Bagaimanakah Pendapat Wanita Indonesia (tentang pertemuan Kopenhagen)
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.948); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
=== [PDF page 1] ===
Ny. Aruji Kartawinata, ketua Panitia Peringatan
Setengah Abad Hari Wanita” Internasional di
Sebagaimana biasa setiap rapat Panitia Setengah Abad Hari wanita Internasional selesai, rumah Ibu Aruji Kartawinata menjadi sunyi' kemvali. Lebih-lebih didalam Puasa ini. Semuanya kelihatan tenang. Diwaktu begitu ibu Aruji dengan tersenyum menjawab pertanyaan Redaksi. Katanya:
Dalam pidato saya sudahlah jelas. Bahwa Hari Wanita Internasional itu adalah Hari yang pantas dihormati oleh setiap kaum wanita didunia ini. Sebagaimana buat wanita Indonesia “enghormati Hari Kartini. Mengapa begitu? Itu tidak lain karena, bahwa Hari Wanita Internasional itu adalah Hari yang melahirkan kesatuan perjuangan dan tuntutan hak-hak wanita sebagai anggota mas'arakat. Yalah hak-hak untuk memilih dan dipilih dan hak diakuinya kaum wanita untuk ikut serta dalam kebidupan masyarakat. Perayaan dan pertemuan kaum wanita sedunia di Kopenhagen adalah merupakan suatu kenyataan yang tidak bisa diungkiri oleh siapapun, bahwa kaum wani'a sedunia telah - serentak bertindak untuk kepentingan kehidupan: Hal ini bisa dilihat dari acara pertemuan itu yang telah meliputi semua kepentingan. Problim yang menjadi titik berat, yalah ikut sertanya kaum wanita dalam kehidupan masyarakat, ekonomi, sosial dan peranan wanita dalam perjuangan untuk meredakan ketegangan internasional dan perdamaian. Juga sangat menggembirakan dicantumkannya tugas wanita dalam rumahtangga, artinya soal-soal kekeluargaan, dan kewajiban wanita diluar rumahtangga, Kemudian soal pendidikan, keahlian, kewartawanan, dan kebudayaan. Dengan demikian sebetulnya Pertemuan itu akan merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk perkembangan perjuangan dan kehidupan kaum wanita, dan untuk sejarah kemajuan dunia itu sendiri. ae
Bagaimanakah
Pendapat
Wanita Indonesia?
Kemudian kita berhadapan dengan Ibu Ratu Aminah Hidayat. Red. tidak meminta pendapatnya secara khusus, tetapi dari pergaulan sehari, dari hubungan pekerjaan dapat menangkap semua cita-cita dan pendapat yang terkandung. Berkatalah Ibu R.A. Hidayat itu terutama dalam rapat-rapat: N
Pertemuan Kopenhagen adalah sangat penting artinya buat kaum wanita. Tak hanya wanita Indonesia tetapi juga kaum wanita disemua negeri. Sesuai dengan acara yang telah ditentukan itu sudah jelas untuk dimengerti, bahwa pertemuan Kopenhagen itu bermaksud untuk memajukan dan meningkatkan pengetahuan kaum wanita. Pertemuan itu adalah baik karena untuk kepentingan hak-hak wanita, kemerdekaan nasional, persahabatan internasional dan perdamaian dunia, Karena itu Peringatan setengah Abad akan merupakan kejadian yang penting dalam perkembangan gerakan wanita.
Dr. Ny. Hurustiati Subandrio, anggota Presi.
dium Musyawarah Wa nita Internasional di
Kopenhagen
Beralihlah ki dan Ibu, R.A.
drio, Seorang Dokter yang, perhatiannya banyak dicurabkan untuk gerakan wanita. Dengan sememdari Ibu Arujy Kartawinata yat ke Ibu Hurustiyati Subanberikan »Wanita seluruh dunia”. Dal
dengan jelas dapat terba Ibu. H. Fr
=== [PDF page 2] ===
bandrio Lisatasi benar-benar, bhw. ke-erbelakangan dan kebodohan kaum wanita itu disebabkan oleh tekanan-tekanan kolonialisme dan “imperialisme. Beliau menganggap bahwa pertemuan Kopenhagen yang datang adalah penting. sebagaimana lima-, puluh tahun yang lalu kauny wanita dari berbagai negeri berkumpul di Kop@nhagen dan menetapkan tg! 8 Maret sebagai Hari Wanita Internasional yang diperingati sebagai hari perjuangan untuk mencapai hak-hak wanita dalam\kehidupan masyarakat dan untuk kemajuan-kemajuan kaurdwanita. |
Juga ditekankan bahwa dalam perjuangan adalah perlu sekali adanya persatuan dan persahabatan internas'onal, Didalam suatu rapat, tatkala beliau ditunjuk oleh Panitia untuk berangkat ke ' Kopenhagen, Ibu Hurustiyati Subandrio dengan | perhatian yang penub bersedia, berangkat. Beliau menganggap bahwa bepergiannya itu sebagai suatu kewajiban, lebih-lebih semua menekankan bahwa beliau telah diangkat menjadi anggota Presidium Internasional dari Peringatan itu, ini berarti sustu kehormatan buat kaum wanita Indonesia. Demikian pula terhadap acara pertemuan itu dikatakan, bahwa acara sangat interesan dan penting sekali untuk diikuti. Dengan rasa penuh tanggung jawab Ibu H. Subandrio juga menerima dirinya ditunjuk sebagai Ketua Delegasi.
Demikianlah beberapa pendapat yang telah di | kemukakan oleh tokoh? Gerakan Wanita Indonesia,
& mag ee es MR ana es go |
Pada tg. 21 April 1960 pagi telah di buka Mus'awarah Wanita Internasional untuk memperingati Setengah Abad Hari Wanita Internasional* di Kopenhagen.
Kaum wanita dari 80 negeri diwakili oleh 900 de'egasi bertemu di gedung Idraetshuset yang dihias dengan yneriah. Musyawarah tsb. diakhiri pada tg. 24 April.
Indonesia mendapat kehormatan untuk membuka Musyawarah tsb. yang dilakukan oleh Dr. Ny. H. Subandrio.
SS ME ng
TEE OS SS EA EN EA EK
2 SSS SS Ss SEK
- nita Internasional Australia, sdr Rusiyati dikirim
.. telah mendengar bahwa
Memenuhi undangan Panitia Hari Wanita Internasional di Australis untuk mempererat per--.
sahabatan dan perdamaian
Ny. Rusiyati
Untuk memenuhi undangan Panitia Hari Waoleh Panitia Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Internasional di Jakarta untuk mengunjungi-negeri ersebut. Sdr. Rusiyati adalah wartawan Antara.
Hubungan antara wanita Australia dan wa- $ nita Indonesia harus lebih dipererat demikian bu nyi surat dari Panitia Wanita Internasional di Brisbane. Panitia di Australia merasa lega se- Indonesia bisa mengirimkan wakilnya. Mereka telah merencanakan $ programnya untuk mengadakan peninjauan di-"1 berbagai tempat agar wanita diberbagai tempat © tsb. bisa berkenalan dan Sana wak pengalaman perjuangannya. Sebaliknya wakil Indonesia sendiry juga bisa langsung*menanyakan se gala sesuatu tentang kehidupan dan apa yang telah dikerjakan wanita Austra'ia. Jadi dengan demikian bisa saling mempererat persahabatan untuk perdamaian.
Rakyat Australia yang cinta damai dan yang menunjukkan setiakawannya dengar mengadakan pemogokan besar-besaran menentang pengiriman senjata ke Indonesia yang akan dipergunakan, Belanda untuk memerangi Rakyat Indonesia, tak bisa dilupakan oleh seluruh Rakyat Indonesia. Maka pernyataan terimakasih Raky termasuk wanita - Indonesia selalu didfyapkan pada tiap-tiap kesempatan pertemuan dengan wakil Rakyat Australia. —
Selain pernah adanya Aelegasi wanita Australia yang diundang ke Indonesia yaitu Ny. Allison Dickie, ber-kali-kali wakil-wakil Rakyat Australia mampir ke Indonesia bila melalui tanahair kita. Karena negeri kanguru tsb letaknya berdekatan dengan Indonesia” dan “selalu menjadi lalulintas, Maka sekalipun kesempatan berlabuh di Indonesia sejam dua jam tetapi waktu yang pendek itu tentu dipergunakan untuk bertemu dengan Rakyat Indonesia.
Sdr Rusiyati adalah wanita Indonesia yang per tama yang diundang oleh Panitia Hari Wanita Internasional Australia.