Kumandang: Sidang Dewan Setiakawan Asia-Afrika, Bandung 1961
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.9); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
=== [PDF page 1] ===
Utusan Srilangka sedang menikmat!
pemandangan di Tangkubanprahu.
N (Foto: Yamea)
IDAK banyak jumlah utusan
wanita idang DESRAA.
Tetapi Gyumlah yang ada menunjukkan bahwa kaum waritapun giat berkecimpung dalgm bidang setiakawan antara Rakyat-rakyat se-Asia-Afti ke, Kecuali Indonesia, hanya bsbera Pa negery lainnya seperti Ceylon, Re publik Demokrasi Vietnam, Iran, Ka merun Tenan, mempunyai ang gota wahita dalam delegasinya.
Wartawan pyonya per-tama-tama telah berusaha untuk menemui Ny, Marthe.
Moumie dari Kamerun, bukan saja kurena ia adalah | satu?nya utusan wanita dari Afrika, tetapi juga ka ‘rena menariknya riwayat hidup nyonya tsb, hal mana gecara selenting-selenting telah didengar sebelumnya oleh war tawan nyonya, Tidaklah mudah men dapatkan kesempatan ber-cakap-cakap dengan Ny. Moumie, karena begitu banyak minat para wartawan lainnya untuk mengadakan wawancara de ngannya Demikianlah, maka appoint ment wartawar nyonya dengan Ny.
Moumie menjadi agak mieleset ju ga, sebingga tinggal diberi sebuah brosur saja oleh Ny, Moumie, yang (kemudian masih sempat pula menya takan dalam bahasa Perarni'is yang lancar bahwa ia "sangat gembira dapat berkunjung ke Indonesia dat ikutserta dalam musyawarah yang demikian penting Ini,”
Bro8ur kecil yung ditulis oleh ny.
Moumie sendiri, kiranya tak dapat kita lalui begitu saja, tanpa memberi beberapa kutipan. Dengan judul "Kenang2an dari kehidupan suami ku”, brosur ini ternyata mengungkap kan suatu kejadian yang sangat se
28
KUMA
NDANG
8 gett kedua kalinya Bandung telah menjadi tempat musyawa rah negeri?2 Asia dan Afrika, tetapi kali ini bukanlah dari pemerintah-pemerintah melaninkan dari wakil8 Rakyutnya. Dibawah mit percakapan Redaksi-Api Kartini dengan beberapa
ini adalah anggota wasekelunita dari delegasi A-A yang menghadiri sidang Dewan Setiakawan Rakyat-rakyat Asia-Afrika. yang diadakgn dari tanggal 10 sd 14) April 1961
dih dan kejam yang telah menim pa keluarga Ny, Marthe Moumie, ‘le ngan terbunuhnya Dr, Felix Roland Moumie liwat yunan oleh tangan kaum imperialis, baru 4 bulan saja sebelum Ny. Moumie datang ke In donesia, Dr. Felix Moumie yang ke tika Situ menjabat Ketua. Partai Persatuan Penduduk dalam bulan Nopember tahun 1960 telah dirgcuni dan. meninggal dalam sebuah rumah sakit di Jenewa, sebagai perbuatan keji kaum imperialis Terhadap se orang penjuany yang gigih untuk kemerdekaaan nasional tanahairn'a Kamerun, Dengan cara yahg meng harukan tetapi penuh berisi sema ngat juang, Ny. Meumie telah men tieritakan dalam brosur itu, bagai mana suamrinya yang berasal dari pe tani miskin dengan melalui keseng sgaraan dan pengorbanan besar men
jadi seorang tokoh gerakan kemer dekaan negerinya dan seorang dow ter yang cakap dan dicinta oleh Rakyat,
Kata-kata yang penuh semangat juang seperti ditulis Ny. Moumie dalam bro
sur inl adalah demikian: "Kami mengetahui bahwa kemerdekaan itu tidak akan datang begitu saja, ki'a
tidak akan dapat ment nya dengan buket-buket bunga mawar, tetapi dengan pengorbanan-pengorbanan yang besar kadang-kadang dengan jiwa manusia
Kami mengetahui semua konsekwensi dari berjuang ini. Mengapa pula kami akan mundur atau mening galkan medan perjuangan bila ada kdfwan-kdfwan yang jatuh terbunuh? Per
Utusan? Indonesia dalam Sidang Desraa.
Dari kiri: Nyonya Francisca Fanggiday, Nyonya Utami Suryadarma din Nyonya Mr. Iwanah Priyono, (Foto: es)
=== [PDF page 2] ===
BANDUNG
benar dan
disokong
kami adalah karenanya ia 9 yeri yang cinta perdamaian, an dau kemerdekaan ‘Dan brosur ini Ny. Moumie mengakhiri dengary. kata-kata "Bghu-membahu dengar Takyat Kamerun saya meneruskan perjuangan, untuk ke meuangan,cita-cita suami saya, yang juga menjaj, cita-cita saya sendiri yaitu suatu Kamerun yang Merd dan Bersatu" Semangat dan. teka fang sama ini pula yang telah ber kumandang diruangan sidang DES- RAA di Bandung itu, yaitu umtuk mencapai kemerdekaan ba semu
gan oleh h semua
keac
negery jajahan melawan kolonia lisnte, neo Kolonial:sme,:
Percakapan dilanjutkan dengan beberapa anggota wanita delegasi
lainnya. Kesempatan beriemu dimu.
dahkan oleh adanya pertemuan ra mah tamah dengan utusan-utusan wanita aging ini yang diadakan oleh DPP
Gerwani, Walaupun sepatah © dua patah kata, mereka ini telah menyatakan isi hafi mereka sebagai
berikut kepada wartawan Nyonya.
Ny, Nguyen Thi Luu, utusan dari Republik Demokrasi Vietnam meng anggap -soal penting bahwa "DES.
AA ambil keputusan untuk membentuk Seksi Wanita dala tariat DESRAA yang persis antara lain harus dikerd
Vietnam dan Indonesia
4 negeri lainnya.”
Ny. Kamari, seorang ahli hukt
dari Srilangka melahirka keg paannya berada dalam £
Gerwani itu, dan menyatak bahwa pertemuan lingkungan walaupun
kecil itu -meniyerminkan hasrat ka um wanit tuk bersatu dan y menuju tercapainya
Utusan. dari Republik Demokrasi. Vietnam dengan tekun mendengarkan pidafo dalam Sidang Desraa.