Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00106

The Era of Confrontation

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good (0.918); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === membunuhi, Nari kaum . 23 patriot yang berj untuk ke- » The Era of Confrontation aa Aa nya. Kenyataan sosial di Indonesia, alam KTT Non-Blok xe II di dari kekuatan-kekuatan tata dunia lama. dimana-fcodalisme yang masih ber- | Cairo yang dilangsungkan dati Sudah pas aliran yang dipciopori cokol menghambat dan mensabot tg. S sampai 10 Oktober 1954 Ine oleh Indonesia dan yang berpendi- pelaksanaan Undang' Pokok Agranesia dengan dijucubicarai oleh rian, bahwa kolonialisme masih ria Undang? Perjanjian Bagi Presiden Sukarno telah memberi bclum mati dan masih berbahaya Hasil, menunjukkan bahwa "The arah bagi jalannya sidang dan bagi mendapat tentangan yang sengit era of cenfrontation” (Zaman keputusan-keputusan yang diambil kemudian. dari aliran bangsa-bangsa yang merasa Konfrontasi) sepenuhnya berlaku Dengan pidatonya yang berjudul dirinya sudah “arrive” (sudah sam- disini. ° "The era of confrontation” sebagai pai tujuan) yang berpendapat Ya, konfrontasi terhadap tuan-! pembicara pertama pada hari bahwa yung penting sekarang ini tanah jahat, dil atau yang dikena! | pertama Presiden Sukarno yang adalah menjamin keamanan dunia dengan "7 setan desa” masih harus memumpin delersi Indonesa yar dengan "kuksitensi dunia secara kita lakukan. Dalam konfrontasi berkomposisi Nasakom itu telah Cuma". ini sudah tentu berjuta-juta wamelempangkan dan menjernihkan hirataan yan-yan pahit seperti nita tani harus ikut ambil bagian pengertian-pengertian yang masih kabur di- 00... fu mesin “0uriahs Ci karena dengan berhasilnya perjukalangan sementara peserta? Kon- indo-China, Vietnam Selatan teru- angan konfrontasi ini akan berarti ferensi tsb dan mendapatkan sam- tama, dimana beribu-ribu manusia, menaikkan taraf hidup dan martabutan yang luarbiasa, terutama dari wanita-wanita dan anak?, yang ingin be- bat wanita tani yang selama berpara delegasi yang mendapatkan bas untuk merdeka, dibunuhi, di- abad-abad ini mengalami tindasan kemerdekaannya dengan perjuang- racuni dun diperangi dengan tak yang semena-mena. an yang pahit di Afrika dan Asia. kenal ampun oleh pasukan-pasukan impe- Juga terhadap ”7 setan desa” Dengan tandas Presiden Sukarno rialis dan sewaannya itu, tidaklah ini tidaklah kita bisa ”berkuksismenyatakan bahwa politik non-ali- membenarkan, bahwa dengan tensi secara damai”. Terhadap mengment tsb dengan aktif menentang kaum imperialis yang menentang reka kita harus "berkonfrontasi”. kekuatan-kekuatan tata-dunia yang lama, iYe kebebusan untuk merdeka bagi Disinilah tepatnya pidato Bung yang terutama menentang kebebas- bangsa-bangsa itu dapat diajak "ber- Karno yang laksana pisau bermata an untuk merdeka, karena kebe- kukisistensi secara damai”. dua, bisa kita trapkan di situasi basan inilah yang dapat membawa Didekat tanah air kita sendiri, internasional dan pada situasi re keroatian untuk selama-lamanya G Kalimantan Utara, di Malaya volusi kita sendiri [Unreadable] Diem! Kongres Wanita Indore” = Kesan-kesan dari R.D.R.K. sia menyatakan terima kasih dan merasa berbahagia mendapat kesenipatan mengunjungi Republik Demokrasi Rakyat Korea atas un- am dan taman kanak?, sanatorium, dapan Rakyat Korea yang perdangan Persatuan Wanita Demo- pemeran industri dan pertanian, wira. Kami menyatakan pengkratis Korea. Kunjungan kami me- mussum sedarah, dsb. Sekalipun hargaan yang se-tinggi”nya atas rupakan balasan terhadap kun- kurjunyun kami singkat, tetapi perjiangan yang heroik dan jungan delegasi Wanita Korea ke kami telah dapat mengetahui sema- patriotik dari Rakyat Korea Indonesia pada waktu Kongres ke- nzat yang tinpei dari Rakyat Korea yang akhirnya mencapai keme- 10 KOWANI, dan kami gembira Lalum melaksanakan sosialisme di- nangan setelah melalui banyak « bahwa dengan saling mengunjungi regerinya. pertempuran-pertempuran yang dahsyat. Sekedua negeri Korea dan Indonesia, Yang mengesankan bagi kami mua ini memberi keyakinan kemaka kita memberi sumbangan yang antara lain yalah hal: sbb.: pada kami, bahwa Imprialis berharga bagi hubungan persaha- 1. Perlawanan yang heroik dari itu mundur jika dilawan, se- | batan kedua negeri kita. Rakyat Korea selama perang bagaimana juga pengalaman Selama kami berada di Korea, anti fasisme Jepang dan anti Rakyat Indonesia sendiri dalam kami telah menyaksikan perayaan 9 imperialisme Amerika Serikat. perjuangan pembebasan Irian September di Sinicu, menfunjunsi Sekalipun musuh telah mem- Barat dan sekarang dalam berbagai obyek Pembangunan di pergunakan segala macam sen- mengganyang "Malaysia". Pyongyang, Hamheung. Chvuocul dan jata, mengerahkan segenap kc- 2. Peraman yang besar dari P.M. mengunjungi tempat kelahuran Pe- kuatannya dan menjatuhi bom?. Ka II Sung dan Partai Buruh mimpin Besar Rakyat Korea yang yang beribu-ribu banyaknya serta Korea dalam memimpin Rakyat tercinta P.M. Kim Il Sung di menghancurkan kota-kota dan Korea terutama dalam mem- Makyungdai. Kami telah mengun- desa?, tetapi mereka tidak bisa bangun ckonomi nasional atas jungi pabrik, koperasi pertaruan, menundukan Rakyat Korea dan dasar berdiri diatas kaki senistana anak-anak dan pelajar, pemup- terpaksa ber-tekuk-lutut diha- dd |