Abadi, 14 April 1951, hlm. 1: Dukungan atas program bersama 14 partai
Cleaned OCR text (Fair (0.837); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
Abadi, 14 April 1951, hlm. 1
Wakil Presiden dan Wakil P.M. diajak berunding. Mr. Mohd. Yamin tidak mau lagi mengadakan pembicaraan dengan formateur
Hari Kamis siang Presiden Sukarno di Istana Merdeka mengadakan pembicaraan yang memakan waktu lama dengan Wakil Presiden Moh. Hatta dan Wakil Perdana Menteri Hamengku Buwono IX. [Unreadable]
Dari kalangan yang sangat mengetahui, [Unreadable] Masyumi dengan mendapat sokongan dari partai-partainya, dengan persetujuan kedua partai tersebut. Demikianlah juga interpretasi saya dari instruksi yang diberikan oleh Presiden Sukarno kepada [Unreadable] membentuk kabinet, mr. R.M. Sartono. [Unreadable] pembicaraan hingga pada babak kedua dengan pembentukan kabinet mr. R.M. Sartono [Unreadable]. "Saya tetap berpendirian," [Unreadable] mr. Moh. Yamin [Unreadable].
Kemis siang telah berlangsung 22 hari lamanya [Unreadable] kabinet Natsir dibubarkan [Unreadable] membentuk suatu kabinet koalisi nasional [Unreadable] menghentikan dengan damai pembicaraan dengan Partai [Unreadable]. "Untuk perkembangan yang baik bagi demokrasi dalam parlemen, kabinet harus terdiri dari PNI dan Masyumi [Unreadable]. Jika melihat situasi sekarang ini berhubung dengan tidak lancarnya pembentukan kabinet itu, maka [Unreadable] segera dihentikan segala aktivitas [Unreadable] mengatasi krisis sekarang ini [Unreadable] koalisi kabinet," kata mr. Moh. Yamin mengakhiri keterangannya.
Presiden membicarakan untuk menunjuk formateur baru? [Unreadable] Jakarta, Sabtu, 14 April 1951 — 6 Rajab 1370 [Unreadable] dan menyusun suatu program baru adalah suatu kebijaksanaan untuk mencapai konsepsi di atas itu, juga dalam [Unreadable] berbagai usaha formateur [Unreadable].
Dibanjiri pernyataan setuju
Setelah diumumkannya Program Bersama, Sekretariat Badan Permusyawaratan Partai-partai dibanjiri dengan surat-surat dan telegram-telegram yang dikirimkan berbagai organisasi sebagai tanda pernyataan pendapat dan persetujuan terhadap Program Bersama dari Badan Permusyawaratan Partai-partai. [Unreadable] Antara lain pernyataan dari [Unreadable] Pelajar Indonesia, PII?, [Unreadable] Pengurus Besar GERWIS, Semarang, Pengurus Besar Sarikat Buruh Pelayaran/Pelabuhan, Tanjung Priok, Pusat Organisasi Sarikat Tani Indonesia "SAKTI", Jakarta, Ikatan Nasional Indonesia Pusat di Balikpapan, [Unreadable] Pengurus Persatuan Islam Peranakan India Pakistan Indonesia, Jakarta, Pengurus Besar Persatuan Guru Tionghoa, Jakarta, Badan Penolong Jemaah Haji Indonesia Pusat, Jakarta, Dewan Pimpinan Partai Banteng II (Partai Demokrasi Rakyat), Solo, dll.
[Unreadable: bagian yang memuat pembicaraan formateur dengan Presiden, para pemimpin partai dan fraksi-fraksi (Buruh, Demokrat, Parindra, PNI, Masyumi) mengenai pembentukan kabinet; bagian-bagian teks bercampur antar kolom.]
Ketua Partai Buruh dalam parlemen Karsono Wirjoyoso menerangkan kepada Aneta bahwa Fraksi Buruh dapat menyokong usaha pembentukan kabinet oleh mr. Sartono bilamana program yang sekarang disusun oleh mr. Sartono berubah demikian rupa, sehingga sesuai dengan [Unreadable] Buruh. [Unreadable] fraksi Demokrat [Unreadable].
Pada hari Jumat pukul 10 pagi, pembentuk kabinet mr. R.M. Sartono dengan disertai oleh Ketua Umum PNI Sidik Djojosukarto telah menghadap Presiden Sukarno untuk memberikan laporan pekerjaan formateur sampai sekarang. Pada jam 10.45 Wakil Presiden Mohd. Hatta juga tiba di Istana dan turut dalam perundingan itu, tetapi sebelum meninggalkan istana, Sidik tidak bersedia memberikan keterangan tentang perundingan tersebut, tetapi diduga bahwa perundingan itu akan menentukan langkah politik yang akan datang. Sebelum itu juga pada pukul 9 paginya Wakil Presiden Mohd. Hatta telah mengadakan pembicaraan-pembicaraan dengan Perdana Menteri demisioner Moh. Natsir di tempat kediaman Mohd. Natsir.
"Formateur akan teruskan usahanya atau tidak?" [Unreadable] "[Unreadable] menentukan". [Unreadable] formateur mr. R.M. Sartono tidak menjadi soal lagi [Unreadable], demikian keterangan formateur Sartono sambil tersenyum ketika ia hendak meninggalkan Istana Merdeka, setelah 2 1/4 jam lamanya berunding dengan Presiden.
[Unreadable: fragmen pernyataan tentang jaminan kabinet, melihat perkembangan politik dunia sekarang, pembentukan kabinet dengan tidak terlalu partai-partai besar; "Bilamana terbentuk kabinet [Unreadable] Masyumi, maka segala tindakan Pemerintah nanti akan dipertimbangkan oleh fraksi dengan meninjau dari sudut kepentingan negara."]
Kesulitan bagi formateur ialah PIR, dan PRN, yang sampai kini [Unreadable]. Parindra, yang tadinya menyatakan, meskipun tidak turut dalam kabinet tanpa Masyumi, namun [Unreadable] memberikan votum ke- [Unreadable]. Tetapi malam Jumat [Unreadable] memberitahukan bahwa [Unreadable] memberi sokongan kepada kabinet tanpa Masyumi yang akan dibentuk oleh formateur. Ini semua memberi gambaran bagi formateur, bahwa "starting point" bagi kabinet yang akan dibentuk tanpa Masyumi itu berat, artinya positif pada saat permintaan votum adalah labil. Dan inilah sebab terutama mengapa sesudah 3 hari lamanya, formateur mendapat opdracht dari ketua umum partainya untuk menerima pertimbangan Presiden, yaitu kedudukan wakil PM kepada PNI, sedang kedudukan PM diserahkan kepada orang yang tidak berpartai, sebagai usaha terakhir dapat kerja sama dengan Masyumi.
Kalangan-kalangan politik tidak mau menyebut siapa yang diajukan oleh Presiden itu untuk jadi PM, tapi orang menduga di antara dua yaitu Sultan Hamengku Buwono dan Ir. Juanda. Tapi menurut kabar yang belum bisa dipastikan, Sultan menolak kalau dijadikan PM.
[fragment from adjacent column:] Dalam instruksi pertama itu harus disampaikan oleh pembentuk kabinet saja. Tentu saja presiden berkuasa memberikan interpretasi lain terhadap instruksi pertama, malahan Presiden secara parlementer berkuasa sepenuhnya untuk memberikan instruksi yang baru sama sekali dan juga dapat mempergunakan kesempatan untuk menunjuk seorang pembentuk kabinet lain daripada mr. Sartono. "Saya sebagai non-partai dan tidak terikat dalam suatu fraksi dalam parlemen akan memberikan sumbangan [Unreadable] supaya konsepsi pertama itu dilaksanakan untuk kepentingan negara dan masyarakat. Menyusun formasi kabinet [Unreadable]."
[fragment from adjacent column:] Mengenai jaminan kabinet baru ini harus tercantum pasal mengenai pelaksanaan nasionalisasi perusahaan vital, perlindungan modal rakyat dan jaminan keamanan rakyat di tiap-tiap daerah [Unreadable].
[fragment from adjacent column:] Pilipina, Manuel V. Moran, pada hari Kemis telah menyerahkan surat-surat kepercayaannya kepada Generalissimo Franco dalam suatu upacara yang meriah menurut kebiasaan di istana nasional. Kemudian Moran telah mengadakan percakapan persahabatan dengan Franco serta menteri luar negeri Spanyol, Martin Artajo.
[fragment from adjacent column:] Perdamaian dunia lebih penting. Dalam konferensi yang diadakan antara kepala-kepala jawatan agama dan penghulu hakim kabupaten-kabupaten di seluruh Cirebon antara lain telah diterima suatu resolusi, memprotes tindakan-tindakan "pemerintah Perancis di Marokko". Konferensi mendesak pula kepada pemerintah supaya membantu rakyat Marokko [Unreadable]. [Unreadable]
[fragment from adjacent column:] Beras untuk rakyat Korea: Satuan komando angkatan PBB: ribuan ton beras dibagi-bagikan kepada penduduk yang terlantar akibat peperangan. Beras ini sebagian dikirim oleh Siam dan Pilipina. Korea Selatan mendapat pembayaran beras dari [Unreadable].
Pidato Pres. Truman: "Perdamaian dunia adalah lebih penting daripada seseorang"
Dalam pidato radionya pada malam Kamis, Presiden Truman menerangkan bahwa ia telah memecat Jenderal Douglas MacArthur karena [Unreadable]. Truman mengatakan bahwa tujuan Amerika Serikat ialah untuk mencegah meluasnya perang [Unreadable]. "[Unreadable] Jenderal MacArthur [Unreadable] tidak sejalan dengan politik kita. Oleh sebab itu saya anggap perlu sekali untuk menggantikan Jenderal MacArthur, agar supaya jangan timbul keragu-raguan atau kegelisahan mengenai tujuan dan maksud yang sebenarnya dari politik Amerika Serikat". Dikatakannya bahwa ia menganggap MacArthur sebagai "salah seorang komandan militer yang terbesar" dan bahwa ia telah memecatnya [Unreadable].
Karena ingin membom Tiongkok. Presiden Truman, yang terancam dengan pengaduan di dalam Kongres karena telah memecat MacArthur itu, menegaskan bahwa MacArthur minta supaya diperbolehkan membom pangkalan-pangkalan RRT di Mancuria dan supaya mempergunakan [pasukan] Chiang Kai Shek di Korea, hal mana merupakan "gerakan yang sangat berbahaya". Kemudian Truman mengatakan bahwa serangan Komunis terhadap Korea adalah sebagian dari suatu rencana yang lebih besar lagi, yaitu merebut seluruh Asia. Dikatakannya bahwa Amerika merupakan penghalang yang terbesar bagi Sovyet Uni untuk menguasai seluruh Asia.
Untuk cegah perang besar. Truman menyatakan selanjutnya, bahwa pemerintah Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di dalam PBB merasa bahwa cara sebaik-baiknya untuk mencegah suatu peperangan besar, ialah untuk [Unreadable] menghentikannya.
MacArthur tangkis tuduhan Truman. Republik undang MacArthur bicara dalam Kongres? Sambutan Pers India dan Moskow. Jenderal Douglas MacArthur dengan melalui penasihatnya yang terdekat, yaitu Jenderal-mayor Courtney Whitney, hari Kamis ini telah menangkis "tuduhan" terhadap dirinya, yang termuat dalam keputusan Presiden Truman untuk [Unreadable] bahwa ia telah melakukan dengan teliti segala "petunjuk" yang diterimanya. MacArthur berpendapat satu per satu dibantah. Antara lain MacArthur mengatakan, bahwa petunjuk Truman tanggal 6 Desember 1950 itu, mengenai diadakannya pernyataan-pernyataan kepada umum mengenai politik luar negeri dengan tidak memperbincangkannya terlebih dahulu dengan kementerian luar negeri, bukannya ditujukan kepada MacArthur saja, melainkan juga kepada semua badan-badan eksekutif dari pemerintah USA. Keduanya, staf gabungan Amerika telah memberitahukan kepada MacArthur, bahwa ia tidak usah menyerahkan komunike-komunike kepada staf gabungan, mengenai operasi-operasi militer. Dikatakan bahwa pernyataannya tanggal 24 Maret itu, di mana ia mengajukan supaya Tiongkok dapat diserang, apabila RRT tidak menyetujui usul penghentian tembak-menembak, adalah suatu soal militer, seperti juga dipakainya pasukan-pasukan Kuomintang dalam pendaratan di RRT itu.
Akan berbicara di Kongres? Wakil dari Partai Republik dari Massachusetts, Joseph Martin, mengatakan hari Kamis, bahwa MacArthur mungkin minggu depan datang ke Amerika untuk bicara dalam Kongres. Seperti diketahui, Martin minggu yang lalu telah menerima sepucuk surat dari MacArthur, yang dibacanya dalam Kongres dan yang menyebabkan sensasi. Martin menyatakan pendapatnya itu setelah diadakan pertemuan "steering committee" dari Partai Republik.
Komunis akan serbu Malaya, India, Jawa, Filipina dll [Unreadable: judul yang berkaitan dengan politik Amerika].
Pesawat terbang penempur Mustang jatuh di Surabaya. AURI kehilangan seorang juru terbang yang cakap
Pada hari Kamis yl. jam 17.30 telah terjadi kecelakaan pesawat terbang [Unreadable] yang dikemudikan oleh kapten udara [Mulyono], yang gugur pada peristiwa tersebut. Pemeriksaan terhadap pesawat kecelakaan tersebut masih berlangsung. Menurut keterangan yang didapat oleh Aneta dari [Unreadable], pesawat kapten udara Mulyono itu jatuh di sebuah kampung dan telah menyebabkan tewasnya empat orang anak dan seorang dewasa, sedang tujuh orang lagi karena luka-luka harus dirawat di rumah sakit. Kecelakaan itu terjadi ketika diadakan airshow oleh tiga buah pesawat pemburu Mustang, berkenaan dengan hari ulang tahun AURI. Pada waktu itu kapten Mulyono membuat suatu roll [Unreadable] ia tidak dapat menahan lagi pesawat. Jenazah kapten Mulyono pada hari Jumat telah dimakamkan di Surabaya dengan upacara militer.
Riwayat hidup kapten Mulyono: [Kapten Mulyono], komandan squadron pemburu, dilahirkan di Pare (Kediri) pada tanggal 13 Maret 1925. [Unreadable] sekolah KES pada tahun [Unreadable]. Antara 1942-1943 ia menjadi [Unreadable] MLD di Surabaya. Antara 1943-1944 ia menjadi di hoofdmakhini DKA Madiun dan sesudahnya mengikuti kursus pegawai tinggi KA. Dalam tahun 1944-1945 ia menjadi pegawai [Unreadable] D.K.A. di Surabaya. Pada 1 Januari 1947 ia setelah dipindahkan ke Yogya/Maospati diangkat menjadi opsir udara III. Pada aksi militer pertama almarhum melakukan serangan udara terhadap kota [Unreadable]. Pada bulan Agustus 1947 [Unreadable] dari Yogya — Banten p.p. dengan pesawat sayap dua "Cureng", 1947—1948, sebagai co-pilot RI-006 Catalina Amphibi menerobos blokade Belanda melakukan penerbangan Yogya — luar negeri. Almarhum kapten udara Mulyono meninggalkan [Unreadable]. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
[fragment from adjacent column:] [Unreadable] Dir. USIS Medan ke Taipeh. Danning Eidle (?), Direktur Jawatan Penerangan Amerika Serikat (USIS) di [Medan], akan dipindahkan ke Taipeh [Unreadable]. Ia, yang dulunya profesor ilmu sejarah, datang ke [Indonesia] pada bulan September [Unreadable]. Sesudah empat bulan [Unreadable] menetap di Medan [Unreadable]. [Unreadable]
[fragment from adjacent column:] Memelihara kemerdekaan lebih sukar dari merebutnya. Pidato radio H. Aburuqaibah: Tunis menanti bantuan rakyat Indonesia. Malam Jumat yl. Tn. Habib Abu Ruqaibah, salah seorang pemimpin pergerakan kemerdekaan Tunis yang baru ini sampai di Jakarta, mengucapkan pidato radio yang disiarkan melalui [Unreadable] dalam bahasa Arab dan Perancis. "Kedatangan kami ke Indonesia ini adalah terutama sekali untuk menyampaikan salam persaudaraan rakyat Tunis kepada bangsa Indonesia dan pula untuk menyampaikan ucapan selamat mereka berkenaan dengan kemenangan yang dicapai oleh bangsa Indonesia setelah tiga abad lamanya menderita pahit getirnya penjajahan. Kemenangan mana telah dicapai oleh bangsa Indonesia dengan persatuan yang mereka tunjukkan selama itu", demikian Habib Abu Ruqaibah. Selanjutnya dikatakannya bahwa kemenangan bangsa Indonesia itu adalah kemenangan bagi tiap-tiap bangsa yang cinta kepada perdamaian dan menghargai hak-hak demokrasi, terutama sekali bagi mereka yang masih menderita penjajahan. Oleh karena itu maka rakyat Tunis pun ikut merasa gembira dengan kemenangan Indonesia dan kemenangan Indonesia ini disambut oleh mereka dengan segala kegembiraan, bahkan hari raya kemerdekaan Indonesia kini dirayakan di Tunis seperti di Indonesia juga. "Pun rakyat Tunis yakin dan percaya, bahwa rakyat Indonesia akan membantu mereka yang kini masih harus berjuang melawan penjajahan. Saya tidak lupa akan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang dijanjikan Presiden Sukarno, juga oleh pemerintah dan rakyat Indonesia apabila sudah sampai saatnya untuk bantuan itu. Sesungguhnya rakyat Tunis memang menanti-nantikan bantuan seperti itu dari Indonesia. Sebelum mengakhiri pidato radio itu, H. Aburuqaibah menyampaikan beberapa nasihat yang semata-mata timbul oleh karena rasa persaudaraan dan keikhlasan saja. Kini sdr-sdr telah mencapai kemenangan berkat persatuan yang kamu tunjukkan. Sdr. tentu akan tetap merdeka selama sdr. masih bersatu. Oleh karena itu maka selama ada keinginan tetap merdeka, sdr. pun harus tetap bersatu. Selanjutnya perlu saya nyatakan di sini, bahwa memelihara kemerdekaan jauh lebih sukar daripada merebut kemerdekaan. Dan kewajiban yang harus dilakukan setelah merdeka jauh lebih banyak daripada yang dilakukan dalam menuju kemerdekaan itu. Maka saya anjurkan hendaklah sdr-sdr tetap bersatu di bawah pimpinan pemerintah serta pemimpin-pemimpin sdr., karena musuh masih tetap mengintai, menunggu kesempatan untuk merebut kembali kemerdekaan yang telah sdr. capai. Bersatulah, majulah terus ke depan, ke arah kemakmuran dan kejayaan dan peliharalah selalu pokok yang terumuskan dalam "BHINNEKA TUNGGAL IKA". Sekian."
[fragment from adjacent column:] Konsul Jenderal Indonesia di New York, Imam Pamuji, pada hari Rabu telah tiba kembali di tempat kedudukannya, setelah tinggal di Indonesia beberapa bulan lamanya. Kepada koresponden Aneta di New York diterangkannya bahwa ia telah membicarakan beberapa masalah perekonomian Indonesia dengan para pembesar pemerintah di Jakarta, terutama masalah perekonomian yang bersangkutan dengan transpor. Imam Pamuji menerangkan bahwa ia telah kembali lagi dengan membawa kesan yang baik mengenai keadaan di Indonesia pada umumnya walaupun ia melihat juga bahwa masih banyak yang harus dikerjakan untuk membangun bangsa. Ditambahkannya bahwa di beberapa lapisan masyarakat, egoisme harus diganti dengan perasaan bahwa kepentingan negara adalah yang nomor satu. Tuan Pamuji tidak dapat memberikan komentar atas pemberhentian Jenderal MacArthur, akan tetapi dikatakannya bahwa pada saat di mana seluruh dunia memandang akan kegiatan PBB di Korea ini, pergeseran serta kekurangan kerja sama yang sedemikian itu ternyata masih [Unreadable]. [Unreadable] di Jakarta lebih menaruh minat akan hasil peperangan di Korea daripada apa yang akan terjadi di Eropa. Dikemukakannya bahwa syarat-syarat untuk dapat melakukan kerja di negeri-negeri di Asia adalah tergantung dari pulihnya perdamaian di Korea.
[fragment from adjacent column:] Kagum melihat Pulau Sumatera. Wartawan Inggris Dorothy Woodman dalam percakapan dengan para wartawan di Padang a.l. menyatakan bahwa tujuan utamanya datang di Indonesia ialah untuk mengunjungi Boven Digul, tempat pembuangan kaum politik Indonesia di masa penjajahan itu. Selain itu juga Kota Gedang, suatu tempat kecil dekat Bukittinggi, yang terkenal telah banyak menghasilkan pemimpin-pemimpin serta orang-orang pandai, antara lain Drs. Moh. Hatta, St. Sjahrir, Haji A. Salim, Moh. Natsir dll. Ia datang di Sumatera untuk mengetahui keadaan pulau ini [Unreadable]. Woodman ingin mengunjungi tempat pembuangan Digul. Sebagai diketahui, Dorothy Woodman adalah wartawan mingguan "New Statesman and Nation"; dalam tahun 1946 ialah orang Inggris pertama-tama yang mengibarkan bendera Merah Putih di depan gedung partainya (Labour Party), dan menjadi penganjur tuntutan supaya Inggris mengakui Republik Indonesia. Ia pernah dua kali dicalonkan sebagai anggota parlemen Inggris. Ia datang di Padang tanggal [Unreadable] pagi dengan Dr. Ridway dari Unesco [Unreadable]. Sebagai diketahui, mereka mengadakan perjalanan [Unreadable].
[fragment from adjacent column:] Serdadu Australia di Korea [Unreadable].