Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00091

Pendaftaran Sukarelawan untuk Membebaskan Irian Barat (17 Januari 1962)

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Fair (0.796); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === Reportase: PENDAFTARAN SUKARELAWAN UNTUK MEMBEBASKAN IRIAN BARAT [Unreadable] di kalangan ramai [Unreadable]. Demikian juga [Unreadable] menentukan diri masuk sebagai sukarelawan-sukarelawan tenaga aktif untuk melaksanakan Komando Rakyat. Sejak pagi-pagi pada 17 Januari 1962 gedung PB Front Nasional didatangi berduyun-duyun sukarelawan untuk melaksanakan Komando Rakyat. Kaum wanita yang tergabung dalam Gerwani juga tak ketinggalan; siang hari berdatangan memenuhi ruangan dalam gedung Front Nasional. Tua muda dengan kesungguh-sungguhan siap sedia untuk melaksanakan [Unreadable]. Menteri Sekretaris Jenderal Front Nasional Bapak Sudibyo menerima para wanita tsb., disertai oleh Ibu Aruji Kartawinata, Dr. Hurustiati Subandrio, [Unreadable] dan [Unreadable] dll. Wakil Gerwani menyerahkan sejumlah besar formulir pada Front Nasional dan menyatakan siap sedia juga untuk mendapatkan latihan-latihan yang diperlukan. Menteri Sekretaris Jenderal Front Nasional Bapak Sudibyo dengan resmi menerima kesiapsediaan Gerwani [Unreadable] akan dilaporkan pada Presiden Sukarno. Dinyatakan bahwa pada tgl. 15 Jan. 1962 Belanda sudah [Unreadable] agresinya terhadap laut Republik In[donesia]. Belanda salah hitung. Rakyat Indonesia ke[Unreadable] tinggi, tidak seperti dulu. [Unreadable] Belanda menunjukkan kekejamannya, semakin gigihnya Rakyat. Kaum ibu diminta supaya memberikan sebesar-besarnya untuk pembebasan Irian [Unreadable] bahwa kaum ibu bisa memberikan [Unreadable] pada suami, anak-anaknya untuk terus [Unreadable] pasar Irian Barat. Jejak langkah Gerwani [Unreadable]. J.A. Dimara ketika tiba di Tanjung Priok setelah berhasil menyelamatkan diri dari cengkeraman Belanda di Irian Barat; dengan meriah Rakyat Indonesia menyambutnya. Ibu Subandrio, di samping duduk dalam pengurus Front Nasional, juga sebagai ketua [Unreadable] Indonesia, menyatakan bangga mendengar [Unreadable] dara-dara Gerwani dengan rela hati ikut serta [Unreadable] menjadi contoh teladan wanita Indonesia, juga organisasi lainnya supaya mengikutinya, mengadakan kerja sama yang sebaik-baiknya dengan kesatuan aksi, kesatuan gerak untuk memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Demikian pula semua diharap bekerja sama dalam Front Nasional. Dengan demikian beliau yakin bahwa dalam perjuangan untuk pembebasan Irian [Unreadable] waktu singkat Irian Barat dapat kembali ke pangkuan [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] SELAMAT TAHUN BARU. [Unreadable] telah lewat. Tahun baru 1962 kita jelang dengan penuh harapan dan keyakinan. Jika pada tahun 1961 telah terjadi peristiwa-peristiwa [Unreadable] Presiden [Unreadable] TRIKOMANDO [Unreadable] Panglima Tertinggi [Unreadable] 1961 ini, maka pada Tahun Baru ini [Unreadable] menjadi tugas seluruh Rakyat Indonesia termasuk kaum wanitanya [Unreadable] Irian Barat [Unreadable] perjuangan [Unreadable] melaksanakan [Unreadable] program sandang-pangan [Unreadable] dalam tahun baru ini [Unreadable] cita-cita [Unreadable]. API KARTINI memasuki tahun penerbitannya yang ke-IV. Hal ini berarti bahwa API KARTINI selayaknya makin memenuhi harapan-harapan para pembaca dan pengasuh API KARTINI [Unreadable] bantuan [Unreadable] dicurahkan [Unreadable] KARTINI [Unreadable] selamat tahun baru 1962. Redaksi API KARTINI. Jakarta, 1 Januari 1962