Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00064

Kesan Dr. Hurustiati Subandrio dari Kopenhagen

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good (0.948); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === Kesan-kesan Dr. Iturustiati Sutandrio Ibu Hurustiat, Subandrio, Ke tua delegasi wanita Indonesia ke Musyawarah Wanita Interna sional di Kopenhagen baru-baru ini, menerangkan dalam percakapan khusus dengan Redaks; Api Kar tini. bahwa yang amat 'mengesankan kepadanya dimusyawarah itu, adalah perhatian dan peng hargaan yang besar sekali ui hadap Indonesia, yang diperoleh baik dalam musyawarah maupun dari masyarakat Kopenhagen sendiri. Sebagai anggauta Presidium Musyawarah, Ibu Hurustiati telah mendapat kehormatan untuk memimpin sidang pleno Musyawarah pada hari periama, yalah pada hari 21 April, ketika semua wanita Indonesia ditanah air sedang memperingati hari lahirnya perintis jalan emansipasi wanita Indonesia Ibu Kartini. Diterangkan oleh Ibu Hurustiati bahwa berhubung pem bukaan sidang pleno pertama jatuh bertepatan dengan Hari Kartini, maka oleh delegasi In donesia hal ini dikemukakan ke pada pimpinan Musyawarah dan hasilnya yalah bahwa Musyawarah Wanita Internasional di Kopenhagen itu mengirim suatu tilgram ucapan selamat kepada wanita Indonesia. Penghargaan yang diberikan kepada Indonesia juga nampak dari kenyataan bahwa Indonesia telah terpilih untuk menduduki berbagai tempat yang penting se lama Musyawarah itu berjalan, kata Ibu Hurustiati. Ia sen diri umpamanya telah menjadi Ketua Komisi Pendidikan dan Kebudayaan, anggota-anggota delegasi Indonesia ‘lainnya, umpamanya Ny. Handoko dibantu oleh Ny. Utomo Ramelan, telah menem pati kursi Wakil Ketua Komisi Hak-hak Wani'a. Ny. Suriadarma dipilih untuk duduk dalam Komisi Resolusi. yalah Komisi yg. Musyawarah. 10 dari KOPENHAGEN Tadinya, kata Ibu Hurustiati, pemerintah Denmark yang ibu kotanya dijadikan tempat ber kumpulnya wakil-wakil dari 73 negeri itu, tidak begi.u menaruh perha tiannya kepada Musyawarah. Te tapi akhirnya ada pula ditunjuk kan perhatiannya, yalah dengan diadakannya suatu resepsi oleh satu2nya Menteri wanita dalam Kabinet Denmark, yaitu Menteri Agama, untuk menghormati wa kil-kil Musyawarah sebanyak 20 wanita. Jsini pula Indonesia ikur terpilih dan diantaranya 20 wanita yang memenuhi undangan Menteri wanita ytu adalah Ibu Hurus'iati sendiri Ketika ditanyakan mengenai kesan umum yang diperolehnia Ibu Hurustiati menyatakan bahwa Musyawarah ini “mengingat sifat dan luasnya. adalah sangat penting, oleh karenanya adalah penting sekali pula bahwa Indonesia dapat mengirim delegasi nya yang representatif. Ibu Hurustiati mengatakan bahwa Musyawarah ini mendapat perhatian besar dari Kaum Wanita negara-negara muda. Baniak diantara - mereka “dari Afrika. Kuba, Irak, dan lain-lain memerlukan datang. Dalam pidato2nya mereka menandaskan bahwa kak kerja dan hak akan pendidikan haruslah sama bagi wanita dan lelaki. Utusan-utusan dari Amerika Latin umpamanya mengatakan bahwa hak akan pendidikan disana belum sama. Wanita yang terjun dalam berbagai lapangan pekerjaan. umpamanya bisa menjadi pekerja biasa tetapi masih sukar baginya untuk menjadi insinyur. Perhatian besar ditunjukkan pula oleh kaum wanita dari negeri-negeri yang tua. umpamanya Austria, Perancis, Inggris. Musyawarah berjalan dalam suasana persahabatan wanita se dunia yang meriah, terutama pu la karena ke'ika itu di Kopen hagen adalah musim semi, dimana semua tumbuh2an mulsi menghijau kembali dan semua bunga-bunga mulai mekar, demikian Ibu Hurustiati. Pada pembuka. an Musyawarah suatu orkes besar kota Kopenhagen dengan dirigen seorang wanita pula telah membery konsernya. Persahabatan dipererat lagi dengan ti kar menukar tandamata-tandamata. Wan ta Denmark bekerja keras se kali untuk penerimaan tamu! nya yang sekian banyak itu. Da lam malam kesenian dimana d ga Indonesia ikutserta yala dgn. sumbangan Sdr. Effie Cos salah seorang peserta delega Indonesia, terdapat pula sua nyanyian bersama oleh pemuda pemudi Denmark, yang antara lain mendengarkan pula lagu Indonesia Satu Nusa Satu Bang sa. Suatu penghargaan lain yang menyenangkan, demikian Ibu Hurustiati Achirnya "ia — men'yeritakan bahwa sebanyak 94 negara diundang untuk ikutserta dalam Musyawarah ini. Sekretaris Jen dral Komite penyelenggara ada lah Ny. Carmen Zanti. yalah Sekjen Gabungan Wanita De mokratis Sedunia, yang belur: lama berselang mengunjuna Indonesia dalam rangka Sidar Biro GWDS yang diadakan « Jakarta. Anggota-anggota Presidium yang berhalangan datang ada: lah. Puteri Kamboja berhubung dengan wafatnya Ra dia Kambodia baru-baru 1: dan juga yang tidak datang adalah Ny. Eaton dari Amerik Serikat berhubung dengan akan adanya pemilihan Presiden bar dinegerinya. Tetapi Amerika Se (Bersambung kehul. IS