakan Oleh: ny, Sulistyowarni DAWET Untuk membikin isi dawet kis ta butuhkan tepung beras atau tepung hunkwe, Tepung ini kita aduk dengan air, kita masak dan diaduk terus diatas api hingga merupakan bubur yang kental, ditambah air pandan hijau, atau sepuhan (kleursel) merah atau lain warna. Panci yang agak besar kita isi dengan air dingin, dan diatasnya kita pasang saringan dawet. Sedikit demi sedikit bubur kental tadi kita saring. Kita membikin-santen dari klapa dengan diberi sedikit garam, juga kita butuhkan setrup dari gula merah dengan ditambah pandanwangi dan nangka yang di iris? kecil. Isi Dawet yang biasanya dipakai warna hijau (pandan) dicampur dengan santen, ditambah dengan strup gula, merah dan es merupakan “hidangan yang sederhana dan cukup lezat untuk kita sajikan kepada para pembaca sekalian diwaktu hari-hari yang panas ini. 16 SRAPAH (Ikan panggang) Bahan: Ikan tengiri atau ikan tongkol dipanggang. Wortel, tomat, bawang, prei. Bumbu: Brambang, bawang, cabemerah, ketumbar, kencur, jae, laos, santen kani, daun salam, daun jeruk purut, sereh. Bumbu ini kita gongso dengan minyak klapa (setelah ditumbuk halus), daun salam, jeruk purut, sereh dimasukkan. Ikan panggang dibersihkan dari durinya (jadi kita ambil dagingnya saja). Sayurannya wortel, bawang prei dirajang halus dan tomat, semuanya dimasukkan didalam bumbu yang sedang digongso tadi. Dan yang terakhir dimasukkan santen kani dan dibiarkan masak hingga kering. Sebagai gantinya ikan tongkoV ikan tengiri dapat kita ambil jantung pisang, yang setelah dipanggang kita suwiri, kita masukkan dalam bumbu srapah dan disusul dengan santen kani. Selain jantung pisang juga dapat kita pakai kecombrang. Untuk ini bumbu jae tidak kita ikutsertakan. gf é Cpe gh y Mena, TAHU TELOR Tahu di-potong-potong kecil-kecil digoreng setengah mateng. Dicam. pur dengan beberapa kopyokan telor, kita goreng menjadi da. dar. " Bumbu: bawang putih goreng, cabé~rawit, kecap, cokak sedi kit, petis udang. Bumbu diuleg bersama merupakan sambel, dan setelah tahu telor ditempatkan dipiring, maka bumbunya dituangkan diatasnya. KUWE ARO-ARO MAKSAR Bahan: Singkong, klapa, panili, daun -pandan hijau, -seputian merah. Cara memasak: Singkong diparut, kemudian diperes, dibuang airnya yang kuning, dan patinya dicarub kembali. Klapa dibersihkan dari kulitnya hingga putih bersih dan setelah diparut ' dicampur dengan gula pasir, ga rem sedikit dan panili. Adonan tersebut dibagi jadi tiga, putih, merah dan hijau, kemudian di taruh loyang ber-lapis-lapis tiga -war na tadi. Jikalau sudah mateng dikukus atau diedang potonglah tipis-tipis 5cm panjang. Kalau mau dihidangkan berilah parudan klapa lagi (diurab) hingga keli hatan manis rupanya dan tambab enak rasanya. === [PDF page 19] === MENGENAL TANAHAIR Irian Barat adalahbagian yang tak terpisahkan dari Yudoncsia Ditengah-tengah gelora semangat perjua ngan mengembalikan Irian Barat kedalam, wilayah kekuasaan Republik Indonesia, ada baiknya kami menulis beberapa kenyataan mengenai Irian Barat tentang sejarahnya, penduduknya, tentang hidup dan kehidupan Rakyatnya, Zaman abad. permulaan Dalam buku syair Ramayana karangan Rakawi Wamliki, yang telah termasyhur diseluruh dunia, persatuan kepulauan Indonesia dinamai Yawadwipa. Pada waktu itu Yawadwipa meliputi daerah yang delapan yaitu tujuh lingkaran kerajaan dan satu pulau bersalju, yalah Irian Barat: atau Papua. Pada waktu itu pengarang? Hindu menyebut kepulauan Maluku dan’ Irian Barat ber-sama-sama dengan nama Samudranta, sebagai kepulauan utama yang menghasilkan rempah-rempah. Angka yang pasti tentang jumlah penduduknya, sampai sekarang belum ada. Hanya menurut perkiraan —, jumlah- penduduk pada waktu ini, “kurang lebih 750.000 jiwa. Kira? 15% dari yang berdiam di-kota-kota besar yang dapat membaca dan menulis. Daerah Irian Barat sendiri, mempunyai lima macam suku bangsa yang sudah ketahuan yalah:: — suku bangsa Arfak, yang berdiam.disekitar danau Anggi, sebelah Selatan dari kota Manokwari.: — suku bangsa Numfoor dan biak, yang berdiam dipulau pulau Numfoor dan Biak. — suku bangsa Warop, yang berdiam disekitar pantai Ambai di Teluk Geelvink. — suku bangsa Wandam dan Windessi, yang berdiam disekitar Bambarai didekat teluk Wandam, — suku bangsa Marind Anim, yang berdiam disekitar sungai Kumbe, jurusan - sebelah Barat dari kota Merauke. Desa-desa berada' didataran pat sumber-sumber minyak:-- tinggi, terbagi dalam tiga kelompok yaitu: — kelompok desa-desa bagian muka, yang letaknya dipinggir-pinggir hutan. — kelompok desa-desa tengah, yang berada ditengah-tengah antara kelompok desa bagian muka dan kelompok desa dihutan dalam. — kelompok desa-desa dalam ini letaknya jauh sekali dipedalaman, Desa-desa ini adalah desa-desa tetap, yang tidak berpindah-pindah tempat. Rumah-rumahnya besar, rata-rata tidak lebih dari empat meter persegi, yang dindingnya terdiri dari papan, dengan atap dari rumput. Isi ruangan terbagi menjadi dua, yang satu khusus untuk laki-laki, dan yang lainnya didiami oleh pihak -perempuan dengan anak-anak. Lain halnya dengan keadaan desa-desa yang berada ditepi-tepi sungai. Mereka yang berdiam ditepi-tepi sungai ini, senantiasa beralih tempat. Hidupnya tergantung pada tanamannya sagu dan jumlah ikan. disungai. Disamping memotong pohon-pohon sagu, mata pencahariannya yalah dari memburu dan bercocok tanam. Kekayaan alamnya Kiranya Belanda tidak akan ngotot menguasai Irian Barat, kalau tambangfnya tidak mengandung kekayaan yang melimpah. Di Sorong misalnya, terda- Y memberikan hasil tidak kalah dengan sumber-sumber minyak di Plaju, Sungai Gerong atau Tarakan. Selain sumber minyak, di Sotong juga terdapat batu bara. Sedang disekitar danau Sentani sebelah Selatan kota Hollandia, terdapat emas, perak dan tembaga. Dipegunungan Cycloop, dijumpai tambang-tambang wolfram, nikkel, chroom, emas, perak. tembaga. besi, asbest, dan marmer. Zaman Kerajaan Majapahit Pada zaman kerajaan agung ini ditulislah sebuah keropak asli dalam bahasa Jawa-lama. Adapun nama buku itu yalah Nagarakartagama, ditulis oleh Raka- “wi Prapanca pada th. 1364. Didalam syair 13, 14, dan 15 dari buku itu dinyatakan, bahwa Nusantara itu terang meliputi Sumatera, Jawa-Madura, Sundakecil (Nusa Tenggara), Kalimantan (Borneo), Sulawesi, Maluku, Ambon, Semenanjung Melayu dan Papua atau Irian. Inilah tanahair Nusantara yang terhampar atas Daerah yang Delapan. Dalam buku tersebut nama Onin (Wnin) dipakai untuk menyebut bagian Utara Irian-Barat, sedang bagian Selatannya disebut dengan nama Seran (Kowiai). Para ahli-ahli sejarah Indonesia bangsa Eropahpun membenarkan hal.ini (seperti Kern, Krom dan Reuffaer).— 17 === [PDF page 20] === Zaman setelah Belanda datang Perang besar selama 80 tahun antara Spanyol melawan Belanda berakhir dengan kemenangan Belanda. Status kepulauan Indonesia berubah lagi. Spanyol dan Belanda mengadakan Pakt Munster (Januari 1648). Menurut pakt ini, Belanda mendapatkan hak-hak istimewa yang kemudian menjadi monopoli penuh Persetujuan-persetujuan dalam pakt ini diulangi dan diperkuat dengan persetujuan Utrekht (1714) dan Selanjutnya hanya orang Belanda sajalah yang berdagang dengan kepulauan Indonesia, termasuk Irian Barat. Pada waktu itu, Irian Barat bagian Utara berada dibawah kekuasaan Kesultanan Tidore. Kesultanan Tidore di Maluku Utara dipergunakan oleh Belanda menjadi pangkal untuk menguasai Irian, karena adanya persamaan-persamaan dalam adat istiadat antara Tidore dan beberapa bagian dari Irian Barat, Kenyataan 'ini diakui pula oleh cendekiawan Belanda van Vollenhoven. Kemudian Belanda bermaksud untuk memisahkan Irian-Barat dari kesultanan Tidore dan akan langsung dikuasainya, Langkah pertama yang diambil ialah mulai tahun 1905. Belanda memberi uang kepada Sultan Tidore sebanyak 6.000 rupiah setiap tahunnya sebagai ganti hak? Sultan di Bagian Selatan Irian Barat. Demikianlah sedikit tentang sejarah mengenai Irian Barat. Nyatalah, bahwa Irian Barat adalah wilayah yang sah dari Indonesia. Karena itu tuntutan Rakyat Indonesia untuk mengembalikan Irian Barat kewilayah kekuasaan Republik Indonesia adalah sepenuhnya sah dan adil. Yang akhirnya pasti akan menang.— Banan-banan dari Kempen dan buku,,Irian Barat” 18 ee aa Hati Wanita Jerman Anak-anak Jerman gembira jalan-jalan dengan pengasuh taman kanak-kanak Bagi siapa yang melihat dari udara kota Berlin dimusim semi dalam kehijauan taman-taman dan kesegaran bunga-bunga appel di-sela-sela danau-danau kecil kebiruan, akan ta' terkilas dalam anganan mendung hitam menggumpal diatas panorama indah, bahwa Berlin dijantung Eropah ini merupakan pusat,,perang dingin” antara Barat dan Timur yang se-waktu-waktu bisa menyala membahayakan perdamaian dunia. Tetapi pada saat kaki terinjak bumi Berlin terasa sudah betapa,,teririsnya kota megah ini. Akibat dikalahkannya Jerman-Hitler dalam perang dunia ke-II maka Berlin diduduki oleh Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Uni Sovyet. Terbagilah secara politis Jerman itu menjadi Republik Federal Jerman (RFD) dan Republik Demokrasi Jerman sedang Berlin terletak dalam kantong RDD. 27 Penulis pernah berkesempatan melihat sendiri kota Berlin dalam serba keragamannya. Berlin Barat yang terkenal dengan nightenggan dibelah di Republik Demokrasi cafetaria dan kemegahan lampu? malam sebagai demonstrasi,,dunia merdeka”, Tetapi surat kabar jarang menyebut pengangguran yang meningkat dan harga-harga yang semakin tinggi. Berlin Timur memang daerah yang dahulunya tempat pekerja-pekerja serta bengkel-bengkel sehingga sekilas akan tampak ta' seramai di Barat, terutama dipagi hari dimana penganggur? telah tertampung dalam tempat kerja masing-masing, tetapi ta' ada yg bisa menyangkal bahwa setiap penduduk di Timur bisa makan dengan cukup dan ta’ mencemas kan pendidikan anak-anak maupun hari tua mereka, karena pemerintahan adalah untuk kepenti: ngan mereka. Penulis ber-cakap-cakap dengan wanita-wanita Jerman baik Timur maupun Barat dan sesungguhnya hati mereka mendebar keras hasrat agar tanahair mereka bersatu kembali dalam suasana yang damai. Ta' ada ibu Jerman dalam hatiriya membenarkan senjata-senjata atom tertumpuk di Jer- === [PDF page 21] === man Barat untuk dihadapkan ke Timur. Perjuangan menentang militarisasi Jerman Barat dilakukan dengan geram oleh wanita di Barat walaupun mendapat rintangan sehebat-hebatnya. Ny. Lily Nevinny dari Jerman Barat menyatakan antara lain.Banyak sekali wanita Jerman di Jerman Barat yang sedar akan bahaya persenjataan atom, ta' gentar untuk berjuaang dengan segenap tenaga mereka melawan. Ny. Renate Riemeck guru sejarah pada sekolah guru Wuppertal mengambil inisiatif untuk mengirim seruan yang ditandatangani oleh 44 protesor kepada serikat-serikat buruh. Diberbagai pertemuan, rapat-rapat yang ta' terhitung jumlahnya, iapun ta' lelah untuk menjelaskan tentang bahaya atom dan mengajak mereka untuk ta' membiarkan mereka dilumpuhkan oleh ketakutan yang dibuat-dibuat dalam perjuangan mereka menentang maut atom. Ny. Elisabeth Heimpel, isteri profesor di Gottingen mengumpulkan 10.000 tanda iangan dan mengirimkannya kepada pemerintah untuk memprotes persenjataan atom. 18 organisasi wanita di Hamburg memprotes dalam surat mereka kepada Dr. Adenauer dan Dewan Federal menentang pembentukan basis-basis atom. Ber-tahun-tahun Gabungan Wanita Seluruh Jerman yang meliputi wanita dari Timur dan Barat telah berusaha sekeras-kerasnya untuk mempersatukan kaum wanita dalam perjuangan menentang bahaya atom. 24 Organisasi wanita di Dorlmund mengajukan protes terhadap ditempatkannya pasukan-pasukan Inggris yang dipersenjatai dengan senjata-senjata nuklir li-daerah8 yang rapat penduduknya.” Sebuah contoh yang menyolok yalah peristiwa penahanan Ny. Renate Kruse, seorang isteri buruh tambang di Hokhlarmark Jerman Barat yang ikut berjuang melawan dihidupkannya kembali militerisme Jerman pada th 1955 dan 1957, sedang pada permulaan Maret 1959 ia untuk ketiga kalinya dipisahkan dari keluarganya yang menyinta dimasukkan penjara atas tuduhan bahwa,,ia ta' menunjukkan pengertian alas penahanan-penahanan yang lalu dan masih meneruskan berjuang untuk cita2nya. Sampai sekarang Ny. Renate Kruse yang mempunyai anak laki-laki berumur dua tahun masih meringkuk dalam penjara walaupun beribu buruh tambang dan golongan-golongan penduduk lainnya meminta kebebasannya. Gabungan wanita Demokratis Jerman telah mengeluarkan seruan yang mengharukan sebagai protes terhadap keputusan yang menentang semua hak-hak manusia dan melanggar semua kemerdekaan. Gabungan wanita Demokratis Sedunia yang merangkum 200 juta kaum wanita disegenap benua pun telah mengirim tilgram protes terhadap dipenjarakannya Renate Kruse dan menuntut agar segera dibebaskan, Demikian wanita Jerman bersama-bersama dengan saudara2nya di Timur yang telah memperoleh segala hak-hak kebebasannya telah menunjukkan — berkembangnya kesedaran mereka terhadap pertanggungan jawab mereka untuk membela kehidupan. Ny. Ursula Wohlenberg dari Republik Demokrasi Jerman menyatakan:,,Republik Jerman Demokratis tidak mengecewakan harapan yang diletakkan pada Rakyat Jerman. Disini politix perdamaian dan meredakan kete- SESS RRP OS 5. Im Glenbtate? 3 mun PA ne ges Pease ARS gangan telah dianut sejak semula. Pemecahan masalah Jerman ta' hanya menjadi kepentingan Rakyat Jerman, tetapi Eropa seluruhnya. Wanita Jerman di RDD berjuang dengan keberanian untuk dicapainya persetujuan perdamaian.” Ucapan-ucapan wanita-wanita Jerman itu menunjukkan ketetapan hati mereka dalam menyadari bahaya yang mungkin timbul dari ketegangan masalah Jerman, dijantung Eropah. Ta' hanya wanita di Jerman di Eropah ataupun dilain-dilain benua tetapi kita wavd. -udonesia dengan penuh perhatian mengikuti perkembangan Konferensi di Jenewa dalam usaha mernecahkan masalah Jerman yang merupakan bisul parah dihati benua Eropah. Hati wanita Indonesia beserta saudara-saudara wanita di Jerman baik di Barat maupun di Timur yang memberikan segenap hidup dan daya mereka untuk mencegah bahaya peperangan baru dan untuk menyatukan tanahair mereka dibawah panji-panji perdamaian. Hati wanita Jerman enggan terbelah, sebagaimana hati wanita Vietnam maupun Korea sebagaimana hati wanita-wanita Indonesia pun enggan terpisah dari saudara2nya di Irian Barat yang masih dalam genggaman penjajah. Untuk itu persatuan wanita diseluruh dunia adalah suatu kekuatan yang ta” terabaikan. (oleh: S. Jin). Demonstrasi besar Rakyat Jerman Barat menentang perang atom === [PDF page 22] === yibunda’ Ibunda telah dipertunjukkan untuk para undangan digedung bioskop. New Podium pada tgl. 7 Mei 195) oleh Badan Hubungan Kebudayaan Indonesia - Uni Sovyet. Film berwa ma tsb. sangat berkesan karena mengandung pendidikan yang sangat baik dan romantisme yang halus. LAMA sudah buku karangan Maxim Gorky "Ibunda" telah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Bukan saja dimasa sesudah Rakyat Indonesia berhasil memenangkan kemerdekaannya. Dijaman penjajahan pemerintah Belanda atas Indonesia, dikala itulah tidak sedikit orang mengcnal buku ini. Dan kini, buku ini telah diantarkan oleh Pramudya Ananta Tur kedalam bahasa Indonesia kepada Rakyat Indonesia. terutama kepada para ibu Indonesia yang tiada bedanya dengan para ibu dari dunia manapun juga. Juga para ibu Indonesia penuh kasihsayang terhadan anak2nya, terhadap haridean yang ia ikut menanggungnya. Juga untuk kesemuanya ini, para ibu Indonesia pernah memberikari pengorbanannya dan selalu diminta memberikan pengorbanan yang tiada taranya. Kini... Ibunda dalam bentuk: lain telah tiba di Iidcnesia pula. Jalan-ceritanya amat sederhana. Tidak mustahillah di Indonesia juga telah terjadi kisah serupa yang disajikan kepada masyarakat oleh Maxim Gorky. iada disangka mungkin Ibunda dengan demikian juga mempunyai dasar keasliannya. Dan inilah merupakan satu sebab mengapa Ibunda telah dan tetap mendapatkan sambutan yang hangat di Indonesia. Yburida pasti merupakan hidangan yang sehat bagi Rakyat Indonesia. Tahun 1900...... Terjadinya disebuah kota di Rusia. Setiap pagi peluit pabrik meraungraung, dan para pekerja bergerak ber-bondong-bondong masuk kerja, Setiap sore juga raung peluit ini yang mendikte — seolah-olah — para pekerja untuk berlenggang-berat keluar: 20 barkan kesewajaran dari pabrik. Demikian gambaran yang tiada obahnya. Itu dan itulah terjadi setiap hari. Selingannya......? Ya, selingannya...... yang tua meninggal dan digaritikan oleh yang lebih muda...... untuk meneruskan lukisan yang mendiemukan ini. Tidak! Pandangan tidak terus demikian dan tidak boleh diteruskan berlarut-larut. Pavel, bersama dengan ayahnya, bekerja dipabrik ini, Berdua bersama dengan kawan2nya dipagihari mereka masuk kerja dan disorehari mereka pulang. Ayah adalah seorang pemabok. jiva seorang ibu, penuh kasihsayang dan bangs Seorang ibu tiada mengenal ta kut, apabila'ia harus melindungi manusia yang dilahirkannya. Maxim. Gorky. 2 ae ON Ibunda sedang menjenguk anaknya Pavel di penjara. Betapa wajahnya 0 Karena dinginnya, orang meinbutuhkan minuman-minuman yang mem: bantu memanaskan badan. Teta- | pi ayahanda minumnya terlalu | banyak. Bukan saja untuk me- | manaskan badan, lebih-lebih untuk | menghilangkan pikiran yang su: | dah jemu. Dan akhirnya...... ka rena minuman keras ini juga| ayah mabok, berdiri, tergelintiir| jatuh dan meninggal-dunia. Ibunda semula hanya memar: dang kesal terhadap suaminya| dan pula tercampur ketakutan.| Dikala ayah datang, memberikan perintah untuk menyediakan makan, dan dikala ayah sedang minum.: Pandangan ber-pindah-pindah! === [PDF page 23] === dari suami.keanaknya,-dan -kenibali lagi. Tentulah dalam pikiran “terbayang pandangan. dan pertanyaan:,,Apakah-Pavel akan mengikuti jejak ayahnya?” Akan tetapi kemudian ia menjerit, melihat. ayah jatuh tergelincir, dan mati. Hatinya membeku. Ayah sudah dibaringkan dimakam. Pavel tinggal sendiri de-.ngan Ibunda. Pavel datang dari kerja. Brok... brok... brok.,,Makan!” teriaknya. Pandangan serupa dengan'kala ayah masih ada. Pavel duduk makan dan... minum juga. Dengan cemas Ibunda tinggal memandang. Serunya:,,Kau minum juga...?” Pavel jawab geram: »Mengapa tidak, semua orang minum!” Dengan sedih keluar suara Ibunda yang sudah putusasa: »Kau pengganti sebagai pencari-makan:.....?. Sege: nap maksudnya sudah tersimpul dalam kalimat pendek itu, tepat | “Pavel terdiam::.... Kemudian ia berdiri sambil menangis...... Achirnya Pavel bertekuk- lutut sujud dihadapan Ibunda. Sambil menangis ter-sedu-sedu ia berjanji dan bersumpah akan menjadi anak baik. Para pekerja mulai bangun. Pavel- memimpin pemogokan. Majikan datang dan mengancam. Para pekerja yang semula sudah sadar benar, pada tingkat pertama iny terpaksa masih tunduk-pada majikan yang mengeksploatasi, tenaga pekerja: semurah2nya.. Achirnya...... yang tinggal. dilapangan hanya Pavel sebagai pembicara, dan Ibunda sebagai pendengar. Sebelum mengerti: yang diperjuangkan oleh anaknya, Ibunda selalu: cemas. Lebih-lebih dikala mendengar kata anaknya, bila bukunya diketahui pemerintah ia akan dipenjara. Tetapi setelah menginsyafinya, Ibundalah yang menjadi pendukung-utama. Katanya dahulu: »Hati-hatilah”, - yang seolaholah 'menyimpulkan ketakutan akan “kehilangan matapencaharian, tetapi dilapangan ini Ibunda berkata: »Sekarang belum ber- ' hasil, tetapi pastilah lain kali berhasil 1” Selanjutnya Ibunda merupakan pendorong yang paling kuat bagi Pavel. Bersama dengan kawan?nya, Pavel maju terus. Penjara bukanlah halangan bagi mereka untuk "meneruskan perjuangan sengit. Dikala Pavel beserta kuwan2nya yang memegang pimpinan dalam aksi-aksi, berada dipenjara, Ibundalah yang menyebar- | kan selebaran-selebaran masuk pabrik kepada para pekerja, dengan -aenggunakan cara ber-macara%, Ibunda juga tidak mengenal lelah menggantikan anaknya menyampaikan buku-buku yang terlarang oleh pemerintah pada waktu itu, dari desa kedesa, dari kota satu kelainnya. _ Achirnya.atas keputusan hakim, Pavel bersama kawan2nya, dibuang ketempat,. pengasingan. Saat kritik sekali " menimpa pergerakan. Pimpinan pergerakan — pada waktu itu Partai Sosial Demokrat — mencetak pidato-pidato para pejuang dimuka sidang pengadilan, dan mencari orang-orang untuk -menyebarkannya. Lagi Ibunda menawarkan dirinya. Ibun da marah. sewaktu ditolaknya (semula):,,Saudara-saudara hanya memikirkan bahaya iang akan menimpa aku, tetapi. tidax ee kan yang menimpa saudara-saudara sen diri. Apakah Rakyat yang menda: rita tidak harus kita tolong?" Dan berjalanlah Ibunda untuk menggantikan tugas anaknya. Korban yang diherikaa Ibunda tiada taranya. Dikala hendak memulai perjalanan baru lagi, dise tasiun Ibunda berhadapan dengan polisi. Hanya sedetik timbul pikiran:,,Kiranya barang ini lebih baik kutinggaikan disini”. Tetapi.segera jiwanya iang kesar itu menang. Pikirnya,,Jangan memalukan perjuangan yang dilakukan oleh anakmu, teman2nya dan Rakyat!" Dan... berteriaklah Ibunda sambil meng hamburkan, me-nyebar2kan kekanan dan kekiri selebaran-selebaran-pidato yang dibawanya:,,Lautan darah tidak mungkin menutup kebenaran!". Kisah 'hasil-pena Maxim. Gore ky benar-benar.menggambarkan kesewajaran jiwa seorang ibu, yang pantang mundur dalain perjuangan, demi anak yang disayanglnya dan demi kehidupan yang dilahirkannya. Begitu pula para pengantar kisah ini kepada masyarakat tidak akan terluput cari penghargaan. Kesemuanya patut dipuji. V. Maretskaya, seorang aktris muda, telah menunjukkan kemampuan luarbiasa dalm mambawakan peran Ibunda. Alexei Batalov sendiri memang tenat terpilih menjadi Pavel. Disamping karyanya. dalam berbagai film “besar "Keluarga Besar", »Perkara Rumiantsev',,.Jasamu”, dan tidak iama lagi akan beredar di Indonesia, yaitu,.Burung-burung Jenjang Melayang Terbang”, dan didalam lain-lain film, kali ini patut mendapat peng: hargaan. Begitu pula-para pekerja film lain2nya yang ikut menciptakan,,Ibunda” ini, semuanya telah membuklikaa, "tanggung: jawabnya yang besar, sehingga secara kolektif mereka ini dapat menyajikan hidangan yang har: nilai, Handayani 21 === [PDF page 24] === .ISTILAH catut terbit dijaman Jepang. Entah, mengapa justru kata,,catut” itulah yang dipakai. Mengapa bukannya mi: salnya,,menggergaji”, sedang sesungguhnia menggergaji akan menghasilkan lebih banyak dari’ pada mencatut. Mungkin nanti seketurunan.lagi, ahli-ahli bahasa akan memberikan definisi tentang arti kata catut itu, sebab rupa2nya mentiatut itu berkembang juga pada masa sekarang, dan yakin seketurunan lagi cutiu-cutiu kita tidak mempunyai gambaran lagi apa dan ba- 'gaimana bentuk dan cara-cara,,mencatut” itu. seperti diuga haln'a anak-anak kita yang masih kecil tidak mengerti dan mengenal,,raja”. Pada jaman Jepang, hampir semua orang mencatut, atau kisah-kisah lucu tentang nyatut ini. Pernah ada dongeng, orang mentiatut akhirnya tercatut sampai habis2an. Berbekal selembar sarung, seminggu kemudian berubah menjadi kebaya wanita — memang tak ada kebaya lelaki —, tiga hari lagi menjadi selendang pelangi, dua hari kemudian mend'adi peci, karena kurs selendang sudah turun, empat hari kemudian menjadi sandal sepasang, dan akhir2nya berganti rupa menjadi sepiring nasi soto, karena seret sekali lakunya sepasang kulit sapi mentah itu. Dan ketika akhir2nya sicatut itu mengenang-ngenangkan asal sepiring soto itu ia terkejut sete- 22 Oleh: Sugiarti Siswadi ngah mati, karena justru pada jaman Jepang itu’ kain dan sarunglah yang pegang peranan dalam pasaran. Pak Dasuki mencatut juga. Bukan pekerjaan baru baginya, hanya- menyesuaikan cara kerja dengan perkembangan jaman. Sejak dahulu jabatannya ialah pedagang barang-barang bekas, dengan modal mulut dan lutut. Lutut ini jasanya ialah mengayuh sepeda uanya. Rupanya pada jaman Jepang bintangnya terang. Dari seorang yang hidupnya Senen Kemis, karena berkah keanehani jaman ia bisa mendirikan rumah digang yang agak besar. Jaman Jepang ia menjelajah seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur. Barang-barang dagangannya, macam-macam. ' Apa diminta oleh pasaran, ia mempunyai dan dapat menyediakan dengan sistim mencatut. Kediri, Semarang, Temanggung — dikota akhir ini ia menjual be:ikan jimat —, Surabaya ia jelajah. Rupanya semakin kurus dan hitam, dan ia mempunyai kelyakapan baru, menggandul kereta api dan memanjat jendela sepur, serta mengabui penjaga pintu setasiun, Kereta selalu padat dan sesak,. orang-orang Indonesia hampir semua menjadi akrobat, mereka berpegang dengan sebelah tangan iang dinentiet dibordes, dan kaki sebelah saja yang bisa tegak dilantai sepur, sebelahnya setengah tergantung, dan begitu- Tah mereka berkereta setengah hari. Atau berbaring -telungkup- KS eS. AI EL. [Unreadable] z z ¢ | Ss 2 ip NN PG 5-5 Se La ZA NE HN ZZ LE 1 : we et A NSA ui xU) TEA pa lh RI eng Qa SEA diatap kereta. Ngeri dan geli ke. lihatannya, mengingatkan nenek. moyangnya dahulu, bangsa kera. Perjalanan Dasuki ke Surabaya yang terakhir, hampir ditebus dengan jiwanya. Ya mengalami pemboman tentara Sekutu dikota bandar itu. Selang sebulan baru ia dapat pulang kembali kekotanya, dan ia menceritakan kengerian pemboman itu, serta bagaimana ia pucat setengah mati berlindung dilobang. Ia sungguh-sungguh tidak tahu, siapa yang harus dijagoinya dalam peperangan itu. Waktu berlindung dilobang itu, ia tak tahu bagaimana ia harus berdoa, kecuali doa igat lobang perlindungamnya itu selamat dari serangan pesawat terbang. Ia tidak mendoakan agar Sekutu tidak menyerang la: gi, karena hati kecilnya berkata, bahwa masa Jepang adalah masa tidak kekal, masa yang tidak sewad'arnia dan harus berakhir. Tetapi mengharap: kan Sekutu menang tidak juga, karena dalam ja man Jepang telah timbul kebet: ciannya yang mendalam kepada orang-orang kulit putih. Sungguh-sungguh ia tidak tahu, bagaimana:ia harus berdoa dan mengharap agar ke adaan ini, penghidupan anel jaman: Jeparig bisa berakhir. - Semenjak pemboman pesavwit Sekutu itu ia tak berani lagi menginjak Surabaya: : Pada suatu hari, ia bertemu seseorang sahabatnya, disebud! kota di Jawa Tengah, ketika 18 mampir sedang bertugas. Pembi === [PDF page 25] === #caraan sangat asyik, kebarat ketimur, karena mereka sahabat karib. Dan Dasuki bukanlah seorang yang pelit, selalu kalau ha- “bis-ia mendapat pukulan ia royal sekali. Tuan rumah ini, yang timelarat, dan kedatangan Dasuki setiap.waktu berarti tambahnya uang belanja untall setengah bulan. - :"Masih terus jalan dik pn. :"Ya, Mas. -Sekarang sedang laku benang tenun. Sayang sekali aku-tidak lagi -ke Jawa limur.” :”Mengapa? Dahulu kerap kan -ke Surabaya. Ah, ingin betul aka melihat kota itu sekarang. Per- ‘nah aku diam disana, lebih kurang limatahun.” ':”Hampir aku mati di Surabaya, Mas.” 2 ”Lho,-kenapa? Sakit?" "Tidak. Bertepatan dengan Serangan udara dulu itu.” :”Di Surabaya adik waktu itu?” ””Ya, Mas. Untung juga ma- 'sih hidup, bisa ceritera bagaimaan dahsyatnya pertempuran. Untung-untung, Tuhan masih memelihara nyawaku, coba, Mas, tem-:pat penginapanku yang biasanya, hantiur kena bom. Untung.untung, ketika aku kesana, penginapan itu penuh sesak, tioba tidak...... Dasuki menceriterakan kembali jalannya peperangan itu, dari apa yang dilihatnya dalam tieritera kawan-kawan yang lain: Tuan rumah meng-angguk-angguk, dan hanya menambah geleng-geleng keheranan. Sedang mereka asyik berceritera, datangiah tetamu tetangga tuan rumah. Dasuki kita inipun kenal juga, dan mereka bertiga mengobrol dengan asyik. Oleh-oleh Dasuki yang pemurah.itu memenuhi meja, dan mereka tak kenal waktu. ' : Adik kita ini menyaksikan pertempuran di Surabaya. Sera: ngan udara. Serangan Sekutu." Tetamu ini menunjukkan rasa kaget dan. kagum. Dasuki lalu berceritera lagi: dari permulaan. Rupa2nya pengalaman yang aneli ini sangat mengesan -dihatinya, hingga tak bosan-bosan ia 1nengulang-ulang dimanapun juga. 1” Mas, Mas..Aneh mengapa sesuatu itu dapat "mempengaruhi begitu rupa. Bermalam-malam aku ter-mimpi-mimpi peristiwa Surabaya itu. Tetapi tidak pernah aku perhatikan, “aku tahu itu hanya terbawa saja.” Dasuki diam, dan mengepuikan rokok Koanya seraya.memandang langit-langit. Seperti ia berpikirkan sesuatu yang rumit. "Nenek moyang kita itu memang pandai, dapat meramalkan sesuatu. Coba, kata kyahi di Te: manggung, jaman Jepang ini umurnya hanya seumur jagung. Saya pikir-pikir, masa seumur ja- ‘ilu. gung: Kalau begitu- kan’ jainan Jepang itu sudah lampau. ‘leta- LI rupanya hiturigannya: lain juga. Yang perlu tiga setengahnya Jagung usianya tiga setengah bulan,. tetapi untuk tamsilnya bukannya tiga setengali bu- Ian, melainkan tiga setengah tahun. Baiklahi: kita Yyocokkart ‘Mas?’ _ la berhenti bicara: aii ‘mere: nung-renung. Walaupun ia *seorang tukang catut yang lahirnya hariya pemburu uang, tetapi Dasuki biasa memikir-mikir, dan terutama ini disebabkan karena penghidupannya yang: aneh itu. Bintangnya terang sekarang, te: tapi rupanya tidak: memberikan kepuasan dihati kecilnya. Yuan ruman hanya inengangguk-angguk saja° dan memaaamkan puntung rokoknya dicawan cangkirn,a. la seorang yang biasa sayya, tidak pernah mengeluh, tetapi tidak pernah juga mengapi. Apa yang ada dihadapannya, nampak nyata dan terang, ituian yang dilihatnya. Hidupnya rata Saja, karena ia tak berani menempuh atau menanggung risiko. :'Mas, Mas, aneh sekali. Ses minggu yang lalu aku bermimpi. Aku pikir-pikir tentulah itu bukan terbawa-bawa perisuwa serangan di Surabaya itu, sebab itu su- | dah lama lampau, tidak pernah lagi kukenang-kenang. Seolaholah aku mendengar dengungan pesawat terbang. Dan ketika aku perhatikan — dalam mimpiku itu — maka diangkasa mengnitam ratusan pesawat terbang, dan serentak menjatuhkan beratus-ratus bom. Bumi terbakar, Mas, dan ‘aku pucat takut bersembunyi dikoiong tempat tidurku. Nyaris aku kena bom, Mas: Tetapi selamat. Ketika aku terbangun keringatku membasahi bajuku. Aku takut Mas, dan ngeri, lebih ngeri dari pada ketika aku di Surabaya dulu itu. Cepat-cepat, paginya aku menggali perlindungan dike: bun belakang rimahku, siapa tahu, mimpi itu bukan hanya bunga tidur saja, tetapi suatu isyarat. Dan.kalau kita hitung-hitung imasa yang seumur jagung itu hampir sampai juga batasnya:” 23 === [PDF page 26] === la tertawa kosong, seperti ia tak tahu, bagaimana harus bersikap sesudah mengeluarkan sesuatu yang menindih hatinya. :"Baiknya Mas bikin jugalah lubang perlindungan dikebun. Dan saudara juga, siapa tahu kapan-kapan kota kita ini akan dise-. rang oleh.Sekutu,” tambahnya, menaselrati tuan rumah dan _te-. tangganya. Tetangga ini bangkit berdiri dan berkata. :”Maafkan, aku ada perlu, permisi sebeniar. Mas Dasuki nginep dimana malam ini?” »”Disini: sajalah tidur,” kata tuan rumah: Sayang uang di: buang-buang." Tetangga itu pulang, dan kedua sahabat itu meneruskan bercakap-cakap. Tetapi, selang setengah jam, terdengarlah deru mobil berhenti didepan pintu, Kemudian suara derap sepatu dan gumam dalam bahasa Jepang. Lalu suara seorang Indonesia. .1”Betul disitu, Tuan.” | Dasuki dan tuan rumah berhenti bicara, dan mereka mendengarkan suara-suara diluar dengan saksama, dan takut-takut. Mobil diwaktu malam, dan derap sepatu. Tidak salah lagi, tentulah tentara Jepang, kenpeitai. Tidak salah. Pintu digedor dengan keras, dan seorang serdadu masuk dengan kasar. :”Mana Dasuki san -ya?” Dasuki berdiri dengan menggigil. | “Sebuah tempeleng melayang di pipinya, disusul bertubi dikepala, “ dan tendangan dibadannya. Dasuki mengerang sedikit, tetapi ia mencoba berdiri, :”Salah apa, tuan Nippon, saya tidak apa-apa.” :”Mata-mata ya, bohong ya? Hayo pergi ikut kami orang. He, kamu orang ikat ini mata-mata bagero ya?” Dasuki diikat, dan dipukuli lagi. Ia mengerang-erang. Tuan rumah dibentak, dan ia terkejut, :”Dasuki apa saudara, apa adik?” :”Saudara,. Nippon san. Saudara.” :Punya saudara -bagero ya?” 24 Dan tuan rumah ini ditempeleng juga. Dasuki diseret keluar, dan sebentar kemudian mesin mobil menderu. Malam sepi dan menekan dirumah itu. Tuan rumah itu duduk dengan ketakutan diserambi dalam dengan isterinya yang mena: ngis tidak bersuara. :"Jangan takut Bu, asal kita tidak ikut apa-apa, tentu tidak membahayakan kita,” sebetulnya hatinya sendiri takut setengah mati. Istilah dikenpei — artinya ditangkap kenpeitai — sudah cukup mendirikan bulu roma orang yang pemberani seperti apapun juga.. :"Bagaimana bisa terjadi, dan apa sebabnya?” pertanyaan itulah yang mengganggu hatinya. Seminggu ini, tetangga mereka sebelah tidak menampakkan diri. Dan ketika mereka dengan sengaja bersua, dan diberitahukan kepadanya, bahwa Dasuki malam itu ditangkap kenpei sehabis dia pulang, tetangga ini terkejut. Tetapi ia mesti belajar main sandiwara dulu, karena ke-pura2annya nampak sekali. Tuan rumah ini semakin takut, dan malam-malam dipembaringan, ia berbisik kepada isterinya: "Hati hati bu, dik Karto sebelah ini rupanya mata-mata kenpetai. Ia rupanya yang melaporkan dik Dasuki malam-malam dulu. Ia permisi pulang bukan? Nah, rupanya ia lapor.” Tiga bulan kemudian, Dasuki pulang dari sekapan kenpei. Badannya kurus kering dan giginya tanggal tiga buah. Kepalanya biru matang. Dan ia pendiam sekali. Hanya matanya yang liar. Ia mampir kerumah sahabatnya dulu itu, akan mengambil barang2nya yang ditinggalkan. :"Bagaimana dik-dik tanya tuan rumah takut-takut. Dasuki tersenyum. Dengan peringisan sakit, sebab mulutnia masih: bengkak ia: berceritera. :"Aku ditangkap dan disiksa Jepang karena aku bermimpi itulah Mas." mah keheranan. :”Ya, mimpi melihat kapal tertanya tuan rutak bang beratus-ratus Itu, mimpi kota ini diserang.” Dasuki diam, dan meringis. :"Tahu-kau Mas siapa yang la. por?”, matanya mengisyaratkan tetangga sebelah, Tuan rumah mengangguk tan. da mengerti. :'Mengapa. kau mimpi? Begi. tu Mas bentak.. si Jepang kate itu. Ya, mengapa aku mimpi, aku pun tak tahu juga, bagaimana saya mesti menjawab. Bageru, ya, mimpi kapal terbang Amerika Ya? Mata-mata ya? Coba Mas, siapa tidak geli. Ya, dah pukul dah, tendang dah, dijemur, pendek disiksa setengah mati. Ya, ya, ya, mengapa aku ber. mimpi.” Ia terheran-heran sendiri, Semestinya mereka tertawa kegeli, an, Tetapi dalam jaman penindasanpun, bisa juga orang disiksa karena tertawa. Jadi, mereka hanya meringis. :”Begini dik, jangan sampai kau ceriterakan kepada siapapun bahwa kau ditangkap kenpeitai karena bermimpi. Takut-takut nanti ada berekor lagi." , Tetapi, untunglah Dasuki tidak perlu lama-lama menyimpan rahasianya itu, karena tiga bulan kemudian Jepang kalah, dan Ir-done: sia Merdeka. Dan Dasiiki mem: punyai ceritera nyatanya, disam ping pengalamannya menjadi tukang catut di Surabaya. Sekarang giginya yang tanggal itu sudah diganti dengan gigi mas, dan jabatannya yang lama masih diteruskannya. Hanya, tentunya kalau boleh ia mengajukan tuntutan, dialab orang yang termasuk pertama tama mendapatkan pampasan Jepang, disamping beratus-ratus, beribu-ribu korban teror fasis Jepang, tawanan-tawanan yang meringkuk dipenjara kenpei, dan dan janda-janda romusha di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan tempa! lainnya. Dan juga Rakyat-rakyat didesa yang mati karena beri-beri. | Kalau kita ingat ini, tentulah lebih ringan hati kita semua. === [PDF page 27] === Dari: GDR Review. Izin Peperda Jakarta Raya 8 April 1959 No. £1/277/PPD SIDR/X/1959. === [PDF page 28] === [Cover/decorative page: back cover: dramatic close-up photograph of a person lying down with a hand raised]