Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00052

Api Kartini No. 9 Th. 6, September 1964

Cleaned OCR text (Good (0.942); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === [Cover: Api Kartini magazine cover, title "Api Kartini"; photograph of a woman in a conical hat in a rice field] === [PDF page 2] === Nomor September, Th. ke-VI ISI TAVIP menjiwai 17 Agustus 1964 Kongres Kowari Wanita tani sebagai tenaga produksi Irian Barat: Zamrud ran Indah Wanita dinegeri Tembok Besar Penghapusan IGO/IGOB FILM: The naked Island Ruargaa Pembela Hak Wanita Gigi Reog Ponorogo Cerpen: Inah, penjual kopi Percikan A.K: Kartini dan Hak? Wanita Resensi Buku: The Women of Oxford Bacaan Remaja Wanita di Pulau Lombok.. Mari memberantas tikus Noda dikulit muka Timbangan Majalah: Swasnimankhe Ibu Kartini & anak? Bacaan Anak? Kita Mengembangkan seni paduan suara. Beberapa contoh penyakit kurang makan Keterangan gambar kulit: Halaman Anu no Ww 16 18 . kulit 3 Gadis Tani tetap menanti kedatangan teman?nya dari kota. Penerbit: Yayasan Melati Matraman Raya 51 Jakarta Terbit sebulan sekali API KARTINI Redaksi: Maasye Siwi, Paryani Pradono Sujinah, Sartini Nur Penanggung Jawab: Maasye Siwi Pembantu Luar negeri: Darmini Pembantu?: Dra S.K. Trimurti, S. Asiyah. Sugiarti Siswadi, Rukiyah Kertapati, Trees Sunito SH. Sulami, Rukmi B. Resobo wo, S. Hutapea, Sulistyowarni, Sutarni, Dokter S. Caropeboka, Ilustrator: W. Nirahua Alamat Redaksi: Matraman Raya S1 Jakarta 1 Tilp. Jt. 753 Alamat Administrasi: Kramat \ Tilp. Gb. 4430 — Kotakpos 2522 SIT No. 240/SK/UUPPG/1963 SIPK No. 3635/F/A-3/1 Oplah: 5.000 eks Langganan: NON acon pccengpescesevee Rp. 500,— Far doce oy ecnsevens'e> Rp. 275,— tipa DUYANY re ghen an eenwa seen Rp. 142.50 atpere reece naceseuieneet esos Rp. 50,— Api Kartini menerima karangan dari luar, dari siapa saja yang menaruh minat, Karangan harus ditik diatas kertas yang tidak timbal balik. Karangan yang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai perangko setiukupnya. Tarip iklan: 1 pagina.... Rp. 609.— 1, pasina.... Rp. 400— % pagina.... Ro. 250,— Y% pagina.... Rp. 150— Konirek: 12 Xx muat rabat 15%. === [PDF page 3] === DARI TAVIP: BERDIRI DIATAS KAKI SENDIRI. Menteri pertanian sudah menjanjikan waktu 3 tahun buat Jawa — Madura — Bali, dan lima tahun buat daerah-daerah diluarnya. Sekarang kita sudah ditahun ke-4. Pendeknya, setiap usaha untuk mendobrak kemacetan saya setujui, termasuk prakarsa Menteri Kehakiman — untuk — membentuk Pengadilan? Landreform, UUPA, juga UUPBH, adalah undang? Progresif bikinan kita sendiri. Saya tidak mau mendengar ejekan-ejekan se-akan?,, Undang? Nasional itu diadakan tidak untuk dilaksanakan”. Maka itu saya perintahkan pada sekalian pejabat yang ada hubungannya dengan pelaksanaan UUPA untuk segera mengadakan perundingan-perundingan dengan kaum tani. Jangan-jangan nanti kaum tani juga menyelentik pejabat: yang nguler kambang. Apalagi sekarang, kita sudah menegakkan azas berdiri diatas kaki sendiri dibidang pangan, malahan saya ingin yang kita ini secepat*nya tidak lagi mengimpor beras. Ini bukannya tak ada konsekwensinya. Konsekwensinya ialah peningkatan produksi pangan, dan pemimpin-pemimpin organisasi tani sudah mengatakan kepada saya, bahwa kalau UUPA dan UUPBH dilaksanakan maka terciptalah syarat? yang diperlukan untuk peningkatan produksi pangan itu. Didalam APP” sudah aku katakan:,,Sebagai manusia, petani juga mempunyai harapan, dan mempunyai pula rasa gembira dan rasa kecewa. Kaum tani harus yakin bahwa dia bekerja untuk masa depannya”. Saya setuju dengan gagasan mencabut dan membatalkan IGO dan IGOB, dan Insya” ALLAH saya akan melaksanakan Keputusan MPRS tentang Otonomi tingkat III. Apel besar DPP Gerwani untuk mensukseskan DWIKORA. TAVIP MENJIWAI 17 AGUSTUS Sudah semenjak tgl. 10 Agustus, seminggu menjelang hari bersejarah diberbagai lapangan, baik lapangan Banteng, Sekitar Istana Olah raga maupun ditraining Center Sukarelawati Dwikora tampak ber-bondong-bondong barisan? wanita sedang sibuk melatih diri. Barisan? Dwikora mesti rapi, tegap dan trampil. Wanita Indonesia ditengah badai dalam penyelesaian Revolusi Agustus, bukan lagi,,putri gemulai” dengan langkah,,Harimau lapar” tak daya seperti yang sering dinyanyikan orang, tetapi putri Indonesia dizaman DWIKORA berbaris tegap cekatan. Betapa Ibu Kartini akan tersenyum bangga menyaksikan kesanggupan Wanita Indonesia yang senantiasa ikut serta dalam kegiatan? Revolusi semenjak 45. Demikian pada tgl. 17 Agustus 64 sejak pagi-pagi buta sukarelawati menjawab suara-suara imperialisme banjiri lapangan merdeka, baik Sukarelawati-sukarelawati yang sudah dilantik dalam Training Center yang kini disebut Tiswati Jaya (Tenaga Inti Sukarelawati Jakarta Raya) 64 maupun dari masing-masing organisasi »wanita”, merah jambu wanita Marhaenis, biru muda Gerwani, hijau muda Tiswati Jaya, kuning, bunga-bunga dll. Sukarelawati Gerwani yang telah mengadakan appel Besarnya di DPP Gerwani pada tgl. 15 Agustus, siap sedia mendengarkan pidato Presiden sudah sejak pagi buta. Lebih dari 700 Sukarelawati Gerwani telah Imenyatakan ikrar bersama dan militansi mereka boleh dibanggakan. Wajah berseri, meski diterik matahari membakar, menunjukkan tekad yang bulat dan kesiap siagaan berjuang dengan semboyan pantang mundur menghadapi beratus macam kesulitan. Memang tepatlah pidato 17 Agustus tahun ini berjudul,,Tahun Vivere Pericoloso”. Kami telah berani melepas belenggu penjajahan, tahun-tahun hangat panas perjuangan bersenjata telah kami lampaui. Kami telah ditempa kesulitan-kesulitan dan benar kata Presiden bahwa Republik akan hancur dari (Bersambung ke hal. 4. === [PDF page 4] === Kongres ke X Kongres Wanita Indonesia WEJANGAN PRESIDEN SUKARNO Dalam resepsi pembukaan Kongres ke-X Kongres Wanita Indonesia di Jakarta, wejangan Presiden dalam dan sangat penting untuk dijadikan pegangan bagi segenap kaum wanita yang ingin dengan sungguh-sungguh dan jujur berdiri diatas jalan revolusioner, yang konsekwen menjalankan garis Manipol tanpa kemunafikan dan phobi?an. Sebab itu dibawah ini kita sajikan lagi beberapa isi penting dari amanat PYM Presiden tsb. Ketika berbicara tentang Revolusi Indonesia, berkata beliau:,,Revolusi politik, ekonomi, sosial, kulturil menuntut masyarakat baru, manusia-manusia baru, termasuk kaum wanitanya. Oleh karena itu Revolusi kita adalah juga revolusinya kaum wanita Revolusi Indonesia terus berjalan maju, dan kaum wanita ikutserta dalam revolusi itu. Wanita Indonesia menggambarkan jiwa Rakyat Indonesia yang besar. Wanita Indonesia telah ikut serta dalam barisan revolusioner, dan menjadi bagian mutlak dari Revolusi Indonesia Dalam amanatnya itu selanjutnya Presiden menekankan agar kita terus meningkatkan kewaspadaan karena abad kita sekarang ini adalah juga abad intervensi dan subversi. Subversi ini bisa terjadi dilapangan kulturil, tetapi yang terpenting yaitu subversi dibidang politik. Dalam hubungan inilah Presiden menyerukan agar Kongres Wanita Indonesia dalam memilih pimpinan baru, jangan memasukkan orang” wanita-wanita yang ada hubungan dengan subversi, partai-partai terlarang, baik hubungan yang terang?an, maupun yang geremet?an. Dewan Pimpinan harus terdiri dari orang? Manipolis. Wanita? Manipolis yang mengabdi kepada Revolusi. Dalam tiap Revo- Yusi itu ada yang menjadi musuh dan ada yang menjadi kawan. Kita harus menarik garis tegas antara kawan dan Yawan Revolusi. Presiden lebih jauh menandaskan bahwa kita harus mengabdi kepada Amanat Penderitaan Rakyat, menjadi pengemban Ampera itu dengan memberikan dan me- Yanjutkan pengorbanan-pengorbanan pahlawan? kita. Semua pengorbanan ini adalah demi untuk adanya masyarakat yang adil makmur, dimana tidak ada penindasan atas manusia oleh Cuplikan Pidato Ny. Hurustiati Subandrio pada pembukaan Kongres ke-X Kongres Wanita Indonesia di Istora. Penyelenggaraan Kongres ke-X KWI pada waktu sekarang ini adalah suatu peristiwa penting dan bersejarah karena sedang berlangsung dalam situasi menggeloranya pelaksanaan Dwikora untuk mengganyang proyek neo-kolonialis Malaysia dan mempertinggi Produksi terutama memperbaiki keadaan pangan Rakyat Sesuai dengan kemajuan dan perkembangan perjuangan Nasional untuk menyelesaikan Revolusi Agustus “45, maka Gerakan Wanita Indonesia telah mengalami kemajuan-kemajuan yang amat penting. Ini telah dibuktikan disegenap bidang: politik, ekonomi, sosial, pendidikan dan kebudayaan. Peranan wanita dalam perjuangan nasional semakin besar dan tidak dapat diabaikan. Hal ini telah dibuktikan dengan adanya perwira dan Bintara Wanita diseluruh angkatan bersenjata, sep. KOWAD, KOWAL, KOWAU, KOWAP. Tidak ketinggalan pula wanita-wanita penerjun sampai ke-lurah-lurah wanita. Kemajuan wanita dewasa ini adalah hasil perjuangan wanita Indonesia yang heroik dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari gerakan nasional sejak Budi Utomo, yang jauh sebelumnya telah dirintis oleh pahlawan Nasional Kartini. Dengan meletusnya Revolusi Agustus 45 Indonesia telah memasuki taraf baru. Sebagai peserta aktif dalam perjuangan mengkonsolidasi hasil? Revolusi dengan segala up and downnya maka gerakan wanita Indonesia sesudah Dekrit Presiden ditahun 1959 telah mengalami penggemblengan dan penyaringan berkat pimpinan pedoman yang tepat sebagaimana digariskan oleh pemim pin Besar Bung Karno dalam Sesuai dengan arus kemajuan gerakan Revolusioner Rakyat Indonesia dalam meneg ke merdekaan nasional melawan im ialisme, kolonialisme dan feo mak Wanita ikkan gerakan Indonesia membutuhkan Badan Kerjasama yang dan mampu menghimpun 1persatukan organisasi-organisasi wa hal ini Kongres Wa Indonesia iliki tradisi y kokoh ku 12 perjua: s karya g Karno dinyatakan bahwa perjuangan wanita pada umumnya berkemb lalui ti ' tiga ting} perju 1. Gerakan kerumal gan. 2. Gerakan untuk per n hak dan 3. Gerakan ber-sa: gan kaum lelaki untuk mencapai sosialisme. Dalam taraf perjuangan sekarang, kaum wanita harus dapat memenuhi peranannya sebagai kekuatan Revolusi, oleh karena itu Gerakan wanita Indonesia harus mencakup ketiga tingkatan itu dan berwatak Revolusioner...... Kongres Wanita Indonesia dalam Kongresnya yang lalu, Kongres ke-IX telah dengan tegas ee nyatakan sikapnya untuk mengabdi Revolusi dan Manipol sebagai garis besar haluan negara. z Dan dengan demikian telah merobah pula anggaran Dasarnya dan merobah komposisi pimpinan. Sesuai dengan perkembangan baru, (Bersambung ke hal. 15). === [PDF page 5] === Sebagaimana kita telah mengetahui, kaum tani adalah merupakan kekuatan pokok revolusi. Kaum tani menjadi kekuatan pokok revolusi bukan hanya karena jumlahnya yang besar, yaitu 7076 dari seluruh Rakyat Indonesia, tetapi juga karena kaum tani merupakan tenaga produksi. Dan tidak dapat diingkari lagi, bahwa separoh dari kaum tani adalah kaum wanita tani. Oleh karena itu peranan kaum wanita tani dalam proses produksi pertanian adalah penting, Sesuai dengan sifat revolusi nasional kita, yalah revolusi nasional yang demokratis, yang hakekatnya adalah revolusi agraria atau revolusi tani, maka tidak dapat disangsikan pula, bahwa peranan kaum tani sebagai tenaga produksi dan tanah sebagai alat produksi yang pokok merupakan soal penting dalam mengembang- Dan terutama dalam usaha dan perjuangan kita untuk membatasi kesulitan pangan dewasa ini. Sebagaimana juga digariskan juga dalam Manipol dan Dekon. Dalam meninjau kaum tani sebagai tenaga produksi, maka perlu dimengerti dengan jelas, kaum tani yang mana yang sesungguhnya menjadi tenaga produksi dalam menghasilkan. Hal ini dapat diteliti sejak mengolah tanah, menyebar bibit, musim tanam dan menyiang, mengalirkan air dan menjaga tanaman, memberantas hama hingga musim panen datang. Sepenuhnya yang bekerja adalah buruh tani, tani miskin dan tani sedang. Ada golongan lain, tani kaya yang kerja seedikit, perintah banyak dan kemudian tuan-tanah yang sepenuhnya memerintah dan memeras keringat kaum tani. Yalah mereka yang disebut dalam Jarek, kaum penghisap didesa, ongkang-ongkang kaki, perutnya gendut menghisap kaum tani. Merekalah yang merajai desa dan kaum tanimiskin maupun kaum buruh tani sebagai budak hamba sahayanya. Golongan tuan-tanah inilah yang menjadi sasaran aksi kaum tani untuk menghauskan sisa-sisa feodalisme serta untuk pelaksanaan kan ekonomi nasional. WANITA TANI SEBAGAI TENAGA PRODUKSI oleh: Sulami. UUPA dan UUPBH. Kaum tuantanah inilah menjadi sasaran aksi* karena merekalah hakekatnya menjadi sandaran dan landasan penghisapan kolonialisme dan feodalisme didesa. Dalam mengatasi kesulitan ekonomi dewasa ini, telah santer tuntutan Rakyat untuk melaksanakan landreform dengan konsekwen sebagaimana dirumuskan didalam UUPA. Dan juga didalam ketetapan MPRS telah dinyatakan bahwa pelaksanaan Pembangunan Semesta Berencana tanpa melaksanakan landreform adalah omong kosong. Tuntutan rakyat ini adalah tepat, karena tidak mungkin mengatasi kesulitan pangan tanpa meningkatkan produksi pangan. Sedangkan produksi pangan ini tidak mungkin ditingkatkan jika tidak ada perubahan? sistim pemilihan tanah sebagai alat produksi dan perhatian baik terhadap tenaga produksinya, yalah kaum tani miskin dan buruh tani. Kaum wanita tani menyambut hangat dan bersama dengan seluruh kaum tani berjuang untuk terlaksananya Landreform. Ini bukan saja karena,,Hak wanita atas tanah” telah dijamin didalam UUPA, tetapi justru karena menyadari bahwa dalam mengatasi kesulitan pangan jalan yang harus ditempuh tidak lain pelaksanaan Landreform dengan konsekwen. Merombak sistim pemilikan tanah dari monopoli tuantanah menjadi merata kepada kaum tani miskin dan buruh-tani, meskipun bersifat terbatas. Kaum wanita tani yang merupakan tenaga produksi didesa menyadari bahwa untuk mengatasi kesulitan ekonomi, khususnya pangan, produksi harus ditingkatkan. Tetapi untuk peningkatan produksi harus ada perangsangnya yaitu yang iterpokok (pelaksanaan landreform. Suatu contoh dapat diambil, harga bahan makanan yang membumbung tinggi, tidak hanya naik tiga kali sebagaimana kenaikan tarif dan harga yang ditetapkan oleh Peraturan Ekonomi 26 Mei yang bobrok itu, tetapi beras umpamanya naik dari Rp. 45,- sampai Rp. 300,-, ini sudah pasti bisa ditekan apabila diimbangi dengan produksi yang melimpah. Perhitungan ini tidak perlu memakai otaknya,,ahli-ahli ekonomi” Konseptor? 26 Mei yang membuat: lubang defisit dan hutang negara semakin dalam, kemacetan-kemacetan industri?, perusahaan-perusahaan dan koperasi? kecil semakin parah, tetapi kaum tani didesa-desa sudah dapat memikir, jalan dekat yang baru ditempuh, laksanakan Yandrefom dengan konsekwen, ambil tindakan? keras pada tuantanah-tuantanah yang membandel serta pejabat-pejabat yang merintangi dan mensabot. Dengan jalan ini pasti musim panen sesudah landreform akan membawa kenaikan-kenaikan produksi yang menggembirakan. Berarti salah satu beban devisen Pemerintah untuk import beras telah diringankan. Peraturan 26 Mei sudah diganti dengan 17 April, namun kita belum lagi melihat adanya perbaikan? yang menguntungkan Rakyat banyak. Sebab itu tuntutan kaum wanitapun yalah agar Peraturan 17 April kiranya bisa ditinjau kembali. Dalam Konferensi Nasional yang diadakan oleh BTI, hal-hal tersebut dikupas secara mendalam, beberapa kesimpulan untuk mengatasi kesulitan ekonomi telah diambil. Terutama telah dihubungkan dengan tindakan-tindakan yang harus diambil dalam perjuangan mengganyang,Malaysia”, konfrontasi total disegala bidang. Mengganyang ke-. sulitan-sulitan ekonomi, terutama kesulitan pangan dengan melaksanakan UUPA dan UUPBH. Mengatasi bahaya kelaparan didesa-desa dan membantu mengatur transmigrasi, terutama transmigrasi spontan. Berdasarkan pengalaman selama ini terbukti Rakyat Indonesia tidak (Bersambung ke hal. 4). === [PDF page 6] === (Sambungan dari hal. 1). dalam”. No Sir, kami tidak akan ambruk. Ber-sama-sama dengan Rakyat Indonesia akan kita pecahkan segala kesulitan-kesulitan itu, ber-sama-sama kita akan ganyang segala kesulitan-kesulitan itu. — Thats what the revolution is for! Justru itulah tugas Revolusi memecahkan kesulitan?, melenyapkan segala rintangan?. 2 Juta Rakyat ibukota yang Merdeka yang meliputi partai?, orberdesak-desakan dimuka Istana ganisasi” pemuda, wanita tani, bu- Ny. Sumarno WANITA TANI........ PN San eU (Sambungan dari hal. 3). pernah mundur dalam perjuangan menghadapi kesulitan apapun. Semboyan,,Ganyang Malaysia” dan,,Ganyang kesulitan pangan” pasti dapat dilaksanakan. Untuk melaksanakannya kita harus bersatu dengan semua kekuatan revolusioner dikota dan didesa. Kita jadikan desa menjadi gunung kekayaan dan sumber pangan yang bisa menghidupi kita semua. ruh, terutama sukarelawati*nya dengan penuh perhatian mendengarkan yang panjang tetapi padat penuh isi. Pidato yang menjawab pokok-pokok persoalan, memaparkan kemenangan-kemenangan yang telah dicapai selama ini serta menunjukkan arah juang menghalau rintangan-rintangan dijalan. Dilapangan kebudayaan diganyang habis kaum Manikebuis, mengenai tani ditegaskan betapa pentingnya serta mutlaknya Landreform. Presiden menyatakan,,Kenapa Jarek itu digariskan tanah untuk tani. Tanah untuk mereka yang betul-betul menggarap tanah” kenapa Jarek itu menggariskan pula bahwa Landreform itu,.satu bagian yang mutlak dari Revolusi” Indonesia,,Revolusi Indonesia tanpa Landreform adalah sama saja dengan......... omong kosong (omong besar) tanpa isi” kenapa? »karena kaum tani obyektif membutuhkan tanah garapan”. Dibentangkan lebih lanjut kemenangan' yang dicapai didalam negeri maupun yang diluar negeri, tetapi juga ditegaskan bahwa Revolusi belum selesai. Memang gegap gempita, semangat 45 tetap menggelora ditahun 64. Kita saksikan pawai 17 Agustus tahun ini, pemuda-pemuda yang dengan langkah tegap-tegap berbaris, wanita-wanita yang dengan militansinya dan semangat berkobar mendaftarkan diri untuk sukarelawati Dwikora yang tercatat oleh Front Nasional bukan sekedar angka belaka. Itu bisa kita saksikan dalam wajah: yang penuh kesungguhan, wajah ibu-ibu yang penuh keyakinan akan kebenaran yang dibelangnya. Demikian perayaan 17 Agustus tahun ini sangat berkesan, penuh kehangatan, mendebarkan, meng ingatkan kita kepada tahun-tahun per tama Revolusi, dikala pasukan dilemparkan kelembah dan di gunung tetapi tak pernah keha bisan semangat berjuang Maen ass banyak yang telal capai semenjak perjuangan is rilya dihutan-hutan, kemegahan perayaan tahun ini bahkan lebih menebalkan keyakinan | tapapun rintangan men rakyat Indonesia kaum wanitanya, senantiasa sedia untuk mengatasi Vivere Pericoloso, berani nyrempet-nyrempet bahaya demi untuk kemenangan. Maril kita kaum wanita Indonesia tetap terus melatih diri. termasuk tan Ketua Gerwani, Ny. Umi Sarjono === [PDF page 7] === 4 La Tea Anak? Irian Barat riang gemb Bila saudara meninjau Irian Barat akan semakin jelaslah keindahan tanah air dibagian Timur ini. Pelabuhan yang permai Kotabaru dengan bukit-bukit tak jauh dari kota merupakan pintu gerbang Irian Barat yang menarik. Benar? pohon-pohon tinggi dan hutan-hutan masih lebat serta rawa? Yuas tak terseberangi, sedang berbagai binatang buas masih menjadi penghuni rimba, tetapi burung-burung indah seperti cenderawasih, kakatua, nuri, mambro, dll. sukar kita jumpai dipulau lain. Keindahan alam di Irian Barat lebih-lebih unik, karena meskipun letaknya didaerah khatulistiwa, tetapi pegunungan serta puncak? yang tertinggi tertutup salju abadi tak ubahnya seperti di Swis ditengah jantung Eropah. Kini puncak Sukarno sudah dicapai oleh pendaki? Indonesia pada tgl. 1 Maret 1964 dan Sang Merah Putih berkibarlah dipuncak yang megah. Disamping rumah-rumah bagus bekas? tempat kediaman penjajah Belanda tampak rumah-rumah penduduk yang terapung-apung diatas air. Sedangkan dipedalaman gubug? terbuat dari pohon aren serta beratap nipah atau alang-alang. Sungai-sungai tidak hanya berguna sebagai sumber ikan, tetapi terutama untuk hubungan lalu-lintas sungai? itu banyak berguna karena dari Ore. KA SE dacrah satu kedaerah lainnya belum ada hubungan jalan?. Kotabaru sendiri yang tidak mendatar dengan jalan# turun naik liku-liku diatas bukit?, serta nyala-nyala lampu dimalam hari sungguh menyedapkan pemandangan. Tak ubahnya dengan kota-kota indah ZAMRUD NAN ira menyambut pembebasan wilayah mereka! Sebagai salah seorang pegawai wanita yang kini bertugas disana sungguh tak ada alasan sama sekali. Alamnya indah, penduduknya ramah-tamah dan mudah bergaul asal kita juga mendekati dengan hati terbuka. Disamping bekerja dikantor masih saya sediakan wak- INDAH Oleh: Darminah. diluar negeri. Penduduk Irian Barat sangat ramah-tamah, dipedalaman mereka hidup dalam suku? berkelompok-kelompok besar kecil dengan berbagai macam bahasa. Kalau daerah Jawa Barat mempunyai Priangan yang indah sejuk maka pegunungan Irian Tengah pun tak kalah dengan lain-lain daerah tanah air. Ketika kami mulai menginjakkan kaki di Irian Barat, terasa terharu sekali. Betapa tidak apabila sudah berbulan-bulan Yamanya kami menyiapkan diri mulai di Jakarta, di Ambon akhirnya sampai juga kepulau tujuan, benteng kolonialis terakhir yang kami robohkan Trikora telah berhasil dan berduyun-duyun sukarelawan sukarelawati dikirim ke Irian Barat, baik guru, pegawai, dll. tu untuk mengajar kepada wanita-wanita terutama wanita muda Irian soal kerumahtanggaan, baik menjahit dengan sedikit omong? tentang soal pengertian pengembalian? Irian Barat kedalam wilayah Republik Indonesia. Mungkin dalam waktu singkat terasa toko-toko kurang penuh dengan barang-barang lux serta makanan dalam kaleng yang selama ini memang sengaja dialirkan kesana oleh Belanda, sehingga penduduk sangat tergantung bana makanan impor seperti daging susu, bir, cocacola sampai-sampai sayuran juga dijual dalam kaleng. Itulah siasat penjajah agar membuat penduduk tergantung kepada impor. Demikianlah kewajiban kita untuk meluaskan gerakan menanam sayur-mayur serta kebiasaan swasembada makanan dan membatasi pembelian impor ba- (Bersambung ke hal. 17). === [PDF page 8] === WANITA DINEGERI TEMBOK BESAR Oleh: Kartinah Mn wanita sebagai wanita rumah tangga adalah tidak kurang pentingnya Ijika dibandingkan dengan jabatan? lainnya, dan kedudukan ini adalah wajar, bagi masing-masing wanita yang sudah mempunyai rumah tangga. Tetapi kaum wanita, selain mempunyai tanggung jawab dalam rumah tangganya, ia juga sebagai warga negara yang mempunyai hak sama dan ikut bertanggung jawab terhadap tanah. airnya. Maka dari litu supaya dapat memberikan sumbangannya dalam menyelesaikan tugas-tugas revolusi dan pembangunan. Jika diteliti, memang banyak sekali lapangan tugas yang dapat dilaksanakan oleh kaum wanita, tidak mesti atau harus menjabat sebagai pimpinan atau duduk dalam lembaga-lembaga negara atau Pemerintah pusat. Tetapi persoalan kerja untuk kemasyarakatan atau untuk masyarakat sekitarnya, seperti didesanya, dikampungnya, atau straatnya masing”. Desa, Kampung, straat, inilah juga merupakan faktor penting yang merupakan basis, untuk dapat menentukan gerak, dari wanita rumah tangga dalam memberikan sumbangannya untuk tanah airnya. Demikian antara lain kesan saya setelah meninjau disalah satu obyek di Republik Rakyat Tiongkok, disalah satu kampung di kota Sianghai. Mengikut sertakan wanita rumah tangga dalam proses produksi. Dengan ini memang lebih memberikan keoon kami, bahwa jika wanita ini diberi esempatan dan pertanggungan jawab, pasti akan mencapai sukses*nya. Dan kebenaran Meninjau dan berbelanja disalah satu toko di Peking. dari semboyan seorang Zenial, jika tidak dengan wanita revolusi tidak selesai. Maka dari itu ini juga sebagai bukti pertanggungan jawab wanita, karena kekuatan wanita tidak dapat di-pisah*kan dengan kekuatan Nasional dan perjuangan wanita adalah merupakan bagian dari perjuangan rakyat seluruhnya dalam tugas-tugas revolusi. Banyaknya ahli wanita diperbagai bangsa « RRT, ini dapat kami lihat bahwa untuk meningkatkan pengetahuan mereka, jika bagi tenaga muda adalah melalui pendidikan sekolah biasa, dari tingkat rendah sampai Universitas. Tetapi bagi wanita pekerja maupun wanita rumah Tangga yang pada waktu yang lampau, disebabkan karena pekerjaan revolusi tak dapat mencapai keahliannya, mereka diberi kesempatan se-banyak?nya dengan melalui sekolah-sekolah aplikasi, di-pabrik-pabrik dan dilapangan lain. Sekarang marilah kita tinjau dari sudut kebenaran wanita rumah tangga dalam memimpin desa atau kampungnya. Mungkin soal pengoprasian desa di RRT yang juga pada th. 1959 telah ditingkatkan menjadi Komune-komune rakyat, ini juga sudah banyak tulisan yang sudah kita baca, tapi dalam persoalan sekarang ini akan saya berikan satu contoh saya, yang saya titik beratkan bukan yang dicapai dalam memimpin Komune itu. Disalah satu desa yang kami tinjau, dapat Saya lihat peranan wanita yang sangat menonjol, baik dalam perlombaan penaikan produksi bahan makanan, maupun prestasi dalam kemampuan memimpinnya. === [PDF page 9] === Kepala Komune, sdr. Chu Wen Cin namanya, yang lingkungannya mempunyai 2445 sekeluarga, terdiri dari 9952 jiwa, diantaranya 3397 menjadi tenaga kerja, dan diantara sekian tenaga kerja terdapat 1550 tenaga wanita. Mempunyai tanggung jawab tanah sebanyak 22.000 m dan mempunyai alat kerja: 13 traktor, 70 truk besar dan kecil, 185 pedati (grobak) kuda, 504 ekor kuda dan 1013 ekor sapi. Tenaga kerja mempunyai inti 7 barisan produksi khusus mesin, dan juga terdiri dari 7 Brigade produksi dan tiap Brigade terdiri Barisan-barisan produksi. Tugas Komune ini, kecuali tugas pokok menaikkan produksi, tapi juga berkewajiban mengenai pembangunan desanya, termasuk jaringan Yistrik yang pengairannya dapat dikombinasikan dengan pengairan sawah dan ladangnya, sehingga #wapai sekarang ini sudah 95% rumah anggota sudah mempunyai aliran listrik. Mengenai pengairan ini keadaan didesa ttsb., ada keistimewaan, ialah mengalami perkembangan yang tepat, karena dulu jika musim kering sangat kekurangan air, tapi jika musim hujan datang banjir, tapi berkat pekerjaan Komune, bahwa waktu datang banjir bulan Agustus 1963 selama 15 jam tidak mengalami banjir, karena sudah diaturnya jaringan-jaringan air yang dapat menyalurkan 3000 m3, Selanjutnya 60fc rumah-rumah sudah beratap genteng, 407o masih sisa lama tapi sudah diatur kebersihannya, dan dalam planing akan diperbarui semua. Kurang lebih 404 sudah mempunyai pesawat radio, mesin jahit dan jam tangan. Kecuali ini dalam Komune sudah ada pos? percobaan bibit, experimen-experimen laboratorium, tempat recearkh, pabrik alat pertanian dan bengkel*. Kenaikan produksi dapat dibandingkan dengan th. 1957-1963, jika dinilai dengan uang perbandingan dari 1, 21 juta yuan menjadi 4,47 juta Yuen. Komune ini telah mempunyai penitipan kanak-kanak musiman, Taman Kanak?, 3 buah klinik, 2 buah rumah sakit, 9 sekolah Rakyat, yang tenaga ahlinya termasuk dokternya sendiri dari putra putri Komune itu sendiri. Dengan kenyataan ini adalah membuktikan bahwa kemampuan wanita dalam memimpin desanya dan mempunyai peranan yang tidak kecil, maka sangatlah obyektif jika ordonansi yang melarang adanya lurah wanita ditanah air kita ini segera dicabut, dan direalisasinya peraturan Menteri pada bulan Desember 1962, dan instruksi Menteri tsb. segera ditingkatkan menjadi Undang-undang tentang kepala desa Wanita. Pengalaman tentang Koperasi Kerajinan Tangan. as Kerajinan tangan meliputi sulaman, taplak meja, seprei, serbet dll. yang sekarang ini telah menjadi bahan exsport dan dapat mendatangkan devisen Negara. Koperasi-koperasi mulai hanya untuk memberikan Ibu Sumarno dan para delegasi Indonesia lainnya mengagumi sulaman Republik Rakyat Tiongkok. * kok === [PDF page 10] === tata sibuk bagi ibu? Rumah Tangga dengan bekal pengumpulan tepung terigu sebanyak 20 kantong dan 1000 kati beras. Tetapi modal ini sekarang sudah menjadi jutaan Yuen, dan hasil karyanya dijadikan salah satu barang export. Koperasi ini telah mempunyai kekayaan 200 mesin biasa dan elektris, mesin cuci elektris dengan 100 tenaga kerja tetap dan 3000 anggota tenaga kerja yang tersebar dirumah?. Wanita memimpin Dewan Blok. Kami meninjau disalah satu jalan Kwan Tung, yang dikepalai oleh seorang wanita. Blok ini meliputi 12 straat, dan tiap-tiap straat juga ada pengurus wanita, dan mempunyai 1388 keluarga terdiri dari 5531 jiwa diantaranya 48% = 2686 wanita, diantaranya 1210 wanita yang berumur diatas 16 th. Ini terdiri dari 487 Buruh dan pegawai, 110 pelajar menengah, 340 wanita pekerja sosial dan Organisasi wanita dan 272 menjabat RK — RT. Kedudukan Dewan ini diatur oleh Penduduk sendiri, dan mengenai pengorganisasiannya dinamakan Konferensi Wanita. Dan Fungsi daripada Konferensi Wanita ini adalah merupakan penghubung antara Pemerintah RRT dengan massa wanita setempat, Untuk dapat mencapai sukses-sukses dan hasil? yang menggembirakan dalam blok maupun straat ini, didahului dengan apa yang mereka namakan pendidik ideologi, pengorganisasian dan perobahan serta mental wanita. Selama peninjauan ini, banyak pengalaman-pengalaman yang dapat mengesankan dan rasa iri hati (tapi iri ingin berlomba) untuk dapat dikembangkan ditanah air nanti. Ialah mengenai peranan kaum wanita dalam memimpin, desanya, kampungnya, sehingga tidak saja dapat mentertipkan kampung serta penduduknya, tapi sampai dapat memecahkan tentang kesulitan sehari-hari, termasuk dapat memperkuat ekonomi rumah tangga masing”, serta ikut berproduksi yang berarti memperkuat perekonomian negara. Memang sering” masih banyak fikiran-fikiran yang menyatakan bahwa pekerjaan dikampung adalah remeh tapi dalam kenyataannya, jika semua ibu-ibu dikampung-kampung sudah bangkit dan tinggi kesedarannya ini akan mempunyai peranan yang sangat menentukan bagi penyelesaian revolusi dan dalam pekerjaan membangun negara serta masyarakat. 2; Saya rasa juga telah menjadi cita dari warga kota Jakarta, dan bahkan sudah banyak yang direalisasi, ialah tentang apa yang telah menjadi ide bapak Gubernur Sumarno tentang RK. RT. wanita, Soal ini saya rasa tidak hanya akan berhenti pada tugas wanita menjabat RT. RK, tapi ada saat memecahkan persoalan kampungnya,:desanya masing-masing baik dilapangan sosial, ekonomi dan politik. Pengalaman ini dapat membuktikan, bahwa dimulai dengan idee dan pekerjaan yang sederhana, tapi disertai dengan pengorganisasian yang baik, ketelitian serta ketekunan, serta semangat yang tinggi, maka dapat menghasilkan suatu karya yang dikagumi oleh negara Jain bahkan sampai dapat mendatangkan Devisen Negara. Selama ini, bagi kita semua, telah banyak mengerti dan mendengar tentang perjuangan kaum wanita, di Republik Rakyat Tiongkok, dimulai dari perjuangan senjata, prestasi: yang gemilang dari anggauta tentara merah, wanita, yang tidak kalah keberaniannya serta keperwiraannya dengan patriot-patriot lainnya. Dan sampai pada taraf pembangunan sosialis sekarang ini, sudah banyak hasil yang tel: disumbangkan atau dicapainya. Yang me i berbagai macam bidang, seperti apa tadi yang telah digambarkan oleh ibu Sumarno, yang di hubungkan dengan direalisas emansipasi. Hal mana dapat 1 Demonstrasi 1 Oktober dilapangan Tian Amen. Misalnya dapat disaksikan mulai dari lapangan kesehatan, dari juru rawat sampai Dokter? (bahkan seperti yang pernah kz tinjau dirumah sakit bersalin dikota Pek ialah adanya satu team Dokter wanita, ah team pembedah yang terdiri dari ketua asistennya sampai pada pembantusnya adalah wanita yang muda remaja). Dari tenaga pendidikan sampai tenaga guru-guru besarnya dari kerja administrasi sampai pada tenaga tekhnisi dan insinyur', dan banyak sudah kedudukan wanita dalam lembaga-lembaga negara, Pemerintah sampai pada kepala negara. Dan tidak dikecualikan tentang kesenian dan keolahragaan. === [PDF page 11] === ADA dewasa ini sistim pemerintah desa di Indonesia belum ada perubahan yang secara fondamentil, karena masih menggunakan tata-perdesaan sistim IGO/IGOB. Peraturan IGO/IGOB menempatkan kepala desa sebagai,,Raja kecil” didesa. Ia mendapatkan tanah sebagai gajinya ia berhak menarik pajak, pologoro (upeti) menjalankan sistim rodi dsb. Yang membuktikan bahwa sisa-sisa fcodalisme benar-benar masih merajalela didesa-desa. Keadaan sedemikian itu adalah wajar karena IGO/IGOB adalah ciptaan kaum kolonialis Belanda yang digunakan sebagai alat untuk melangsungkan penghisapan ekonomi dan penindasan politik terhadap Rakyat Indonesia. PENGHAPUSAN IG Bagi kaum wanita peraturan yang bersumber pada IGO/IGOB ini diskriminatif, karena peraturan 'itu tidak memperbolehkan kaum wanita untuk menduduki jabatan kepala desa dan pamong desa lainnya, Bahkan yang lebih jelek lagi sebelum ada perobahan pada tahun 1946 jangankan menjadi kepala desa sedang hak untuk memilih saja masih sangat dibatasi, yaitu hak pilih hanya diberikan kepada wanita-wanita yang mempunyai hak atas tanah saja yang pada umumnya terdiri dari para janda. sangat Dengan demikian peraturan tersebut menganggap wanita tidak pernah dewasa dan menyamakannya dengan orang gila, karena dalam salah satu pasal dari pada peraturan itu disebut bahwa yang tidak berhak memilih dan dipilih ialah orang? yang lemah ingatan dan kaum wanita! Perjuangan untuk menghapuskan IGO/IGOB telah dilakukan secara gigih dan ber-tahun-tahun oleh wanita dan golongan lain yang tergabung dalam organisasi-organisasi progresif. Dikeluarkannya Peraturan Gubernur Jawa Tengah yang memperbolehkan kaum wanita menjadi kepala desa dan yang disusul oleh instruksi Menteri Pemerintahan Umum dan otonomi Daerah No. 30/1963 serta telah terpilih dan mengesahkannya 3 orang lurah Wanita di Jawa Tengah dan 1 Orang di Jawa Barat menunjukkan hasil yang konkrit daripada perjuangan kaum wanita dan Rakyat pada umumnya. ~ Tetapi kita tidak boleh puas diri dengan hasil yang sekecil itu, karena walaupun bagaimana majunya sesuatu peraturan, tidak akan lebih kuat daripada suatu undang-undang yang mempunyai kekuatan hukum menjamin terlaksananya tuntutan kita. Oleh karena itu tuntutan tentang penghapusan IGO/IGOB harus terus menerus dijalankan secara gigih, karena hanya dengan hapusnya peraturan kolonial tsb. akan mengakhiri diskriminasi hak wanita dalam jabatan kepala desa dan Pamong desa lainnya. Juga hal ini akan dengan sendirinya mengakhiri segala macam kerja paksa tak dibayar didesa yang sangat memberatkan kaum tani termasuk kaum wanita misalnya menumbuk padi, mengasuh anak?, membersihkan halaman, tanam padi dll. pekerjaan yang dibayar untuk kepentingan kepala desa. Agar kaum wanita didesa dapat memenuhi fungsinya sebagai anggota masyarakat untuk ikut melaksanakan pembangunan nasional dan penyelesaian tugas-tugas Revolusi Agustus 1945, kaum wanita perlu mendapatkan jaminan hak-hak Demokrasi disamping hak-hak lainnya sebagaimana mestinya. Untuk melaksanakan hal tsb. perlu segera terwujudnya otonomi Tingkat III yang menjamin kaum wanita ikut serta dalam Dewan-dewan desa dan lembaga? Pemerintah desa lainnya. Disamping tuntutan atas hak? politik kita masih harus berjuang untuk tuntutan? Jain yang akan menjamin kaum wanita mempunyai persamaan hak waris dan persamaan hak untuk memiliki sebidang tanah atas namanya sendiri. Tuntutan ini akan bisa dilaksanakan apabila UUPA bisa dilaksanakan secara konsekwen sehingga pasal 9 dalam undang-undang tsb. yang menjamin hak milik atas tanah bagi kaum wanita bisa direalisasi. Soal-soal yang penting untuk peng- 0/IGOB hapusan sisa-sisa feodalisme bagi kaum wanita baik didesa maupun dikota ialah agar selekas mungkin diselenggarakannya UU Perkawinan yang nasional dan demokratis yang menjamin hak-hak wanita dalam perceraian dan perkawinan. Perlu ditambahkannya lagi tentang pentingnya wanita desa dan wanita tani terutama Buruh tani dan tani miskin ikut ambil bagian yang aktif dalam melaksanakan gerakan,,6 baik” yang merupakan poros kegiatan gerakan tani revolusi oner yaitu: aksi-aksi tuntutan untuk turun sewa, turun bunga, naik upah, naik produksi naik kebudayaan dan naik politik. Guna melaksanakan tuntutan-tuntutan tsb. harus ditempuh dengan jalan lebih memperkuat diantara kaum wanita sendiri yang terdiri berbagai aliran dan golongan sebagai bagian dari persatuan Nasional yang berporoskan Nasakom. === [PDF page 12] === TELUK Seto, Jepang Barat, mempunyai pemandangan yang paling indah di Jepang. Akan tei di-pulau?nya yang kecil itu sangat tay kehidupan penduduknya berat. Disana terdapat sebuah pulau. yang sangat kecil. Jarak kelilingnya hanya 500 meter. Disana hanya dapat hidup satu keluarga yang terdiri dari 4 orang seorang suami, seorang istri dan dua orang anak? kecil. Walaupun tanah pulaunya itu sangat tandus namun sepasang suami istri itu menanami juga tanahnya dari pantai sampai kepuncak gunung. Pada waktu musim semi mereka menuai gandumnya, dan pada musim panas mereka berpanen kentang. Tenaga listrik tidak terdapat dipulau itu, selain itu mereka harus mendatangkan air dari pulau lain yang letaknya berhadapan. Sebagian besar dari kerja keluarga itu adalah mengangkut air dengan perahunya yang kecil. Dipulau air sangat mahal laksana emas. Dua anak kecil: Yang tua bernama Taro, murid kelas dua pada Sekolah Rakyat yang berada dipulau Jain. Adiknya bernama Yiro. Ia akan masuk S.R. tahun depan. Taro pergi kesekolah setiap pagi dengan perahu ketika ibunya pergi mengambil air. Pada musim panas yang terik tanahnya panas sekali karena sinar 10 CERITA SINGKAT matahari yang membara, dan tanamannya menjadi kering. Suami istri tsb. mengangkut air dengan sekuat tenaga untuk dapat menyelamatkan tanam?annya. Ini adalah perjuangan manusia yang amat berat melawan kekejaman alam. Akan tetapi mereka tidak kecewa. Tanpa banyak bicara mereka terus berjuang. Pada suatu hari, Taro dan Yiro menangkap seekor ikan laut besar. Ini adalah suatu hasil yang besar bagi keluarga itu. Mereka semua pergi kesatu kota yang San letaknya dimana mereka akan dapat menjual ikan besarnya itu. Mereka merasa serba ingin tau tentang segala yang ada dikota besar. Keluarga itu dapat membeli barang-barang keperluan hidupnya dari hasil penjualan ikannya. Begitu primitifnya hidup mereka. Akan tetapi beberapa waktu kemudian mereka ditimpa malapetaka. Pada suatu sore yang panas tiba? Taro menderita demam. Ayahnya pergi kepulau diseberang untuk memanggil dokter. Tetapi semua Dokter tidak ada ditempatnya. Ayah itu pergi dari desa ke Desa dengan ter-gesa?. Ketika ia menemukan Dokter, matahari sudah mulai masuk keperaduannya. Taro meninggal ketika Dokter tiba dipulau itu. Suami istri berdiri tertegun tak sadarkan diri. Pada upacara pemakaman Taro THE NAKED ISLAND (Pemenang Hadiah tertinggi Festival Film Internasional). anak-anak sekolah datang kepulau itu untuk menghadirinya. Suami dan istri itu sang asa sedih dengan nasibnya yang begitu kejam ketika mereka membawa rat mer sti mati Taro kepuncak bukit dimana Taro dimakamkan. Sebagaimana bersinar dengan panas terik tak terhingga. Sebagaimana nya pula sepasa i gangkut air. istrinya mencaln akan-akan ya telah mc adalah pernyata: Tanpa mengeluarka: tapun untuk menghibi nya menatap istrinya ta lain kecuali berbuat der Achimya istrinya bang per-lahan?. Sejak tu biasanya matahari yang melawan lah lagi perjuangan a) wie NN alam. Perjuangan ini berlangsung terus seperti biasanya............... pa oi === [PDF page 13] === Perkenalan dengan Ruangan: PEMBELA HAK-hak WANITA N ULAI dengan nomor ini majalah kita akan menyajikan Ruangan Pembela Hak" wanita pada para pembaca. Ruangan ini memberi kesempatan pada para-para ibu-ibu dan saudara-saudara sekalian untuk bertukar fikiran, mengajukan pertanyaan', usul-usul dan bahan-bahan mengenai berbagai persoalan Hak? Wanita. Pembelaan Hak? Wanita yang kami maksudkan ialah misalnya persoalan! perceraian, perkawinan, hak waris, hak tanah bagi wanita, hak buruh bagi wanita pekerja dll. yang menyangkut kehidupan kaum wanita. Ibu-ibu dan saudara-saudara kami persilahkan langsung berhubungan atas (mengirimkan bahan?). Kepada Redaksi Ruangan Pembela Hak-hak wanita dengan singkatan Red. RPHW, Red. RPHW ini antara lain dipimpin oleh sarjana? Hukum Ny. Trees Sunito SH dan Nn. Titiek Atmoprasojo SH. Ruangan ini kita mulai dengan menyajikan beberapa persoalait yang telah dikirimkan oleh saudara-saudara kita yang telah memulai dengan kejadian yang telah mereka alami sendiri. 1. Persoalan: Bersama ini kami ingin mendapatkan penjelasan tentang seorang Wanita yang sudah bercerai, kemudian mengandung lagi dengan bekas suaminya, Pertanyaan yang saya ajukan ialah: Bagaimana caranya menuntutkan Hak bagi anak yang dikandungnya itu? Apakah ayah yang telah menceraikan istrinya itu masih dapat dituntut atas pengakuannya terhadap si anak sebagai anaknya yang syah-syah sekian, dan atas penjelasan itu kami ucapkan banyak-banyak terima kasih. Ny. S. Banyumas. Jawaban: Jika mulai mengandungnya itu sesudah iddah (dalam waktu 100 hari sesudah bercerai), maka untuk mendapatkan hak bagi si anak suami istri harus rujuk kembali, jika talak yang dijatuhkan baru talak 1. Tetapi jika mulai mengandungnya itu masih dalam waktu belum iddah, maka anak itu mempunyai hak penuh untuk mendapat pengakuan sebagai anak yang sah. 2. Persoalan: Apakah perceraian yang tidak melalui penghulu, tetapi surat talak itw ditulis diatas segel, dan dibubuhi dengan 2 orang saksi, sudah bisa dianggap sah? Dan apakah suami yang menceraikan istrinya dengan cara demikian itu dapat dituntut? dan jika dapat dituntut, menuntutnya melalui Pengadilan Agama atau Pengadilan negeri? Dan Jawatan Pengadilan Agama itu apakah menerima persoalan-persoalan hak Waris? Ny. K. Kebayoran lama Jakarta Jawaban: Perceraian dengan demikian itu, sekalipun diatas segel, adalah tidak syah. Surat talak yang demikian itu perlu ditukar dengan yang syah, yang diminta oleh suami istri yang bersangkutan kepada penghulu setempat. === [PDF page 14] === GIGI REOG PONOROGO Sengaja masalah ini kami tulis, karena kekaguman kami atas kelincahan penari reog Ponorogo dengan barongannya menyerupai harimau dan merak dipadukan menjadi binatang yang tak akan kita jumpa dibenua manapun... Demikianlah wawancara kita mulai dengan Bapak Suharjo Pemimpin rombongan Reog Ponorogo dan Bapak Sulomo, kepala Jawatan Pertanian Ponorogo. Menurut cerita Rakyat binatang Raksasa itu adalah penjelmaan seorang ksatria, seekor harimau dan seekor merak. Binatang ini adalah merupakan permintaan suatu syarat maskawin seorang putri raja Kediri yang diajukan kepada seorang putera raja Ponorogo. Konon menurut kisahnya sang putera raja dalam melewati hutan belantara berjumpa dengan seekor harimau raksasa, perkelahian terjadi dengan matinya harimau oleh tangan putera raja. Terhamparlah mayat harimau ditengah, hutan, tetapi apa yang tampak. Seekor burung merak hinggap pada kepala harimau se-olah-olah berdukacita atas kematian sahabat kesayangannya raja hutan sang harimau raksasa. Pemandangan harimau dan merak itu sangat mengharukan hati putera raja, sehingga dengan kesaktiannya kedua binatang dihidupkan kembali. Tetapi sang burung merak tetap lekat kepada kepala harimau, sehingga binatang aneh dengan kepala harimau dan burung merak merupakan binatang baru yang tak ada disegala benua. Bimatang inilah yang kemudian dibawa putra raja sambil me-nari-nari ke Kediri untuk disampaikan kepada putri. Lepas dari persoalan cerita Rakyat tersebut, kekaguman kami sebagai ahli Gizi tertuju kepada pemain barong yang ternyata kukuh kuat dengan gigi-gigi yang luar biasa, karena seluruh kekuatan ditumpahkan kepada gigi. 12 Berat pemain antara 80 kg, berat topeng harimau, bulu-bulu merak serta penari yang duduk diatas kepala harimau antara 80 kg. Kekuatan berat 80 kg itu ditumpahkan kepada kekuatan gigi yang menggigit topeng barong. Disamping itu sipemain mengikuti irama tabuhan dan menari menurut irama tarian barongan yang memerlukan kelincahan gerak. Lepas dari persoalan,,magic” kami ingin mengetahui rahasia apakah yang menyebabkan kekuatan Yuar biasa tersebut? Sebagai ahli gizi kami ingin mengetahui diet apakah yang menyebabkan pemain reog Ponorogo berbadan sehat kuat, terutama apa yang menyebabkan kekuatan gigi yang Yuar biasa. Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Suharjo dan Bapak Sulomo bisa kami ketahui hal-hal sbb: Penduduk Ponorogo pada umumnya makan pedas?/terutama cabc rawit. Gemar makan sayur“an rebus dengan sambal, masih ditambah lalap cabe rawit dengan lamtoro, taoge, (pete cina), sayur lompong dengan banyak santan kental. Makanan se-hari-hari umumnya ikan asin, tempe. Nasinya: tiwul dari gaplek. Ukuran-ukuran jumlah makan se-hari? yang kami peroleh dari jawaban? adalah mudah sekali untuk dihitung nilai gizinya. Nilai gizi makanan sehari-hari di luar jajanan. Berat — bahan pangan calori gram 500 gaplek 1760 100 cabe rawit A 73 50 lamtoro 75 250 lompong 94 100 santen kental 110 50 kelapa parut 101 25 taoge 8 100 daun ketela rambat 60 100 daun kacang 48 100 daun pepaya 72 100 daun ketela pohon 12 10 terasi 18 10 berambang 4 50 ikan asin 94 100 tempe 136 2725 protein vitamin vitamin vit. A Bl Cc 8 13000 270 170 7.5 150 0 0.6 1280 100 0 5,3 207 112 10 6 4000 160 60 15 0 50 1 2,3 8500 180 10 4 5000 80 15 5.7 3110 60 135 8 13000 270 170 15 25 50 0 12 0 15 0 64,3 35022 1383 405 Setelah pembaca mempe! daftar tersebut diatas, tentu bertanya: 1, mana buahnya? a yang dilan berapa kalau petihan tsb.? 2. berapa calori ten: butuhkan pemai jumlah ma' main itu sedia Jawab: 1. Buah merupakan makanan menanti musimnya bagi daerah Ponorogo. Walaupun begitu tidak akan kekurangan vitamin C, sebab kebutuhan vitamin C bagi orang dewasa bekerja ringan sampai yang bekerja berat hanya cukup 75 mgr vit. C Untuk sekarang pemain barong itu membutuhkan jumlah makanan yang dapat menghasilkan tenaga 4500 Calori. (Bersambung ke hal. 14). === [PDF page 15] === CERPEN ERING dikenangkan kembali desanya, yang kira? 10 tahun ditinggalkan oleh si Amat, yang sampai sekarang belum sempat ditinjaunya kembali. Bukannya ia tidak pernah rindu kepada tempat kelahirannya itu, tapi ta’ lain yalah karena tidak pernah mempunyai cukup bekal untuk kembali kekampungnya. Kehidupan dikota besar lebih menekan dia sekeluarga, yang terdiri dari istrinya, Inah, dan 4 orang anaknya yang masih kecil’. Alangkah beda suasana dan pemandangan desanya, Maka diingatnya kembali gubugnya di-tengah-tengah tegalan hijau, dibelakang rumahnya terdengar setiap hari gemercik air sungai kkecil, dimana ia sering memandikan kerbaunya, Ta’ jarang pula ia melepaskan lelahnya dibawah rumpun bambu, menikmati pemandangan alam yang kelihatan serba indah dan aman itu. Tapi keindahan dan keamanan itu kini telah dikacau oleh gerombolan? DI/TII yang sering datang didesanya, ta’ lain yalah untuk mengadakan perampokan, pembakaran dsb, hingga banyak penduduk yang terpaksa mengungsi ketempat lain, yang lebih aman. Juga Amat bersama istrinya terpaksa meninggalkan kampung halamannya itu, meninggalkan segalanya yang disayanginya, tanahnya, pohon?nya, gubugnya, untuk mengadu untungnya dikota besar. Sediak datangnya di Jakarta, ia bekerja sebagai tukang pembangunan yang beberapa waktu kemudian pindah ke Kebayoran Baru, kota yang masih harus dibangun, yang memberi kemungkinan kepadanya mendapatkan pekerjaan yang lebih banyak. Amat menyaksikan kemajuan dan perkembangan kota tsb, dari kosong penuh alang? saja, menjadi kota yang penuh dengan gedung-gedung dari keadaan buruk menjadi indah. Dia sendiri kadang-kadang tidak percaya bahwa pada sebagian besar dari gedung-gedung tsb. ia juga memberikan iurannya, dengan modal tenaganya yang kasar tapi kuat itu, serta mendapat dorongan moril dan materiil dari istrinya, Alangkah bangganya kalau ia meliwati gedung-gedung yang serba besar dan indah itu, yang kini ditempati oleh orang-orang yang termasuk pegawai-pegawai menengah dan tinggi, atau kaum hartawan partikelir. Malahan banyak diantaranya terdapat yang . sekarang disebut OKB?. Amat tahu betul, macam manusia apakah OKB-okb itu, dan dalam hati kecilnya ia bersyukur bahwa tidak termasuk orang-orang yang semacam 'itu walaupun beruntung mendapat gedung-gedung besar. Ia tidak pernah menginginkan menjadi OKB, betapa juga bahagianya kehidupannya. Ia bersyukur pula mempunyai istri seperti Inah, manusia sederhana dan jujur, yang banyak memberi pelajaran baik kepadanya, hingga Amat tidak terseret oleh aliran-aliran yang salah, oleh cara hidup yang menyesatkan. Sebab tidak sedikit pula dari tempat kerdianya yang juga melakukan hal? bugnya, ber-sama-sama dengan gubug? teman-teman lainnya. Waktu itu Inah masih mempunyai anak bayi berumur beberapa bulan Karena mereka agak membantah petugas-petugas tsb, dengan kekerasan gubugnya ditendang ambruk, alat-alat rumahnya diobrak-abrik semau mereka. Karena mereka beberapa waktu tidak mempunyai atap untuk berteduh, maka jatuh sakitlah anaknya, hingga meninggal. Sejak itu makin mendalam kebencian Inah terhadap petugas-petugas yang menjadi alat itu, hingga bersumpah sampai mati tidak akan mengampuni perbuatan yang mengenal peri-kemanusiaan itu.,,Itukah upahnya atas segala jerih payah suamiku selama 10 tahun sebagai tukang pembangunan itu?”. keluh Inah.,,Tidak berhakkah kita mempunyai atap diatas kepala?”. Ingin dia menyewa sebuah rumah dikampung, tapi untuk itu mesti membayar uang kunci beberapa puluh ribu rupiah. Darimana ia INAH, PENJUAL KOPI yang menyimpang dari rel yang bznar, misalnya mandor?nya yang suka makan gaji buruhnya, atau opzikhter-opzikhter yang suka main sulap dengan alat-alat pembangunannya atau bahan? materiilnya, Juga berkat didikan dari organisasinya, yaitu SB Pembangunan, ya adalah orang pekerja yang rajin, jujur dan disiplin. Berbeda dengan kemajuan yang pesat yang tampak pada seluruh kota, pada keadaan dan kehidupan Amat sekeluarga ta-ta tampak kemajuan sedikitpun. Gubugnya tetap buruk, keadaan rumahtangga tetap korat-karit, hanya yang beda yalah bahwa anaknya bertambah banyak. dan tempatnya sering berpindah?. Betapa 'ia tidak akan pindah, kalau setiap waktu diterimanya perintah dari petugas-petugas untuk pindah, kadang-kadang dengan ancaman akan diperkarakan kalau tidak menurut. Maka diingatnya kembali suatu peristiwa yang menyedihkan, yaitu adanya penggusuran terhadap guakan mendapat uang sebanyak itu? Upahnya sebulan tidak cukup untuk makan 10 hari, untuk dapat agak memanjangkan umur istrinya terpaksa membanting tulang siang malam, disamping membuka warung kopi, juga menerima jahitan-jahitan dari teman?nya, yang hasilnya ya lumayan juga. Dulu waktu tempat mereka didekat pemberhentian bisa, agak lakulah warungnya, tapi sekarang didaerah pinggiran ini, amat seret, yang beli tidak lain yalah tukang-tukang pembangunan saja. Pagi-pagi benar Inah sudah bangun dan bekerja untuk menyiap*kan dagangannya, selesai itu ia mengerjakan pekerjaan rumahtangganya, dan malamnya ia mengerjakan jahitan?nya. Disamping itu Inah tidak lepas pula dari tugas-tugas membantu Amat dengan pekerjaan organisasinya, kadang-kadang menyediakan diamuan-diamuan untuk rapat. kursus dsb, membantu membuat bendera atau poster?, juga mengikuti PBH dan 13 === [PDF page 16] === kadang”? juga mengikuti ceramah? atau rapat umum yang diadakan ditempatnya. Inah bukanlah anggauta sesuatu organisasi, dan 'ia sendiri tidak tahu jadi apakah suaminya dalam perkumpulannya. Yang diketahuinya yalah bahwa tugas suaminya tidak pernah ada henti?- nya, dan bahwa suaminya selalu senang untuk menjalankan itu semua. Kalau kawan? Amat bekerja disitu sampai jauh malam, ini berarti pengeluaran istimewa bagi Inah, tapi betapa juga kekurangannya, selalu ada-ada saja akal hingga dapat menjamin kawan-kawan itu. Sering ia ikut mendengarkan percakapan-percakapan dalam rapat atau kursus, hingga banyak sudah yang diketahui Inah, dan kadang-kadang malahan ikut melaksanakannya, misalnya ikut menandatangi petisi-petisi untuk penurunan harga-harga dan tarif, untuk kabinet Nasakom, untuk penambahan jatah minyak dan beras, menuntut kenaikan upah buruh dsb. Ya tahu pula macam bahaya apakah Malaysia dan Armada ke 7. Untuk 'itu kemarin Amat menceritakan kepadanya, bahwa akan diadakan demonstrasi besar, yang akan diikuti oleh pemuda, buruh dan wanita yang progresif dan revolusioner, yang maksudnya mengganyang terus Malaysia dan mengusir Armada ke 7. Bukan main sibuknya amat dengan kawan?nya, yang sejak pulangnya dari tempat kerjanya, terus membuat poster?, spanduk-spanduk atau menulisi tampah?, dengan berbagai tulisan. Kertas-kertas bekas dicoret-dicoret dengan semboyan-semboyan yang menarik, yang jelas menunjukkan kebencian terhadap kolonialisme/ imperialisme. Dan Inahpun ikut sibuk, dengan membelikan segala apa yang diperlukan mereka, tampah?, cat?, kwas dan kertas. Dengan penuh semangat mereka, Amat dengan kawan?nya bekerja dibawah pohon nangka, menyelesaikan itu semua untuk esoknya. Tapi malam itu tiba? Amat merasa sakit, badannya menggigil, kepalanya pusing. Ketika dipegang oleh Inah, badannya amat panas. Segera disuruhnya minum aspro, dan dibikin- 14 kan kopi panas agar keluar keringatnya, dan lekas sembuh. Tapi segala bantuan dan usaha tidak meredakan sakitnya, Amat gelisah Inahpun ikut gelisah, pada satu fihak memikirkan penyakitnya Amat, pada Jain fihak memikirkan persiapan demonstrasi itu, sedang kertas-kertas masih menumpuk, dan belum ada yang ditempelkan ditembok-ditembok dijalan?, hal yang harus dikerjakan tengah malam nanti. Kegelisahannya itu bertambah pula karena Amat terus menerus mengigau:,,Ganyang terus Malaysia, usir Armada ke 7, hayo maju terus......”, Dengan susah payah dicobanya menentramkan suaminya itu, Baru sesudah agak tentram dan dapat tidur, cepat? Inah memanggil tetangganya, yu Sarti untuk sebentar menjaga rumahnya dan lesaikan pekerjaan Amat yang masih terbalangkai itu. Karena ia tidak dapat membuat coretan?, maka diambilnya setumpuk kertas yang sudah dicoret?, dan pergi keluar menemukan teman? Amat untuk menyampaikan bahwa Amat masih sakit dan tidak dapat menjalankan tugasnya.,,Biarlah aku menjadi penggantinya”, katanya kepada teman?nya itu,,dan biarlah saya kerjakan mana yang bisa saya kerjakan”, lalu pergi menghilang menembus kegelapan malam......... dengan tumpukan kertas dikran. jangnya. Dijalan-dijalan yang sepi, ditembok? tuan-tuan besar, ditempelkannya plakat? itu satu per satu, penuh gairahnya.. Dihati kecilnya ia merasa puas dapat membantu suaminya dan kawan?nya, tapi iapun merasa kasihan mengingat suaminya yang besok pagi tidak akan dapat ikut demonstrasi yang telah dinanti?kan itu. Tapi biarlah, pikirnya, masih banyak Amat? Yainnya, yang tidak kalah semangatnya dengan Amatnya sendiri, yang juga akan ikut mensukseskan demonstrasi yang heroik itu. GIGI REOG (Sambungan dari hal. 12). Maka jumlah makanan se-hari* adalah sebagaimana tercantum dalam daftar tersebut diatas: 300 gram gaplek — 1046 calori 200 gram santan 220 calori untuk minum kopi manis disediakan 75 gram gula — 300 calori kue-kue dari hidangan nyamikan — 400 calori jumlah makan tambahan Jadi jumlah makanan seluruhnya menghasilkan tenaga jumlah 2725 calori + 1976 calori = 4700 calori. Dengan hitungan nilai gizi makanan yang sederhana ini, kita dapat menilai bahwa dalam makanan yang sederhana ini kita dapatkan makanan yang sehat, bukan! Apalagi kalau kita berwisata ke Ponorogo dalam masa-masa panen, — 1976 calori masa pesta kampung kita akan dapati juga Sate Ponorogo yang terkenal itu. Tentu kita akan temui makanan yang lebih sehat dan lebih lezat, bukan? Inilah rahasia makanan penduduk Ponorogo yang orang”nya umumnya tinggi besar. Dalam makanan yang sederhana mereka dapati makanan yang lezat dan cukup nilai gizinya. Ponorogo akan lebih sehat lagi, apabila sepanjang tahun menemui beras disamping gaplek. GANYANG MANIKEBU FILM-film OLDEFO === [PDF page 17] === KONGRES Percikan Api Kartini: KARTINI DAN HAK? WANITA. DALAM suratnya kepada nona Zeehandeelar tertanggal 20 Mei 1901 Kartini a.l. menulis sbb.: Supaya sanggup menghargai haruslah orang faham lebih dahulu, dan betapakah mereka itu akan dapat memahamkan ingin hasrat hati kami, orang-orang muda turunan baru ini, sedang mereka itu yang dikenalnya tak lain hanyalah adat semata? Sedangkan dibenua Eropa, yang sudah maju itu, yang jadi pusat peradaban sumber cahaya, lagi sehebat dan sesengit itu perjuangan merebut hak perempuan, apalagi dinegeri Hindia yang telah berabat-abat lamanya tertidur itu, dan yang sekarangpun masih tetap nyenyak, tentulah dia tiada akan tawakal saja, tiadalah akan membiarkan saja perempuan itu memandang dirinya manusia, yang berhak berpikir dan berperasaan yang bebas, perempuan yang sejak dari dahulu? terpandang dan diperbuat sebagai makhluk yang kurang harganya itu............ Kemudian hari, bila sudah selesai perjuangan kuno yang sudah ber-abad-abad itu, adat itu kami turuti hanyalah oleh karena cinta kami kepada ibu bapa kami”. Demikianlah Kartini menggambarkan tentang beratnya tugas yang harus dilakukan untuk merebut hak Wanita. Kalau di Eropa saja perjuangan itu merupakan perjuangan yang hebat dan sengit, apalagi di Hindia Belanda, yang menurut Kartini masih harus mengalahkan adat kuno yang memandang wanita sebagai makhluk yang kurang harganya itu. Akan tetapi Kartini mempunyai keyakinan, bahwa dikemudian hari akan lainlah halnya. Oleh karena itu, maka seruan Kartini yang dengan tegas ditujukan kepada kaum wanita adalah sangat tepat, yaitu: Marilah, wahai perempuan dan gadis, bangkitlah, marilah bantu membantu, ber-sama-sama bergiat mengubah keadaan yang tak terderita itu”. Apakah artinya semua ituP Artinya ialah untuk memperjuangkan hak-hak wanita maka per-tama-tama wanita sendirilah yang harus bangkit dan berjuang untuk haknya. Untuk dapat melakukan hal itu kaum wanita sendiri haruslah memahami keadaan, sebagaimana juga Kartini dalam suratnya yang menegaskan, bahwa untuk sanggup menghargai, haruslah orang faham lebih dahulu. Persoalan ini perlu diyakini benar-benar oleh kaum wanita sendiri. Oleh karena itu, pada waktu sekarang hendaklah difahami akan keadaan wanita, yang tidak terlepas dari keadaan Masyarakat yang banyak seginya, yaitu misalnya keadaan ekonomi, kebudayaan, politik, dsb. Memperjuangkan hak? wanita tidak terlepas dari tugas kita juga untuk memperjuangkan perbaikan dibidang ekonomi, kebudayaan, politik, dsb. Hak-hak wanita tidak bisa dipisahkan dari sumber-sumber ketidak adilan sosial dalam negeri kita. Oleh karena itu marilah diperkuat front persatuan wanita untuk memperkuat front persatuan Nasional mengalahkan musuh-musuh revolusi Indonesia, ialah Imperialisme, kolonialisme, dan sisa? Feodalisme, Sumber penindasan terhadap kaum wanita dan Rakyat Indonesia. (Sambungan dari hal. 2) dan berdasarkan Penpres no. 13 th. 1961 antara lain juga telah membekukan organisasi wanita partai terlarang Masyumi Muslihat. Sikap dan langkah-langkah ini adalah tepat dan hingga kini masih sepenuhnya berlaku, bahkan harus dipertegas dan harus disempurna- YAN aoi Ka KWI menyambut hangat apa yang telah dicanangkan oleh Bung Karno baru-baru ini, untuk dengan lebih tegas Yagi melawan infiltrasi kebudayaan Imperialis dikalangan anak-anak didik kita. KWI juga telah mendukung peringatan Hari Wanita Internasional 8 Maret tahun 1064 - cm i Sikap politik Yainnya dari KWI, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran Gerakan Wanita Indonesia pada umumnya, adalah kegiatan-kegiatan dalam rangka pelaksanaan Dwikora untuk mengganyang Malaysia dan mempertinggi produksi. Sebagaimana ditegaskan oleh Bung Karno bahwa Revolusi Indonesia adalah sebagian dari Revolusi dunia untuk membebaskan umat manusia dari explotation de Yhomme par l'homme, maka KWI perlu terus menerus berusaha untuk memupuk kesadaran dan menggalang kerja sama yang lebih erat dikalangan kaum wanita Nefo terutama kaum wanita di Asia, Afrika dan Amerika Latin, sebagaimana telah ditegaskan pula dalam kerangka ketiga Manipol, untuk memperkuat kesatuan Rakyat-rakyat sedunia yang anti imperialis, untuk menegakkan kemerdekaan nasional, dan perdamaian sejati. Untuk ini kita laksanakan amanat Presiden Sukarno:,,Kita cinta erdamaian tetapi lebih cinta <emerdekaan”. KWI meyakini pentingnya persahabatan dan solidaritas kaum wanita sedunia dalam menghadapi konfrontasi terhadap,,Malaysia” dan oleh karena itu yakin pula dengan kehadiran sahabat-sahabat kita yang tercinta dari Vietnam, RRT, Korena, Sri Langka, Filipina, Uni Sovyet, Hongaria, Cekoslowakia, Australia dan WIDF, adalah merupakan sumbangan yang tidak ketiil kepada perjuangan nasional Rakyat Indonesia. 15 === [PDF page 18] === Resensi buku: THE WOMEN OF OXFORD Pada tahun 1873, 6 tahun sebelum mahasiswa-mahasiswa wanita Oxford seorang gadis tujuhbelas tahun dengan mata tajam jenaka serta wajah yang lembut berhasil merepotkan para penguji yang terhormat di College Balliol. Gadis ini memakai nama yang agak aneh, yaitu Anne Mary, Anne Henley Rogers. Sejak Oxford membuka pintunya bagi mahasiswa-mahasiswa wanita ditahun 1870, maka Anne Rogers merajai sebagai juara pertama dalam ujian senior. Hal itu adalah untuk pertama kali terjadi dalam sejarah Inggris sehingga masalah diterimanya gadis-gadis dalam Oxford University diketengahkan, dan dimulailah sejarah kehidupan akademi mereka. Demikianlah antara Jain kita bisa baca dalam buku:,,The women of Oxford” karangan Vera Britain dan diterbitkan oleh George G Harrap & Co Ltd. London. Buku yang berukuran 21144 cm ini dan tebalnya 272 halaman beserta hiasan gambar-gambar cukup memberikan gambaran sepintas tentang sejarah kehidupan Akademi Wanita Inggris. Seperti disebutkan buku ini adalah: suatu fragmen sejarah. « Buku ini mengungkap sejarah sepanjang satu abad. Dimulai dengan reform-reform yang maju pada Universitas di Inggris sesudah tahun 1850 yang memungkinkan di- - dirikannya Perguruan? Tinggi untuk wanita dan berakhir dengan penghapusan pembatasan jumlah wanita? Inggris yang bergelar kesarjanaan pada th. 1957 dan kedudukan yang dirubah dari women’s,,societies” menjadi perguruan-perguruan tinggi yang penuh ditahun 1959. Adalah baru sekali tercapainya persamaan kedudukan bagi wanita? Universitas di Inggris (maksudnya di Oxford) yaitu ditahun 1959. 16 Boleh dikatakan buku ini merupakan sejarah kemenangan? (a success story) dalam perjuangan emansipasi universitas bagi wanita di Inggris. Perjuangan melawan purbasangka terhadap diberikannya gelar kesarjanaan kepada kaum wanita sampai pada hasil-hasil dan kedudukan yang dicapai oleh wanita-wanita yang bergelar sarjana cukup disoroti dalam buku ini. Idam?an kaum wanita di Inggris untuk menjadi »lady tutor”, menjadi,,principal” (kepala) dari suatu,, Women's College” cukuplah bisa dibayangkan bagaimana beratnya perjuangan itu apabila melihat Yatar belakangnya sejarah kedudukan sosialnya yang demikian menyedihkan. Sebagai contoh ilustrasi tentang kedudukan sosial wanita Inggris itu baiklah dikutip disini beberapa kalimat dihalaman 25 yang berjudul.,The beginning of Modern Oxford” sbb.: Mayoritet wanita golongan tengah puas menjadi dan ibu dimana urusan rumahtangga merupakan satu?nya kerja yang serasi dengan #yita-yita mereka dan cocok dengan kecakapan mereka. Hanya sebagian kecil dari wanita yang mempelajari laporan? sensus tahun 1851 menyedari bahwa Inggris mempunyai tidak kurang dari 876.920 orang,,surplus wanita”. Diantara mereka itu terdapat perawan-perawan tua dari Oxford yang menjadi korban adanya keharusan tidak boleh kawin selama kuliah. Tosephine Baker menamakan Oxford ditahun 1850-an sebagai masyarakat bujangan dengan kehidupan keluarga yang minimum. Inilah sebuah kutipan tentang keadaan wanita Akademi dengan suka-dukanya di Inggris dimasa itu. Sudah tentu hal-hal itu berubah dimana juga peperangan seperti Perang Dunia ke I dan II memberikan pengaruhnya yang positif terhadap perubahan-perubahan yang bersifat maju itu. Pendek kata untuk dapat mengikuti perjuangan wanita sarjana Inggris di Oxford itu dengan saksama baiknya saudara sendiri buku ini yang mengungkap secukupnya PN sanam dan perjuangan wanita sarjana Inggris dalam masyarakat yang masih kapitalis di Eropah Barat.: Sudah tentu tidak semua cocok diambil pelajaran buat kita disini. Tetapi dengan membaca buku itu se-tidak?nya kita mengetahui perjuangan dari suka-duka saudara-saudara kita kaum wanita Sar jana Inggris melawan segala oa tangan dan purbasangka sosia yang menghambat kemajuan. | Mengetahui dan belajar dari pengalaman orang lain tidaklah salah adanya. VARIA: MUMMIE WANITA JELITA. ris MENURUT harian Inge »Daily Worker” pada perm tahun 1964 telah ditemukan m mie seorang wanita jelita umurnya kira? 1.800 tahun. Mummie itu diketemukan secara KeDetulan ketika sebuah bulldozer sedang bekerja diluar kota Roma dan terbentur pada sebuah benda keras yang ternyata peti mati dari batu. Mummie wanita ini dibungkus dalam kain memakai anting-anting dan kalung dari mas dan batu?an biru dan hitam dileher. Ditangan kirinya terdapat cincin bertanda dengan gambar seorang laki-laki yang bersayap. Jenazah itu kemudian diangkat ke Lembaga Kedokteran Legal untuk ditetapkan apakah wanita itu termasuk salah seorang tokoh dalam sejarah. ing [Unreadable] “IRS === [PDF page 19] === BACAAN REMAJA PABILA kita memasuki toko buku, yang terbesar sekalipun, pada tempatnya kita merasa prihatin, Kepustakaan kita ternyata sangat miskin akan bacaan kanak? terutama bacaan untuk anak menjelang dewasa, Tidak mengherankan bahwa anak-anak lari kebuku-kebuku yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan akan nilai baiknya. Sudah bukan rahasia lagi, bahwa sekarang ini toko-toko buku banyak dibanjiri dengan buku-buku gangster dengan kulitnya roman cowboy-buku: roman ditektif yang pada hakekatnya adalah roman sepionnase konyol yang menyebarkan ideologi anti Komunis. Secara umum buku-buku semacam inilah yang banyak dibaca dan digemari remaja-remaja kita yang mengisahkan kegiatan kontra sepionnase Amerika dalam menggulaung sepionnase dari negeri? Komunis. Dan pada biasanya ceritera demikian yang dikarang oleh orang Amerika dengan filsafat individuilnya yang menonjol dilukiskan peranan seorang individu serba bisa, serba kuat, serba cerdas, dan segala serba lainnya yang pokoknya mengendepankan,,kesupermanan” seorang manusia. Setelah melewati pembunuhan-pembunuhan yang mengerikan, yang tidak mengenal perikemanusiaan, akhirnya komplotan spionnase dari negara? Komunis itu digu- Yung oleh seorang dektetif ulung Amerika, Tidak usah diceriterakan, bahwa dalam ceritera-ceritera itu terjalin rawan-rawan progersif untuk lebih banyak menulis buku-buku kanak?, juga buku kanak-kanak remaja guna menyelamatkan anak?nya dari bacaan sadiesme dan anti Kemanusiaan seperti disebarkan oleh buku-buku tersebut. Namun sebelum sastrawan-sastrawan kita berhasil menandingi banjir buku? murah tersebut dapatlah sekedar oleh: Sugiarti Siswadi kisah percintaan atau asmara yang sangat janggal, sangat murah. Tentu 'kita pantas bersukur, bahwa remaja kita sekarang pada umumnya telah jauh lebih cerdas, dan mempunyai kemampuan menapis. Tetapi seperti kata pribahasa, batu yang betapa juga kerasnya akan berlubang bila setiap hari ditetesi air hujan. Begitu juga betapa kritisnya pemuda-pemuda kita, tentu akan lama-lama bisa terpengaruh oleh,sekap hidup” yang dijejalkan lewat ceritera-ceritera dangkal yang terdensius yang dibacanya. Ada dua hal yang dapat kita pelajari dari masalah ini, Pertama: bahwa fihak lain ternyata aktif dengan sedar menyebabkan kisah? picisan tetdensius itu dan kedua bahwa dari pihak kita kurang adanya kegiatan kearah itu. Pada umumnya buku-buku itu memang buku terjemahan, dan penterjemahnya memang bukan penulis?,,sembarangan” Jadi harus kita sedari, bahwa pemilihan buku-buku memang kehendak, bukan asal kebetulan saja. Jadi kita catat, bahwa ada penerbit tertentu yang siap mencetak dan mengedarkan buku-buku itu dengan pemasangan iklan segede gajah. Kita tentu saja tidak akan merengek-rengek dan menyesali keadaan itu, Kita harus bersikap. Pada tempatnya, kalau sekarang para orang tua menuntut kepada saste sebagai pengganti kami ajukan pendapat, bahwa remaja-remaja kita sudah waktunya juga membaca buku-buku yang dituntutnya orang-orang tua. Bahkan juga untuk itu harus diadakan pilihan yang teliti, jelaslah. Misalnya remaja-remaja kita sudah bisa mengerti dan memahami buku? kepahlawanan zaman sekarang, dan menghargai orang-orang besar serta mengaguminya. Menurut penyelidikan kanak-kanak menjelang dewasa kita sudah bisa menikmati: Laporan dari tiang gantungan (Julius Fucik). Nyanyian Remaja (Yung Mo) Kampung yang pantang menyerah (Nguyen Ngok) dan lain?nya roman refolusioner semacam itu. Maxim Gorki,,ibunda” telah pula bersinghasana dikalbu anak-anak kita. Apabila jumlah buku-buku itu belum mencukupi, ia sudah berjasa besar dalam memberikan bahan banding bagi remaja-remaja kita. Namun disamping itu semua, tetap menjadi tuntutan utama, banyaknya penulisan buku kanak?. Untuk ini harus ada kegiatan timbal balik, dari sipembaca dan si penulis. IRIAN BARAT..... rang-rang lux dll. kebiasaan barat. Dengan setapak-demi setapak dibawah naungan Republik, Irian Barat yang kayaraya akan bangun dan segenap kekayaan tanah tak akan dibiarkan mengalir kekantong penjajah lagi. Beberapa organisasi wanita lokal, seperti Persatuan Cenderawasih, Ikatan Wanita Sosial, Ikatan Wanita Dok I, Persatuan Kemajuan Wanita Dok VIII, kini telah berdiri dengan tujuan memajukan kaum wanita melalui pendidikan umum serta kerumahtanggaan. Banyak pengikut-pengikut kursus yang diselenggarakan oleh organisasi? wanita tsb. Kini di Kotabaru pun telah berdiri Universitas yang pertama di Irian. Irian akan menjadi pulau harapan disamping pulau-pulau lainnya dalam rangkaian zamrud yang melingkar dikhatulistiwa” seperti Multatuli. 17 === [PDF page 20] === Sew ie! i ee KEADAAN WANITA DI PULAU LOMBOK. oleh: Ny. Muslimin Yasin (Mataram). ERBICARA tentang kaum wanita oleh wanita yang telah berkecimpung dalam suatu organisasi wanita revolusioner tidaklah pada tempatnya jika kita tidak melihat secara keseluruhan keadaan obyektif dari masyarakat, terutama kaum wanita baik segi pendidikan, sosial, dan kebudayaannya. Pulau Lombok ada sebahagian dari Daerah Nusatenggara Barat adalah Daerah Pertanian sebagian penduduknya terdiri dari kaum tani yang lebih kurang 7596 terdiri dari Tani miskin dan Buruh Tani. Banyak sawah-sawah yang luas dimiliki oleh tuan tanah. Walaupun UUP PA/UUPBH sudah dijalankan didaerah itu tetapi belum memuaskan, karena antara lain masih terdapat pencabutan-pencabutan tanah garapan yang merugikan 'kaum tani, didasarkan pada UUPBH pasal 10 tanpa kesalahan-kesalahan serta tanpa berunding lebih dulu dengan kaum tani. Melihat klasifikasi kaum tani didaerah ini tidak bisa diungkiri lagi bahwa dalam soal-soal pendidikan, kebudayaan mereka sangat terbelakang, dan sangat menyedihkan bagi wanita tani. Dalam soal-soal pendidikan misalnya banyak wanita tani yang buta Huruf sebagai peninggalan/warisan Feodalisme sehingga banyak anak-anak mereka yang tidak disekolahkan sebabnya jika anak-anak itu masuk sekolah tidak ada yang membantu mereka bekerja disawah atau menjual sekedar hasil tanamannya kepasar. Hal lain yang penting karena mereka tidak mampu membiayai anak?nya. Berdasarkan hal ini tentunya belum mungkin berlakunya UU wajib belajar bagi daerah ini walaupun sudah ada beberapa desa percobaan UU wajib belajar seperti didaerah Tingkat II Lombok Timur. Keseniannya dalam hal nembang, gamelan, mirip dengan kesenian 18 3 Bali bukanlah suatu hal yang mustahil karena pulau Lombok dalam sejarahnya pernah dikuasai oleh raja? Bali hal ini terasa sekali pengaruhnya di Lombok Barat. Tari? annya Gandrung, sedangkan joget paling digemari oleh rakyat. Selain dari itu ada hal? Jain misalnya,Maturan” (sajen sajenan yang dibawa ketempat yang tertentu sedinamakan Beruga (menurut adat adat istiadat Beruga’ itu tempat upacara perkawinan atau upacara kematian). Sebagaimana halnya adat istiadat suku bangsa lainnya bahwa dipulau Lombok terdapat warisan-warisan feodalisme dalam bidang-bidang perkawinan, maka dibawah ini ingin kami uraikan. Warisan-warisan feodalisme dalam bidang-bidang perkawinan seperti halnya tingkatan-tingkatan atau kasta-kasta yang pada Zamannya dianggap sebagai juru selamat. Di Lombok Barat kasta Batu terdapat di Didistrikan Tanjung, Baden (sebutan laki?) (Denda baca Denda sebutan wanita) terdapat dikedistrikan di Bayan No' Bini terdapat dibeberapa kedistrikan di Lombok tengah dan di Lombok Timur umumnya lalu (laki) baig (wanita) kemudian lingkatan setingkat lebih rendah ialah Purwangsa kemudian lagi Luput dan jajar karang atau Kaula. Tingkatan atau kasta-kasta tersebut jelas dilahirkan oleh sistem feodalisme dan kenyataannya melalui itu bagi kasta-kasta tinggi lebih kalau mereka memegang kekuasaan dibidang pemerintahan dapat melakukan bermacam-bermacam exploitasi untuk kepentingan dirinya sendiri. Kaula dizaman penjajahan Belanda disebut,Pengayah” sebagai kasta yang dianggap rendah dimana kasta ini merupakan mayoritet daripada suku sasak yang mengalami ber-macam? penidasan sehingga pernah terjadi bahwa orang kaula itu tidak boleh bersekolah, tidak berhak duduk sebagai pegawai dsb. Lebih serius dalam perkawinan dengan adanya diskriminasi tsb, sehingga adat istiadat sisa-sisa feodalisme membikin terpecah. Belanda antara kat satu dengan kasta lainnya membikin diskriminasi warisan terhadap anaka pria dan wanita dan lebih tielak Hukum buang” artinya tid k ma oleh keluarga wanita mi alnya Kasta tinggi pria 4 ka. win, baik yang setingka kasta? Yebih rendah, Tet Denda atau Baik kawin kasta Purwangsa atau tin rendah maka bagi Denda dan g xi umumnya terjadi hukum buang lagi kalau terjadi percerai Pa dan Baik tsb, tidak di benda v ie lain tenaga kerja yang dimilikinia, Pendeknya terserah pada disings sendiri mencari tempat hidupnig. Dengan demikian tidak jarano u jadi jatuh kejurang kemalanpan” menjadi wanita Pelacur. Demikian halnya sebahagian Purwangsa bile terjadi perkawinan antara Kastante dengan kasta kaula. Jadi ka kaulah yang menjadi sasaran serta salah dari banyak hal. r Disamping itu perlu pula kita mengetahui adat istiadat perkawinan antara Kaula dengan kaula salah satu kasta yang mayoritet di. mana kita akan mengambil segi? Pada umumnya dikalangan 1 gan kaul sebelumnya terjadi perkins === [PDF page 21] === pemuda dengan pemudi terjadi percintaan. Di Lombok Tengah kedistrikan Jenggat para pemuda membawa ber-macam-macam makanan/ minuman seperti kue?, sirup atau bunga-bunga dis yang lazim disebut,,Pengumbuk” Peroweh, atau Penjambok”. Pemberian semacam itu terjadi pada pesta-pesta perkawinan atau pesta" Yainnya diwaktu si Gadis memasak nasi atau,,Ngodang” dimalam hari. Makanan dan minuman yang dibawa oleh pemuda sebahagian diberi kembali kepadanya untuk dimakan bersama berserta pemuda Yainnya dan orang-orang tua yang berada ditempat ngendang tersebut. Pada umumnya pengumbuk, peroweh, penjambok dimakan habis dan tidak dibawa pulang oleh si gadis. Berbeda dengan adat di Sumbawa atau ditempat lainnya dimana si gadis belum dapat menentukan sendiri calon suaminya. Tetapi sebaliknya bagi gadis-gadis kaula berhak sepenuhnya untuk memilih, menilai pemuda mana cocok untuknya. Maka peminangan langsung oleh pemuda itu sendiri kerumah si Gadis di waktu-waktu terluang untuk menyampaikan kata cintanya baik diwaktu malam atau diwaktu siang hari atau disebut,,/Midang”. Kedatangannya tidak boleh melebihi ba. - tas ketertiban dan kesusilaan di kampung tersebut. Mungkin kita merasa heran bahwa seorang gadis boleh dicintai lebih dari satu orang dan pemuda itu boleh midang kerumah si Gadis, tetapi siapa yang dirasa cocok bakal jodohnya si gadis akan menyuntingkan pemuda itu dengan kembang-kembang yang dibawa dengan bersama makanan dan minuman tadi. Pada waktu itu terdapat toleran antara satu dengan yang lain sehingga tidak terjadi bentrokan-bentrokan. Proses peminangan rata-rata berlangsung satu tahun kemudian terjadi perkawinan. Suatu hal yang tercela oleh suku-suku lain bahwa suatu pengambilan si gadis dibawa lari. Hal ini perlu mendapat penjelasan untuk mencegah serba sangka yang tidak?. Pada waktu dibawa lari itu pada malam hari sipemuda atau calon suami ditemani oleh keluarga tua/muda dan pada malam itu si gadis atau calon istri dibawa kerumah famili calon suami. Keesokan harinya bakal mertua mempermaklumkan kepada kepala kampung serta orang-orang yang dipandang tua ditempat itu bahwa si A dan si B telah kawin dengan anaknya. Dan oleh kepala kampung bersama 2 atau 3 orang kawannya pergi ke,,Mesejati/Nyelabar artinya mendatangi 'keluarga calon istri memberi tahukan bahwa calon anaknya tidak hilang membuang diri kesumur atau kekali, tetapi kawin dengan si C dan si D tinggal dikampung itulah dengan tidak dipaksa. Melalui delegasi itulah keluarga calon istri memesan misalnya soal supaya Iekas diselesaikan perkawinannya atau minta apa-apa yang diperlukan persediaan makanan menjamu fihak suami diwaktu,,Nyengkal” artinya menjumpai keluarga isteri. Setelah mendapatkan wali dilakukan pernikahan dan sebelum nyengkol biasanya didahului oleh serangserah (pemberian fihak laki?) yang secara simbolis mempermaklumkan kepada para undangan fihak pria bukan orang pemalas dsb. yang hakekatnya menunjukkan kesediaan pria untuk memberi nafkah Yahir bathin istrinya. Begitulah selanjutnya dilakukan nyengkol yang berarti damai dan diterimanya sebagai menantu. Setelahnya mempelai selesai bersalaman dengan mertuanya serta ahli waris 'istrinya dan para pemuka agama serta para undangan lainnya duduklah diberuga guna menerima suguhan ala kadarnya sesuai dengan pemberian bahan? dari fihak menantunya. Tetapi berarti apa yang telah dikemukakan diatas tadi, disamping adanya beberapa segi positif dari perkawinan kasta kaula didaerah ini tidak jarang terjadi perkawinan-perkawinan liar yang tanpa mendaftarkan diri ke P3 N.T.R. begitu pula timbulnya perceraian se-wenang? permaduan, 'ini hari boleh kawin, besok boleh cerai sehingga menimbulkan ber-macam-macam problim bagi kaum wanitanya. Kini apakah yang harus di kerjakan oleh Gerwani salah satu gerakan massa wanita yang revolusioner, sebagai pejuang emansipasi wanita yang militan dan konsekwen?. Sungguh banyak tugas-tugas kita yang harus dipenuhi. Per-tama-tama pengintegrasian total Gerwani dengan wanita buruh tani dan tani miskin sebagai hasil sidang Pleno/DPP Gerwani ke III untuk melawan dan mengganyang penindasan?/penghisapan-penghisapan didesa dan dikota menggrogoti adat istiadat/sistim feodal dimana saja diseluruh tanah air kita ini, merupakan rantai yang lapuk bagi kaum wanita khususnya, mengubah wajah desa-desa kita dalam arti kata lain mewujutkan masyarakat sosialisme Indonesia, memperhebat pendidikan dikalangan anggota?, gerakan turun kebawah berdasarkan gerakan 6 baik, mensusekkan plan 3 tahun dengan melaksanakan 6 pekerjaan penting Gerwani, meningkatkan gerakan emansipasi wanita dalam ikut-serta menyelesaikan tugas-tugas revolusi sekarang dengan bekerja baik menggalang Front Persatuan Wanita, 19 === [PDF page 22] === MARI MEMBERANTAS Tikus adalah binatang yang telah terkenal sangat merusak dan menghancurkan tanaman dan produksi bahan makanan kaum tani. Tidak jumlah yang musnah karena serangan hama tikus ini, oleh sebab itu ia merupakan musuh nasional kaum tani. Dirumah ia merupakan musuh yang sangat menjengkelkan setiap ibu rumahtangga, karena tikus makan apa yang terdapat didalam rumah seperti beras, kelapa, singkong, bumbu?, sayur-mayur dsb. Bahkan kalau dirumah tersebut tidak terdapat bahan makanan untuk dikunyah membikin kenyang dirinya, direkatnya apa saja yang dijumpainya seperti sabun, kertas, pakaian dan sampai ke-alat-alat dapur. Disamping itu tikuspun membikin gugusan-gugusan dirumah kita sebagai liangnya. Kadang! pada waktu tertentu kitapun bisa mengenainya penyebar penyakit sampar atau lazim diseout penyakit pes. Pada akhir* im produksi bahan makanan ternyata sangat merosot. Salah satu sebab kemerosotan tsb. adalah karena serangan hama tikus. Oleh Jawatan Pertanian dijelaskan bahwa kerugian produksi bahan makanan pada tahun 1962/1963 akibat serangan hama tikus berjumlah tidak kurang dari 1096 produksi nasional, yaitu Ik. 2 juta ton padi atau 1 juta ton beras. Jumlah itu berarti sama dengan jumlah beras yang kita impor untuk keperluan distribusi pada tahun 1963. Mengapa tikus bisa begitu mengganas? Pertama karena tikus berkembang biak sangat cepat dan menurut penyelidikan dapat dike- 20 mukakan, bahwa apabila tikus dapat cukup makanan, sepasang tikus bisa beranakcucu sampai 926 ekor dalam jangka waktu 5 bulan. Sedang setiap ekor tikus membutuhkan 12 kg dalam perhitungan beras tiap tahun. Dengan demikian bisa kita bayangkan betapa besarnya kerugian akibat serangan hama tikus itu. Berdasarkan keterangan-keterangan tersebut diatas, maka keputusan sidang pleno YI DPP BTI yang menyatakan perang terhadap hama tikus dan menganggap tikus sebagai musuh massal untuk membasmi tikus baik didesa maupun dikota, sewajarnyalah kalau disambut dengan hangat. Kita kaum wanita perlu ambil bagian secara aktif dalam kegiatan-kegiatan ini. Aktivitet dalam gerakan basmi tikus ini bisa dilakukan dengan jalan ikut serta dalam team-team atau panitya-panitya basmi tikus yang diorganisasi oleh BTI ber-sama-sama dengan organisasi massa rakyat pada umumnya untuk menarik mereka menjadi tulangpunggung dan sangerakan-sangerakan pembasmian tikus. Pekerjaan ini penting sekali artinya bagi suksesnya gerakan tsb. Dalam hal ini perlu sekali diingat akan masih terkebelakangnya kebudayaan kaum tani akibat sisa-sisa feodalisme. Ketakhayulan masih merajalela dalam soal hama tikus ini, yang menganggap tikus tak boleh dibunuh karena tikus adalah utusan dari Nyi Loro Kidul dan macam-macam takhayu' lain. Contoh ini hanya di Jawa saja, tetapi yang pasti takhayul semacam ini perlu kita lawan karena sangat merugikan. Juga pekerjaan mengorganisasi perlu mendapat perhatian sepenuh- TIKUSs— nya, yaitu membentuk team-team dan panitya-panitya sampai ke-desa-desa dan membentuk kelompok-kelompok untuk lebih mengintensifkan gerakan-gerakan basmi tikus. Selanjutnya melaksanakan gerakan-gerakan basmi tikus dengan mem bunuh tikus se-banyak?nya supaya tanaman kita dapat disela matkan dari gangguan itu. Gerakan harus dilakukan secara massal dan serentak dalam waktu-waktu yang ditentukan, misalnya sebagaimana telah dijalankan oleh BTI ditahun yang lalu, yaitu gerakan? 1-7 Oktober dan 1-7 Nopember. Disamping ini t pula dilakukan secara insidentil setempat dan secara per orangan dengan semboyan,,setiap likus mesti dibasmi baik dirumah, disawah atau diladang. Praktek gerakan gelombang pertama yang dilakukan pada tgl. 1-7 Oktober agar sangat menggembirakan, karena salain banyak tikus yang terbunuh, gi kepercayaan takhayul dikalangan massa kaum tani, menambah kegairahan produksi agi kaum tani, yang semasa belum ada gerakan pembasmian tikus itu, diantara mereka ada yang hampir berputus-asa sebab panenannya setelah menunjukkan hasil yang lalu gagal akibat serangan hama tikus. Gerakan-gerakan ini juga lebih meyakinkan kita tentang pentingnya persatuan yang kokoh erat dikalangan Rakyat didalam setiap kegiatan dan aksi? Berkat persatuan fikiran dan tindakan maka gerakan ini bisa berhasil dan dapat memabisa me: tahkan semua penghalang yang timbul. Untuk mempertinggi produksi bahan makanan dan mengikis sisa? feodalisme, gerakan-gerakan yang demikian perlu diadakan terus menerus dan lebih disempurnakan pelaksanaannya agar lebih baik hasil yang bisa === [PDF page 23] === NODA DIKULIT MUKA. KULIT KERING. Kalau terasa bahwa kulit muka itu kering, panas-panas dan pula kelihatannya mengeringsing, maka itu adalah suatu tanda bahwa kulit itu kering. Kulit ini selama satu minggu tidak boleh dicuci dengan air sabun, totapi barut sajalah dengan minyak manis atau minyak jarak. Sesudah itu, tiap malam ditutup muka #tu dengan isi ketimun yang dihancurkan. Bungkus ketimun ini dengan kain jarang, Jalu letakkan diatas muka. Dapat pula dibeli creme atau obat, guna menambah lemak kulit muka itu. KULIT LEMAK. Kulit muka yang terlalu banyak minyaknya harus dibarut tiap malam dengan air jeruk nipis atau dengan air muka (Face Lotion) yang diperbuat orang se-mata-mata untuk mengobati kulit semacam itu. KUTIL. Muka dan tangan yang ditumbuhi kutil tentu se-kali-kali tidak cantik kelihatannya. Ber-macam-macam obat diadakan untuk menghilangkan kutil ini, misalnya: diikat dengan benang, dibakar atau dibalut dengan obat kutil. DAGING TUMBUH. Adapula daging kecil-kecil tumbuh pada kulit muka, didekat mata, dileher atau disebelah hidung. Hentikanlah makan minyak hewan, gula dan bumbu-bumbu yang pedas?. Untuk mengeluarkan daging yang tumbuh ini telah ada ber-macam-macam obat, seperti salep atau air muka. Boleh juga dilunakkan air muka itu dengan air panas. Sesudah itu dipercepat dengan kain minyak supaya keluar. KERUT. Kulit yang berkerut dapat diperbaiki kembali dengan putih telur dan air jeruk nipis. Lebih dahulu muka dibarut dengan air minyak atau vaseline. Setelah kena bagian muka?nya, muka dikeringkan dengan kain yang lunak. Sesudah itu baru dibarut dengan putih telur yang dicampur dengan air jeruk nipis. Putih telur ini dibekukan diatas kulit. Dalam waktu itu muka tidak boleh bergerak sedang orang berobat tidak boleh berbicara. Kalau telah direnggangkan kulit itu oleh putih telur tadi, dibiarkan sebentar, Jalu dicuci dengan air dingin. MASAKAN JAGUNG UNTUK SANTAPAN PAGI. Marilah sekarang kita menikmati masakan-masakan yang dibuat dari jagung untuk santapan pagi maupun sore hari. 1. Lontong jagung. Bahan?: V9 kg jagung. 1 butir kelapa. merica, daun pisang. Cara membuatnya: jagung yang ditumbuk direndam dulu, lalu dicuci bersih dan diberi santan kira? 3 mangkok, garam, merica dimasukkan dan terus diaduk diatas api sampai hampir matang, dibungkus seperti lontong dan dikukus, dimakannya sudah dingin. 2. Rempeyek jagung. Bahan: Jagung ditepung halus, diajak, diberi bumbu ketumbar, bawang putih, garam, air, adonan seperti rempeyek dan terus digoreng diberi kacang atau ikan teri. 3. Talam jagung. Jagung yang masih ada janggalnya kira? 5 butir, kelapa 1 butir, gula 2 mangkuk, garam sedikit. Membuatnya: Jagung diparud, diberi air, lalu diperas dan ampasnya dibuang. Dicampur dengan santan kira? 3 mangkuk, masukkan gula dan vanille lalu diaduk diatas api sampai matang kemudian masukkan diloyang. Kiriman: Ny. Utuy. MARI MEMBERANTAS dicapai. Gerakan ini harus dijalankan baik didesa maupun dikota?, Karena kalau gerakan basmi tikus ini hanya dilakukan di-desa? saja, kotalah menjadi tempat pengungsian tikus-tikus yang di-kejar? didesa dan jika hal ini terjadi maka akan memperlambat terbasminya musuh nasional itu. Kaum wanita adalah yang paling berkepentingan akan suksesnya mempertinggi produksi bahan makanan, maka sewajarnyalah dan merupakan bahkan suatu keharusan bagi kaum wanita untuk tidak segan-segan ikut memobilisasi diri dalam gerakan membasmi hama tikus. Kegiatan ini bisa dijalankan dengan ikutserta dalam team-team atau panitya-panitya atau melakukan gerakan perorangan membasmi tikus dirumah dan pekarangan, dengan secara intensif memasang perangkap berupa yepretan atau kurungan, menggali lobang-lobang tikus, mengasap, dsb. yang pada pokoknya bertujuan untuk mempercepat pembasmian hama tikus. HAYO, kobarkan semangat basmi hama tikus dikalangan wanita! Untuk suksesnya peningkatan produksi bahan makanan yang sangat kita butuhkan itu! 21 === [PDF page 24] === TIMBANGAN MAJALAH: "SWASNIMANCHE” MAJALAH baru yang bernama »Swasnimankhe” yang mempunyai arti,,Wanita” muncul pada semester kedua tahun 1958 di Katmandu ibukota Nepal. Lima tahun yang lalu dalam penerbitan pertama ia keluar sebagai majalah triwulan dan sekarang penerbitannya menjadi teratur sebagai Majalah bulanan.: Redaksi dan penerbitnya adalah Ni. Shasi Kala Sharma seorang ekerja sosial yang kenamaan di Kota Nepal. Dari tajuk rencana sepintas lalu dapat dimengerti peranannya yang dimainkan dalam penghidupan wanita Nepal, sebagai illustrasi yakni,,wanita dan pemilihan umum” Konstitusi,, Undang-undang dasar dan hak-hak wanita”,, Undang? Perkawinan”,,Tuntunan nasional dan wanita”. Artikel-artikel seperti ini yang memberi penjelasan kepada kaum wanita sebab?nya peraturan Feodal yang kolot dan sistim sosialnya yang terkebelakang yang harus dilenyapkan. Pengumuman peraturan baru yang progresif, dan menetapkan sistim pemerintahan yang demokratis. Seruan kepada wanita Nepal untuk bersatu dengan saudara-saudara pria guna maksud demokratis dan kemajuan negara. Akan tetapi ini tidak hanya berhubungan dengan kondisi yang terdapat di Nepal sendiri, ini juga membawa tugasnya yang berhubung dengan soal-soal umum wanita seluruh dunia. Dalam penerbitan yang paling rtama dimuat keputusan-keputusan dari pee 4 GWDS yang diadakan di Wina bulan Juli 1958 dan memuat artikel Ny. Soong Ching Ling berkenaan dengan hari anak? Internasional. Agar supaya wanita Nepal dapat belajar tentang oknum-oknum wanita dari lain-lain negara maka telah di- 22 muat majalah tersebut riwayat hidupnya Ny. Ang Sang dari Burma, Ny. Bandaranaike dari Ceylon, Ny. Furtsewa dari Sovyet, Ny. Indria Gandhi dari India dan banyak lain?nya. Di Pagina tersebut juga didapat artikel-artikel tentang aktivitet wanita di banyak negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin yang menunjukkan solidariteit wanita sedunia dan aksi*nya untuk perdamaian dan perlucutan senjata. majalah yang sungguh? (betul) .memainkan peranan yang bertanggung jawab dalam perjuangan wanita di Nepal sekarang, yang mana ini juga sebagian dari perjuangan umum wanita seluruh dunia untuk mencapai kehidupan yang baik. Kami mengharap umur bagi majalah yang baik ini panjang IBU KARTINI DAN ANAK?. Persoalan anak-anak tidak bisa dipisahkan dari kehidupan dan perjuangan se-hari-hari daripada kaum ibu. Bila kita Yihat dari tulisan? ibu Kartini, bahwa sebenarnya soal anak-anak adalah sudah selayaknya menjadi soal masyarakat. Dalam buku,,Habis gelap terbitlah terang” Ibu Kartini mengatakan dalam ulasannya:........ Ada suatu kali datang seorang anak kepada seorang tua. Bertanyalah orang tua itu apakah kehendaknya, Peace tidak ada barang suatu apa kepunyaannya, tiada makanan yang enak?, tiada barang perhiasan maupun pakaian. Jawab anak itu:,,Bukan barang yang enak?, bukanlah barang pakaian, bukanlah barang perhiasan yang aku kehendaki, wahai ‘bu, berilah saya bunga melati yang berkembang didalam hati”. ,,Bunga melati yang berkembang dalam hati” adalah barang yang indah dan merupakan kebenaran yang diberikan kepada anak?, artinya melaksanakan tuntutan anak? tsb. menjadi kewajiban, kewajiban yang memperindah hidup bagi diri sendiri maupun bagi diri orang lain. Dalam soal pendidikan dijelaskan oleh Ibu Kartini,,Wahai itulah sebabnya maka aku berkehendak, jika mendidik anak?, haruslah diusahakan mendidik watak, yakni yang terutama haruslah juga diusahakan yalah memper kokoh rasa kemauan anak yang dididik itu. Rasa kemauan itu ha ruslah dibesarkan oleh pendidikan yang terus-menerus, Maksud pendidikan untuk anak: dalam pandangan Ibu Kartini yalal bagaimana menguatkan kema anak-anak kearah tujuan yang benar dan isi pendidikan terutama membina watak sianak agar membela keadilan dan kebenaran. mun Bagaimanakah kita, kaum wanita pada zaman sekarang mewarisi cita? Ibu Kartini tsb. diatas? Masalah anak-anak sebagai biji mata ibu, sebagai generasi yang akan mengganti kita dalam memegang panji-panji revolusi Agustus 45 haruslah menjadi penyorotan seluruh masyarakat. Tidak hanya para ibu?, para guru-guru maupun ahli-ahli pendidik, tetapi dari segenap golongan harus memberikan perhatiannya kepada masalah anak-anak ini. Sebagai anggota? Parlemen bisa memikirkan bagaimana Hak? Anak-anak bisa segera diujudkan sebagai Undang? Perlindungan Kanak-kanak yang akan mewajibkan masyarakat melindungi hak hidup, hak bersekolah, hak berkembang anak-anak dalam masyarakat yang bahagia. === [PDF page 25] === BACAAN ANAK? KITA CERITA RAJA SARDAN Saduran Karya Pushkin. OLEH Yayasan Kebudayaan Sadar, Jl. Batutulis, Jakarta, telah diterbitkan sebuah buku cerita bergambar untuk anak-anak dengan judul: Cerita Raja Sardan. Ukuran 13,8 em X 11,5 cm, berisikan 67 gambar beserta te ksnya, dengan gambar sampul yang baik juga. Harga Rp. 40,—. Cerita ini disadur berdasarkan syair pengarang Rusia yang terkenal Pushkin. Thema ceritanya banyak didapati juga di-negeri? lain, seperti di Vietnam, juga di Indonesia ini seperti yang kita kenal dengan nama Bawang Putih dan Bawang Merah. Kedengkian 2 terhaday dara sesaudara » adiknya yang terkabul cita'nya menjadi permaisuri digambarkan dengan terang dan menarik untuk anak-anak sehingga anak? tak bosan membacanya dan pula mendapatkan didikan pekertinya darinya., Banyaklah persamaan dalam cerita-cerita rakyat didunia ini. Dengan diperkenalkannya cerita-cerita yang bertema hampir serupa itu kepada anak-anak dan juga pembaca-pembaca dewasa kita sudah tentu membantu merapatkan persahabatan dan saling pengertian diantara anak-anak dan rakyat-rakyat berbagai bangsa. Suatu rintisan yang perlu diteruskan. (H). KALUNG. OLEH Yayasan Kebudayaan Sadar juga diterbitkan sebuah cerita dalam bentuk cerita bergambar untuk anak-anak hasil karya pengarang Cerita Perancis yang terkenal De Guy Mauppasant yang berjudul Kalung. Cerita ini sudah cukup dikenal oleh umum sehingga tak perlu kiranya diulangi lagi isinya disini. Buku cerita ini berformat 13,5 cm X 11 cm, berisikan 66 gambar dalam bentuk cerita beserta teksnya, sampul dengan gambar berwarna menarik. Harga Rp. 30,—. Bagi anak-anak sudah tentu cerita ini mengandung pelajaran juga, teristimewa bagi anak-anak perempuan. Tokoh nyonya Lousel dengan suka dukanya, dengan kesenangannya bersolek yang ber-lebih?an yang akhirnya mendatangkan kemalangan baginya itu merupakan cermin bagi semua anak kita baik laki? maupun perempuan. Atas usaha penerbitan buku cerita untuk anak-anak ini patut dinyatakan penghargaan kita dan hendaknya diteruskan dengan buku-buku lain- KOLEKSI KARYA? MUSIK. DALAM Perpustakaan Pusat Negara di Bukares terdapat koleksi karya-karya musik yang jarang terdapat. Antaranya sebuah kopi orisinil edisi Handel yaitu: opera Tamerlane”, London 1724, yang direvisi secara pribadi oleh penggubahnya Hiindel. Juga terdapat opera,,Vestal” dari Spontini. ~ Ruang musik Perpustakaan Akademi Rumania memuat 3000 karya-karya musik, baik dari Rumania sendiri maupun dari luar negeri. Yang dari Yuar negeri all. terdapat karya-karya musik Turki, seperti dari penggubah-penggubah musik Cerkes Ibrahim Effendi, Hussein Aga, dll. yang digubah pada permulaan abad ke-19. Karya-karya musik dari ossini, Meyerbeerx, seperti karya musik,,La Marguerita du Poéte”, ikhard strauss, juga terdapat daa koleksi musik perpustakaan tsb. nya yang mengandung pendidikan dan cermin hidup. TIGA SAUDARI. INI adalah kisah tiga wanita sesaudara yang temanya hampir sama dengan cerita Raja Sardan. Yayasan Kebudayaan Sadar menerbitkan dalam bentuk cerita untuk anak?. Buku berukuran 13,5 X 8,5 cm. berisikan gambar 56 buah bersama dengan teksnya, sampul bergambar dan harga Rp. 30,—. Untuk anak-anak sudah tentu buku menarik dan mengandung pelajaran-pelajaran pekerti yang baik. Usaha penerbitan yang patut dipuji dan diteruskan. Sudah tentu untuk anak-anak yang dewasapun buku ini baik juga. IBU KARTINI con o2osonteraneanr Sebagai wartawan/pengarang bisa menulis banyak dikoran maupun buku-buku tentang anak-anak maupun menciptakan bacaan-bacaan bermutu bagi anak-anak yang sungguh haus akan,,santapan mental” yang sehat dan bukan hanya rujak,,komik” yang merusak. Sebagai ibu dan pendidik terlebih?, pendidikan putra putrinya seharusnya langsung menjadi tanggungjawabnya dan jangan hanya diserahkan kepada pembantu saja. Organisasi wanita bisa banyak memberikan bantuannya guna pendidikan kanak-kanak dengan mendirikan Taman? Kanak-kanak maupun mengisi waktu-waktu terluang bagi anak?. Demikianlah sekelumit tentang pentingnya masalah kanak-kanak mendapat sorotan sebaik-baiknya. BANTULAH PALANG MERAH INDONESIA} 23 === [PDF page 26] === Mengembangkan seni paduan suara DI IBUKOTA sering diselenggarakan berbagai peristiwa internasional terutama yang bersifat Asia Afrika seperti Konferensi Wartawan Asia Afrika, Executive Pengarang Asia Afrika dll. Pada saat demikian tidak hanya sambutan kata yang ramahtamah menerima para delegasi yang berdatangan, tetapi lagu-lagu rakyat yang indah segar mempesonakan. Siapakah yang membawakan lagu? itu menggemakan,,Halloo? Bandung”,,Sorak-sorak bergembira” dll. jauh diluar batas-batas tanah air dibawa para delegasi kenegeri masing-masing disegenap penjuru Asia Afrika? Mereka tak lain Paduansuara*, pemuda pemudi kita yang telah ber-tabun-tabun melatih diri, mahir membawakan lagu-lagu tanah air dengan segenap kecintaan dan gairah hidup. Baik Ensemble,,Gembira”, Paduan Suara Ibukota dari RRI maupun ansambel,,Maju Tak Gentar”, yang sering membintangi perayaan? Tujuh Belas Agustus di Jakarta, juga Ansambel,,Sabang Merauke” dll. paduansuara yang kini semakin tumbuh baik di Ibukota maupun didaerah?. 24 Memang penting sekali arti Paduansuara dalam meluaskan lagu? yang bermutu serta mengeratkan setiakawan bangsa?. Kalau kita ingat betapa arus lagu? »ngak ngik ngok” melalui film?, piringan hitam kemudian diteruskan oleh sebagian pemuda-pemuda kita lewat,,band?”nya maka penghentian lagu-lagu yang tak sesuai dengan jiwa revolusi itu tak dapat dilaksanakan tanpa ada kegiatan senisuara lainnya sebagai penggantinya. Dalam hal ini maka senipaduansuara perlu dikembangkan. Menggembirakan sekali bahwa organisasi-organisasi pemuda juga telah menyadari hal ini dan seperti dalam program kegiatan bagi organnisasi pemuda, buruh maupun wanita sudah dicantumkan kegiatan pembentukan serta pengembangan paduansuara?. Paduansuara pelajar meliputi ribuan, sedangkan paduansuara 5 ribu pada waktu pembukaan Ganefo sungguh merupakan ne gaan nasional. Disamping itu lombaan-lombaan paduansuara telah di. lancarkan baik yang bersifat nasional oleh organisasi-organisasi pemuda Oleh: Syaraswati. maupun set Hara daerah por daerah Perlu | kita ketahui bahwa paduan suara ditanahair ses a mpun yai dasar pengembangan ang 1: ng Pena, ber i Jawa Sel 3Ka r, di J NM embromo an like au ré akyat a dup subur « dengan kekayaan (reditambah pertoire) lagu* nasional, sebaliknya pac yara-yara yang baru dibentuk bisa dikembangkan dengan ? daerah yang memenambah Jas narik, dengan demikian menanamkan rasa cinta tanah air melalui lagu?. Mengembangkan seni paduan suara merupakan kewajiban bagi kita sekalian dalam melawan arus budaya imperialis lewat media lagu-lagu ngak ngik ngok. KOBARKAN TAVIP === [PDF page 27] === BEBERAPA CONTOH PENYA- KIT YANG DISEBABKAN KE- KURANGAN MAKANAN PENYAKIT yang disebabkan karena kekurangan makanan dapat dibagi sbb.: 1, Kekurangan umum. Il, Kekurangan Chusus. Contoh: Kekurangan umum. 1, Kita telah mengenal apa yang sering disebut,,Bengkak lapar”, Penderita penyakit ini, telah menderita kurang makan yang lama sekali, jadi dideritanya dari lapar yang dirasanya oleh Yambung, sampai lapar yang diderita oleh tiap-tiap cel tubuhnya. Cel-cel dalam tubuh menjadi makin berkurang isinya, yang mana penderita ini makin lemah, kemudian cel-cel yang bertugas mengadakan perlawanan terhadap penyakit juga semakin lemah, bahkan isi cel-cel tinggal cairan yang lebih banyak berupa air yang tidak lagi mempunyai zat-zat penting. Maka penderita menjadi tambah bengkak makin menghebat yang dapat membawa maut. 2, Kita sering pula bertemu ibu yang mendukung anak yang kurus sekali, hingga si bayi ini kelihatan kakek tua tinggal kulit pembungkus tulang. Bayi demikian itu dinamakan,,Bayi yang menderita malnutrition”. Ini soal dapat terjadi bilamana bayi yang masih menetekkan, kemudian ibunya sudah mulai hamil lagi, disamping itu masih pula meneteki si bayi malnutrition ini. Sedang ibu yang mengandung serta meneteki ini mempunyai air susu yang sudah tidak mempunyai susunan gizi yang baik untuk kebutuhan anak yang sedang diteteki. Karena dalam tubuh ibu sendiri telah ada suatu pembangunan janin, jadi bahan-bahan pembangunan banyak mengalir kepada anak yang ada didalam kandungan. Disamping yang demikian itu, ibu kadang-kadang tidak mempunyai pengertian tentang kebutuhan makanan anak kecil atau makanan bayi. Maka anak yang sudah menderita malnutrition ini bila tidak segera diberikan makanan tambahan berupa nasi tim, buah?, susu, keadaan ini akan menjadi berlarut-berlarut yang mana dapat membawa maut bagi si anak. Dua contoh ini kiranya sudah cukup untuk memberikan contoh penyakit yang disebabkan karena kekurangan makanan umum, (Ya lapar ya kekurangan zat-zat). Contoh: Kekurangan Chusus: 1. Kekurangan Vitamin A. Kekurangan vitamine A dapat mengakibatkan penyakit mata yang ber-tingkat?. Pertama-tama orang tidak dapat melihat pada senja hari. Tingkatan ini disebut buta senja atau buta ayam (Hemeralopie). Tingkatan kedua, bila orang sudah menderita Hemeralopie tidak segera berusaha untuk kesembuhannya, maka selaput tanduk dari mata semakin kabur penglihatannya. Tingkat ini dinamakan Xerophtalmie. Mata bersisik (berkapur) — vlek Bitot — Xerosis = bagian selaput kering mengering. Bilamana pada tingkat kedua ini belum juga mendapat pertolongan atau orang masih tidak berusaha akan kesembuhannya, maka bintik putih itu makin meluas yang mana dapat menutup hitam mata bahkan dapat meletis yang mengakibatkan orang buta untuk selamanya (Keratomalacie). 2. Kekurangan Vitamin B. Kekurangan vitamin B1 dapat mengakibatkan penyakit beri?. Penyakit tsb. sudah cukup dikenal. Per-tama-tama orang merasa sesemutan, makin lama makin kehilangan perasa pada kaki dan kemudian kaki menjadi bengkak serta kehilangan sifat elastis pada urat daging. Ini dapat diketahui bila urat daging itu ditekan, tidak segera kembali pada keadaan semula. 3. Kekurangan PROTEIN. Pada anak-anak kecil dapat mengakibatkan menderita apa yang dinamakan Kwahiorkor, atau menderita malnutrition. Badan anak-anak yang dalam masa pertumbuhan, kekurangan protein menyebabkan anak menjadi: — Terlambat pertumbuhannya. — Kurang kecerdasannya. — Kurang bersemangat. — Kurang rapih. — Rambut kusut dan tidak mengkilat, menjadi putih-merah (depigmentasi). — Kelainan pada kulit. — mudah sekali terkena infeksi. === [PDF page 28] === SSL ALL LD LL ALL AL AL AL LB AL AL AL LB AL AL AL AL AL AL AL LE, Ba SANA AE SREP BOWTAVIT Z BANYAK MENGANDUNG VITAMIN! Es TTR = )3 aa An tuk 1" uae JAKARTA uNTUK ORANG 7 daw ANAK? u a a! a a! a ey ey ey ee ee ee ee ee ee ee ee ee ee ee ee ey ey ey a ey a a P.N.F.B. MPH — Percetakan Jakarta III ANT ANT ANT T teeattepettrenttegettrenttepetterntteeetteentteeettecetterrttecettecnttegetteeettreettenttegattegattegettecettepettapettepettepettnpettegt ting ettag ett Mean AT ARA Tp IRR UTARA IRR RnR RnR eee eT CET ALE AEN eee eet eet ty Ht Odi retret Fnga rt Aytlteynttegnttngentegnttegattagnttegnttegnttngnttnyattnpntingnttapetteqatteyatteyntteyattngnttapnttegettentteyattegnttepttteqattegnttngnttngnttegnttegnttagettegnttegnttynttny =>.