Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00018

Api Kartini No. 7 Th. 1, Desember 1959

Cleaned OCR text (Good (0.92); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === [Cover: Api Kartini magazine cover, title "Api Kartini"; photograph of a smiling woman with a small khild] === [PDF page 2] === Penerbit: Yayasan Melati Matraman Raya 51, Jakarta Terbit sebulan sekali API KARTINI Redaksi: Maasye Siwi, S. Asiyah, Darmini, Paryany Pradono Penanggungjacad: Maasye Siwi Pembantu?: SK. Trimurti, Rukiah Kertapati, Bugiarti Siswadi, Mr, Trees Sunito, Sulami, Rukmi. B. Resobowo, Sartini, Sulistyowarni, Sutarni, Siti Suratih, Sujinah Mustrator: W. Nirahuwa Alamat Redaksi: Matraman Raya 51, Jakarta Tilp.: Jtn 753 Alamat Administrasi: Kramat. V/7, Jakarta Tilp.: Gb 4430 19— 10.— Api Kartini menerima karangan dari Yuar, dari siapa saja yang menaruh minat. Karangan harus ditik diatas kertas yang tidak timbalbalik, karangan g tidak dimuat dapat dikirim kembali.apabila disertai dengan perangko, 1 pagina Rp. 600.— Ik pagina » 160.— Kontrak: 6 x muat, rabat 10% 12 x muat, rabat 15% hal. Surat dari Redaksi... Nanas 1 Ibu Uitata ath Metpati cies cca sstaesstens 2 Hari Ibu 22 Desember.........io..ooo#o 3 Hadiah untuk Ibu...... jean insan 5 Kepercayaan....... Pen Pa an na eces 8 Taman Pendidikan anak-anak deni edan ian an aman 9 Membela Perdamaian berarti membela haridepannya sesesssessisussssscrvesoveccotssesseee 11 Belinjangan Mn ea DA Se nana 14 Wanita Amerika Latin membela kehidupan... 16 Membuat celayia putera... 18 Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru...... 19 Berita dari sana sini/Jawaban Redaksi...... 20 Wawancara dengan pengasuh Lembaran Wanita RRI..........ooo. 21 Babu: Minah Se naas an 103. Keterangan gambar kulit muka: Tanggung jawab Ibu sebagai pemberi kehidupan, pengasuh dan pembimbing auak2nya adalah berat tetapi mulia. Foto: YA. Waworuntu. Gambar kulit xuka No, 6: Bunga teratai Foto Depper === [PDF page 3] === Para pembaca yang budiman, »Api Kartini” nomer terakhir tahun ini mengajak para pembaca sejenak memperingati suatu peristiwa penting bagi kaum Ibu Indonesia ialah saat ketika untuk pertama kalinya tergalang persatuan antara berbagai perkumpulan wanita di Inds nesia. Peristiwa ini terjadi di Yogyakarta pada tgl. 22 Desember 1928, yang hingga kini telah menjadi tradisi kita untuk merayakannya sebagai HARI IBU. Semangat persatuan untuk mempertahankan hak-hak wanita dan membela hak-hak anak-anak, untuk menyempurnakan kemerdekaan tanahair dan memperjuangkan perdamaian dunia, harus menjiwai gerakan wanita kita, justru pada saat seperti sekarang ini dimana bangsa kita menghadapi suatu tugas nasional iaian pelaksanaan Manifesto Politik Presiden Sukarno, dimana kaum wanita memegang peranan yang tidak kurang pula pentingnya. Semangat persatuan yang terkandyng dalam Hari Ibu harus kita gali sedalam-dalamnya setiap kita memperingati Hari bersejarah tersebut untuk selanjutnya kita miliki dan kita pergunakan dalam melaksanakan tugas nasional kita diatas. Idee persatuan untuk mencapai tujuan bersama ini lahir pada tgl. 22 Desember 1928, dan tradisi baik ini wajib kita pupuk seterusnya. Selain itu, selayaknya pula Hari Ibu dirayakan untuk menghormati jasa.kaum Ibu umumnya, yang berperanan penting dalam keluarga dan masyarakat, yang dengan serta-merta mencurahkan dan mengorbankan seluruh. hidupnya untuk kepen tingan keluarga dan terutama anak2nya, pendukung-pendukung haridepan masyarakat kita.. Maka tidak berkelebih-lebihanlah~ kiranya bila kita menganjurkan kepada anak-anak dan para suami — kaum Bapak —, hendaknya mereka nanti pada Hari Ibu dengan se-ikhlas2nya mau menyampaikan sesuatu tanda penghargaan dan penghormatan kepada ibunya, kepada isterinya. Dan akhirnya,,,Api Kartini” mengajak para pembaca yang budiman untuk menyampaikan hormat sedalam-dulamnya kepada kaum Ibu yang telah berjasa dan mengorbankan putra-putrinya untuk perjuangan kemerdekaan tanahair kita, untuk demokrasi dan perdamaian.: Para pengasuh "Api Kartini” mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Bari === [PDF page 4] === — Ibu mengusap tetes airmata, membentak marah, Ibu Eyintakasih Merpati Ibu legariang melahirkan kelahiran lara terabai, hanya mengenal nikmat memelukcium anaksayang intanesok. Dengan segar ibu jauh memandang cintakasih merpati mengangkasa tinggi sambar-menyambar mengepak-ngepak saya | damai bagi keayaman anak | damai bagi ketentraman ayah damai bagi keamanan ibu, zaman merpati sembahan kehidupan. Ibu muram karena merpati cintakasih ibu dikejar, diburu setanhantu ledakancoba bomatom yang meremas segala tunas bomhidrogin menumpas segala yang bebas | menyebar tangis membanjir, | ibu merintihpedih ayah mebatangkara anak meyatimpiatu, dukaderita bukan sembahan kehidupan. jangan kami dibikinkan halaman kami sendiri pembikin halaman sejarah keperwiraan juangibu melawan keganasan penumpas tunas mempertahankan cintakasih merpati | mengicaukan damai bahagiasejahtera, zaman merpati sembahan kehidupan === [PDF page 5] === HARI IBU 22 Desember Wawancara dengan Ibu Suryadarma 1. Berhubung gengan perimgatan Hari Ibu yad, apakah pesan-pesan Ibu Sur- Yadarma sebagai seorang 4bu yang berpengalaman dalam perjuangan wanita, perdamaian dan pendidikan anak-anak? 2. Bagaimana pendapat Ibu Suryadarma tentang pelaksanaan program Sandang pangan, Pertanyaan {ni kami ajukan berdasarkan kenyataan makin naiknya harga-harga kebutuhan ge-hari-hari yang per-tama-tama dirasakan oleh kaum ybu dan wanita rumahtangga. 3. Bagaimana pendapat Ibu tentang pendidikan anak-anak kita sekarang, dihubungkan dengan komando Presiden untuk kembali kepada kebudayaan nasional dan menentang segala kebudayaan asingyang merusak. I. Pada hari yaug bersejarah ini kami ingin menyerukan kepada kaum Ibu diseluruh Tanahair untuk menyedari kembali akan tugas yang diberikan kepadanya oleh sejarah yaitu: menyelenggarakan masyarakat yang adil dan makmur untuk seluruh Bangsa Indonesia dan menciptakan dunia yang bahagia untuk seluruh umat manusia. Yang satu merupakan perjuangan kebangsaan, yang lain merupakan perjuangan kemanusiaan, Satu' dengan lain tak dapat dipisahpisahkan melainkan jalin-menjalin. Dalam mengerahkan tenaga untuk menghadapi tugas kebangsaan itu hendaknya dipupuk iklim yang sebaik-baiknya untuk membangkitkan inisiatif dan kegiatan-kegiatan yang luarbiasa, yang berseribu-satumuka. Iklim ini hendaknya didasarkan atas pengertian, kemauan baik dan percaya-mempercayai yang memberikan ruangan kepada semua kegiatan yang menguntungkan Bangsa dan Tanahair, Sudah cukup banyak kerusakan kita’ derita sebagai akibat perang dingin yang selama ini berkecamuk diseluruh dunia dan meliputi udara Tanahair kita pula. Pada hakekatnya kaum Ibu diseluruh dunia, pun ditanahair tidak berkepenfingan perangdingin ini, yang hanya merusak hubungan manusia dan manusia, menghambat pembangunan dan kemajuan — terutama dibenua Asia dan Afrika — dengan tidak memberikan keuntungan suatu apapun. Kaum ibu berkepentingan suatu masyarakat yang tenang, adil dan sejahtera, dimana anak dengan tentram dapat masuk sekolah, dan dapat bergembira sesuka hatinya, dimana toko? pasar penuh dengan sandang-pangan yang dapat dibeli oleh kaum Ibu dari seluruh lapisan masyarakat, dimana rumah merupakan tempat bernaung yang wajar, dimana hidup lebih berarti daripada rentetan usaha mencari nafkah saja dari lahir sampai maut. Kaum ibu berkepentingan, bahwa hidup merupakan Nyanyian Bersama yang mesra. Memperingati Hari Ibu tiap tahun berarti tiap tahun mempertinggi taraf perjuangan: dari perjuangan wanita khusus kearah perjuangan sosial (masyarakat), kearah perjuangan kemanusiaan. II. Masalah Sandang Pangan bagi Bangsa Indonesia adalah suatu masalah yang harus dipe- - cahkan secara integral. Ini memerlukan suatu blueprint, pola yang tegas, yang meliputi semua bidang kehidupan dimana garis-garis besar diletakkan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur. Semua tindakan -{insidentil) yang tidak jalin menjalin akan merupakan usaha tambalsulam belaka. Semasa Kabinet Karya telah dilahirkan suatu ide yang baik, yang mengandung hidup sederhana dan penyederhanaan dalam segala lapangan kehidupan, yang sebenarnya dapat dipakai scba. gai suatu jembatan untuk menuju masyarakat adil dan makmur, akan tetapi mengalami kega- === [PDF page 6] === galan karena tidak di blueprintkan..Selama ini kita mengenal bermacam-macam gerakan, gcrakan kerjabakti, gerakan bercocok tanam, gerakan kebersihan, nasional dsb. Semua gerakan tidak membekas karena dijalankan secara insidentil dan tidak teratur. Kita harus mencari jalan untuk mengembalikan usaha-usaha ini kepada suatu kelompok (penduduk) yang sekecil-kecilnya didalam masyarakat yang dapat mengorganisasi dan melaksanakan usaha-usaha yang bermanfaat itu secara terus-menerus dengan adanya pengawasan yang sepenuhnya.: Kelompok (penduduk) telah ada, hanya belum diberikan arti sewajarnya, yaitu Rukuntetangga. Rukuntetanaga ini ha-- kita dinamisir dan reorganisasi se-baik?nya untuk menjalankan Gerakan Hidup Baru itu, untuk memecahkan bersama bermacam-macam persoalan dalam masyarakat secara kontinu, Misalnya tiap-tiap Rukuntetangga dapat diberikan pertanggunganjawab akan kebersihan daerah sekitar, akan distribusi bahan-bahan pokok, akan kesehatan penduduk, akan keadaan fakir miskinnya, crossboysnia dsbnya. Dengan ini pula kita letakkan kembali dasar hidup gotongroyong (terutama di kota-kota besar) yang merupakan sendi utama dari masyarakat adil daa makmiir. Kaum Ibu dapat menjalankan. peranan yang penting dalam kegiatan ini karena merasa berkepentingan akan keselamatan rtimahtangganyad. Ia akan menjadi motor dari community kecil itu, penggerak, penyelenggara, pengawas usaha-usaha yang bermanfaat. Semua tenaga merupakan tenaga sukarela, yang akan merupakan penyederhanaan yang mutlak bagi keuangan negara. Karena selama ini jutaan uang dihambur untuk gerakan-gerakan yang tidak membekas itu. Kita mengharapkan usaha Pemerintah kearah itu, tidak sebagian semboyan yang menjulang tinggi, melainkan sebagai jerih payah yang langkah demi langkah menjelmakan usaha-usaha bersama yang bermanfaat.: ‘ III. Tiap pencinta Tanahair akan menyambut dengan gembira komando Presiden yang bermaksud untuk mengembalikan kepribadian Indonesia kepada bangsa Indonesia. Tiga setengah abad penjajahan telah lalu, akan tetapi adalah suatu realitet bahwa jiwa bangsa Indonesia telah menderita kerusakan? karenanya, yang sampai sekarang belum pulih, Sebagian besar kerusakan terdiri dari tidak/atau kurang adanya hargadiri yang menimbulkan kompleks-kompleks negatif yang merugikan dan keretakan yang melahirkan dualisme-dualisme. Hal ini tidak kita ingin terulang kembali pada generasi baru karena untuk menghadapi Pembangunan Raksasa diperlukan suatu bangsa yang utuh jiwanya. Dasar harus kita letakkan pada jiwa anak dan ini memerlukan perlengkapan-perlengkapan yang sesuai dengan tujuan tersebut, baik rokhaniah maupun jasmaniah. Adalah tugas generasi sekarang, kaum Ibu-dan Bapak, untuk mempersiapkan perlengkapan itu. Dari persiapan inilah akan tergantung sukses tidaknya pemulihan jiwa bangsa Indonesia yang luka dan retak itu dikemudian hari. Hal ini tidak dapat kita serahkan kepada alam fikiran liberal dalam konstelasi dunia sekarang, karena akan hanya mengakibatkan "the survival of the fitted,” saja. Suatu hal yang berbahaya dan riskant mengingat kita baru timbul dari tiga 'setengah abad penjajahan. Adalah bijaksana apabila Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama dengan penuh keyakinan melaksanakan komando Bung Karno ini guna keselamatan hari kemudian anak-anak kita sendiri, sehingga unsur “paksaan” samasekali tidak terfikir. Disamping itu Pemerintah harus tc menerus mendorong, menstimulir usaha kebudayaan nasional tidak hanya dengan kata-kata saja melainkan dengan perbuatan-perbuatan yang konkrit. Pada dewasa ini sebagian anak-anak, pemuda pemudi untuk sementara menderita karena “omskhakeling” ini, akan tetapi kami yakin bahwa kemudian mereka akan bergembira kembali akan tetapi dalam "bahasanya” sendiri. Dan ini akan merupakan keuntungan yang besar bagi perkembangan masyarakat Indonesia. === [PDF page 7] === Hadiah untuk Ibu Hari Ibu adalah sekali tiap tahun. Ibu penyayang, pengasuh keluarganya, pemelihara rumahtangga dan dalam masyarakat kita seringkali pula pencari nafkah. Ibu yang tanpa kenal lelah, seliap saat siap sedia memenuhi panggilan dan permintaan keluarganya sampai se-kecil2nya. Alangkah gembira dan bahagianya Ibu, apabila pada Hari Ibu, anak-anak dan Bapak memberi perhatian khusus dengan menyediakan sesualu tanda terimakasih bagi jasa-jasa Ibu itu. Maka untuk membantu anak-anak dan kaum Bapak dengan beberapa fikiran saja, dibawah ini kami berikan beberapa contoh yang kiranya dapat dibuat atau dibeli. 1. Yang pertama adalah sebuah dos untuk tempat Ibu menyimpan peniti, ja: rum, benang, kancing, dll, keperluan jahit. Atau dapat pula sebagai penyimpan tusuk konde, harnal, cemara kalau dibuat agak besar, atau kalau Ibu mema punyai beberapa hiasan dapat pula dibuat tempat hiasan. Mula-mula ambillah karton yang tidak terlalu tebal dan guntinglah 2 lingkaran berapa besar menurut kesukaan saudara masing-masing, dua lingkaran: itu ialah satu untuk dasarnya dan satu lainnya untuk | penutupnya yang harus kita gunting lebih besar sedikit daripada dasarnya. Sekarang kita menggunting lagi satu persegi panjang untuk menutup tepinya diukur persis dengan besarnya lingkaran tadi, dalamnya dos dapat saudara kira-kira sendiri. Begitu juga untuk membuat tepi pada tutupnya kita menggunting lebih | tipis dan tidak perlu memenuhi ling- | karannya, kurangi sedikit supaya lebih gampang menutupnya dan pada ujung- | nya bikinlah membulat (Lihat contoh): Sekarang untuk menyelesaikan dos ini kita membutuhkan dua macam sisa kain ialah: satu untuk luarnya dan satu untuk luarnya dan satu untuk vuringnya (bagian dalamnya), untuk bagian luarnya tentu kita pilih kain yang lebih bagus misalnya; sepotong kain beludru atau satin boleh juga, lainnya dengan vuringnya yang cocok. Setelah kain digunting menurut pola-pola dari karton tadi dengan di! tambah untuk jahitan lalu jahitlah kain luar dan vuringnya dan pasanglah kartonnya didalam. Setelah selesai semua bagian-bagian dari karton tadi dan sekarang dapat dipasang dari tepi dan dasarnya dengan dijahit dari luar (overhands) pakai dengan tangan, begitu juga membuat tutupnya. Jika dos ini akan disulam, sulamlah sebelum dijahit: 7 Doos bersulam dart kain yang indah === [PDF page 8] === LTIS 2. Yang kedua adalah alas piring- dan serbet, yang dengan sulaman sederhana tetapi menarik akan mendapat tempat yang baik.: Bahan untuk alas piring dan serbet kita pergunakan kain lena yang halus atau blacu. Untuk alas-piring, ukurannya 46 X 60 cm sedang untuk serbetnya 43 X 43 cm., dan benang-sulam yang berwarna putih. | Gambar disamping ini menunjukkan % dari pinggiran seluruhnya. Digambar dengan kertas karbon diatas kainnya 9 cm: dari bawali. Disulam dengan tusuk-rantai (kettingsteek) dan benangnya rangkap, hanya diatas garis2nya saja. Alas-piring dan serbet ini dikelim dengan openzoom lebarnya 3 cm. HBO === [PDF page 9] === Sabuk bebe dari linen UNTUK YANTO DAN TATI Contoh-contoh diatas ini kiranya adalah puteri Ibu yang sudah agak besar. Tetapi Yanto dan Tati yang baru berumur 4 dan 5 tahun fikirannya ingin juga menunjukkan kasihsayangnya yang khusus kepada Ibu pada hari iu. Maka kiranya kepandaian yang didapatnya dari Taman Kanak-kanak bisa pula digunakan disini. Sebuah rangka atau les potret dengan mudah dapat dibuat dari guntingan-guntingan kertas yang kemudian diberi warna dan ditempelkan atas karton. Guntingan-guntingan kertas ini dapatlah dibuat seperti contoh disini. Diatas karton sebelumnya ditempelkan kertas putih bersih. 3. Yang ketiga ialah sebuah sabuk untuk bebe. Bahannya dapat saudara pilih sendiri misalnya: linen, katun, kain bagor, setagen Bali akan menarik juga; dll. Untuk vuringnya dapat kita pakai kain keras (ini sedikit susah carinya dari agak mahal harganya), atau dapat juga dari bekas taplak meja dari plastik yang tebal. Ukurlah pinggang saudara dan tambahlah beberapa cm untuk,,overslag”-nya. Bagian dalamnya boleh pakai kain lain yang polos. Lalu jahitlah bersama bagian luar dan dalamnya dan baliklah, sekarang pasanglah kain keras atau plastiknya yang telah digunting menurut model, dan akhirnya gesper dipasang dan dijahit. Gespernya dapat beli ditoko.. UNTUK DIDI DAN BAPAK Si Didi yang belum mampu membuat apa-apa, maklum ia baru berumur 3 tahun dan juga Bapak yang seringkali terlalu banyak pekerjaan diluar rumah, kiranya bisa,,berkomplot” dan membelikan Ibu sesuatu yang praktis, yang ada gunanya untuk dipakai setiap hari atau boleh juga sesuatu untuk memenuhi selera Ibu. Barangnya tak usah besar, umpamanya bisa sabun mandi, tusuk konde, selendang atau giwang sederhana, tetapi dapat pula sebuah pot tanam2an kecil, berbunga ataupun tidak yang sekaligus dapat menyemarakkan ruangan makan “atau duduk, yang se-hari2nya dibawah pemeliharaan Ibu. Dan bagi anak-anak yang sudah lebih besar, laki maupun wanita pada hari IBU dapatlah kiranya menunjukkan cintanya dengan membantu Ibu, lebih daripada biasanya, untuk meringankan pekerjaannya dirumah. Demikianlah hanya beberapa fikiran saja. Kasihsayang anak-anak dan Bapak terhadap Ibu memang dapat dinyatakan dengan banyak bentuk dan pada Hari Ibu dengan bentuk yang khusus hendaknya. 9290 === [PDF page 10] === Kepercayaan "Saya mau disuntik” — dengan kata-kata yang berani ini Yono memasuki kamar praktek dokter, Setiap “ahun ibunya membawanya ke dokter untuk mendapatkan suntikan guna mencegah berbagai macam penyakie menular yang berbahaya. Kali ini Yono sudah ¢yukup tua untuk bertanya ma. cam-cam tentang kepergiannya ke dokter. Mula-mula ia sngin tahu kemana mereka pergi. "Ke dok. ter”, Sekarang ia ingin tahu mengapa Ia oh tidak sakit? "Tidak, kau tidak sakit. Dan dokter akan memberikan kau suntikan untuk menjaga supaya kau tidak sakit”. Sementara diam. Kemudian keluarlah pertanya. an yang tak dapat dihndari: "Apa disuntik itu sakit?” "Ya", jawab ibunya secara berterus perang. "Sakit sedikit”. 2 Iny #fdak mengenakkan Yono, "Saya tidak mau!” "Tetap: harus” kata ibunya tenang, Mereka toh sudah dalam perjalanan, Kembali tentu tak mungkin, ini Yono tahu benar, Apa sekarang? Menangis? Iny tidak akan menolong, dan Yono tahu pula. Sungguh aneh, bahwa dal harus dapat mengatasi semua ini. Bersama-sama dengan ibu, adalah suatu hiburan! Tangan kecil yang dingi, meraba tangan ybunya. Yono mencoba mengenal ngerinya bahaya. Bahaya yang dikenal tentu kurang daya mengancamnya! Apakah sakit sekali?” Sekarang ibunya dapat menolong nya sedikit. "Ah, tidak, hanya sakit dan sebentar juga sudah hilang”, Dan untuk sedikit menambah keberani- Annya, ibunya menambahkan — sambil memegang tangan anaknya yang dingin erat-erat —! "Anak sebesar kau tidak akan merasa apa-apa”. Seserusnya Yono diam, Ia yahu, bahwa ia tak dapat berbuat apa-apa, Dan ia mengambil keputusan: ya akan menjadi anak yang besar! Suatu keputusan yang be. rani bagi manusia yang hanya berumur 3 tahun!- Sambil menunggu dan melihat-lihat bacaan, Yono menjaj lebih diam, dari biasanya, tangannya masih saja merasa dingin. Kalau ada, anak didalam kamar yang menangis, ia melihap ibunya. Achirnya pintu dibuka: Gilirannya Yono, Inilah wak. tunya menjadi anak yang berani. Ia melangkah kedepan dan se... "saya mau disuntik!" katanya. Dokter yang berpakaian putih itu tersenyum melihat keberani. annya dan mulai memegang alat2nya yang berkilau. Tangan Yono yang dingin memegang tangan ibunya erat-erat, sebentar saja ix mengaduh waktu jarum yang panjang diletakkan diatas tangannya, Kemudiar suntikannya......... dan sungguh, sebentar sudah tak mera. Sa apa-apa lagi! Yono tertawa, lega sekali, Ibunya segera mengusap dua tetesan airmata yang tak dapat jsembunyikan dipipipya.. Sudah tenyu dokter dikasih tangan. Ia sungguh pe. ramah. "Terimakasih, dokter!” Bangga ia berjalan melewati kamar.tunggu dimana mereka tadi duduk, dan kepada siapa yang memperhatikannya, ia katakan: "Saya telah disuntik!”, === [PDF page 11] === PERTANYAAN: JAWABAN: PERTANYAAN: JAWABAN: PERTANYAAN: TAMAN PENDIDIKAN ANAK-anak Anak saya umur empat tahun, tiap malam tidak dapat tidur nyenyak. Sering ia terbangun tengah tidur, menjerit-jerit seperli ada sesuatu yang ditakuti. Badan seluruhnya menjadi penuh dengan keringat. Apakah yang harus saya perbuat, supaya anak dapat tidur dengan tenang? Ny. S. SUNOKO Pe" Kediri. Memang benar, yang menyebabkan anak Nyonya tidak dapat nyenyak itu adalah rasa takut. Usahakanlah untuk mengurangi rasa takutnya ini. Jangan sekali-kali kita bercerita tentang hal-hal yang mengerikan kepada anak. Misalnya cerita tentang orang dipotong lehernya, dicekek, bahwa didapur ada orang hitam yang tinggi besar, matanya tiga dsb. Maksud ibu bercerita demikian itu kiranya supaya anak takut lalu mau lekas tidur. Anak karena 'takutnya, badannya basah, keluar keringat, lalu tidur juga, tetapi cerita-cerita ibu yang mengerikan tadi meresap mendalam disanubarinya, menekan otak si anak dan dia menjadi anak yang selalu dalam ketakutan. Keliling atau lingkungan keluarga harus tenang, janganlah Ibu suka membentak, berteriak, sebagai pendidik Ibu harus sabar. Jika anak Nyonya berteriak-teriak ketakutan tengah tidur, dekatilah ia, pangkulah dia dan nialakan lampu supaya terang. Katakan padanya, bahwa tak ada apa-apa yang perlu ditakuti. Dalam ia masih merasa takut, berilah ia minum dan gantilah pakaiannya yang basah kena keringat itu, supaya bisa tidur lagi- Anak saya semenjak ia duduk diklas enam S.R. sekarang ini dihinggapi,,penyakit membatia”. Jika ia sedang membaca lupa pada keadaan sekelilingnya, lupa pada pelajaran lain2nya, jika adik2nya mendekati di-bentak-bentak dan disakiti supaya menjauhi. Yang saya tanyakan, suka membaca itu, baikkah atau tidak untuk anak-anak? Ny. MUNANDAR Bandung. Kebiasaan suka membaca itu adalah baik. Sebab dengan banyak Aang | pengetahiuannya bertambah. Tetapi kita juga tidak boleh lupa melihat apa yang dibacania. Isi matiam-matiam bacaan itu ada yang baik urituk anak-anak, dan tak sedikit puta buku-buku yang isinya dapat merusak moral dan sama sekali tidak boleh dibatia anak kita. Kewadiiban kita sebagai orangtua, ialah memeriksa buku-buku bacaan anak kita,dengan cara yang bijaksana, sehingga tidak mematikan kegemaran membaca anak kita, yang dasarnya baik- Anak saya tahun ini genap 12 tahun umurnya. Mengapakah ia sekarang selalu menolak jika saya suruh membantu ini atau itn. Padahal waktu kecilnya ia seorang anak yang rajin, menurut..... tapi sekarang mendadak menjadi nakai. Apakah yang harus saya perbuat? Dipukulkab? Ny. M. ICHWAN Jakarta, === [PDF page 12] === JAWABAN: Dalam menghadapi dan mendidik anak, kita harus mengetahul apa Yang sedang mempengaruhi! jlwa anak pada umur sekian itu. Putra Nyonya Ini agaknya sekarang setelah berumur 12 tahun meng: Injak masa,calon pemuda", yallu umur 12 — 15 tahun, dimana anak melagak sebagai orang dewasa, ia segan dikatakan sebagai anak-anak, Rasa yang mempengaruhi anak umur seklan Itu falah rasa malu Yang tidak pada tempatnya (valse skhaamte). Biasanya pemuda-kecll kita ini mulal senang merokok meniru gaya bapaknya, Ingin memakai celana panjang, dsb. Jadi Ibu tidak perlu memukul dia, bila dia membangkang jika disuruh membantu pekerjaan Ibu, Dengan tuntunan, pimpinan yang sabar, anak itu dengan sendirinya merasal sendiri bahwa membangkang jika diperintah Ibu itu adalah keliru. Umpamanya anak tidak mau disuruh beli garam ke warung sebelah. Sekali waktu sebaiknya anak diajak bersama-sama ayalinya pergi ke warung membeli pisang umpamanya: Pulangnya sindirlah la:,,Wah, Nono sudah besar sih, tentu malu ya menentang (membawa) pisang, biarlah ayah saja yang membawanya -" Ia sudah tentu akan menjawab:,,Ach tidak, Pak, Nono saja yang membawa." Dengan jalan demikian, dua kali tiga kali, rasa malu yang tidak pada tempatnya itu akan di,,bunuh” sendiri oleh 'yalon pemuda kita. 19 Senyum Sepakat MENU TANGGUN GBULAN Bapak:,,Wah apa Bu yang kita makan siang Ini? Perutku lapar benar, dikantor Pak Kepala marah-marah, Saptu si, pikirannya sudah di Puncak, Pekerjaan masih numpuk.” Ibu:,,Ah, seperti blasa. Apa lupa kalau ini tang. gung bulan? Pendeknya hari ini ada masakan istimewa, Sayur baju dengan kripik kemeja, tambah ikan asin merk celana.” Ibu: Ya, kita masih untung ada barter yang belum dilarang. Nggak ada risiko devisen sih, Kau tahu Pak, Uang belanja kapan sudah habis. Nah untung ada baju anakmu si Neng yang sudah terlalu kecil, kemejamu yang tidak berleher lagi dan celana panjangmu yang robek belakang dan kedua dengkulnya. Itulah yang menghasilkan sa- _ fur, kripik dan Ikan asin goreng.” Bapak: Eh, eh, pintar benar kau Bu, berhak mondapat pujlan pada tgl. 22 Desember nanti, === [PDF page 13] === Lindungilah aku terhadap senjata-senjata nuklir | TAK ada kiranya seorang Ibu yang tidak menginginkan anaknya senantiasa riang gembira dan bahagia. Setiap Ibu tentu seringkali merenungkan haridepan anaknya, seringkali mengimpikan bahwa anaknya kelak pasti menjadi "orang". Betapa banyak harapan-harapan yang tersimpul dalam kata sederhana ini. Untuk inilah Ibu dengan tak kenal lelah membanting tulang mengurus rumahtangga dan/atau mencari nafkah. Untuk ini, Ibu seringkali tak mengejapkan mata ber-malam-malam apabila menghadapi anak terbentang sakit, untuk ini Ibu acapkali mengorbankan seribusatu kepentingan dirinya sendiri, agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan anaknya. Setiap Ibu pula tidak akan tinggal diam, bilamana anaknya dalam bahaya dan terancam jiwanya. Sifat-sifat keibuan ini adalah universil, adalah sama diseluruh dunia. Oleh karena itu pula, maka disemua benua, kaum ibu dan wanita yang menyadari bahwa masih ada golongan-golongan yang ingin mencetuskan perang dunia baru, telah bangkit dan bersatu dalam gerakan untuk membela perdamaian dunia. Selama beberapa tahun belakangan ini, suatu perjuangan yang sengit telah berlangsung didunia kita antara yang membela perdamaian dan yang ingin melancarkan perang. Kaum penganjur perang yang haus akan percekcokan dan pertentangan antara rakyat-rakyat didunia, karena dari sinilah mereka hidup, telah dan masih terus meng-hambur?kan sejumlah besar uang rakyatnya untuk membuat senjata-senjata yang ganas, yang MEMBELA PERDAMAIAN BERARII MEMBELA HARIDEPANNYA dalam sekejap mata saja dapat menghancurkan satu kota dengan segala isinya. Bom atom pertama yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat diatas kota-kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang, telah meninggalkan bekas-bekas mautnya, yang sampai kinipun masih nyata, Tidakkah sampai sekarangpun kita masih mendengar tentang kematian? ‘di Jepang, akibat radiasi atom dari letusan bom atom 14 tahun yang lalu? Betapa berita-berita tentang akibatnya tidak mengerikan. Dengan sekaligus bom tsb. membunuh 247000 manusia di Hiroshima. Korban-korban lain yang tak terbunuh seketika itu, mendapat luka?, kulit muka dan lengan terbakar sedemikian rupa hingga mereka tidak dapat dikenal lagi. Pada sejumlah wanita, bahkan motif kembang bajunya se-akan-akan di-cap dan berbekas pada kulit punggungnya oleh suhu yang begitu tinggi yang ditimbulkan oleh bom tsb. Terdapat anak-anak yang 8 tahun setelah letusan bom tsb, dengan se-konyong-konyong menderita sakit anaemie (kekurangan darah merah), yang kemudian hanya dapat hidup terus selama beberapa hari dengan mendapat transfusi darah, tetapi akhirnya menemui ajal seraya mengeluarkan banyak darah dari mulut dan hidung, Sudahkah penganjur-penganjur perang puas dengan hasil pembuatan senjata-senjata pembunuh massal itu? Tidak, mereka bahkan masih berusaha menyempurnakan daya membunuh dari senjata-senjata itu, dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih ganas dan mengerikan hasilnya, yalah apa yang kini dikenal dengan nama bom hidrogin dan senjata® nuklir pada umumnya. Sampai pada tahun yl. 1958 negara-negara besar yang memiliki senjata-senjata ukir itu, yalah Amerika Serikat, Inggris dan Uni Sovyet, telah melakukan percobaan-percobaan bom-bom nuklirnya. Pembaca mungkin masih ingat bahwa pada tahun yang lalu Uni Sovyet secara sepihak telah menghentikan percobaan-percobaan nuklir itu, dengan harapan agar diikuti oleh negara-negara besar laimnya. Sayang sekali bahwa hal ini tidak terjadi, tetapi akhirnya karena desakan-desakan dari kekuatan-kekuatan cintadamai di berbagai dan banyak negeri terlaksana juga Konperensi antara ketiga negara besar tsb. untuk mengakhiri percobaan-percobaan bom nuklir, yalah konperensi yang sampai sekarang masih berjalan terus di Jenewa — negeri Swiss. === [PDF page 14] === Wanita-wanita muda Jepang inl sodang bersembahyang da § lam goroja di Hiroshinin. Moreka telah kehilangan hak setiap - wanita" untuk molahirkan anak. Radinsi atom telah membuatnya men Be jadi steril. BAGAIMANAKAH BAHAYA NUKLIR ITU? Sejumlah besar sarjana-sarjana dari berbagai negeri telah melakukan penyelidikan tentang akibat-akibat yang ditimbulkan oleh percobaan-percobaan bom nuklir maupun tentang bahaya?nya apabila suatu perang atom meletus. Tidak kurang daripada seorang Profesor Ame- ‘rika Serikat negeri yang paling banyak melakukan percobaan-percobaan nuklir itu telah sampay kepada hasil-hasil penyelidikan yang cukup mengerikan, Marilah kita ikuti sebagian dari: kuliahnya yang diucapkan pada Konperensi Dunia Menentang Bom -H yang ke-l, yang diadakan di Hiroshima pada bulan Agustus tahun ini. Antara lain ia mengatakan: "Setiap pemimpin nasional yang memberi perintah untuk mencoba sebuah bom nuklir besar — tetapi saya harap perintah demikian.tak lagi akan diberikan untuk selama-lamanya — harus menyadari bahwa dengan demikian ia menghukum 15.000 anak? untuk dilahirkan didunia iny. dengan cacad-cacad badaniah dan rokhaniah yang besar, yang selanjutnya harus hidup dalam kesengsaraan dan penderitaan.". "Saya telah menyelidiki akibat-akibat daripada carbon-14, yalah suatu zat radioaktif yang ditimbulkan oleh letusan bom nuklir, dan dapat merasuk kedalam tubuh manusia. Carbon-14 dapat bertahan Yama diudara, rata-rata selama 8.000 tahun, Dengan demikian maka umatmanusia akan terus dirusak oleh zat radioaktif ini ber-abad-abad," "Menurut perhitungan-perhitungan saya jumlah anak? yang akan lahir dengan cacad fisik dan mental, sebagai akibat dari carbon-14 yang sudah ditimbulkan oleh percobaan-percobaan nuklir sampai kini, ada: lah 1.250.000,” Berdasarkan keterangan-keterangan dari penyelidikan? yang dilakukan atas korban? Hiroshima dan Nagasaki yang kini menderita leukemia, maka saya menaksir bahwa percobaan-percobaan nuklir yang sudah dilakukan sampai sekarang, akan mengakibatkan bahwa 140.000 orang yang kini masih hidup akan mati karena Yeukemia dan kanker pada tulang, dan kira? 1.000.000 orang akan mati dari bermacam-bermacam penyakit kanker,” 12 Sungguh cukup mengerikan hasil-hasil penyelidikan ilmiyah kaum sarjana itu, Apakah kita kaum wanita akan tinggal diam dengan adanya ancaman pada jiwa umatmanusia terutama kepada'anak-anak kita, kepada generasi-generasi yang akan datang pendukung haridepan negara dan bangsa kita? Pasti tidak! Karenanya sudah selayaknya kalau kita wanita Indonesia memberi sumbangan kita biarpun kecil saja, untuk mensukseskan Musyawarah Nasional Perdamaian, yang akan diadakan - di Bandung pada bulan Januari th. 1960, yang telah mendapat doa restu pula dari PYM Presiden Sukarno, dan a.l. akan membicarakan apa sumbangan Rakyat kita pada gerakan membela perdamaian, menentang perang nuklir, gerakan yang sudah meluas diseluruh dunia. Massalah perdamaian memang sangat erat hubungannya dengan perjuangan kita untuk menyempurnakan kemerdekaan nasional kita. Kita hanya dapat membangun dengan tenang dan damai, dan melangsungkan hidup kita sebagai suatu bangsa jika tidak ada ancaman? perang dunia baru, apabila tidak ada ancaman pada jiwa kita dan keturunan kita dari senjata-senjata pembunuh massal yang begitu mengerikan akibatnya. SOKONG USUL PERLUCUTAN SENJA- TA YANG UMUM DAN TOTAL. Bagaikan cerah sinar matahari yang anak bus awan-awan gelap menggumpal ancaman-ancaman perang nuklir, pada bulan September ybl. telah “ag kan sebuah usul oleh Perdana Menteri Uni Sovyet untuk mengadakan perlucutan persenjataan yang umum dan total. Bahwasanya segenap umat manusia sudah haus akan kejelasan dalam hal ini, dapat dilihat dari kenyataan bahwa usul yang diajukan kehadapan Perserikatan Bangsa?, telah diterima dengan suara bulat sebagai suatu masalah yang memerlukan pemecahan selekas mungkin. === [PDF page 15] === Wanita Indonesia tidak mau ketinggalan dalam menyatakan pendapatnya mengenai hal ini. Ibu Ratu Aminah Hidayat yang kiranya mewakili semua wanita Indonesia yang cintadamai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa didunia, telah mendatangi suatu Musyawarah Wanita Internasional Untuk Perlucutan Persenjataan, yang diadakan pada tg. 11 Desember ini di Kongilv — Swedia. Pada banyak kesempatan sebelumnya, wanita Indonesia sudah menunjukkan tanggung jawabnya terhadap haridepan anak?nya dengan jalan pernyataan-pernyataan membela perdamaian yang di. kirim kepada pemerintah-pemerintah negara-negara Besar maupun kepada PB3. Komite Ibu Indonesia menentang Bom A-H pada bulan ini juga telah mengirim sebuah surat terbuka kepada Sidang Majelis Umum PBB untuk memperkuat resolusi negara-negara kelompok Asia Afrika yang meminta Perancis membatalkan niatnya untuk melakukan" percobaan nuklir digurun Sahara, sesuatu yang secara nekad mau diteruskan dalam bulan Maret th. 1960. Perjuangan membela perdamaian masih hatus terus dilakukan, dengan segenap kemampuan kita, dengan segenap kemauan-baik kita, demi keselamatan dan kebahagiaan turun-temurun kita. Masih dapatkah ya menjadidewasa? Sampai dimanakah hidup mudanya dapat menahan radiasi utom yang tidak saja telah meninggalkan bekas-bekas pada kulitnya tetapi mungkin juga sudah merasuk kedalam tubuhnya seba galian akibat bom atom atas Hiroshima. FA Profesor Yuliot Curie almarhum yang per- — nah menjabay Ketua Dewan Perdamaian SS Dunia telah menyatakan, bahwa kekayaan-kekayaan alam day jam kerja yang digunakau ae dalam pembuata, senjata-senjata ganas menyebabkan adanya ketidak-seimbangan ekonomi yang besar. Apabila kekayaan-kekayaan ini dau jamkerja-jamkerja ini diabdikan kepada ilmu dan lain-lain tujuan-tujuan damai, keamanan ma- Er: teriil dari setiap manusia akan bisa di. PA tingkatkan. Penyakit-penyakit berbahaya yang hingga kini belum teratasi, akan dapat FA — dikurangi. Kelaparan atau kekurangan — LN AA makan dapat dihilangkan. Gambar disv- AAA — belah menunjukkan dengan jelas, betapa AA benarnya ucapn, Profesor Yuliot Curie YA almarhum, — Radioaktivitet yang sudah ditim. bulkan hingga kini akan menyebabkan 140.000 orang mati dari leukemia dan kanker pada tulang serta kira? 1 juta orang mati akibay ber-macam-macam penyakit Y kanker. — Setiap bom besar dapat meng. akibatkan 15.000 anak-anak abnormal yang lahir. — Oarbon-14 yang sudah ditimbul- Kan oleh letusan-letusan bom-bom nuklir, dapat mengakibatkan 1.250.000 $ anak menjadi abnormal. 13 === [PDF page 16] === MENGENAL TANAHAIR | Foto Deppen Mempelajari dan menggali kekayaan peninggalan kebudayaan lama termasuk 'adat-istiadat yang hidup dikalangan Rakyat, menyisihkan dan meninggalkan -segi?nya yang negatif dan yang tak cocok lagi dengan kemajuan jaman,-mengembangkan' dan-memupuk-segi?nya yang positif adalah sangat perlu, bahkan merupakan suatu keharusan untuk membina kebudayaan nasional yang moderen dan maju.. Satu diantaranya ‘sebagai suatu bahan yang hendak dipaparkan disini yalah tentang adat pergaulan bujang-gadis yang menjadi. tradisi penduduk Sumatera Selatan. Di Sumatera: Selatan berdiam | banyak sukubangsa, yang: besar-besar diantaranya yalah: Lampung, Komering, Ogan, Palembang, Musi, Semendo, Pasemah, Rejang, Bengkulu dan masih beberapa lagi. Walaupun terbagi dalam banyak - suku dan masih ter-bagi-bagi pula dalam puak-puak yang lebih kecil, yang kalam berbagai hal dan bahasa terdapat perbedaan-perbedaan satu dan lainnya: namun didalam. hal adat pergaulan bujang-gadis yang. disebut »belinjangan' oleh orang? Ogan atau,,manjau” oleh orang? Lampung, pada pokoknya sama. Diberbagai tempat pertemuan-pertemuan bujang-gadis 14 Sekilas Lintas Tentang BELINJANGAN (Hasanah Abdullah) itu formilnya hanya diadakan sewaktu hari-hari pesta dan pertemuan-pertemuan diluar hari-hari itu dilakukan secara ""sembunyi-sembunyi", Dibeberapa tempat lainnya pertemuan-pertemuan ytu selain diadakan pada hari-hari pesta, juga diadakan pada hari-hari biasa, misalnya waktu musim panen, musim tanam padi dlsb. malahan terbuka dalam bentuk gotong-royong bekerja disawah berganti-ganti: dan orang-orang tua tak bersikap "memusuhi". Walaupun demikian tidaklah berarti pertemuan-pertemuan itu bebas seperti pergaulan pemuda-pemuda kota, hilir-mudik boncengan sepeda, berdua-dua nonton bioskop dlsb.nya. Pertemuan-pertemuan itu dalam nada malu-malu, berjalan beramai-ramai sekelompok bujang dan sekelompok gadis bersama-sama: jika bertemu berdua jarak satu sama lain berjauhan beberapa langkah, dan pembicaraan dengan sindiran-sindiran dan pantun atau tukar menukar surat yang disusun dalam bentuk pantun pula. Bagi orang kota tentunya cara ini dirasakan kaku dan tidak bebas. Orang-orang tua biasanya tidak turut campur dan tidak langsung mengawasi pergaulan bujanggadis ini. Tetapi tidak berarti pergaulan itu bebas tanpa batas dan liar, pergaulan mereka terpimpin dan mendapat pengawasan yang keras dari kalangan mereka sendiri. Dikalangan bujang terdapat ketua bujang, demikian juga dikalangan gadis. Biasanya orang-orang tua untuk menghilangkan ke- Chawatiran atas keselamatan gadisnya, menyampaikan pesan-pesan dan meminta kepada ketua bujang dan/atau bujang kepercayaannya untuk mengamat-amati gadisnya itu. | Ketua bujang dan teman?nya yang dekat secara naluri merasa bertanggung-jawab -atas keselamatan kawanfnya, terutama para gadis sekampungnya. Mereka juga mempunyai' rasa tanggung-jawab yang besar atas nama baik dan kehormatan kampungnya.: Segi baik yang nyata dari sistim pergaulan bu- - jang-gadis itu antara lain yalah: 1) para pemuda dan pemudi itu mendapat kemungkinan untuk dengan bebas memilih teman hidupnya sendiri. Kawin paksa dan perkawinan anak-anak yang dalam masyarakat sekarang — terutama didesa-didesa masih sering terjadi disebabkan kesukaran ekonomi orang tua dan paksaan tuantanah?/orang-orang kaya hidung belang, dapat dibatasi dan/atau mendapat perlawanan dari pemuda pemudi yang sudah terbiasa dengan pergaulan sama muda, yang umumnya masing-masing pasti telah mempunyai pilihan sendiri, === [PDF page 17] === 2) bila diberi arah dan dipimpin baik, dengan pergaulan bujang-gadis yang sudah menjadi tradisi itu, kepada para pemuda pemudi bisa ditanamkan semangat gotongroyong dan saling-bantu: 3) pengembangan kesenian Rakyat, pendidikan kearah rasa tanggung-jawab kepada sesama dan masyarakatnya pun mendapat tempat dan saluran yang baik. Segi buruk yang bisa dibawa oleh pergaulan bujang-gadis itu antaranya yalah — terutama jika dikalangan mereka tak ada atau kurang terdapat pemuda-pemuda yang berpengalaman dan berpandangan luas, pergaulan hanya ditujukan kepada soal-soal percintaan dan mencari ijodoh semata-mata, sehingga timbul persaingan memperebutkan pasangan, tidak jarang terjadi perkelaian sampai bunuh-membunuh. Segi tidak baik lainnya yalah, jika tidak mendapat pengawasan dan terpimpin, tidak sedikit pemuda yang melalaikan pekerjaan membantu orang tuanya disawah, sepanjang hari bersolek dan jual tampang, sampai-sampai berani mencuri uang atau padi orang tuanya agar bisa mentraktir teman-teman gadisnya. Demikianlah sekilas lintas tentang pergaulan bujang-gadis atau belinjangan yang menjadi tradisi pemuda pemudi Sumatera Selatan, terutama pemuda pemudi taninya. Pastilah segi-segi baiknya itu bisa idikembalikan dan segi-segi buruknya bisa diatasi dan dibatasi, jika organisasi pemuda progresif yang ada bersedia menyingsingkan lengan bajunya memberi perhatian kepada soal ini. Kiranya akan lebih berhasil organisasi-organisasi pemuda itu mempersatukan dan meningkatkan taraf kebudayaan massa pemuda umumnya, jika mereka bisa memberikan pimpinan kepada pemuda tani yang luas itu dengan memperhatikan selera, kebiasaand dan tradisi yang hidup dikalangan mereka, Alangkah indahnya pemandangan dipantal teluk Lampung Wanita Sumatra Selatan dengan berpakaian adat. Foto Deppen , Foto Deppen 15 === [PDF page 18] === Wanita Amerika Latin | Membela Kehidupan —— & nim Dengan senyum manisnya maha. siswa puteri Mexi. =<my— 0 inl memperkenalkan dirinya kcpada pembaca Anak-anak petani Argentina inl ma. sih banyak pula yang hidup melarat, tetapi para ibunyapun telah bangkit untuk memper. juangkan kehidupan yang lebih baik baginya Tidak hanya di negeri-negeri Asia Afrika, tetapi nun jauh diseberang Lautan Teduh di-negeri-negeri yang disebut Amerika Latin wanitanya ikut serta dalam kancah gerak membela kehidupan meregut rantai ikatan modal yang. mencekam kekayaan negeri. Di Venezuela, Brazilia, Argentina, Uruguay, Paraguay dll mereka ta' ketinggalan bangkit bergerak menjawab tantangan zaman untuk menentukan haridepan mereka sendiri. Be- "ratus-ratus tahun Amerika -Latin pernah ter-bagi? menjadi jajahan Spanyol, Portugis, serta Inggris. Perkebunan-perkebunan kopi, kapas dan tambang? Signor? Spanyol memerlukan tenaga banyak, penduduk asli bangsa Indian banyak telah terbunuh. Ta' segan budak-budak didatangkan dari Afrika, manusia berdagang manusia hilang rasakemanusiaan. Jeritan penulis wanita Pearl Buck dalam bukunya "Uncle Tom's cabin" (Gubug Paman Tom) melukiskan kekejaman masa itu. Kini perbudakan telah dilarang tetapi kemiskinan dan kesengsaraan negeri-negeri yang terhisap kekayaan mereka oleh modal monopoli masih menyolok. Rakyatnya mulai sedar dan bangkit, wanitanya pun ikut serta. Pada bulan November 1959 wanita Amerika Latin mengadakan Kongresnya yang pertama di ' Santiago, ibukota Chili dengan slogan "Wanita Amerika Latin, marilah kita bersatu untuk membela kehidupan, pekerjaan dan kebudayaan”. | 16 === [PDF page 19] === Acara dalam kongres tersebut yalah:. 1. untuk kepribadian wanita Amerika Latin sebagai ibu, pekerja dan warganegara. 2. untuk kebahagiaan anak?, hak-hak anak-anak untuk jaminan kesehatan, pendidikan, keselamatan dan keamanan. 3. untuk membela kehidupan generasi sekarang dan generasi yang akan datang dan untuk kedaulatan, kemajuan dan kebudayaan rakyat-rakyat Amerika Latin. Dalam keduapuluh negeri-negeri Amerika berbagai organisasi wanita, diantara yang tergabung dalam Gabungan Wanita Demokratis Sedunia, wanita-wanita ahli ilmu wati-wati, organisasi-organisasi buruh dan tani, mahasiswa dan pemuda, gerakan perdamaian dan badan-badan untuk: mengambil ba-: pembelaan kedaulatan nasional gian yang aktif didalam "persiapan? Kongres. Dalam seruan kepada wanita Amerika Latin diantaranya disebutkan Amerika Latin merupa-, Latin, ‘ mereka ' serta seni-: ' kan kesatuan geographi. Samudera-samudera yang sama: memecah di-pantai-pantai daerah yang mahaluas yang terbagi oleh pegunungan Andes yang menjulang. Rimba dan padang rumput tumbuh pada tanah yang subur yang mengandung kekayaan pertambangan yang melimpah, sumber-sumber kehidupan dan kemajuan, Sebagai penjaga-penjaga keselamatan dan kemajuan, rakyat? Amerika Latin dipersatukan dalam kehendak nasib mereka sendiri,...... Latin. saudara? Marilah kita memperkuat persaudaraan serta | yang sama untuk menentukan | di Amerika: PENGUMUMAN REDAKSI: Berhubung dengan beberapa kesulitan tehnis, yang sampai kimi belum sepenuhnya teratasi, maka penerbitan Api Kartini no-.mer-mer belakangan ini samgat terlamba, adanya, Kepada paka langganan dan pembarya yang "budiman, kami minta dimaafkan. PENGUMUMAN ADMINISTRASI: -— Untuk melapcarkan administrasi Api Kartini, maka, sekali lagi kami hendak me. mintai perharan pana, langganan dan pem. baca terhadap hal-hal yang berikur: 1, Pengiriman uang langganan. hendak. nya langsung kepada alamat administrasi sebagai berikut: Adm, A.K. aya Yayasan Pembaruan Kotakpos 2522 — Jakarta. Wesel-wesel hendaknya jangan dialamarkan kepada Redaksi Api Kartini atau Yayasan Melati, 2, Dalam hai sunat-menyurat dengan ad, ministrast Api Karting hendaknya dipakai alamat tersebu, dilaras itu dan untuk para langgaman hendaknya menyebtu nomer lang. ganan juga, 3, Para langgaman diminta jangan merobah nama Gan alamatnya didalam hal su, rat-menyurag dengan administrasi sehingga menjadi sidak sama dengan mama dan alama; pada formulir pendafraray sebagai: langganan. Kongres Wanita Amerika Latin saling pengertian kita. Kongres ini akan menam-: bah kesadaran kita untuk memperjuangkan hak? | kita, untuk kebahagian anak?, kedaulatan rakyat ' serta persahabatan dan perdamaian seluruh kemanusiaan.” Berbagai aktivitet wanita Amerika Latin bisa: kita ikuti walaupun keadaan mereka berbeda-berbeda, Di Argentina wanita menentang kenaikan har-: ga listrik oleh maskape-maskape asing. Gerakan ini semakin meluas sehingga dibentuk suatu Pusat. Koordinasi perlawanan pembayaran sewa listrik" Gabungan wanita Argentina ikut aktif dalam panitya ini yang meliputi kira-kira 6 juta penduduk, Disamping itu juga diadakan tuntutan soal pendidikan, serta yang penting untuk kebebasan? © demokratis. Wanita-wanita di Chili pun ta' ketinggalan, mereka menuntut persamaan upah bagi buruh wanita dalam industri dan pertanian, serta jaminan-jaminan bagi buruh wanita umpamanya diadakannya penitipan bayi, poliklinik dll. Wanita di Columbia memajukan petisi ke Parlemen untuk meminta agar Pemerintah Columbia mengeluarkan pernyataan menentang percobaan-percobaan thermonuklir. Di Cuba sejak terjadi perubahan-perubahan dalam pemerintahan yang baru lalu Konferensi wanita Cuba telah diadakan pada bulan April tg. 10 sampai tg. 12 dihadliri oleh 546 wakil-wakil dari keenam provinsi di Cuba. Organisasi "Gabungan Wanita Revolusioner" telah berjuang dibawah tanah pada zaman fasis Batista di Cuba dan sekarang menjadi organisasi wanita yang kuat. Di Mexico, Uruguay dan Venezuela gerakan? wanitanya pun sangat aktif membela hak-hak wanita dan untuk kebahagiaan anak-anak. Demikian apt gerak telah menyala dihati wanita-wanita dibenua Amerika Selatan ini sebagaimana telah menghangat. dalam jiwa wanita-wanita di Asia Afrika, 17 === [PDF page 20] === 4 ben pengaang 4 (0 ath Luh ED SSS SESE or, Membuat celana Putera (Sutarni). Celana ini dapat dipakai oleh anak yang berumur antara 10 — 13 tahun. Pola digambarkan setengahnya dari bumbung depan, setengah dari bumbung belakang, saku split dan bannya. Tanda setrip serong pada pinggang (2 cm) itu supaya dipotong, sebab nanti akan diganti dengan ban yang dipasangkan. Untuk.pinggang belakang ukurlah seperempat besarnya pinggang, ditambah 2 cm buat kupnad dan bagian depan ambillah seperempatnya dan sisanya didiadikan beberapa plooi. (Tanda silang) Sekarang guntinglah buat split lima potong ialah: yang dua untuk dipasang menonjol dan yang tiga potong lainnya dipasang menempel begini: sepotong dijahit pada celana dan dua ' potong dijahit merangkap can dipasang diatasnya lalu buatlah beberapa,,trens” pada tiap-tiap antara lobang kancing (mata itik). (Lihat gambar). Untuk bagian-bagian yang ta’ terlihat boleh menggantinya dengan kain putih biasa supaya split ta’ terlalu tebal. Setelah selesai membuat split, jahitTah sekarang bagian kruisnadnya dan seterusnya bagian belakang, lalu bukalah jahitan itu dan dijahit dengan tangan atau mesin, boleh juga ditutup dengan bis mulai dari muka batas split terus kebelakang, begitu juga pada jahitan bumbung-bumbung kaki. Sebelum memasang bannya jahitlah dulu sakunya dan akhirnya pasanglah bannya. Boleh pakai kain keras didalamnya (vuring). Begitulah contoh sederhana bagaimana membuat celana putera. { === [PDF page 21] === Mendielang Hari Natal dan Menjelang hari besar kami sajikan suatu MINUMAN KETAN HITAM Ambillah ketan hitam 1 kg dan 3 biji ragi. Setelah diedang mateng maka ketannya didingin kan di baskom panci. Sesudahnya diberi ragi ditutup rapat dengan daun pisang dan disimpan selama 3 atau 4 hari lamanya sehingga menjadi tape. Ambil 2 kg gula direbus dengan air 10 gelas. Jika air gula sudah mandidih disaring dan jikalau sudah dingin dituangkan pelahan-pelahan di tempat tape tadi, dibiarkan merendam sampai 1 atau 2 hari. Jangan lupa tempatnya harus ditutup lagi yang rapat. Seterusnya airnya dapat dipisahkan dari ketan hitam-nya, disaring dan diberi bumbu keningar (manis jangan) dan cengkeh kira-kira 10 biji. Minuman ini kita simpan dibotol-dibotol yang bersih dengan ditutup prop gabus yang rapat, sebab jikalau kurang rapat menutupnya prop dapat terlepas. Kita simpan botol-botol ini selama beberapa dengan gelas kecil, yang rasanya tidak jauh berbeda dengan anggur bikinan luar negeri. Gula-gula (Borstplaat) Bahan: % gula pasir, (4 liter air.) sepuhan atau gincu berwarna-berwarna hijau, merah, coklat. essence frambozen, panili, amandel. Gula dimasak dengan air sampai kental, diberi gincu dan essence. Gula ini mesti terus diaduk-diaduk, pinggir panci dibasah2i, supaya jangan banyak melekat. Cobakan meneteskan air gula itu pada marmer atau piring email. Marmer diberi mentega) demikian juga cetakan dan dituangkan air gula kental itu kedalam cetakan, Setelah dingin dan keras borstplaat dikeluarkan dari cetakannya. resep berupa biasanya ta’ dapat ketinggalan untuk dihidangkan pada hari besar seperti Tahun Baru atau Lebaran Karena minuman seperti anggur pada waktu sekarang sangat tinggi harganya yang hampir ta’ dapat terbeli oleh kita, dan disamping minuman kita masih hendak menyajikan kuwe-kuwe, maka kami persilahkan saudara? mencoba membikin minuman dari ketan hitam (tape) yang rasanya juga cukup enak dan segar, yg hampir menyamai wyn bikinan luar negeri. Tahun Baru Tahun Baru maka disini minuman yang Bahan: 6 telor, 250 gula 250 mentega, 200 gram terigu Fruitcocktail (buah2an dalam kaleng) Gula dan mentega dikocok sampai naik.6 kuning telor di kocok sendiri, dan dicampur jadi satu. Lalu tepungnya dimasukkan, kemudian buah2an yang telah diiris-diiris lebih dulu. Selanjutnya dipanggang dengan menggunakan tempat (vorm) bundar atau persegi panjang. SUS KEJU DENGAN RAGOUT Bladerdeeg: 10 biji telor kuning, 500 gram terigu, 250 gram gemuk sapi (korstvet) Ragu ayam (ragout): 2 sendok teh garam, 2 sendok makan mentega Ikan daging/ayam cincang © mrica, garam, pala cengkeh Susyes: 75 gram mentega, 150 gram tepung terigu, garam 200 gram air, 5 a 6 telor, Bladerdeeg setelah selesai dibikin, dicetak bundar-bundar, tengah2nya diberi lobang dan diisi dengan susbeslag, atasnya kemudian diberi parudan keju yang sebelumyya disemir dulu dengan kuning telor, lalu diepan, Kalau sudah masak diisi ragout ayam. 19 === [PDF page 22] === BERITA DARI SANA SINI Pada tg. 11, 12 dan 13 Desember di Kungalv (Swedia) diadakan sidang Permusyawaratan Wanita untuk Perlucutan Persenjataan yang membicarakan masalah: 1, Keadaan sekarang yang berhubungan dengan perlucutan persenjataan. 2. Kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh senjata-senjata atom dan percobaan-percobaan nuklir, 3, Ancaman senjata-senjata modern atas kemanusiaan. 4. Perspektif-perspektif tetap perlucutan persenjataan terbuka bagi kemanusiaan, Indonesia diwakili oleh Ny.A.Hidayat yang mendapat undangan untuk menghadliri sidang tsb. Panitia Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Internasional di Jakarta.pada tg. 24 dan 25.Desember ini mengadakan ceramah dikalangan wanita tani menerangkan soal peringatan setengah abad dan ‘dititikberatkan lebih memperkenalkan perjuangan wanita Indonesia terutama kembalinya Irian Barat kewilayah RI, Kecuali ceramah?, pada tg. 19 dan 20 Desember ini menyelenggarakan bazar digedung Balai Prajurit Jl. Dr. Wahidin. 1 DPP Gerwani telah mengadakan rapatkerja dengan DPD-dpd Gerwani Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta Raya dan Sumatra Selatan pada tg. 21 — 22 November. Kecuali membahas dan mendiskusikan s°al-al organisasi dan pendidikan, telah menyimpulkan beberapa. masalah seperti pentingnya untuk mempelajari Manifesto Politik Presiden, Menghadapi Seminar Taman Kanak-kanak Melati, Menghadapi Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Internasional dan sidang Biro GWDS yang akan berlangsung di Jakarta pada bulan Januari 1960. Pada bulan November telah datang di. Jakarta 2 orang wanita anggota Senat Amerika Mereka dijamu oleh anggota? Parlemen RI, Gerakan Ibu Menentang Bom A-H di Indonesia mengirimkan surat terbuka kepada PBB yang menyatakan kekhawatirannya yang mendalam setelah adanya keterangan-keterangan dari para ahli bahwa kejatuhan radioaktif sebagai akibat dari peledakan bom Perancis itu, akan dapat meliputi daerah yang sangat luas dan bahan (plutonium) yang dipergunakan sebagai bahan yang dapat pecah dalam bom tsb, mengeluarkan jauh lebih banyak bagian-bagian radtoaktif daripada urantum- 235 pada saat peledakan. Selain itu sebagaimana telah dikemukakan oleh para ahli dinas Meteorologi militer Nato, kejatuhan-kejatuhan radioaktif bom atom Perancis tsb dapat meliputi banyak negeri terutama di Afrika Utara demikian juga Spanyol, bagian Selatan dan Tengah dari Italia, Yunani, Yugoslavia, Albania, Malta dan sebagian dari Turki. Kecemasan yang beralasan tsb, menjadi agak reda setelah Gerakan Ibu mendengar tentang resolusi yang telah diambil oleh sidang Majelis Umum PBB yang menganjurkan agar supaya Perancis membatalkan maksudnya untuk meledakkan bom atom tsb. Gerakan Ibu Menentang Bom A-H di Indonesia mengharap supaya dengan sekuattenaga mencegah tindakan Perancis tsb yang ternyata tetap nekad akan laksanakan rencananya. Diawaban Redaksi Sdr. I.N.Suprapti Jakarta, Redaksi telah menerima kiriman sdr. untuk lg. 22 Desember. Oleh karena terlambat kami terima, maka. terpaksa tak dapat kami muat. Untuk gantinya mengharap sudi apalah kiranya sdr. membuat tulisan mengenai kisah penghidupan pegawai wanita, Terimakasih. Sdr, Ny.Mujiatun Jatinegara Redaksi telah menerima tulisan sdr. dan kini masih dalam pertimbangan redaksi. Hendaknya sdr. berusaha membuat lainnya 'yang tidak terlalu panjang. Terimakasih. Sdr. Brammastko Supio Malang Kiriman vignet-vignet sdr. telah sampai dimeja redaksi. Terimakasih atas perhatian sdr. untuk Yy menyemarakkan Api Kartini, 20 === [PDF page 23] === Wawancara dengan Dengasuh Lembaran Wanita RRI Ny. Nuryati Sudharnoto. 1. Bagaimana pendapat Sdr. tt. soal kembali kekebudayaan nasional sebagaimana dianjurkan oleh Presiden? Adalah sewajarnya Presiden kita menganjurkan itu, dan adalah kewajiban kita untuk melaksanakannya dengan tegas dan sungguh, Sebab adalah keliru jika dalam menyelesaikan revolusi kita dengan semangat '45, kita semata-mata hanya berjoang dibidang politik, ekonomi dan sosial, tetapi tidak mengikut-sertakan soal kebudayaan. Soal kebudayaan mencakup soal jiwa, watak dan semangat kita: ringkasnya: soal kebudayaan adalah soal kepribadian kita, Sebagaimana halnya seorang Ibu mendidik dan mengasuh anaknya, pertama-tama sang Ibu memperhatikan dan berdaya-upaya, agar anaknya mempunyai jiwa yang luhur, mengenal rasa kasih sayang dan ciita sesama manusia, dan bukannya jiwa kasar yang mementingkan diri sendiri; watak yang jujur, dan bukannya watak pengecut: semangat yang kuat, tidak lekas berputus asa, kaya akan akal dan budi-daya, dan bukannya semangat yang lemah. (Presiden kita menamakan: semangat tempe) Oleh karena itu, jika masalah kebudayaan dilelaikan, maka mudahlah akan timbulnya ekses-ekses yang buruk dibidang seni, pendidikan dan moral, faktor-faktor yang langsung menentukan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian kita, lebih-lebih dimana kini pengaruh kebudayaan asing yang buruk ba- ' nyak masuk dinegeri kita, Maka jika hal-hal ini tidak cepat di 'luruskan', maka. tindakan-tindakan kita dibidang lainnya (politik, ekonomi, sosial) bisa keliru, karena: tidak tepat, atau karena tidak didukung oleh jiwa.dan semangat yang kuat. Il. Dalam hubungan dengan siaran RRI umumnya dan Lembaran Wanita khusis: aya, apakah yang telah diusahakan dalam lapangan itu? Kami yang bekerja pada Jawatan RRI, sebenarnya tidaklah begitu 'kaget' dengan adanya anjuran Presiden itu. Memang telah menjadi dasar siaran RRI, agar acara-acara yang dihidangkan bisa memberi penerangan kepada rakyat. dan stimulans dalam usaha-usaha pembangunan ‘negara kita, termasuk, kegiatan-kegiatan dilapangan kebudayaan Maka sudah barang tentu, jika siaran Lembaran Wanita harus menyajikan acaras yang demikian, sekalipun terbatas dalam masalah-masalah kewanitaan: Umpamanya: kita harus banyak mengemukakan akan kebudayaan kita sendiri yang sudah tinggi, dimana didalamnya banyak terkandung unsur-unsur pendidikan, tradisi, kesenian yang positif, tetapi pada masa penjajahan sudah banyak dilupakan. Pahlawan9 wanita kita seperti Cut Nya Din, Kartini dll, dan hasil-hasil karya dilapangan kebudayaan oleh wanita-wanita kita, wajib kita perkenalkan kepada masyarakat se-luasdnya dan waktu kini juga kesilap oleh pandangan®-hidup asing yang tak sesuai dengan kepribadian 'bangsa kita. Dalam hal ini tentunya kami tak boleh berpandangan sempit. Kebudayaan asing yang memarig mengandung: unsur-unsur baik dan berguna, kamy perkenalkan juga. Tetapi sekalipun ada sebuah karangan atau gubahan musik dari bangsa kita yang tidak baik, tenturya harus disisihkan. Jika saudara mengikuti siaran? Lembaran Wanita pada tiap Sabtu (jam 13.00) atau Rabu (jam 21. 00), dan saudara perhatikan siaran? yang kami hidangkan itu adalah lagu-lagu yang memang digemari oleh kaum wanita pendengar dari siaran Lembaran Wanita, Lagu? Barat banyak berupa klasik ringan, atau jika populer kebanyakan yang segar, dan jelas irama melodinya, Ciptaan? Beethoven. Yohann Strauss, Chopin dll. tidak jarang menjadi kegemaran para pendengar siaran kami. Dari sini bisa diambil kesimpulan, Tasaya selera para wanita kita tidaklah begitu kearah "musik-hot”, 21 === [PDF page 24] === BABU MINAH Minah memang “babu” dengan segala artikerjanya. Gadis hitam kuat yang menolong "kerepotan” keluarga Husni. Pada hakekatnya segala kerja dalam rumah tangga itu terpikul pada pundaknya bersama koki Mak Ijah. Sedari matahari terbit sampai jauh malam panggilan "Mi- Mba ambilkan ini” "Pergilah sebentar ketoko sebelah" hampir-hampir tak ada hentinya kadang-kadang menyentakkannya dari tidur nyenyak. Tiada jam kerja baginya......... Namun hampir menggigil ngeri ia mengingat masa ia didesa dikejar gerombolan yang membakar dan mengambil ayahnya dimalam hari. Sedang ibunya yang sakit jantung tak lama kemudian meninggalkan Minah, dengan segala kehancuran hatinya. Ia tak mau ingat masa itu. la mau mencoba hidup diibu-Kota, kedua tangannya masih muda. Ia masih bisa mencuci setumpuk pakaian. Ia harus kerja kalau ia tak mau mati kelaparan atau tersungkur di-lorong? gelap ibukota. Minah tahu bahwa banyak teman2nya sekampung yang mula-mula tertarik kepada sinar kemilau kota akhirnya hangus terbakar dalam api malam yang dingin dan gelap......... Baginya...... Minah, ia mencintai kerja, itu adalah kebutuhan, sebagian luapan kekuatan mudanya. Ia tak mengerti bagaimana Ny. Husni bisa diam berjam-jam ber-malas-malas dikorsipanjang, sedang minum saja Minah pula yang harus mengambilnya. Ya masih agak menghargai Tuan Husni yang selalu sibuk mengurus dagangan. Hasannah puteri satu2nya keluarga Husni sebaya dengan Minah, tetapi betapa besar perbedaan kedua gadis itu. Hasannah dalam usia yang muda telah berpuas-puas dalam pesta-pesta dansa gemerlapan, picnic-picnic hamburan uang. Terlampau banyak kesenangan muda direguknya sehingga dalam usia semuda itu ia menjadi bosan, Apa yang diinginkan dan bisa diperoleh dengan uang didapatnya dengan mudah saja, namun kini tak ada yang bisa memuaskannya lagi. Sesungguhnya ia sendiri tak jelas apa yang diingininya bagaikan sampan rapuh dihanyut-empaskan gelombang kekiri kekanan tak berkemudi. Berjam-jam Hasannah bisa bersolek dimuka cermin dan Minah pula yang hilir mudik menolengnya. Tak jarang Hasannah meronta-ronta ta' puas ditengah gaun-gaun sutera gemerlapan "Minah...... ah, aku tak mempunyai baju lagi untuk pesta itu...... Tak bisa aku datang dalam gaun itu-itu saja. Mengapa kulitku tak sebersih Ida...... ah Minah...... kau untung tak perlu memikirkan pesta-pesta. Sesungguhnya apa yang kautikirkan, Minah!?” Minah tersenyum, bagaimana ia bisa menerangkan kepada gadis seperti Hasannah tentang apa yang bergejolak dalam hatinya. Iapun manusia muda bukan kuda beban atau robot-mesin 22 Oleh: S, Diyin. kerja. Mata gadisnya membelai keindahan sutera, kamar Hasannah seolah-olah taman impian hati gadisnya. Ia tak mengerti mengapa Hasannah bosan dan mual dan Ny. Husni sering menggerutu menyebut dirinya "malang” dan mudah marah karena soal yang kecil-kecil. Sekilat terkilas dalam kepala Minah mengapa didunia ada Hasannah-hasannah yang bisa mendapat segala dengan mudah dan ada Minah-minah yang hidupnya untuk kerja semata, Yapun menginginkan kehidupan yang lebih indah, tetapi adakah bagainya hari depan? Kalau tenaganya tak lagi mudah dan tangannya gemetar tua, apa akan jadinya? Sampaikah ya akan mengemis dijalan sebagai Mak Indun, yang telah tua lemah serta tak bersanak saudara. Minah ngeri memikirkannya...... tidak! Sejauh itu ia tak mau membayangkan, selama ia masih kuat dan muda. Aneh...... ia bisa tersenyum kasihan kepada Hasannah, gadis kaya duniawi yang hampir terbasah dalam deras airmata kekesalan karena tak ada "baju baru untuk pesta". Ia, Minah masih sempat merasakan kesegaran udara pagi bila ia melangkah ringan kepasar. Penjual rokok disudut jalan selalu menegurnya dengan kegirangan. Bang Amat penjual rokok itu memang tak berharta tetapi kegirangan hidup tiasa memancar dari seluruh mukanya yang mencerminkan kejujuran. Pedagang-pedagang dipagi hari sering mengerumuni Bang Amat, bila ia dengan pelahan dan keras membaca koran. Minah pernah bertanya dan dijawabnya, bahwa itu koran yang membela rakyat. Dilihatnya Bang Amat. mengangguk-angguk.ber seri dan orang-orang sekelilingnya penuh persetujuan mendengarkan uraian-uraian Bang Amat yang sering disela gelak jenaka. Apa yang mereka baca, sehingga membawa kegembiraan pada mereka itu "Nanti... kalau aku mempunyai anak, akan kukirim ya kesekolah dan ia akan sepandai Bang Amat, dan ia akan banyak mengerti. Ia tak akan kuperbolehkan bosan seperti Hasannah...... Oo... alangkah senangnya bila aku sendiri bisa membaca". Suatu kebetulan menolong Minah memenuhi keinginan yang lama terpendam. Atas nasihat Dokter Nyonya Husni beristirahat dipegunungan. Minah tak mengerti mengapa Nyonya Husni bertambah lelah tampaknya, padahal ia tak pernah bekerja. Atau mungkin karena itulah badannya tak pernah digerakkan dan ia bertambah lemah? Adik Tuan Husni berpandangan maju, yapun anggauta organisasi wanita yang menghendaki kemajuan kaumnya. Minah yang haus akan pengetahuan dipelajarinya huruf dan ya pun ikut gembira melihat sinar kegirangan yang mengkilat dalam mata Minah, ketika ia untuk pertama kali dalam hidup bisa membaca sebuah kalimat. Betapa terima === [PDF page 25] === kasih Minah pada bu Gurunya yang menyingkapkan dunia yang baru untuknya, Minah sangat rajin walaupun teman-teman babu lainnya mengejeknya: apa guna ia bersusah payah mengenal huruf, ia akan menjadi babu sepanjang hidupnya!!! Ia hanya mengatubkan bibir dan tak lagi berceritera tentang kemajuannya'dengan belajar ditengah malam atau dipagi buta:”'Ia bertekad keras untuk mengerti apa BHP Snsubabkan Bang Amat dan teman2nya girang 'dalam membaca koran setiap pagi. Betapa heran Bang Amat, ketika diketahuinya Minah sudah tak lagi buta huruf. Kini bertambah pertanyaan bersimpang siur dalam dada Minah. Ia ingin mengerti apa arti Merah Putih itu dipasang pada hari? tertentu. Hasannah terkejut ketika pada waktu senggang Minah bertanya, apa itu Hari Pahlawan dan siapa itu Ibu Kartini. Tak banyak ia memikir tentang soal-soal itu, fikirannya hanya melingkar melingkungi diri sendiri. »Minah......... kau jangan banyak memikir, kau bekerja saja!" Tetapi Minah tak puas. Ia telah kehilangan ayah ibu, dilihatnya ruman-ruman dibakar gerombolan. Ia ingin tahu banyak mengapa demikian. Ia tak mengerti mengapa Hasannah begitu acuh-tak acuh,- padahal seribu buku bisa dibeli. Betapa ingin ia, Minah, mereguk arti huruf-huruf berjajar disurat kabar yang membuka dunia luas tiada batas baginya. Pernah Bang Amat berkata "Kau jangan putus asa, Minah. Dunia akan maju. Tak selama hidup kau akan jadi babu yang diperas!" Betulkah ada harapan baginya? Bukan impian semata? Pernah- dimuka pasar barisan pemuda berderap dengan membawa panji-panji, dibelakangnya barisan kaum buruh berjajar rapi dengan baju birunya. Bang Amat girang berseru “Tu dia Minah, lihatlah, betapa gagah barisan kita” “Barisan kita???" Minah berdebar hatinya, boleh kah ia menyebut mereka itu barisan "kita". Bukankah ia tersisih, ataukah ada yang memperhatikan nasibnya? Benarkah ada beribu manusia yang tak dikenalnya tak melupakannya dan menginginkan hari yang lebih baik untuk semua orang, juga untuknya, Minah. Benarkah tak banyak wanita semacam Hasannah yang, menggerutu bosan terhadap hidup atau seperti Tuan Husni yang terlalu sibuk mengumpulkan uang sehingga tak memperhatikan sekitar? Untuk pertama kali dalam hidup mudanya babu Minah merasa kaya walaupun ya tak berharta, walaupun ia harus bekerja sehari semalam, Ia mempunyai harapan hari depan, dan tak seorangpun bisa mencuri kekayaan hatinya. Ia akan belajar lehih rajin dan bertanya kepada siapa saja yang, mau menjawab kehausannya. Betapa hidup menarik perhatian dan berisi, bila api harapan menghangat rasa. Ia percaya suatu kali ia akan bisa membaca dan mengerti koran yang biasa dibaca Bang Amat dengan kawan?nya. Ia percaya dengan kepercayaan mudanya, bahwa keadaan akan maju, ia tak lagi cemas menghahadapi hidup............ Ill. Apakah peranan wanita dalam mengembangkan kebudayaan nasional tsb.?; Dalam hal ini, terutama dilapangan pendidikan peranan wanita amat penting. Ingat saja masalah "cross-boys'", umpamanya. Juga gejala-gejala yang timbul dikalangan sementara wanita/kaum Ibu sendiri yang suka berlomba dalam cara berpakaian, tapi tampak pula makin cenderung menjadi "pameran kekayaan" atau "pameran tingginya harga pakaian yang dikenakan", justru dimasa harga kebutuhan dapur se-hari? dewasa ini makin membubung, dan pada waktu anak-anak kita kini belum terurus baik taman-taman untuk bermain, film kanak?, tempat-tempat hibur- | Kita harus mendidik anak-anak kita agar mereka banyak mengenal dan tahu terhadap kebudayaan kita sendiri. Sejarah perjoangan bangsa kita, sejarah pahlawan? kita, besarnya dan kekayaan tanah-aiy kita,?harus disadari oleh mereka. Yang penting lagi adalah keinsyafan, bahwa merekalah yang bertanggung-jawab terhadap harikemudian negara kita: dan untuk menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsanya tidak cukup dengan kepandaian saja, tetapi harus disertai budi yang luhur dan moral yang tinggi. Sudah barang tentu, bahwa para wanita yang giat dilapangan pendidikan (kebudayaan), tidak hanya harus aktif dan serius, tetapi harus berani juga untuk menjadi contoh sendiri bagi yang dididik. === [PDF page 26] === SIAPA MENYUSUI Dibawah ini kami muat tulisan-tulisan pendek dari beberapa pembaca, yang dimaksudkan sebagai anecdote, sebagai sesuatu yang kiranya dapat menimbulkan tertawa kecil” kepada para pembaca lainnya. Redaksi menyambut hangat kiriman-kiriman ini dan mengajak para pembaca lainnya untuk ber-lomba-lomba mengirim sumbangannya yang serupa itu. Lukiskanlah sesuatu yang dilihat disekitar kehidupan se hari-hari saudara dengan dibubuhi humor sedikit. Kepada setiap pengirim akan dikirim 1.eksemplar nomer bukli Api Kartini. Termasuk Gerakan Yandang-Pangan Di Jawa Tengah o!eh kaum ibu pot-pot bunganya sudah mulai ditanami dengan tanaman yang kecuali memberikan pandangan yang menarik, juga ada hasilnya yang merupakan usaha memperbanyak bahan makanan, misalnya dengan menanam cabe, tomat dll. Karena usaha ini belum pula menambah keperluan zat protein, maka alangkah baiknya, jika aguarium-aguarium (tempat ika pajangan) kita dirubah menjadi,,tambak-tambak” kecil, diisi dengan ikan gabus, lele dag’ jika perlu dengan rajungen atau kepiting. Sungguh tidak akan kalah dengan ikan pajangan yang ada sekarang. Bahkan pada malam ‘hari, apalagi jika kebetulan mendapat giliran gelap”, rajungan dan kepiting. pasti dapat menggantikan bola lampu yang meniala didalam air. (kedua binatang tsb. mengandung fosfor). Nah, kaum ibu boleh coba deh. Kini sedang ramai-ramainya orang memikirkan definisi kebudayaan Nasional yang khas Indonesia. Dalam seni tari, seni musik, seni suara, juga seni pakaian. Satu hal yang menarik yalah, usaha kearah mempopulerkz1 batik kita, sehingga kain batik merupakan bahan baru untuk mode yang terbaru. Dalam usaha populerisasi ini ternyata ada munt'ul biouse model baru, yang terbuat dari bahan batik dengan motif ikat kepala. Cot'ok benar jika diberi nama “blouse model blangkon”. Dalam keadaan lebih maju, dimana pemuda-pemuda kita sudah jarang memakai ”blangkon” kecuali jika ada perkawinan atau kawin sendiri, maka mode blouse yang terbaru itu benar-benar merupakan,,penggalian” pusaka-pusaka kebudayaan asli kita. Kaum ibu, bersiap-siaplah dengan memikirkan hadiah untuk remad,a kita pada Lebaran nanti. Tinggal pesan yang,,modang”,,,gadung Melati”,,,Byur” atau,,wulung”.. Dan diika untuk maksud tsb. tak ada uang, cobalah ke rumah,,Pakde” atau,,E'ang”. Mungkin masih ada,,blangkon” yang sudah mendekati,pensiun”nya. Buto Ija Tertangkap Berita tersiar, dikota D. orang telah dapat menangkap seorang buto!jo yang baru-baru ini telah mene!an berpuluh kwintal tembakau. Menurut ceritenya, buto ijo itu matan'a segede bedug, perutnya gendut bukan main, dan sekarang buto ijo itu terantai dikantor polisi dikota D. Orang-orang pada berduyun nonton. Apa yg terjadi? Berita itu tidak salah juga. Seorang koruptor tembakau tertaagkap dan ditahan dikantor polisi. Tepat juga julukan buto ijo itu. === [PDF page 27] === PENGURUS YAYASAN MELATI Mengucapkan selamat berkenaan dengan Hari Natal dan Tahun Baru 1960 Semoga Tahun datang akan membawa kebahagiaan yang lebih besar bagi kita dan anak-anak kita. DPP GERWANI Menyampaikan Selamat Hari Natal kepada semua pembaca yang beragama KRISTEN dan Selamat Tahun Bahu kepada semua Wanita Indonesia Marilah kita perkuat kerja sama dan persatuan kita untuk kebidupan yang lebih baik dan bahagia dari keluarga kita, untuk menyempurnakan kemerdekaan nasional kita dan untuk perdama'an dunia yang abadi. === [PDF page 28] === POLIKLINIK MELATI Diselanggarakan Tiap hari dibuka dari jam 17.00 —-18.00 kecuali hari Saptu, Minggu dan Hari-hari Besar lainnya di Matraman. Raya SI | Jakarta Raya Dibawah asuhan Dr. Aditopo Berlanggananlah ,WANITA SEDUNIA” Majalah bulanan diterbitkan dalam bahasa: Arab, Inggeris, Perancis, dan Spanyol oleh Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Berlin. Saudara bisa mencatatkan diri sebagai langganan pada N.V. RAKYAT, Pintu Besar 93 Jakarta. Jerman, Ka Langganan setahun a ia Argentina 60 peso Irak: 300 fel Australia 12 shilling Italia 200 lita Belgia 72 frank Jepang 480 yen Bolivia 2 dolar AS. Yordania 300 fel Brasilia 100 ‘cruceiro Libanon 3 pound Kanadg 1 dolar Luxemburg 72 frank ' Chili 000 peso Mexico - 2 dolar AS Kuba 2 peso Portugal 50 escudo Cekoslowakia 24 kroon Mesir 30 piaster Perancis 100 frank Siria 3 pound Rep. Dem.Jerman 12 mark Sudan 30 piaster Rep. Fed. Jerman 12 mark Swedia 8 kroon Inggeris 10 shilling Urugay 6 peso — Nederland 4,50 florin AS. 2 dolar India 8,50 rupee URSS 24 rubel Indonesia 24 rupiah Venezuela 10 boyivar "YALE, Izin Peperda Jakarta Raya 8 April 1959 No, SI/277/PPDSIDR/X-1959