GWDS 15 Tahun: Berjuang untuk Kebahagiaan Keluarga dan Perdamaian Dunia
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.919); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
=== [PDF page 1] ===
pak, edebia-
Ja-
"kah hal nak?
atau atau ijat puan uatu rena angs paya mar
GWDS 15 tahun.......... oduang ntuk telohagiaan
UARA indah megah karya? Chopin, komponis termashur dan putera Rakyat Polandia- berkumandang disalahsatu ruangan,Gedung Kesenian kota Warsawa. Musik ‘Chopin yang sudah terkenal dan dicintai oleh ber-ju-
- fa-fa umat manusia sekali lagi memikat hati, kali
ini hati.136 wanita yang mewakili 61 negeri dari segeltap benua didunia.
PianiS muda seorang wanita pula, kini telah sampai pada akhir konsernya “untuk sejurus kemudian disambut dengan tepuktangan yang riuh Tepuktangan dari tangan-tangan yang ber.matiam?2 warna kulit, hitam, putih, kuning, sawomatang. Dan dengan ini dibukalah sidang Dewan Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Warsawa. pada tgl. 29 November 1960. Sidang yang mempunyai arti khusus. karena bertepatan dengan ulangtahun GWDS yang ke-15.
Betapa indah pemandangan diruangan sidang yang dipenuhi dengan kaum wanita dari bermacam-bermacam kebangsaan, diantaranya banyak yang mergenakan pakaian nasionalnya. Tetapi bukan itu saja, lebih indah lagi adalah kenyataan bayaimana eratnya persahabatan mereka. Bagaimana bersatunya mereka dalam mengejar satu cita-cita Yaitu suatu dunia tanpa peperangan, tanpa kekhawatiran untuk hari esok, tanpa pemMndasan dan penghisapan dari manusia atas manusia. Suatu dunia dimana segenap kaum wanita memperoleh kedudukannya yang wajar, yang memang menjadi haknya, baik dalam
keluarga maupun dalam masyarakat. Kedudukannya yang adil sebagai ibu, pekerja dan wargancgara. Dalam hasrat mencapai cita-cita ini
Pameran '#agjalah?" wanita dari berbagai negeri dan majalah/ brosur /siaren-siaren dari Gabungan Wanita — Demokratis Sedupia di Berfin.
hilanglah segala rasa perbedaan warnakulit, keyakinan dan kepercayaan.
Sejenak sidang diliputi rasa haru, ketika Madame Eugenie Cotton, salahsatu pendiri GW - DS yang telah menjabat Ketuanya selama 15 tahun, seorang ibu dan nenek yang hampir berusia 80 tahun, naik kemimbar untuk mengu.
capkan laporannya mengenai kegiatan GWDS selama masa berdirinya.
Selama masa itu GWDS dapat mencatat sejumlah kegiatan2nya yang merupakan detik-detik bersejarah dalam kehidupan organisasinya, dan gerakan wanita sedunia masa-kini.
Dalam tahun 1948 di Budapes GWDS mengeluarkan suatu Manifesto yang menyatakan tekad dan kemauan wanita akan enyahnya peperangan untuk se-lama?2nya.
Dalam tahun 1952 secara aktif dan berhasil GWDS ikut serta dalam suatu Konferensi Internasional Pembelaan Anak-anak di Wina
Dalam tahun 1953 memproklamasikan suatu Piagam Hak-hak Wanita dalam Kongres Wanita Sedunia di Kopenhagen (Denmark).
Dalam tahun 1955 suatu Kongres Ibu Sedunia diadakan di Lausanne (Swis).
Dalam tahun 1958 dalam Kongresnya ke-4 di Wina GWDS mengambil keputusan untuk bekerjasama lebih erat dengan kaum wanita dan organisasi-organisasi wanita diseluruh dunia
Dalam Tahun ini, tahun 1960, ikut mengambil inisiatif mengadakan suatu pertemuan wanita seluruh dunia yang megah untuk memperingati ulangtahun ke-50 Hari Wanita Internasional 8 Maret dan Setengah Abad gerakan wanita sedunia
Demikian beberapa kesimpulan" yang dikemukakan oleh Mme Cotton, yang selanjutnya ju.
ga mencatat adanya kebangkitan dan kemajuan wanita di Afrika dan Asia, Asia dan Afrika, kini dua benua dimana Rakyat-rakyat dan wanitanya
| telah dan sedang berjuang dengan gagah berani untuk melemparkan jauh-jauh belenggu kolo-
#alisme menuju kemerdekaan nasional yang penuh. GWDS telah dan akan selalu menyokong perjuangan untuk kemerdekaan nasional. Ko.
lonialisme dan imperialisme harus lenyap dari muka bumi, demikian ber-kali-kali terdengar dalam sidang
Menengok kembali kepada masa 15 tahun itu, para peserta sidang sekali lagi menegaskan bahwa untuk cita-cita semua inilah 15 tahun yang lalu GWDS didirikan dikota Paris, ketika itu ditengah-ditengah reruntuhan dan luka-luka parah pada tubuh
(Bersambung ke hal. 17)
=== [PDF page 2] ===
ae PA ialah: Bawalah ia ke-dokter.
Baiklah soal tak suka makan ini kita tinjau dari sudut pendidikan, sebab banyak jugalah anak yang sehat-sehat betul, tetapi tak ada nafsu untuk makap.
Kita orangtuapun ada waktunya malas” makan, ineskipun makanan yang ada dihadapan kita tak kurang suatu apapun, Dikatakan badan kita sakit, juga tidak, sebab kita tak merasanya. Tetapi toh tak ada nafsu makan. Badan kita meriang tak sakit, tetapi rasa kita memang terganggu.
Anak yang sedang,,mogok makan” bisa membikin ibunya kalang-kabut. Dibujuknya olfh ibunya dengan memakai macam-macam akal dan muslihat, supaya anaknya mau makan juga.......... tetapi sis anak tetap tak mau makan. Ia menangis, merajuk, men-depak-depak. Si-ibu tanya, apa yang diminta
oleh anaknya: teliir, daging, sayur? Semuanya biasa-,
nya disukai oleh si-anak, tetapi tak satupun yang dimakannya. Kesalahan si-anakkah itu? Bukan, kesalahan ibunya sendiri. Si-ibu tak perlu tanya-tanya.. Tak mau makan —- tak usah makan, habis perkéra.
Setelah datang waktunya anak merasa lapar, dengan sendirinya ia nanti akan minta makan. Sudah menjadi watak anak, jika terlalu di-paksa-paksa — apalagi si-ibu dalam keadaan bingung — anak. makin merajuk dan membangkang.
Pefgantian hawa, hawa laut, hawa gunung, bisa menambah nafsu makan, baik bagi anak-anak mauvun
orang tua. as.
Salahsatu hal*yang menyebabkan sanak tak suka makan, ialah terlambat tidurnya. Anak harus “yukup tidur, anak berumur sepuluh tahun misalnya, perlu tidur sebelas jam lamanya.
Jika anak sedang melakukan mogok makan”,
harap ibu tinggal tenang. Jika ternyata akhirnya *
bahwa anak memang sakit, sebaiknya dibawa kedokter.
Sambungan dari hal. 7
masyarakat berbagai bagian didunfo sebagai akibat perang dunia ke-2. GWDS a alah hasil kemauan kaum wanita dari segenap benua, di- 'autaranya sebagian besar ' telah. dengan aktif ikutserta dalam perjuangan untuk kemerdek 1an negerinya. 1
Dan kini dengan lebih erat | reka menghadapi tugas?nya y maju terus untiik bebasnya sem bangsa?, un.
rsatu lagi mex
baru yalah
tuk demokrasi. perdamaian dunia dan perlucutan senjata yang umum dan sempurna.
Catatan dari Warsawa
29 Nov, — 5 Des,'60
Noot: Catatan ini adalah dari Sdr. Maasye Siwi, penanggung jawab A.K. yang belum lama berselang mendapat kesempatan mengikuti sidang Dewan GWDS di Warsawa (Polandia).
17