Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00080

Harapan Jenab (Seminar Nasional Wanita Tani, 1961)

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good (0.899); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === Jenab, seorang wanita tani miskin dari desa Pabuaran di Jawa Barat sedang menggendong anaknya yang baru usia kira-kira 10 bulan sewaktu ditemui Oleh wartawan Api Kartini di Gedung” Wanita. Ia adalah salahsatu peseria Seminar Nasional Wanita Tani di Jakarta fang ciselenggarakan oleh DPP Gerwani. Pada wajah Jenab ‘terlukiskan penderitaap yang mencckam kehidupannya. Apakah kirarya yang diderita itu? Mengapakah ia sampai datang di Jakarta dalam Seminar? Sebagaimana sebagian besar wanita tani yang hidup didesa yaitu yang terdiri dari buruhtani dan tani miskin, dalam diri Jenab tercerminkan kehidupan sebagian besar dari penduduk desa, ya sebagian besar dari Rakyat Indonesia,,/Mefekalah yang paling tertindas dan terbelakang. Semua kemeyaratan dan keterbelakangan yang menimpa kaum tani termasuk wanita tani adalah akibat penghisapan dan penindasan tuantanah. Demikianlah Jenab sebaga dan isteri ya mengayami litan-litan sebaga akibat masih | A sisa-sisa feodalisme dide kemiskinan mereka tak jaga kesehatan " t iny Dicnab sesungguh semuanya berrening’ gal. Sekarang ini tinggal 6 orang jumlah 12, tetapi yang 8 anak. Jenab dengan suami ad keluarga miskin. Sawal nyak 50 bentey| yang 19 gedeng padi. Se dikan beras mend Sanya yaitu di Pabuaran tahun hanya terd nenan. Jenat bekerja d La me Harapan Jenab terhadap Seminar Wanita Tani yalah mengajak se banyak?nya. wanita tani untuk melaksanakan Undang? Bagi Hasil === [PDF page 2] === sampai siang hari. Untuk menambah kebutuhan hidupnya pada sore hari mereka mencari kayu atau daun-daunan untuk dijuay kepasar. Anah2nya yang sudat besar juga ingin sekolah. Betapa pun susahnya kehidupan Jenab dengan kelig'ganya membanting tulang untgk bisa menyekolahkan anaknya. 3 dari anak2nya kini sudah sekolah, 1' su. dah bekerja dan yang bungsu berumur 10 bulan. Kehidupan yang serba susah itu ditambah lagi bila panenan yang hanya sekayi da. “Yam setahun itu mengalami peceklik. Sedangkan sebagay pekerja, wanita tani walaupun paling produktif, tapi mereka tak kenal jaminan sosia) diwaktu sakit, diwaktu mengandung hingga melahirkan. Sebagai petani, wanita tanf sama halnya dengan kaum tani umumnya membutuhkan tanah garapan dan. perbaikan tingkat hidup: hak wanita tani untuk memiliki tanah yang sekarang ini telah dijantin oleh Undang-undang Pokok Agraria pasal 9 perlu dituntut realisastnya. Sewaktu terdengar oleh Jenab Gan teman-teman lainnya di desa bahwa akan diseyenggarakan seminar wanita tani, mereka pun ingin tahu. Apalagi setelah didesanya didatangi oleh wanita-wanita yang akan mempeya. jari keadaan wanita tani, wanita-wanita tani tb. disamping menerangkan ke. hidupannya, mereka dapat penjalasan-penjalasan tentang akan adanya Berpi. nar wanita tani.. Y Wanita-wanita tani dklesanya Jenab telah setuju bahwa dari desa Pabuaran perlu ada rangkat untuk olkakubanat indies pya- Karta. Dengan rasa yang terharu campur gembira Jenab berangkat. Anaknya yang bungsu diajak. Da- —..ooaoocooooccooowoce Ibu Ruslan Abduigani tengah memberikan sambutannya pada Se minar Nasiona§ Wanita Tani. lam. seminar wanita tani juga diadakan peni-ipan anak-anak untuk ibu-ibu yeng membawa anak2nya. Jenab pun senang, ini bisa meringankan pikirnya Malahan iapun mengatakan, alangkah bagusnya bila di-desa-desa pun diadakan |penitipan anak-anak. Sebab ia sendiyrf seringkali mengajak anak2nya yang masih kecil kesawah bila dirumah tak ada yang mengawasinya anak-anak. Seminar wanita tani yang kaya akan pengalaman itu sangat membantu bagi wanita-wanita tani didesa ia mengatakan. Seminar yang teah berhasil dengan sukses itu ternyata telah merumuskan putusan-putusan yang sangat. berguna seperti: — Tentang kedudukan, hak dan peranan wanita tani dalam menyeyesaikan Revolusi Agusius 1948 — “Membangkitkan wanita tani untuk perbaikan tingkat hidupnya, untuk memperbesar sumbangan. “ 'aya dalam melaksanakan fandreform seria dalam menaikkan produksi.. Isinya dimasukkan - tuntutan pelaksanaan “landreform, tentang Bagi Hasil, ten- | tang produksi bahan sandang pangan — Meningkatkan kesedaran berorganisasi wanita tani dan msluaskan gerakan-gerakan sosiai-ekonomi, pendidikan dan kebudayaan Pameran Padi Yagus juga mena. rik perhatian para pengunjung Kecuali itu pun diadakan pameran hasil tanaman wanita tani bescrta alat2nya. Adapun masalah yang penting dirasakan oleh para pengunjung dan peserta yalah pelaksanaan dari putusan Seminar itu sendiri yang berarti juga mengajak se-banyak2nya wanita tani.