Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00032

Api Kartini No. 12 Th. 3, Desember 1961

Cleaned OCR text (Fair (0.867); proof-reading: key passages (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === AA ZZ Lei z 5 1 Sal 7 UF + Nel fg. | Li A | VER BE F 5 19252 AN Ara ENYA IE =) SAN MAL AA ATA WS aren 7 Iko Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 2] === penerbit: yayanan melati matraman raya 51 jakarta terbit sebulan sekali Ani Kartini redaksi: maasye siwi, s. asiyah, darmini, paryani pradono penanggungjawab: maasye siwy pembantu": dra. sk trimurti, rukiah kertapati, sugiart) siswadi mr. trees sutito. sulami, rukmy b. resobowo, s. hutapea, snllstyowarni sutarni, sujinah, sartini, dokter s_ caropeboka, Mlustrator: w, nirahuwa alamat redaksi: matraman raya 51, jakarta tlp.: jtn. 753 alamat administrasi: kramat V/7 jakarta tilp.: no. 4430 — kotakpos 2522 Izin Pengnasg Perang Daerah Jakarta Raya No. 298 — 1 Nep. 1280 [Unreadable] tgl 1-9-1961 Uplah: 2500 exp. uang langganan: Betahun.....--.--------- Rp 48,— enam bulan............- » 2— tiga bulan............... » 1— eceran per ex........... = 5— apl kartini menerima karangan dari luar, dari siapa saja yang menaruh minat. karangan harus ditik diatas kertas yang tidak timbal-balik, karangan yang tidak dimuat dapat dikltim kembali apabila disertai dengan perangko. tarip Iklan: |.pagina TEA Rp. 600.— \4 pagina...... Sisk bcc aie = SOQ — [Unreadable] kontrak: 12 X muat, rabat 158. AS ii lll No. 12 Th. Ill 2? Desember di Jakarta: Raum [bu sap-se4 Wanita Desa dan persoalannya.. Sahabat-sahabat penyokung pembebasan Iran Ber Halimah......... seniwati yang sederhana Dialan Hidup Anak Ki: Perintis Wanita Minahasa: Thu Walanda Maro. Arena Remadia: Lombok Timur membuang IGOB...... 7 Suret dari New Yerk: Pemuda Amenka & Per! maian L.....i..—... Ruangan Ilmu:..Channel sistim” dalam peng bo: Ruangan pendidikan: Uang saku.......... Motif sulaMag «oo. 1 Olahraga & Pertahanan negara........... 1 Wama & Wanita Mengarang: "Bunga.....o.oocoooooooi.i Kesehatan: Morbilli......... anna Rn Hes 15 Dari Resopin: Makna Demokras.-terpimpin Mien Chutbany: Sadiak buat anakku. Percikan A-K: Sikap Kartini terhadap adat fedal Film Perfini: Pediyuans. ha 9 | Masak-masakan iii... i 3 1 | Segala sesuatu untuk kesehatan Ibu & Anak Bacaan Anak? Kita oo... Cerpen? Anak? Miida oo. d enno Bersihnya lemari juga akan menjamin keselor keluarga Keterangan Gambar Kuht: Marilah Tarah Air kita Indoresa yana saber ie bei jadikan tempat yang aman, sejaktera dan bahes anak-anak kita. (Lukisan: Bramastha Renliena K3 Nugroho). C3 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 3] === » DESEMBER DI Jakarta: Kaum Ibu Siap-Sedia..... A NEGARA pada Hari Ibu menjadi lautan a melimpah ruah aneka warnn. Lebih dari 16 ri. wa aa ibu dan wanita-wanita dari segenap lapisan berkumlam suasana hangat karena gema Komando Prepul yang diucapkan pada tg. 19 Desember di Jokya. siden rentak telah diperintahkan untuk menggagai- ISTAN Gere Negara Boneka Papua, untuk Memantiyangkan Ah Merah Putih didaratan Irian Barat, untuk mengdakan mobilisasi umum seluruh Rakyat. Demik'an real Ibu tg. 22 Desember kali ini menggugah kaum anit mengingatkan kembali kepada kehangatan hari-hari permulaan revo:usi ketika kaum ibu, wanita? tua dan muda mengambil bagian langsung ataupun monyerahkan putera-puterinya dimedan juang. Dengan suara gerap gempita langsung menggema abati ibu-ibu yang hadir Presiden menyerukap agar pomimpin-pomimpin wanita benar-benar menjadi wanita yang aktif dan bergerak ”Harap seluruh dunia mencatat bahwa kami bangsa Indonesia tidak mau diajak berbicara menge Sadarilah betul-betul hal kaum wanita, bahwa suatu pskerjaan besar tidak cukup dengan Kata-kata atau plkiran dan akal saja. Tetapi harus dengan perbuatan dengan perjuangaa bila ingin menjadi bangsa yang besar. Tanpn perbuatan tidak akan berhasil apa Yang kita pikirkan itu. Revolusi adalah diperasnya selurah tenaga sesuatu bangsa, jadi bukan hanya sekedar dengan doa, dengan perkataan dan dengan pikiran. Tanpa perjuangan tanpa membanting tulang dan memeras tenaga maka sosialismo tidak akan datang. Sosial- Isme tidak akan dapat datang tanpa revolusi...... ee Kata? Presiden menggema dalam Istana yang penuh sesak hangat dengan suasana perjuangan dan kesiapsiagaan untuk mengabdikan diri guna penyelesalan revolusi. Didaratan Irian Barat sendiri ssudara-ssudara kaum wanita Indonesia ber-sama-sama dengan kaum ‘aki-aki kini sedang mengalami apa yang pernah kita alami bersama dalam perjuangan kemerdekaan diri. Tapi penjajah Belanda secara kejam telah mr- Gambar Kiri: Kontes Mangga Golek di Kendal yang diikuti oleh 36 peserta dan 216 mangga. Gambar Kanan: Exposisi 2 kursi penganten di Nal selfdetermination tentang masalah Irian Barat Kami bersedia berunding dengan dasar penyerahan dan kekuasaan atas wilayah Irian Barat dari tangan Republik Indonesia. Kami menolak dengan tegas politik selfdetermination kolonial atas Irian Barat. Sekarang inilah pada saat ini merupakan puncak daripada pasang-naiknya revolusi kita. Jangan ada yang ketinggalan dalam penyelesaian revolusi kita itu agar cita-cita revolusi kita lekas tercapai. Sebagai bukti benar-benar mendukung Komando Rakyat itu maka serahkanlah tenaga-tenaga, manusia-manusia pemuda dan pemudi untuk dilatih, digembleng sampai matang dalam suatu pusat latihan untuk kemudian dikerahkan menggagalkan pembentukan Negara ' Papua buatan Belanda dan mengibarkan Merah Putih di Irian Barat. Hai, Ibu-ibu saya minta putera-puterimu agar mendaftarkan diri untuk dilatih dan digembleng dalam suatu' training-centre; Kalau ibu-ibu tidak mempunyai putera- Puteri maka daftarkanlah dirimu sendiri kepusat latihan itu. Jawa Tengah baru? Ini. (Foto: Ch). DHY-Press). nindas pejuang-pejuang tanah air pria dan wanita dilemparkan dalam tahanan dan siksaan kejam. Nama Agustina Tepy, pahlawan pejuang pembebasan Irian Barat seharum Jamila di Aljazair atau nama-nama wanita-wanita lainnya yang merelakan hidup indahnya dalam kancah perjuangan untuk kemerdekaan bangsa. Perjuangan patriot-patriot Indonesia putera-puteri negeri Cenderawasih ini telah menggoyahkan kedudukan penjajah Belanda. Kekejaman d'lembah Balliem telah merenggutkan protes meluas diberbagai penjuru dunia, Putera Irian Barat seperti Dimara kini anggauta Dewan Pertahanan Nasional serta ketua Gerakan Rakyat Irian Barat cukup dikenal terutama perlakuan terhadapnya selama tujuh tahun dalam penjara di Tanah Merah. Sidang Umum PBB baru-baru ini telah pula membahas serta membukakan mata dunia akan tipu muslihat Be. landa yang dengan secara licik bersembunyi dibela- (Bersambung ke hal, 6) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 4] === Wanita Desa & Persoalannya SALAH SATU KEPUTUSAN Seminar Wanita Tani Nasionai yang penting yalah tentang Bagi Hasil. Untuk memperbesar produksi sandang pangan sesuai dengan ketetapan MPRS, maka pelaksanaan Undang-undang Perjanjiam Bagi Hasil tidak bisa ditangkuhkan lebih lama lagi. Para peserta Seminar dengan giatnya telah mengadakan kampanye arti pentingnya Undang? Bagi Hasil. Disamping itu juga mengembangkan aksi kenaikan bawon, upah, tandur, menyiang dan lain-lain. Dengan demikian semakin luas lah dukungan untuk terlaksananya Undang-undang tsb. yang sudah Ia- Ta anengyadi idam-idaman kaum ani. Wanita tani sejak dulu, turun temurun - telah mengerjakan,. memelihara tanamannya. Yang sangat dirasakan oleh buruhtani dan tani miskin yalah bagaimana memperbaiki nasibnya yang amat menyedihkan itu. Mereka tahu bahwa hidupnya tuantanah sangat mewah sedangkan burutani ni yg bekerja setengah mati ham pir tak bisa makan. Demikianlah kejadian turun temurun. Maka dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 2 tahun 1960 tentang Perjanjian Bagi Hasil disambut hangat oleh kaum tani yang sangat berkepentingan itu. Untuk pelaksanaannya Undang Undang tsb. banyak tergantunp pada cesakan kaum tani sendiri. Demikian pula wanita tani disam ping mengadakan aksi-aksi harus rajin mempelajari isi Undang? tsb. serta pedoman pelaksanaannya. Kegiatan wanita tani untuk pelaksanaan Undang-undang Bagi Hasil tsb. a.l. terdapat di Kecamatan Wonosari seperti dibawah ini. ita tani ikutserta aktif dafearnenelempokan klompok tani penggarap. Mereka juga rajin mempelajari isi Undang-undang Pokok No. 2 tahun 1960 yang akan sangat membantu dalam pelaksanaan tsb. Setelah program ditentukan, ketua klompok ber-sama-sama dengan Panitia datang ke Kaonderan dan Kecamatan supaya Undang-undang tsb. dijalankan. Dalam hal ini terdapat tuantanah yang mau melaksanakan Undang-undang tsb. tetapi juga ada tuantanah yang membancel. Bagi tuantanah yang membandel tak mau melaksanakan Uridng-uridng Bagi Hasil, tani penggarap menjalankan aksi paksa terhahadap tuantanah. Dalam aksi paksa ada yang berhasil tidak melalui proses apa-apa. TRI KOMANDO RAKYAT: SETELAH PENJAJAH BE- LANDA gagal dgn usaha Gyahatnya di PBB mereka dengan ngotot untuk secara resmi dan demonstratif me- Mmisahkan Irian Barat dari Republik Indonesia, berdasarkan tipumuslihat yang mereka namakan "hak menen. tukan nasib sendiri”, Sebagai jawaban terhadap tindakan Belanda yang jahat ini Prosiden Sukarno pada tgl. 12 Des. 1961 telah mengumumkan berdirinya De. wan Pertahanan Nasional, pada tgl. 14 Desember 1961 Dewan Pertahanan Nasional telah mengangkat Yresiden Sukarno sebagay Panglima Komando Tertinggi Pembebasan Irian Barat, dan pada tgi. 19 Des. 1961 Presiden/Panglima Ter. tinggi telah memberikan trikomando dari Yogyakarta 1) Gagalkan pembentukan negara Papua, buatan Belanda kolonial. 2) Kibarkan Sang Merah Putih dl Taka Barat, Tanah Air Indone- Sbb.: 8) Bersiaplah untuk mobilisasi. umum guna mempertah kemerdekaan dan ‘testes an nah Air dan Bangsa, Komando hangat dari rakat. Kaum tinggalan, ini mendapat Sambutan Segala Iapisan masya. wanita pun tidak ke- Tapi ada aksi tuantanah yang Paksa aksi paksa klompop il, bly ye erja ber-samy9” Van | ig 4 q penggarap untuk me hy tanah, untuk Menanane Ser | ngan ongkos artiny (tid, ii tuk mengerjakan ia Solidep ‘* 2 Y q Up, sidang buruh lani ml il anit, Yin He Uu panen mengadu! Day ersama: 1. Nga A iy, 2. panen, ap tan! Di wakt “ , U panen bury tani berhasil Menuntut" Yan, won yaitu yang dulu seperlimabelas, Sekar jadi Sepersepuluh. y terhadap tuantanah duly mon pat 9 rupiah, Sekarang 1g nd sehari. Tpit Hasil tsb berkat kalangan wanita tani dan - sama dengan Organisasi tani: volusioner. Te an by, eet. PROFESOR ANNA Asray DAN PENGOBATANNYA Menurut Prof Anny jane terkenal dengan obat pen nee nya "Gerovital H3” Pengobatan de ngan G. H3 itu bagi warta bs "'memperpanjang” waktu haldaya dengan satu sampai 2 tahun, tetari kukan itu hal yang terpenting melay: kan "penyingkiran rasa-rasa peluang day kesulitan-kesulitan lainnya” yagg sering di alami kaum wanita dalam mas skitar waktu haydnya yang terakhir, Ada 7600 oran gyang secara lag Bung mendapat perawatan dan pe ngobatan daripadanya sejak la mv lai prktek menggunakan obatnya 0 H3 itu pada tahun 1949, Sebagita besar dari pasien2nya itu adalah ai nita, kl. 65979, adalah "karena P a umumnya kaum wanita itu lebih m perhatikan kesehatannya AP kaum priya”. im Bukan hanya untuk Oa, Diantara pasien2nya sebanyak yang termuka adalah anak ctl dua ahun dan tertua aan yang Wi 115 tahun jadi tidak Kan bah duga orang pada um "wnt pengobatannya itu Barr orang-orang yang sudah tua sad, ping khasiat obatnya TA yang "" nyegarkan kembali" orang patas dah lanjut usianya, penge pat 31 (Bersambu--9 ke Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 5] === Yahabat? Penyakang Pembebasan Irian Barat KONGRES NASIONAL Geryani ke-IV yang baru-baru ini diadaan di Jakarta telah berhasil dengan Sukses. | Diantara tamu-tamu yang diun: cang terdapat tamu-tamu luarnegeri Nyonya Gloria Garton dari Aus: tralia yang sekaligus juga mewakili Gabungan Wanita Demo. kratis Sedunia, Nyonya Dzhara Ilkhamowa, menteri Republik Uzbekistan dan Nina Voronina dari Komite Wanita Soviet, Nyo nya Kuo Chien dan Chang Chihsun dari Gabungan Wanita RRT dan Nyonya Nitze dari Liga Wanita Demokrasi Jerman. Kedatangan mereka mengunjungi Kongres Gerwani disamping untuk mempererat persahabatan, untuk mengenal kehidupan dan perjuangan wanita In donesia adalah sangat penting artinya untuk memperkuat perjuangan pembebasar Irian Barat. Setelah mengunjungi Kongtes Gerwani mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh wanita, mengunjungi pejabat-pejabat Pemerintah, mengadakan peninjauan ke daerah-daerah Nyonya Gloria a.l. menyatakan bahwa: Ia sangat enthusias terhadap suksesnya Kongres Gerwani. Ini adalah cermin bahwa Gerwani telah kerja dengan kalangan yang NY. GLORIA GARTON (klise H.R.) luas. Demikian juga didaerahdaerah pertemuan-pertemuan selalu dihadiri oleh berbagai golongan masyarakat. Kami banyak belajar dari teman-teman _Gerwani, katanya. Aktivitetnya yang terus-menerus sangat menarik. Nyonya Gloria Garton juga menyokong pidato Presiden da: lam Kongres Gerwani dar Komando Presiden pada 19 Desember 1961 di Yogyakarta. Perayuangan pembebasan untuk Irian Barat adalah perjuangan yang adil maka itu mendapat sokongan yang penuh dari Gabung: an Wanita Demokratis Sedunia yang beranggautakan 200 juta wanita dari 100 negeri. Nyonya Gloria menjelaskan bahwa sikap- pemerintah Australia bertentangan dengan sikap Rakyat Australia yang cinta damai yang menyokong perjuangan “Rakyat Indonesia untuk kemerdekaar' nasional yang penuh, untuk pembebasan Irian Barat dari kolonialisme Belanda. Hubungan antara Rakyat Australia dan Rakyat Indonesia adalah bersejarah. Sebagaimana telah diketahui kaum buruh pelabuhan Australia telah menga dakan pemogokan setiakawan terhadap perjuangan pembebasan Rakyat Indonesia pada permulaan tahun-tahun revolusi 17 Agustus 1945 yaitu dengan menolak mengangkat senjata-senjata Belanda yang akan digunakan" untuk memerangi Rakyat Indonesia yang gandrung kemerdekaan itu. Sekembalinya ke Australia Nyonya Garton mengatakan akan menjelaskan pada Rakyat Australia untuk memperhebat sokongannya terhadap perjuangan Rakyat Indonesia untuk pembebasan Irian Barat. Nyonya Ilkhamowa dan Nina Voronina dari Komite Wanita Soviet dan Nyonya Inge dari Liga Wanita Demokrasi Jerman sesudah selesai Kongres berkesempatan — mengunjungl Bogor dan Bandung dan menyatakan bahwa Kongres Gerwani telah berhasil dengan sukses. Alam Indonesia adalah cantik dan subur. Perjuangan Rakyat Indonesia untuk pembebasan Irian Barat adalah mendapat simpati dan sokongan yang kuat dari pemerintah dan Rakyat Uni Soviet dan dari Pemerintah dan Rakyat RDD. Kalau Indonesia menghadapi masalah Irian Barat maka Rakyat Jerman menghadapi masalah perjanjian perdamaian dan masalah Berlin. Tamu-tamu tsb. juga mendukung Amanat Presiden dalam Kongres Gerwani. Nyonya Ilkhamowa a.l. didalam pidato sambutannya mengutip sebuah cerita Rakyat negerinya dimana dikatakan bahwa yang lebih kuat dari badia, lebih mahal dari emas dan lebih hebat dari taufan adalah persahabatan. Dan ia ine (nyatakan harapannya agar persahabatan Indonesia-URSS pun “begitu keadaanryya. Nyonya Kuo Chien dari RRT menyatakan kekagumannya atas semangat perjuangan yang tinggi diam Kongres Gerwani. Juga semangat peraturan didalam - Kongres dipuji. Ia mengatakan bahwa persatuan adalah kekuatan, persatuan' adalah kemenangan. Pemerintah Rakyat Tiongkok dengan sepenuh nya dipihak Indonesia yang kini sedang berjuang untuk pembebasan Irian Barat. PROFESOR ANNA.... ngan G. H3 itu juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti exceem penyakit kulit "belak", rambut rontok «il. Mengenai khasing "menyegarkan kembali” orang-orang yang sudah tua diterangkan, bahwa orang-orang tua yang sudah mendapatkar manfaat daripada obatnya itu tidaklah hanya perasaan Subyektifnya yang segar, tapi memang dapat dibuktikan kesegaran obyektifnya melalui khecking dari segala seginya (anatomis-biologis) secara ilmiah. KS Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 6] === HALIMAH...-:: SUASANANYA penuh warna keindahan dan fants. Beratus lukisan beraneka ragam tatawarna melngkungi para peserta Seminar Senirupa diibukota pala pertengahan Oktober yeng llu Waldl-waldl berbagai Suiggar Pelukis dari Jawa dan Sumatra berkumpul untuk membicarakan hael karyanya Seniman? Basuki Res»- bowo, Suromo, Batara Lubis, Widagdo, dll pclukis-pclukis muda yang penuh harapan» dari Jogya, Palembang d9. tiga hari lamanya menyatukan pendapat bagaimana mengabdikan bakat seni mereka dalam kancah revolusi mengabdikan dalam cat dan warm merangsang gairah juang untuk tiita-tiita. Berpijak pada dasar seni untuk rakyat serta melukis untuk mengad. kepada revolusi maka dbicarakan soal-soal thema-thema revolusioner, serta pepgungkapannya melalui daya expressi Pelukis bukan hanya seniman seniwati yang "melayang-layang” Matas udara melainkan hidup berjuang bersama rakyat banyak. Ditengah lukisan-lukisan serta puluhan pelukie-pelukie senusartara itu tampaklah seorang wanita muda berkain kebaya sederhana gaya Jogya. "Sederhana tetapi luwes. Itulah Siti Halimah”, Tampaknya mbak Halimah ini pendam hanya penanya sibuk mencatat samb'l mendengarkan sungguh-sungguh tiap-tiap kata para pelukis. Wartawan Saudara tak melewatkan kesempatan baik iny untuk berbicara pada catu2_ nya utusan wanita ini, “Untuk mejalah Api Kartini?” Tampaleya agak gugup. "Sesungguh 2 buah lukisan pelukis wanita Halimah. a malu untuk dipublikasi. a baru keli mlah saya bia pergi jauh meninggalkan rumah, tetapi saya masih merata malu untuk bergaul apalagi berbicara dim mbar Mr la-la segan-segan pelukis wartta mi Mmengutarakan pendapat sertg pengalamanya merntis jalan onak duri menegiyang tradsi kuno dari pagar tembok lingkungan kebangsawanas kota Gudeg. Keluarga saya, terutama almarhum ayaharda sangat menentang keinginan saya untuk melukis, Ditskannya kehendak saya ini dengan ancaman dan kekerasan sehingga ketika saya masih bersekolah dengan diaradiam saya mulai mencoret-coret dalam kamar terkunci sepert' mencuri - curi takut ketahuan ayah Saya merasa sangat ter. tekan, karena menggambar merupakan kegemaran yang tak bisa diting galkan. Hanya ketika ayah sudah mrninggalkan kami, maka tak ada lay! yarg melarang, karena ibu sangat 52yang srdang keluarga meskipun tak setuju mereka tidak berani melarang saya untuk mengembangkan bakat melukis saya. Boleh dikata saya mulai melukis sejak 1949 tetapi karena lama terhenti Cum baru hampir sepuluh tahun kemudian bsa agak leluasa maka saya merasa sarizat baru, Terutama setelah saya melihat berbagai parneran lukisan pada tahun-tahun terakhir im! tmbul dorongan untuk mengabdikan diri sebagai pelukis. Kalau orang lain dapat berhasil, mengapa saya tidak? Demikian terlintas bila saya memangangi lukisan-lukisan dalam pameran-pameran yang SENIWATI YANG SEDERHANA. Oleh Syarasy, oa dwelenggarzkan dota saya Gp. ya TN Dengan bantuan Bandara) jua Lembaga Seniruya di Jogya ma saya mendapat tambahan pengwa an dan beberapa kali sulah berry, lukisan saya diikutsertakan gy pameren-pameren seperti “Tadak St” tu sekarang mi "Pernandangan dis Beberapa jenak tanya jara m nimjukkan bahwa mbak Hales pelukis wanita yang sederm oc selain peluks ternyata pula secang sasterawan sedagn cerita2nya sada ada beberapa yang dimuat data lah, henya dia tidak may menya kan majalah apa "Bahasia pergi rang?”, mPak Halimah hanya tew ayian! Dalam sambutannya pada Sm ternyata dari ungkepan katz2oys & tapa mbak Halimah Yang pote inf sesungpuhnya mempersatizes * ngan teliti s:genap permb yera sni ra pelukis yar, banyik menyesut P3 expresi lukisan-lukisan Amrus Nafas vati Yang sederana dari Jogi+ > seorang wanita yang ingin a bangkan bakat seninya unik £ ebdiannya kepada revolusi, wa jalan yang diplih penuh 0 ay dan rintangan Kita ucapkan bagi mbak Halimah Mela al kita jumpai kelak hasi? © pe dalam pameran-pameran yad. Pembacs us bukan bila kal 5, Halimah belum mau kita # tretnya? Mungkin lain kab Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 7] === ARENA REMAJA: JALAN HIDUP ANAK KITA gku sekalian, kaan seperti disebut semula. Apabila anak-anak tsb. bisa mem- Bunda bel =>. m Naa sedih sekali ketika batasi diri dan menggunakan waktunya yang bermana membaca -surat-surat-kabar tentang anak-anak SMA faat se-baik2nya sudah tentu mereka tdak akan mudari Rave, U aa tersangkut dalam dah terbujuk oleh suara iblis tadl. Mungkin karena kompiotan pen yurian lampu-lampu mobil Opel didaerah elite terdorong keinginan memiliki uangsaku yang ber- Menteng. Bunda merasa sedih bagaimaria anak-anak SMA lebh2an mereka itu lalu tersesat kelingkungan komku bisa tersesat masuk kedalam komplotan penjahat plotan d'ahat tsb. Inilah bahayanya kehidupan di-kota-kota yang dikemud kan Oleh seorang intelek keturunan asing. P car. Apabila anak-anak kita sudah "nyardu" uangsaku Bunda yakin bahwa atlak-atlak SMA tsb. yang kini me. yang banyak mereka akan mudah tergelincir. Makaringkuk dalam tahanan itu bukanlah anak-anak yang mem- itu nasehat Bunda ialah pergunakanlah uangsaku yang punial dasar-dasar jahat atau elemen-elemen dari type Lombros- mungkin kau dapat dari orangtuamu se-baik2nya dan so (type-type penjahat). Bunda yakin bahwa mereka itu se-hemat2nya sehirizgga anak2ku tidak mudah nyelehanya ter-bawa-bawa alan terpengaruh oleh bujukan-bujukan weng mendengarkan bujukan-bujukan iblis 'ang mencelaka- ‘plis dari anasir-anasir yang memang jahat (anasir-anasir type kan itu. Disamping itu bentuklah kegiatan tatas buk Lombrosso ae Hal itu bisa dianalisa Secara ilmu ji. yang sehat dan bergurm diantara teman2mu sekalian, wa bahwa anak-anak sebaya 'ang duduk di SMA itu mudah kalau perlu minta nasehat orang tua atau bapak-bapak gudips”garuh atau mudah tertarik terhadap perbuatan-perbuatan - yumu, sehingga cnergi anak2ku sekalan mendanat 5ayang bersifat avontuurliyk atau membahayakan, se- luran yang baik. sehat dari terpimpin. dangkan baik-buruknya perbuatan-perbuatan tsb. masih kurang Nah. sekian dulu anak2ku BUNDA disedari beng Dp 2 muda tsb. Keadaan jiwa men Peta Ta ae Saman om Aa ai Sen yarg demikian tu apa fla berada dalam lingkungan pengaruh yang baik sudah tentu akan aan Kaum Ibu....: hal-hal yang luarbiasa manfaatnya, baik bagi sipemuda (Sambungan hal. 1) tsb. maupun bagi masyarakat umumnya. Tetapi seba- kang kedok "hak menentukan nasib sendiri” bagi Irian liknya apabila tersesat kedalam lingkungan pergaulan Barat. atau pengaruh yang buruk sudah tentu akan beraki. Selfdetermination a Ia Belanda yang hakekatnya adabat buruk atau mencelakakan (fataal) bagi sipemuda Yah divide et impera pola penjajahan klasik Belantsb. dan merugikan masyarakat umumnya. da yang pernah kita kenal melalui Negara? Sumatera. Negara Pasundan, Kalimantan, Indonesia Timur dan yang terakhir PRRI yang satu persatu telah dipadam. kan dengan hasrat persatuan rakyat sesuai dengan Ikrar Bersama satu nusa satu bangsa. Demikian perjuangan telah sampai kepada titik dimana bangsa Indonesia termasuk kaum wanitanya tak lagi bisa undur selangkah melainkan hangat berkobar bakat anak-anak sekalian. Memang, Bunda mengakui be- semangat hasrat mempersatukan wilayah Irian Barat tapa sulitnya hidup di-kota-kota besar yang penuh dengan se-lekas?nia. Demikianlah Hari Ibu Kali ini benar? da'a penarik dan godaan-godaan, terutama bagi anak-anak mu- dalam suasana Komando Presiden yang bergema dalam da. Kota yang penuh dengan segala hiburan dan ton- hati setiap wanita Indonesia. tonan yang sudah tentu memerlukan banyak uang dan Itulah sebabnya maka resolusi yang diambil secara Anak?2ku sekalian, hal inilah yang akari Bunda mintakan perhatian terutama kepada anak-anak yang sudah mengindak alam dewasa yang berada dalam masa "Sturm und Drang”! Makaitu sangatlah penting bagi anak-anak sekalian untuk mencari atau membentuk lingkunzan pergaulan yang sehat dan kegiatan atau tatasibuk yang sehat serta berguia ‘bagi perkembangan matt mt, men'kmatinia. Faktor-faktor inilah yang mem. akklamasi dalam rapat beribu wanita tsb. diahfara bikin mudah anak-anak muda tergelincir atau tersesat lain menyatakan kesiap-sediaan putera-puterinya guna untuk melakukan tindakan-tindakan yang samasekali tidak di- lain menyatatkan kesiap-sediaan kaum wanita untuk pembebasan sebagian tanah air kita di Irian Barat. duga-duga sebelumnya. Y Marilah kita rebut kembali Irian Barat! Bunda disini misalnya tidak akan melarang anak2ku menonton atau mencari hiburan yang sehat atau melakukan tari2an bersama antara pemuda dan pemudi HASIL SENSUS atau kegiatan olahraga, misalnia berenang ber-sama-sama MENURUT hasil sensus bulan Okantara putera dan puteri. Se.kali-kali tidak. Sebab tober 1961 penduduk Indonesia ada Bunda juga mengetahui bahwa norma-norma kegiatan ber- 95.889.000 dibulatkan — menjadi sama apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dari 96.000.000 jiwa. Indones'a menduzaman Bunda masih remaja dulu dengan zaman duki nomor sebelum Jepang dalam anak?ku dewasa ini adalah sudah berlainan sama” urutZan negeri yang paling banyak sekal. Dulu Bunda tidak pergi Nonton ber-sama-sama Bem sebagaimana dinyataantara putera dan puteri, tidak menari ber-sama-sama, x ber: an Na asil sensus bulan Oktotidak berenang ber-sama-sama. Sedangkan anak-anak zaman Aa Up Nana aa angka 94.28 juta * sekarang melakukan kegiatan-kegiatan bersama antara Pe jite. Yan an Yengah pauk 94.6 muda dan pemudi. gi Siak Jakarta pe at penduduk- Bentuk kegiatannya sudah berlainan), tetapi per- sea per fens Jate eee eves jisoalannia tetap sama, yaitu k'ta semua harus tahu Daerah Istimewa aa 4 Pie dan membatasi diri, tidak melampaui batas, tidak ter- jiwa per km3. T nid an ska 689 pengaruh oleh bujukan-bujukan iblis. Kesetiaan, kejujuran setiap tahun 2.8 5 Baen uduk dan kebers'han jiwa tetap diutamakan. tahun 1963 Pl Tatimnala pada Kembali Bunda pada sinyalemen ekses-ekses anak-anak SMA. menjadi 100 juta jtwa. akan Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 8] === PERINTIS WANITA MINAHASA: AGAR diketahui siapa sebenarnya Ibu Walanda Maramis itu, dalam Majalah ini kami kenalkan seja. rah dan perjuangannya Ibu Walanda Maramis adalah pelopor untuk kemajuan kaum wanita di Sulawe si Utara. Pada abad ke-19 di Infonesia telah lahir pahlawan-pahlawan wanita dianta. ranya Ibu Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika dan Ibu Walania Ma Tamis, Meskipun kedua pahlawan terakhir tidak dapat disamakan dengan pahlawan RA. Kartini, karena cita-cita R.A. Kartini sudah meliputi bebe. Tapa segi untuk kemajuan dan ke bedasa, wanita serta bertujuan membebaskan Rakyat Indonesia dari penindasan kolonialisme Belanda, se. dangkar Dewi Sartika dan Ibu Wa. lania Maramis pada masa itu baru dalam lapangan pendidikan, Akan tetapi kedua ibu tsb. berhak memi. liki nama pahlawan, karena me-oka telah merintis sebagian dary perjuangan Ibu Kartini. Oleh kareng itu patutlah p2hlawan2 wanita tsb. tiap kali kita kenangkan dan bukan ha. nya itu, tapi meneruskan cita.cita mereka, Ibu Walan?fa Naramis lahir pada tanggal 1 Desember th. 1872 Maria itulah nama Ibu Walanda Maramis adalah anak yang bungsu dari ke. Itarga Maramis-Rotinsulu dan mem Pun'ai 2 orang kakak. Ayah Maria pada masa itu menjabat pekerja- Sesuai dengan fungsi ayahnya anak-anak dididik lain dari pada anak-anak bangsawan lainnya. Mereka baniak bergaul dengar Rakyat dan sikap merek, adalah ramah-tamah. Akan fetapi malang bagi kakak beradik itu. Mereka tidak danat hi. d'i berbahagia seterusnya dengan oranetua mereka. Pala waktu Ibu Walanda Mara. mis menginjak umur 6 th. ayah dan ibu beliau meninggal dunia berturut. urut dalam 2 hari. Masa itu adalah masa dimana mereka sebenarnya ma sih membutuhkan dilikan dan asuhan serta merindukan cinta kasih orangiua.n Mereka menjadi anak yatim-platu. Achimya Maria bersau. dara diasth oleh paman-paman mereka, masing-masing seorang anak dan Maria sem?'iri diasuh oleh keluarga Enokh. Rotinsulu. Sejak kecil Sampal de. wasa Maria mulai memperhatikan kedaan sekelilingnya dan dapat me. IBU WALANDA MARAMIS masam css Pemandangan sewaktu diadakan pertemuan untuk menge. nangkan Ibu Walanda Maramis di Menado baru-baru ini. rasakan bahwa kedudukbn kaum wa nita pada masa itu sangat terbelakang. Tidak mengerti apa-apa dalam lapangan Pendidikan apalagi mengenal organisasi. Pada waktu itu Maria sudah mempunyai fikiran-fikiran yg maju Ungan berusaha mencari jalan, bagaimana dapat membuka mata se- Samanya untuk ber-sama-sama mencari yuan. Memasuki umur 20 thn Maria kawin dengan seorang kepala sekolah. Cita-cita Ibu Walanda Maramis mendapat Sokongan dari suaminya. Sesudah beliau dikaruniai dengan 4 orang anak mulailah beliau merasakan betapa pen t nya untuk diabdikan teeta Ge Ya runnya, Usaha pertama beliau membentuk Suati kumpulan atau organisasi de. Dgan Gibantu oleh beberapa teman. nya, dengan tujuan mendirikan suatu sekolah kusus utk. kaum putri, Dari pejabat-pejabat pemerintah koloni. al Belanda yg tidak ingin agar Rak. Yat Indonesia maju terutama kaum wanita, merintangi cita-cita ibu Walan. da Maramis. Akan perjuangkan paZa tg. 2 Juli ta— 1918 Derdirilah suatu Perserikatan kaum ibu yg diberi nama Pertti: an Ibu Kepada Anak Temirunria" ig disingkat,PIKAT”. Perserikain ini tumbth dengan subur sehingm kemudian Capat membuka sebuah 2 kolah rumah tangga ( hui-houdsehas! dan sebuah asrama pelajar pari £ diberi nama PIKAT. Ke-dua?n'a ber. ‘tempat di Mena Zo. Pada waktu in asrama tsb, telah menampunz and jar-jar putri bukan saja dari _— hasa tapi juga dari daerah? ” laang MongonZow Gorontalo. Ta dan Sangir Talaud. Tujuan me:€” kan asrama itu ialah agar sa tri kita dapat memperoleh sy an yg layak selama menuntut a Da disamping itu me-eka Ta st Sidikan kearah mempertinggi 47”. kaum wanita. ee Tetapi belum juga Ibu lha Maramis menyaksikan dan aaa kan hasil perjuangannia. a6 2 De da wafat dikota ee Pia 50 U2 daa" Siete kan di kampung asa) nya — ee u Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 9] === Lombok Timur membuang I. G. O. B- Hak sama Wanita & Pria DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA TANGGAL 18 November 1962 se. yuruh desa di Daswati II Lombok Ti. mur yang meli-uti 70 desa telah me. ngadakan pemilihan Kepala-kepala Desa setiara serentak dalam sehary dan tilas ayanya di anggung bersama-bersama oleh Rakyat dan Pemerintah Daerah. Peristiwa penting ini mendapat per hatian besar dari pejabat-pejabat Pemerintah Tkt, I Nustenggara Bara‘, Yuny hadir menyaksikan pemilihan tsb al, Mr, Mala day Sutiono B.A, dari Ba. gian Perdesaan giada Kanter Guber nur Nusatenggara Barat, Dis Yam.. bang Sudarsono dary Desesnrrulisasi, Drs Sugeng dari Kepolisian K?misari Tk, I NTB, Wkl. dari Korem: Komandan Kodim 1613 Daerah Lom bok Mayor Sumitro, pejabat-pejabat pen. ting lainnya serta Pers Lalu, mengapa begitu besar animo pediabat-pediabat tingkat I terhadap -erse. lerggaranya Pemilihan serentak Ke. rnlaikepala Desa di Lombok Timur ini? Bukankah pemilihan serentak da lam sehary pernah juga dilakukan oleh Lombok Barat? Berul Lombok Barat menang per tama dalam pemilihan seren'ak kare. na daerah itu yang perbama-perbama di Irdonesia Menggultakan Sistim pemilihan serentak dan dalam sehari." Tetapi Lombok Timur lebih dary itu, Ia dikunjungi ramai oleh Pers dan orang-orang penting, sebab kaum wanita diberi hak sama dengan pria, hak Pi lih dan hakdpilih, LG O.B, bertentangan dengan Mae nipol, Malam-malam penulis berkunjung keke diaman Bupaty Lombok Timur Lalu Muslihin. Disana beliau menjelaskan dasar-dasar dan alasam-alasam yang digunakan untuk tidak lagi memakai LGOB. Dikatakannya, "Saya suruh bebera. P4 pegawai untuk mengamidil peratur an-peratura, yg lama-lama sebanyak mung kim Setelah itu kami baya dan telitU satu-satu, Ternyata hampir semua per- Aturan atau perundang?2an bikinan Be landa boleh dikata bertentangan denSan Mamipol, Jarek apalagi Re-So- Pim, Oleh sebab yu pihak Pemerintah tidak ragu-ragu mengeluarkan keputusan-keputusan Yang baru dan sesuay dengan Mamipol, serta tidak lagi menggunakan undang-undang kolonial antaranya I.G;O\B; (Indiskhe Gemeente Ordonantig BuittengeWesten)”” Wanita. laki-laki samag Tadi disebutkan, bahwa kunjungan yg begitu diluar dugaan menurut Bu pati K.D.H. Lombok Timur itu perta ma-ma?ma-ma karena hak pria dan wanita disamakan. Bukankah masih segar dlm ingatan kita, bhw seorang Sridar Ningsih putri dari desa Bu'uh — Blora (Rembang) yang sudah tiga kali diper yayakan Rakyat untuk memimpin desanya terus digagalkan oleh peja. bat atasannya disebabkan masih ber cokolnya undang-undang kolonyal macam LG.O.? Samrpi-samrpi peristiwa Yang he bat ini Oleh kaum wanita dibawa ke LPR (Parlemen, waktu dulu) dan membuat gegernya badan ini. Sejak sanggal 18 November 1961 kalau tidak salah yngat, satu2nya Das wati II j Indonesia ini, baru Lombok Timur saja yang nyata-nyata mendobrak undang-undang kolonyal LG O.B, Disini kita tekankan pada I.G.O.B, dan bukan IGO. karena diluar Diawa berlaku I.G.O.B, yang isiny aleb'ih mengerikan. Kaum wanita tidak saja dilarang i pilih, terapi memilihpun dirampas hak nia. Keterlaluan! ‘ Keputusan Member] hak sama an. tara pria dan Wanita ini menurut Bu pati Muslihin adalah disandarkan ke. peda "Lampiran B dari Keputusan MPRS Republik Indonesia No, II/ MPRS/1960 tentang Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semes'a Berencana Tahapan Pertama 1961. 1969 termaktub dalam L.N. No, 152/ 1960 yang berkenaan al, dengan Pemilthan aparatur Pemerintahan Desa, dimana semua warga penduduk de sa baik pria maupun wanita berhak memilih dan dipilih. Pemilih wanita terbanyak » Untuk kesekran kalinya pengunjung dikejutkan dengan kenyataan yang meleset dengan rabaannya. Kaum wanita ditakutkan aka, mempengaruhi quorumnya pemilihan. karena kemungkinan tidak banyak:g hadir, takut-takut dll dugaan, ternyata lain sama sekali, Sejak pagi-pagi mereka sudah nda hadir dimuka bumbung Pemilihan. Mereka sudah siap dan lebih tenang WANITA DESA (Lukisan Bramastho) dari kaum pria, Dan menuru: angka yg kami dapat, dari jumlah pemilih diseluruh Lombok Timur itu 60% lebih terdiri dari pemilih wanita yang berumur 18 tahun keatas. Bukankah ini menunjukkan sctcrang2nya bahwa kesadaran Wwallita umumnya bangsa Indonesia sudah tinggi. Kesadaran politik yg dimilild nya begi'u tingginya, sampai-sampai ada be berapa orang laki-laki yg dengan cara menyuruh seorang wanita yang akan memasukkan kartu pemilihannya kesuatu bumbung pemilihan untuk memilih Calon yang dikehendaki oleh si pria itu ditolak mentah dengan ka. takaa (bahasa daerah): "Ah, kami senang memilih calon kami sendiri!" Sayang wanita tidak ada calon, Sebenarnya kesempatan untuk men jadi yalon buat kaum wani a terbu. ka lebar. Syaratnya mudah: Umur 25 tahun keatas, tidak tiecat, lulus SR: dl] syara: yg ringan-ringan serta didukung oleh paling sejkitnya 25 orang pe milih, \ Tetap hingga pemilihan berlang. sung, tidak ada seorang wanitapun yg suka maju menjaj calon Kepa la Desa, Menurut keterangan Bupati Lombok Timur kepada penulis, Untuk ‘a. raf pertama memang mereka (Wani- .ta) masih agak malu dan Mungk'n takut tidak mampu, Tetapi dalam pe milihan yg akan datang yaitu selang 5 ‘ahun kemudian kita bisa harapkan kaum wanita akan tampil kemuka, Untuk saat in| yg mendiad; tlalon Ke pala? Desa j Lombok Timur itu ba. (Bersambung ke hal, 11) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 10] === SURAT DARI NEW YORK: Pemuda Amerika Serikat & Perdamaian Fotocopy surat kepada pemimpin redaksi Api Kartini dari pemudi Bettina Aptheker di Amerika Serikat. Dari Redaksi: Baru-baru mi Redaksi AK. menerirua surat dari pemudi Betting Apotheker dari New York, Fotocopy dari surat pada A-K. itu kami muat dibawah ini, sedangkan isi surat kami salin kedalam bahasa Indonesia dengan judul Pemuda Amerika & Perdamaian. Dari surat itu dapat kita ketahui bahwa juga pemuda Amerika tidak bersikap acuh-tak-acuh terhadap per. juangan untuk perdamaian. Selan. jutnya ikutilah surat Bettina dbawah ini. BENCANA PERANG tidak men iyamah bumy Amerika untuk selama hampir seratus tahun, Kabut peperangan yang mengerikan yang menenggelamkan ummat manusia dalam darah merupakan hal yang asing bagi pemuda Amerika. Pembangunan mili. ter yang dibutuhkan buat pertahanan an-balasan Amerika dadan serene Dunia IL memberi angi lam Perang 1 peya perekonomuat yang lamban keon berjuang untuk keluar ia Debat Besar. Pendek kata, pe. peratigan itu menguntungkan Amerika!: Tetapi pada waktu ini makin banyak pemuda yang menyedar. kengenan peperangan, dan ketidak masuk akalnya peperaLgan itu didunig modern. Mereka itu melakukan perayuangan yang militan untuk perdamaian, dan untuk perlucutan senjata yang umum dan lengkap. Di. teruskannya percobaan-percobaan nuklr yang mevambah jumlah radioaktivitet didalam atmosfir telah menggugah pemuda Amerika terhadap bahaya atom. Pembeberan kesusasteraan dan film yang sangat menarik dari negeri-negeri yang dlanda oleh peperangan) -e,aua anik-anik muda membikin sadar vanyak dari mereka itu tentang keugerlan-keugerlan dari peperangan. Suatu prosentase yavg amat besar dari kepentingan-kepentingan ekonomi Amer:ka terjalin didalam perserjataan. Kaum kapitalis yang menguasai industri-industri tsb. merupakan kekuatan pro-perang yaig sangat berpengaruh, dan berbuat se-gala2nya d.dalam perjuangan mereka yang tak kun- Gyung henti terhadap perdamaian. Pejuang-pejuang anti-peravg di Amerika Serikat telah membuktikan mempunyai keberanian dan keuletan yang besar didalam perjuangan mereka. F.tuahan panitia-panitia penyelidikan dan penjara tidak menghentikan adanya gerakan yang makin meluas. Komite Nasional untuk Politik Nuktir yang sehat telah mengadakan pertemuar) di New York pada Musim Sem_ 1960 yang dikunjungi oleh dua puluh ribu orang. Kemudian di. susul oleh mars ke PBB. Kejadian yang demikian itu didalam kehidupan Amer'ka tidaklah terjadi dalam 20 tahun ini. Pada musim roritok tahun 1960 2000 orang berbaris di San Francisco, California untuk perdamaian. Dalam banyak kota-kota be. Sar be-ribu-ribu orang Amer'ka berbaris pada parade Hari Paska menuntut perlut,utan senjata segera. Pada bulan April 1961 terjadi demonstrasi yang bersemanga, di City Hall Park New York dart 3000 orang menentang Pertahanan Sipil, Untuk ber-minggu-minggu lamanya Markas Besar Pertahanan Sipil di Manhattan dijaga. Pada 5 Agustus 1961 be. ratus-ratus orang Amerika d Amerika melakukan dapa lUnh selama 24 jam untuk Komen “mal 300.000 korban Hirosh mp 4,7 gasaki. Didalam semua gu Ne strasi-strasi tsb. kaum pemuda, 7% lankan peranan utama menja, Juga sangat besar artinya perh tian yang makin memuncak ga orang-orang muda dari segala thine pengh dupan, yang memiliki aa dangan-dangan politik yang ber-laindan & dalam menggaburgkan dini didaias perjuangan bersama untuk perda. maian. Di-ruang-ruang kuliah d.ru: klas sekolah menengah dalam grup? dan klub-klub studi kebutuhan aka pey. damaian diperbincangkan, Dan 4s. kusi-kusi itu d'susul oleh aksi positir. Kita telah mencapai sukses da. lam membentuk organisasi nasional untuk perdamaian yang tunggal Jalan yang kita tempuh penuh dengan liku-liku dan pusaran-pusaran ar yang berbahaya. Kita harus menempa di. dalam hutan belartara dan membangun suatu jalan besar yang kuat. Kita melihat cakrawala. udi? Pe dalam per perdamaian. Pemuda-pemuda dan Serikat juga punya andil juangan pembelaan Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 11] === gUANGAN ILMU Channel sistim” dalam Pengobatan SATUKAN, (Channel : ang tidak dikenal dika. pasti) Pe ilmu hayat diluar Kolang: nya berkembang sebagai teori re obatan tradisionil Korea. Asispen profesor Kim Bong Han, dosen matapelajaran physiology Fakultas Kedokteran Pyong- Yan baru-baru ini berhasil menemukan didalam badan-badan binatang apa yang ala sebut "sistim saluran” yangi me. rupakan dasar teori pengobatan tradisionil Korea. Menurut catatan-catatan penyelidikan telah jelas bahwa substansi "sayuran-sayuran” itu secara sistimatis di- @stribusi didalam lemak dibawah kulit. "Saluran itu terdiri atas "lu. bang-bang saluran” dan "pembuluh-pembuluh saurai”, mirip seperti halnya lin-lin kereta api menghubungkan stasiun-stasiun. Beberapa "saluran-saluran” itu kadang-kadang berjumlah 20-30, merupakan satu unit dan menjalur melalui seluruh badan dalam garis-garis paralel. "sistim saluran" ini terdapat di. dalam badan-badan binatang, tidak tergantung pada sistim uratsyaraf dan pembuluh darah. Menurut profesor Kim Bong Han pengobatan tradisionil Korea pada umumnya dan "teori saluran” pada khususnya memberikan pada dunia ilmu hayat dengan ilmu tentang 51Stim fundamentil baru yang "ketiga" yang menghubungkan setiap angg4uta dari padan binatang. Para penyelidik teory ini menyatakan bahwa "teori saluran” akan membawa Perobahan baik dalam ilmu pengobatan maupun dalam pengobatan klinis, yang memerlukan reorganisasi sistim ilmiahnya didalam berbagai bidang Ilmu, seperti ilmu hayat, pengobatan dan teknik peternakan. Sukses dari penyelidikan ini disebabkan adanya garis yang tepat falah dengan bersama-bersama mengembangkan pengobatan modern dam tradisionil, disamping adanya usaha untuk membuat pekerjaan ilmiah tsb. masing-masing berdiri sendiri. | "Teori saluran" ini merupakan sa. lah satu dasar teori pengobatan tradisionil dan dasar teori daripada pengobatan acupuncture dan moxibustion, Dokter-dokter yang menjalankan peng- Obatan tradisionil di Korea meman. dang bahwa "ki” merupakan tenaga pendorong dari fenomena yang vital dan bahwa manusla itu akan sehat apabila "ki" ini mengalir secara Normal melalui "lobang-lobang saluran" itu dan "pembuluh-pembuluh saluran" didalam badannya, dan dia akan menjadi sakit apabila sebaliknya. Mereka Katakan bahwa "lobang-lobang saluran” itu apabila distimulir dengan jarum akan mempercepat sirkulasi dari ki" dan funksi dari padan. Setelah pengobatan Eropa modern menjadi populer dokter-dokter dan ahli-ahli ilmu lainnya di Sovyet Uni dan lain-lain negeri, juga dari negara-negara Asia banyak yang meneruskan studinya yang tak kenal lelah tentang teori tsb. untuk mendapatkan hakekat dari. pada "saluran-saluran” itu. Sementara sarjana telah menemukan bahwa listrik disekitar "lubang-lubang saluran” voltasenya lebih rendah d:banding dengan bagian-bagian lainnya. Team penyelidik dibawah pimpinan profesor Kim Bong Han telah menemukan sebuah alat untuk dan melihatnya adanya perobahan-perobahan voltase dalam "saluran-saluran” itu dengan menggunakan badan mereka sendiri dan juga menggunakan kelinci. Mereka juga menyelidiki berbagai phenomena dalam "saluran-saluran” dibadan burung-burung, kepiting, ikan dan bi. natang-natang amfibi. Observasi-observasi telah membawa kesimpulan bahwa didapati fenomena listrik didalam sebuah "saluran", yang menunjukkan perobahan voltase secara past!, teratur dan ber. ulang-ulang. Adalah menarik sekali bahwa perobahan voltase ini mempunyai bentuk-bentuk yang sangat berlainan daripada kurve-kurve voltase yang terlihat didalam sist'm uratsyaraf, sendi tulang, dsb. Penyelidikan-penyelidikan dilanjutkan untuk menempatkan "saluran-saluran” itu sebagai organisme materiil. Mereka telah berhasil menemukan "lubang-lubang sa. luran" yang membuat telur-telur. Kemudian menemukan "pembuluh-pembuluh saluran" yang menghubungkan "lubang-lubang saluran" tsb. Achirnya mere. ka berhasil didalam memolakan “sistim saluran" itu yang setiap orang yang menaruh minat dapat melihat dan menyelidikinya, Demikianlah serba sedikit tentang pengobatan tradisionil di Republk Demokrasi Korea. BUNG KARNO TENTANG IBU KARTINI KAUM WANITA menghormat benar kepada Ibu Kartini. Tetapi ketahuilah, bahwa Ibu Kartini adalah sekedar pucuk, adalah sekedar pelopor. Ibu Kartinl daripada jamannya. Ibu Kartin! dilahirkan d'abad ke-19, kita hidup di. dalam abad ke-20. Kita hidup didalam alam demokrasi, didalam abad kerakyatan...... kita hidup dida. lam satu alam menghilangkan penindasan dan penghisapan, kita hidup untuk mengadakan sosialisme. Ibu Kartini adalah sekedar pucuk, maka jikalau saudara-saudara hidup menghormat Ibu Kartini garis in! sauda. Ta harus terus tarik. Jangan mandek. Ibu Kartini memegang obor, Ibu Kartini sudah men'nggal. Ibu Kartini meninggalkan satu warisan, Warisilah api daripada obor 'tu dan bukan obor kayunya bukan abu daripada obor itu. Apinya mesti ditarik terus sepanjang sejarah. Apa yang d'cetuskan oleh Ibu Kartini beberapa puluh tahun yang lalu sekedar adalah satu start. Satu percikan api. Dan apinya harus kita pegang terus, dan kita tarik terus separtiiang sejarah. Satu garis terus, dan garis terusnya tak b'sa lain daripada sebagai tadi pada permulaan pidato saya berkata. yah dulu alamnya strbrata, dulu alamnya feo-. dalisme. dulu alamnia ndoro-isme, tarik terus, tarik terus meningkat, men'fzkatnya akhirnia datang pada Ingkatan kita sekarang ialah revolusi yang penuh dengan dinamika, revolusi untuk menraddkar) satu mastoravat jane adil dan bala. (Cuplikan Pidato Pres'den didepan Kongres IV Gerwani pada 16 Des. 1961 di Gedung Wanita, Ja. karta). MENJELANG TAHUN BARU 1962 INI MARILAH KITA BULATKAN TEKAD UNTUK MEREBUT KEMBALI IRIAN BARAT! K3 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 12] === Ruangan Pendidikan UANG SAKU Oloh: LAR.T, Per M ASALAH uang saku telah cukup aa para ayah terutama ibu-ibu alam tap Tita karena setidak-tidaknya telah merupakan LA a he anggaran yang tetep dalam rumahtangga. e wee dak, karena apabila seorang anak setiap har Ee dapat uang saku Rp.5.- dan didalam keluarga itu dari dapat 3 anak, hal ini berarti tlap bulan Ong uang belanja ibu, tidak kurang gari 30 x Rp. 1, Tata Rp. 450,—. Ini suatu perhitungan yang minim, Tu x pada beberapa sekolah rakyat (dan SUP dan Red. AK.) di Jakarta dimana annk2nya kebanyakan dari tingkatan sos'al yang tinggi, ada anak yang mendapat uamz saku Rp. 75.— sehari! Inilah gambaran menurut perhitungan ekonomis. Sesuai dengan judul kita peniralyauan pedagogis atas uang saku, apakah ada implikasi-implikasi (akibat-akibat keruwetan) pendidikan yang terdarat didalamnya, apakah ada nilai-nilai negatip maupun nilai-nilai positip yang terkandung didalamniya. Diatas telah digambarkan secara kabur, dapatlah kita bag'ka nkeluarga itu dari segi ekonomis atas 2 golongan: 1. Keluarga dengan taraf hidup sederhana.: 2. Keluarga denga ntaraf hidrp lebih dari mencukupi: Dari segi ekonomis bagi keluarga-keluarga dari golongan yang, suatu persoalan. kedua, uanysaku tidak merupakan Bagi keluarga- golongan yang pertama, kesulitannya cukup kita maklumi. Tetapi apakah hal in! berarti bagi kedua golonkam keluarga itu dapat melepaskan dari masalah-masalah pedagogis (pendidikan) dari uang saku jika sekiranya bagi keluarga dari golongan yang pertama tidak member'kan uang saku kepada keluarga, dan bagi keluarga dari golongan yang kedua telah puas de- Tran "jasa"nyaterhyylap anaknya? Untuk memberikan jawabn atas persoalan ini be. berana pendirian dalam bidang pend'dikan perlu kita perang: Pertama, anak adalah makhlvk sosial yeng mempunya kecenderungan@ sosial lingkungan hidupnya. ' Kedua anak bergerak dalam terpusat pendidikan. ialah keluarga, sekolah dan "antara sekolah dan keluarga”. 5: Ketiga-amik belum mengenal nilai uang. Cara ber. pikir yang zalteliyk ekonomis belum sesuai dengan taraf, penghayatan anak.. Berpegang kepada ketiga unsur in kita akan dlkonfrontasikan dengan Soal yang kelihatannya sepele saja., tetapi sebenarnya mempunyai persoalan-persoalan pedagogis yang! cukup serius, | Misalnya suatu contoh storang anak 'sekclah dari keluarga golongan yang pertama, dimana anak-anak fekolah merupakan suatu komposisi dari berbagai tingkatan sosial seperti yang lazim kita jumpai dikota-dikota. Dapat. kah anak (mi d'bsba'ikan dari uang saku dengan kata lain kita tidak memberikan uang saku kepadanya? Pada faktor yang pertama dikatakan bahwa amak adalah makhiluk sosial, artinya yang tidak gapat melepaskan diri dari pergaulan sosial, dalam hal ini dengan kawan-kawan. nya.: Berbagai ekses pendidikan akan muncul, sperti ingin dianggap srbagai orang berada meskipun ya mem berikan beban eksira terhadap orangtuanya, atau Res baliknya, ia akan menderita rasa harga Yiri rendah yang 10 dimanjakan dengan Yy 7 nganan dan minuman VY AA Y / akan membawa gia kepada mengisolasikan diri yang akan membawanya kepada langganan Seorang psikhia. ter. Pada pokoknya anak itu dibawa kepada beryazai ilusi hidup, yang paradolisal dengan tujuan kita untuk mendidiknya......... menerima dan mewuji yitan Sesuatn cengan dirnya sendiri berdasarkan kenyataan. Baga'mana anak-anak dari golongan "berada itu? Juga anak-anak ini tidak terlepas dri ilusi hitup. Ia diracuni de. ngan satu kehdupam y1ng tidak riil dia tiYak dirndang untuk melihat kehidupan yang banyak tantarizannya. Dalam masyarakat sosialis yang kita cita2kan itu cara pendidikan yang demikian tifak sesuai dengan yang kita ingimcan, karena membawa keoada suatu tikap hidup yang seolah-seolah kehidupannya yang sekarazg merupakan suatu hak istimewa yang harus diwariskan Terdarat beberspa anggapan umum dari kebanyakan orangtua mengenai fungsi uang saku sbb.: Pertama: uang saku identik atau cama dengan uang jajan, Kedua: uang saku adalah merupakan alat untuk meeewen kekayaan orangtua kepada orang lain via Ketiga: uang saku sebagai surroga: andi) dari kasih orangtua kepada ea ea (ega Uang saku identik dengan uang jajan. Hal ini memberikan suatu gambaran yang tidak meng gembirakan terhadap nyonya rumah karena membertahukan kepada kita mengenai rahasia intern Keluarga seakan-seakan anak-anak kita tidak diperhatikan makanamnya drumah atau........ membuka rahasia ibu yang tidak Bae Gan ak al yang tidak kurang ntingnya dilihat dari Se#1 Menhan ialah dengan Marian tits tidak memberikan 1 aye ig baik terhadap anak kita. Secara hygien's kita rebel dipertanggungjawabkan, dan pedagosi aah menyla-nylakan momen-momen yang sangat berhar, u lam pendidikan. Dengan membiasakan anak? beled ue berart! kita tldak memblasakan anak-anak kita yar menahan diri, Brtapa penting nilai belajaf - yangkan, dirt dalam kehidupan manusla dapat kita b8 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 13] === MOTIF SULAMAN Kali ini kami sajikan ke- ra are. pada Nyonfa motif sulaman, dapat kita gunakan unluk menyulam sarung bantal, korden rak buku kita. Adapun bahannya bisa ki- nang tagunakan dari bahan polos yang warna terang dan de- Uang saku sebagai suatu show dary kekayaan orangtua, Dalam hal ini orangtua mempergunakan alat propaganda yang paling ampuh, karena anak-anak satu dengan yang lainnya merupakan corong propaganda yang Singat berbisa. Tidak jarang kita lihat bagaimana aril-aril kita ingin disamakan dengan kawannya yang Pi” nya int dan punya iu, punya uang saku yang banyak. Disini kita memupuk rivalitet atau permusuhan Sosial yang tidak sehat. Selain daripada membawa anak kepada kehidupan yang tak riil, juga tidak sesuai dengan cita-cita dary suatu masyarakat sosialis yang kita idamkan. Uangsaku sebagai surrogat kasih orangtua. Didalam irae modern terutama dikota-dikota yang begitu sibuk, masalah kekurangan Waktu sedang me ngancam orangtua dalam pendidikannya terhadap anak nya, Banyak anak-anak kita sekarang yang terlansar dari kebersamaan dengan orarsrtuanya, Orangtua modern terpaksa mencaryi suatu jalan untuk "mengontrol enak2nyn supaya menjadi anak-anak manis”, Giberikanlah vang jajan. | Inilah suatu pelarian yang sangat dramatis dilihat dari segi pendidikan, karena justru menyingBung 7 dari meng d'k itu sendiri. Mendidik anak terjad! oleh Gan dalam perjuangan dengan anak, bersama-bersama dengan anak, memberikan perhatian keposanya dan bukan membiarkan dia. Adalah bertentangan dengan pendakembang dengun sendir'nya atau pendidikan ndalah 88 pat-pat dnlam lapangan pendidikan bahwa anak-anak akan ber ngan kombiidsi benasig sa- Misalnya: bahan polos ku: ning gading kita sulam dengan benang coklal atau merah tua, bahan abu-abu dengan be: aa tenets merah tua, biru a 7 5 laut (biru muda) dengan benang biru tua. * Cara menyulamnya cukup dengan sulam tusuk tang: kai. Nah sekianlah sekedar Sajian kami silahkan menco: banya. , (Samsiyah). WANITA LOM30X%..- Sambungan hal. 7) ak-ak lulusan SMA, yar com ina DPD. Gt menryaniak terdiri dari an SGA; guru-guru Sckolah FE: lah ada seorang anggoia Tk, I Nusatenggata Barat loniran jri dan menang. Dukungan mengalir.: Perlu dicatat, bahwa dengan dibe rinya hak sama wanita dan Pria it" menurut Bupati dukungan-dukungan dari 081 nisasi wanita dan partai menga.ir, Gerwany Lombok Bara men yatakAn setiarai tertulis, bahwa pendobrakan terhadap undang-undang kolonial IG.O.B sungguh menggembirakan kaum wa nita, Juga partai-partai seprti NU dan PKI mengharapkan agar pemilihan berlangsung dengan baik, tidak mengi kut serakan golongan-golongan kontra revolu, selamat atas diberi hak sama wanita dengan laki-laki. mata-mata tugas ibu dan bapak guru, atau lebih menyedihkan lagi merupakan tugas pembantu rumahtangga. Kebanyakan orangtua sudah pva3 apabila Anaknya tidak merengek lagi dengam memberikan kepadanya uang saku untuk jajan. Alangkah miskinnya cura pendidikan yang demikian. Inilah segi-segi negatifnya, tetapi tidak dapat pula kita menutup mata terhadap segi-segi positifnya, asal kita dapat mempergunakamnya sebagai alat pendidikn, Dalam hal Ini kerjasama antara keluarga dan sekolah amat penting. Didalam pertemuan antara orangtua dengan staf pengajar dapat dirundingkan misalnya uang saku itu berapa besarnya. Begitu pula sebagai usaha preventif sekolah melarang anak-anak untuk jajan atau menyelenggaralran knfetaria sekolah yang diorganiir oleh semua orangtua anak. Didalam usaha memperbaiki pendidikan disekolah-disekolah kita Departemen P.D.&K telah melancarkan Sapta Usaha Tama, dimana salah satu usahanya lalah mewajibkan menabung. Uang saku dari anak-anak kita dapat kita salurkan kearah itu. Nilai pedagog's fari usaha in: begitu besar, karena disin! anak-anak kita ditanamkan jlwa menabung dan uang saku yang ditabung dapat diper gunakan untuk membeli buku-buku pelajaran, mengisi dana sosial sekolah, sebagai uang simpana» yang diterima sebagai "hadiah" sesvylah menamatkan sekolah untuk darmawisata atau usaha-usaha la!n yang berfacdah,: (Dikutip seperlunya dari Berita Sahat! no, 9 dan 10, th, 1961). 11 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 14] === Olah Raga & Pertahanan Negara DALAM HUBUNGAN KESIAGA- AN KITA menghadapi perjuangan Iryan Bara, dan juga dalam hubungan pelaksanaan pembangunan semrs ta tahapan I maka ada hal-hal yang me narik yang kita dapat dary kegiatan? olahraga dinegerinya Fidel Castro "Mutiara Antilla" yaytu Kuba, Sistim “Siap untuk Menang”, Seperti diketahui Kuba kini sedang dalam kesyagaan untuk menghadapi bahaya invasi dari luar dan kegiatan? kontra.revolusi dipedaleman, Juga Kuba sedang melakukan pembangu. nan disegala lapangan Masalahnya hampir sama dengan kita j Indonesya, ad Berhubung dengan isu maka kini kegiatan-kegiatan olahraga massa untuk per tahanan Nasional dan pembangunan sedang diperkembangkan secara luas j Kuba Berita Hsinhua yang ki ta tangkap dari Havam itu menyatakan, bahwa 6300 lebih utusan, dari seluruh Kuba telah menghadiri Kongres Nasional I dari Lembaga Nasyonal Olahraga, Pen. didikan dan Rekreasi Kuba yang diadakan di Havana. PM Fidel Cas tro didalam yida-onya didepan Kongres tsb, berseru kepada Rakyar Kuba supaya berusaha memperkembang. kan kegiatan-kegiatan dlahraga guna mem. perkuat per ahanan nasyonal negara dan melawan Agresi imperialis, Kongres itu mengambil keputusan untuk meempopulerkar Sistim olahra ga “Siap unuk Menang” dikalangan rukyat banyak dan untuk memperhe bat latiha, jasmani dan memba. ngun lebih banyak lapangan-lapangan olahraga dipelbagai tempa-kerja dan yaitu sebagai persiapan untuk per temuan olahraga negara-negara Amerika Tengah tahun 1962 Ini, Kampanye olahraga untuk pertaha nan nasional dan produksi Sedang di perkembangkar diseluruh Kuba diba wah pimpinan Lembaga Nasional Olahraga, Pendidikan dan Rekreasi Kuba, Nomor-nomor olahraga itu terma. suk base-ball, basket-ball, sepakbola, senam, renang, mendaki gunung dan menembak, 5026 Buah Komite Olahraga Sukarela telah diorgarisasi oleh 100.560 penggemar-penggemar olahraga dipelbagai pabrik-pabrik, ladang-ladang pertanian, ko perasi-perasi, badan-badan negara da, distrik-distrik kota Untuk memimpin kegiaran-kegiaran olah raga rakyat di Kuba, Wanita Kuba aktif. Sisim "Siap Untuk Menang” ya,g se dang dipopulerkan disemua tempat di Kuba termasuk cabang-cabang olahraga Seperti senam, lompat jauh, Yomba lari, memanjat tambapg dan renang Index Harga Bahan? Pokok MENURUT angka-angka yg paling akhir dikeluarkan oleh Biro Pusat Statis. tik indeks ongkos penghidupan sela. ma 10 bulan dari Januari sampai Oktober thn. 1961 ini telah naik ra. ta-ta dengan 40 sampai 70 angka, di. kota-kota seperti Semarang, Surabaya, Median dan Banjarmasin, Disamping itu yg menyolok Ialah kenaikan indeks ongkos penghidupan dikota-dikota lain seperti Makasar dengan 76 angka, Kupang 78 Bandung 92, Palembang 104 dan Jakarta 145 angka. Lain daripada itu indeks untuk Jakarta telah melonjak cepat sekali, yaitu dari bulan Agustus sam pai September dengan 77 angka, dan dari September sampai Oktober de. ngan 51 angka, Dengan demikian Selama 10 bulan yang lalu angka indeks untuk Diakarta telah naik dengan kura-g lebih 200 angka atau kurang lebih 50%. 12 Perkembangan angka-angka indeks itu Selanjutnya dapat ditinjau sebagai berixut; Angka-angka indeks beaya hidup itu diperhitungkan atas dasar harga-harga 19 macam bahan Makanan di bebas Jakarta, Bahan-bahan makanan tab terdiri atas: daging Sapi dan ker. bau ikan asin, daging dalam kal telur itik tawar dan aSin, cabe me. rah, beras, kentang, mie, biskwit, roti tawar, minyak kelapa, gula pasir, selai (Yam), teh dan garam. Dari bahang makanan itu yang paling goncang harganya ternya ta beras, sehingga perkembang. an indeks beaya hidup banjar di pengaruh oleh keadaan beras.. Maka itu satu2nya jalan untuk Incnekan melonjaknya indeks beaya hidup itu ialah menekan harga beras se-renyah2nya dengan adanya distri. busi beras dan injeksi beras dengan diikuti oleh berbagai kalangs yat termasuk wanita dan he, 2 Sa Disamping club-club dary hikes aristokrat (cabapg atasan) 0 um buka untuk umum, Pemerin ne qy. membangun banyak lapangan Olah ga jkota-jkota dan daerah-daerah pedes tuk memenuhi perminraa,, dar, Ba sa, Pemerintah Kuba uyuga y 8 melasih 500 orang InStruktur Oan” ga. Suatu kursus latihag bag; 1509 orang instruktur lagi akan seger, dimulai,; Nomor pertama dar; O.anraga.elan diterbitkan di raya. nk Udil SUUKIO-suukio televisi diibukota Te niarkan program olahra hari guna mempropagandus raga diseluruh negeri, a Dari Kenyataanz dia:as itn ternya ta bahwa pemerintah Kuba telah me nginsyafi sedalam-dalamnya bahwa olahraga massal yang dilakuka, oleh seluruh Rakyat akan meninggikan posensi pertahanan Rakyar Kuba menghadapi senup agresi yang me. ngancam dari imperyaiisme Amer, ka Utara dan pula akan membikin gairah semangat Rakyat melakukar bangunan negerinya Untuk kesejah teraan rakyat, Lyontoh yang baik yg perlu diperhatikan, Dan merupaku. wang-tahun ke-3 Revolusi Kuba p. tindakan yang uli menuyelang 1 Januari 1962 ini, Minggua, 0d Sendp Kap Vian harga yang rendah serta merata pem bagiannya langsung ketangan konsumen. Disamping itu harus dlsertal penga wasan yg telah dgm mengikuti-sertakan organisasi-organisasi rakyat seperti RT/ RK dikampung-dikampung dan massa organl sasi-sasi lainnya sehingga penyelewengan-penyelewengan dapat ditekan se-minim2nya. Adakanlah pembagian berns de ngan harga murah! Bantulah! P.M. I. dengan darah! © Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 15] === WARAN & WANITA NA bermuara baya dadar. [Unreadable] dupan Kita kag 4g kita, tdak ada benda taupa warna keryuali aur Yawar, ‘Letapi air awarpun memnc,am Warna dar, tmpat dimana ja dituangkan,, Alam memberi kita beruatyam ra. am Waria, au berdiri pada tempat dialam bebas, dan dy-elhu ikan segala Wainu douse Kit, Mada ruwa.lya kuta teng dam Galam wauna alam yang Kaya umput Imjau, dise-a.selanya bu, WAR pe kuning kecii-kecii, atau bintk-bintk putih yang serak Gautira dijau, su. upa ugu, yang keluar dari semak-semak. Merah, yang bebit Megusi Meng USAI pernutiun neli-ngnya, Ya, hati kita tax bisa dam Melwiar SEMUA Walnd itu, perasaan yang kita terima dari pa, duan warna itu dapat beumacamima yam, Kadang-kadang gembira, disebabkan warna meriah yang tersebar didepan ka, Atau sedih, dan sering kita tak dapat memperikan keterangan darima ha datangnya kesedihan ini, Wania dalam kehidupannya selalu diliputi oleh massalah warna. Mungkin dengan pilihan warna kita, Baju apakah yang akan dipakai oleh anak saya yang cantik Kecil itu? Dan Udi manis, celana apakah dan kemeja yang mana? Kemeja biru ayah anak-anak sudah kotor, hari ini lebih baik kuambilkan yang putih saja, Dadar, yang sedang digoreng masih kurang kuning, Kuning muda ini ku. rang membangkitkan selera makan, bayk ditambah apinya supaya agak tua warnanya, Tempenya terlalu hitam, orang segan mengambilnya, karena di kira kosong, Yang lain jangan terlalu lama jatas api, jika cukup ku ning menggorengnya dia adalah kese rangan ayah anak-anak......... ar Krut, mulai bersiap-bersiap akan Kepasar Dikenakan kain hijau, Angkin P?- ngikat dadanya ben nggir cok-at dan kuning tua, sambil berangkat ta. ngannya memetik bunga kemboja, dua biji besar, lalu dipersunungkan bunga yu pada rambutnya yang ika. Dan Ktut pagi iny adalah gadis Baly Yk sangat menarik, SI Pat, memilih kain t Tanah Abang. Kain itu aa ya Biak perat Keseluruhannya coklasmuda, Diambil baju biru laut, dan tutup Kepala merah jingga. Warna-warna itu amat Menyolok, Tapi Pat anak desa, Pat Adalah Parnes dary alam Pasar ang sa kaya dengan Warna hijau, Dawah ints war. na.warna itu dipilih, Dan walau- Pun Wara? 36 kuat tu telah berpadu dak agak ait cas mien ere Ent be Teac ie ala Bibra aen pe Melt, ‘Gan Pap Olesi x 18an pemierah bibir. Dan alan ini a a orang, karena gadis emilih warna-warna itu dengan wajar, Mungkin warna-warna menyolok itu menurut teori warna akan be:lebih-lebihan, tetapi warna-warna itu adalah cocok dengan keliling, Pat gadis de. sa, warna udiknya telah jambunya tanpa sengaja mengejar effek....... Dipegunungan Up. Oyawa dan LiMUr, lam) Maupun perempuan hanya meupeual warna -Indigo, Dudu dan kaw jug Udeep dataus iugo menjag, biru tua, mungkin wy op sevabkau, karena dalam zaman penqajahan dulu, merexa tak dapat membeli kain-kain berwarna dari kota. Mereka adauah pekerja kasar, atau penjual-penjual kecil( wang pendapatannya hanya cukup utk mengisi perut), Me reka tidak mengenal bangku sekoran, jadi tak mengenal huruf. Kalau tau angka, mereka akan bisa memibeda. kan harga, Dam dagang kaum penjajah yang jurang dan licik akan terhalang kareng, orang gunung itu masih sangat plimitip kata penja. jah dulu, Orang-orang gunung ini karena perbuatan penjaayah yang bahwa me rekalah yg menutup dunia orang yg tinggal sederhana ini, sehingga orang gunung kan terpaksa, memperguna. kan apa padanya, menyempurna. kan hidupnya, Tapi, kalau Bapak tua itu telah mengenakan baju dan celama hitam, ykat kepala hitam juga, dan bibir merah, karena sirih tertawa lebat......... maka effeknya......... dia, adalah gunung, yang berkuasa didae. rah gunung itu. Gunung hitam perka. sa dan Bapak ‘ua itu ada.ah sangat serasi, Bapak tua yang benzakaian sa ngat sederhana dan asli ini akan se lalu menghiasi alam sekelilingnya dengan pilihan warnanya yg cocok dalam alam itu, Maka pemakaian Warna menghen daki keaslian, pengetahuan dan perasaan yg dipupuk dan lahir tidak se. ngaja, menjadi bagian dary kezribajan diri sipemakai. Janganlah memperkosa warna! Mode, selera: 56 ring mempengaruhi Pilihan kita, dan jika kurang-kurang dikendalikan diri, pilihan warna kira dapat demikian 4elakanya, sehingga kita hanya meman. cing ejekan dan tertawaan saja. — Nyonya gemuk hitam, memulin warna kuning kunyit--- Pilihan A CALS aed warna Ini tidak akan membawa yg menguntungkan baginya, — Seorang laki-laki tampan memakai hem merah jambu...... Dan gadis? dibua nya lari dary yadanya......... Menangkap bahasa warna adalah soal kebiasaan, kejujuran dan kewajaran. Pemilihan warma yg baik akan memberi kita wajah dan kepribadiun yang lain dari pada jika kita memilih warna secarag serampangan. CHASIAT JAMBU Untuk jen.s jambu ini kita mengenm d,amvu pol ang rasanya yang paling enak diantara jambu dan jambu bol samsekali tidax mengak kesehatau manusia. Tibanyin aic; UNtuc Gyens ini saja ada berbagai malyaln, dimana anacz K.ta sanga g-mar pada jeuis vuan ini. lyisa manah: nya tidax beriepihz-an maka tidak mengganggu kesehatan. Jambu air mawar, suatu varlasi aug haruin, dimana Uaman,a diambil dari air mawar yang harum. Jambu biji atau jambu klutuk: Dum_kuan buan im, jixa.au makaanya dibatasi (tidax teralu banyak) tidak akan menimbulkan sesuatu penyakit. Buah ini jikalau dimakan mentah sesungguhnya tidak baik wduk mereka,ang bua g airna susah. Setiap orang dapat memakannya jikalau direbus dan dicampur dengan gula aren. Bagian dalam dimana terdapat bijinya dapat direbus sendiri dan kemudian disaring dan air sari. ngan dicampurkan dengan buah jambu klutuk bagian luar tadi yang telah dipotong-dipotong ditambahkan keningar dan cengkeh. Pohon dan dauntia d'ambu k!utuk ini dapat digunakan untuk pengobatan perut, yang lebih baik yalah diambu klutuk dimana terdapat bijinya yang merah. Jambu monyct: Rasanya sepet dan jika terialu banak makan buah ini, akan mendipat sakit perut, maka itu dak -diand urkan untuk memakan buah ini, Bagian atas yang keras Itu, setelah dikupas dan dijemur yanz dinamakan "mente” sangat digemari oleh orang-orang, kareng rasa nya yarg gurih. Setelah digoreng, maka di'ambah dengan sedikit garam. Jikalau makannya diluar tatas, een, Capat menimbulkan diar. Pohon jambu tumbuh dimana? (Bersambung ke hal. 14) 13 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 16] === MENGARANG BUNGA. ML ELANJUTKAN tentang prinsip-prinsip dalam mengarang bu nga, marilah kita teruskan dengan 3 prinsip terakhir yang ketujuh yaitu tekanan atau,,ac cent”, dalam sebuah lukisan atau foto, ini dapat diperoleh dengan sinar dan bayangan. Pada karangan bunga, tekanan didapat dengan menciptakan perbedaan warna, besarnya bunga atau benluk bunga yang berlainan. Dalam gamvar yang kanan, menggantikan beberapa bunga dengan bunga yang mempunyai warna berlainan, dapat ciperoleh tekanan dan sekaligus memperbaiki pula keseimbangan dan titik pusat dari pada karangan bunga itu. Prinsip yang ke-delapan yaitu ulangan atau,repetition”, meng ulangi sesuatu bentuk atau warna yang nampak remeh, dapat menambah memperoleh tekanan atau,,accent’’, Mengutangi warna hitam, yaitu menggantikan alas dengan alas berwarna hitam, serta menambah buah-buah hitam, dapat menambah karangan bunga kita menjadi lebih sedap dipan- Gang mata. Adapun prinsip yang terakhir Yaitu Kesatuan atau ',,unity” se- Lenarnya mencakup bilangan mony”), akan tetapi lebih sedikit dari pada dua prinsip ini. Menggunakan bunga2an dalam karangan kita, dimana kita banyak menggunakan bahan-bahan dahan-dahan, daun2an dan buah2an, adalah kurang tepat bukan? Kesatuan' pada gambar sebelah kanan adalah lebih indah. Nah, kepada para pembaca ingin kita kemukakan, bahwa kemahiran didapat dari banyak praktek. Karenanya kita persila. kan mengambil beberapa tempat "14 bunga serta berbagai macam bunga2an serta daun2an, dan mencoba mempraktekkan pri:- sip-sip tsb. Memang sukar agaknya untuk menggunakan semua prinsip-prinsip itu dalam sebuah karangan bunga kita, akan tetapi dalam contoh-contoh tsb. dapat dikemukakan perbaikan yang diperoleh dengan meng: gunakan prinsip-prinsip itu. ' Dalam nomer berikut akan ki: tawlanjutkan dengan uraia! mengenai warna. dan adalah pohon yang tidak mem butuhkan perawatan yang dang! Jikalau dipelihara baik-baik, maka ahn'a akan banyak sekali. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 17] === sEHATA N: KE MORBILLI. mpek, gabag. peli eer Ini sering dikacaukan dengan gejaln Paguren atau bentol-bentol diseluruh badan sebagai | salah makanan atau minum obat. akiba aa adalah Suatu penyakit yang membawa Mika yan kuat untuk scumur hidup. Demiklan aa sehingga oleh Ibu bisa diterwikan kepadn bayi dan annya dan lahir dengan membawa kekebalan yon Kekebalan passif ini dimiliki oleh bayi selama pe pulan. Oleh karena itu pada umumnya bayi pada Ka it tak akan menderita bampek. Sekali kita men- Gita nyakit Ini, ia tak akan terulang lagi, d hainya dengan biduran, adalah suatu akibat saflya, sebabnya harus dicari a makanan (ikan — udang — trAgi — telur dll.) tay obat-obat seperti kinine, acotosal, sulfa dil. karena 5 dannya rentan terhadap ini, bimbullah benjol-benjol dan nidekat bibir anggota badan atau lain tempat, yang gatal sekali. Kemugian benjo12 ini akan lenyap dengan send Tina. Jadl dla adalah suatu gejala saja, bukan penyakit. Satu sama lain harus bisa dibedakan betul oleh Tbu. perjalanan Penyakit. Morbilli pun suatu penyakit akan-akan yang sangat Mudah menular,, Masa tunas — waktu antara ditularkan sampai nampak ada msiyala-msiyala yalah antara 7—21 hari, Tetapi pada umumnya masa tunas adalah 10—12 hari. Gejala-gejala: a masa peradangan selaput lendir. b. masa keluar benjolan-benjolan merah c. masa penyembuhan. Masa peradangan selaput lendir. L suhu naik 28 derajat —39 derajat C, kadang-kadang sampai 40 derajat C, selama 3—4 hari: ta sakit mata, merah, bengkak, keluar banyuk ko: oran 3. sakit leher, hatuk-hatuk, juga ada bronkhitis (peradangan dl paru-paru); 4. pilek-pilek a 51 selaput lendir mulut juga terkena,putih-putih didepan Pada tingkat ini masih sukar ditentukan penyakit Morbili, Tanda2nya seperti sakit influenza. Morbilli sangat ber-cak-cak merah. 1, Mwa-mwa gejala ini timbul dibelakang telinga lalu dimuka leher, badan dan anggota gerak, Perjalan ber-cuk-cuk merah ini cepat, dalam 1—2 hari. Mula-mula merah muda, bundar-bundar atau lonjong, Lalu menjudi kbih besar, menjadi sabu dengan yang lain, sehingga menjadi besar. Kelihatannya sepert! bludru diatas kulit. ia AA ber-cak-cak kulit yang agak pucat = kulit pelan #a|SUhu masih tetap tinggi, radang diselaput-selaput r makin hebat, begitu juga bentuk2nya. Penyembuhan. = Suhu mulai turun, . Ber-cak-cak merah mulai menghilang. Mula-mula dibelukang telinga Jalu leher — muka — bdan dan anggota perak, atasi dangat pigmentasi ber-iYak-iYak menjadi hitam. Ikit 2. Peradangan selaput lendir tinggal sefllkit, 4. Lamanya masa Ini 8—10 har), Lambat laun batuk? hilang, demikian pula pigmentasinya. Kalnu pada masa penyembuhan ternyata suhunyo nalk lagi, berarti bahwa disamping penyale't Morbil!' adn penyakit lainnia Ing timbul seperti kuping © paru-paru — buang-buang air dll Pengobutan sebetulnya tak diperlukan ~~ dilsolaal supaya tak menular. Mnta dibersihkan Mobi, Pln doyan makan dam makan yang baik.; Suhu akan turun dengan sendirinya tanpa pengo batam, kecuall jika ada, komplikasi, is eo PETUNJUK PRAKTIS | Lemari Obat'an Kecil OBAT APA yang paling perlu disimpan dalam lemari ini, supaya segera bisa memberi pertolongan? 1. Yodium merah 9 Yodiumtinctuur (luka sangat pedih tapi lekas sembuh). 3. Perubalsem. | 4 Boorwater, banyak gunanya, baik untuk cuci mata, maupun kompres atau dicampur bedak talk untuk menghilangkan kringet buntet. Macam-macam salep seperti: — Boorsalf (salep yang ringan, selalu baik dan tak merusak kulit). — Sulfa salf (untuk luka-luka kecil yang tak ter kena infeksi, untuk mencegah infeksi). — Pasta lasari (baik sekali untuk luka yang bersih tapi banyak mengeluarkan cairan. Dengan Pasta Lasari kotoran diresap). — Zinksalf dil. Salep mata seperti: — Kemicetin. — Achromycir. Perlu ada dalam persediaan, karena banyaknya penyakit mata dikalangan rakyat, sekarang obal tetes mata tak dipergunakan lagi. Talk biasa, jadi yang tidak pakai wangi2an, Bedak talk ini murah dan baik, bisa pula dicampur dengan boorwater untuk digosokkan pada keringat buntet (biang keringat). Lalu obat-obat seperti: kayu puih, minyak adas, minyak kelapa, slada. (on perban-perban berukuran + 6 cm., plester merah ya supaya anak tetap (mercurokhroom) untuk Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 18] === DARI RESOPIM: Makna Demokrasi Terpimpin aes S MI VAN p A / rv TA F WW, Zips SA ARA NY SA TAN ' ht fen =—* AAA Pengaturan distribusi sandangpangan yang lebih effisien hendalay,a dipikirkan ber-sama-sama sehingga tenaga dan waktu dari Rakyat banyak tidak habis untux antre?an saja justru dalam monghadapi porjuangan pembebasan Irian Barat dan Iyuga dalam masa pembangunan sekarang ini, KEGIATAN politik dan Keamanan politik di Indonesia ialah: secara aktif simultan (artinya: aktif bersama-sama) melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat atas dasar? Ordening Baru, Selanuyutnya diterangkan: Maka, jikalau demikian Kegiatan politik dan Keamanan politik, jikalau demikian Demokrasi Terpimpin maka Demokrasi Terpimpin kita itu tegasnyata mempunyai dua unsur "demokrasi”, dan unsur "terpimpim”. Kita tidak boleh hanya melihat satu unsur saja, yaitu demokrasi tok atau terpimpin tok. Kedua-dua unsur itu adalah dua unsur yang ta' terpisah.pisah kan, dua unsur yang bergandengan mutlak satu sama lain, dua ursur loro-loroning-atunggal. Demokrasi tok bisa nyeldweng ke-liberalisme terpimpin tok bisa menyelaweng kediktatur fasis, Demokrasi terpimpin "loro-loroning atunggal", berarti: ada demokrasimya dan ada terpimpinnya, ada terpimpinnya dan ada demokrasinya, oleh karena ia adalah demokrasi pelaksana daripada A.P.R., yaitu Amanat Penleritaan Rakyat. Ia harus diharmonisir dengan A,P.R., fa adalah satu bagian mutlak, satu integrerend deel daripada pelaksanaan Amanat Penderitaan Rakyat. Jika tidak, dia akan kehilangan dasar, kehilangan 16 tujuan. Demokrasi Terpimpin, karena itu, harus pula ditujukan untuk melinduugi dan menambah hak-hak si Rakyat, — si Jelata, si Marhaen si Murba, si Tani, si Proletar. Bersamaan dengan itu, dia harus ditujukan pula untuk mengurangi atau menghapuskan hak-hak yang berlebih-lebihan daripada kakitangan-kakitangan imperialis dan kaum kontra-revolusioner, kaum anti progressi dan kaum penghisap Rakyat. Jangan diputar! Jangan dibalik! Kalau dibalik, nanti Ap kan berart! Amanat Pen R, bu. Rakyat, tetapi Amanat Pata Rakyat. Enindap Atas dasar Kegiatan Politik da arti aktif simultan melaksann}, sama-sama Amanat Penderitaan" ber yat atas dasar-dasar R.LL. atau ong Baru itulah, maka kita Memasukan Angkatan Berseujata dalam Kan hidupan politik. Seterusnya dient kakan: Dalam alam Demokrasi a pimpin kita ta’ usah takut bahwa, te. yonet akan merebut kekuasaar oleh karena politik dalam Demokrasi Terpimpin bukanlah untuk merebut kekuasaan. Mereka harus setia kas pada sumbernya, yaitu Rakkyat. Mero. ka harus mengabdi kepada Rakyat mendahulukan kepentingan Rakkyn Faripada kenentingan lain-lain Merekn ta’ boleh melukai perasaan dap hat Rakyat, mereka harus menjaay Angkatan Bersenjata iang disukai dan diyintai Rakyat. Rakyat sudah menerima Manipol sebagai pimpinan politiknya, maka Angkatan Bersen. jata pun harus menerima Marrpol juga, dan menerimanya dengan sepenuh-penuh hati. Rakyat sudah dipimpin oleh Manipol, maka Angkatan Bersenjatapun . harus dipimpin oleh Manipol. Bukan Angkatan Bersenjata atau bedil yang memimpin Manipol tetapi Manipol yang memimpin Angkatan Bersenjata dan bedil. Jangan diputar, jangan dibalik! Pembalikan berarti penyeléwéngan kepada fasisme. Bedil ditangan Angkatan Bersenjata harus ibarat bedil ditangan Rakyat, untuk melindung hak-hak Rakyat dan untuk mempertahankan Negaranya Rakyat dan Revolusinya Rakyat. ee ae eg Tae cee ee lg ep Mien Chutbany: — sajak buat anakku — kau yang lahir berhati bening adalah kecintaan buat juang harapan yang bermukim dibanyak dada — pengutukkan atas ganas wajali perang — ap harapan yang bermukim dibanyak dada” u dan dadaku buat kau dan buat seluruh bocah kau yang lahir berhati bening senyum, anak zaman masamu nanti perdamaian. Pabaki akhir November 1981. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 19] === peRCIKAN AK.» ALAM suratnya kepada Nona Zee. handelaar tgrtanggal 18 Agustus 1899, Kartini menulis isi hatinya mengenai adat feodal yang tidak disukainya Dalam suratnya itu antara lain dinyatakan sbb.: ,Bagi saya hanya dua macam bangsawan: bangsawan pikiran dan bangsu: “wan budi. Tiada yg lebih gila dan bodoh ada pemandangan saya daripada meliha! orang, yang membanggakan asal ketu runannya itu. Dimanakah gerangan letak jasanya, orang bergelar gruaf atau baron — (dua gelar bangsawan dibenuc Eropa — Red.) Tiada terselami oleh pikiranku yang picik ini. Bangsawan dan berbudi, boleh dikata: kan dua perkataan yang searti! Apabi!a memangnya orang bangsawan, senantiasa bersifat,,bangsawan”, maka barulah ada kemuliaannya bagi saya, berasu! tinggi itu...... .Sesungguhnya adat sopan santun kami orang Jawa amat sukar. Adikku harus merangkak, bila hendak lalu dimukaku. Kalau ada adikku duduk dikerosi, apabila aku lalu, haruslah dengan segera ia turun duduk ditanah, dengan menundukkan kepala, sampai aku tiada kelihatan lagi. Tiada boleh adik-adikku berkamu dan berengkau kepadaku, hanya dengan bahasa kromo (bahasa Jawa tinggi — Red.) boleh dia menegur aku, tiap-tiap kalimat yang disebutnya, ha: ruslah dihabisinya dengan sembah. Seram bulu, bila kita ada didalan. lingkungan keluarga Bumiputera yang bangsawan: Bercakap dengan orang yang lebih tinggi derajadnya harus perlahan-lahan, sehingga orang yang didekatnya saja yang dapat mendengar. Seorang gadis harus perlahan-lahar: jalannya, langkahnya pendek-pendek. gerakannya lambat seperti siput layaknya Bila agak cepat, dicaci orang, disebul kuda liar. Kepada kakakku laki-laki mau pun perempuan, kuturuti semua adat ilu dengan tertibnya, tetapi mulai dari aku kebawah, kami langgar seluruhnya se gala adat itu,..... Stella, terima kasihku sangatlah besarnya, karena baik pendapatanmu tentang kami, orang Jawa. Sesungguhnya aku tahu, bahwa bagimu semua manusid kulit putih dan kulit hitam sama adanya. rang yang sebenarnya berbudi dan terpelajar semata-mata kebaikanlah saja Yikap Kartini terhadap adat Feodat— yang kami dapat daripadanya. Meskipun orang Jawa itu bodoh, tiada berpengetahuan, tiada beradab, semua orang yang sepikiran dengan engkau, tetap memandangnya sesama manusia jua, sama-sama dijudikan Allah dengan orang yang beradab itu, juga berhati jantung dan mungkin juga terharu hatinya, sesungguhpun air mukanya tiada berubah dan pada mata maupun gerak tangannya tiada tampak betapa rasa hatinya.” Demiktanlah isi hati Kartini yang dicurahkan dalam ‘suratnya kepada Nona Zeehandelaar tersebut. Pelajaran apakah yang dapat kita tarik dari suratnya itu? I. Kartini tidak memandang tepal, bilamana seseorang membanggakan asa! keturunannya. Beliau menanyakan ' Dimanakah gerangan letak jasanya?” Ini berarti, bahwa yang penting bukanlah membanggakan asal kelurunannya, akan tetapi jasa apakah yang seseorang bisa berikan kepada masyaitu sampai sekarangpun masih tepa! itu sampai sekarangpun mashi tepat. juga untuk waktu-waktu yang akan datang. Bagi seseorang, lebih-lebih dalam jaman perjuangan sekarang, peng hargaan diberikan oleh masyarakat, karena jasa2nya pengorbanannya. untuk negara dan rakyat. 2. Kartini mengritik adat feodal, yang tidak tepat dalam - pergaulan antara sesama manusia. Oleh karena itu, maka beliau melanggar adat itu, karena berkeyakinan, bahwa adalah lebih demokratis, bilamana pergaulan antara sesama manusia didasarkan atas persamaan derajat, tidak menanamkan diskriminasi antara laki-laki ataupun perempuan, antara bangsa berkulit hitam ataupun putih. Sikap Kartini tersebut dibenarkan oleh jalannya sejarah, dan sesuai benar dengan jaman. Sekarang adat feodal yang sebagaimana dialami olet Kartini itu, tidak berlaku lagi, sudah usang dan didobrak oleh revolusi Agustus 45. Marilah kita meneruskan sikap Kartini yang brani meninggalkan ada! kuno, memotong akar-akar sisa-sisa feodalisme, yang masih menghambat kemajuan kaum wanita, menuju masyarakat baru, yang merdeka penuh, de. mokratis, adil dan makmur. C3 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 20] === FILM PERFINI: PEJUANG SAMA dengan pengalaman film "Sehelai Merah Purih? (Wanita Veo teran), film “Pejuang” inipun sudah dipertunjukkan terlebih dulu didepan publik meernasional sebelum penontom j Indonesia sendiri menyaksikan nya dilayarputih. Tetapi disamping hal yg mengecewakan itu hal lain yg Sangat menggembirakan, yalah balmva Bambang Hermanto yang memainkan peranan Sersanmayor Imron didalam “Pejuang” terpilih menjajy Aktor Terbaik (ber.sama8 dengan aktor Pe. ter Finkh dari Inggris) oleh juri internasional pada Fesrival Film Inter. ngsional Kedua di Moskow yang dise. lenggarakan dari tanggal 9 sampai 23 Juli 1961, Sate Ketika film iny dipuar j Moskow Sebagai peserta Kontes paua tanggal Ia Juli 1961, sambiran penonton cia dak dapat dikatakan menge'yewakan tetapi agaknya bagian pertama me- «ang dirasakan terlalu tamban, hing ga dua Sebagian orang yung mlemitya galkan ruangan karena tiuak suka melinat “a siow start’, Hal sedemi- Kuan terjaj pula ketika dipwar fila Amerika "Sunrise at Campobelio.” De mikian Pernah diceritakan oleh Us. mar Ismail, surradara “Pejuang.' Sekarang filmnya sudah mula, diputa” dyanahair Sendiri dan kini Sedang ber. edar. Terapi rupanya, bagian pertama masih terap merupakan ”4a slow start” bagi banyak penonton, meskipun ten. tunya bagian pertama itu sudah me. ngalami perubahan dan perbaikan se. telah tiba kembali dari Moskow. Tahun 1947 peyahlah "aksi polisio. “ nil" pertama yang dilancarkan oleh tentara kolonyal Belanda terhadap rak yet Indonesia. Penduduk banyak yang mengungsi kedaerah sdalamap dan tentara kitapun menynggalkan koia-koia dan menarik diri kehutan dan gu. nung serta memuja perang gerilya terhadap Belanda, Sebuah peleron di.. buwah pimpinan Letnan Amin (Ren. dra Karno) bertugas mengganggu la. lulinas tentera Belanda disuatu jem batan yang sangat strategis letaknya. Amtara Letnan Amin terjalyndah per sahabatan yang erat dengan teman-teman seperjuangannya, Sersammayor Imron (Pambang Herhanrso), Sersan Karma (Ismed M, Noor) dan Kopral Seno (Bambang Irawan), Mereka berem. pat berjanji satu sama lain bahwa Gyika salahseorang diantara mereka ada yang tewas lebih dahulu maka yg 18 masih hidup akan bertanggungja. wab sepenuhnya atas keluarga yang tertimpa kemalangan itu. Poleton Laman Amin aktif mengadakan serangan-serangan dan pencegatan-pencegatan ter hadap patroli-patroli Belanda. Pada waktu terjadi pula serangan udara gugurlah Sersan Karma. Adegan ini dibuar sangat baik dan mengesankan. Kerika serangan udara selesai, sambil berke.- lakar Sersanmayor Imron bertanya Ke pada anakbuahnya: »nidak ada yang mari? Masih hidup semua?” Terapi beberapa detik kemudian Sersan Kar. ma kedapatan telah tidak bernyawa tertelungkup dikubangan pinggir ja. lankecil yg agak terlindung oleh semak dan pohon pisang. Dan si Imron kelihatan Sangat murung, memuimbuk kan kepalanya pada batang pohon sambil mengumpat: “Buset!” Dengan gugurnya Karma, isterinya yang be. lum lama dikawininya, Santi (Lisa Noor), namraknia seolah-olah hidup im sudah berhenti pula bagi dia, dan inilah yang membuat ke'iga sahabatnya sangat sulit menunaikan tang. gungjawab yang telah mereka ikrar. kan bersama, Suasana pertempuran makin meng hebat, Letnan Amin tertembak dan . Menderita luka parah Giberbagai ba. gian tubuhnya, Ia dinawa: oleh adik. nya sendiri, Latifah (Farida Arryani), seorang Gyururawat. Bertepatan dengan hari tertembaknya Letnan Amin itu da'anglah perintah Gary atasan su paya yosukan-yosukan yang bermarkas diten pat itu mundur. Desa harus dikosong kan, penduduk harus mengungsi se. mua, Letnap Amin terbaring di-balay-balay dengan.luka2nya yang parah, Latifah tidak menyetujui kakaknya turut j. UngSikan karena hal itu akan mem. bahayakan jiwanya, dan ia rela ting gal bersama kakaknya yang ada da. lam perawatannya, Timbullah kete. gangan, Imron mengambilalih pimpinan, Sersanmayor yang bertingkahla. ku kasar itu benbentrokan dengan Seno yang bersimpai pada Latifah ingin pula tinggal bersama Amin. Te tapi maksud Seno digagalkan oleh Imron dengan penuh kekerasan, Sementara itu terdapat pula tokoh gadis bernama Irma (Ohitra Dewi) yang agak bebas pergaulannya, yang oleh orang-orang desa sudah dianggap se. bagai kekasih Letnan Amin, Irma berasal dary kosa yang mengungsi ke desa bersama orangtuanya, Ayahnya Dipindai dengan CamScanner masih berjiwa kolot dan 4. akan kemenangan terjianen. Jae), yar Indonesia, sedang Irma po UL rian Sebaliknya. Tetap, der ne eet an Yang gawat itu Irma Menma mengungsi bersama Imron. Ta gitu mudah berpisah dengar sedang menderi'a luka parah ds 8 kepadanya dia pernah menyayan K tintanya serta menghadiahka,, ari dang Suteranya, Demikianlah, tee ikut mengungsi bersama Iniro Ka seluruh pasukannya besartn a duk desa, Malamharyn‘a Bel nda ma suk kedesa itu, membakar Pumaha dan menangkap Letnan Amir kira Latifah Mereka itu kemudia. mem pat siksaan supaya mau membuka ra hasia pasukan-pasukan Republik, terapi bari Amyn maunrun Latifah tetap bine kam, Adegan-adegan selama Layfah jyy, rung, disiksa dan ditania oleh polisi militer Belanda dimainkan dengan baik sekali oleh Farida Arryany. Imro, yang telah mengambilalih pimpinan Peleton, memimpin pcngun. duran pasukannya bersama rengung. siz lainnya dan mengalam; berbaca; marabahaya serangan musuh, Sela ma itu Irma makin tertarik pada Imron karena sikapnya yang tegas Gan berani menghadapi bahaya. Sekha liknya, Imron tergear pula hatinya oleh sikap si manis Irma yang begitu lemahlembut dan penuh simpati ke»a. danya. Disamping itu Sering timbul cekcok antara Seno dengan Imron. Seno Selalu mengingatkan pada Imron akan nasib pemimpin mereka, iaitu Letnan Amin yang sedang dalam cengkeraman Belanda dan sedang menghadapi maut, Tetapi Imron bah. kan mencurigay Seno yang dangga”. nya hanya mau bertemu dengan La. tifah saja. Dan Seno ser'a Santi ma Kin merasa jengkel terhadsp kelakuan Imron yang nampaknya bermaksud-merebu- kekasih Amin itu, Sampai-sampai terjady perkelahian semi (dan lagi, adegan arlu_tindiu yn: di mainkan dengan baik hinnga seperti perkelahian yang sebenarnia, tilak s8 perti kebaniakan film Indonesia fan! selalu gagal dalam membuat adegan perkelahian) Antara Seno dengai Imron den Seno dihukum kurung karena dituduh menjalankan desersi. Tetapi akhirnia, segalanya mendiadi beres, Pada diri masing-masing pediuang, terusama Imron, timbul kesedaran ba ru akan tugas mereka yang sebenarnya, Maka Imron memimvin pasikan nya, termasuk Seno: Irma dan Santi, Menyerbu rumiahsakit tempat Lean Amin dan Latifah ditawan Se'elah (Bersambung ke hal, 19) === [PDF page 21] === MASAK'AN AKAN DARI REBUNG. asalnya dari bambu Rebung Lang ai dapat kita masak masakan, asalkan kiemasaknya, Rebung ter. engandung cukup vitamines nya lain diolah sebagai masakan eee sebagai masakan Kanan, Kita darkit beli rebung yg a dibakar lebih dulu atau sudah sul jlain-jlain tempat rebung di- | Jika Kita beli yg men maka kita harus mengupas tah inl, son'iri yg bersih, dibuang bagean yg dan dipo ong-ong, direbus dengan kali harus diganti airnya Supaya jangan Pait rasanya, kemudian @upat Kita masak sebagai: 1 Rebung sebagai acar, Bumbu: Jahe: 1208, bawang pu uh kira-kira 5 siung: cokak, garam, gu ya, Rebung dipotong-dipotong sebesar jari klingking: bawang putih direjang la lu digangsa dengan men'ega atau Ni nyak sedikit, ditambah air Satu gelas: garam cukak; jahe, laos gula dan akhirnia rebung dimasukkan. 2 Rebung Sebagai isi lumpia. Bumbu: bawang 4 siung, bram. bang 7 biji yang setelah dikupas dirajang, Mrica, garam, pala selderi, daging cincang (ayam atau daging) mau udang di-iris-iris. Bawang: brambang irisan digang sa dgn. mentega: daging cincang dan/atau udang irisan dimasukkan. Setelah itu Tebung diiris-diiris halus sebesar korek api) dimasukkan denga bumbunya sekaly dan irisan selderi. Untuk menambah enak rasanya ditam bah dengan vetsin. Dadar lumpia. | Towing erigu kira-kira 1/4 kg, telor alam 2 atau 3 bijis garam: santen aru air secukupnya, Dari adonan ivi dibikin dadar tipis dengan cetakan panrekuk, Tran dsdar dengan masakan rebung tad dilmat yang rapi dan digoreng dengan minyak j wajan. Lummi, dim3kap bersama dan tiabe rawit, 4 Selain rebung da-yat dimasak seperyie tersebut diatas. maka re- 5 1 dapat kita masak sebagai lodeh p Mea dengan sayur-sayur lain, seperti ok panjang, daun so; labu, teng dil, ates lain dari robung yalah ire goreng rebung yang diiris-diiris ba kool ane kam biki, sambel goreng dagi ngan ditambah udang atau ng supaya lebih enak rasanya. keras gir. Tiap taoc Oo Jug ds aes kami dapat memasaknya ayam diyampyur menjadi opor ayam d is Yam Ggn rebung. Untuk ini re Ung dl-potong-potong tipis-tipis lebar (seperti “gpu sayur lodeh) Ki ebung kita masak diryampur rea yan daging, yang mana re- Ingnya Gapat diiris-diiris sexert dagingnya (sebesar dadu) atau tipis-tipis seperti untuk lodeh tadi, ee en Untuk masakan Tiong! 1 dapat dimasak Bea te ha: ah deer ayam' godog, masak dengan rebun iki Sea bean. g yg membikinnya Masakan Cah Rebung. Daging diiris tipis-tipis dan jadug de. ngan tepung aci 1 sendok teh dan ke cap aSin. Sayurannya kool dan rebung yang setelah dipotong-dipotong, dicw'yi bersih. Brambang, bawang yg dirajang digangsa dengan mentega ditamban dengan bumbu mrica dan garem. Se telah masak diangkat, ditempa'kan ‘i piring atau tempat lain Wajan diisi mentega lagi dan daging tiris-tiris ditem pakan j wajan dan menaruhnya j lebarkan semuanya, Jika hammir mendijh sayurar yang sudah mateng tadi dituangkan diataSnya daging tadi didalam wajan. Diadug dan diteruskan masak sampai mendidih. Jangan lupa untuk menambahkan selderi dalam masakan:ersebut, Masakan dari pare-pare. Pepare yang pait baik sekali buat mencegah renyakit kencing manis (suykerziekte). Selain untuk penzobatan, maka pepare banyak dipakai untk masak2an. Untuk maksud ini pakailah pepare yang trotol-trotol (bukan yang seperti belut). Onor »are bulat. Carilah pare yang besar-besar. kemu-. dian notonglah ujumgnya sedikit tetapi jangan dibuang, keluarkan semua b'ji kemudian dicuci yang bersih, diisi sampai padat: kemudian ujung yang dipotong tadi dipasang kembali dan Wipantek dengan biting Cidi), Kalau mau disajikan biting dibuang lebih dulu, Bahan untuk SSi Daging ayam/samPpi setelah dicincang halus diberi parudan kelapa yang agak muda dan bumbunya ke. tumbar, jahe; gula, Kalau isi sudah dimasukkan pare dikukus sampay ma teng. Untuk isinya bisa aipakai lain bahan: Parudan kelapa muda, ‘er atau Ikan peda (ikan peda ini digoreng sa ngan atau dibakar dulu dan dibuang durinya) atau pmdang tongkol. Bumbunya: bawang FMtih; kencur; cabe merah; teT@S1; daun salam; ca. bulat, dirambah be rawyt dimasukkan atau pete tind pete yang diporong-diporong (lantara.), OSENG-oseng PEPARE. Pare dipotong halus, dicu'yi dengan air garam, Bumbu digoreng dulu, Ke mujan potongan pare dimasukkan. Jika sudah agak layu berilah sedikit air, gula garam, dan sedikit taoco, Bumbunya: bawang merah, bawang putih: cabe; lengkuas, /rasi da ging atau teri kering. FILM...i.i. mengalami pertempuran sengit berha. silah Amin dan Latifah dibebaskan, tetary Imron gugur. bemkianlah ke-empat sekawan da hulu kini tinggal dua orang, Yang se orang segar-bugar dan berbahagia de ngan kekasihnya, yaitu Sersan Seno bersama Laifah, Seorang lagi, menjaj invalid dengan mata satu dan kaki satu, yaitu Letnan AMin. Tetapi Irma kembali mendampingi dia Tokoh-tokoh dalam ”Pejuang” ini Men cerminkan berbagai watak pejuany? dimasa revolusi bersenjata, tere juang-pejuang ig sedang mengg.la gak semangatniZ ya anx.kolonidusn9, anti-Belanda, Ketika itu disamping Tenpara Keamanan Rakyat (pelipor TNI dewasa ini) terdapat berbagai macam pasukan, lasikar dan barisan: yg masing?nya mempunyai langgamnya sendiri berkenaan dengan caru? bertempur, mengorg@nisasi Serta MEN didik anak buah, sikap dan hubung. annya dengan massa rakyat, dan pen dirian serta pengertiannya terhadap 79 volusi. Tidaklah mengherankan bah. aoa ketika itu muncul manusia pejuang anti-Belanda dengan berbagai tipe yang dilihat dari sudut sekarang nampak aneh dan kurang serius, 8e. oleh tokoh perti yang diungkapkan Sersanmayor Imron yang dimainkan dengan baik sekali oleh Bambang Hermanto. Patut dicatar pula bahwa didalam ”Pejuang” ini telah dimasukkan lagu.lagu bersejarah gubahan Ismail MZ, seperti "Sepasang Mata Bola,” ”Selendang Sutera,” "Gugur Bunga” du, dijalinkan dengan baik pa. da adegan-adegan yang sesuai dan bahkan banyak kali musik yang bertemakan bagian-bagian lagu-lagu tersebut menjadikan beberapa adegan sangat mengesan. kan, Selanjurnya, tidak boleh dilupa. kan bahwa Farida Arryani telah ber main tidak mengecewakan dan me. runjukkan bakat yang penuh ha. rapan bagi perfilman Indonesia di. (Bersambung ke hal. 24) 19 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 22] === Segala Sesuatu untuk Kesehatan Ibu & Anak Sunuiwara atakg disalah satu Taman Anak-anak di Bukares. "Kematian anak 096” — demikianlah satu pernyataan yang gamblang yang terdapat Yalam satu dari laporan? terakhir mengenai kesehatan penduduk didaerah Bukares. Angka ”096” ini sangat dalam artinya dan secara khusus menjelaskan tentang perhatian yang diberikan oleh negara Demokrasi Rakyat pada kehidupap dan kesehatan generasi yang sedang tumbuh. Di Republik Rakyat Rumania. perlindungan kesehatan ibu dan anak-anak sudah menjadi masalahnya Negara, Segera sesudah Pembebasan dari penindasan fasis, dalam waktu yang singkat telah dilancarkan suatu ofensif untuk menghapuskan keadaan yang menyedihkan, yang diwarisi dari masa lalu, dimana berribu-ribu wanita meninggal dunia diwaktu melahirkan anaknya, dimana hampir 100.000 orang anak meninggal dunya sebelum berumur satu tahun karena kurangnya pertolongan dokter. Dalam tahun 1938 misalnya, hampir 50% dari kelahiran anak berlangsung tampa dikurjungi oleh seorang bidan kampung ataupun oleh seorang dokter, dan hanya 27 saja dari kelahiran anak yang dilakukan dirumah kesehatan, Ditahun itu juga. lebih dari 80x dari anak-anak dibawah umur satu tahun meninggal dunia tanpa mendapat kunjungan seorang dokter, Semuanya ini menjelaskan mengapa Rumania diwaktu itu merupakan negeri dengan angka kematian anak2nya yang tertinggi di Eropa. Pengikisan keadaan seperti itu meminta usaha-usaha yang besar dan bersegi banyak. Untuk pertama kalinya terjadi di Rumania, negara Demokrasi Rakyat telah memberikam perhatian secara khusus pada perlindungan terhadap tbu dan anak-anak: bentuk-bentuk baru dari unit-unit kesehatan seperti rumah-rumah 'bersalin, pusat-pusat pembagian susu, penitipan anak-anak didirikan dimana-mana. Kampanye yang mengesankan telah dilancirkan diseluruh negeri untuk memberantas penyakit-epidemi yang menjalar-luas. Bersamaan dengan itu latihan kader-kader kesehatan dari departemen urusan anak-anak dan departemen obste- 20 ik-#ynekologi (kebidanan dan perawatan y Baal piles lima fakultas Tidak Wa. mendidik para ahli kesehatan anak-anak, yang dongay Uk mikian terjaminlah kenaikan yang nyata dari j de. kader kedokteran menengah dan tinggi. Ruz, Unlah meriksaaa khusus untuk wanita yang mengan dong d. untuk anak-anak, diadakan disemua rumahsakit. 8 dan aan bahwa baik ibu maupun anak-anak sete Kenyataan it bersalin secara teratur a jungi oleh dokter-dokter dan perawat-perawat yang Menjaganya selam» masa kelahiran anak, sekarang Ini kunjungan kedokteran telah menjadi ciri umum. n khusug se'ans d'berikan untuk mentie He Maa menyakit-menyakit kronis karena kabur da. emberants1 2 melar yang sehat rakhitis, the, dll, Anrk-anrk yang mender'ta berbarai matiam tiera dan jiwanya dl. kirim kelembaga-lembasa khusus. Di'ka ditahin 1944 hamin terdemnt 1 601 temrattdur dirumahsakit annk-annk dn 2000 temmattidnr untnk wa. nita hamil maka sekareng terdipat kira-kira 19010 tempattidur untirc anwk-anwk dan Yehih dari 200.000 untuk wanita hamil. Maka itu, lebih dari 94% kelahiran anak-anak diwilayah padesan telah dikunjungi oleh seorang dokter atau seorang bidan yang bermutu dan hampir semua kelahiram anak-anak itu berlangsung dirumahsakit hersalin. Departemen ohsterik sekarang telah d'ipisahkar dari departemen gynaekologi diseluruh ' kesstuan-kesstuan yang khusus, Perlu pula dicatat bahwa seluruh jaringan lembaga untuk perlindungan ibu dan anak-anak diwilayah (Bersambung ke hal, 21) luar dari ru Anak?. yang sedang menghirup hawa segar dlalam terbuka di Rumania, Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 23] === BAC AAN ANAK-ANAK KITA SULING EMAS. Oleh: M. Balfas. M. BALFAS, pengarang yang tidak asing namanya, telah menghidangkan buku bacadung unsur-unsur pendidikan sup... an anak-anak yang bermutu. Buku »Suling Emas” ini yang mengananak-mengananak sesama teman2nya atau sesama saudara2nya jangan irihati sangat baik dianjurkan supaya dibaca oleh anak-anak kita. Iyara menceritakannya yang lincah meskipun sifatnya khayal karena terjadi dalam impian tentu akan sangat menambat perhalan sang anak yang membaca alau mendengarkan. Disamping dergan tak terasa mendapat atau menerima didikan akhlak yang erharga sekali, yaitu menjauh tan sifat-sifat yang irihati yang aki 'atnya banyak merusak pergaulan ae hubungan baik antara kita ala antara anak-anak itu. Cerita-cerita Serupa perlu diterbitkan seba- "Yak-banyaknya. ubukunya tidak terlalu tebal, Pispun juga tidak. Format: 182 x 12 cm, t 1 CM, tebal 40 kaca dcugen Cihiasi gambar-gambar yanig tanith peed menarik anak-anak kita. Gam: par Sar cukup menarik hia Re Jambatan dan hargadna (Hy yang terbilang seea SAHABAT KARIB. Oleh: Jusair. K ALI ini kita bicarakan lagi - hasil karya pengarang wanita Jusair yaitu: Sahabat Karib, bacaan anak umur 11-13 tahun. Terutama buku ini diperuntukkan anak-anak laki-laki. Dengan lincah dilukiskan su kaduka, kegiatan anak-anak yang bersahabat dan kasih sayang terhadap binatang yang dilukiskan pada cintanya terhadap si Minggu sianjing kecil yang terlempar diparit kemudian dipungut dan dipelihara sampai besar. Dilukiskan tentang kesediaan anak anak yang akan berpisah karena tamat belajar di SR itu untuk tetap bersahabat bagaimanapun terjadi. Juga diceritakan tentang kesetiaan dan kecintaan si Rahmat yang telah menjadi orang terpandang terhacap ayahnya SEGALA SESUATU. yang miskin yang dicarinya dipelbagai tempat. Banyaklah buku ini mengandung segi-segi pendidikan yang positif untuk cermin jiwa bagi para anak-anak kita. Bukunya cukup tebal, yaitu 76 halaman dengan dihiasi dengan gambar yang menarik. Gambar omslag baik. Format: 20 x 13% cm. Penerbit: Dinas Penerbitan Balai Pustaka, Jakarta dengan harga Rp. 7.50 yang terbilang sangat murah. Buku-buku bacaan serupa ini perlu diperbanyak. (H). IVS FV VV nya SULING :EMAS LAaAA bh a.n Ida Aa Lo (Samburgan hal. 20 ) padesan (1.700 rumah bersalin, 252 rumahsakit anak-anak dan 2.300 dapur-dapur diet), telah didirik dalam 15 tahun terakhir ini. ee ve Penitipan anak-anak dan taman kanak-kanak didirikan didekat perusahaan-perusahaan besar dan dikelompok-dikelompok perumahan, sehingga sekarang ini terpapat 355 penitipan anak dengan 13.000 anak yang bisa ditampung, dan 1.000 buah taman kanak-kanak dengan 300.000 anak yang bisa ditampung. 5 Sebagai akibat dari lamgkah-lamgkah yang sebegitu jauh telah diambil, kematian anak-anak merosot sampai 1/3 Ta tingkat yang dialami sebelum Perang Dumia Kedua dan aah maka ae turun sampai hampir 30%. emikianlah sekgdar catatan tentan pemeliharaa ibu dan anak di Rumania, $ 7 21 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 24] === DALAM tiga bulan akhir-akhir ini berkeli-berkeli ia harus mengurusi anaknya. Dan urusan semacam apa, Urusan yg sangat menjengkelkan, memarah kan, memalukan. Begitulah, semua. nya terjaxi pada hampir tengah malam. Tilpon berdering. Dan ia harus lekas-lekas, malam itu juga ia harus mengambiy| anaknya dari tahanan » Hallo, Tentulah, malam ini juga. Dan maafkan Pak, terpaksa malam-malam saya bel, Tahu sama tahulah. Begitu lah antara kita” Itulah kata-kata penu tup tilpon berdering itu. Yah, antara kita, Sebab, anak pak Kaptenpun juga kerep mesti diambil tengah malam dari tahanan anakanak nakal. Antara kita, sebab anakanak orang besar tidak boleh menim bulkan skandal dimasyarakat, sebab nama oreng tua yang terhormat bisa tersangkut, tercemarkan, Cuma, masalah dua keluarga ini lain. Pak Komisaris muda, mesti mengurus anaknya yg ikut rame-rame dengan segerombolan mahasiswa dan pelajar, sedang putera pak Kapten disimpan pada waktu gila2an dengan kawan2nya dijalanan dengan pisaunya terhunus, atau sedang bergumul dilorong, Yah, pak Komisaris mengeluh, Antara kita. Untung ada istilah itu Apabila tidak, anaknya sudah tentu akan menjali penghuni penjara atau dalam tahanan untuk dua sepuluh hari. Malam yg sial inipun juga. Semen jak siang anaknya, Yunus yg manis, pendiam, perenung itu, yg tekun, tctapi yg mengapi pada saat ia beradu 22 kata dengan ayahnya, tidak pulang. Sang Ayah yg kesibukan dikantor, bi asanya tidak pernah punya waktu yg cukup untuk mengomando anak2nya sendiri, seperti juga pak Kapten, yg sulit mendisiplin jejakanya. Habis makan, ia tidur, Sore hari baru ia menanyakan kemana si Yunus, »Dari tadi belum pulang pak. Pagi tadi teman2nya datang menjamputnya."... »Kenapa tidak kaukatakan kepada ku tadi?” dengan agak mengkal ia menyalahkan isterinya, ,Bapak sudah banyak urusan dikan tor, Lagipula apa salahnya Yunus pergi dengan teman2nya? Aku yakin dia tidak berbuat kejahatan,.dia te rang bukan gerombolan crossboy. Dia tidak akan menyusahkan kita. Gyawab isterinya enteng. »Tidak menyusahkan? Kau lupa, berapa kali aku mesti pergi tengah malam menjemputnya dari tahanan? Kalau tidak karena perkawanan yg akrab, mungkir Yunus sudah masuk penjara, Yah, sekarang mereka ma sih memandang padaku, kalau mere ka jengkel, atau menganggap aku menyalahgunakan kedudukan, apa. kah tiyak sulit?” Gampang saja pak?" jawab is. terinya:,/Begitu ia bawa Yunus ke. bui, begitu kau bawa Tommi ke Tanggerang. Habls perkara." »Habis perkara, Habis perkara Perkara Tommi, perkara enteng, ke. bengalan anak-anak muda. Tetapi perkara Yunus, perkara politik Bu. Per. kara politik, Tahu kau? Gawat," C3 Dipindai dengan CamScanner Isterinya mau menjawab Teapi ketika dipandangnya rambut suami nya yang beruban, dan wajahnya yg tua kecapean, ia menghela nafas. Timbul rasa belasnya kepada suami. nya. Semesunya ja tidak usah nam. rak setua ini. heran, mengapa banyak benar sekarang ini orang-orang yang nam pak lebih tua dari umurnya, Orang? Seingkatan suaminya penuh dengan keluhan penyakit, mukanya keru -me. rut, merasakan terlampau berat mc. mikul beban kehidupan, Apakah ja. lan senancasa bertentangan dengan Suara hatinya? Ataukah sekarang suara hatinya yang mengejarnya tiap malam'? Menderanya dengan pertanyaan-pertanyaan yg harus dijawab dengan ke Gyujuran, dengan hati bersih: tetapi yg ia sebagai manusia tidak berati menjawab? Banyak ya lihat, bahwa suaminya tidak mampu memegang apa yang sekarang ia pegang. Bibirnya Selalu harus menguryapkan ci'a2 kemanusian sekarang, yang mau tidak mau harus ya abdi, tetapy hatikeryilnya sebetulnya tidak mengerti Adu ia harus mengatakan sesuatu! yang baik, yang agung: yang luhury Seperti manusya sosialis, masyarakat Sosialis, perdamayan dunya: persaha. batan dunya: kerakyatan; lawan feodalisme, junjung tinggi kepribadian, tetapi pada malam hari, dikala la berbaring senjri-suaminya yang nempak tua itu — tiba-tiba melon'yat dari jantungnya seorang makhluk ke cil, yalah suara hatinya, Makhluk ke dil itu meleletkan lydahnya dan menye Tingai, Serta berkata. === [PDF page 25] === uryoba Wang! lagi apa yang kauka P di agl didepan orang-orang Man. akan gosialis, Jadilah pendukung sud 1 Coba ulangi lagi." Ma saminda yang berbaring itu, udur tetapi Yang jaga, maluy ya merah dan Mengaku, aa udak berhak mengucapkan sung yang b2BI'U Agung." Manusia kecil itu menjulurka, N goanta dan berkata: wNah, bagus. Kalnu begitu mingprlah, Atau belajarlah untuk meya. uni, dengan setulus hatimu: dengan (arah dagingmu, jadikanlah sikap hidupmu, luar dalam, Janganlah kaujadikan pakaian pesiar saja, kaugakai untuk memamerkannya pada orang Inin, 'etapi yang malam? Iautanggalkan, kaukutuk, kausim_ pon dilemari, sedang bajumu yang apak bau itu yang kau junjung." Suaminya menutup mukanya denga, bantal, menghela nafas, dan mac'uk kecil itu Mengunjungi sua- Minfa tiap malam, Dan lebih kerap a menjulurkan Iidahnya dari pada menganrguk mimuji. Tenu saja suaminya menjadi lekas tua, sebah setia malam ya selalu dikejar-dikejar oleh hati nuraninya. Sebab itu ia diam saja Ia tidak membantah kata suaminya, sebab ia yakin, bahwa nanti malam, makhluk kecil ru akan meloncat dary jantungnya, dan akan mengamangkan tinjunya yang kecil dan menembak dengan mata sipitnya yg tajam se bagai sembilu................ Dan betul juga, Malam itu HIpon berdering, sekira jam 12.00 Pak Komisaris meloncai dan ya tahu Anaknya ditahan Tadi sore ya mendengar berita, bahwu berombongan mahasiswa pelajar dan pemuda melempary kedutaan Bel gia dan Amerika dengan batu, berhu bung dengan terbunuhnya Parrice Lu Mumba.: "Yunus yang kepala panas Itu mesti ylrut grombolan mahasiswa? Politik itu," geruunya tadi Sore.: Anak tak tahu urusan, kalau ia betome AEE tahun lagi ya sudah elar; in dapat memperdalamn eae Nata" Hen ari elas ke 1 on Malah sidungu itu ingin la oskow, mau belajar apa? Be jar politik? Hmmmmm,” teens G Yunug sudah duduk eee dikamar kerjanya Rusudah seri. Semuanya tidur, Ma ya dingin, Terapi didalam ruangan kg Keyil ini, dimana tumpukan buhates ayahnya rapi seperti rambut teen dimana meja tulisnya T \tu berat, mungidlap disudut malam ti. tidur ie uk AUnety dan malam tidak malam Yakapan yang panas s perti ini tilak terjadi sekali dua tetapi berkali-kali, makin lama makin panas. "Nah Yu + YUNUS Tidak bata fa m. KM cukup kau erepotkan ayahmu yang sia Yu iny 2” 3 = kun Tepobab repot Mengurus, anak-anak cross a 2 an melepaskan kembali PT Meutupi berita-berita skapd: u I crita-crita skapdalnya ya Pak Baik, bapak tdak perlu lagi Mengurus saja." jawab Yunus t| dak sabar, setelah berjam_jam me reka berdebat "Tidak banyak barak mina padamu Tahulah dimana kedudukanmu r empatmu Kau mahasis = ag Palin. Belajar. Bukan rame-rame demonstrasi melempari orang. Senang, memang seee Semi nampaknya seperti perbuatan heroik, kepahlawanan, tetapi heroisme kosong, heroisme bom bas. Coba kalau kau belajar tekun, sebentar kau men'yapai gelar, kau da pat mengabdi kepada nusabangsamu, mengabdi Indonesia dengan kongkrit. Sekarang? Kami-kami mi yang mestinya mengurus soal negara yang besar, mengurusi keremesti turun alien Bombasme, "Ya, mau apa lagi" cn NR mana Nai "Juga kalau halilin ar bar?" | "Juga kalau bar.” "Juga kalau harga buku-buku naik,” "Juga kalau harga buku-buku natk. Biar orang tua-tua yang usul dengan tettb kepada Pemerintah." "Salah Menurut logika bapak, orang tua hanya harus beranak dan mendidik anaknya, tidak boleh ngurus perkara buku naik, Itu juga bombas me kosong." Bapaknya serdiam, "Juga kalau ada hasiswa?", menyamhahlntar menyamkonggres Ma- "Tidak perlu mahasiswa kongres-kongres, rapat-rapat, Itu pekerjaan mahasiswa ung Ovahnya wukup eacer, ixuu tahu, bahwa pengurus-pengurus sarekat mahasiswa biasanya jarang lulus?" "Ya, karena masih banyo. orang-orang tua seperti bapak. Maunya anak orang lain suruh kerja nguru | perkumpulan, anaknya sendiri han,a haruas be'ajar sendiri, terus, supaya lekas lulus dan bertitel”. "Habis? Mereka memang sebetulnya tidak harus d'perguruan tinggl, harusma jadl orang-orang politi'." "Bapak bukan orang politik?" "Bukan." "Apakah pak?" bapaknya terdiam lagi. Sebetulnya keavarauya sudah habis. 'Letapi Yunus adaan anak 1aki4 sutu2n,a. 18 sangat menyayanginya. Yuhus cerdas, berpckerti ba.k, tetapi sayang, Ia terlaiuu banak ha nyut pada kegiatanz diluar bidang kulahnya, yah la tali, sampal sekarang kuliannya tidak pernah terseharusnya politik baganggu, tetapi la khawatir, mengkhawatirkan anaxnya, dan...,........ mengkhawatirkan dirinya sendiri. Kalau anak itu begitu extreem, begitu kiri,. apakah sebetulnya ia rela? "Pak, setiap orang di Indonesia Ini sekarang harus menganut suatu keyakinan Keyakinan (ang luhur. Dan aku mempunyai keyakinan itu. Keyakunan revolusi. Keyakinan sosialisme." "Kaukira hanya orang-orang bombas Seperti kamu semua yang berkeyakinan revolusi? Orang-orang yang tekun dibela kang meda itu tidak revolusioner?” "Kami tidak pernah mengusik kalian yang tekun dibelakang meja demi keyakinan revolus!; aku tidak mengusik.” Ayahnya terdiam lagi. Apakah benar-benar aku mempunyai keyakinan revolusioncr selama aku duduk dibelakang meja? T,luppp............ sekejap itu makhluk ketil itu meloncat dari jantungnya dan menjulurkan lidahnya. 23 Dipindai dengan CamScanner PA MAA NAN ALA LTE MEMAKAN AMAN LL Oa EA OTT, === [PDF page 26] === "Apakah salahku Pak, kalau aku dan «awan2ku menyatakan amarah yang ada dikaangan rakyat Indonesia ternudap kebiadaban koloniailsme! Apa salahku, mewakili hati nurani bangsa Indonesia terhadap ke- Gyahatan imperialisme terhadap pejuang-pejuang kemerdekaan? Kita merasa bangga dan berterima kasih, apa bila kawan-kawan diluarnegeri berdemunstrasi membolkot kapal perang Belanda, mencaci maki Belanda, axu bangga dan terima kasih. Dan sebaliknya, kami bangga kalau kami de ngan gagah berani menunjukkan Suara hati kami yang agung, meletupman kebencian dan dendam kepada kolonialisme. Apa salah kami?” "Betul, semua vetul. Tetapi kalian melanggar undang-undang. Kallan tidak minta izin dutu. Kalian perusak tata tertib. Tahukah kamu, bahwa mak- Sud balk dengan cara salah dapat mend,adi sangat jeleki?" "Kami tidak menyalahkan mereka sang menahan kami. Itu tugas mereka. Bahwa merdka meyakini, yang salah adalah caranya, sangat membesarkan hati. Sikarang tentang ayahku sendiri. Mengapa ayah mencaci saya sebagai orang-orang bombas? Mengecilkan kegagahan kami? Saya Ingin, agar ayah bangga kepada ku. Bahwa putera laki-laki bapak bukanlah pengecut, yang bersembunyi dibalik buku-buku, sedang dunia gegap gempita, sorak sorai dalam kebangkitan. Bahwa anak laki-laki bapak: bukannya seorang egols yang mau leckas-leckas berhasil untuk diri sendiri, tanpa tergerak hati d'antannya mendengar pekik peperangan. Pekik peperangan antara kemerdekaan dan kolonialisme. Banggalah pak, bang. galah." Senantiasa ayahnya tidak dapat menjawab sepatah katapun, apabila Yunus, anaknya, simuda remaja itu, si kecil itu, yang dulu di-timang-timang, telah mengapi. Itulah senantiasa kata pengunci dari perdebatannya ber-kali-kali, apabila malam-malam sang ayah mengadili anaknya yang terlalu banyak bergerak dalam masyarakat. Apakah ia bangga? Apakah seharusnya ia bangga? Ia keturunan feodal, ibunya dulu selalu menimangnya: "Lekaslah besar, dan nanti menjadi priyaii.” Sekarang, iapun menimang anaknya: "Lekaslah besar dan menjadi pembesar." Tetapi Yunus ingin ditimang: "Lekaslah be sar dan menjadi pemuda pejuang. Mendiadi pengabdi rakyat." Ah, dunia “ang ia pijak sekarang, sudah baniak berubah. Ayam sudah ramai berkeruyuk, Yunus sudah masuk kekamarnia lagi. Tetapi sang ayah, masih merenungi kursi bekas si Yunus. Isterinia selalu membela Yunus, dengan alasan yang sangat naif. 24 "Aku lebih Suka Yunus pergi rapat-rapat, daripada jadi cross-hoy”.. "Yah, anak-anak muda. Memang akv sudah terlalu tua untuk mengerti keluhnya. Matahari pagi memancar dari celah jendela. Ayah yang tua yang bclum bisa mengerti itu, tertidur dime ja tulisnya. (Oleh: Sugiarti Siswadi) BERSIHNYA LEMARI-lemari AKAN MENJAMIN JUGA KESE- HATAN KELUARGA. Pada umumnya lemari-lemari, apakah dia lemari pakaian, emari perabotan apalagi lemari makan dll. membutuhkan juga akan pemeliharaan dari kita. Sebab dengan lemari yang bersih akar: menjamin juga kesehatan keluarga kita. Biasanya lemari makanlah yang perlu tiap hari dibersihkan sebab lemari inilah yang sering lekas kotor, kejatuhan kuwah Sayur, nasi (upo) dan barang lain diatas papan2nya. Apalagi kalau kita mempunyai banyak anak, pintu lemari makan ini yang kurang mengaso, sebentar-bentar dibuka oleh tangan-tangan kecil itu,yang kadang-kadang tidak dengar hati-hati, Disamping terus-menerus dibuka lemari itu sering didatangi banyaknya makanan semut sebab didalamnya. Maka dibawah ini ada sekedar petunjuk untuk memelihara lemari makan. Semut: Supaya semut tidak masuk kedalam lemari makan, alaslah kakinya dengan kaleng yang berisi air atau karbol, semut juga takut pada daun sirih kalau daun-daun ini diletakkan dekat semut tidak berani mendekati makanan-makanan tsb. Lemari makan: Lemari yang dibuat untuk menyimpan makanan, dinding dibelakangnya supaya dibuat dari kawat halus (gaas) supaya hawa makanan dapat keluar. Sekali sehari pintunya dibuka lebar-lebar untuk dibersihkan papan2nya dan ju- CS Dipindai dengan CamScanner ga untuk mengeluarkan haw, makanan. 1 Kalau menutup lemari Supay: dikunci karena tikus, cecak Ta natang-natang lain masuk begitu Saja dan kalau mereka masuk, makan. an yang didalam lemari pasti su. dah tidak bersih lagi. Membersihkan katiya: Lemari makan bermacam-ma. tiam modelnya ada yang hanya dari kayu saja dan ada papan yang paling atas dipisah serta diberi kaca selerekan untuk tempat penyimpan gelas-gelas dan cangkir-cangkir. Untuk menjaga supaya kaca tetap terang maka kaca tsb. diseka (dilap) dengan kertas koran. Lumut dipapan lemari: Kalau musim hujan papan atau pintu lemari berlumut (bertiendawan bulukan) untuk men- Cyaga jangar sampai demikian letakkanlah sepiring garam dalam lemari itu. Garam tsb. ditukar sampai 2 atau 3 kali. IBU WALANDA.....: Sambungan hal. 6) beliau sebelum ia wafat adalah, ke pada suami:,jika aku tak ada lagi, janganlah lupa kepada anakku yg bungsu ialah Pijat”. Kepada teman-teman sepeniyuangan beliau mengatakan: sayang mereka belum tahu ana maksud saia yg sebenarnya, nanti akan pat dimengerti betapa tinggi dan insyaf sendiri”, Dalam kalimat-kalimat ini da. pat dimengerti betapa tingbi dan indah cita-cita Ibu Walanda Maramis un. tuk kaumnya dan Rakyat Indonesia pada umumnya. Oleh karena itu kaum wanita di Sulawesi Utara khusus Minahasa tidak galah merayakan tiap tahun hari lahirnya Ibu Walanda Ma ramis. karena bagainfanapun juga ia adalah seorang pahlawan wanita. FILM 3 (Sambungan hal. 19) hari-hari Yang akan datang: demikian juga Bambang Irawan.. Bebalikmya, Si "old crack” Rendra Karno malah. an tidak meninggalkan kesan yg ber arti, Achirnya, dari segi teknik pembuatan film dapatlah dicarac bahwa suatu kurang baik sehingga banyak percdkapan yang tidak dapat diikuti, terutama bagian depan. Dalam ukuran dalamnegeri, pemotretan cukup memuaskan, ( D.A,): === [PDF page 27] === wee geomet es rt —~ eer PES maan ar ERP; en a rere SELURUH PENGURUS YAYASAN MELATI" MENGUCAP KAN Pelamat Hari Natal dan Yahun Baru BAGI YANG BERAGAMA KRISTEN DAN BAGI SEGENAP RAKYAT INDONESIA MUDAH2AN DALAM TAHUN 1962 IRIAN BARAT DA- PAT DIKEMBALIKAN KEDALAM PENGUASAAN REPUBLIK IN- DONESIA BERKAT PERJUANGAN YANG GIGIH DARI SELU- RUH RAKYAT INDONESIA. een a re rrr res SS eee WISMA E. YUNARA sk | membikin pakaian wanita dengan stiyl yang paling baru :K menyediakan alat-alat kosmetika & parfum ALAMAT: JL. CIANJUR 18 - JAKARTA [Unreadable] ta 6 4 i é nt TR STR mm © Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 28] === Persatuan 925-61-Oplah 2500 ex. Dipindai dengan CamScanner === CORRECTED KEY PASSAGES (proof-read by Claude, Oct 2026) === --- [page ] --- === [PDF page 1] === [Unreadable] Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 2] === Penerbit: Yayasan Melati, Matraman Raya 51, Jakarta. Terbit sebulan sekali. Api Kartini Redaksi: Maasye Siwi, S. Asiyah, Darmini, Paryani Pradono. Penanggung jawab: Maasye Siwy. Pembantu: Dra. S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati, Sugiarti Siswadi, Mr. Trees Sutito, Sulami, Rukmy B. Resobowo, S. Hutapea, [Unreadable] Sutarni, Sujinah, Sartini, Dokter S. Caropeboka. Ilustrator: W. Nirahuwa. Alamat redaksi: Matraman Raya 51, Jakarta. Telp.: Jtn. 753. Alamat administrasi: Kramat V/7, Jakarta. Telp.: No. 4430 — Kotak Pos 2522. Izin Penguasa Perang Daerah Jakarta Raya No. 298 — 1 Nep. 1280 [Unreadable], tgl. 1-9-1961. Upah: 2500 ekspl. Uang langganan: setahun Rp 48,—; enam bulan Rp 24,—; tiga bulan Rp 12,—; eceran per eks. Rp 5,—. Api Kartini menerima karangan dari luar, dari siapa saja yang menaruh minat. Karangan harus diketik di atas kertas yang tidak bolak-balik; karangan yang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai dengan perangko. Tarif iklan: 1 halaman Rp 600,—; 1/4 halaman [Unreadable]. Kontrak: 12 x muat, rabat 15%. No. 12 Th. III [Daftar isi, terbaca sebagian:] Desember di Jakarta: Kaum Ibu Siap-Sedia Wanita Desa dan Persoalannya Sahabat-sahabat Penyokong Pembebasan Irian Barat Halimah, Seniwati yang Sederhana Jalan Hidup Anak Kita Perintis Wanita Minahasa: Ibu Walanda Maramis Arena Remaja Lombok Timur Membuang [Unreadable] Surat dari New York: Pemuda Amerika dan Per[mainan] [Unreadable] Ruangan Ilmu: [Unreadable] "Channel sistim" dalam [Unreadable] Ruangan Pendidikan: Uang Saku Motif [Unreadable] Olahraga dan Pertahanan Negara Warna dan Wanita Mengarang: "Bunga [Unreadable]" Kesehatan: Morbilli Dari Resopim: Makna Demokrasi Terpimpin Mien Chutbany: [Unreadable] buat Anakku Percikan A-K: Sikap Kartini terhadap Adat Feodal Film Perfini: [Unreadable] Masak-masakan Segala Sesuatu untuk Kesehatan Ibu dan Anak Bacaan Anak Cerpen Anak Bersihnya lemari juga akan menjamin keselamatan keluarga Keterangan gambar kulit: Marilah Tanah Air kita Indonesia yang subur ini kita jadikan tempat yang aman, sejahtera dan bahagia bagi anak-anak kita. (Lukisan: Bramastha Renliena Nugroho). Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 3] === Desember di Jakarta: Kaum Ibu Siap-Sedia [Unreadable] Hari Ibu menjadi lautan [Unreadable] melimpah ruah aneka warna. Lebih dari 16 ribu ibu dan wanita-wanita dari segenap lapisan berkumpul [Unreadable], suasana hangat karena gema Komando Rakyat yang diucapkan pada tanggal 19 Desember di Yogya. Presiden Sukarno telah memerintahkan untuk menggagalkan [pembentukan] Negara Boneka Papua, untuk mengibarkan Sang Merah Putih di daratan Irian Barat, untuk mengadakan mobilisasi umum seluruh Rakyat. Demikian Hari Ibu tanggal 22 Desember kali ini menggugah kaum ibu, mengingatkan kembali kepada kehangatan hari-hari permulaan revolusi ketika kaum ibu, wanita-wanita tua dan muda, mengambil bagian langsung ataupun menyerahkan putra-putrinya di medan juang. Dengan suara gegap gempita yang langsung menggema, ibu-ibu yang hadir [mendengar] Presiden menyerukan agar pemimpin-pemimpin wanita benar-benar menjadi wanita yang aktif dan bergerak. "Harap seluruh dunia mencatat bahwa kami bangsa Indonesia tidak mau diajak berbicara mengenai [Unreadable] Sadarilah betul-betul hal ini, kaum wanita, bahwa suatu pekerjaan besar tidak cukup dengan kata-kata atau pikiran dan akal saja. Tetapi harus dengan perbuatan, dengan perjuangan, bila ingin menjadi bangsa yang besar. Tanpa perbuatan tidak akan berhasil apa yang kita pikirkan itu. Revolusi adalah diperasnya seluruh tenaga sesuatu bangsa, jadi bukan hanya sekadar dengan doa, dengan perkataan dan dengan pikiran. Tanpa perjuangan, tanpa membanting tulang dan memeras tenaga, maka sosialisme tidak akan datang. Sosialisme tidak akan dapat datang tanpa revolusi ......" Kata-kata Presiden menggema dalam Istana yang penuh sesak, hangat dengan suasana perjuangan dan kesiapsiagaan untuk mengabdikan diri guna penyelesaian revolusi. Di daratan Irian Barat sendiri saudara-saudara kaum wanita Indonesia bersama-sama dengan kaum laki-laki kini sedang mengalami apa yang pernah kita alami bersama dalam perjuangan kemerdekaan diri. Tetapi penjajah Belanda secara kejam telah menindas pejuang-pejuang tanah air, pria dan wanita, dilemparkan dalam tahanan dan siksaan kejam. [fragment from adjacent column:] Gambar Kiri: Kontes Mangga Golek di Kendal yang diikuti oleh 36 peserta dan 216 mangga. Gambar Kanan: Eksposisi 2 kursi pengantin di Jawa Tengah baru-baru ini. (Foto: Ch. DHY-Press). [...] self-determination tentang masalah Irian Barat. Kami bersedia berunding dengan dasar penyerahan dan kekuasaan atas wilayah Irian Barat dari tangan [Belanda kepada] Republik Indonesia. Kami menolak dengan tegas politik self-determination kolonial atas Irian Barat. Sekarang inilah, pada saat ini, merupakan puncak daripada pasang-naiknya revolusi kita. Jangan ada yang ketinggalan dalam penyelesaian revolusi kita itu agar cita-cita revolusi kita lekas tercapai. Sebagai bukti benar-benar mendukung Komando Rakyat itu, maka serahkanlah tenaga-tenaga, manusia-manusia pemuda dan pemudi untuk dilatih, digembleng sampai matang dalam suatu pusat latihan untuk kemudian dikerahkan menggagalkan pembentukan Negara Papua buatan Belanda dan mengibarkan Merah Putih di Irian Barat. Hai, ibu-ibu, saya minta putra-putrimu agar mendaftarkan diri untuk dilatih dan digembleng dalam suatu training-centre. Kalau ibu-ibu tidak mempunyai putra-putri, maka daftarkanlah dirimu sendiri ke pusat latihan itu." Nama Agustina Tepy, pahlawan pejuang pembebasan Irian Barat, seharum Jamila di Aljazair atau nama-nama wanita lainnya yang merelakan hidup indahnya dalam kancah perjuangan untuk kemerdekaan bangsa. Perjuangan patriot-patriot Indonesia putra-putri negeri Cenderawasih ini telah menggoyahkan kedudukan penjajah Belanda. Kekejaman di Lembah Baliem telah menimbulkan protes meluas di berbagai penjuru dunia. Putra Irian Barat seperti Dimara, kini anggota Dewan Pertahanan Nasional serta ketua Gerakan Rakyat Irian Barat, cukup dikenal, terutama perlakuan terhadapnya selama tujuh tahun dalam penjara di Tanah Merah. Sidang Umum PBB baru-baru ini telah pula membahas serta membukakan mata dunia akan tipu muslihat Belanda yang dengan secara licik bersembunyi di balik [Unreadable] (Bersambung ke hal. 6) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 4] === Wanita Desa dan Persoalannya Salah satu keputusan Seminar Wanita Tani Nasional yang penting yalah tentang Bagi Hasil. Untuk memperbesar produksi sandang pangan sesuai dengan ketetapan MPRS, maka pelaksanaan Undang-undang Perjanjian Bagi Hasil tidak bisa ditangguhkan lebih lama lagi. Para peserta Seminar dengan giatnya telah mengadakan kampanye arti pentingnya Undang-undang Bagi Hasil. Di samping itu juga mengembangkan aksi kenaikan bawon, upah tandur, menyiang dan lain-lain. Dengan demikian semakin luaslah dukungan untuk terlaksananya Undang-undang tsb. yang sudah menjadi idam-idaman kaum tani. Wanita tani sejak dulu, turun-temurun, telah mengerjakan, memelihara tanamannya. Yang sangat dirasakan oleh buruh tani dan tani miskin yalah bagaimana memperbaiki nasibnya yang amat menyedihkan itu. Mereka tahu bahwa hidupnya tuan tanah sangat mewah, sedangkan buruh tani yang bekerja setengah mati hampir tak bisa makan. Demikianlah kejadian turun-temurun. Maka dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 2 tahun 1960 tentang Perjanjian Bagi Hasil, disambut hangat oleh kaum tani yang sangat berkepentingan itu. Untuk pelaksanaannya, Undang-undang tsb. banyak tergantung pada desakan kaum tani sendiri. Demikian pula wanita tani, di samping mengadakan aksi-aksi, harus rajin mempelajari isi Undang-undang tsb. serta pedoman pelaksanaannya. Kegiatan wanita tani untuk pelaksanaan Undang-undang Bagi Hasil tsb. a.l. terdapat di Kecamatan Wonosari seperti di bawah ini. [Wan]ita tani ikut serta aktif dalam [Unreadable] kelompok tani penggarap. Mereka juga rajin mempelajari isi Undang-undang Pokok No. 2 tahun 1960 yang akan sangat membantu dalam pelaksanaan tsb. Setelah program ditentukan, ketua kelompok bersama-sama dengan Panitia datang ke Kawedanan dan Kecamatan supaya Undang-undang tsb. dijalankan. Dalam hal ini terdapat tuan tanah yang mau melaksanakan Undang-undang tsb. tetapi juga ada tuan tanah yang membandel. Bagi tuan tanah yang membandel, tak mau melaksanakan Undang-undang Bagi Hasil, tani penggarap menjalankan aksi paksa terhadap tuan tanah. Dalam aksi paksa ada yang berhasil tidak melalui proses apa-apa. [fragment from adjacent column:] Tri Komando Rakyat: Setelah penjajah Belanda gagal dengan usaha jahatnya di PBB, mereka dengan ngotot untuk secara resmi dan demonstratif memisahkan Irian Barat dari Republik Indonesia, berdasarkan tipu muslihat yang mereka namakan "hak menentukan nasib sendiri". Sebagai jawaban terhadap tindakan Belanda yang jahat ini, Presiden Sukarno pada tanggal 12 Des. 1961 telah mengumumkan berdirinya Dewan Pertahanan Nasional; pada tanggal 14 Desember 1961 Dewan Pertahanan Nasional telah mengangkat Presiden Sukarno sebagai Panglima Komando Tertinggi Pembebasan Irian Barat; dan pada tanggal 19 Des. 1961 Presiden/Panglima Tertinggi telah memberikan Trikomando dari Yogyakarta sbb.: 1) Gagalkan pembentukan negara Papua buatan Belanda kolonial. 2) Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat, Tanah Air Indonesia. 3) Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa. Komando hangat ini mendapat sambutan dari segala lapisan masyarakat. Kaum wanita pun tidak ketinggalan. [fragment from adjacent column:] Tapi ada aksi tuan tanah yang [Unreadable] aksi paksa kelompok penggarap untuk me[nggarap] tanah, untuk menanam [Unreadable] dengan ongkos [Unreadable] solider [Unreadable] sidang buruh tani [Unreadable] panen [Unreadable] Di waktu panen buruh tani berhasil menuntut [Unreadable] bawon, yaitu yang dulu seperlimabelas, sekarang jadi sepersepuluh. [Unreadable] terhadap tuan tanah [Unreadable] rupiah, sekarang [Unreadable] sehari. [Unreadable] Hasil tsb. berkat [kerja sama] kalangan wanita tani dan [Unreadable] dengan organisasi tani [Unreadable] revolusioner. Profesor Anna Aslan dan Pengobatannya Menurut Prof. Anna [Aslan], yang terkenal dengan obat penemuannya "Gerovital H3", pengobatan dengan G.H3 itu bagi wanita "memperpanjang" waktu haidnya dengan satu sampai 2 tahun, tetapi bukan itu hal yang terpenting; melainkan "penyingkiran rasa-rasa [Unreadable] dan kesulitan-kesulitan lainnya" yang sering dialami kaum wanita dalam masa sekitar waktu haidnya yang terakhir. Ada 7600 orang yang secara langsung mendapat perawatan dan pengobatan daripadanya sejak [ia] mulai praktek menggunakan obatnya G.H3 itu pada tahun 1949. Sebagian besar dari pasien-pasiennya itu adalah wanita, kl. 65%, [dengan alasan] "karena pada umumnya kaum wanita itu lebih memperhatikan kesehatannya daripada kaum pria". Bukan hanya untuk [orang tua] Di antara pasien-pasiennya sebagian yang termuda adalah anak [berumur] dua tahun dan tertua [berumur] 115 tahun, jadi tidak benar bila diduga orang pada umumnya bahwa pengobatannya itu hanya untuk orang-orang yang sudah tua saja. Di samping khasiat obatnya yang "menyegarkan kembali" orang yang sudah lanjut usianya, penge[obatan] [Unreadable] (Bersambung ke ...) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 5] === Sahabat-sahabat Penyokong Pembebasan Irian Barat Kongres Nasional Gerwani ke-IV yang baru-baru ini diadakan di Jakarta telah berhasil dengan sukses. Di antara tamu-tamu yang diundang terdapat tamu-tamu luar negeri: Nyonya Gloria Garton dari Australia yang sekaligus juga mewakili Gabungan Wanita Demokratis Sedunia, Nyonya Dzhara Ilkhamowa, menteri Republik Uzbekistan, dan Nina Voronina dari Komite Wanita Soviet, Nyonya Kuo Chien dan Chang Chihsun dari Gabungan Wanita RRT, dan Nyonya Nitze dari Liga Wanita Demokrasi Jerman. Kedatangan mereka mengunjungi Kongres Gerwani, di samping untuk mempererat persahabatan, untuk mengenal kehidupan dan perjuangan wanita Indonesia, adalah sangat penting artinya untuk memperkuat perjuangan pembebasan Irian Barat. Setelah mengunjungi Kongres Gerwani, mereka mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh wanita, mengunjungi pejabat-pejabat Pemerintah, mengadakan peninjauan ke daerah-daerah. Nyonya Gloria a.l. menyatakan bahwa ia sangat antusias terhadap suksesnya Kongres Gerwani. Ini adalah cermin bahwa Gerwani telah bekerja dengan kalangan yang luas. Demikian juga di daerah-daerah pertemuan-pertemuan selalu dihadiri oleh berbagai golongan masyarakat. "Kami banyak belajar dari teman-teman Gerwani," katanya. "Aktivitetnya yang terus-menerus sangat menarik." [Keterangan foto:] Ny. Gloria Garton (klise H.R.) Nyonya Gloria Garton juga menyokong pidato Presiden dalam Kongres Gerwani dan Komando Presiden pada 19 Desember 1961 di Yogyakarta. Perjuangan pembebasan untuk Irian Barat adalah perjuangan yang adil, maka itu mendapat sokongan yang penuh dari Gabungan Wanita Demokratis Sedunia yang beranggotakan 200 juta wanita dari 100 negeri. Nyonya Gloria menjelaskan bahwa sikap pemerintah Australia bertentangan dengan sikap Rakyat Australia yang cinta damai, yang menyokong perjuangan Rakyat Indonesia untuk kemerdekaan nasional yang penuh, untuk pembebasan Irian Barat dari kolonialisme Belanda. Hubungan antara Rakyat Australia dan Rakyat Indonesia adalah bersejarah. Sebagaimana telah diketahui, kaum buruh pelabuhan Australia telah mengadakan pemogokan setiakawan terhadap perjuangan pembebasan Rakyat Indonesia pada permulaan tahun-tahun revolusi 17 Agustus 1945, yaitu dengan menolak mengangkut senjata-senjata Belanda yang akan digunakan untuk memerangi Rakyat Indonesia yang gandrung kemerdekaan itu. Sekembalinya ke Australia, Nyonya Garton mengatakan akan menjelaskan kepada Rakyat Australia untuk memperhebat sokongannya terhadap perjuangan Rakyat Indonesia untuk pembebasan Irian Barat. Nyonya Ilkhamowa dan Nina Voronina dari Komite Wanita Soviet dan Nyonya Inge dari Liga Wanita Demokrasi Jerman, sesudah selesai Kongres, berkesempatan mengunjungi Bogor dan Bandung dan menyatakan bahwa Kongres Gerwani telah berhasil dengan sukses. Alam Indonesia adalah cantik dan subur. Perjuangan Rakyat Indonesia untuk pembebasan Irian Barat mendapat simpati dan sokongan yang kuat dari pemerintah dan Rakyat Uni Soviet dan dari Pemerintah dan Rakyat RDD. Kalau Indonesia menghadapi masalah Irian Barat, maka Rakyat Jerman menghadapi masalah perjanjian perdamaian dan masalah Berlin. Tamu-tamu tsb. juga mendukung Amanat Presiden dalam Kongres Gerwani. Nyonya Ilkhamowa a.l. di dalam pidato sambutannya mengutip sebuah cerita rakyat negerinya, yang mengatakan bahwa yang lebih kuat dari baja, lebih mahal dari emas dan lebih hebat dari taufan adalah persahabatan. Dan ia menyatakan harapannya agar persahabatan Indonesia-URSS pun "begitu keadaannya". Nyonya Kuo Chien dari RRT menyatakan kekagumannya atas semangat perjuangan yang tinggi dalam Kongres Gerwani. Juga semangat peraturan di dalam Kongres dipuji. Ia mengatakan bahwa persatuan adalah kekuatan, persatuan adalah kemenangan. Pemerintah Rakyat Tiongkok dengan sepenuhnya di pihak Indonesia yang kini sedang berjuang untuk pembebasan Irian Barat. [Lanjutan] Profesor Anna Aslan: ... dengan G.H3 itu juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti eksim, penyakit kulit "belang", rambut rontok dll. Mengenai khasiat "menyegarkan kembali" orang-orang yang sudah tua diterangkan bahwa orang-orang tua yang sudah mendapatkan manfaat daripada obatnya itu tidaklah hanya perasaan subyektifnya yang segar, tetapi memang dapat dibuktikan kesegaran obyektifnya melalui pengecekan dari segala seginya (anatomis-biologis) secara ilmiah. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 6] === Halimah, Seniwati yang Sederhana Oleh Syarasy Suasananya penuh warna, keindahan dan [Unreadable]. Beratus lukisan beraneka ragam tata warna melingkungi para peserta Seminar Senirupa di ibukota pada pertengahan Oktober yang lalu. Pelukis dari Jawa dan Sumatra berkumpul untuk membicarakan hasil karyanya. Seniman-seniman Basuki Resobowo, Suromo, Batara Lubis, Widagdo dll., pelukis-pelukis muda yang penuh harapan dari Yogya, Palembang dll., tiga hari lamanya menyatukan pendapat bagaimana mengabdikan bakat seni mereka dalam kancah revolusi, mengabdikan dalam cat dan warna [Unreadable] merangsang gairah [Unreadable] untuk cita-cita. Berpijak pada dasar seni untuk rakyat serta melukis untuk mengabdi kepada revolusi, maka dibicarakan soal-soal tema-tema revolusioner, serta pengungkapannya melalui daya ekspresi [Unreadable]. Pelukis bukan hanya seniman-seniwati yang "melayang-layang" di atas udara, melainkan hidup berjuang bersama rakyat banyak. Di tengah lukisan-lukisan serta puluhan pelukis-pelukis nusantara itu tampaklah seorang wanita muda berkain kebaya sederhana gaya Yogya. "Sederhana tetapi luwes. Itulah Siti Halimah." Tampaknya mbak Halimah ini pendiam, hanya penanya sibuk mencatat sambil mendengarkan sungguh-sungguh tiap-tiap kata para pelukis. Wartawan saudara tak melewatkan kesempatan baik ini untuk berbicara pada satu-satunya utusan wanita ini. "Untuk majalah Api Kartini?" Tampaknya agak gugup. "Sesungguhnya malu untuk dipublikasi. [Unreadable] baru kali ini saya bisa pergi jauh meninggalkan rumah, tetapi saya masih merasa malu untuk bergaul, apalagi berbicara di muka umum." [Unreadable] tanpa segan-segan pelukis wanita ini mengutarakan pendapat serta pengalamannya merintis jalan onak duri menentang tradisi kuno dari pagar tembok lingkungan kebangsawanan kota Gudeg. "Keluarga saya, terutama almarhum ayahanda, sangat menentang keinginan saya untuk melukis. Ditentangnya kehendak saya ini dengan ancaman dan kekerasan, sehingga ketika saya masih bersekolah, dengan diam-diam saya mulai mencoret-coret dalam kamar terkunci seperti mencuri-curi, takut ketahuan ayah. Saya merasa sangat tertekan, karena menggambar merupakan kegemaran yang tak bisa ditinggalkan. Hanya ketika ayah sudah meninggalkan kami, maka tak ada lagi yang melarang, karena ibu sangat sayang, sedang keluarga meskipun tak setuju mereka tidak berani melarang saya untuk mengembangkan bakat melukis saya. Boleh dikata saya mulai melukis sejak 1949, tetapi karena lama terhenti, baru hampir sepuluh tahun kemudian bisa agak leluasa, maka saya merasa semangat baru. Terutama setelah saya melihat berbagai pameran lukisan pada tahun-tahun terakhir ini, timbul dorongan untuk mengabdikan diri sebagai pelukis. Kalau orang lain dapat berhasil, mengapa saya tidak? Demikian terlintas bila saya memandangi lukisan-lukisan dalam pameran-pameran yang diselenggarakan [Unreadable] Dengan bantuan [Bandara] [Unreadable] Lembaga Seniruya di Yogya, saya mendapat tambahan pengetahuan dan beberapa kali sudah [Unreadable] lukisan saya diikutsertakan pada pameran-pameran seperti "[Unreadable]" dan sekarang ini "Pemandangan di [Unreadable]"." [Keterangan foto:] 2 buah lukisan pelukis wanita Halimah. Beberapa jenak tanya jawab menunjukkan bahwa mbak Halimah pelukis wanita yang sederhana, selain pelukis ternyata pula seorang sastrawan; sedang cerita-ceritanya sudah ada beberapa yang dimuat [Unreadable], hanya dia tidak mau menyebutkan majalah apa. "Bahasa pergi [Unreadable]?" mbak Halimah hanya tersenyum. Dalam sambutannya pada [Unreadable] ternyata dari ungkapan kata-katanya [Unreadable] mbak Halimah yang pendiam ini sesungguhnya mempersatukan [Unreadable] dengan teliti segenap pembicaraan para pelukis yang banyak menyentuh [Unreadable] ekspresi lukisan-lukisan [Unreadable]. [Unreadable] seniwati yang sederhana dari Yogya, seorang wanita yang ingin mengembangkan bakat seninya untuk pengabdiannya kepada revolusi, walau jalan yang dipilih penuh onak dan rintangan. Kita ucapkan bagi mbak Halimah selamat; semoga kita jumpai kelak hasil [karya]nya dalam pameran-pameran yang akan datang. Pembaca [Unreadable] bukan bila kal[au] [Unreadable] Halimah belum mau kita [Unreadable]? Mungkin lain kali. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 7] === Arena Remaja: Jalan Hidup Anak Kita Anak-anak sekalian, Bunda sedih sekali ketika membaca surat-surat kabar tentang anak-anak SMA yang tersangkut dalam komplotan pencurian lampu-lampu mobil Opel di daerah elite Menteng. Bunda merasa sedih bagaimana anak-anak SMA lebih-lebih mereka itu bisa tersesat masuk ke dalam komplotan penjahat yang dikemudikan oleh seorang intelek keturunan asing. [Unreadable] Bunda yakin bahwa anak-anak SMA tsb. yang kini meringkuk dalam tahanan itu bukanlah anak-anak yang mempunyai dasar-dasar jahat atau elemen-elemen dari type Lombroso (type-type penjahat). Bunda yakin bahwa mereka itu hanya terbawa-bawa dan terpengaruh oleh bujukan-bujukan iblis dari anasir-anasir yang memang jahat. Hal itu bisa dianalisa secara ilmu jiwa, bahwa anak-anak sebaya yang duduk di SMA itu mudah dipengaruhi atau mudah tertarik terhadap perbuatan-perbuatan yang bersifat avontuurlijk atau membahayakan, seperti disebut semula. Apabila anak-anak tsb. bisa membatasi diri dan menggunakan waktunya yang bermanfaat sebaik-baiknya, sudah tentu mereka tidak akan mudah terbujuk oleh suara iblis tadi. Mungkin karena terdorong keinginan memiliki uang saku yang berlebih-lebihan, mereka itu lalu tersesat ke lingkungan komplotan jahat tsb. Inilah bahayanya kehidupan di kota-kota besar. Apabila anak-anak kita sudah "nyandu" uang saku yang banyak, mereka akan mudah tergelincir. Maka itu nasihat Bunda ialah pergunakanlah uang saku yang mungkin kau dapat dari orang tuamu sebaik-baiknya dan sehemat-hematnya, sehingga anak-anakku tidak mudah mendengarkan bujukan-bujukan iblis yang mencelakakan itu. Di samping itu, bentuklah kegiatan-kegiatan yang sehat dan berguna di antara teman-temanmu sekalian, kalau perlu minta nasihat orang tua atau bapak-bapak gurumu, sehingga energi anak-anakku sekalian mendapat saluran yang baik, sehat dan terpimpin. --- [page 7] --- [Lanjutan halaman PDF 7; bagian awal halaman ini tumpang tindih dengan bagian sebelumnya dan di sini diberikan sekali lagi dari sambungannya.] Nah, sekian dulu, anak-anakku. Bunda [Lanjutan artikel "Bunda" tentang anak-anak SMA:] ... Sedangkan baik-buruknya perbuatan-perbuatan tsb. masih kurang disadari oleh pemuda-pemuda tsb. Keadaan jiwa yang demikian itu, apabila berada dalam lingkungan pengaruh yang baik, sudah tentu akan membawa hal-hal yang luar biasa manfaatnya, baik bagi si pemuda tsb. maupun bagi masyarakat umumnya. Tetapi sebaliknya, apabila tersesat ke dalam lingkungan pergaulan atau pengaruh yang buruk, sudah tentu akan berakibat buruk atau mencelakakan (fataal) bagi si pemuda tsb. dan merugikan masyarakat umumnya. Anak-anakku sekalian, hal inilah yang akan Bunda mintakan perhatian terutama kepada anak-anak yang sudah memasuki alam dewasa, yang berada dalam masa "Sturm und Drang"! Maka itu sangatlah penting bagi anak-anak sekalian untuk mencari atau membentuk lingkungan pergaulan yang sehat dan kegiatan atau tata-sibuk yang sehat serta berguna bagi perkembangan bakat anak-anak sekalian. Memang Bunda mengakui betapa sulitnya hidup di kota-kota besar yang penuh dengan daya penarik dan godaan-godaan, terutama bagi anak-anak muda. Kota yang penuh dengan segala hiburan dan tontonan yang sudah tentu memerlukan banyak uang untuk menikmatinya. Faktor-faktor inilah yang membikin mudah anak-anak muda tergelincir atau tersesat untuk melakukan tindakan-tindakan yang sama sekali tidak diduga-duga sebelumnya. Bunda di sini misalnya tidak akan melarang anak-anakku menonton atau mencari hiburan yang sehat, atau melakukan tari-tarian bersama antara pemuda dan pemudi, atau kegiatan olahraga, misalnya berenang bersama-sama antara putra dan putri. Sekali-kali tidak. Sebab Bunda juga mengetahui bahwa norma-norma kegiatan bersama, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, dari zaman Bunda masih remaja dulu dengan zaman anak-anakku dewasa ini sudah berlainan sekali. Dulu Bunda tidak pergi nonton bersama-sama antara putra dan putri, tidak menari bersama-sama, tidak berenang bersama-sama. Sedangkan anak-anak zaman sekarang melakukan kegiatan-kegiatan bersama antara pemuda dan pemudi. Bentuk kegiatannya sudah berlainan, tetapi persoalannya tetap sama, yaitu kita semua harus tahu dan membatasi diri, tidak melampaui batas, tidak terpengaruh oleh bujukan-bujukan iblis. Kesetiaan, kejujuran dan kebersihan jiwa tetap diutamakan. Kembali Bunda pada sinyalemen ekses-ekses anak-anak SMA ... Kaum Ibu ... (Sambungan hal. 1) [...] kedok "hak menentukan nasib sendiri" bagi Irian Barat. Self-determination a la Belanda yang hakikatnya adalah divide et impera, pola penjajahan klasik Belanda yang pernah kita kenal melalui Negara-negara Sumatera, Negara Pasundan, Kalimantan, Indonesia Timur dan yang terakhir PRRI, yang satu per satu telah dipadamkan dengan hasrat persatuan rakyat sesuai dengan Ikrar Bersama satu nusa satu bangsa. Demikian perjuangan telah sampai kepada titik di mana bangsa Indonesia, termasuk kaum wanitanya, tak lagi bisa mundur selangkah, melainkan hangat berkobar semangat hasrat mempersatukan wilayah Irian Barat selekas-lekasnya. Demikianlah Hari Ibu kali ini benar-benar dalam suasana Komando Presiden yang bergema dalam hati setiap wanita Indonesia. Itulah sebabnya maka resolusi yang diambil secara aklamasi dalam rapat beribu wanita tsb., antara lain menyatakan kesiap-sediaan putra-putrinya dan kaum wanita untuk pembebasan sebagian tanah air kita di Irian Barat. Marilah kita rebut kembali Irian Barat! Hasil Sensus Menurut hasil sensus bulan Oktober 1961, penduduk Indonesia ada 95.889.000, dibulatkan menjadi 96.000.000 jiwa. Indonesia menduduki nomor [Unreadable] sebelum Jepang dalam urutan negeri yang paling banyak [penduduknya]. [Unreadable] sebagaimana dinyatakan [Unreadable] hasil sensus bulan Oktober [Unreadable] angka 94,28 juta [Unreadable] 94,6 [Unreadable] Jakarta [Unreadable] Daerah Istimewa [Unreadable] jiwa per km². [Unreadable] 689 [Unreadable] setiap tahun 2,8 [Unreadable] tahun 1963 [Unreadable] menjadi 100 juta jiwa. [Unreadable] Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 8] === Perintis Wanita Minahasa: Ibu Walanda Maramis Agar diketahui siapa sebenarnya Ibu Walanda Maramis itu, dalam majalah ini kami kenalkan sejarah dan perjuangannya. Ibu Walanda Maramis adalah pelopor untuk kemajuan kaum wanita di Sulawesi Utara. Pada abad ke-19 di Indonesia telah lahir pahlawan-pahlawan wanita, di antaranya Ibu Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika dan Ibu Walanda Maramis. Meskipun kedua pahlawan terakhir tidak dapat disamakan dengan pahlawan R.A. Kartini, karena cita-cita R.A. Kartini sudah meliputi beberapa segi untuk kemajuan dan kebebasan wanita serta bertujuan membebaskan Rakyat Indonesia dari penindasan kolonialisme Belanda, sedangkan Dewi Sartika dan Ibu Walanda Maramis pada masa itu baru dalam lapangan pendidikan. Akan tetapi kedua ibu tsb. berhak memiliki nama pahlawan, karena mereka telah merintis sebagian dari perjuangan Ibu Kartini. Oleh karena itu patutlah pahlawan-pahlawan wanita tsb. tiap kali kita kenangkan, dan bukan hanya itu, tetapi meneruskan cita-cita mereka. Ibu Walanda Maramis lahir pada tanggal 1 Desember tahun 1872. Maria itulah nama Ibu Walanda Maramis. Ia adalah anak yang bungsu dari keluarga Maramis-Rotinsulu dan mempunyai 2 orang kakak. Ayah Maria pada masa itu menjabat pekerja[an] [Unreadable]. Sesuai dengan fungsi ayahnya, anak-anak dididik lain daripada anak-anak bangsawan lainnya. Mereka banyak bergaul dengan Rakyat dan sikap mereka adalah ramah-tamah. Akan tetapi malang bagi kakak beradik itu. Mereka tidak dapat hidup berbahagia seterusnya dengan orang tua mereka. Pada waktu Ibu Walanda Maramis menginjak umur 6 tahun, ayah dan ibu beliau meninggal dunia berturut-turut dalam 2 hari. Masa itu adalah masa di mana mereka sebenarnya masih membutuhkan didikan dan asuhan serta merindukan cinta kasih orang tua. Mereka menjadi anak yatim piatu. Akhirnya Maria bersaudara diasuh oleh paman-paman mereka, masing-masing seorang anak, dan Maria sendiri diasuh oleh keluarga Enokh Rotinsulu. Sejak kecil sampai dewasa Maria mulai memperhatikan keadaan sekelilingnya dan dapat merasakan bahwa kedudukan kaum wanita pada masa itu sangat terbelakang. Tidak mengerti apa-apa dalam lapangan pendidikan, apalagi mengenal organisasi. Pada waktu itu Maria sudah mempunyai pikiran-pikiran yang maju dan berusaha mencari jalan, bagaimana dapat membuka mata semuanya untuk bersama-sama mencari [kemajuan]. Memasuki umur 20 tahun Maria kawin dengan seorang kepala sekolah. Cita-cita Ibu Walanda Maramis mendapat sokongan dari suaminya. Sesudah beliau dikaruniai dengan 4 orang anak, mulailah beliau merasakan betapa pentingnya untuk diabdikan [Unreadable]. Usaha pertama beliau membentuk suatu kumpulan atau organisasi dengan dibantu oleh beberapa temannya, dengan tujuan mendirikan suatu sekolah khusus untuk kaum putri. Dari pejabat-pejabat pemerintah kolonial Belanda yang tidak ingin agar Rakyat Indonesia maju, terutama kaum wanita, merintangi cita-cita Ibu Walanda Maramis. Akan [tetapi ...] [Unreadable] diperjuangkan. Pada tanggal 2 Juli 1918 berdirilah suatu perserikatan kaum ibu yang diberi nama "Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya", yang disingkat "PIKAT". Perserikatan ini tumbuh dengan subur, sehingga kemudian dapat membuka sebuah sekolah rumah tangga (huishoudschool) dan sebuah asrama pelajar putri yang diberi nama PIKAT. Keduanya bertempat di Menado. Pada waktu ini asrama tsb. telah menampung pelajar-pelajar putri bukan saja dari [Minahasa] tetapi juga dari daerah-daerah [Bolaang] Mongondow, Gorontalo, Talaud dan Sangir. Tujuan mendirikan asrama itu ialah agar siswa putri kita dapat memperoleh [pendidikan] yang layak selama menuntut [ilmu], dan di samping itu mereka mendapat pendidikan ke arah mempertinggi [derajat] kaum wanita. Tetapi belum juga Ibu Walanda Maramis menyaksikan dan menikmati hasil perjuangannya. [Unreadable] wafat di kota [Unreadable] dan dimakamkan di kampung [Unreadable]. [Keterangan foto:] Ibu Walanda Maramis. Pemandangan sewaktu diadakan pertemuan untuk mengenangkan Ibu Walanda Maramis di Menado baru-baru ini. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 9] === Lombok Timur Membuang I.G.O.B. Hak Sama Wanita dan Pria dalam Pemilihan Kepala Desa Tanggal 18 November 1962 seluruh desa di Daswati II Lombok Timur yang meliputi 70 desa telah mengadakan pemilihan kepala-kepala desa secara serentak dalam sehari, dan biayanya ditanggung bersama-sama oleh Rakyat dan Pemerintah Daerah. Peristiwa penting ini mendapat perhatian besar dari pejabat-pejabat Pemerintah Tkt. I Nusa Tenggara Barat, yang hadir menyaksikan pemilihan tsb. a.l. Mr. Maladay Sutiono B.A. dari Bagian Perdesaan pada Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Drs. Yambang Sudarsono dari Desentralisasi, Drs. Sugeng dari Kepolisian Komisariat Tk. I NTB, wakil dari Korem, Komandan Kodim 1613 Daerah Lombok Mayor Sumitro, pejabat-pejabat penting lainnya serta Pers. Lalu, mengapa begitu besar animo pejabat-pejabat tingkat I terhadap terselenggaranya pemilihan serentak kepala desa di Lombok Timur ini? Bukankah pemilihan serentak dalam sehari pernah juga dilakukan oleh Lombok Barat? Betul, Lombok Barat menang pertama dalam pemilihan serentak, karena daerah itu yang pertama-tama di Indonesia menggunakan sistem pemilihan serentak dan dalam sehari. Tetapi Lombok Timur lebih dari itu. Ia dikunjungi ramai oleh Pers dan orang-orang penting, sebab kaum wanita diberi hak sama dengan pria, hak pilih dan hak dipilih. I.G.O.B. bertentangan dengan Manipol. Malam-malam penulis berkunjung ke kediaman Bupati Lombok Timur Lalu Muslihin. Di sana beliau menjelaskan dasar-dasar dan alasan-alasan yang digunakan untuk tidak lagi memakai I.G.O.B. Dikatakannya, "Saya suruh beberapa pegawai untuk mengambil peraturan-peraturan yang lama sebanyak mungkin. Setelah itu kami bahas dan teliti satu-satu. Ternyata hampir semua peraturan atau perundang-undangan bikinan Belanda boleh dikata bertentangan dengan Manipol, Usdek apalagi Re-So-Pim. Oleh sebab itu pihak Pemerintah tidak ragu-ragu mengeluarkan keputusan-keputusan yang baru dan sesuai dengan Manipol, serta tidak lagi menggunakan undang-undang kolonial, antaranya I.G.O.B. (Inlandsche Gemeente Ordonnantie Buitengewesten)." Wanita, laki-laki sama Tadi disebutkan bahwa kunjungan yang begitu di luar dugaan menurut Bupati K.D.H. Lombok Timur itu pertama-tama karena hak pria dan wanita disamakan. Bukankah masih segar dalam ingatan kita bahwa seorang Sridar Ningsih, putri dari desa Bu'uh, Blora (Rembang), yang sudah tiga kali dipercayakan Rakyat untuk memimpin desanya, terus digagalkan oleh pejabat atasannya disebabkan masih bercokolnya undang-undang kolonial macam I.G.O.B.? Sampai-sampai peristiwa yang hebat ini oleh kaum wanita dibawa ke DPR (Parlemen, waktu dulu) dan membuat gegernya badan ini. Sejak tanggal 18 November 1961, kalau tidak salah ingat, satu-satunya Daswati II di Indonesia ini, baru Lombok Timur saja yang nyata-nyata mendobrak undang-undang kolonial I.G.O.B. Di sini kita tekankan pada I.G.O.B. dan bukan I.G.O., karena di luar Jawa berlaku I.G.O.B., yang isinya lebih mengerikan. Kaum wanita tidak saja dilarang dipilih, tetapi memilih pun dirampas haknya. Keterlaluan! Keputusan memberi hak sama antara pria dan wanita ini menurut Bupati Muslihin adalah disandarkan kepada "Lampiran B dari Keputusan MPRS Republik Indonesia No. II/MPRS/1960 tentang Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahapan Pertama 1961-1969, termaktub dalam L.N. No. 152/1960, yang berkenaan antara lain dengan pemilihan aparatur Pemerintahan Desa, di mana semua warga penduduk desa, baik pria maupun wanita, berhak memilih dan dipilih." Pemilih wanita terbanyak Untuk kesekian kalinya pengunjung dikejutkan dengan kenyataan yang meleset dari dugaannya. Kaum wanita ditakutkan akan mempengaruhi kuorum pemilihan, karena kemungkinan tidak banyak yang hadir, takut-takut dan lain-lain dugaan; ternyata lain sama sekali. Sejak pagi-pagi mereka sudah hadir di muka bumbung pemilihan. Mereka sudah siap dan lebih tenang dari kaum pria. Dan menurut angka yang kami dapat, dari jumlah pemilih di seluruh Lombok Timur itu, 60% lebih terdiri dari pemilih wanita yang berumur 18 tahun ke atas. [Keterangan gambar:] Wanita Desa (Lukisan Bramastho) Bukankah ini menunjukkan setidak-tidaknya bahwa kesadaran wanita umumnya bangsa Indonesia sudah tinggi. Kesadaran politik yang dimilikinya begitu tingginya, sampai-sampai ada beberapa orang laki-laki yang dengan cara menyuruh seorang wanita yang akan memasukkan kartu pemilihannya ke suatu bumbung pemilihan untuk memilih calon yang dikehendaki oleh si pria itu, ditolak mentah dengan kata-kata (bahasa daerah): "Ah, kami senang memilih calon kami sendiri!" Sayang wanita tidak ada calon Sebenarnya kesempatan untuk menjadi calon buat kaum wanita terbuka lebar. Syaratnya mudah: umur 25 tahun ke atas, tidak cacat, lulus S.R. dll., syarat yang ringan-ringan serta didukung oleh paling sedikitnya 25 orang pemilih. Tetapi hingga pemilihan berlangsung, tidak ada seorang wanita pun yang suka maju menjadi calon kepala desa. Menurut keterangan Bupati Lombok Timur kepada penulis, untuk kali pertama memang mereka (wanita) masih agak malu dan mungkin takut tidak mampu. Tetapi dalam pemilihan yang akan datang, yaitu selang 5 tahun kemudian, kita bisa harapkan kaum wanita akan tampil ke muka. Untuk saat ini yang menjadi calon kepala-kepala desa di Lombok Timur itu ba[nyak] [Unreadable] (Bersambung ke hal. 11) Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 10] === Surat dari New York: Pemuda Amerika Serikat dan Perdamaian [Keterangan:] Fotokopi surat kepada pemimpin redaksi Api Kartini dari pemudi Bettina Aptheker di Amerika Serikat. Dari Redaksi: Baru-baru ini Redaksi A.K. menerima surat dari pemudi Bettina Aptheker dari New York. Fotokopi dari surat pada A.K. itu kami muat di bawah ini, sedangkan isi surat kami salin ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "Pemuda Amerika dan Perdamaian". Dari surat itu dapat kita ketahui bahwa juga pemuda Amerika tidak bersikap acuh tak acuh terhadap perjuangan untuk perdamaian. Selanjutnya ikutilah surat Bettina di bawah ini. Bencana perang tidak menyamah bumi Amerika untuk selama hampir seratus tahun. Kabut peperangan yang mengerikan yang menenggelamkan umat manusia dalam darah merupakan hal yang asing bagi pemuda Amerika. Pembangunan militer yang dibutuhkan buat pertahanan [Unreadable] pembalasan Amerika [Unreadable] Perang Dunia II memberi [Unreadable] perekonomian yang lamban [Unreadable] berjuang untuk keluar [Unreadable] Depresi Besar. Pendek kata, peperangan itu menguntungkan Amerika! Tetapi pada waktu ini makin banyak pemuda yang menyadari kengerian peperangan dan ketidakmasukakalnya peperangan itu di dunia modern. Mereka itu melakukan perjuangan yang militan untuk perdamaian dan untuk perlucutan senjata yang umum dan lengkap. Diteruskannya percobaan-percobaan nuklir yang menambah jumlah radioaktivitet di dalam atmosfer telah menggugah pemuda Amerika terhadap bahaya atom. Pembeberan kesusastraan dan film yang sangat menarik dari negeri-negeri yang dilanda oleh peperangan [...] --- [page 11] --- [Lanjutan artikel pengobatan tradisional di Korea:] Setelah pengobatan Eropa modern menjadi populer, dokter-dokter dan ahli-ahli ilmu lainnya di Uni Soviet dan lain-lain negeri, juga dari negara-negara Asia, banyak yang meneruskan studinya yang tak kenal lelah tentang teori tsb. untuk mendapatkan hakikat dari "saluran-saluran" itu. Sementara sarjana telah menemukan bahwa listrik di sekitar "lubang-lubang saluran" voltasenya lebih rendah dibandingkan dengan bagian-bagian lainnya. Tim penyelidik di bawah pimpinan Profesor Kim Bong Han telah menemukan sebuah alat untuk [mengukur] dan melihat adanya perubahan-perubahan voltase dalam "saluran-saluran" itu dengan menggunakan badan mereka sendiri dan juga menggunakan kelinci. Mereka juga menyelidiki berbagai fenomena dalam "saluran-saluran" di badan burung-burung, kepiting, ikan dan binatang-binatang amfibi. Observasi-observasi telah membawa kesimpulan bahwa didapati fenomena listrik di dalam sebuah "saluran", yang menunjukkan perubahan voltase secara pasti, teratur dan berulang-ulang. Adalah menarik sekali bahwa perubahan voltase ini mempunyai bentuk-bentuk yang sangat berlainan daripada kurva-kurva voltase yang terlihat di dalam sistem urat saraf, sendi tulang, dsb. Penyelidikan-penyelidikan dilanjutkan untuk menempatkan "saluran-saluran" itu sebagai organisme materiil. Mereka telah berhasil menemukan "lubang-lubang saluran" yang membuat telur-telur. Kemudian menemukan "pembuluh-pembuluh saluran" yang menghubungkan "lubang-lubang saluran" tsb. Akhirnya mereka berhasil di dalam memolakan "sistem saluran" itu, yang setiap orang yang menaruh minat dapat melihat dan menyelidikinya. Demikianlah serba sedikit tentang pengobatan tradisional di Republik Demokrasi Korea. Bung Karno tentang Ibu Kartini "Kaum wanita menghormat benar kepada Ibu Kartini. Tetapi ketahuilah bahwa Ibu Kartini adalah sekadar pucuk, adalah sekadar pelopor. Ibu Kartini [maju] daripada zamannya. Ibu Kartini dilahirkan di abad ke-19, kita hidup di dalam abad ke-20. Kita hidup di dalam alam demokrasi, di dalam abad kerakyatan ...... kita hidup di dalam satu alam menghilangkan penindasan dan penghisapan, kita hidup untuk mengadakan sosialisme. Ibu Kartini adalah sekadar pucuk, maka jikalau saudara-saudara hidup menghormat Ibu Kartini, garis ini saudara harus terus tarik. Jangan mandek. Ibu Kartini memegang obor, Ibu Kartini sudah meninggal. Ibu Kartini meninggalkan satu warisan. Warisilah api daripada obor itu, dan bukan obor kayunya, bukan abu daripada obor itu. Apinya mesti ditarik terus sepanjang sejarah. Apa yang dicetuskan oleh Ibu Kartini beberapa puluh tahun yang lalu sekadar adalah satu start. Satu percikan api. Dan apinya harus kita pegang terus, dan kita tarik terus sepanjang sejarah. Satu garis terus, dan garis terusnya tak bisa lain daripada sebagaimana tadi pada permulaan pidato saya berkata: dulu alamnya sebrata [?], dulu alamnya feodalisme, dulu alamnya ndoro-isme, tarik terus, tarik terus meningkat, meningkatnya akhirnya datang pada tingkatan kita sekarang ialah revolusi yang penuh dengan dinamika, revolusi untuk menciptakan satu masyarakat yang adil dan [makmur]." (Cuplikan pidato Presiden di depan Kongres IV Gerwani pada 16 Des. 1961 di Gedung Wanita, Jakarta). Menjelang Tahun Baru 1962 ini marilah kita bulatkan tekad untuk merebut kembali Irian Barat! Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 12] === Ruangan Pendidikan: Uang Saku Oleh: L.A.R.T. Per[...] Masalah uang saku telah cukup [menjadi pikiran] para ayah, terutama ibu-ibu, [Unreadable] karena setidak-tidaknya telah merupakan [bagian dari] anggaran yang tetap dalam rumah tangga. [Unreadable] karena apabila seorang anak setiap hari dapat uang saku Rp 5,- dan di dalam keluarga itu ada 3 anak, hal ini berarti tiap bulan uang belanja ibu tidak kurang dari 30 x Rp 15,- atau Rp 450,-. Ini suatu perhitungan yang minim. [Unreadable] pada beberapa sekolah rakyat (dan SMP dan [...] Red. A.K.) di Jakarta, di mana anak-anaknya kebanyakan dari tingkatan sosial yang tinggi, ada anak yang mendapat uang saku Rp 75,- sehari! Inilah gambaran menurut perhitungan ekonomis. Sesuai dengan judul kita, peninjauan pedagogis atas uang saku: apakah ada implikasi-implikasi (akibat-akibat keruwetan) pendidikan yang terdapat di dalamnya, apakah ada nilai-nilai negatif maupun nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Di atas telah digambarkan secara kabur; dapatlah kita bagikan keluarga itu dari segi ekonomis atas 2 golongan: 1. Keluarga dengan taraf hidup sederhana; 2. Keluarga dengan taraf hidup lebih dari mencukupi. Dari segi ekonomis, bagi keluarga-keluarga dari golongan yang kedua, uang saku tidak merupakan suatu persoalan. Bagi keluarga golongan yang pertama, kesulitannya cukup kita maklumi. Tetapi apakah hal ini berarti bahwa kedua golongan keluarga itu dapat melepaskan diri dari masalah-masalah pedagogis (pendidikan) dari uang saku, jika sekiranya bagi keluarga dari golongan yang pertama tidak memberikan uang saku kepada [anak], dan bagi keluarga dari golongan yang kedua telah puas dengan "jasa"-nya terhadap anaknya? --- [page 13] --- [Lanjutan artikel "Uang Saku":] Dalam hal ini orang tua mempergunakan alat propaganda yang paling ampuh, karena anak-anak satu dengan yang lainnya merupakan corong propaganda yang singkat berbisa. Tidak jarang kita lihat bagaimana anak-anak kita ingin disamakan dengan kawannya yang [kaya], yang punya [ini dan itu], punya uang saku yang banyak. Di sini kita memupuk rivalitas atau permusuhan sosial yang tidak sehat. Selain daripada membawa anak kepada kehidupan yang tak riil, juga tidak sesuai dengan cita-cita dari suatu masyarakat sosialis yang kita idamkan. Uang saku sebagai surogat kasih orang tua Di dalam zaman modern, terutama di kota-kota yang begitu sibuk, masalah kekurangan waktu sedang mengancam orang tua dalam pendidikannya terhadap anaknya. Banyak anak-anak kita sekarang yang terlepas dari kebersamaan dengan orang tuanya. Orang tua modern terpaksa mencari suatu jalan untuk "mengontrol anak-anaknya supaya menjadi anak-anak manis": diberikanlah uang jajan. Inilah suatu pelarian yang sangat dramatis dilihat dari segi pendidikan, karena justru menyingkirkan [orang tua] dari mendidik itu sendiri. Mendidik anak terjadi oleh dan dalam perjuangan dengan anak, bersama-sama dengan anak, memberikan perhatian kepadanya dan bukan membiarkan dia. Adalah bertentangan dengan pendapat-pendapat dalam lapangan pendidikan bahwa anak-anak akan berkembang dengan sendirinya, atau pendidikan adalah semata-mata tugas ibu dan bapak guru, atau, lebih menyedihkan lagi, merupakan tugas pembantu rumah tangga. Kebanyakan orang tua sudah puas apabila anaknya tidak merengek lagi dengan memberikan kepadanya uang saku untuk jajan. Alangkah miskinnya cara pendidikan yang demikian. Inilah segi-segi negatifnya, tetapi tidak dapat pula kita menutup mata terhadap segi-segi positifnya, asal kita dapat mempergunakannya sebagai alat pendidikan. Dalam hal ini kerja sama antara keluarga dan sekolah amat penting. Di dalam pertemuan antara orang tua dengan staf pengajar dapat dirundingkan misalnya uang saku itu berapa besarnya. Begitu pula sebagai usaha preventif, sekolah melarang anak-anak untuk jajan atau menyelenggarakan kafetaria sekolah yang diorganisasi oleh semua orang tua anak. Di dalam usaha memperbaiki pendidikan di sekolah-sekolah kita, Departemen P.D. & K. telah melancarkan Sapta Usaha Tama, di mana salah satu usahanya ialah mewajibkan menabung. Uang saku dari anak-anak kita dapat kita salurkan ke arah itu. Nilai pedagogis dari usaha ini begitu besar, karena di sini anak-anak kita ditanamkan jiwa menabung, dan uang saku yang ditabung dapat dipergunakan untuk membeli buku-buku pelajaran, mengisi dana sosial sekolah, sebagai uang simpanan yang diterima sebagai "hadiah" sesudah menamatkan sekolah untuk darmawisata atau usaha-usaha lain yang berfaedah. (Dikutip seperlunya dari Berita Sehat no. 9 dan 10, th. 1961). [fragment from adjacent column:] Misalnya: bahan polos kuning gading kita sulam dengan benang cokelat atau merah tua, bahan abu-abu dengan benang [Unreadable] merah tua, biru laut (biru muda) dengan benang biru tua. Cara menyulamnya cukup dengan sulam tusuk tangkai. Nah, sekianlah sekadar sajian kami, silakan mencobanya. (Samsiyah). [fragment from adjacent column:] Wanita Lombok ... (Sambungan hal. 7) [...] anak-anak lulusan SMA, yang [Unreadable] DPD. [Unreadable] menyangkut terdiri dari [lulusan] SGA, guru-guru sekolah [...] sudah ada seorang anggota [Unreadable] Tk. I Nusa Tenggara Barat [Unreadable] dan menang. Dukungan mengalir Perlu dicatat bahwa dengan diberinya hak sama wanita dan pria itu, menurut Bupati, dukungan-dukungan dari organisasi wanita dan partai mengalir. Gerwani Lombok Barat menyatakan secara tertulis bahwa pendobrakan terhadap undang-undang kolonial I.G.O.B. sungguh menggembirakan kaum wanita. Juga partai-partai seperti NU dan PKI mengharapkan agar pemilihan berlangsung dengan baik, tidak mengikuti hasutan golongan-golongan kontra-revolusi, [dan menyampaikan] selamat atas diberi hak sama wanita dengan laki-laki. [Nomor halaman:] 11 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 14] === Olahraga dan Pertahanan Negara --- [page 14] --- [...] nan di segala lapangan. Masalahnya hampir sama dengan kita di Indonesia, [Unreadable]. Berhubung dengan itu, maka kini kegiatan-kegiatan olahraga massa untuk pertahanan nasional dan pembangunan sedang diperkembangkan secara luas di Kuba. Berita Hsinhua yang kita tangkap dari Havana itu menyatakan bahwa 6300 lebih utusan dari seluruh Kuba telah menghadiri Kongres Nasional I dari Lembaga Nasional Olahraga, Pendidikan dan Rekreasi Kuba yang diadakan di Havana. PM Fidel Castro di dalam pidatonya di depan Kongres tsb. berseru kepada Rakyat Kuba supaya berusaha memperkembangkan kegiatan-kegiatan olahraga guna memperkuat pertahanan nasional negara dan melawan agresi imperialis. Kongres itu mengambil keputusan untuk mempopulerkan sistem olahraga "Siap untuk Menang" di kalangan rakyat banyak dan untuk memperhebat latihan jasmani dan membangun lebih banyak lapangan-lapangan olahraga di pelbagai tempat kerja, yaitu sebagai persiapan untuk pertemuan olahraga negara-negara Amerika Tengah tahun 1962 ini. Kampanye olahraga untuk pertahanan nasional dan produksi sedang diperkembangkan di seluruh Kuba di bawah pimpinan Lembaga Nasional Olahraga, Pendidikan dan Rekreasi Kuba. Nomor-nomor olahraga itu termasuk base-ball, basket-ball, sepak bola, senam, renang, mendaki gunung dan menembak. 5026 buah Komite Olahraga Sukarela telah diorganisasi oleh 100.560 penggemar olahraga di pelbagai pabrik, ladang-ladang pertanian, koperasi-koperasi, badan-badan negara dan distrik-distrik kota untuk memimpin kegiatan-kegiatan olahraga rakyat di Kuba. Wanita Kuba aktif Sistem "Siap untuk Menang" yang sedang dipopulerkan di semua tempat di Kuba termasuk cabang-cabang olahraga seperti senam, lompat jauh, lomba lari, memanjat tambang dan renang, [diikuti] oleh berbagai kalangan rakyat termasuk wanita dan [...] Di samping club-club dari kelas aristokrat (lapisan atasan) [yang tidak] terbuka untuk umum, Pemerintah [Kuba] membangun banyak lapangan olahraga di kota-kota dan daerah-daerah pedesaan untuk memenuhi permintaan dari [Rakyat]. Pemerintah Kuba juga [telah] melatih 500 orang instruktur [olahraga]. Suatu kursus latihan bagi 1500 orang instruktur lagi akan segera dimulai. Nomor pertama dari [majalah] Olahraga telah diterbitkan di [Havana]. [Unreadable] studio-studio televisi di ibukota [menyiarkan] program olahraga [setiap] hari guna mempropagandakan olahraga di seluruh negeri. Dari kenyataan di atas itu ternyata bahwa pemerintah Kuba telah menginsyafi sedalam-dalamnya bahwa olahraga massal yang dilakukan oleh seluruh Rakyat akan meninggikan potensi pertahanan Rakyat Kuba menghadapi serangan agresi yang mengancam dari imperialisme Amerika Utara, dan pula akan membikin gairah semangat Rakyat melakukan pembangunan negerinya untuk kesejahteraan rakyat. Contoh yang baik yang perlu diperhatikan, dan merupakan [Unreadable] ulang tahun ke-3 Revolusi Kuba, [dilakukan] tindakan yang [Unreadable] menyambut 1 Januari 1962 ini. [fragment from adjacent column:] Minggu[...] [Unreadable] Sendi[...] Kap[...] Vian[...] Indeks Harga Bahan-bahan Pokok Menurut angka-angka yang paling akhir dikeluarkan oleh Biro Pusat Statistik, indeks ongkos penghidupan selama 10 bulan dari Januari sampai Oktober tahun 1961 ini telah naik rata-rata dengan 40 sampai 70 angka di kota-kota seperti Semarang, Surabaya, Medan dan Banjarmasin. Di samping itu yang menyolok ialah kenaikan indeks ongkos penghidupan di kota-kota lain seperti Makasar dengan 76 angka, Kupang 78, Bandung 92, Palembang 104 dan Jakarta 145 angka. Lain daripada itu indeks untuk Jakarta telah melonjak cepat sekali, yaitu dari bulan Agustus sampai September dengan 77 angka, dan dari September sampai Oktober dengan 51 angka. Dengan demikian selama 10 bulan yang lalu angka indeks untuk Jakarta telah naik dengan kurang lebih 200 angka atau kurang lebih 50%. Perkembangan angka-angka indeks itu selanjutnya dapat ditinjau sebagai berikut. Angka-angka indeks biaya hidup itu diperhitungkan atas dasar harga-harga 19 macam bahan makanan di [pasar] bebas Jakarta. Bahan-bahan makanan tsb. terdiri atas: daging sapi dan kerbau, ikan asin, daging dalam kaleng, telur itik tawar dan asin, cabe merah, beras, kentang, mi, biskuit, roti tawar, minyak kelapa, gula pasir, selai (jam), teh dan garam. Dari bahan makanan itu yang paling goncang harganya ternyata beras, sehingga perkembangan indeks biaya hidup banyak dipengaruhi oleh keadaan beras. Maka itu satu-satunya jalan untuk menekan melonjaknya indeks biaya hidup itu ialah menekan harga beras serendah-rendahnya dengan adanya distribusi beras dan injeksi beras dengan harga yang rendah serta merata pembagiannya langsung ke tangan konsumen. Di samping itu harus disertai pengawasan yang ketat dengan mengikutsertakan organisasi-organisasi rakyat seperti RT/RK di kampung-kampung dan massa organisasi-organisasi lainnya, sehingga penyelewengan-penyelewengan dapat ditekan seminim-minimnya. Adakanlah pembagian beras dengan harga murah! [fragment from adjacent column:] Bantulah! P.M.I. [Unreadable] dengan darah! 12 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 15] === Warna dan Wanita [Unreadable] kehidupan kita [Unreadable]. Di sekitar kita tidak ada benda tanpa warna, kecuali air jernih, tetapi air pun mencerminkan warna dari tempat di mana ia dituangkan. Alam memberi kita beraneka macam warna. Bila kita berdiri pada tempat di alam bebas, dan kita lihat segala warna di sekitar kita, maka rasanya kita tenggelam dalam warna alam yang kaya: rumput hijau, [bunga-bunga] kuning kecil-kecil, atau bintik-bintik putih yang tersebar di antara hijau, [Unreadable], yang keluar dari semak-semak. Merah, yang [Unreadable]. Ya, hati kita tak bisa menolak [dan melihat] semua warna itu; perasaan yang kita terima dari paduan warna itu dapat bermacam-macam. Kadang-kadang gembira, disebabkan warna meriah yang tersebar di depan kita. Atau sedih, dan sering kita tak dapat memberikan keterangan dari mana datangnya kesedihan ini. Wanita dalam kehidupannya selalu diliputi oleh masalah warna. Mungkin dengan pilihan warna kita. Baju apakah yang akan dipakai oleh anak saya yang cantik kecil itu? Dan Udi manis, celana apakah dan kemeja yang mana? Kemeja biru ayah anak-anak sudah kotor, hari ini lebih baik kuambilkan yang putih saja. Dadar yang sedang digoreng masih kurang kuning. Kuning muda ini kurang membangkitkan selera makan, baik ditambah apinya supaya agak tua warnanya. Tempenya terlalu hitam, orang segan mengambilnya, karena dikira kosong. Yang lain jangan terlalu lama di atas api; jika cukup kuning menggorengnya, dia adalah kesenangan ayah anak-anak ......... --- [page 19] --- [Lanjutan kutipan surat R.A. Kartini kepada Nona Zeehandelaar:] "... sepikiran dengan engkau, tetap memandangnya sesama manusia jua, sama-sama dijadikan Allah dengan orang yang beradab itu, juga berhati jantung dan mungkin juga terharu hatinya, sesungguhpun air mukanya tiada berubah dan pada mata maupun gerak tangannya tiada tampak betapa rasa hatinya." Demikianlah isi hati Kartini yang dicurahkan dalam suratnya kepada Nona Zeehandelaar tersebut. Pelajaran apakah yang dapat kita tarik dari suratnya itu? 1. Kartini tidak memandang tepat bilamana seseorang membanggakan asal keturunannya. Beliau menanyakan: "Di manakah gerangan letak jasanya?" Ini berarti bahwa yang penting bukanlah membanggakan asal keturunannya, akan tetapi jasa apakah yang seseorang bisa berikan kepada masyarakat. Hal itu sampai sekarang pun masih tepat, juga untuk waktu-waktu yang akan datang. Bagi seseorang, lebih-lebih dalam zaman perjuangan sekarang, penghargaan diberikan oleh masyarakat karena jasa-jasanya, pengorbanannya untuk negara dan rakyat. 2. Kartini mengkritik adat feodal yang tidak tepat dalam pergaulan antara sesama manusia. Oleh karena itu, maka beliau melanggar adat itu, karena berkeyakinan bahwa adalah lebih demokratis bilamana pergaulan antara sesama manusia didasarkan atas persamaan derajat, tidak menanamkan diskriminasi antara laki-laki ataupun perempuan, antara bangsa berkulit hitam ataupun putih. Sikap Kartini tersebut dibenarkan oleh jalannya sejarah dan sesuai benar dengan zaman. Sekarang adat feodal sebagaimana dialami oleh Kartini itu tidak berlaku lagi, sudah usang dan didobrak oleh Revolusi Agustus '45. Marilah kita meneruskan sikap Kartini yang berani meninggalkan adat kuno, memotong akar-akar sisa-sisa feodalisme yang masih menghambat kemajuan kaum wanita, menuju masyarakat baru yang merdeka penuh, demokratis, adil dan makmur. Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 20] === Film Perfini: Pejuang Sama dengan pengalaman film "Sehelai Merah Putih" (Wanita Veteran), film "Pejuang" ini pun sudah dipertunjukkan terlebih dulu di depan publik internasional sebelum penonton di Indonesia sendiri menyaksikannya di layar putih. Tetapi di samping hal yang mengecewakan itu, hal lain yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa Bambang Hermanto yang memainkan peranan Sersan Mayor Imron di dalam "Pejuang" terpilih menjadi Aktor Terbaik (bersama-sama dengan aktor Peter Finch dari Inggris) oleh juri internasional pada Festival Film Internasional Kedua di Moskow yang diselenggarakan dari tanggal 9 sampai 23 Juli 1961. Ketika film ini diputar di Moskow sebagai peserta kontes pada tanggal [...] Juli 1961, sambutan penonton tidak dapat dikatakan mengecewakan, tetapi agaknya bagian pertama dirasakan terlalu lamban, sehingga ada sebagian orang yang meninggalkan ruangan karena tidak suka melihat "a slow start". Hal sedemikian terjadi pula ketika diputar film Amerika "Sunrise at Campobello". Demikian pernah diceritakan oleh Usmar Ismail, sutradara "Pejuang". Sekarang filmnya sudah mulai diputar di tanah air sendiri dan kini sedang beredar. Tetapi rupanya bagian pertama masih tetap merupakan "a slow start" bagi banyak penonton, meskipun tentunya bagian pertama itu sudah mengalami perubahan dan perbaikan setelah tiba kembali dari Moskow. Tahun 1947 adalah tahun "aksi polisional" pertama yang dilancarkan oleh tentara kolonial Belanda terhadap rakyat Indonesia. Penduduk banyak yang mengungsi ke daerah pedalaman, dan tentara kita pun meninggalkan kota-kota dan menarik diri ke hutan dan gunung[-gunung] [...] --- [page 21] --- [...] Pada ketika itu muncul manusia pejuang anti-Belanda dengan berbagai tipe yang, dilihat dari sudut sekarang, nampak aneh dan kurang serius, seperti yang diungkapkan oleh tokoh Sersan Mayor Imron yang dimainkan dengan baik sekali oleh Bambang Hermanto. Patut dicatat pula bahwa di dalam "Pejuang" ini telah dimasukkan lagu-lagu bersejarah gubahan Ismail Marzuki, seperti "Sepasang Mata Bola", "Selendang Sutera", "Gugur Bunga" [dan lain-lain], dijalinkan dengan baik pada adegan-adegan yang sesuai, dan bahkan banyak kali musik yang bertemakan bagian-bagian lagu-lagu tersebut menjadikan beberapa adegan sangat mengesankan. Selanjutnya tidak boleh dilupakan bahwa Farida Arriani telah bermain tidak mengecewakan dan menunjukkan bakat yang penuh harapan bagi perfilman Indonesia di [hari-hari yang akan datang] ... (Bersambung ke hal. 24) 19 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 22] === Segala Sesuatu untuk Kesehatan Ibu dan Anak [Keterangan foto:] Suasana [bermain] di salah satu Taman Anak-anak di Bukares. "Kematian anak 0,96" — demikianlah satu pernyataan yang gamblang yang terdapat dalam satu dari laporan-laporan terakhir mengenai kesehatan penduduk di daerah Bukares. Angka "0,96" ini sangat dalam artinya dan secara khusus menjelaskan tentang perhatian yang diberikan oleh negara Demokrasi Rakyat pada kehidupan dan kesehatan generasi yang sedang tumbuh. Di Republik Rakyat Rumania, perlindungan kesehatan ibu dan anak-anak sudah menjadi masalahnya Negara. Segera sesudah pembebasan dari penindasan fasis, dalam waktu yang singkat telah dilancarkan suatu ofensif untuk menghapuskan keadaan yang menyedihkan yang diwarisi dari masa lalu, di mana beribu-ribu wanita meninggal dunia di waktu melahirkan anaknya, di mana hampir 100.000 orang anak meninggal dunia sebelum berumur satu tahun karena kurangnya pertolongan dokter. Dalam tahun 1938, misalnya, hampir 50% dari kelahiran anak berlangsung tanpa dikunjungi oleh seorang bidan kampung ataupun oleh seorang dokter, dan hanya 2,7% saja dari kelahiran anak yang dilakukan di rumah kesehatan. Di tahun itu juga lebih dari 80% dari anak-anak di bawah umur satu tahun meninggal dunia tanpa mendapat kunjungan seorang dokter. Semuanya ini menjelaskan mengapa Rumania di waktu itu merupakan negeri dengan angka kematian anak-anaknya yang tertinggi di Eropa. Pengikisan keadaan seperti itu meminta usaha-usaha yang besar dan bersegi banyak. Untuk pertama kalinya terjadi di Rumania, negara Demokrasi Rakyat telah memberikan perhatian secara khusus pada perlindungan terhadap ibu dan anak-anak: bentuk-bentuk baru dari unit-unit kesehatan seperti rumah-rumah bersalin, pusat-pusat pembagian susu, penitipan anak-anak didirikan di mana-mana. Kampanye yang mengesankan telah dilancarkan di seluruh negeri untuk memberantas penyakit-penyakit epidemi yang menjalar luas. Bersamaan dengan itu, latihan kader-kader kesehatan dari departemen urusan anak-anak dan departemen obstetrik-ginekologi (kebidanan dan perawatan [wanita]) [Unreadable] lima fakultas [Unreadable] mendidik para ahli kesehatan anak-anak, [Unreadable] demikian terjaminlah kenaikan yang nyata dari [Unreadable] kader kedokteran menengah dan tinggi. [Unreadable] pemeriksaan khusus untuk wanita yang mengandung [dan] untuk anak-anak diadakan di semua rumah sakit. [Unreadable] kenyataan bahwa baik ibu maupun anak-anak [Unreadable] bersalin secara teratur [Unreadable] dikunjungi oleh dokter-dokter dan perawat-perawat yang menjaganya selama masa kelahiran anak; sekarang ini kunjungan kedokteran telah menjadi ciri umum. [Unreadable] perhatian khusus diberikan untuk [mencegah] penyakit-penyakit kronis karena [Unreadable] rakhitis, TB, dll. Anak-anak yang menderita berbagai macam [penyakit] [...] fisik dan jiwanya dikirim ke lembaga-lembaga khusus. Jika di tahun 1944 hanya terdapat 1.601 tempat tidur di rumah sakit anak-anak dan 2000 tempat tidur untuk wanita hamil, maka sekarang terdapat kira-kira 19.010 tempat tidur untuk anak-anak dan lebih dari 200.000 untuk wanita hamil. Maka itu lebih dari 94% kelahiran anak-anak di wilayah pedesaan telah dikunjungi oleh seorang dokter atau seorang bidan yang bermutu, dan hampir semua kelahiran anak-anak itu berlangsung di rumah sakit bersalin. Departemen obstetrik sekarang telah dipisahkan dari departemen ginekologi di seluruh [negeri] [dalam] kesatuan-kesatuan yang khusus. Perlu pula dicatat bahwa seluruh jaringan lembaga untuk perlindungan ibu dan anak-anak di wilayah [pedesaan] ... (Bersambung ke hal. 21) [Keterangan foto:] Anak-anak yang sedang menghirup hawa segar dalam [udara] terbuka di Rumania. 20 Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 23] === Bacaan Anak-anak Kita Suling Emas Oleh: M. Balfas M. Balfas, pengarang yang tidak asing namanya, telah menghidangkan buku bacaan anak-anak yang bermutu. Buku "Suling Emas" ini yang mengandung unsur-unsur pendidikan supaya anak-anak sesama teman-temannya atau sesama saudara-saudaranya jangan iri hati sangat baik dianjurkan supaya dibaca oleh anak-anak kita. Cara menceritakannya yang lincah, meskipun sifatnya khayal karena terjadi dalam impian, tentu akan sangat menambat perhatian sang anak yang membaca atau mendengarkan. Di samping itu dengan tak terasa mendapat atau menerima didikan akhlak yang berharga sekali, yaitu menjauhi sifat-sifat iri hati yang akibatnya banyak merusak pergaulan dan hubungan baik antara kita atau antara anak-anak itu. Cerita-cerita serupa perlu diterbitkan sebanyak-banyaknya. Bukunya tidak terlalu tebal, pun tidak [mahal]. Format: 18½ x 12 cm, tebal 40 halaman dengan dihiasi gambar-gambar yang [bagus] dan menarik anak-anak kita. Gambar [sampul] cukup menarik. [Penerbit ...] dan harganya [Unreadable] yang terbilang [murah]. Sahabat Karib Oleh: Jusair Kali ini kita bicarakan lagi hasil karya pengarang wanita Jusair, yaitu "Sahabat Karib", bacaan anak umur 11-13 tahun. Terutama buku ini diperuntukkan anak-anak laki-laki. Dengan lincah dilukiskan suka-duka, kegiatan anak-anak yang bersahabat, dan kasih sayang terhadap binatang yang dilukiskan pada cintanya terhadap si Minggu, anjing kecil yang terlempar di parit, kemudian dipungut dan dipelihara sampai besar. Dilukiskan tentang kesediaan anak-anak yang akan berpisah karena tamat belajar di S.R. itu untuk tetap bersahabat bagaimanapun terjadi. Juga diceritakan tentang kesetiaan dan kecintaan si Rahmat yang telah menjadi orang terpandang terhadap ayahnya yang miskin, yang dicarinya di pelbagai tempat. Banyaklah buku ini mengandung segi-segi pendidikan yang positif untuk cermin jiwa bagi para anak-anak kita. Bukunya cukup tebal, yaitu 76 halaman dengan dihiasi gambar yang menarik. Gambar sampul baik. Format: 20 x 13½ cm. Penerbit: Dinas Penerbitan Balai Pustaka, Jakarta, dengan harga Rp 7,50 yang terbilang sangat murah. Buku-buku bacaan serupa ini perlu diperbanyak. (H). [Lanjutan "Segala Sesuatu untuk Kesehatan Ibu dan Anak" (Sambungan hal. 20):] ... pedesaan (1.700 rumah bersalin, 252 rumah sakit anak-anak dan 2.300 dapur-dapur diet) telah didirikan dalam 15 tahun terakhir ini. Penitipan anak-anak dan taman kanak-kanak didirikan di dekat perusahaan-perusahaan besar dan di kelompok-kelompok perumahan, sehingga sekarang ini terdapat 355 penitipan anak dengan 13.000 anak yang bisa ditampung, dan 1.000 buah taman kanak-kanak dengan 300.000 anak yang bisa ditampung. --- [page 26] --- Lemari makan Lemari yang dibuat untuk menyimpan makanan, dinding di belakangnya supaya dibuat dari kawat halus (gaas) supaya hawa makanan dapat keluar. Sekali sehari pintunya dibuka lebar-lebar untuk dibersihkan papan-papannya dan juga untuk mengeluarkan hawa makanan. Kalau menutup lemari supaya dikunci, karena tikus, cecak dan binatang-binatang lain masuk begitu saja, dan kalau mereka masuk, makanan yang di dalam lemari pasti sudah tidak bersih lagi. Membersihkan kaca Lemari makan bermacam-macam modelnya: ada yang hanya dari kayu saja dan ada papan yang paling atas dipisah serta diberi kaca selerekan untuk tempat penyimpan gelas-gelas dan cangkir-cangkir. Untuk menjaga supaya kaca tetap terang, maka kaca tsb. diseka (dilap) dengan kertas koran. Lumut di papan lemari Kalau musim hujan, papan atau pintu lemari berlumut (berjamur, bulukan). Untuk menjaga jangan sampai demikian, letakkanlah sepiring garam dalam lemari itu. Garam tsb. ditukar sampai 2 atau 3 kali. Dipindai dengan CamScanner [Lanjutan "Ibu Walanda Maramis" (Sambungan hal. 6):] ... beliau sebelum ia wafat adalah kepada suami: "Jika aku tak ada lagi, janganlah lupa kepada anakku yang bungsu, ialah Pijat." Kepada teman-teman seperjuangan beliau mengatakan: "Sayang mereka belum tahu apa maksud saya yang sebenarnya; nanti akan dapat dimengerti dan insyaf sendiri." Dalam kalimat-kalimat ini dapat dimengerti betapa tinggi dan indah cita-cita Ibu Walanda Maramis untuk kaumnya dan Rakyat Indonesia pada umumnya. Oleh karena itu kaum wanita di Sulawesi Utara, khusus Minahasa, tidak alpa merayakan tiap tahun hari lahirnya Ibu Walanda Maramis, karena bagaimanapun juga ia adalah seorang pahlawan wanita. [Lanjutan "Film Pejuang" (Sambungan hal. 19):] ... hari-hari yang akan datang; demikian juga Bambang Irawan. Sebaliknya, si "old crack" Rendra Karno malahan tidak meninggalkan kesan yang berarti. Akhirnya, dari segi teknik pembuatan film dapatlah dicatat bahwa [suara] kurang baik, sehingga banyak percakapan yang tidak dapat diikuti, terutama bagian depan. Dalam ukuran dalam negeri, pemotretan cukup memuaskan. (D.A.) === [PDF page 27] === Seluruh Pengurus Yayasan "Melati" mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru bagi yang beragama Kristen dan bagi segenap Rakyat Indonesia. Mudah-mudahan dalam tahun 1962 Irian Barat dapat dikembalikan ke dalam penguasaan Republik Indonesia berkat perjuangan yang gigih dari seluruh Rakyat Indonesia. [Iklan:] Wisma E. Yunara — membikin pakaian wanita dengan stil yang paling baru; menyediakan alat-alat kosmetika dan parfum. Alamat: Jl. Cianjur 18, Jakarta. [Unreadable] Dipindai dengan CamScanner === [PDF page 28] === Persatuan 925-61 — Oplah 2500 eks. Dipindai dengan CamScanner