Api Kartini No. 1 Th. 2, Januari 1960
Cleaned OCR text (Good (0.912); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
*Api Kartini*. (1960, January). *Api Kartini, 2*(1). Yayasan Melati.
PDF: 01 Primary Sources/1.2 Api Kartini Magazine 1959 to 1964/Api Kartini (1960) No. 1 Th. 2.pdf PDF PAGES 1 to 26 of 26. Text from the PDF text layer where present, otherwise Tesseract OCR (ind+eng); OCR errors remain.
=== [PDF page 1] ===
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 2] ===
Penerbit:
Yayesan Melati
Matraman Raya 51, Jakarta
Terbit sebulan sekak:
API KARTINI
Redaksi:
Maasye Siwi, S. Asiyah, Darmini, Paryany Pradono
Penanggungayawab:
Maasye Siwi
Pembantu?
S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati, Sugiarti Siswadi, Mr, Trees Sunito, Sulam, Rukmi B. Resobowo, Siti
Suratih, Sulistyowarni, Sutarni,
Sujinah, Sartini,
Nustrator:
W, Nirahuws
Alamat Redaksi:
Matraman Raya 51, Jakarta Tilp.: Jtn 753
Alamat Administrasi:
Kramat V/7, Jakarta
Tilp.: Gb 4430
Uang langganan:
getahun Lo Rp. 3T.—
enam bulan krama on LB tigabulan.. wens. a TOS eceran per ex. kran 8 4—
Api Kartini menerima karangan dari luar, dari siapa saja yang menaruh minat. Karangan harus ditik diatas kertas yang tidak timbatballk, karangan yang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai ds.
ngan perangko.
Tarip iklan
1 pagina........ Rp. 800.— 1 PAgINA oo 100—
WM pagina on 250—
WM Paste isin » 150—
Kontrak:
6 x muat, rabat 10%
12 x muat, rabat 15%
Hal.
Memasuki tahun. 1960, 2.5.50; pss 0deessetescvedacnncas 1 Sajak. Gadis kecil, ati....c.csescleescesssecseseeosess 2 1 Periyikatt Api "Kartini isn pera Dao en arena 3 Melihat G.W.D.S. dari dekat Loco. 4 Andaikata Ta anak Gadishu..ooidcodco.m#oo.oooo 5 Karierun merdeka..... Un AM notin tag b ed Benda neler 1 3 Keindahan karya Ibu Resmi...... co 9 Dari Sudut dapur..oooooooonannananaanan 11 & Sopan Santun ber-cakap-cakap......... ce. 14 Perawatan: kulit: Muka: wo. Koo. cmwo—o.ieiikekn 15 Pendidikan Taman Anak? 2.00.2... seken 16: | Reportase pulau Madura......... coco 19 Cerita pendek: malam Tahun Baru ii... 21
ANTARA ALS YAAA YAN
Keterangan Gambar depan:
Tari Sunda salah satu tari yang menunjukkan kekayaan dan keindahan kebudayaan tanah air kita.:
18.01 AA 4
1; eet
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 3] ===
Memasuki Tahun 1960
Tahun 1959 sudah dibelakang kita. Dan apabila sampai dilangun pembaca, suda satu bulan kita memasuki tahun 1960.
Sejak Pemerintah melakukan tindakan drastis dibidang moneter, yuitu mengadakan sanering uang, kaum wanita — terulama kaum ibu rumah tangga dalam hatinya mengharap, bahwa sesudah dilakukan sunering uang, segera akan disusul dengan tindakan-tindakan Pemerintah yang lain untuk menurunkan harga kebuluhun hidup sehari hari — sebagaimana dijanjikan oleh Pemerintah sendiri pada waktu itu. Tetapi kenyataan adalah sebaliknya!
Kuta memasuki th. 1959 "diantar" dengan berbagai smacam kenaikan hargu dan kenaikan bermacam-macam pajak yang diresmikan sendiri! Keaduan yang menyedihkan ini masih ditambah lagi dengan lulangnya beberapa barang tertentu dari pasaran musalnya: texdiel yang dibutuhkan rakyat banyak yaitu: blacu, kun putih katun dil. dan susu bayi yang sangat diperlukan oleh kaum ibu — lebih-lebih bagi kaum ibu yang terpaksa harus bekerja untuk menambah nafkah suaminya—.Kalaupun barang-barang itu ada maka harganya begitu tingginya, sehingga praktis tidak terbeli oleh rakyat. Semua ini, sudah tentu sangat menggelisahkan hati kaum ibu sebagai yihak yang langsung mengurusi kebutuhan rumah tangga. Keadaan yang suram tentang perbaikan penghidupan ini, dicerminkan pula dalam RAB 1960, yang ahir-ahir ini menjadi perdebatan besar dalam DPR, — yang dengan penuh perhatian di-ikuti oleh kaum ibu.
Kaum ibu menjadi sadar. bahwa beban diatas pundaknya bertambah berat. Untuk mengemukakan isi halinya, itu, akhir-akhir ini para ibu telah berusaha mendatangi yang berwajib sekedar untuk menyatakan penderitaannya. Alangkah kecewanya mereka, sewaktu harus pulang tanpa diterima oleh Menteri yang bersangeutan. Timbullah pertanyaan: kalau mereka tidak diperkenankan datang pada Pemzrintah (dalam hal ini Menteri yang bersangkutan) kepada siapakah mereka itu harus mengemukakannya?
Menurut hemat kita, Pemerintah akan bijaksana, bila justru dalam keadaan yang demikian ini, menunjukkan pengertian, mendengarkan kesukaran-kesukaran dan pendapat-pendapat para ibu sebagai fihak yang langsung merasakan kesulitan-kesulitan mengurus rumah tangga akibat dari segala macam kenaikan harga kebutuhan pokok sehari-hari. Kita mengharap, bahwa Pemerintah dalam waktu yang singkat akan bertindak, menunjukkan kewibawaannya, untuk meringankan beban rakyat umumnia. kaum ibu khususnya, guna selz kasnya menurunkan harga-harga kebutuhan sandang pangan.
Baiklah kita menunggu.
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 4] ===
PT Tg
MELIHAT
G.W.D.S.
DARI DEKAT
CARMEN ZANTI sekjen G.W.D.S.
PADA akhir-akhir ini banyak perhatian dari golongan yg luas tertarik kepada GWDS yang akan melangsungkan sidang di Indonesia. Dengan itu dlm waktu yang singkat kaum wanita Indonesia akan diperkenalkan dengan pimpinan-pimpinan GWDS, Gerakan Wanita Demokratis Sedunia yang berkantor
pusat di Berlin-DDR.
Adalah sepantasnya jika wa nita Indonesia menaruh perhatian yang hangat pada sidang -GWDS ini; itu tidaklah hanya semata-semata karena baru pertama kali wanita Indonesia akan me ngenal dari dekat para pimpinan GWDS, tetapi yang pokok adalah karena sikap GWDS yang sudah sejak lama dikenal seba gai satu2nya Organisasi Wanita Internasional yang dengan te gas-gas menyokong perjuangan kemerdekaan Indonesia dan me ngutuk agresi Belanda pada ta hun-hun perjuangan bersenjata dalam revolusi agustus '45. Ki ni, menjelang Februari wanita Indonesia akan berkesempatan untuk beramahtamah, bertanya jawab secara langsung. dan
berbicara dari hati ke-hati dengan pimpinan-pimpinan GWDS. Adalah dapat dimengerti bahwa per temuan-temuan itu akan besar artinya untuk memperkuat solidaritet internasional dalam rangka per juangan untuk kemerdekaan nasional, hak-hak wanita dan anak-anak dan perdamaian.
Demikian pula halnya bagi
GWDS sendiri dgn seluruh ang gota pimpinannya telah menyetujui usul untuk mengadakan sidang Bironya di Indonesia, ki ni mereka sedang sibuk berusa ha untuk lebih mendalami dan mengenal lebih jauh gerakan wanita di Indonesia. Karena itu adalah dapat dimengerti bahwa sebetulnya keputusan sidang GWDS. di Indonesia bukan sema
© Dipindai dengan CamScanner
Madame Cotton PRESIDEN GABUNGAN
WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA
ta-mata keputusan rutin tempat saja, tetapi justru karena per hatian yang besar dari dunia In ternasional terhadap perjuang an Rakyat Indonesia, dan dalam hal ini terutama kaum wanitanya. Perjuangan kaum wan'ta yang telah banyak dikenal dengan bentuk-bentuk dan gaya
baru yang hidup. Baik itu dilihat dari lingkungan benuanya sendiri maupun dilihat
dari benua lain, menunjukkan bahwa mode yang dipakai oleh Indonesia dalam aktivitetnya mengenai berbagai soal, pendi dikan wanita dan anak-anak, hak-hak wanita, perdamaian, mencapai kemerdekaan nasional yang pe nuh, dan dalam usahanya yang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari-nya menyata kan cara2nya yang khusus dan sangat menarik perhatian dari para sahabat-sahabat kita diberbagai negeri.
Teman-teman kita yang bekerja di GWDS dan datang dari 22 ne geri, dengan simpasi yang besar menyambut hangat berlangsung nya sidang Biro di Indonesia.
Bersenyum2lah mereka jika se buah berita dari Indonesia datang dimeja kantornya. Madame Carmen Zanti adalah Sekre taris Jendral GWDS. Dia ada lah orang Itali dan mempunyai
Lag
=== [PDF page 5] ===
R.A.P, (Mesir)
INDIA (*)
NIGERIA
WAKIL-PRESIDEN?
banyak pengalaman dalam perjuangan melawan kelaliman fasisme, Dalam kehidupan perjuangannya dia terpaksa meninggalkan Tanahairnya, meran tau dinegeri lain, sesudah ayahnya menjadi korban perang Na zi Hitler dalam perang dunia kedua. Carmen Zanti mempu nyai pengertian yang baik dan penghargaan yang besar terhadap Organisasi-organisasi Wanita di Indo sia terutama terhadap gerwani sebagai anggota GWDS yang dikenal oleh tokoh-tokoh GWDS sejak dari anggota 6000 ditahun 1950, hingga sekarang telah menjadi 700.000. Sama halnya dengan Madame Beatrice John son dari Amerika, dia adalah seorang Ibu yang seluruh hidup nya diisi dengan perjuangan untuk perdamaian, kc merdekaan nasional dan hak-hak wanita.
Seorang sekretaris GWDS yang sudah mempunyai pe:galaman banyak dalam perju:
nita secara intern adalah seorang expert tentang hak-hak wanita, tak harya menger ti tentang ciri2nya gerakan wa nita ditiap benua, tetapi juga hal yang sangat dan sedang dihadapinya. Diupun expert dari setiap hal yang diperdebatkan dalam Komisi PBB, Status of Women. Chusus terhadap persc alan di Indonesia, umpamanya soal Undang-undang Perkawinan, soal tradisi masyarakatnya, soal pen dikan termasuk PBH-nya, soal Irian Barat dengan aksi-aksi nasio, nalnya, kehidupan (rganisasi-rganisasi Wanitanya, terutama Gerwani, dia mengerti hincga hal-hal-nya
nal, Dia
“ NEGERI-NEGERI
JEPANG
ASIA-AFRIKA
yang kecil. Seandainya ada orang bertanya, berapa dan ba gaimana Gerwani, dia akan se gera cepat menjawab dengan angka-angka dan aktivitetnya. Demi kianlah halnya teman kita dari Prancis, Madame Marie Ange, seorang pemimpin dari Komite Wanita Prancis yang menjadi Sekretars GWDS, dia mempunyai perhatian yang besar pada Wanita Indonesia da lam hal kerjasama antara Or ganisasi-ganisasi Wanita dan perseorangan-perseorangan terkemuka. Dia meng anggap penting menarik penga laman dari Indonesia untuk menjadi bahan dalam menja lankan tugasnya. Dia adalah sa lah seorang yang dipercayakan oleh GWDS untuk mengurusi soal-soal gerakan perdamaian, ter utama untuk benua Eropa, dan tidak sedikit sukses-sukses yang telah dicapainya dalam rangka ker- Gya sama dengan organisasi In tcrnasional lainnya dan wanita?
terkemuka yang berkarier inter vasional. Umpamanya dalam me nyelenggarakan Komite Eropa untuk menghapuskan percoba an bom atom dan hidrogin, dan perlucutan senjata. Seringka li dia berkata, diika dia berte mu dengan wanita Indonesia, pikirannya terus langsung meli hat aksi-aksi dan kediadian-kediadian di In dunesia.
Sambutan yang hangat itu tak hanya dani teman-teman Eropa saja, lebih-lebih lagi teman-teman kita Gari Timur Tengah, Libanon, Irak, Svria, RAP, Yordan dan Iran, Mereka gembira sampai mencucurkan airmata tatkala
Gerwani mengeluarkan sebuah statement untuk memprotes tin dakan-dakan penangkapan dan pensiksaan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi terha dap pejuang-pejuang perdamaian dan kemerdekaan di Syria, Yordan, Aljasair. Demikian juga te.
man kita dari Spanyol, seorang Ibu yang sudah tua, dia merang kul-kul teman2nya dengan hati yz penuh harapan kebebasan bagi Rakyat dan Negennya waktu dia menerima sehelai surat da ri Gerwani yang dikirim ke GW DS untuk menyokong perjuang an Rakyat Spanyol dalam mela wan kelaliman regim fasis Fran
...Sambutan hangat itu tidaklah terbatas pada Pimpinan-pimpinan itu sa d'a, tetapi tenaga-tenaga staf GWDS yang sudah mempunyai masa kerja sepanjang hidupnis G WD3, menaruh perhatian yang dalam juga. Mereka itu adalah penterjemah-penterjemah, pengetik-pengetik, ksrektor bahasa, staf redaksi Ma jalah,,Wanita Sedunia”, staf restoran, pengatur surat-surat dan arsip, boleh dikata hampir semua, mereka mempunyai rasa simpasi yang besar terhadap In donesia.. Sampai kepada teman teman supir, dengan ikhlas bekerja ekstra untuk kenerluan persiapan sidang Biro di Indonesia.
Bagian Propaganda telah selesai mempersiapkan suatu bul letin khusus untuk memberi in formasi tentang Gerakan Wani ta di Indonesia dan tentang hu bungannya dengan perjuangan
© Dipindai dengan CamScanner
Seattle aaa
=== [PDF page 6] ===
Andaikata Gu
AH, kata nyonya tamu se raya menyhela nafas pandiang, sungkuhlah «ayang telah terjadi manatu ¢ Kan anak ga dis itu. fa orang tyerdik dan keluarganya pun terhormat, Ten tunya sekarang ya tak dapat mu neruskan pelajarannya. Kasi
juga gtuanya, segala pengorbanan mereka adalah sad.”
Dan eh pemudanya ba
imana 7” terpaksa keluar ju
ya pertanyaan ini dari mulut nyonya rumah. Apakah mereka tidak bisa kawin, sekalipun agak
terlambat?"
Nyonya tamu ketawa:,Oh ti dak, si pemuda tidak seb doh itu; dan kalanya orangtuanya mempunyai rencana lain."
Kemudian — berdirilah nyonya tamu: Nah, aku pulang saja, hari sudah siang, datanglah Kk rumahku lain kali"
Namun, nyonya rumah mera a tak dapat begitu saja meng hentikan percakapan, Terasa ada sesuatu yang tidak benar dalam kata-kata yang baru saja di ucapkan oleh tamunya itu, sesuatu yang samasekali salah. S$ tengah ketawa, setengah jeng kel juga, ia berkata:,,Presis seperti sebuah buku roman yg.
jelek. Heran betul bahwa soal begitu bisa terjadi sesunguhnya.” Kemudian dengan amarah yang men-jad 2:,,Pemuda begitu itu, yang lantas tidak mem perdulikan apa-apa lagi, acuh tak acuh terhadap perbuatannya.
Dan gadis itu yang lalu disembu nyikan difamilinya dilain kota, sampai orangtuanya dapat menemukan seseorang yang dalam keadaan demik'an, cukup baik untuk mengawininya. Dan bayi yang masih dalam kandungan, tak ada seorangpun yang memi
Agaknya tersinggung oleh amarah ini, nyonya tamu sesam pai dipintu depan, membalik dan berkata:,,Dan apapula yang akan kauperbuat, andaikata si anak gadismu? Apakah kau akan mengumumkan di suratka Na tang kelahiran cucumu
Nyonya ramah sementara su dah tenang lagi. Untuk memper baiki sikap amarahnya itu tadi, ia menaroh tangannya pada |e munya sambil bersama kepintu halaman
I n ta
Iyalan
Kemudian sambil ketawa:
.Kupik r, aku pasti akan memu atny hsuratkabar.” Dan sesa at setelah itu, masih dengan, se nyum dibibir, ia me-lambai2kan tangan kearah becak yang sudah mulai lari kencang dengan penumpang nyonya tamunya itu tadi.
Sepanjang pagi itu pik ran nya terus me-layang-layang saja ke anak gadis yang cerdik itu yang berasa! dari keluarga yang ter-
Anak Gadis
hormat, yang tak bisa menerus kan sekolahnya, karena tanpa kawin, kini ia mengandung.
Kembali lagi amarahnya: Sung guh suatu kejadian yang tdak pada tempatnya
Seorang wanita muda yang modern, seorang putri Indonesia Merdeka. Ia sedang mempe lajari sesuatu vak, ia ingn ber diri sendiri, ingin bebas dari se gala.katan tradisi.
Bagus sekali, dan orang tua nya yang memberi kesempatan padanya untuk itu semua, patut lah dihargai. Tetapi adakah me reka mengajar kepada anaknya, bahwa seseorang yang ingin bebas, yang ingin memilih sen diri apa yang menurut pendapat nya baik atau buruk, harus pula bertanggung jawab atas aki bat-bat dar pada sikap dan kelaku annya itu?
Sambil membersihkan meja dari gelas-gelas yang dipergunakan tadi, nyonya rumah merenungkan:,,Kebebasan tanpa tang mung jawab tidak mungkin. ke dua2nya tak dapat dipisahkan satu dan lain, presis seperti ben da dengan bayangannya, Gadis dan pemuda itu telah melaku kan perbuatan yang tidak ber-
(oleh SI HOWATI)
tanggung jawab; mereka be.
lumiah mencapa suatu kedudu kan yang memungkinkan mereka memelihara dan mengasuh e.rany anak,
Tetapi apakah gadis itu kini harus menambah lagi perbua tannya yang tidak bertanggung jawab, dengan menghentikan pelajarannya disekolah, pada hal justru ia perlu memahami “sesuatu vak untuk lebih bisa mencari nafkah bag: anaknya, anak yang tak mempunyai ayah untuk memeliharanya. Masuk akalkah ini semua?
Dan mengapa pula ia tak bisa meneruskan sekolahnya? Oleh karena ia malu terhadap teman temannya? Memang dalam kesu
sahan, orang baru tahu siapa teman2nya yang sesunguhnya!
Tetapi apakah lebih-lebih ia tidak malu untuk membiarkan anak nya itu. Apakah begitu tipis ke beraniannya?
Dan dimana pula ibu gadis itu, ibu dari katanya keluarga yang terhormat itu. Mengapa ia tidak mendampingi puterinya mengapa ia tdak menunjukkan bahwa kewajibannya kini adalah: menjadi ayah dan ibu sekaligus bagi anak yang masih dalam kandungannya. Dan ju ga, bahwa sesungguhnya ia harus dengan riang hati menanti kan kelahiran anaknya?
Ditengah-tengah ruangan ta mu, nyonya rumah tadi terhenti dari berjalan, baki dengan ge las-las masih ditangannya. Kemu dian dengan suara yang keras:
»Andaikata ia anak gadisku, pasti ia akan pasang advertensi tentang kelahiran anaknya dalam suratkabar. Ya, inilah yang pasti akan kuperbuat, mendorongnya untuk memuat d' surat kabar:,,Dengan girang membe ritahukan tentang kelahiran...
dsb., dsb.” Dan ber-hati2lah ia yang berani menertawainya.....
ah kheb Rig aie
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 7] ===
Misi
Persahaha'an
Rombcngan kesenian ke Sumatra yang baru-baru ini mengunjungi RRT, RDV dan Republik Demokrasi Rakyat Korca, memperkenalkan kebudayaan Indonesia yang indah dan kaya.. Disamping dan dibawah ini 2 tarian dari Sumatra Barat dan Sumatra Selatan.
* Klise NANYANG POST
MELIHAT GWDS untuk kemerdekaan nasisnal.
Sudah barangtentu terbitnya bul letin ‘khusus itu akan sangat membantu bagi para tamu yang akan berkunjung ke Indonesia
Redaksi Review GWDS, Women of the whcle world, telah memutuskan untuk mendapat kan obyek yang indah dari Indo nesia, terutama mengenai kehi dupan keluarga Indonesia dan Buruh Perkebunan.
Secara sangat singkat, tulisan ini dapat menyatakan beta pa besar perhat'an yang dicurahkan oleh GWDS dan Wanita-wanita dari berbagai Negeri terha dap perjuangan wanita Indone sia, Karena itu adalah selayak nya diika dalam memnersiapkan sidang Riro di Indonesia, khususnya Gerwani dengan teman-teman petugas yang membantunia mencurahkan semua perha tiannya dan melaksanakan kerjasama yang baik dengan Pen jabat? Pemerntah yang bersangkutan. Kini. hari baik di.
pantikan oleh Wanita-wanita Indone sia. Kita percaya bahwa sukses-sukses baru akan tercapai, dan selidaritet Internasional akan lebih dinerknat.
Mrs Bose sejak beberapa waktu YL telah diganti oleh Mrs Anasuya Giankhand sebagai Wk. Presiden
GWDS.
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 8] ===
SALAH satu negeri sahabat dari Afrika, Kamerun telah men dapat kemerdekaannya pada bu lan Januari 1960 ini. Sesuai de ngan harapan dan cita-cita Rakyat Kamerun dan Rakyat-rakyat sedunia
yang menghendaki kemerdeka an sepenuhnya atas Negeri dan Rakyatnya, sudah pasti kemerde kaan yg formilnya telah disahkan itu akan memberi arti yang penting untuk melaksanakan cita-cita-nya yang sejati.
Kaum Wanita Indonesia, sekalipun hubungan persahabatannya dengan kaum Wanita Kamerun belum seerat yang di harapkan, tetapi rasa solidaritet sebagai kaum wanita yang sama-sama masih hidup dalam per juangan untuk kemerdekaan yang penuh dan sejati mempu nyai jalinan rasa persahabatan
yang erat dan mendalam.
Wanita Kamerun yang terga bung dalam suatu organisasi Fe derasi Wanita dan yang tergabung dalam organisasi Wanita Tani, mengenal Wanita Indone sia secara umum melalui penga ruh sokongan Pemerintah Indo
nesia yang positif di PBB terha Uap tuntutan Rakyat Kamerun untuk sepenuhnya merdeka dan bebas dani penjajahan, Pran cis dan Inggeris. Kemudian, sama-sama sebagai anggota GWDS, suatu Federasi Internasional, Wanita Kamerun itu mengenal dengan baik pada Wanita Indo nesia yang tergabung dalam GERWANI. Ny. Marthe Ouadie adalah salah satu tokoh dari Gerakan Wanita Kamerun, dan telah lama bekerja dikan tor GWDS yang berpusat di Ber lin-DDR, Dia pernah menjadi utusan wanita Kawerun kesidang PBB dan ke Kenfederasi Rakyat Afrika di Accra-Ghana.
Perumusan tuntutannya adalah jelas sekali, diatas segalanya adalah kemerdekaan nasional yang penuh. Diapun menyatakan bahwa perjuangan untuk hak-hak wanita adalah nihil belaka, ji ka tidak didahului dengan keme nangan perjuangan untuk Ke merdekaan Nasional yang seja ti. Ny. Marthe Ouandie mempu nyai kepercayaan yang penuh bahwa yang berhak atas Kame run adalah hanya Rakyat sendi ri. Karena itu kemenangan per juangan Rakyat Kamerun ada
KAMERUN
MERDIKA
Ny, Marthe Ouandie, tokoh Gerakan Wanita Kamerun (no. 2 dari kanan)
bersama dengan pemuka-pemuka wanita AFRIKA lainnya.
lah sudah dapat dipastikan. Pa da saatnya, seluruh Rakyat Kamerun akan dapat menari dan menyanyi dengan gembira diatas bumi tanahairnya sendiri.
Tahun 1960 adalah tahun per tama kemerdekaan Rakyat Ka merun. Kaum Wanita Sedunia, dan kaum wanita Indonesia khu Susnya mempunyai kepercayaan bahwa kemerdekaan yang sudah menjadi idaman dan impian disepanjang masanya Rakyat Rakyat Kamerun akan menja di dasar pertama dalam perju angan mencapai kebahagian hi dup seluruh Rakyat Kamerun dalam alamnya yang merdeka dan berkuasa atas negerinya sen diri. Kaum Wanita Indonesia juga berharap agar kaum wa nita Kamerun dapat mencapai sukses-sukses yang besar untuk mencapai kehidupan yang lebih ba ik lagi. Dengan kemerdekaan Kamerun, dibuktikan kepada umat sedunia bahwa pengorba nan darah dan jiwa yang tak terhingga itu tidaklah sia-sia. Un tuk itu semua Kaum Wanita In donesia menyampaikan penghar gaan yang sebesar2nya.
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 9] ===
Keindadin Karya
BESAR dan ramainya kota
Jakarta orang sudah tidak be gitu menyoalkan. Tetapi isinya Jakarta siapa saja membikin perscalan. Surat-kabar membikin berita tentang kebakaran Gimusim kemarau, kebanjiran dimusum hujan. jalan men jad berlobang-lobang dan becek. Thu yang membuang bafi nya digot, gadis diperkcsa dan lain-lain lagi yang menyedihkan.
Yah kadang-kadang kita menjadi bo san dan jengkel, sebab berita Jakarta semuanya menyedih.
kan. Dengan begitu tidakkah dapat kita ketemukan sesuatu yang baik dari Jakarta?
Pasti bsa dan marilah para pembaca kita ajak jalan-jalan se jenak kearah ujung sebelah utara Jakarta, daerah Pasar-Ikan. Tetapi maaf saja ji ka tidak kita jumpai pemanda ngan yang indah menurut ciptaan alam, juga takkan kita te mukan taman atau meriam,,Si Jagur”, sebab sudah lama dia dipindahkan digedung museum.
Dip nggir jalan besar sepanjang Jakarta kota kita temu kan gedung-gedung mencakar langit, gedung-gedung Bank dimana disimpan ber-juta-juta uang milik kapitalis yang dalam sejarah hidupnya berkecimpung memeras habis keringat kaum pekerja. Kemu dian agak terus sedikit menuju kearah utara dikanan kiri @i2lan kita lihat perusahaan-perusahaan dalam berbagai bentuk dan ca ra kerjanya sendiri-sendiri. Sekarang langsung kita masuk kesa lah satu Perusahaan Kayu. Sebelum diambil alih namanya "NV Yavahout”, dan sekarang bernama,,PT Kabana”. Jika kita memasuki ruangan ker ja yang berbentuk Ics-ics yang be sar. memang nampaknya sepi, oleh karena besarnya ruangan dan banyaknya kayu-kayu yang ma sih berbentuk batang-batang pshon yang bergelimpangan disana-si n'. Jika kita sampai diruangan yang terbelakang, maka kita akan menemukan ruangan iarg sangat menarik, menarik kare
IBU RESMI
na disini berkumpul pahlawan-pahlawan kerja, buruh wanita yang jum lahnya tidak kecil, sampai dua ratus banyaknya, masing-masing duduk menghadapi mesin untuk menyelesaikan berbagai bentuk keraya yang diserahkan oleh ke pala bagiannya.
Para pembaca akan heran dan merasa aneh, bahwa dari tangan-tangan yang halus ini dihasilkan bermacam model alat-alat ru mah-tangga yang pal ng baru, dimana hanya orang yang mam pu saja yang dapat memilikinya. Mereka mengerjakan dan menyelesaikan, tetapi mereka tidak memilikinya.
‘letapi yang tidak pernah ter pikir oleh kita, adalah perna en, tangan siapakah yang mengerjakan benda-benda yang seindah itu? Buruh wanita yang me ngerjakan barang-barang yg sangat digemari oleh siapa saaya, tiuak pernah menceriterakan, bahwa dari tangannya dihasilkan barang-barang yang sangat mahal harga nya dan nilainya sangat tinggi.
Kali ‘ni para pembaca kita perkenalkan dengan pekerja-pekerja wanita dalam Perusahaan,,PT Kabana” dimana Bu Resmi ada lah salah seorang pekerja yang tertua dan sudah mempunyai pe ngalaman kerja selama enam tahun. Ketika ditanyakan, mengapa dia sudah lanjut vsianya tetapi masih bekerja. apa kah sudah tidak punya suami dan anak? Bu Resmi menja wab dengan tenanz, bahwa be kerja adalah sesuatu yang menggembirakan baginya, suami masih ada dan bekerja & sebu ah hote!, kecuali merasa senang bekerja, pendapatan dari sua minya saja tidak dapat mencukupi untuk hidup dikota semacam Jakarta. Yang lebih menyenangkan srrta merambah semangat beker(ia bagi Bu Res mi ialah karena dilingkungan kerjanya sudah ada Serikat- Buruh. Dan Serikat Buruhlah yang dapat membantu untuk me wujudkan dan melaksarakan apa yang dinginkan Bu Resmi
(oleh: TUTI)
bersama kaum buruh wanita yg lain. Lebih lanjut diterangkan bahwa jika tidak ada SB, tang gung upah buruh wanita disini tidak akan naik-naik.,,Ketika Ibu mulai bekerja disin, seminggu mendapat upah tiga puluh lima rupiah, dipotong untuk pajak upah dan yg lain-lain uang bersih yg Ibu terima kadang-kadang hanya ting gal lima belas rupiah. jadi Ibu bingung bagaimana hilup satu m nggu dengan uang hanya lima belas rupiah”, katanya. Dengan melalui perjuangan SB, yang menghatsilkan tiap tahun ada kenaikan upah, sekarang gaji Ibu sudah meningkat menjadi delapan puluh delapan rupiah tiga talen, ita sudah bersih, ma lahan sekarang tiap bulan buruh wanita menerima uang tran spor Sebanyak Rp 22,50 ini dapat untuk langganan bus atau trem, Bu Resm: menceriterakan pengalamannya lebih lanjut.,,Sebetulnya Ibu adalah se orang yang bcdoh, tidak dapat mcmbaca dan menulis, jadi selalu mempunyai perasaan ta kut dan malu dan lahirnya mene rima saja bagaimana nasib, mungkin beginilah Ibu ditakdir kan. Tetapi setelah Ibu menja di anggota SB (SBPP) disni, Ibu menjadi tahu bahwa seba gai buruh kecil tidak harus me nerima saja apa yang dirasakan, oleh SB ditunjukkan ja lan keluarnya.
Dua ratus pekerja wanita di sini, dikerjakan dibagian intex (bagian merempelas dan mem pernis alat-alat rumah-tangga kur si, meja, radio, mesin jahit, lemari, ranjam dll).
Sesudah para pekerja masuk sebagai anggota SB memang terasa adanya kemajuan-kemajuan. Mu la-la perjuangan kita berhasil menuntut jadakannya kamar untuk berhia3, maklumlah ka.
pan wanita Ingin selalu rapi ji ka masuk dan pulang kerja Sebelum. perusahaan menyedia kan kamar untuk berh'as, kadang-kadang diwaktu sore ketika kita sedang membetulkan sanggul,
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 10] ===
dilihat. malahan kas tawai oleh kaum | lah, yang pal, kapan
karang se
lang-lang diter ruh disebebekerja dipabrik ka kita jadi malu. Se udah perusahaan ini diambil alih atas Permintaan pa ra pekerja wanita disini, kita diberikan | empatan untuk membersihkan badan dan me.
ngatur pakaian seperempat jam pulang. Tetapi ini jangan diartikan bahwa buruh wanita suka dandan gaja, sela Bu Resmi dengan na da menekankan. Mengenai jam kerja diuga mengalami perubahan setelah kita tuntut, dulu kita pulang kerja jam empat sore sekarang jam tiga. Inilah jika ada saling mel gerti anta ra kaum buruh dergan fihak pe ngusaha, disamping kita diha ruskan bekerja baik juga hak hak kaum buruh diberikan, kan jadinya enak.
Karena para pekerja wani ta disini adalah tidak semuanya lanjut usianya, tetani ada ju ga yg masih muda, sudah tentu keinginannya tidaklah semuanya sama. Sematiam Ibu ini ingin nanti jika Lebaran tiba, bisa masak yang enzk can dikun jungi oleh anak-anak ibu dan ju ga oleh teman-teman dari sini yang muda-muda. Tetapi tentunya sdr.
Martun dengan yang muda-muda la innya tidaklah begitu keinginan nya. Inilah yang sekarang masih menjadi persoalan dikala ngan pimpinan S8 disini, Di.
samping persoalan menghadapi hari lebaran, Ibu Cergar bahwa dsini ingin diadakan kursus?
untuk memotong pakaian, kursus menyanyi dan pekerjaan-pekerjaan yang mengenai kewanitaan. Ibu si sudah tua tidak bisa ikut, ma ta sudah tidak terang dan tidak bisa menulis, membaca si sudah bisa dikit-dikit, ini berkat kur sus PBH dikampung. Tetapi Ibu ingin supaya wanita-wanita yang bekerja disini semua mau ikut dalam kursus-kursus nanti, tentang soal memperjuangkannya kepa da pengusaha, misalnya tentang kesempatannya dan alat-alat nya, Ibu juga sanggup jika ditun juk jadi anggota delegasi un tuk berunding.
Sebulan kemudian ketika di Gedung Wanita direyakan Hari
10
sebelum
Ibu tel 29 Desember "59, Bu Ream: dan beberapa wanita Ya innya yang bertugas mewakili buruh wanita soingkungan pe kerjaannya untuk menghadiri perayaan, bertemu dengan penu Ls dan menyampaikan dengan penuh, semanga: hasy:2 perjuanvannya yang telah Gitiapai.
Sekarang di Pe rusahaan disediakan ruangan jika buruh wa nita akan mengadakan pertemu an-an, malahan sekarang sudah dimulai dengan kursus cara mengatur rumahtangga, by
Resmi mulai melaporkan hasil perjuangannya bersama de.
ngan SB. Gurunya diambilkan diantara kita saja, s'apa yang paling menguasai persoalan-persoalan apa yang kita inginkan, ya menurut kawan-kawan cara inilah yang paling praktis, Penguasa di Perusahaan memberikan idzin ti.
ap sebulan sekali d' ambilkan minggu pertama dan dengan menggunakan waktu pada jam kerja, buruh wanita diberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan-pengetahuan menge.
uai kewanitaan. Pada bulan De-
Tangan-tangan yang halus menghasilkan bermacam model alat rumah tangga yang modern, tetapi mereka sendiri tidak memi.
likinya, karena hanya
can ita Yaksanaka kita itu dengan diwa namsember sudah 5 ckali pertemuan | aa
Sa meriah Lane jah tiap buruh walls rasa pak sekali menunjukkan ay.
(rima Pi “> Pasar untuk engan SB. Pertemui: e bulan Jan. '60 sekalian caper nyambut tahun baru, buru a"
nita di "PT Kabana” akan Ea ngat bergembira sekali jika oti lam pertemuan kursusnya na 5 dihadiri juga oleh pada
“APIKARTINI”, jadi seka 5 gus bisa diketahui kegel nya oleh perjuangan wanita ¢ lain tempat”.,
Inilah pembaca sekelumit ke indahan yang diciptakan oleh Ibu Resmi seorang buruh wani ta yang sudah agak lanjut usia nia ber-sama-sama dengan kawan-kawan nya, yang pantang menyerah ke pada keadaan kehidupan yang semakin merosot, harga yang se makin mencekek leher. Ibu Res mi tidak putus asa, Bu Resmi menunjukkan keindahan hidup tersendiri. Bu Resmi adalah bin tang dinihari yang takkan pudar.—
terbeli oleh orang yang mampu saja.
(Foto: Deppen)
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 11] ===
a cA Os
Ka TE
DARI
SUDUT DAPUR
BAGI Mak Ompreng, yang selamanya tinggal didapur ini, merasakan sungguh akibat yang disebabkan kejadian-kejadian pada tahun 1959, alias tahun yang silam. Mak, tidak tabu politik, tidak tahu ilmu itu ilmu ini, jarang-jarang keluar rumah.
Apa lagi kumpul-kumpulan. Mending si, kalau bisa sebulan sekali pergi nonton perayaan sekolah anak-anaknya.
Tapi, biarpun Mak tidak pernah meninggalkan dapurnya, Mak, tutup tahuo ini, bisa juga bikin laporan tentang kejadfan-kejadfan, yang dialami oleh Mak senjri dan tetangga Mak. Dan laporan Mak ini tidak kurang seremnya dary laporan yang dibikin oleh Sekjen PBB di Amerika sana.
Cobalah cary, nyonya rumah mana, atau nyonya dapur mang yang tidak megap-megap tahun yl. ini? Kalau ada yang bisa kasih tahu, dalam sekampung ada 10 orang saja Mak mau kasih hadiah istimewa.
Untuk jelasnya, piarlah Mak dulu bikin rencana Anggaran Belanja. Gajyh Pak Ompreng, sebagai pegawai rendah, setelah ditambal sana sini, jadilah:
Rp. 500. Ditambah lagi malam-malam, kalau badan tidak lesu, narik pecak. Kira-kira sebulan, bisalah dapat tambahan Rp. 100—. Nah, jadi sebulan penghasylan semua Rp.
600, Ini secara kasar cap hari hanya boleh mengeluarkan uang paling banyak 20. Uang imi buat beli beras, beli lauk pauk, mana bisa cukup? Pada hal anak Mak sudah lima orang. Ditambah Mak dan Bapaknya gua orang, jumlah 7 orang. Jadi, rata-rata seorang mesti cu kup dengan Rp. 2,75. Ini untuk nasy, lauk pauk dan mi numnya. Segala macam rokok dil sudah dihilangkan.
Kami sekarang sudah tidak ngrokok, tidak ngopi dsb.
Tapi, cobalah pikir, mana cukup wang Rp. 2,75 untuk makan satu hary? Coba, pikir, kalau saudara beli gado-gado sebungkus, paling harganya Rp.l,—. Ini gado-gado yang tidak begitu enak, dan tidak pakai lontong. Kalau beli Rp. 3,— parulah bisa dapat lontong dan bisa setengah kenyang. — Apa satu hari cuma makan sekali? Ya, kalau si Emak dan sy Bapak, bisa juga, kalau kepepet, makan sekali sehari. Tapi, anak-anak? Ya, ampun. »
Tapi, kuat tak Kuat, harus kami jalani, Habis? Mau ngadu sama syapa? Semua tetangga Mak dikampung
gitu-gitu juga?!
JELEK-jelek Mak iny juga orang rajin dan hemat.
Biar miskinnya kaya apa, Mak selalu ikut anjuran Pemerintah, untuh menabung. Bagaimana jalannya? Giny. Cap-cap hari Mak belanja kepasar. Nah, disitu terkadang ada kelebihan uang blanjaan sepicis, ma sen, setalen, dsb. Ini Mak anggap sudah diblanjakan semua.
Uang lebihan itu, dimasukkan dalam tabungan bambu, yang Mak taruh diatas pyan rumah. Begitu sudah bertahun-tahun, kira-kira sudah 11 tahun Mak jalankan begitu. Maksud Mak, kalau sudah terkumpul, akan dipergunakan votuk modal jual gado-gado didepan rumah Mak.
Lumayan juga untuk tambahan penghasilan. Uang receh Mak yang sudah dikumpulkan sekian lama itu, tiap kali kalau jumlah sudah cukup, ditukarkan dengan uang kertas yang besar. Mula-mula puluhan, lalu ratusan. Belakangan, karena wang itu sudah cukup lima ratus, maka Mak gantikan dengan uang kertas lymaratusan. Maksud Mak, biar awet tidak mudah diambil.
Tapi,......... tahu-tahu bulan Agustus uang-uang lima ratusan dan ribuan dikebiri. Wah, rasanya badan kaya disamber gledek. Bagi Mak, yang punya wang cuma satu-satunya itu, kehilangan Rp. 500,— berarti kehilangan gegalanya.
Gagallah maksud Mak akan jualan warung kecil2an.
Pak Ompreng, sedikit banyak juga orang yang suka bergaul dan ngerti politik sedikit-sedikit, kasih hiburan sama Mak. Katanya, sehabis kebirian uang ini, nanti harga-harga kan pada turun. Dari itu jangan susah, Nanti akan kembali seperti dulu, dimana uang setalen pisa dibelikan celana dalam. Ayem juga rasa hati Mak sebentar, karena tahu toko-toko pada obral. EEE, tahu-tahu lain bulan harga sudah membubung lagi.
E, ngomong, sampai Mak lupa, mau bikin rencana Anggaran Belanja, kok malah tierita yang bukan-bukan. Maafyn saja, ya.
Beginy:
Kalau uangnya cuma Rp20, dan harus menyediakan makan buat orang tuju, caranya yang praktis pegini:
Beli beras 4 liter a Rp. 450 = Rp. 18—. Yang Rp.2— 'buat beli garam dan sayuran yang murah. Kalau tidak cukup, bikin saja sambel tempe. Kyranya tempe dua bijt bisa bikin sambel satu cowek. Nah, Iny cukup untuk lauk. Nasinya, kalau kurang banyak, bikin saja bubur, kasih air yang banyak. Nanti 'kan cukup untuk 7 orang. Malam-malam, kalau perut mulay kroncongan, jangan kawatir, ikat siperut dengan setagen kencang-kencang, supaya tidak bersuara. Akur????
Kalau kurang?
Wah, iny gusah juga. Sebab tetangga - sudah sama-sama tidak punya, Kalau Pemerintah si gampang. Bikin Ang garan Tambahaa. Parlemen suruh ngesahkan. Beres!
Tapi bagi Mak Ompreng?
Dalam keadaan serba susah ini, Mak ingat anjuran Presiden, marylah kita beramai-ramai memperbanyak has'l produksi. Akuuuurrrrrr 200%, @SAl........... hasil produksi jangan masuk nlesep kepintu belakang.
Nah, sekian laporan Mak. Deo untuk menyambut tahun baru 1960 ini, Mak cuma bisa mengajak teman-teman, kerja giat, brantas segala kutu-kutu yang nggrowoti rakyat!
MAK OMPRENG
11
© Dipindai dengan CamScanner
U mna sa
ss sa HE “mu dita
Pile
=== [PDF page 12] ===
Sdr. Suratman dari Majeli Luhur Taman Siswa.: “ues
; Sistim Ki Hajar Dewantara Yang juga terkenal dengan sem boyannya TUT WURI HANDA-
YANI atau SISTIM AMONG mengemukakan dua dasar pokok, ialah dasar KEMERDEKAAN dan KODRAT ALAM. Dalam proses mendidik anak, maka kepada anak perlu kita berikan kemerdekaan sejauh mungkin mereka perlukan. Dengan ke.
merdekaan inilah anak berkesempatan mengembangkan fantasinia dan mengemukakan da.
sar dan bakat2nya secara wa.
jar. Hanya dalam suasana yang behas dan penuh kemerdekaan sajalah anak berkemungkinan untuk mengembangkan pribad!- nia hingga mend'adi menusia merdeka, salah satu dasar hidup yang penting bagi seorang patriot yang baik.
Pak Kasur:
Masyarakat diwaktu sekarang masih berpendapat bahwa pendid:kan letaknya hanya dibidang sekolah sad'a. Masyarakat belum seluruhnya memahami bedauya antara pendidikan dan pengajaran. Karena itu sering menimbulkan salah faham.
Dalam menguraikan tentang pendidikan sudah menjadi s'arat mutlak, jika dirund'ngkan pula pendidikan:,:dirumah — ci sekolah — dan dimasyarakat.”
Ketiga-tiganya tak dapat di-pi-
Pekelumit dari prasaran-prasaran:
Ny. Asiah Satyagraha (DPP
Gerwani):
Tujuan kita mendidik anak-anak kita yalah, supaya mereka menjadi manusia-manusia yang berbudi luhur dan menjadi warganegara yang berguna bagi masyarakat dan tanahair. Untuk itu maka dasar pendidikan yang perlu ditasah2kan, TRICARA atau Teluteluning Atunggal ini harus berjalan bersamaan, kalau memang diinginkan kemajuan masyarakatnya. Sebagai gambaran yang mudah: Jika seorang anak dirumah mendapatkan pendidikan baik, disekolah juga mendapatkan asuhan dan bimbingan yang tidak mengecewakan, tetapi dimasyarakat selalu bergaul dengan anak yang bengal dan kesasar, anak itu tidak lama lagi akan meninggalkan pendidikannya dirumah dan disekolah, mudah meniru dan menerima pelajarannya dari masyarakat. Dan kalau ini terjadi janganlah sang anak yang disalahkan.
—. SEMINAR NASIK
TAMAN K
Pemandangan dalar seorang pi
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 13] ===
' namkan yalah:
cinta tanahatr,
— lyinta orangtua dan sesama
manusia,
- cinta kebenaran dan keadilan,
— cinta — persahabatan perdamaian,
— cinta alam dan sekelilingnya.
Yeminar sewaktu salah yaran berbicara
ia kiri.
kil PPK ketika memberi abutan dalam malam resepsi
kanan.
rti atas nama, DPP ami sedang menyampai-
Il piala yang dihadiabkan
Nasution,
vah kiri.
‘a pemenang kegiatan me
mbangkan Taman Kanak?
dengan senyum kebanggaan.
dan
Ny. Paryani Pradono (DPP
Gerwani):
Dalam,,Tujuan dan Kewajiban” Gerwani telah dinyatakan bahwa,,Gerwani sebagai pewaris tradisi perjuangan yang perwira dari kaum wanita Indonesia yang dipelopori oleh IBU KAR- TINI,bertujuan untuk memperjuangkan serta membela hak-hak
wanita, anak-anak, demokrasi, kemerdekaan nasional yang penuh daa perdamaian dunia yang kekal dan abadi”. Untuk mewujudkan inilah khusus dalam bidang pembelaan hak-hak anak-anak, Gerwani menyelenggarakan Taman Kanak? 4
disamping usaha-usaha lainnya untuk §
kepentingan anak-anak. Justru karena dengan sungguh-sungguh menyadari pentingnya pendidikan bagi anak-anak, Gerwani telah memberanikan diri untuk mendirikan Taman Kanak-kanak dengan da'a upaya
sendiri (selfhelp), dan terus melangkah maju meskipun menghadapi berbagai macam kesulitan dan rintangan. Hingga sekarang ini Gerwani telah mempunyai 326 Taman Kanak-kanak diseluruh Indonesia.
3 Kiri:
| Pameran pekerjaan tangan anak?
dari pelbagai daerah.
Bawah:
Arak: Taman Kanak} Salemba menghibur para Ibu dalam Semi-
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 14] ===
Papan Pantun bercakap 2
gers
"AON OHO RO U OHO ETH OF
Berbicara
merupakan seni tersendiri
Banyak orang yang pandai ic | andai bit etapi sediki ngerti berapa I berbicara dalam pergaulan tetapi sedikit yang me-
) secara baik Karena ber-cakap-cakap itu adalah bertukar fikiran, bertukar pendapat dan bertukar pengalam 7 th tide
bila yang berbicara hanya seorang saja Dalam percakapan diperlukan sifat mem
beri dan menerima. Maka itu mer y r ik. § ikny | eka kuran. ida 5 ma Pp Ha ig & baik. Sebaliknya, tidak jarang
.: Am pergaulan — orang-orang yang masih segan-segan atau malu Pan dee eae ries dalam percakapan. Sifat pemalu semacam ini perlu
an jalan banyak bergaul dan banyak pula membati y y Yi guna, surat kabar atau majalah Sa Da en Dayan yang ber
2. Untuk nyonya rumah yang kurang mempunyai ke
rganisasi, bacaan-bacaan semacam itu akan memberi ban tuan menambah pengetahuanny
. a n | ya mengenai soal-soal yang hangat dalam masyarakat yang banyak diperbincangkan. Sedangkan bagi mereka, yang sudah pandai berbicara,perlu membiasakan diri untuk pada saat-saat tertentu mengendalikan pembi caraannya. Adat Sopan santun mengajarkan pada kita, bahwa dalam percakapan terutama dalam pergaulan, kita harus dapat mendengarkan dan menghargai pen dapat orang lain sekalipun kita tidak menyetujuinya. Dalam keadaan yang demiki i mengatakan terus terang misalnya:,,Sdr. keliru”,
tetapi pilihlah perkataan yang lebih bijaksana,,apakah Sdr. tidak keliru”.
DALAM percakapan, kita perlu mengusahakan supaya apa yang dipercakapkan itu tidak menjemukan orang yang diajak berbicara atau hanya berkisar pada diri sendiri saja. Misalnya seorang ayah yang — karena cintanya kepada anaknya yang dibicarakan hanya anaknya saja tanpa menyadari bahwa orang lain tidak mempunyai kepentingan yang sama. Atau seorang yang mempunyai hobby memeliha ra ikan, lalu yang dibicarakan terus menerus, seolah-olah memaksa orang lain un tuk mengerti segala sesuatu tentang hobbynya itu. Baiklah kita coba untuk juga menanyakan sesuatu yang menjadi kepentingan (interesse) dari fihak lain. Misal nya kepada nyonya rumah kita tanyakan dimana bisa membeli kain blcu dengan murah, kepada seorang seniwati tentang sandiwara yang baru dipentaskan, kepada seorang penulis tentang buku-buku dsb.nya. Pendeknya, kita harus dengan bijaksana memilih pembicaraan yang menjadi kepentingan seseorang pada waktu itu. Dalam percakapan, Sdr. perlu menjaga untuk tidak memotong pembicaraan se.
seorang. Kalau Sdr mempunyai pendapatlain, tunggulah dengan sabar sampai te man tu selesai berbicara.
Kemin ri 3
ec gaia Y
MEREKA yang gemar lelucon, baiklah mengingat jangan sampai lelucon yang diceritakan itu tidak menyingung perasaan orang lain,.
Apabila Sdr. ber-cakap-cakap dengan beberapa orang, maka hendaknya pandangan kita itu tidak hanya ditujukan kepada seorang saja, tetapi harus tertuju pada setiap orang yang ada disitu, berganti-ganti. Ini akan menimbulkan kesan, bhw.
mereka semua diajak serta dalam percakapan. Sebaliknya, kalau ada yang sedang berbicara, kita berkewajiban utk memberi perhatian kita, Dan akhirnya, bercakap.cakap yang sopan adalah, gerak-gerik yang wajar, tidak dibuat-buat dan tidak kaku, pada yang sedang dan sikap yang tenang.
i acca MLS
LAI I LOLA AA AA LO PLD ED MED LD AE LD AL LA AD ED AED AED ED AD HO OOD
GEMA OA L OA DAA DLL io. sow EA
14
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 15] ===
(perawatan kulit muka... |
bi enim dai Doni Alit tan ani Hoa tania
Kulit muka yang terpelihara kaik
tidak memerlukan banyak make-up
Alat-alat kecantikan pada waktu ini sudah demikian majunya, dan akhli-akhli kecantikan bang sa kita dapat memberikan pertolongannya dlm hal ini. Bagi mereka yang tidak sempat pergi ke salon-salon kecantikan karena berbagai hal, dapat pula melakukan perawatan kulit-mukanya dirumah secara sempurna.
Kulit-muka bukan saja dapat menjadi salah satu ukuran-kesehatan seseorang, tetapi juga — apabila ia tidak dipelihara atau kurang mengerti cara merawatnya, adalah yang pertama-pertama yang menyebabkan seseorang kelihatan lebih tua.
Muka yang di,,make-up” sangat baik, belum tentu kulit-mukanya terpelihara baik karena ku lit muka yang terpelihara baik sesunguhnya ti dak memerlukan banyak make-up. Karena itu kita harus tahu bagaimana memakai dan meng gunakan alat-alat kecantikan. Memakai alat-alat kecantikan yang berlebih-lebihan kadang-kadang hanya membawa hasil yang sebaliknya. Bukan wajah yang indah dan menarik, tetapi,,topeng yang menakutkan”. Yang perlu diperhatikan yalah, bahwa sebelum mengenakan make-up kulit muka perlu dibersihkan terlebih dahulu dari sega la kotoran: keringat dan debu. Dan, bagi mere ka yang biasa mengenakan make-up setiap harinya, janganlah tidur, sebelum make up itu dibersihkan dengan baik. Karena kalau tidak, kelenjar-kelenjar-keringat dan talk (sweet— dan talk klieren) dapat tertutup, dan inilah yang sering mengakibatkan bintik-bintik hitam (meeters), jera wat9 atau bahkan pada keadaan-keadaan tertentu ontsteking pada kulit muka.
Sekarang akan kita tinjau bersama cara-cara untuk perawatan kulit muka yang sempurna.
Cara-cara yang diuraikan dibawah ini adalah dengan mempergunakan bahan-bahan seperti cream yg.
biasanya masih merupakan barang impor dinegeri kita.
SEPERTI halnya dengan setiap keindahan la innya, kulit muka yang sehat, halus dan supel adalah pembawaan alam. Meskipun kita tidak dianugerahi kulit muka yg demikian, namun kita dapat memeliharanya dengan sempurna serta memperbaiki kulit muka kita.
Bahan-bahan ini tidak mutlak cream impor luarnegeri, tetapi bisa juga bahan-bahan pengganti, yang terdapat ditanahair kita dan masih sedang dikembangkan. Tentang bahan-bahan ini akan kita kemukakan dalam tulisan yang akan datang.
Sementara ini tekanan kita adalah pada cara-cara merawat kulit muka yang sempurna itu.
3 pokok
perawatan kulit muka
Sempurna
Membersihkan kulit muka ada lah yang pertama-tama kita lakukan. Caranya, dengan menggunakan kapas, atau kain flanel yang bersih (— yang terlebih dahulu dibasahi, kemudian diperas)
dengan diberi cleasing cream.
Ini digosokkan mulai leher dari bawah keatas dengan usapan-usapan lingkaran atau — lurus. Dibagian muka, kita mulai dari sudut mulut keatas. Kulit disekeliling mata adalah demikian halusnya, sehingga ia tidak boleh digosok atau diurut-urut!
Menguatkan kulit muka, adalah yang kemudian kita lakukan sesudah muka dibersihkan, Dengan kapas (yang sudah dibasahi terlebih dulu) dan skin tonic kila
15
Dipindai dengan CamScanner
i Yaa tk Ha
=== [PDF page 16] ===
Pendidikan Taman Kanak?
Fertanyaan:
Saya mempunyai enam orang anak, No. 1. 2.
5. perempuan, No. 4, 5 ‘aki-aki, No. 6 perempuan.
Anak yang No. 3 itu nakal sebali. Dia suka meaz ganggu adik2nya. Senang sekal dan ter-tawa?
kalau adiknya menangis. Ia telah dinasehati berulang-berulang tidak berobah-robah kesukaannya meng ganggu, hingga menjengkelkan siapa saja yg.
mendengar. Sebab adiknya berulang-ulang menangis.
Anak saya yg No 3 itu nakal sekali, tetapi me mang menunjukkan kecerdasan fikirannya daripada kakak2nia. Hania kalau sedang me nangis menyusahkan dan menjengke!kan orang tua. Kalau ‘a menargis ditolong dengan tiara lemah lembut, tambah ngadi-adi (nakal) tak mau diam. Kalau dikasar, juga tak takut dan tak mau lekas diam. Kalau didiamkan saja dia berbuat supaya orangtua marah-marah. Conto: Pakaian dalam lemari diobrak-abrik. Pintu kaca ditutup dibuka dengan keras-keras. Pokoknya berbu at yang berbahaya dan merugikan. Atau adiknya scdang tidur dibangunkan. Semua orang tua sampai jengkel sekali. Dielus tak dapat di kasar juga tak dapat. Dibiarkan menyusahkan.
Bagaimanakah harus kita perbuat? Sebelum dan sesudahnya banyak-banyak terimakasih.
Ny. Suwarto,
Teposanan Blok A I
Sriwedari 5 clo
Jawaban:
Memang ada waktunya anak menjadi nakal (kemratu-ratu, meraja-lela) ialah waktu ia berumur 3—5 tahun.
Anak suka mengganggu bukan tidak bzralasan. Diambil mudahnya saja: a. si-anak tidak bisa (mau) duduk tenang, b. permainan yang dilihatnya tidak menarik perhatiarnya.
Anak tidak bsa duduk tenang, menandakan bahwa anak sehat. Badannya tetap mau bergerak, ia tidak mau tinggal diam. Ada saji yang mau dipegangnya. Jika rangsang bergerak int tidak kita salurkan se-baik2nya, adik/nia, sauda ra2nya dan teman2nya bisa menjadi sasaran diganggu dsb.
Kita sebaga! orangtua memang harus melarang anak kita yang mengganggu permairaa
teman-teman dan saudara2nya. Kalau penyakit mng-'
ganggu ini dibiarkan saja, anak kita akan mendapat banyak musuh dikalangan teman-teman
16
dan saudara2nya. Jika kita biarkan sadia, ma sa,merajalela” nya menjadi berlarut-larut sampai jadi besar dan dewasa akan tetap berwatak ingin meraja-lela,
Jika Nyonya sedang menyaksikan anak nyonya mengganggu saudaranya, pada saat itu ju ga hendaknya bertindak, suruh memperbaiki ke salaharnya, pada waktu itu juga. Sikap Ibu hendaknya jangan marah-marah, berbuatlah setenang tenangnya, seolah-olah kenakalan anak Nyonya itu szal sepele saja bukan soal luar biasa yang memerlukan perhatian istimewa dari Ibu, Jika Nyonya marah-marah dan ribut-ribut, anak malahan berbuat leb‘h nakal lagi supaya lebih menarik per hatian dan kemarahan ibunya. Nanti diwaktu arak sedang terang, misalnya waktu ia akan ti dur, kesempatan sebaik-baiknya bagi ibu untuk bercerita padanya, bahwa perbuatan anak tadi pagi itu tidak baik dsb. Bak juga jika nase hat ibu itu diberikan dalam bentuk dongengan, yang isinya hampir serupa dengan maksud nasehat yang akan Ibu berikan padanya.
Pendidikan menolong sesama, rasa sayang pa da kawan, suka membantu orang lain yang memerlukan bantuan, bisa kita mula, waktu anak masih kecil, bisa kita berikan dalam berbagai bentuk dan cara, dalam permainan, dongengan dsb. Baik juga jika puteri Nyonya itu dima sukkan dalam sesuatu kepanduan, dimana ia da pat bermain leb h leluasa dan bergaul lebih luas dengan anak-anak lain. Kemungkinan besar bahwa ia diluar rumah tidak nakal seperti dirumah nya sendiri. Mungkin ia dirumah merasa kurang dapat bermain dan bergerak dengan bebas, atau dapat juga ia merasa kurang mendapat perhatian dari anggota-anggota keluarga lannya terutama dari Ibu. Mungkin semenjak lahir adik nya (putra Nyonya yang No 4 — anak laki-laki yg.
pertama) ia merasa tersisihkan dan kurang mendapat perhatian dari Ibu. Rasa iri ini menyebabkan anak menjadi rewel dan nakal, su ka mengganggu adik2nya, dengan maksud untuk menarik perhatian Ibu terutama,
Baik juga putri Nyonya ini sekali tempo pi sah dari ayah-ibu dan saudara2nya, misalnya waktu libur diajak pergi kelain kota ketempat pamannya dsb. Dalam waktu terp'sah dengan saudara2nya ini ia akan merasakan sayang dan rindu pada saudara2nya. Dan seprlangnya kem bali kerumah sikapnya pasti akan berubah.
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 17] ===
Portunyaan
Den, Inloaaya Ingin menanyakan dan mengharapkan nasehat tentang anak saya jane berpenyakitan.ngempol", yaltu kencing waktu bdur. — Padahal Ia sekarang | sudah genap berumur 6 tahun, Bagaimanskah caranya melatih dia supaya akhirnya | dapat membuang sama sekali keblasaan Yang buruk Ini?:
Ny. Suhardi |
JI, Kalinsin 121 |
BURABAYA |
Macam-macam hal yang dapat menyebabkan anak suka ngompol, a.l.: a. badan- 4 Nia merasa difwin (kedinginan), bo bermain-bermain ditempat yang basah, c. berma- |
in main atau berlari-berlari sampai seluruh badannya basah keringat, d, minum agak kebanyakan, waktu sore ketika mau tidur, memang penyakit.
Hal-hal tersebut diatas hendaknya diperhatikan oleh Ibu. Misalnya tentang a, badannya merasa
kedinginan,
banyaklahsebab2nya. Pertama:
sewaktu anak mau
tidur, ia mendengarkan dongengan-dongengan yung menakutkan sampai keluarlah keringatnya
yang
sah keringat, dab.
Hen on. 2... * a aa
(Perawatan kulit......-)
gosokkan seperti kalau kita mem bersihkan, dengan cleansing cream. Perlunya supaya kulit men jadi segar dan kencang kembali.
Kalau muka kita sudah kering barulah kita memeliharanya dengan salah satu nourishingcream (vudingscream) pada waktu malam sebelum tidur.
Mau, kalau kita hendak pergi, dengan foundation cream, perlunya melindungi kulit muka dari debu dan menahan bedak lebih lama.
Jika vudingscream yang dipakai, — yaitu malam sebelum tidur —, sebaiknya dibiarkan sampai 15 menit baru dibersihkan. Kalau sekiranya tidak mengganggu, maka baik sekali apabila dibiarkan terus sampai pagi.
Untuk menentukan obat apa yang cocok untuk kulit muka kita, perlu kita mengenal kulitmuka sendiri. Apakah kulit muka itu kering, normal atau berminyak. Untuk kulit yang kering dibiasanya tidak diperhatikan
perlukan cream yang berminyak, sedang untuk kulit yang berminyak diperlukan cream yang kering. Obat kecantikan ada dua malyam: yang berupa creani atau cair.
Selain cream tersebut, air hu jan adalah juga sangat baik (asal bersih) untuk membersihkan kulit muka kita, karena halusnya.
Pemeliharaan kulit muka seperti ini, perlu dilakukan tiap?
hari 2 kali, yaitu pagi dan malam sebelum tidur.
Kita perlu mengetahui, bahwa cara hidup: makanan, tidur, dan buang air mempunyai pengaruh yang penting pada kesehatan ba dan pada umumnya. Maka itu orang yang kulit mukanya sering ada jerawatnya, dianjurkan untuk mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak dan supaya makan jeruk. Sedang orang yang masih belum lanjut usianya, tetapi kulitmukanya lemah, biasanya dinasehatoleh ibunya, Kedua: dongeng yang didengarnya Itu amat lucu dan menggembirakan, sehingga anak banyak tertawa, menjadi ba
kan supaya makan vit. A.
Tidak kurang pentingnya pula untuk diketahui, bahwa sekalipun kulit-muka itu seolah-olah sama saja, pada hakekatnya memberi
kan reaksinya yang berlainan ter- 4 hadap sesuatu obat kecantikan. d Misalnya, ada orang yang kulit- 4 nya tak tahan terhadap obat ke- ‘ cantikan yang paling mahal sekalipun, malahan kadang-kadang me- 1 nyebabkan gatal-gatal pada kulitnya. 4 Juga glycerine, vaseline, alco- 3 hol atau eau de cologne yang la- g zim dipakai, tidak setiap kulit da- 4 pat tahan, 4
Ada kalanya juga kita harus:
memperhatikan, bahwa sesudah a kulit muka kita bersihkan pada | malam hari, tidak perlu diberi 4 cream, supaya dapat bekerja de- 4 ngan wajar. 1
Kulit muka yang bersih dan ter | pelihara baik adalah sedap dipandang. 4 (oleh: S. ASIYAH) 1
17 1
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 18] ===
Nan na
Pertanyaa»
Jawaban:
18
Kebiasaan anak ngompol lambat laun dapat disembuhkan, asal saja si Ibu dan Ayah tak malas Terutama Ibu tentu tahu kira-kira pukul berapa anaknya mulai sngxompol" Pada waktu (jam) itulah anak mesti dibangunkan dan diajak ke belakang disuruh kencing. Setelah seminggu, paling lama dua minggu, anak nanti akan membangunkan ibunya minta diaitarkan kebelakang waktu ia merasa mau kenc ng. Meskipun agak,,berat” pekerjaan ini, namun demi untuk kepentingan pendidikan anak, saya yakin Nyonya tidak akan keberatan menjalankan nasehat ini Dan kalau lama hal ini tidak b sa juga d'atasi sebaiknya nyonya periksakan kedokter.
Kami sekeluarga bertempat tinggal dikampung. Achir-achir ini saya mendapat kesu.
litan-litan dengan anak saya laki-laki yang dewa sa ini "telah menginjak umur 13 tahun.
Dia sukar ditahan didalam rumah, sehari-hari kesenangannya keluyuran bermain dirumah teman2nya, Dia bergaul dengan siapa saja dalam kampung. Saya kewatir bahwa anak saya lama-lama ketularan anak-anak kampung lainnya yang bengal, suka mema ki-maki dengan kata-kata kasar, dsb. Untuk dapat mengatasi kesulitan ini, saya ingin menanyakan, sebaiknya sama siapakah anak saya saya suruh bergaul dan berkum pul? Apakah baik jika saya melarang anak saya bermain diluar rumah untuk lebih mudah mergawasinya dengan siapa saja ia bergaul setiap harinya?
NY. RACHMAD,
Petojo, Jakarta.
Pertama kita harus mengenal dan mengetahui tentang perobahan tabiat anak waktu menginjak umur 13 tahun. Pada usia ini anak mulai bekerg'a dengan inteleknya, mulai dapat membedakan apa isng baik dan apa yang buruk. Anak mulai merasa perlu dan suka sekali menrlong orang lain, membantu kawan2nya dan patut dia bisa,,bekerja” atau berb'at sesuatu untuk umum,
Anak Nyonya yang sekarang sedang meng njak masa,,calon pemuda” itu sedang senang2nya,,memberi tenaganya” pada handai dan taulannya, janganlah diperam (dipingit) dalam rumah. Anak perlu bergaul dengan anak-anak iainnya, dgn.
teman2nya yang ber macam-watak dan b" katnya. Didalam pergaulan itu anak bukan hanya memberikan tenaganya atau kepar daiannya kepada orang la‘n, tetapi dia ju ga menerima pandangan-pandangan dan pengajaran dari sesama temannya,
Tabiat senang bergaul dengan orang lain ini perlu kita pupuk dan disalurkan sebaik-baiknya. Untuk ini kiranya seka rang cukup didirikan kepanduan-kepanduan dan perkumpulan-perkumpulan clahraga bagi anak-anak. Ny“nya dapat memilih, kepanduan mana yang kiranya baik untuk pendidikan anak Ny'nya. Pergaulan dalam kepanduan pada umumnya memang cocok dan selaras b’ gi tabiat si calon pemuda.
Menjawab pertanyaan Nyonya, ap?kah baik anak dipingit dalam rumah saja dan dilarang bergaul dengan anak-anak kampung lainnya. Penjelasan diatas kiranya juga sudah dapat menjawab pertanyaan Nyonya ini, Terang bahwa kita ti.
dak boleh menahan-nahan watak anak senang bergaul dengan orang-orang lain. Bahkan amat berbahaya menahan anak dirumah saja, karena ini bertentangan dgn.
perkembangan jasmani dan rokhani anak yang sewajarnya. Sianak akan terpaksa lari kesuatu perbuatan yang tak kita ingini, dengan jalan sembunyi-sembunyi yang malahar sukar dapat kita kontrol. Anak Nyonya adalah calon anggota masyarakat yang terdiri dari macam-macam grlongan dan tingkatan manusia dengan ber macam ragam tabiat dan bakat, Kiranyztidak terlalu pagi putra Nyonya yang ber umur 13 tahun itu harus sudah belaja-mengenal masyarakat sekelilingnya sebagai mana wajarnya. Dari pengalaman2nyzdalam pergaulan dengan anak-anak kampung lainnya — ya yang tentunya ada yang maris-maris dan ada diuga yang bengal-bengal — putra Nyonya akan mendapat banyak pelajaran Tentu saja tidak boleh kita lupakan pe ranan Ibu, yang senartiasa harus mengawasi dan membantu putranya, supaia ia dengan tepat dapat membedakan mana yg tidak boleh. Ibulah sebagai pendidik uta leh ditiru dan d'jalankan dan mana yanghaik dan mana yang buruk, mana yang bo ma dalam keluarga harus dapat memban tu putranya dalam menilai perbuatan?
anak-anak lainnya, dan kejadian-kejadian dalam masyarakat sekelilingnya se-hari-rari.
© Dipindai dengan CamScanner
mie msk Matikan aman
=== [PDF page 19] ===
| MENGENAL TANAHAIR |
KALI ini pandangan kita dalam tanah air, kita tujukan kepada Madura, pulau kecil di dekat Surabaya dengan hasil-hasil garam dan sapi. Saudara-saudara tentu sudah banyak yang mengun.
jungi pulau ini. Dengan tongkang kita dapat menyeberang dari Surabaya dan dalam beberapa jam saja kami akan sam pal,
Jika kaki terinjak dipantai Madura, kita saksikan bahwa pulau ini keadaannya kering Udara panas dan tanah kering di Madura menghendaki, bahwa para petani harus bekerja sangat gat. Hasil pertanian yang utama ialah jagung. Sebagai mana biasa ditanahair kami, go tong-royong mengerjakan tanah adalah hal-hal yang sangat bi asa diantara Rakyat. Pertanian dikerjakan dalam dua gelombang, dalam gelombang pertama mereka menanam pohon-pohon yang hasilnya dapat segera dipetik, misalnya, ketela, jagung pisang, Dalam gelombang kedua mereka menanam perkebunan dengan hasil buah2an yang sangat lumayan juga.
Dipantai ombak memukul.
mukul, surut kembali dan meninggalkan sarinia pada daratan.
Sudah dari dahulu Madura sangat mashur dengan hasilnya garam. Didaerah pantai kita saksikan unggukan-unggukan putih, garam yang sudah kering, dan pe tak-tak dimana garam sedang dikeringkan. Pegaraman dikerja kan sebagai usaha Rakyat dan oleh Pemerintah. Rakyat mengumpulkan garam dengan ca ra yang amat sederhana. Afr la ut ditampung dalam petak-petak lalu dikeringkan dengan sinar matahari. Garam yang sudah kering dikumpulkan untuk selan jutnya disaring dan dijemur lagi beberapa hari, sampai hasilnya cukup bersih untuk diju al dalam pasar-pasar Rakyat. Pengo lahan garam yang sangat seder hana ‘ni, membantu pemerintah sehingga tak perlu didatangkan
Reportase
dari
PULAU MADURA
lagi garam dari luar negeri yg memakan banyak devizen. Jika usaha Rakyat yang sederhana ini dengan tenaga yang te kun dapat dihimpun, tentunya kekurangan garam dalam nege ri dapat dipecahkan.
Pemerintah mengerjakan pe garaman dengan cara yang le bih teratur. Sumenep dan Kali anget adalah tempat pertama di mana garam dkumpulkan, dan diekspor keluar Madura.
Perahu-perahu kecil dan sedang ter sedia ditepi pantai, mengangkut hasil pulau ke Surabaya, Pasu ruan atau tempat lain. Perahu-perahu mayang ini sangat indah, dgn.
gambaran dan perhiasan yang sangat menarik pula, yang menandakan bahwa anak Madura
sangat sayang kepada perahu-perahu itu. Betapa tidak mereka adalah pelaut-pelaut ulung yang banyak men jelajahi laut-laut d antara pulau-pulau di Indonesia. Darah pelaut mem bawa mereka mengarungi Samudera-samudera didunia, dan jika kita berlayar dengan kapal besar, seringkali kita berjumpa dgn.
putera-putera Madura yang berlayar bekerja sebagai kerani atau Ia in-in angota kapal besar. Tongskang-tongskang kecuali membawa hasil panen, juga d'pakai untuk me nangkap ikan. Hasil ikan tidak sedikit. Jika sebuah tongkang masuk, seluruh keluarga, bahkan sekumpulan keluarga-keluarga sudah siap menunggu dipantai.
Beramai-ramai tongkang dita rik kedarat, dan terdengar
Anak-anak Madura bermain-bermain perahu dipantai Pamekasan.
Foto Deppen
19
Sk We AA ip Ba Bt
Hikam YA
Aha ana
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 20] ===
ore
sorak-sorai anak-anak yang berjum pa kembali dengan ayahnya yg.
beberapa malam telah men nggalkan mereka. Ada juga kala nia. jira ayah tidak kembali lagi, jika gelombang laut me nelan tongkang kecil yang berayun-berayun dalam permainan ombak Samudera. Segera terjadi tawar-menawar dipantai, tengkulak biasanya sudah siap menung gu untuk menggaruk untung.
Sebagian hasil ikan juga diba wa kepasar. Wan'ta Madura, de ngan lenggangnya yang menarik menyunggi barang-barang dagangannya diatas kepala. Wanita-wanita ini mengambil bagian yang tidak keci! dalam ekonomi alami ah ini. Juga dalam perkebunan pegaraman dan industri-industri kecil lainnya mereka merupakan tenaga yang rokok, Pakaian mere ka sangat sederhana, tetapi sa ngat sesuai dengan alam dima na mereka tumbuh. Disamping menjadi ibu, pengurus rumahtangga mereka mengerjakan rekerjaan tangan untuk menambah hasil pendapatan kelu-.
arga. Mizalnya membuat alat-alat dapur, alat-alat rumahtangga lainca. Memasak garam, memasak ikan yang ditangkap, dengan di keringkan atau diasin, mengurus ladang atau mencari rumput untuk sapi. Jika kita melihat wanita Madura, dengan pa kaiannya yang sederhana, gerak gerak cekatan dan lidah bicara yang lantang, kita dapat mena rik kesimpulan bahwa mereka itu adalah wanita-wanita pekerja, bu kanlah mereka yang manja du duk, atau hidupnya hanya dikeli lingi oleh kenikmatan-kenikmatan. Mereka adalah orang yang sepanjang hari dihadapkan kepada kesuka ran-ran hidup dan dihadapinya ke sukaran ini dengan daya kerja mereka yang tangkas. Mereka adalah wanita-wanita bebas yang hidup dinamis dengan gerak mas yarakat. Kita tinggalkan wanita-wanita yang cekatan berjualan ini dan kita pergi kepasar sapi.
Lain keadaannya dengan pasar biasa, pasar sapi ini seluruh nya merupakan daerah para pri ya. Ber-puluh-puluh, bahkan beratus-beratus sapi telah terkumpul dsini. Alangkah gagahnya nampak anak jantan Madura ini disamping sapinya yang besar, kuat, bagus dan jinak itu. Celana dan ba ju hitam, selempang sarong, ikat kepala a la Madura dan se buah pemukul yang tidak sering digunakan adalah pakaian anak Madura pada hari pasaran sapi.
Wanita Madura dengan pakaian sederhana, gerak cekatan dan dayakerja yang tangl.as. -
20
Foto: DEPPEN
Sap’ dan anak Madura adalah satu. Sapi di Madura sangat disayang dan merupakan pusat perhatian dlm. kehidupan kekeluargaan mereka. Padang-padang rum put yang banyak tumbuh karena udara kering, menyediakan ma kanan dan bidang bergerak bu at sapi Madura. Disin! sapi-sapi be sar tumbuh dengan baik sekali.
Pemeliharaannya d'kerjakan dgn, sangat teliti. Barangkali Saudara sudah pernah menyak sikan kerapan sapi. Adu sapi hanya ada pada orang Madura.
Biasanya kerapan diadakan pa da waktu sesudah panen, Sapi-sapi bagus terkumpul pada kerapan ini. Sapi yang dibawa kegelanggang adalah jagoan kampung atau desa. Sapi yang akan diba wa kekerapan mendapat pemeliharaan istimewa. Makanannya lebih baik dan pada waktu-waktu ter tentu diberi telor dan madu, atau obat lainnya supaya badan nya tetap sehat, dan bagus. Tem po-po kaki-kaki sapi diurut. Dan pada hari kerapan dikenakan pakaian dan perhiasan pada sapi kebanggaan itu.
Sangat disayangkan, jika orang-orang iseng yang banyak uang selalu mencari sasaran yang ti dak sehat diantara permainan rakyat yang spontan ini. Kerapan sapi tidak jarang menja di bidang perjudian, Orang-orang iseng datang bertaruh dengan uang mereka yang berlebih-lebihan dan dengan cara dem’ki an juga merusak suasana pes ta dan kompetisi rakyat yang se derhana itu.
Ada kalanya hanya kebagusan sapi saja dipertunjukkan.
Kebagusan badan, halusnya gerak, berdiri dengan kaki depan nya diatas botol dan sapi harus berani melihat muka sendiri di depan cermn..........
Kita tinggalkan Madura, dipantai orang-orang wanita menganyam serabut, kulit kelapa yang dijadikan tambang atau alat-alat rumah tangga lainnya, sambil menunggu suami yang mungkin Gatang dari berlayar hari ini...
Pohon nyiur berjajar disepanjang pesisir mengantar je jak kita sampai kita naik tong kang meninggalkan pantai.
(oleh NING)
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 21] ===
Pugiarti Sismadi
MALAM TAHUN |
Diam disebuah lorong kecil dengan deretan rumah yang rapat, seperti membaca sebuah buku cerita. Apa yang tidak di ketahui tentang orang-orang sekitar nya. Huruf2nya terang, dan kisahnya jelas,cuma tiap-tiap orang mempunyai kacamatanya sendiri. Bagi yang kerdil dan pendek pikir ceriteranya dangkal melulu, penuh berisi iri dan dengki, putus asa dan keluhan.
Bagi yang berdada lebar dan ber hati dalam, kisahnya penuh senyum dan haru, harapan dan cinta, setiakawan tidak berbatas. Mereka menilai manusia se bagai penghuni bumi dengan harga yang tinggi, dengan khid mat.
Malam tahun baru kali ini, telah membuka lembaran bera neka warna, kisah yang sangat menarik. Kalau kita jalan-jalan di lorong kecil dengan rumah2nya yang bersih apik, dan kita paksakan berpikir, senja yang seperti ini hanya datang tahun ini saja, hari ini saja, detik ini saja, hati dicengkau oleh keharuan yang berlebihan. Matahari yang pulang tidur, telah mendukung sisa tahun, besok datang jejaka baru yang per kasa, tahun 1960. Ah, apa saja
yang telah dialami dunia tahun 59, apa yang dialami Tanah Air ku tahun 59, dan apa yang dia lami lorongku apik tahun ini.
Betapa banyak airmata tertum pah, dan kecewa menindih, betapa banyak keringat mengucur betapa banyak kerja tertumpah! Punggung serasa bongkok memikirkan itu semua. Ketika tahun lama itu lingsir, diborong nya segala duka cita, diangkut nya segala kecewa memuncak, segala harap tak sampai dan endapan-endapan, yang bila dipikir dg.
hati dangkal membuat darah na ik dikepala!
Rumah apik itu, penghuninya seorang wanita muda dengan tahi lalat melekat dilereng hidungnya, malam ini sepi seper ti sediakala. Lampu berkap me rah diruang tamunya begitu re dup seperti hatinya. Aku lihat ia duduk sendiri seperti kemarin disore-sore menjelang gelap, duduk merenung jauh. Su dah satu tahun suaminya pergi bertempur, dipedalaman hutan Sumatera Barat, Hanya surat2nya datang berkunjung, meng hibur hati wanita muda kesepi an itu, isteri seorang prajurit.
Tadi pagi aku lihat ia mengadang oplet dipangkal jalan, ga
BARU
unnya merah, tetapi wajahnya sedih.
Tas belanja besar tergan tung ditangan kirinya.
»Berbelanja untuk Tahun
Baru, mungkin nanti Mas pulang. Surat terakhirnya mengata kan, bahwa mungkin diakhir th.
ia datang,” begitu ceriteranya kepadaku,
Doaku tulus didasar hatiku, mudah2an pulanglah pahlawan hatinya dgn selamat dan membawa kemenangan gemilang.
Sebuah mobil dikemudikan wanita sebaya berhenti, dan me ngajaknya ikut. Tetapi dengan sopan ditolaknya,
»Terima kasih, aku sudah ber janji menunggu teman disi ni,” jawabnya membohong.
Dua manusia itu, seperti gam bar jaman yang amat sederha na, disorot terang, jelas dan tak bisa disangkal. Wanita bermobil itupun isteri tentara, dg.
pangkat yang sama, tetapi dgn.
hidup seperti bumi dan langit.
Orang mengatakan, keluarga »langit” itu adalah keluarga OKB (orang kaya baru) selama aku tinggal dilorong ini, be lum pernah kulihat suaminya pergi bertempur, ia bertugas la in, kata isterinya yang ayu modern.. Pada lingsir tahun ini,
21
cu heer daesoncilenti,
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 22] ===
aku lihat hilir mudik orang datang dirumahnya, dan seperti disihir tongkat wasiat, rumah nya yang sederhana berubah menjadi mewah. Pikirku, hanya karena menang lotrelah orang bisa membeli lampu Ala din yang sanggup memberi apa diminta crang.
Tetapi rupanya pikirku ini, pikiran kolot. Orang tidak usah membel: lotere, dan mengharap akan memboyong hadiah perta manya yang seratus ribu itu se dang kekayaan baru orang ini kutaksir jauh lebih banyak da ri seratus ribu orang bisa men dapatkan lampu Aladin dimana juga, kalau orang mau. Mau membunuh suara hatinya yang murni dan agung.
Mobil mewah hadiah dari
»lampu Aladn” itu meluncur pergi, dan wanita manis berta hi lalat dilereng hidung, tidak ambil peduli. Gambaran jaman yang sederhana terpantul dari pertemuannya dengan sejawat suaminya, tidak mengge rakkan hatinya. Tempat berpijaknya kokoh kuat, dan dengan ikhlas dibiarkannya dirinya dise ngat panas. menunggu oplet di pangkal jalan.
Sore ini kulihat ia duduk kesepian dirumahnya, menunggu suaminya pulang bertempur.
Bersabarlah, isteri prajuritku, seperti semua kita berharap, ta hun yang akan datang. akan membawa kita leb'h dekat kepada tujuan. Melihat wajah mu yang tulus, aku malu kepada diriku yang kotor dan penuh gerutu.
DIPOJOK jalan, bertakhta dengan megah, rumah hadiah lampu Aladin. Kalau saja kita malas berpikir, orangpun akan cepat tahu, bahwa malam ini malam istimewa, malam pesta.
Lampu2nya aneka warna, mengelilingi pagar rumahnya, dan suara musik yang entah di
.tiangkok” dari mana, menje rit-jerit disore yang haru ini.
Mereka ber-teriak-teriak merayakan tahun baru dengan caranya sen
iri $
Tetangga2nya selorongpun mendapat undangan buat berpesta ria dimalam tahun lama
menyongsong tahun baru, tetapi entahlah apakah akan banyak yang datang berkunjung. Aku pun rasa2nya segan menginjak dunia gembira ria itu diwaktu hatiku sendu dan haru. Aku sen diri punya rencana buat menyambut tahun baru diam d kamarku, mengenang, menimbang dan menenangkan pikirku yang mau melonjak meletus saja, Tetangga2nya seloreng sudah ti dak terkejut lagi. kalau orang disudut jalan itu menilai tahun baru secara,.merdeka” se kali. Yah, apalah yang dapat di harap dari orang-orang semacam itu kecuak kedangkalan dan keper kosaan hati nurani. OKB kita yg bertemu tadi pagi. berdiam tak jauh dari istana lampu Aladin itu, iapun berpesta juga, Tetapi sebagai orang yang,,rendah hati”, yang baru-baru menginjakkan kaki dilangit cemerlang, rumahnya belum seberani menjerit-jerit seperti koleganya, pegawai dari sebuah kantor yang murah,.rejeki”.
Mereka berdua bersahabat ka rib, tetapi alangkah anehnya persahabatan itu. Kalau mere ka saling berkunjung, matanya seperti burung elang melihat anak ayam saja. Dilihatnya dg.
iri dan dengki kekayaan baru.sahabatnya”, perabotan, perhi asan mas intannya, dandanan rumah dan rambut, pakaian dan rambut, pakaian dan segala kemewahan, dan tidak berbilang hari, rumah-rumah baru itu berlomba memasuki finish untuk kemudi an bersaing lagi. Aku menghela nafas, betapalah payah mereka itu beradu lari, betapa kecut hatinya dilarut malam. kalau hati mereka pada berbisik! Aku yakin dan pasti, bahwa hidup mewahnya yang tak wajar itu telah amat memenatkannya.
Aku percepat langkah di pengkol jalan, agak segan aku bertemu dengan mereka, Aku merasa kami telah hidup didua jaman yang berbeda. Tetapi.
sunguh malang, suaminya berdi ri dikebun bersandar dipagar.
Dengan hormat aku ditegurnya.
Aku menengadah, dan kulihat kelesuan membayang diwajahnya. Apa kataku. telah penat ia beradu lari, telah payah ia bersicepat dengan suara hatinya.
Rambutnya sudah mulai beruban, kulit mukanya mengkerut kerut, tubuhnya yang tidak kurus itu nampak tak segar, dan matanya......... yah matanya membayangkan kesuraman dan kecapean. Hatiku yang meradang-radang menjadi lembut.
Ah, mudah2an tahun baru nanti, akan menolongnya ia kem bali kejalan yang baik. Ia belum terlambat, penyakitnya belum parah.
Yah. harapan seorang tetang.
ga memang mudah diucapkan.
Apakah yang ia ketahui, kecua li hasil dari pergulatan hidup.
Pergulatannya sendiri ia tak tahu! Isterinya berdiri dengar cemerlangnya tak jauh dari suaminya yang lesu itu, mengangguk dengan tinggi hati. Du nia barunya itu telah mendarah daging, telah,,pas” betul, seper ti telah sejak lahirnya ia berbekalkan sekantong permata.
Hatiku mulai memberontak lagi.
Ia adalah faktor utama yang membikin suaminya capek. Dan apakah seorang yang berdiri jauh diluar pagar akan dapat menenangkan sipelari, kalau se tiap malam ia dibisiki oleh selera bertanding?
Aku melangkah pergi, dan hatiku geli. Pernah aku salah menaksir, untung lekas-lekas aku ta hu. Pada suatu hari terkandung niat didada untuk mengambil wawancara dengan Nyoma yang pintar dan modern itu. Bagai.
mana pendapatnya tentang komando kembali kepribadian hangsa sendiri dan gerakan me nentang musik ngak-ngik-ngek.
Ah, ah, geli aku sekarang. Musiknya yang brisik itu membun tuti aku terus disepanjang ja lan, dan aku tahu bahwa ia wa nita yang tolol, mungkin tak per nah ia tahu dan kenal tanah air nya, perjuangannya, dan cita-cita nya. Aku jadi bimbang, apakah dalam malam Tahun Baru ini aku mesti mendoakannya atau
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 23] ===
SEJUK hatiku yang meradang-radang, meng-gigit-gigit penuh kenci, ketika aku berkelok dilo rong berikutnya. Seorang jan da tua, duduk menjahit, didekat pohon natalnya yang belum dibongkar dihari Nabinya, Aku ingat waktu ia merestuiku, keti ka aku memberi selamat Hari Natal beberapa hari yang lalu.
Agar dunia lekas damai,” se derhana saja.
Aku bersimpati kepada Ibu be rasal dari Sulawesi Utara ini.
Ia sendirian, saudara2nya didae rah Minahasa. Dan ketika pem berontakan meletus, anak lelakinya berangkat kemedan perang, menumpas Permesta.
Anak lelakinya yang lain, yang ada di Tomohon memihak Sumu al. Tetapi perempuan kesepian ini tenang-tenang saja. Ia dengarkan segala penjelasan, ia baca segala berita, dan ia mengambil kesimpulan, bahwa anaknya yg di Tomohon telah sesat. Ia ber duka dimalam sepi, dan ia berdoa agar anaknya selamat semua. Yang seorang membawa kemenangan, dan seorang mene mukan keyakinan, Betapa bi jaksananya Ibu ini. Anaknya yang bertempur telah pulang dg luka dikaki, dan membawa beri ta bahwa adiknya di Tomohon telah mati dalam pertempuran.
Ia menangis tidak bersuara sam bil membelai cucunya yang tak berayah — yang dibawa oleh uaknya. Semenjak itu, aku lihat bukan main giatnya ia dlm perkumpulan wanita. Dan ketika aku berkunjung kerumahnya be berapa bulan yang lalu, aku lihat ia sibuk membuat makanan-makanan kering.
»Untuk prajurif yang berdiuang di Minahasa, sebagai tanda terima kasihku, mereka telah
membebaskan kampung halamanku dari terror Permesta.
Dan...... dipegangnya tanganku, matanya me-nyala-nyala:
»Aku tak bisa bertempur, dan anakku lelaki masih luka, aku
hanya bisa membantu ini saja Semoga lekas tumpas itu pembe rontak dan perampok-perampok Permes ta yang telah membunuh anakku di Tomohon. Kalau tidak ka rena hasutan Permesta, tidak akan anakku mati.”
Mataku berkaca-kaca.
Aku tahu, harapannya untuk perdamaian dunia, bukan peng harapan seorang paria yang ber paka'an compang-camping dan mengemis dijalan, sebagai pro tes tak berdaya terhadap ketak adilan sosial, tetapi ia tegak se bagai prajurit yang menegakkan perdamaian dengan menca but akar-akar keonaran. Ia bukan seorang pasifis.
Kepada Ibu, aku doakan ber sama dengan bintang beralih di kaki langit sebaga' harapanmu, semoga dunia damai, terhapus dari nafsu-nafsu rendah haus perang dan rakus makan.
TIDAK terasa, langkahku men jadi enteng. Disudut gelap dipinggir jalan, kulihat sepasang manusia berjalan bergandeng an tangan—Alangkah merdunya masa muda, betapa manisnya.
Pasangan itu hilang dikelok ja lan, dan meluncur saja suara dari mulut nakalku, semoga me reka ditahun baru nanti lekas mendapat rumah, biar lekas-lekas kawin. Dan semoga sandang pa ngan lekas murah, agar hidup temanten barunya tidak dinodai oleh pertengkaran-pertengkaran karena gaji tak cukup.
Aku tersenyum sendiri, dan meneruskan langkah ringanku.
Yang kutuju sudah dekat, itu rumah dipojok. Kuraba saku bajuku, surat itu masih ada, Hati ringanku menjadi berat lagi menekan. Bukan berita ba ik yang kubawa. Misiku tak ber hasil, dan hanya kekecewaan yang dapat kusampaikan dimalam tahun baru ini.
Aku dapati ia duduk sepi didipan usang.
»Baga'mana?” sambar tanya
nya,
»Belum berhasil,” aku sodorkan sepucuk surat. Dari suami nya dirumah tahanan.
Bakhan woken © wo 2
Man
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 24] ===
an marahnya meletus.
Apakah ia merampok? Apa kah ia mengehianati bangsania apakah ia korupsi, makan suap dan ikut barter? Apakah ia ikut pemberontak, apakah 'a turut melempar granat di Cikini?
Apakah aku kaya dengan tak ha lal? Kaulihat sendiri aku hidup miskin. Buat siapa? Pernahkah suamiku menyeberang? Pernah ia ikut Belanda?”
Kemudian ia menangis tersedu-tersedu, luapan dari marah tak berdaya. Kubelai-belai rambutnya, akupun tak tahu, harus ba gaimana. Menghiburnya? Men jawab segala pertanyaannya?
Aku tidak dapat menghiburnya dan memberi harapan kosong.
Pertanyaannya tak dapat kuja wab. Tetapi ia tak boleh begitu, putusasa dan tak percaya kepa da siapapun. Suaminya ditang kap beberapa bulan berselang, karena pidatonia masaalah seng keta tanah. Sampai sekarang belum dibebaskan, dan belum di adili. Karena anaknya banyak dan kecil-kecil ia tak dapat sela.
Yu mengurusi perkara suaminya dan aku dimintainia bantuan.
Kemarin aku menengoknya diru mah tahanan, aku temui orang-orang berwewenang, tetapi hasilnya hanyalah sepucuk surat. Pihak pengadilan menjanjikan utk, mengurus soal itu se-lekas2nya.
Tetapi anakah ia percaya kepa da janji? Setelah ia tenang, aku ceritakan hasil misiku ig.
tak beg'tu berhasil. Kemudian _kubawa ia keluar, melihat bin.
tang-tang dilangit. Kubesarkan ha tinya, dan kuajak ya berfikir.
»Marti, kaulihat, dalam taman ini ada berapa batang rumput jahat? Tidak banyak bukan?
Ia memang mengganggu Marti, tetapi tidak berbahaya, tidak akan membunuh tanaman kita.
Paling, kalau kita lengah, tana man kita layu, mawar kita tak lebat berbunga. Begitu juga dalam hidup kita Marti, Kalau engkau lebih percaya kepada rumput jahat, kurang percaya kepada mawarmu, dan lebih lagi tak percaya kepada rawatanmu, kepada tukang kebunnya tentu h'dupmu pahit. Keringat luka tukang kebun, kerja pera wat taman, ini yg menentukan.
24
Dengan tangis, mawarmu tak
subur."
Kujabat tangannya erat-erat.
Lembaran seratus yang sedianya akan kuhadiahkan kepadanya buat merayakan Malam Ta hun Baru, terpaksa kubawa kem bali. Perasaannya masih mudah tersinggung, dan aku tak ingin menambah luka hatinya.
Selamat Tahun Baru, Marti, semoga ia membawa kebaikan bagi kita semua. Tabahkan hatimu. Kau isteri pahlawan.”
Matanya berkaca-kaca, dan aku melangkah pergi.
Selamat Tahun Baru bung
Waryo, dirumah tahanan. Hati kami bersamamu.
Dan ketika aku membuka jendela kamarku jam sepuluh malam, terdengar “dengan amat mengganggu suara mMusik brengsek dipojok jalan.
Rumah mewah sedang merayakan Tahun Baru dengan,,khidmatnya”, Aku tersenyum, Hatiku yang mendongkol menjadi ringan. Sunguh tak banyak rum
put jahat ditaman kita ini. Me mang sangat mengganggu, teta pi t'dak berbahaya.—
Dan ketika aku hampir terle na, kudengar mobil menderu di depan tetanggaku. Wanita-wanita mu daku yang bertahi lalat dilereng hidungnya bersuara dengan ri angnya. Suaminya datang, pulang bertempur dengan selamat dan menang. Malam Tahun Ba ru ini untukmu juga, isteri pra juritku.
Yah, untuk kita semua, mawar-mawar ditaman hidup ini. Dua batang rumput jahat dipojok jalan, tak perlu kita hitung, ti ap haripun mata kita tak pernah melihatnya, kecuali dengan maksud untuk mencabutnya.
Suara piano yang bening mengalun dari rumah janda Minahasa itu, lagu-lagu gereja yang khusus. Malam Tahun Baru un tukmu juga.
Memang, lorong kecilku ini adalah gambaran dunia dan ja man kita dengan manis dan je las.
Selamat jalan Tahun Lama, selamat datang Tahun Baru!!!
Achir tahun 1959
Sdr. Sudarmi
Denpasar — BALI
Sdr. Liliek Margono
Mataram — LOMBOK
bangan
JAWABAN REDAKSI:
Surat Sdr. sudah kami terima. Sungguh meng gembirakan adalah kabar bahwa Api Kartini disambut baik dilingkungan tempat tinggal Sdr.
dan juga atas kesanggupan Sdr. ikut meluas kan A.K. kami sampaikan terima kasih. Adapun tentang soal-soal lain2nya sudah kami teruskan kepada bagian Administrasi.
Sajak Saudara berjudul,,Cerita diakhir 59”
telah kami terima dan kini masih dalam pertim redaksi, Atas sumbangan Sdr.
utiapkan banyak terima kasih dan kami harap
bahwa Sdr. akan meneruskan dengan lain-lain tulisan, umpamanya yang lebih banyak mengenai s keh'dupan/perjuangan bangsa kita, khususnya wanita kita.
Sdr. Ny. R. Syabrun Caropeboka
Blimbing — MALANG
Kiriman tulisan Sdr.,,Lampung Selayang Pandang” adalah sungguh tepat untuk rubrik mengenal Tanahair. Kini sudah dalam pertimbangan redaksi dan atas kiriman Sdr. kami nyata kan terima kasih banyak. Dengan gembira kami nantikan tulisan-tulisan lain pula dari Sdr.
kami
yang umum “daripada
13
Mma if 6
Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 25] ===
Ter QT eT ee Sal 4 “ 1 et
SANA AAA AUTO a
WISMA E.YUNARA
x membikin pakaian wanita dengan bada leg Falig paling baru.
x menyediakan alakalat kosmetika & bangun |
Alamat:
Jl. Cianjur 18 — JAKARTA
SANA AAL MDA UNA
Varia Harga Naik
PELAJARAN ILMU BUMI:
Guru: Indonesia adalah negeri yang kaya raya nak, penuh dengan tambang-tambang yang sangat diperlukan oleh dunia. Misalnya tambang-tambang batubara, tambang-tambang minyak tanah di Plaju SungaiGerong, Balikpapan dan lain-lain.
Murid: (nyeletuk)
Tetapi Bu Guru, mungkin sekarang tambang minyaknya sudah kering. Habis kemarin saya cari minyak dimanamana, ikutan antri tetapi minyak nggak ada.
MULUT ANAK:
Anak (pegang bedil seorang prajurit)...
Pak, bedilnya ini betul-betul, bukan mainan?
Prajurit: Terang dong.
Anak: Tolong dong Pak, tembak itu hargu yang terbang keatas biar lekas turun.
1 an Ng aa.: Masa, makanan begini- ma yam. Terlalu! Dikira aku nggak ca Uu R ALA 7 lang kantor kerja sehari, suruh tate u
ke tempe sama sambal trasi melulu.
Nama Ny. Nuryati Sudarnoto dalam A.K. no. 7. Ibu (tertawa): Rustiz, Pak, rustig.
salah. Yang betul yalah: Ny. MIRYATI SUDAR- Pasar juga rustig, tidak ada yang bei, NOTO. tidak ada yang jual. MEN en
a An
TTT AE TA AN LE EA TT
© Dipindai dengan CamScanner
=== [PDF page 26] ===
es anita AE
ee Sab Bia Mb -
SIROP BINYAYUU
BANYAK MENGANDUNG VITAMIN. i
F4\ INDUSTRI PHARMASI
SAN, BINTANG TUOYUE Bigs |
JAKARTA
ynTuK ORANG TA dan A WAK?
Dipindai dengan CamScanner