1910-1960: Hari Wanita Sedunia Berumur 50 Tahun
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.884); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
=== [PDF page 1] ===
1910 - 1960
Hari Wanita Sedunia berumur 90 tahun
50 Tahun yang lalu kaum wanita dari berbagai negeri berkumpul dikota Kopenhagen untuk menyatakan betapa pentingnya persatuan kaum wanita untuk memenangkan hak2nya azasi dan melancarkan segala usahanya untuk perdamaian. Mereka memutuskan untuk merayakan tiap tahun Hari Wanita Sedunia sebagai pernyataan daripada kepentingan yang sama yang mempersatukan wanita sedunia.
50 Tahun yang telah lalu itu, yang ditandai oleh perubahan-perubahan sosial dan penemuin-penemuin iimiah serta tehnik yang besar, telah memberi perspektif-perspektif yang gemilang bagi keselamatan dan kesejahteraan umit manusia, Diantara hasil-hasil Bemilang dalam periode ini yang penting juga kita catat yalah kemajuan yang felah dicapai kaum wanita disega'a la pangan kehidupan. Dibanyak negeri kaum wanita telah memperoleh hak2nya politik. Me.
reka mengambil bagian “diberbagai “lapangan produksi yang makin besar jumlahnya dai:
memangkurjabatan-memangkurjabatan yang trad sionil yang dulu hanya untuk kaum lelaki. Disemua lapangan.kehidupan kaum wanita mengambil tempat makin luas yang memang menjadi haknya dalam masyarakat. Dengan Makin teguhnya mereka menduduki posisi-posisi berkat 'emar-- puan dan, keahlian mereka serta kesedaran atas pertanggunganjawab mereka. Hasil-hasil yang menentukan ini telah tercapai berkat usaha-usaha yang tekun dan heroik dari mereka semua yang mengambil bagian dengan se-baik2nya lan hasil-hasil ini pulalah yang memungkinkan kaum wanita hidup lebih terhormat sebagai warg negar?. sebagai pekerja dan sebagai ibu.:
Jadi lahirlah: seorang wasita baru dengan hak2nya yang telah-diakuy dalam Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa. Y i
. Akan tetapi belum semua haknya tercapai. Kaum wanita dibanyak negeri masih be.
lum dapat menikmati hak-hak mereka sepenuhnya dalam lapangan pendidikan, hak untuk hekerja, atas upah yang sama untuk pekerjaan yang sama, untuk menduduki, semua ayabatan, persamaan hak legal dan politik, jaminan ekoromi dan sosial. Untuk mer'ya pai semua ini, semua bentuk-bentuk diskriminasi harus diberant: 8.
Untuk mencapai tujuan ini dan untuk menjamin keniajuan wanita seterusnya di.
“alam keluarga dan masyaraxat, perdamaian dan hak bingsa-bingsa untuk menentukan nasihnya sendiri adalah merupakan syarat-syarat mutlak. pikiran inilah yang mengiihami pari wanita yang berkumpul di Kopensagen 50 tahun yang lalu itu ketika mereka mempersatukan perjuangannya untuk hak-hak wanita dan menyelamatkan perdamaian.
Akan tetapi dua peperangin besar dan banyak pertikaian-pertikaian lainnya selama setengah abad,yang baru lalu ini telah membawa kerusakan-kerusakan hebat dan korban besar bagi umat manusia. Hingga sekarangpun ancaman perang masih aia dan ditambah lagi dengan ancaman senjata-senjata nuklir dengan akibat?nya yang mengerikan. Sekarang ini persatuan adalah lebih penting 4 kapanpun juga bagi wanita untuk melenyapkan peperangan se.lama2nya. ’
Kaum wanita mempufyai keinginan yang sama untuk melindungi keh dupan untuk keselamatan keluarga’ din haridepan anak2nya.
Wanita dari semua yapanzan sosial. baik yang sebagai buruh, petani, sarjanal wa.
nita rumahtangga, wanita yanz tergabung dalam organisasi-organisasi maupun yang tidak, semuanya Serhak untuk menang das mempertahankan diri.
Kami, wanita-wanita dari 28 negeri dari semua-benua, yang tergabung dalam berbagai organisasi, yang mengadakan pertemuan di Malmo pada” tg. 13 dan 14 Juni.th. 1959, mengajak segenap organisasi wasita, semua perseorangan dan lain?nya yang menyokong pen Giryan adil kaum wanita ini, ustuk serta mendukurg perayaan-perayaan peringatan Setsngah Abad Hari Wanita Sedunia th. 1960.. iu it
» Hari ini akan merupakan suatu Hari Besar untuk memperingati jasa segenap pe- (juang pelopor yang telah meniahului berkorban untuk kita. untuk mengeaang kembali peristiwa-peristiwa bersejarah yang telah lampau dan menarik pelajaran-pelajaran dan semangat paru “ari sukses-sukses yang telah tercapai, yeng menambah keyak.nan kita akan datangnya sukses-sukses selanjutnya bagi kaum wanita yang tax dapat terpisahkan dari kemajuan seterusnya dari nitsyarakat seluruhnya.
'Panitia Persiapan
Peringatan: Setengah Abad Hari Wanita “Sedunia Malr..o. Swedia, 13 — "4 Juni 1959