Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00022

Api Kartini No. 2 Th. 2, Februari 1960

Cleaned OCR text (Good (0.895); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === flo. 2 - Thu. I Februari 1969 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 2] === Penerbit: Yayasan Melaty Matraman Raya 51, Diakar'a Terb.: sebulan sekah API KARTINI Redaksi: Maasye S'wi, S. Asiyah, Darmini, Paryany Ppradono Penanggungjatcab: Maas‘e Siwl Pembantu-pembantu: S.K. Tr murti. Ruk'ah Ker'apa'!, Sug arti Siswadi, M-. Trees Suaf o Suami, Rukm'i B. Ressbowo, Sit! Sura ih, Sulistyowarn{, S_tarnl, Sujnah, Sar-in‘, Ilustrator: W. Nirahuwa Alama, Redzksi: Matraman Raya 51, Diakar'a Tilp.: Jin 1753 Alamat Administrasi: Kramat V/T Jakarta Tilp.: Gb, 4430 Uang langganan: DOSAMUN seusccsssercesevences Rp. 37.— enam bulan...cooocoooo » 19— etseran per EX... " 4.— Api Kartnf menerma karangan dari luar, dari s'apa saja 'ang menorth mna'. Kara-gan har s dtik @atas ker as iang tidar t'mba'balik, karangan yang tidax d'muat dapat dkrim kembali apabila diserta: dengan perangko. Tarip iklan: 1 pagina sesat Rp. 600— Wy PATNA Loco eetiee » 400.— Uy PAgiNa...,..scseeeereereee 0. 250— MW PAFINA Loco » 150.— Kontrak: 6 X muat, rabai 10 12 X muat, raba: 15 ISI hal. Surat -ari-REdaksi) ~sseiscvesossecssseesarscceesenscesenss I »Untuk setiap Hati"........oooooo 2 Menyambut Kongres Pemuda se-Indonesia......... 3 Lima Cinta sebagai Pendidikan Dasar anak-anak kita 5 Taman Pgadidikan Anak-anak oo 6 Apa 'g perlu diketahui o!eh seorang calon ibu... 7 Sutiyah menceritakan Suka Duka d: asrama Puteri 9 Di-mana-mana D eritan Kaum Ibu Sama: Turunkah Harga Barang-barang.......oooo il Sidang Biro Gabungan Wanit3 Demokratis Sedunia di Jakarta.......... snenostabes Satin inaisa sasasa 12 Masak-masakan......oooooooooooooom it Kemeja- Putra" oo... 15 Lampung Se'ayang Pandang.......oo. 16 Secarik Kertas Koran Usang..........iiii....... 18 Banyak tekstil dan ban'ak keringat......... wassesves 20 Merawat Kecantikan: dengan bahan sederhana 21 Kariini dan Kehidupan Baru oo. 22 Musim Panas Budak......ioooooooom. 23 eee ee ew rrr re eee ee ere errr errr error rr Keterangan gambar depan: Pakaizn wanita dary Sriwijaya — salahsatu dari sekicn sukubangsa yang terda pat dikepulauan Indonesia ore. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 3] === Kita hadapi tiga peristiwa penting pada bulan Februari yalah adanya Sidang Biro Gabungan Wanita Demokratis Sedurua di Jakarta yang berhasil dengan sukses. Ini mempunyai arti besar dalan memperkuat solidaritet internasional dalam rangka perjuangan utuk kemerdekaan nasional, hak-hak wanita dan perdamaian. Keputusan2nya telah mencerminkan kemauan dan tekad wanita sedunia untuk meneruskan cuaznya yalah bebas dari ketidak adilan dan kesewenang-wenangan serta hidup dalam dunia bebas dari ancaman peperangan. Bagi wanita Indonesia sendiri suksesnya Sidang Biro tsb. mendorong untuk dengan gigih melaksanakan keputusan2nya, meluaskan arti maksudnya keseluruh tanahair. Peristiwa penting yang kedua yalah berlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di bandung sebagai jawaban atas anjuran Presiden Sukarno dan dalam rangka usaha pelaksanaan Manuyesto Politik R.I. Masalah yang mendapat tempat istimewa yalah kunjungan Chruscov Perdana Menteri URSS ke Indonesia. Kunjungan ini adalah suatu kehormatan besar bagi Rakyat dan negara Republik Indonesia, serta menunjukkan makin kokohnya perhubungan persahabatan antara Republik Indonesia dan Uni Souyet yang memang sudah ada. Persetujuan baru tentang kerjasama ekonomi dan tehnik antara Uni Sovyet dan Indonesia berarti akan memperbaiki perkembangan ekonomi, kebudayaan rakyat Indonesia, dalam membina perdamaian dunia. Kunjungan ini dilakukan disaat menjelang KTT sebagaimana yang di-harap2kan oleh semua Rekyat yang cintadamai. Kaum wanita ber-sama-sama dengan Rakyat Indonesia menyambut dengan rasa terharu dan kami yakin bahwa hasil kunjungan itu sendiri merupakan dukungan yang kuat untuk terselenggaranya KTT. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 4] === Untuk Setiap Hati” (dari mereka yang rindu damai) Pada pagi bening dikecupnya dunia pertama dalam kemerahan bayu dan kehijauan dalam segala f dalam redup matanya terpendam seribu tanya | pada hidup pada dunia pada manusia dipanjatnya tanggahari satu — satu dalam timangan ayah dan belaian tangan ibu dikuaknya keraguan masa datang menyalakan bara bdngga ditiap dada dan padanya damba harapan dari mereka yang punya hati dan cinta akan mawar dan akan melati pada kini dan pada nanti terpadu menjadi satu kemarin ia menyanyi lembut suaranya mendedangkan keindahan Kemekaran hari hari tanpa tepi dipelukan sinarsurya mengencana tapi kini ia pergi linggal bayangannya kemarin pagi dan darahnya basah memerah melumuri yamadipati-radiasi 1) Kami yang kehilangan mereka ini disini, disana dan dimana saja, merangkaikan benua dan samodra | membadaikan jutaan pekik dan kutukan demi kasih, demi hidup dan demi keindahan harikini dan harinanti kami jadikan ini dunia bukan neraka tapi sorga lubuk kasih bagi manusia. 1) yamadipati — Dewa penyabut nyawa. Sajak oleh: S.W. Kuncahyo.— Dideklamasikan oleh Sumiati pelajar Taman Dewasa KI II Rawamangun (anggota Pionir "FAJAR HARAPAN” Rawasari Salemba). Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 5] === Menyambut Kangres Pemuda re-Indanesia PERSATUAN dan SEMANGAT OPTIMISME PEMUDA PASTI MENANG! MATA dan pikiran segenap Rakyat Indonesia diseluruh kepulauan tanahair ditujukan kepada Kota Bandung yang untuk sekian kalinya menjadi saksi dari suatu peristiwa yang penting. Apakah gerangan yang terjadi dikota, yang baik internasional maupun nasional bersejarah ini? Kota, yg telah melahirkan 5 Prinsip Hidup Berdampingan secara Damai diantara Bangsa-bangsa dan Persatuan Negara-2 Asia-Afrika, ketika negarawan? besar dari 29 negeri-2 Asia-Afrika berkumpul disini pada tahun 1954, kota ini pula pada tanggal It sampai 21 Februari 1960 menerima di-tengah2nya 4.000 pemuda-pemudi Indonesia yang datang dari seluruh pelosok tanahair untuk mempersoalkan masalah-masalah yang menentukan bagi kehidupan dan harikemudian mereka, dan dengan sendirinya mcnentukan pula bagi kehidupan dan hari kemudian bangsa dan Rakyat Indonesia sendiri. Pada tanggal itu Pemuda Indonesia mengadakan Kongres besarnya untuk seminggu lamanya sebagai jawaban atas and'uran Presiden Sukarno dan dalam rangka usaha pelaksanaan Manifeslo Politik Presiden. Kaum ibu Indonesia mengikuti pertemuan raksasa putera-putera-puteri?nya itu dengan penuh rasa haru, bercampur bangga dan harapan serta kepercayaun, "etapi iyuga rasa pei'h-kasil. —....... Betapa tidak. Bukanlah setiap ibu adalah pencipta dan pelindung hidup dan kehidupan itu sendiri dan akan terus membela dan membesarkammya dengan segala kekuatan, tekad dan taruhan jiwanya, akan merasa bangga melihat badan? muda tetap muju kedepan memenuhi tugas masamudanya dan menuntut hak-hak kepemudaannya? Tapi, kebayaggaan itu bercampur rasa haru dan perih- kasih, karcna bukankah Kongres Pemuda Indonesia diadakan dalam situasi dan keadaan tanahair yang mengandung masalah-masalah nasional yang beral dan pelik? Masalah-masalah yang pemecaharpya akan merupakan tanggungjawab yang mahaberat yang diletakkan ole zaman diatas pundak-pundak muda ilu? Pemuda Indonesia kini inenghadapi masalah-masalah nasional yang langsung menyangkut nasibnya dan kemungkinan-kemungkinan untuk berkembang secara wajar. — Anggaran Belanja tahun 1960 yang telah mendapat kecaman-kecaman dari sebagaian bosar Rahat Pada tgl. 14—21 Februari 1960 di Bandung berlangsung Kongres Pcmuda se-Indonesia yang didukung oleh segenap organisasi-organisasi pemuda dan akan merupakan usaha untuk menyatukan semua tenaga muda guna ikutserta dalam pembangunan semesta tanahair kita dalam rangka kembali ke Undang-undang Dasar 45 dan memenuhi komando Presiden dalam Manifesto { Politiknya. ‘ Berkenaan dengan ini, maka untuk | menyatakan harapan-harapan kaum ibu terha- | dap Kongres besar ini, Redaksi Api Kartini telah meminta pendapat Nyonya Francisca Fanggiday Supriyo, yang kini menjadi ibu dari hampir 6 pemuda dan pemudi cilik. Dimasa lampau la adalah seorang yang dengan aktil ikutserta dalam gerakan pemuda ditanahair kita. Pada tahun-tahun pertama bergeloranya Revolusi Agustus dengan barisan pemuda sebagai promotornya yang paling militan, sdr. Francisca adalah salah seorang anggota pimpinan Pemuda Republik Indonesia di Surabaya. Kemudian ia pula yang mewakili Indonesia dengan sebuah delegasi pemuda yang pertama sejak proklamasi kemerdekaan, dalam suatit Konferensi Pemuda Internasional di Calcutta India. Kiranya cukup sekedar perkenalan dengan sdr. Francisca dan kemudian ) kami persilahkannya menyatakan pi- } kiran dan harapan2nya terhadap Kongres Pemuda se-Indonesia ini. PPE PPI PPP EEE EE EPPO HF PO RH PO Indonesia dan wakil-wak‘Inya di Parlemen dwi organisasi-organisasi massa, tidak menjamin adanya kemungkyian-kemungkinan bagi pemuda dan pelajar untuk mengembangkan bakatbakat dan kecakapan2nya secara layak. Sebaliknya berbagai macam tambahan pajak dan tindakan keuangan Pemerintah akan merupakan rintangan-rintangan dan duri-duri baru dalam segenap penghidupan nasional Rakyat Indonesia, dan terutama dalam perkembangan penghidupan pemuda. — Dalam keadaan ekonomi yang serba muram dan gelap demikian, adalah sangat mudah bagi'moral kebudayaan imperialis untuk memasuki yang Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 6] === penuh sinisme dan tidak-kepercayaan didalam jiwa dan mentalitet pomuda. — Pemuda? Indonesia dipabrik dan bengkel, disawah dan ladang, yang merupakan bagian terbesar dari lapisan muda Rakyat Indonesia menghadapi ancaman pengangguran yang lebih besar, kemiskinan, perpindahan-paksa dari desa kekota untuk mencari pekerjaan dengan harapan yang sangat kecil untuk mendapatkannya. Mereka harus menghadapi berbagai tindakan atas nama keamanan yang merupakan kekangan-kekangan terhadap hak-hak demokrasi kaum buruh, tani dan pemuda2nya sebagai konsekwensi dari aksi-aksi mereka melepaskan diri dari ketidak-adilan, dan penindasan dari pihak majikan tuantanah. — Pemuda peladiar harus mengatasi keadaan dimana buku-buku peladiaran selain sukar diperoleh, juga sangat mahal, dimana kekurangan sekolah, baik sekolah rendah maupun menengah sangat terasa, ruangan-ruangan belajar yang terlampau penuh menyukarkan konsentrasi pikiran, tenaga-tenaga pengajar yang karena mengalami sendiri kesulitan-kesulitan ekonomis tidak menunjukkan kegairahan mengajar, dimana keadaan perumanan dari sebagaian besar para pelajar hampir tidak memungkinkan untuk belajar dengan tenang. — Juga situasi internasional yang ditandakan oleh ucapan-ucapan yang mengandung ancaman-ancaman perang oleh penguasa-penguasa pemerinlahan-pemerinlahan yang terlgatu dan pengulangan kembali dari percobaan-percobaan senjata nuklir, usaha-usaha yang aktif dari berbagai kepala negara tertentu untuk mengadu kekuatan dan pengaruh, semuanya ini menuntut perhatian dan rasa tanggungjawab pemuda-pemudi Indonesia. Dalam keadaan yang demikian ini, dengan sangat khusus, pikiran kaum ibu menjelang Kongres Pemuda Indonesia in!, ditujukan kepada para puterinya: wanita dan ibu kelak hari. — Bukankah motif-motif dan obyek/sex yang digunakan oleh kebudayaan imperialis yang amat sangat menusuk hormat, rasa harga-diri dan rasa kewanitaan sctiap wanita muda sebagai pencipta dan pemelihara hidup dan kehidupan, tidak meletakkan tanggung-jawab yang lebih besar lagi kepada para pemudi untuk melindungi hidup itu terhadap serangan-serangan kebejatan kebudayaan imperialis? — Bukankah sebagian besar dari puteri? Indoncsia yang hidup dan bekerja di sawah, pabrik, perusahaan dan kantor masih mengalami berbagai penghinaan dalam soal-soal perkawinan dan percintaan, penghidupan kekeluargaan, mengalami diskriminasi didalam pekerjaan, upah dan kenaikan pangkat? — Bukan wanitakah, dan terutama wanita mudalah, yg per-tama-tama menjadi korban dari pengangguran, dan kemiskinan dan — lebih dari pemuda — terbuka kepada ancaman suatu penghidupan yang penuh hina, dimana mercka terpaksa menjual diri untuk mempertahankan hidupnya? Yah, pemudi-pemudi Indonesia akan mengadakan pertemuan besar mereka dalam keadaan yg penuh dengan kenyataan-kenyataan yang pahit dan getir. Walaupun demikian, kaum ibu Indonesia mengikuti peristiwa putera-puterinya ini dengan penuh keyakinan bahwa pemuda sanggup mengatasi segala kepahitan kenyataan ini. Suatu keyakinan yang bersumberkan kepada kepercayaan akan: — semangat pemuda yang perah optimisme dan sclalu memandang kedepan, dan menolak sinisme serta ketidak-kepercayaan. — persatuan pemuda Indonesia yang merupakan tradisi yang gilang-gemilang dalam sejarah perjoangan pemuda Indonesia, dan sekalipun telah mengalami ups and downsya, telah pula mengenal puncak-puncak dan kemenangan-kemenangan?nya dalam peristiwa? nasional yang menentukan, seperti Kongres Pemuda Indonesia I di Jokyakarta tahun 1945 dan didalam tahun-tahun pertama dari Revolusi Kemerdekaan bangsa Indonesia. — kenyataan bahwa pemuda pelajar Indonesia aktif memihak kepada kekuatan-kekuatan perdamaian dengan ikutsertanya didalam festival-festival perdamaian nasional dan internasional. — sambutan yang hangat dan spontan atas panggilan Presiden Sukarno untuk ikut secara aktif didalam usaha pelaksanaan Manifesto Politik Presiden. Yah, kaum ibu Indonesia yakin dan percaya bahwa persatuan dan semangat optimisme pemuda Indonesia pasti menang! Hidup semangat, persatuan dan kesang gupan Pemuda Indonesia! Hidup Kongres Pemuda Indonesia! Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 7] === Lima Cinta sebagai Pendidikan Dasar Anak’ kita Pendidikan anak memegang peranan yang penting dalam pendidikan keseluruhannya. Karena, pendidikan anak-anak antara umur 4—7 tahun adalah merupakan pendidikan dasar, Pada anak-anak umur itulah, kita mulai meletakkan dasar-dasar yang akan turut menentukan kehidupan anak-anak kita dikemudian hari, yang akan turut menentukan watak anak-anak kita, Ibarat tumbuh2an apabila = baik, maka ia akan tumbuh dengan baik pula, Dalam Prasarannya, dalam Seminar Taman Kanak-kanak bulan Desember ybl. DPP Gerwani a.l. menekankan, bahwa tujuan kita mendidik anak-anak kita yalah. supaya mereka menjadi manusia yang berbudi luhur dan menjadi warga negara yang berguna bagi masyarakat dan tanah air. Untuk dapat menunaikan tugas yang mulia Itu, maka dasar pendidikan yang perlu diutamakan yalah dasar lima-cinta: — Cinta tanah air, — Cinta orang tua dan sesama manusia — Cinta kebenaran dan keadilan, — Cinta persahabatan dan perdamaian, — Cinta alam dan sekelilingnya, Marilah kita meninjau lebih jauh tentang dasar lima cinta tsb. Cinta tanah air: Adalah mendidik anak-anak kita untuk mengenal dan mencintai keindahan dan kekayaan tanah air, mengenal dan mencintai pahlawan? bangsa. Mendidik anak-anak mencintai dan mengenal tanah airnya, berarti juga mengikis sisa-sisa pendidikan kolonial. Untuk ini guru dapat menciptakan ceritera-ceritera yang menarik bagi anak?, ceritera-ceritera kepahlawanan dari anak-anak yang pembrani dsb.nya. Ceritera-ceritera semacam itu akan lebih mudah dapat difahami oleh anak-anak apabila dilukiskan dalam buku-buku bergambar. Disamping ceritera-ceritera tsb., nyanyian-nyanyian dari berbagai pulau, tari2an dari berbagai suku bangsa — sudah tentu yang semuanya itu mudah dipelajari dan di-ingat oleh anak-anak — dapat membantu anak-anak kita mengenal tanah airnya. Untuk mengenal pahlawan-pahlawan, anak-anak dapat diperlihatkan gambar Pangeran Diponegoro pada uang tengahan, mambar Kartini pada perangko?2, atau gambar-gambar lainnya. Supaya anak-anak dapat mempunyai gambaran tentang tanah-airnya dan keindahan alamnya, guru dapat menciptakan maket secara sederhana, Yang penting, yalah, memberikan gambaran kepada anak keadaan yang sewajarnya. Agar anak-anak mengenal berbagai macam binatang yang terdapat ditanah air, maka guru pada waktu-waktu yang tertentu bisa mengajak anak?nya kekebun binatang atau diperlihatkan kepada mereka gambar-gambar. Cinta orang tua dan sesama manusia: berarti mendidik anak untuk mancintai dan menghormat ibu-bapanya, keluarganya dan leman2nya. serta kehidupan masyarakat sekelilingnya. Caranya: guru dapat menciptakan ceritera-ceritera tentang kehidupan keluarga misalnya tentang kelyintaan ibu-bapanya terhadap anak-anak, mengenalkan anak-anak pada kehidupan masyarakat sekelilingnya dengan mengajaknya ber-jalan-jalan sambil mengenal ke indahan alam, anak-anak dapat mengerti tentang pekerjaan pak tani. Mengajak anak-anak berbicara tentang pakaiannya, sepatunya, anak-anak dapat dikenalkan dengan tukang jahit, atau kaum buruh yang menenun pakaian. Juga tari2an dan nyanyian yang khusus diciptakan oleh para guru untuk menggambarkan semua ini akan menolong anak-anak mgngenal kehidupan masyarakat sekelilingnya dan menciniai sesama manusia. Cinta kebenaran dan keadilan: berarti mendidik anak-anak berbuat jujur dan. adil, tahu membedakan yang benar dan yang salah, yang baik dan yang jelek. Dalam hal-ini guru merupakan contoh bagi anak-anak. Dalam mendidik anak-anak kearah itu, guru sama sekali tidak boleh menakutnakuti anak-anak atau menggunakan hukuman badan, sehinga anak-anak menjadi pengecut, takhayul dsb-nya. Misalnya ada anak yang sedang berkelahi. Guru wajib manyelidiki siapa yang salah dan siapa yang benar dan kemudian menyelesaikannya dengan adil. Dengan ini, anak-anak bisa mengerti! mana yang salah daa mana yang benar, selanjulnya mereka tentu akan lebih percaya kepada guru. Juga guru harus mempunyai sikap yang sama terhadap anak2nya. Tidak boleh sayang kepada si A dan membenci si B. Sikap para guru dalam Taman Kanak-kanak harus pula sama. Supaya dengan demikian dapat dicegah sikap anak yg bermuka dua. Terhadap guru yang keras anak Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 8] === akan berbuat baik dan serba menurut. Sebaliknya terhadap guru yang sikapnya lemah anak akan nakal, suka membantah. Akibat yg lebih jauli adalah bahwa anak akan bermuka dua. Tunduk kepada yang satu, menjilat terhadap yang lain. Cinta persahabatan dan perdamaian: berarti menanamkan rasa-persahabalan dengan anak? semua bangsa, dan memberikan pengertian kepada anak-anak tentang pentingnya perdamaian bagi kehidupan anak-anak... Untuk menanamkan rasa persahabatan, guru dapat menyajukkan kepada anak-anak gambar tentang kehidupan anak-anak diberbagai negeri, mengusahakan tukar-menukar karya anak-anak dengan anak-anak dinegeri-negeri lain, boneka-boneka deigan pakaian nasional masing-masing. Dalam hal ini itik berat adalah menanamkan rasa persahabatan. Cinta alam: berarti mendidik anak-anak untuk mengenal dan mencintai keindahan alam sekelilingnya, tumbuh-tumbuhan, mengenal berbagai macam bunga tersebut. Untuk ini guru dapat menciptakan nyanyian-nyanyian atau tari2an yang bersifat pujaan peepee keindahan alam. Misalnya nyanyian-nyanyian tentang bintang-bintang dilangit, ang bunga-bunga dsb.... ene Demikianlah sedikit tentang dasar lima cinta. Kepada para gurulah terletak tugas yang berat tetapi mulia untuk menjadikan anak-anak kita manusia-manusia yang cerdas, berbudi luhur dan berguna untuk tanah air. Teman Pendidikan Anak-anak Pertanyaan: Saya mempunyai empat orang anak, semuanya” laki-laki dan semuanya nakal-nakal, Yang mereka takuti hanya ayahnya, sebaliknya terhadap saya sendiri, ibunya, mereka berani-berani, tidak mau menurut apa yang saya perintahkan atau katakan pada mere. ka, Hingga saya tidak tahu lagi apa yang harus saya perbuat. nt Dengan ini saya mengharapkan nasehat, se-' belum dan sesudahnya saya mengucapkan diperbanyak terimakasih.. oT Ot Penanya: Ny. Ciptosudarno Purwodiningratan Surakarta. Jawaban: Kesulitan yang Nyonya alami dengan putra? Nyonya ini mungkin adalah akibat dari sikap Nyonya sendiri terhadap mereka. Cobalah teliti kembali. Mungkin Nyonya biasa berkata kepada anak-anak waktu mereka menangis atau rowel demikian:,,Ayoh, kalau tidak mau diam, ibu kasih tahu sama ayah nanti”. Ucapan yang sederhana demikian ini menandakan, bahwa si-ibu tidak ditakuti oleh anaknya, bahwa si-ibu sendiri yang menyuruh anaknya tidak percaya padanya, satu pengakuan pula bahwa ibu tidak berkuasa mengajar sianak. Dalam kita menyuruh, melarang atau berjanji pada anak itu kita harus selalu bersikap konsekwen, adil dan bijaksana. Dengan keterangan singkat ini kiranya cukup dan semoga akan berguna bagi Nyonya dan para pembaca umumnya sebagai sekedar pedoman bagaimana hendaknfa kita sebagai 'ibu harus bersikap terhadap anak?, supaya kita berwiha. wa, diturut dan disegani oleh anak-anak kita. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 9] === Apa 19 perlu diketahui oleh secrang calon ibu Dalam,,Api Kartini” No, 2 telah dimuat sedikit penjelasan tentang mestruasi dan bagaimana terjadinya kehamilan. Isi-isi pokok dari penjelasan itu sekarang disajikan kembali, tetapi dalam wujud gambar yang disertai keterangan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan para pembaca mengikuti uraian-uraian selanjutnya, yaitu untuk kaliini mengenai sedikit keferangan tentang pertumbuhan jarin (bayi) dalam kandungan. Pertumbuhan janin dalam - kandungan Keterangan gambar: I. Indung telur. Tempat terjadinya sel-sel telur. Tiap bulan mengeluarkan sebuah telur yang sudah matang. Saluran tuba. Didalamnya bertemu sel telur dengan sel mani yang kemudian akan merupakan satu badan (telur) atau telur yang dihamilkan. II. Rahim (peranakan, baarmuder).. Tempat dimana telur kemudian akan bersarang, dan sesudah k.l. 40 minggu sesudah mengalami 0. proses-proses perobahan akan dilahir- sel telur me- arah yg diikuti kan sebagai bayi. masuki tuba me- sel mani nurut arah panah Keterangan: Sebelum berumur 1'4 bulan telur hanya merupakan satu ben- | jolan yang belum tentu bentuknya dan disebut: embryo. Embryo itu bersarang didalam dinding rahim. embryo yg berumur beberapa minggu didalam dinding rahim Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 10] === Keterangan: Pada akhir bulan ke-2, embryo disebut janin atau futus, Sudah mulai = merupai manusia, berkepala besar, bertubuh dan bertungkai serta lengan. Perobahan selanjutnya adalali, bila pada akhir bulan ke-3 belum kelihatan perbedaan jenis janin itu, maka pada bulan ke-4 sudah nampak dengan jelas jenis itu, jadinya laki-laki atau perempuan. Keterangan: Pada akhir bulan ke-5 terjadi perobahan yang sudah lebih jelas lagi dan yang terpqiling adalah bahwa jantung janin sudah mulai bekerja dengan jclas dan sudah dapat dirasakan sebagai isyarat bahwa ia betul-betul mengandung. Perobaha/pertumbuhan selanjutnya adalah proses kesempurnaan dan bertambah besarnya janin itu hingga tiba saatnya di lahirkan, yaitu bila janin sudah genap umurnya k.l. 40 minggu Persalinan ini disebul: persalinan cukup umurnya, alau partus maturus. Bila janin dilahirkan belum umurnya, yaitu antara 28—38 minggu, maka hal ini disebut: persalinan sebelum genap bulannya atau partus prea-maturus. Dalam keadaan ini, bayi dengan perawatan sempurna, sudah dapat hidup sendiri, diluar kandungan si ibu. Kelahiran yang lebih muda lagi, yailu kurang dari 28 minggu, disebut partus immaturus. janin pada akhir bulan ke-2 janin pada akhir bulan ke-5 Dalam keadaan ini janin tidak mungkin “hidup sendiri dilum kandungan. Achirnya kehamilan kurang dari 16 minggu yang tak dapat ber langsung terus disebut: keguguran atau abortus. Sekian dahulu kali ini. Tulisan yang akan datang tentang: Cara hidup diwaktu hamil. (Ny. S. Hutapea) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 11] === Sutiyah menceritakan SUKA DUKA DI ASRAMA PUTER] Noot Redaksi: | Karangan ini kami sajikan kepada kaum we yang i memperhatikan soal-soal pendidikan para putrinya, teruta_ & ma mereka yang terpaksa untuk kepentingan sekolahnya bertempat tinggal di kota lain. Tulisan ini hendaknya dijadikan bahanpertimbangan bagi para ibu tsb untuk selanjutnya mendorong maju dan menyempurnakan putera2nya, » WISMARINI” dari asrama mahasiswa yang ada di Jakarta, Mclihat namanya dapatlah diketahui, bahwa asrama £ itu adalah asrama putri, yang khusus untuk maha- £ siswa dari semua fakultas Universitas Indonesia yang ada di Jakarta.; Asrama kami adalah cukup besar, yang dapat £ didiami oleh kurang lebih 228 orang mahasiswa. Tiap-tiap penghuni memperoleh sebuah kamar, lengkap dengan perabotnya, yaitu: sebuah tempat tidur selengkapnya, kecuali kelambu, sebuah almari pakaian, meja tulis dengan kursinya, sebuah rak buku, sebuah cermin dan kapstok. Tiap kamar kami berukuran 2,70X2,70 cukup untuk satu orang. Didepan tiap-tiap kamar ada serambi, yang biasanya kami tanami dengan bunga-bungaan kami hiasi dengan po:2 dsb. Dan kami bebas pula untuk mengatur dan menghias kamar kami masing-masing. Betapa kami tidak senang diasrama. Kami hampir tidak pernah bekerja. Untuk tiap? 12 orang diperoleh 2 orang pembantu. Seorang ditugaskan untuk membersihkan kamar-kamar dan seorang lagi bertugas mencuci dan menyeterika pakaian? Tetapi sebagai seorang wanita, diantara kami kadang-kadang tak puas dengan bantuan dari pembantu-pembantu saja. Kadang-kadang kami ingin pula menyapu kamar sendiri, mencuci pakaian sendiri. Apa lagi mengenai susunan kamar, tak puaslah bila hanya diserahkan pada pembantu saja. Sampai-sampai pada warna dinding, banyak yang tak puas bila berwarna putih skhingga banyak dari kami yang mengapur dinding kamar dengan warnn-warnn yang digemari. Memang hal ini sudah sepatutnya, sebab sebagai seorang wanita, walaupun sebagai mahasiswa dan insyaalah mungkin dapat memperoleh gelar apapun, sedapat mungkin jangan dilupakan sifat-sifat seorang wanita. Apapun jadinya kami tetap wanita yang harus memperhatikan rumah tangga. Asrama kami dapatlah dikatakan memuaskan. Untuk berolah raga, tersedia pula alat?nya, seperti: bulu tangkis, volley, pingpong dsb. Bagi mereka yang senang main piano, disediakan pula diaula. wee Bae 8 begitulah nama salah satu f m wet Ue Fant ate steed Mahasiswa-mahasiswa putery dalam karnaval di,,Wismarini” Untuk membaca terdapat pula ruangan bacaan, yang menyediakan majalah-majalah buku-buku bacaan dsb. Waktu-waktu untuk meminjam majalah-majalah ataupun buku-2 telah ditetapkan, dimana kami mengambil sendiri apa yang kami perlukan, dengan kemudian menuliskan nama dan majalah ataupun buku apa yang kami pinjam. Dengan demikian tak mengorbankan waktu dari teman kami, untuk melayani peminjaman-peminjaman tsb. tetapi haruslah kami tunduk pada peraturan-peraturan yang telah ditentukan. Jadi haruslah ada kerjasama diantara kami. Yang lebih menarik lagi, diasrama kami terdapat koperasi, yang melayani para anggota?nya dengan kebutuhan se-hari-hari berupa barang-barang konsumsi, misalnya: mentega, sabun, coklat dsb. Tentu saja jadi diminta pengorbanan dari teman-teman kami untuk melaksanakan jalannya koperasi kami. Tentang makanan boleh juga dikatakan cukup, ya walaupun tentunya tidak seenak dirumah sendiri. Pagi kami memperoleh roti, kecuali hari Senen dan Kemis, kami mendapat nasi goreng dan kacang hijau. Bila hendak makan, kami membawa masing-2: gelas, senduk dan garpu, serbet dan kartu makan yang telah kami peroleh dari asrama. Piring-2 telah tersedia dikamar makan. Waktu kami makan telah ditentukan sedemikian rupa, sehingga kami tak perlu menunggu teman-2 yang belum datang, karena kami terdiri dari pelbagai fakultas Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 12] === jadi waktu-? kami kuliah tidak bersamaan. Tapi waktu makan cukup teratur, Tinggal di asrama sangatlah bebas, sehingga dapat melaksanakan rencana, Misalnya untuk beladiar, periri ke kuliah, ke Perpustakaan, dsb. itu tak ada 3g menggangu Pergi kemanapun tak ada yang menghalangi, asal jangan terlampau malam. Bila melampaui batas waktu yang telah ditentukan, haruslah kami minta ijin dari Pengurus Asrama. Memang selayaknya kami memperoleh kebebasan sebesar atu, Kami telah cukup besar dan telah cukup des. seharusnya kami dapat mengatur diri sendiri dengan se-baik?2nya. Apa lagi kami sebagai mahasiswa, haruslah dapat menggunakan kebebasan itu untuk tujuan yang baik, Kebanyakan dari kami mempergunakan waktunya untuk belajar ataupun untuk hal-2 lain yang berhubungan dengan kemahasiswaan. Tetapi tak jarang pula yang mempergunakan kesempatan tinggal di asrama sangatlah bebasnya. Di bandingkan dengan asrama ataupun tempat menumpang yang lain, di Jakarta, pembayaran memuaskan Sangatlah kami sesalkan yg tinggal di asrama tidak mempergunakan kesempatan ini untuk tujuan kemahasiswaan. Karena bukanlah asrama kami disediakan untuk para mahasiswa? Sebagian besar penghuni asrama berasal dari daerah luar Jakarta, terutama mereka yang tak mempunyai sanak saudara di Jakarta, Memang banyak pula yang mempunyai sanak saudara, tetapi dirasanya enak bila tinggal diasrama. Misalnya kami tinggal pada salah seorang saudara kami, apalagi bila kami disitu tidak membayar pemondokan, pantaskah kami hanya pura-? tidak tahu bila terdapat kerepotan didalam rumah tangga yang kami diami itu? Tentu tidak dapat, kami tinggal diam saja bukan? Ya kalau pada waktu itu kami sedang tidak menghadapi tentamen atau ujian-2. Tetapi bila kami menghadapi semuanya itu, walaupun belajar tentu dengan perasaan tidak enak, hasilnyapun mungkin tidak memuaskan. Dan bukankah kami mengorbankan berjauhan dengan orang tua maksudnya untuk melanjutkan pelajaran kami? Terutama bagi mereka yang hidupnya tergantung pada ikatan dinas atau mereka yang orang tuanya sudah pensiun sedang masih harus membeayai putra putrinya, lebih baik tinggal diasrama. Karena disini membayar uang asrama jauh lebih rendah dibandingkan dengan asrama ataupun pondokan yang lain. Untuk pulang dan pergi ke sekolah disediakan pula bis dari Universitas Indonesia, yang melulu berjalan dari Asrama ke sekolah pulang pergi. Untuk ini kami harus. membayar langganan bis Rp.25— per bulan. Seminggu sekali datang seorang dokter diasrama kami, kalau-kalau dari penghuni asrama ada yang sakit, dengan tidak usah dipungut pembayaran. Tentang pergaulan kami diasrama pada umumnya dapat dikatakan baik. Ya walaupun percekcok an antara kami se-hari-hari tak dapat dihindarkan, dan itu biasanya persoalan kecil-2 saja. Karena begitu banyaknya penghuni asrama kadang-? kami 10 ada yang tak saling mengenal. Ada pula yang kami telah kenal orangnya, tapi tak mengetahui namanya dan mungkin telah mengetahui namanya tapi tak mengenal oranguya. Malahan ada pula yang kami kenal orangnya dan — tahu namanya, tapi bila bertemu dimana saja, kami saling pura-pura tidak tahu. Ya memang, sukarlah melayani teman. teman — sebanyak itu, Ada kalanya kami merasa sedih bila bertemu dengan teman semacam itu, Sebaliknya tentu kami mempunyai teman yang begitu akrab seolah-olah seperti kakak beradik, dimana kami saling bekerja sama. Terutama bila diantara kami ada yang scdang sakit, dan menghadapi persoalan yang agak sult, bersama-2 kami memecahkannya bila mungin. Begitulah sedikit pengalaman kami tinggal diasrama. Banyak kesenangan tetapi disamping tak luput pula dari kedukaan. Tetapi pasti akan lebih senang rasanya bila kami dapat tinggal bersama-bersama dengan orang tua kami sendiri. Hal ini lebih-lebih terasa bila sedang sakit atau menghadapi kesulitan-kesulitan, maka timbul angan-angan: Betapa senangnya tinggal bersama orang tua. PENGUMUMAN REDAKSI: Kepada para langganan diharap dengan sangat supaya mengirimkan uang langganannya langsung kepada Administrasi dengan Alamat: Kramat V/7, Jakarta Tilp: Gb. 4430 Dipindai dengan CamScanner rere === [PDF page 13] === Di-mana? | Jeritan Kaum IBU sama: Turunkan Harga Barang?! Sots Ss, aki ae — | UAN rey LA Kas. TR \ ID Ses Ee EN NY MAA ai TP alga Ca RaR AG DU Ae © 20 race Wal POY GG X y | SA me) (1 i f PMN YA. YP uN 1 DA aa UAS \\ PENA NYI Se MEA MAN DSN AA ul fai 21 V4 | {yep NSF! Wh 9 Tear | 1 / M4, bs 2:0 ea Y, | Ni 4 | GO ZEN, Y KS ) | \W/ SEN, Tee | KS | / | fl 4 | | | TALI MA YAA | L ATA /) | My, | Mig WW Perih YM. EA 7 1 NX Or Yast! SR catia lectin —~ EME DT NY 7 | AES nat u Sd Aa aa TE da Forage, He [re-OCR’d Oct 18 2026: tesseract 200 dpi, replaces earlier text for this page] === [PDF page 14] === Sidang Biro Gabungan V Untuk persama kalin'a Indonesia telah monjadi tempat bery ' i f ' Sy c'dangi'a sralu organisasi wanita internasional, jatah GABU NGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA atau disingkat GWDS. Sidang B!ro GWDS ini telah berlangsung dengan mengambil tempat di pavilun Hots! Duta Indonesia Jakarta, dari (gl. 31 Janvari s'd 3 Pebruari 1960. Peristiwa ini patutlah dica tat sebagai suatu kejadian penting dalam kehidupan wanita Indonesia. Rasa persahaba. tan yang dalam, persamzan cita-cita dan hasrat kuat akan perdamaian, yang dinyatakan dalam berbagai bahasa oleh kaum wanita dengan warna kulit yang berbeda-beda, rasa cinta dan kasih antara sesamanya dan terhadap anak-anak, rasa hormat dan penghargaan serta sokongan dan perjuangan rakyat pada umumnya, terhadap perjusngan wanita Indonesia, demikianlah singkatnya suasana dan semangat yang meliputi sidang Biro GWDS, sebagaimana telah dapat diikuti oleh pembantu A.K. ketika itu. Dan suasana serta semangat ini telah menjiwai setiap pidato dan pernyataan selama dan diluar sidang, sampai kepada putusan-putusan yang telah diambil. Dimana ada persahabatan disitu ada pengertian dan toleransi, Dan dengan ini bahaya perang akan hilang, demikianlah kata-kata yang diucapken cleh Ny. Marie Pritt, Wakil Presiden GWDS dan Ketua Majelis Wanita Inggris, pada pembukaan sidang Biro ini, sedangkan Tea T'hicle anggota Biro GWDS Gan Ketua Persatuan Wana Jerman (RDD) menyerukan atar anak-anak kita hendaknya di. didik dalam fikiran perdamaian dan persahabatan antara bangsa-bangsa dan supaya mereka jangunlah diracuni kebencian rasial, Dalam kunjungan ke. hormatan perutusan-perutusan sidang GWDS ke Ir. Juanda Menteri Pertama R.I, Ny. Anasuya Gyan.- khani atas nama GWDS mcnyampaikan kesanggupan GW. DS untuk membantu perjuang. an Republik dan bangsa Indone. 12 Menteri Pertama JUANDA msnyatakan kepada peserta? silang GWDS: Atas nama po merintah Republik Indonesia belau mengharapkan kunju. rgan para war:ta dari berbagif negeri di Indonesia akan Icbih mempererns psrsahabat. en bangsa-bangsa yang mereka wa. kill d:ngan Republ'k Indonesia, Dikntakan o'ch beliau, ha rapan int sesual dengan kebldi'ksanan1 Pemer'ntah RI. yeng Intin bersahabat dangan scmua bangsa didunia, sia dalam membangun negerinya. Ny. Anasuya Gyankhand, Wakil Presiden GWDS dari regeri tetangga dan sahabat kita India, adalah pula Ketua Federasi Na. sional Wanita India, Ny. Maria Maddalena Ressi, Wakil Presiden GWDS dari Itali dalam suatu pertemuan dengan wakil-wakil Kongres Wanita Indonesia dan para aktivis Gerwani, menyampaikan salam yang hangat dari 200 juta wanita yang terga. bung dalam GWDS. Wanita In. doncsia pas'i akan mencapai tujuannya dalam perjuangan mereka, ia berkata. Arti yang sangat penting dari Sidang Biro GWDS yang diadakan di Indonesia ini dalam kenyataan bahwa salahsatu acaranya yalah mengenai hasil-hasil perjuangan serta cita-cita wani-' ta Asia Afrika. Tauladan yang Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 15] === fanita Demokratis Sedunia akarta RHASIL DGN SUKSES baik sekali dari kaum wanita Asia Afrika yang secara politis telah membebaskan dirinya dan yang kini berjuang untuk perbaikan dalam tingkat materiil serta kwturil mereka, mempunyai pengaruh yang besar di Amerika Latin, kata Ny. Marguerita de Ponc-ponc Wakil Presiden GWDS dari Argentina. Suasana serta semangat damai dan persahabatan se'an.- jutnia dinyatakan dengan jelas dalam putusan-putusan yang diambil, yaluh pertama sebuah surat yang ditujukan kepada kepala-kepala pemerintah Empat Besar yang berisi harapan akan suksesnya Konperensi Tingkat Tinggi dan Gcsikan agar "menghertikan perccbaan sendiata nuklir dan mergambil langkah-langkah yang perlu guna mencapai perlucutan sendiata yang umum dan tctal..... Wanita ingin membesarkan anak2nya dalam dunia yang da. mai dan karenanya kami mende. sak tuan-tuan untuk mengakhiri s2. gala keadaan yang membahayakan perdamaian.” Yang kedua suatu pernyataan memprotes percobaan b:m nuklir di Sahara oleh pemerintah Perancis. Dan yang ketiga adalah suatu resolusi yang monyagkut perjuangan kaum wa. nita di benua Asia Afrika, Re. solusi ini a.l. mencatat bahwa "kaum wanita A-A telah mencapai banyak hasil-hasil dalam perdiuargan mereka utk. memperoleh hak?nya dan dalam mem- Ler.kan sumbangan kepada for. juangan kemerdekaan nasional negerinya masing-masing.....Kebangkitan yang besar dari wanita-wanita Asia dan Afrika telah menggerekkan seluruh dunia. Tetapi rintangan-rintangan yang tak secikit jumlahnya masih meng-hayang2i mereka yalah sebagzi Warisan dari zaman feodal dan perghisapan yarg ber-tahun-tahun lamanya serta penirdasan keku. asaan kzlonial atau kemerZzkaan nasicnal yang tidak p2nvh... ... Sidang Biro GWDS s2lanjutnya yakin bahwa perkemba nzan dan diperkuatnya aktivitet warita akan membantu mengatasi rintangan-rintangan ini, maka dari itu Biro mendorong wanita? Asia Afrika untuk memperksmbangkan hubungan dan kerjasama yang erat dalam lingkurgan nasional dan internasional guna saling membantu mengatasi kesulitan-kesulitan mereka...... Biro mendoreng wanita Asia Afrika untuk mengambil bagian yang makin besar dalam membangun negeri mereka, dengan demiki. an menjamin kesediahteramn dan kebahagiaan keluarganya Keterangan gambar?: — Sidang Biro GWDS di - Jakarta dihadiri oleh tckzh-tckzh wan:ta dari hampir semua benua, yalah Asia Afrika, Ercpa dan Amerika, yang semuanya mewakili 15 negeri termasuk Indenesia, — Ny. Tambunan sebagai wa. kil Kongres Wanita Indonesia atas nama?8 organisasi wari.a mengaarapkan agar sidarg GW- DS mencapai sukses. — Pertemuan ramahtarah dirumah Ny. Mr. Iwanah Priyono. 13 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 16] === Blada Bahan-bahan: daging atau ikanasing kering atan ikan teri garam brambang gula dan asem Memasak blado daging harus direbus dulu lalu Cigoreng. Jikalau yang diambil ikan kering atau ikan teri, maka ikan ini harus digoreng lebih dulu. 4 Cabe dengan garam ditumbuk sampai ha'us sekal', d'tambah dengan brambang/ bawang, selanjutnya digangsa (ditumis) de ngan minyak ditambah dengan gula asem, masukkanlah bahin-bahin tad‘, di-adug-adug samnai meresap terus diangkat. Untuk masakan ini kami da pat mengambil sayuran-sayuran mitsalnya: terong, jengkol tua atau tempe, yang masing-masing juga harus digoreng leb'h dahulu. Terong digoreng utuh dengan kulitnya (tanpa dikupas). Orak- Anik daging 1 ons telur ayam bebek Bumbu?: merica garam brambang/bawang Kool dirajang halus. Bumbunya sesudah ditumbuk digangsa dengan mentega lalu dagingnya dimasukkan, kemudian koolnya dan yang terakhir telurnya yang telah dikopyok. Jikalau ma sakan ini masak diangkat dari api diadug lagi dengan brambang goreng. Layur Babar labu siyem atau lainnya kelapa kencur lengkuas salam jeruk purut gula dan garam Setelah bumbunya ditumbuk halus dimasukkan kedalam santen bersama daun salam dan jeruk purutnya dan cyikalau santennya sudah mendidih dimasukkan sayurannya, terakhir daun kemangi. aa Yahu Berantak untuk rasanya: daging, ayam atau udang tepung maizena Bumbu?: brambang merica garam Cara membikimnya: Irisan, brambang digang sa dengan mentega, daging cincang dimasukkan ditambah dengan mrica, garam. Untuk mengentalkan kami mengambil tepung maezena 1 atau 2 sendok dicampur dengan air atau susu sedikit dimasukkan dalam daging tadi sambil di-adug-adug? terus diatas api. Tahu besar (mentah) dipotong menjadi duadua. Sebelahnya dipotong sisihnia dan di-keruk-keruk sedikit supaya agak berlobang dan ragunya di masukkan. Jika mau digoreng masukkan dalam adonan terigu telur dan garam (digoreng sampai mateng). Makannya bersama dengan ca be rawit. td “ag a Mie ieee ban Dia Waka CN HMI US OA ase ie. Da R A ALE Bee Pilea SEA we oie we © Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 17] === Kemeja Putra Oleh; Sutarni Kemeja putera dengan le. ngan pendek dan kerah tertutup ini dapat dipakai anak-anak berumur 10—14 th. Kami gambarkan disini bagaimana caranya memotong dan menjahitnya. Untuk memotong seluruhnya kita masih harus menambah untuk jahitan, Cara menjahit: Pada bagian belakang kita mendapatkan lua potongan ialah: potongan atas dan bawah. Potongan atas kita bikin dobel (pada gambar tertanda garis serong ialah untuk vuringnya) Lalu dijahit bersama — dengan bagian bawahnya, dari kelebihannya kita bikin dua ploi, kanan dan kiri. (Lihat Gonli! gambar pertama). Pada gambar kedua: kita sambung bahu belakang dan depan dengan di. jahit mesin dan gambar ketiga dilihat dari dalam dapat dijahit dengan tangan. Sesudah itu memasang lengannya dan baru dijahit dari ujung lengan terus kebawah dengan jahitan sarong (platte-naad). Achirnya kita selesaikan dengan memasang kerah, saku dan lain2nya. C3 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 18] === Mengenal Canahair: K ALI ini Sdr-sdr kami bawa ke daerah Lampung atau sering kali disebut tanah lada yang terkenal dengan daerah transmigrasi. Daerah Lampung bila ditilik alam sekitarnya tidaklah boleh dikatakan daerah pelancongan yang penuh dengan alam yang indah-indah, tapi ia adalah daerah pekerja dan pedagang yang membanjiri pan tai-tai dari pulau Jawa ataupun pelabuhan-pelabuhan la innya Hanya beberapa pelosok saja yang dapat kita jadikan tempat bertamasya yang terkenal dengan pantai panjangnya. Bentuk kebudayaan Pada galibnya penduduk asli yang mendiami daerah Lampung dapat kita golongkan dalam 3 bagian: 1. Suku bangsa Lampung: Mendiami kecamatan Kotabumi, Meng gala, Blambangan Umpu, Panaragan'dan Pasisir Utara, tengah dan selatan, 2. Suku bangsa Semendo: mendiami kecamatan Rebong Kasui dan Rebong Seputih. 3. Suku bangsa Masuji: Mendiami kecamatan Masuji Lampung Sesunguhnya pada Suku bangsa Lampung ka lau didengarkan sepintas lalu se-akan-akan terdiri dari banyak bangsa karena mendengar perbedaan bahasa. Tetapi sebenarnya bahasa Lam. pung hanya terdiri dari dua macam bahasa ya itu bahasa Tulang Bawang dan bahasa Abung, inilah yang lazim dipakai didaerah Lampung. Mengenai aksaranya daerah Lampung mempu nyai aksara sendiri, hampir rada persamaan de 16 LAMPUNG Selayang Pandang Oleh: Dr. ny. M. Carepeboka ngan aksara Tapanuli. Hingga sekarang masih terpakai dikalangan penduduk asli Lampung. “Mengenai keseniannya terdiri dari ber bagai-bagai macamnya, menurut suku masing-masing hanya yang lazim dipakai ialah dua macam saja: tari tanggai, tari negel yang semuanya ini diiringi dengan gamelan. Biasanya dilakukan oleh gadis-gadis dan bujang-bujang bersama iringan gamelan dengan mengayunkan tangannya menurut kehalusan su ara dari pantun-pantun gamelan tadi. Disamping ini ada juga beberapa bujang/gadis berpantun dengan sajak-sajak yang tertentu, keritikan, sindi ran-ran mengenai peralatan adat tsb. Tapi sayang sekali tarian-tarian dan pantun-pantun asli itu sekarang hampir hilang, sebab telah bercampur dengan pengaruh-pengaruh baru dari luar, Upacara adat Sekarang sudah diperbaharui sedikit demi sedikit. Hanya diperdalam saja yang masih sedikit. Hanya diperdalaman saja yang masih teguh berpegang pada adat aslinya. Alat-alat game lannya, terdiri dari & 24 macam, dan dilaku kan oleh orang-orang yang tertentu serta ahli dalam memukulnfa. Ini biasanya dibunyikan bila ada perkawinan upacara adat yaitu naik,,Pepadon”. Suku bangsa Lampung menurut adat terdiri 4 (empat) tingkatan yaitu: 1. Penyimbang Marga. 2. Penyimbang Tiuh 3. Penyimbang Suku. 4. Keturunan orang biasa. Pada waktu terjadi suatu peralatan adat (be gawi) maka perbedaan tingkat ini sangat jelas misalnya: Penyimbang Marga: memakai pakaian adat secara putih, dinaungi oleh payung putih dan berangkat dari rumah diiringi suatu lagi suara gamelan. Dan sesampai dirumah adat yaitu sesat ia duduk diatas Pepadon, (pepadon — serupa bentuk meja yang kira-kira 1X 0,75 cm yang kaki nya pendek). Penyimbang Tiuh: hampir sama dengan penyimbang Marga, hanya bedanya dinaungi oleh payung kuning dan diiringi oleh dua lagu. Penyimbang Suku: perbedaannya dinaungi oleh payung merah dan diiringi oleh 3 lagu game lan. ken se laa asia © Dipindai dengan CamScanner sa eS Cb in Y ete Saas Rs TR === [PDF page 19] === Lanny — OTS ARIS Pada galibnya zaman dahulu tiap-tiap tingkat merupakan pemimpin dari golongan masing-masing, mis: penyimbang Marga adalah pimpinan dari sebuah Marga, dan seterusnya, Akan tetapi sekarang banyak dari peraturan adat sudah berobah, menurut kemampuan sese orang maka ia dapat menjadi pimpinan dari tiap-tiap tingkat asal adat istiadat jangan dilupakan. Dan dengan kemajuan-kemajuan orang-orang sekarang, dan pengaruh-pengaruh kebndayaan Indonesia la innya, hampir hilang keasilannya. ,»MANJAN” Sebagaimana daerah lain pemuda-pemuda Lampung juga mengenal masa untuk mencari teman hidup. Masa ini lazim disebut,,Manjau”, ialah kunjungan si bujang kerumah si gadis, umumnya dilakukan dari belakang rumah. Sigadis dar! atas rumah dan bujang dibawah yang pada umumnya rumah-rumah asli di Lampung tinggi-tinggi. Ini dilakukan pada malam hari, guna menghormati orang tua si gadis, jadi bersifat tidak resmi. Ada juga manjau yang dilakukan dari depan, tapi ini terdapat pada gadis dikota-dikota yang sudah mendapat pengaruh dari luar. Bila seseorang bujang berminat sekali pada seorang gadis maka ia bermaksud mengundang teman-teman se-kampungnya untuk bersuka ria, atas persetujuan gadis tsb. Dalam hal ini si bujang memberi apa-apa, terutama makanan-makanan yang dis-dis but,,Bekadu” guna keperluan perayaan tsb. Ini disebut,,Miyah Damau”, yang diakhiri sampai subuh. Pada masa ini sigadis dan sibujang da pat menyatakan isi hatinya, melalui sindiran-sindiran, syair-syair, perkataan-perkataan yang baik disalurkan melalui surat menyurat dan ditulis dalam bahasa Lara pung. Upacara Perkawinan Perkawinan daerah Lampung pada umumnya terdiri dari 3 macam bentuk: a) Perkawinan upacara Kebesaran, dimana perkawinan ini berdasarkan persetujuan orang tua kedua belah pihak dari marga tersebut: b). Perkawinan yang berupa perkawinan »nakat” (lari kerumah si bujang): c). Perkawinan yang disebabkan perbedaan golongan bangsa. Umumnya menjelang masa perkawinan bagi suku bangsa Lampung dapat dikatakan sangai sulit hingga kadang-kadang memakan waktu 23 th lamanya guna tilik-menilik antara bujang dan gadis. Bila telah disetujui oleh kedua belah pihak maka ditentukan waktu perkawinan tsb. Perayaan dilakukan dirumah mempelai perempuan. Sehari sebelum upacara perkawinan dari fihak laki-laki datang dengan diiringi oleh sanak saudara, guna menyerahkan,,uang jujur” (mas kawin), barang-barang berupa perhiasan, pakaian-pakaian yang ditenun oleh fihak laki-laki. Upacara perkawinan ini dipimpin oleh pimpinan adat dari kedva belah fihak. Pada galibnya perayaan perkawinan ini lamanya 3 hari 3 malam, dan berjalan dengan upacara adat kebesaran da erah Lampung, misalnya diadakan tarian-tarian nigel, pencak, tari tumbai dll. Yang membawa me riahnya peralatan selain tarian-tarian ini, kita dapat pula melihat tiap-tiap tamu yang berpakain adat dari masing-masing suku dan tingkatan yang dapat di kenal dari nayung adat yang mereka bawa. Bila upacara perkawinan telah selesai yang memakan waktu 3 hari 3 malam, maka mempe lai wanita dibawa kerumah laki-laki. Ditempat "mempelai laki-laki ini juga diadakan peralatan yang sederhana. Jadi perkawinan didaerah Tampung adalah bersifat khusus,,patriatkhat" atau disebut kekuasaan pada bapak. (Bersambung ke — iis hal. 19) 17 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 20] === SECARIK KERTAS . Tag KORAN USANG Oleh: Ny. E. Karmiyati Iskhak YAAH, beginilah nasib kaum buruh kecil, Kecil segala-galanya. Hidupku serba kekura. ngan, tetapi aku cukup bahagia Kalau boleh kukatakan, bahwa hidupku rukun dan selalu damai bersama seorang anakku ISTIAWATL Sebaliknya aku merasa heran. Tetanggaku hidup serba mewah, cukup segala-galanya. Tapi ini membosankan aku. Pekak rasa telingaku Setiap hari tak henti2nya bertengkar saja. Entah lah, apa yang dipersoalkan. Kadang-kadang isteriku bertanya kepadaku: — Pak, mengapa sih tetangga kita kok setiap hari selalu bertengkar? Bukankah hidupnya sudah cukup mewah? Bosan aku mendengarnya. Apa sih yang dipersoalkan? t Mana aku tahu Itukan urusan dia sendiri. Biarkan saja, asalkan kita jangan seperti dia. Itulah sebabnya Bu, aku pernah mengata kan kepadamu, bahwa kemewahan belum berarti kebahagiaan hidup dalam membina rumah. tangga yang rukun serta damai. — Ya, aku sampai heran. Barusan saja kira-kira jam duabelas dia jejeritan lagi. + Makanya, kau jangan silau karena kemewahannya. Kau tahu, apa sebabnya dia me nangis jejeritan? Aku dengar kabar dari teman sekantornya, tadi kira-kira jam setengah sem bilan dia diambil polisi. Dan sekarang bagaimana nasibnya? Meringkuk dalam kamar gelap. Bukankah dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang merugikan negara? Ini semua akibat orang yang tak merasa cukup beristeri satu, Achirnya karena isterinya yang pertama merasa dirugikan haknya, dengan rasa jengkel yang tidak tertahan, perbuatan suaminya yang memang sudah diketahui, diadukan kepada polisi. Kalau sudah begitu apa mau dika ta? Ya, memang aku tahu, tidak semua orang beristeri lebih dari satu harus begitu. Ah, sudahlah Bu, jangan mencampuri urusan orang lain! O, ya Bu! Apa kau masih ingat dengan Mas Usman, waktu di Magelang? Dia yang bersama. sama kita mengungsi ketika penjajah belanda membabibuta di Jakarta? Sekarang ia ada di kota ini juga. Terkenang aku masa lampau. Pemuda-pemuda kita berjuang hahu membahu, Diper taruhkan jiwaraganya demi kemerdekaan bangsa dan negaranya. Juga kaum ibu tidak mau ketinggalan, mempunyai andil yang besar sekali dalam perjuangan yang suci itu. — Dimana dia sekarang Pak? Mengapa kau tidak bawa dia kemari?: + Sudah kuminta padanya, tetapi dia kelihatan sedang repat dengan kerjanya. Maklum. lah, dia sekarang sudah menjadi direktur disalahsatu N.V, Sebenarnya dia ingin sekali ber jumpa dengan kau. Dan dia berjanji bila ada Dipindai dengan CamScanner aa Hr ti 4 === [PDF page 21] === Ta aan Te eee T 1 Pye ore waktu akan datang kerumah kita. Alamat kita, sudah kuberikan. Hampir aku lupa, dia memberikan uang seratus rup'ah untuk kita, Walaupun aku tolak, tetapi dia mivta supaya aku suka menerimanya. Aku pikir tidak ala salahnya menerima pembe riannya ilu. Bukankah sangat kebetulan, bahwa Is membutuhkan buku yang harus dibeli untuk sekolah lanjutannya 2? Sejak kemaren aku su dah binsung, Bagaimana aku bisa memperoleh uang untuk beli buku yang dibuluhkan Is? Pin jam kepada majikanku tidak dapat, alasannya kas kosong. Bagaimana, sedang upaliku sudah tidak mencukupi, kalau tidak akutambah usaha lain. Thipun kalau ada. Sudahlah Bu, terima nih! Besok kau pergi antarkan Is ketoko buku, dan sekembalinya kau singgah kepasar, belikan aku sayuran masak asam. Yaaah, bagiku sayur masak asam sudah cukup nikmat. Jangan lupa pesanku, ya Bu! — Aku porgi sekarang ya, Pak! + Ya, pergilah! Hati-hati kau dijalan. Tadi aku lihat tabrakan mobil yang sangat mengerikan. Memanw sopir-sopir kalau = mengendarakan mobil seenakiya saja, tidak pikir sudah berapa jum lahnya korban manusia akibat tabrakan. Keesokan harinya setiba aku dirumah, rasa cemas timbul terhadap istriku. Mengapa istriku ku duduk termenung sambil membelai-belai rambut Is? Kuperhatikan. Apa sebabnya? Setelah kubuka bajuku, ku minum segelas air teh yang sudah disediakan isteriku, — Pak, ayolah segera makan! Sayur masak asam yang kau pesan sudah tersedia. Aku dan Is sudah makan. + Mengapa kau Bu? Kau sakit? Kalau tidak mengapa kau termenung saja? Mengapa Bu, menyapa? — Aku tidak apa-apa Pak! Ayolah segera kau makan. nanti sayurmu dingin! + Tidak Bu! Aku tidak mau makan, kalau kau tidak terangkan apa sebabnya kau termenung! — Makanlah, nanti aku ceritakan padamu Pak! (Sambungan dari hal. 17) Juga perkawinan secara,,Paralel-Caosin” dan,,Cross-Cuosin” didaerah Lampung dianjurkan, terutama dikalangan bangsawan. Hal ini dimaksud untuk menjaga supaya darah bangsawan tidak bercampur aduk. Tapi pada masa sekarang peraturan ini tak dapat dipertahankan lagi, sebab banyak putra/putri Lampung yang sudah merantau keluar daerah, yang sebagian pula keaslian dari perkawinan ini mu lai berkurang.: Demikianlah sekedar bentuk perkawinan di Lampung dikota Menggala yang merupakan pu sat adat dari daerah Lampung. Lampung mempunyai penduduk lebih kurang 900.000 dengan luas tanahnya 28.268 km-km yang mempunyai hasil pertanian lada dan pencarian ikan merupakan kegiatan uttama. Daerah Lampung adalas pusat -Baiklah aku makan,asal kau mau menerang kan apa sebabnya kau termenung....... Nah, sekarang aku sudah makan, ayo segera ceritakan! — Pak tak usah kau khawatir, aku tidak apa-apa. Bukankah kau lelah? Belum mandi lagi. Besok saja kuceritakan! Sekarang mari kita tidur, Hari sudah jauh malam, Besok kau terlambat kerja Pak! Sudah kukatakan, kau tidak usah khawatir, aku termenung bukan karena hidup kita begini. + Nah, kalau begitu, baiklah mari kita tidur. Jam malam sudah berbunyi dua kali, menandakan sudah jam dua. Alangkah nyenyaknya dia tidur. Tiba-tiba terdengar suara jeritan: — Ooo..! Ooo...! Kejam! Sungguh ked'am. Dengan kaget yang tidak terkira, kubangunkan isteriku: [Unreadable] # Mengapa kau Bu? Dengan suara terputus-terputus isteriku menjawab: ,Itu.... itu bom..... atom..... Inih..... »mak-anak pada mati..... k Aaaaah, kau mimpi Bu! Rupanya kau masih belum mengerti. Kau tahu, bukan imperialis hila tidak berbuat sekejam itu. Pendeknya semua perbuatannya merupakan kekejaman. Bukan itu saja, kaum buruh, kaum tani juga menjadi mangsanya. Dihisap, diperas demi ke pentingan laba yang sebesar2nya. Nah, untuk ini tidak ada jalan lain, semua massa yang ter tindas, satu2nya jalan: bersatu dengan tekad yang bulat menghadapi imperialis dimana saja. »Percobaan-percobaan senjata nuklir harus kita lawan. Apa lagi sampai digunakan demi kehancuran umat manusia. Pendek kata dunia harus DA- MAI. Damai selama-lamanya! Nah, itulah Bu, jika kau mau tahu. Tapi dari mana asalnya kau sampai mimpi begitu. — Tadi siang aku bersihkan sayuran. Bung. kusnya secarik kertas koran yang usang Kerajaan Tulang Bawang pada zaman dahulu yang telah meninggalkan kesan-kesan dalam kebuda yaan adat istiadat asli penduduk Lampung. Bila kita tinjau Lampung sekarang bukan lah Lampung jaman Tulang Bawang, tapi Lampung sekarang telah maju menurut berpu tarnya arah Revolusi kita yang serba sederhana, dan mulai membentuk kebudayaan-kebudayaan yang dise suaikan dengan kepribadian bangsa Indonesia. Kami putra putri Lampung tak akan diam saja tanpa perobahan-perobahan dan kini selalu berikh tiar mengaktipkan diri disegala lapangan yang disesuaikan dengan pembangunan tanah air, yang sanggup menyumbangkan tenaga dalam meningkatkan taraf kebudayaan yang dipadukan dengan patriotisme yang revolusioner dan yang diabdikan kepada Rakyat, Tanah Air Indonesia, sesuai dengan Proklamasi Agustus '45. a 19 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 22] === er aa BANYAK TEKSTIL dan Menghadapi lebaran ini mak Ompreng sung guh merasa gembira, sebab tekstil bakal dibikin baju sudah mulai dibagikan kepada rakyat. Ka ruan saja, mak Ompreng, yang punya anak cuyu banyak, ikut juga gembira. Maklum sih, harganya,......... kalau beli ditoko, tidak akan terbeli oleh bangsanya mak ini. Harganya sudah memuncak setinggi langit. Pikir mak, aanti kalau dapat bagian dari Pe merintah tentu harganya murah. Sampai pad. waktunya mak trima kupon. Tapi. tanggalny | kok tanggung bulga. Tanggal muda bukan, tanu gal tua bukan. Wang sudah tipis. Tinggal lagi! persediaan untuk beli beras. Kalau ini dibelika i tekstil, beras tak dapat. Kalau beli beras, tek-til” tidak kebagian. Achirnya mak cari jalan lain seperti jalan yang sudah ditempuh oleli Pemu rintahnya, yalah: cari kredit. Cuma, kredit sama tetangga. bukan kredit keluar negeri. Din bunganya-pun murah saja. Asal habis bulan kasihi gado-gado sama anaknya yang ngutangi, beres! Tadinya mak pikir, bahwa satu orang akan dapat bagian 1 baju, yalah satu setengah meter Tapisa sex kata pak Lurah, satu keluarga, cuma dapat 3 meter. Mending kalau keluarganya cuma 3 orang (anak satu, ibu bapak duay. Kalau keluarganya 6 atau 8??2?? Bakal jadi apa kain yang 3 meter itu? Apa bikin baju bikini? Itu lho, baju berenang yang praktis dan isis!? Ka? lau saking patuhnya, kain yang 3 meter itu dibagikan rata, dan pakaiannya dipakai dijalanjalan raya,...... tanggung polisi susila akan campur tangan. Salah siapa???? BANYAK KERINGAT.... Ngomong-ngomong sampai lupa. Setelah dapat kupon, mak terus pergi ketoko sandang. akan beli bagiannya. Du-illah! Yang antre panjangnya bukan maya. Sama saja seperti antre minyak dan antre beras. Maklum, tempo vatuk mengambil tekstil itu cuma 2 hari. Kalau dalam 2 bari tidak diambil, hilanglah haknya untuk beli tekstil dari Pemerintah. Jadi. kita sama-sama mengerti mengapa orang berjubel didepan toko sandang itu. Sehagai biasa, kalau antre-antre gitu, orang berdesak- (lesak. Yang kuat, bisa tahan lama, tapi yang tidak kuat. pilih kembali saja kerumah. biar tidak kebagian tekstil. Ya1g punya duwit, bisa ngupa hin orang. suruh antre. Karena keadaan begitu. (maka tidak heran. bahwa diantrean itu ada ju- 4ga tukang-tukang tadah dan tukang-tukang catul, ‘ang ikul pula antri. Mereka tidak antre tatuk ambil bagiannya sendiri, tani antre untuk membeli tekslil-tekslil dari orang-orang yang tidak punya duwit. Ada jug-, yang dikasih wang lebih dahulu: nanti kalau sudah dapat tekstilnya. dibeli oleh situkang tyatul ini. Tentu saja, yang punya kupon dapat presen sedikit. Nah, itulah ceritanya rak-at kampung mendapat bagian tekstil Laporan singkat: cari utangan, ambil kupon, antre, ambil bahannya, antre, berjubel-d'ubel, dan keringat pada bercufyuran. Rakyat yang tidak punya duwit, sudah lega, bila bisa jadi tukang buruh antre sada. Gimana ni,. pak Leimena? Apa tidak perlu mendapat pemikiran baru, bahwa yang berkeluarga besar, dapat bagian lebih banyak dari pada yang berkeluarga kecil? Orr rr re. Sambungan hal 13 dan mewujudkan prinsip-prinsip konperensi Bandung.” Achirnya perlu dicatat bahwa perjuangan GWDS sebagai suatu organisasi wanita internasional telah mendapat perhatian serta penghargaan dari kalangan-kalangan yang luas di Indonesia, terbukti bahwa disamping diterimanya oleh Menteri Pertama Juanda, utusan-utusan Yuarnegeri ke 20 sidang GWDS telah diterima pula oleh Ketua Parlemen Mr. Sartono, Walikota Jakarta Raya, telah dijamu pula oleh organisasi Wanita Universitas bertempat dirumah Ny. Dr. H. Subandriyo, oleh Ni. Mr. Iwana Priyono Ny. Sutarman juga ditempat kediamannya masing-masing. Selama sidang, para utusan banyak menerima suvernir-suvernir dari kaum buruh, tani, pemuda dan anak-anak. Kita boleh merasa bangga Dipindai dengan CamScanner bahwa ibukota R.I., kota pence. tus revolusi telah dipilih sebagai tempat sidang yang demikian penting artinya bagi kaum wanita. Disamping bangga kitapun merasa gembira bercampur terharu, karena dengan adanya sidang Biro GWDS ini, kita menjadi lebih menyadari bahwa kita tidak berdiri sendiri dalam perjuangan, bahwa tiita-tiita serta perjuangan wanita Indonesia disokong oleh ber. ee pee ee Jadi wan ia, sada Mete Beat LA === [PDF page 23] === Merawat Ket Yanti tan: DIDAPUR pada umumnya, kita selalu sedia buah2an. ketimun, tomat, jeruk dll. Dengan bahan-bahan yang murah ini saudara? dapat merawat kecantikan saudara. — Ketimun dapat diparut, ke-' mudian diperas airnya dan ditaroh dimatahari beberapa menit. Sesudah mencuci muka, air ketimun ditepuk dimuka, dipakai sebagai lotion. Air ketimun ini bisa dipakai untuk segala macam kulit. Bilamana banyak kali dipergunakan, dapat pula menghilangkan bintik-bintik bekas jerawat atau spruten (bintik? noda matahari). — Untuk kulit yang berminyak, sebagai ganti ketimun dapat sebagai ganti ketimun dapat dipakai tomat. — Jeruk nipis menghilangkan bintik-bintik pada kulit berminyak. Jeruk membuat pula lobang-lobang kulit menjadi kecil dan mengencangkan kulit muka. muka. Untuk kulit yang kering bisa juga dipakai, hanya campurlah sedikit dengan minyak zaitun, amandel, babyoil atau room susu. — Anak saudara tidak habis makan pisang? Tidak apa. Sisanya itu bisa saudara gosok dimuka sebagai vudingscream dan berfaedah untuk segala macam kulit. — Satu?nya macam vudingscream yang paling bagus ialah susu mentah. Jika saudara berlangganan susu, simpanlah 1% cangkir selama 3 hari. Saudara akan melihat sesuatu yang timbul diatas seperti mentega. Itu kita ambil dan dicampur dengan air jeruk nipis sedikit atau madu. Tepuklah dimuka serperti memakai cream. — Buah adpokat jika dihaluskan dan dicampur dengan minyak zaitun sedikit dapat dipakai sebagai masker atau vudingscream. Telur yang jatuh tak usah disesali. Ambillah putih telurnya dikocok sedikit dengan beberapa tetes air jeruk baik dipakai sebagai masker untuk kulit yang berminyak. Dapat menghilangkan kriput-kriput dan membuat kulit menjadi kencang. Kelopak mata jangan ditutup. Merahnya telur, bisa digosok dikulit kepala sebelum saudara mencuci rambut. Dengan bahan Sederhana Merah telur bisa pula dipakai sebagai masker bagi saudara yang berkulit kering, setelah dikocok dengan lima tetes minyak atau madu. Masker ini dihapus setelah kering dengan air hangat. Masker telur bisa pula saudara paatau ke resepsi. Menghapusnya hendaknya dengan es dan kemudian pakailah lotion dan parfum supaya kita jangan berbau kue. Sisa teh dipagi hari sayang sekali jika dibuang. Tuanglah air teh ini didalam waskom (loyang) dan pakailah untuk mencuci muka. Akan lebih baik lagi jika malamnya ditaroh diluar, kena embun. Ini baik sekali untuk mencegah kriput-kriput dan menguatkan kulit muka. Madu tulen dicampur susu atau jeruk, jika se-kali-kali dipakai akan membuat halus dan licin kulit muka. Dipindai dengan CamScanner 21 en Na Hn eh Dendam Salas Dero Me NE Desa ASE SE === [PDF page 24] === | “Percikan Api Hartini [pees nreeseen | KARTINI dan MARILAH kita gali sedalam-dalamnya pusaka warisan Kartini, api” perjuangan yang mengkelora dalam dada seorang wanita muda Kartini, yang selain merintis jalan perjuangan emansipasi wanita juga sebagai pengantar cita-cita untuk kemerdekaan tanahair dan bangsanya. Kartini dalam zamannya telah yakin akan kemenangan cita2nya, akan terbukanya zaman baru, dan pasti tumbuh kehidupan baru diatas puing-puing reruntuhan kehidupan yang telah lapuk dan usang... ” “Daripada yang mati itu akan tumbuh kehidupan baru. Kehidupan baru itu tiada dapat citahan-citahan, dan meskipun sekarang dapat jugs di-tahan-tahan, besoknya akan tumbuh juga dia, dan hidup makin lama makin kuat dan makin teguh”. (dikutip dari surat Kartini yang tiada diumumkan)............... “Engkau menghibur hatiku, terimakasih, Stella. Berharaplah aku, katamu itu menjadi benar kiranya. Tahukah engkau bunyi sembo. yanku?,,aku mau!” Dan kedua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan, Kata:,,aku tiada dapat!” melenyaplah rasa berani. Kalimat:,,aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung. Segenap diriku berani, bergembira, Stella, peliharalah api berani gembira itu! Gembirakan hatiku. gembirakan jadi bernyala-nyala, Stella,......... ” ,Bapak tiada juga suka berbuat barang sesuatu yang tiada sekehendak adat asalusulnya, tetapi hak tinggal hak, dan mana yang adil diadilkannya. Pikirlah, kami hendak sama dengan orang Eropah dalam hal kepintaran, maupun dalam hal peradaban. Hak yang kami kehendaki bagi kami sendiri, harus pula kami berikan kepada orang lain yang juga memintanya kepada kami. Menyukat dengan dua buat sukat, tidak kami hendak! Orang Eropah ma- BAN EN AA te IN SEN Pena Kehidupan Baru kan hati melihat beberapa rupa sifat orang jawa, misalnya sifat pelalai, malas dsb. Kalau benar hal itu mengesalkan hati orang Belanda, mengapakah tiada berbuat suatu apa jugapun akan menghilangkan sifat buruk itu? Mengapa tiada tuan ulurkan tangan tuan untuk membangkitkan saudaramu sikulit hitam itu? Percayalah, semua sifat buruk itu dapat juga dilenyapkan. Buangkanlah selubung otaknya yang tebal itu, bukalah matanya. maka akan engkau lihat nanti, adakah lagi padanya sifat-sifat yang lain daripada nafsu berbuat jahat, yaitu nafsu yang terbit oleh karena kebodohan dan kurang pengetahuan. Terlalu banyak contoh, tiada usah jauh-jauh kucari, kaupun tiada usah mencarinya, Stella. Ini dihadapanmu terurai pikiran orang yang masuk golongan bangsa kulit hitam yang dihinakan itu. Alangkah pandainya mereka itu membuat pertimbangan tentang kami? Kenalkah mereka akan kami? Tidak sama saja, seperti kamipun tidak mengenal mereka! Orang Belanda itu mentertawakan dan mencemohkan kebedshan kami, tetapi bila kami coba memajukan diri kami, sikapnyapun terhadap kami mengancam......... »Sekarang tahulah aku, mengapa orang Belanda tiada suka, kami orang Jawa maju, apabila si Jawa itu telah berpengetahuan, tiadalah ia hendak mengia dan mengamin saja lagi, akan barang sesuatu yang dikatakan dan dipikulkan kepadanya oleh orang yang diatasnya, Gerakan Orang Jawa itu baru mulanya saja. Perjuangan akan sangat hebatnya, perajurit gerakan itu, bukan hanya lawannya saja yang harus dilawannya, melainkan juga hati tawar orang sebangsanya sendiri, pada hal keperluan bangsa itulah yang diperjuangkannya itu. Dan apabila perjuangan orang laki-laki itu sudah sen»'t, maka akan bangkitlah fihak perempuan. Berbahagialah kami, beruntung hidup pada masa ini! Masa perubahan, masa kuno beralih menjadi masa baru............... ” es ee Dipindai dengan CamScanner Sanata Mama === [PDF page 25] === MUSIM PANAS IVAN OSIR KOV »Semoga api membakarku habis Semaga air menghancutkan daku Karena aku tak ingin hidup. Bila hanya ditakdirkan sebagai budak.” SUKAR masa perbudakan itu. Rasanya bukan tahun?, tetapi batulah yang menumpuk memberati punggung bongkok petani. Tak seorangpun ingat kapan masa sukar itu mulai dan kapan akan berakhir. Kakek-kakek menceriterakannya kepada cucu?nya dan cucu-cucu ini melanjutkannya kepada cucu-cucu mereka. Allah menciptakan dunia ini menurut kehendaknya dan telah pula menciptakan orang-orang Turki didalamnya agar ada orang? untuk menyiksa kaum rayah. Ini adalah kehendak Tuhan, bijaksana dan tak dapat dimengerti. Bila masih kau ingini badanmu utuh, akan kau tahan?kan sedapatnia. Kau akan tahan?kan dan entah bagaimana, kau masih bisa hidwn. Tetapi beberana orang tak tahan. Mereka tinggalkan segala yang mereka cintai dan pergi kegunung-kegunung. Yah. berapa jumlah mereka. Dan davnatkah orang menimbulkan ombak dalam lautan dencan beberapa gelintir batu ketil? Mereka mati konyol, tak dikenal, atau kepala-kepala mereka dibawa kembali diatas pucuk tombak. Keadaan berat dan sukar bagi mercka semua, tetapi lebih-lebih bagi Velyo. Ia seorang penghuni baru didusun itu, demikian tadi bila seorang pengembara dapat disebut penghuni. Diyalan berdebu itu telah membawanya kesitu, karena jalan itu tak menuju ketempat lain. Orang tak menantikan dia dimana juga. Ia tinggalkan abu dibelakangnia. Abu pula telah menutupi ingatannya yang layu. Apa lagi yang dapat diingatnya kecuali penderitaan yang membekas padanya. Tampangnya peyot dan badannya kurus: ia tak menimbulkan rasa sayano ataupun rasa belas pada orang. Tetapi dalam rongga dadanya diantunenia berdegup. Berdegup tak henti2nia samnai seakan terbenti nafasnya wakti ia jumpa Kremena. Kremena cantik bak bidadari. Dua tetes biru telah ¢iatuh dari langit musim semi yang tierah, masine-masine dengan sebuah bintang mungil didalamnya: lewat itulah ‘ia melihat. Senyumnia seperti bunga mawar berembun yang merekah difajar pagi. Rambutnia seperti seberkas sinar matahari terurai. BUDAK..... * Orang-orang muda didusun ter-gila-gila padanya. Tetapi ia tinggi hati dan membuang muka bila sadia berpapasan dengan mereka. Dia belum melihat Velyo. Velyo merayap didekatnya seperti rerumputan didekat pohon muda. Ia senantiasa berusaha untuk dekat dengan Kremena. Ia bukan seorang biduan yang dapat mencuri hatinya, bukan pula seorang pahlawan yang dapat melarikannya diatas punggung kudania. Dan itunun belum semua. Semua orang didusun tahu apa iang menekan hatinya dan kepedihannya itu agaknya menimbulkan kesenanvan pada mereka. Mereka sayat-sayat mukania dengan Yelucon-yelucon yang menyakiti dan mereka menebidisninia derran hinaan-hinaan, Jiws-jiws tersiksa, diiwa-diiwa budak...... tak tahu mereka dimana harus mencari kesenansan. Musim panas itn hersamaan dengan dataronia kekeringan, gerombolan Ali Saib menierbu dataran itu. Mengerikan nama kepala perampok Anstolia ini. Ia meninggalkan diediak berdarah: dan berapi didataran iang dilaluinia. Kanm rsvah diadi tak berkutik. bagaikan padang rumnut mendielang datangnia tanfan. Mereka tahu untrk ana si Turki im datang. Ia tak hanya merampok dan membekar rumah-rumah. is bawa pula manusia hidup, gadis-gadis budak. dibutuhkan untuk pasa-pasa di Smyrna dan Iskandaria. Tak ada. ban- 23: Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 26] === eee tuan dari manapun juga, tak pula ada tempat bersembunyi. Ya, Alah Penyaiang, semoga datanglah satu keajaiban. Entah doa para petani dikabulkan, atau barangkali si Turki sedang memikirkan ha'2 lain, tak seorangpun tahu, tetapi gerombolan Ali Saib lewat saja menuju sungai Donau. Orang bernafas lega. Biar dusun-dusun lain dibakar asal dusun kami tidak! Biar orang? lain dilarikan, asal bukan kami! Itulah pikiran kambing-kambing kalau gembala mengangkut seekor anak kambing untuk dijakdikan korban. Tetapi pada hari Santo Petrus dua orang Gypsv yang bernakaian fcompang-tiamping datang berlari dan berhenti dilapangan dusun. Ali Saih memberitahukan bahwa ia akan datang esak pagi dengan anak buahnya. Ia minta Kremena menjemputnia. Semarak kecantikannya telah sampai padania. Ketiantikan tak membawa kebahagiaan, kalau orang hidup 4dalam perbudakan! Berita sedih iti menimpa seluruh dusun basaikan angin berpusar, mematahkan tunas lemah haranan mereka, menerbangkan daun-daun kering ketenteraman mereka. Putus asa saja iang tinggal, yang menerkam jiwa merana para petani. Mau apa sekarang? Kalau mereka tak menjalankan perintahnya, tak satu baru dindingpun akan dibiarkannya berdiri didusun mereka. Menyerahkan Kremena? Siapa yang akan berani mengantarkannya? Malam tiba didusun dan orang berdagang se-malam-malam menghadapi kejadian ngeri esok hari. Pagi-pagi hari, waktu fajar memerah dilangit timur datanglah Kremena dilapangan desa, ia adalah yang pertama datang. Ia mengenakan pakaiannya yang terbagus yang disiapkan untuk hadiah perkawinannya. Dengan takut-takut para petani mengikutinya. Tak seorangpun dapat tidur malam tadi. .Nyalakan api,” kata Kremena, »Bakarlah kambing dan anak kambing itu. Ambillah anggur dan rakya. Akan kusongsong Ali Saik.”: Tak seorangpun bergerak. »Kerjakan apa yang saya kata- 24 kan,” ulangnya,,.lebih baik seorang mati daripada seluruh dusun.” Kata-kata?nya mengerikan, tetapi mengandung kebenaran. Para petani menurut dan mulai bekerja. Ditengah hari matahari menyinar tinggi dilangit. Tak selembar daun berrerak, tak seekor burung terbang. Uap panas bergetar gelissh diatas bumi yang membara. Gumpalan debu nampak didataran. Mereka datans. Kremena makin tegak berdiri. Kemndian menundukkan kenalania dan mengucapkan kata-kata perpisahannya.. Selamat tinggal, soudara2ku!” Hati nara petani dingin membekn. Pedih asap api nembakar kambing. Air mata meleleh. Sedu sedan menyesak nafas. ,Selamat dialan Kremena Sata itu Velyo tampil kedepan dari antara mereka jane berkumpul disitu. Mukanya lebih buruk dari biasania. tetani matanya mengapi seperti terbakar. Apa yang kalian kerdiskan? Mengantar mmnusia hidup-hidup keliang kuburnya?!” Gas3is2 yang ketakutan menangis ter-sedu-sedu, orang-orang tua mengerang sambil gementar dan orang-orang lelaki lainnya menundukkan matanya. ». Memang demikian. Tetapi apa akal kita? Apa kiranya yang dapat kita perbuata?” Velyo mengamati mereka dan menggumam, marah dan tadiam. Akan kusongsong orang-orang Turki itu,” serunya. Dan sebelum orang sempat bergerak, atau mengerti apa yang hendak dikerdiakannia. ia merobek bajunya, diambilnya sebatang kayu membara dari unggun, diselomotinya dadania, kemudian bahu dan lengannia. Luka hangus yang memerah tampak membekas, kulitnia pecah terbuka. tetar' ia tak berkata. tak menveluh sedikitnun. Diambilnya tongkat dan lari keladang., Melihat seorang dusun datang menionesong ber-lari-lari, rerambnlan Ali Saib berhenti. Pemimpin mereka madiu kedepan. pakaiannia gemerlapan, emas dan perak. Kudania menggelisah karena tanah dibawahnya sangat panas. ae membungkuk didepanya. Selamat datang, Ali Saib.” Si Turki mengerutkan dahinya dengan garang, matanya galak bersinar lebih terang dari anting zamrut yang menyembul dari bawah kopiahnya. Siapa kamu, anjing?” bentaknya. »Hamba disuruh menjemput Tuanku. Penyakit yang mengerikan sedang menimpa seluruh dusun dan saya adalah yang tersehat dari mereka semua,” jawab Velyo inerendah sambil menyobek bajunya menunjukkan dadanya yang luka dan berdarah. Bohong!” teriak Ali Saib, sambil memecut kudanya, akan diinjaknya sikafir itu. »Tidak Tuanku,” sahut Velyo, budak itu, sambil memegang keras tali kekang kuda yang berukir. »Silakan datang — melihat. Orang-orang dusun menunggu pertolongan. Wabah itu pindah dengan tiepat dari rumah kerumah,” dan dituntunnia kuda Ali kedusun. Lepaskan tali kekangku, andiing!” teriak Ali Saib, dan pedangnya berkilat kena sinar matahari.. Kuda itu tertegak dan mulai me-ringkik-ringkik. Mari, Tuanku, mari. Rakyat menantikan pertolongan!” ulang Velyo.. Ali Saib tidak ingin mengotori pedangnya. Diambilnia pestol yang berhulu perak dari ikat pinggangnya. Letusan keras bergema didataran yang sepi itu. Kemudian ia membalikkan kudania, memacunya lagi melintasi padang. Gerombnhlannya mengikutinia. Mereka hilane dibalik awan debu. Dijalan terlentang tubuh Velyo, tangannia menengadah. matanya mengarah lansit. Darah yang mengalir dari luka2nya cepat meresap ditanah. Bumi telah lama haus darah a” pahlawan. (Sebuah ceritera Bulearia psda masa dijajah Turki). im Sina - Sea Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 27] === rip Tini p Murni: - Tini Murni: Tini WISMA E. YUNARA * membikin pakaian wanita denzan mode stiyl yang paling baw. x menyediakan alat-alat kaimetita & parfum. Alamat: Jl. Cianjur 18 — JAKARTA INGIN AWET MUDA? 1 »Kata bibi saya yang baru-baru ini berkunjung kerumah, minyak ular baik sekali untuk make-up. Jika minyak tsb. di. goser-goser pada kulit yang berkerut, katanya lama kelamaan hilang segala kerut?” »O, pantas pamanku itu meskipun sudah berumur 55 tahun masih kel.hat. an muda”, : Eee, apa pamanmu ber-make-up?” »Bukan begitu, waktu gerilya dihutan? melawan Belanda terpaksa makan daging ular, karena terpisah dari dapur umum. Dengan begitu, maka mnyak ularnya tidak hanya digosergoserkan saja, bahkan ditelan. Kapan lebih mendalam”. : 00000, mungkin ya?” JIKA SUAMI ISTRI AKTIVIS ORGANISASI Pimpinan ceramzh:,,Kini sampai giliranrya Ny. Noto memberikan ceramahnya tentang bagaimana menambah anggauta. Saya persilahkan Ny. Noto”. Hadirn:,,Hidup Bu Nato!” disusul tepuk tangan gemuruh. Bu Noto:,,Terima kasih atas kesempatan yang diberikan”. Map dibuka tetapi dengan muka terkejut, Bu Ncro mulai ceramahnya dengan: »Maaf Saudara-saudara Yth., map yang saya bawa berisi soal lima prinsip menambah bahan makanan, karena tertukar dengan map suami saya”. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 28] === SIRO PMB INA V/I ir) BANYAK MENGANDUNG VITAMIN! keram JAKARTA Tae PN ata azan beporda Jakarta Kayu 8 April 1959 No, S1,577/P.DSLDs/X-1959 Typ.,,Persatuan” © Dipindai dengan CamScanner