Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00170

Abadi, 8 Agustus 1951, hlm. 2: Panitia 17 Agustus kiri

Cleaned OCR text (Fair (0.848); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

[Unreadable] Jerman [Unreadable] stabilitas mark-nya [Unreadable] komisariat agung [Unreadable] Duta Besar [Unreadable] "TANGSI POLISI" BESAR DI BOGOR Di Tiftuwer [Unreadable] sekarang sedang mulai diadakan pembuatan "Tangsi Mobiel" di sebuah tanah yang luasnya [Unreadable] Awas jangan jadi mangsa [Unreadable] 50 TAHUN [Unreadable] Bandung, 7-8. Senin yl. telah [Unreadable] bahwa 30 tahun yang [Unreadable] berkat usaha dr. Westhoff, ahli penyakit malaria, telah [Unreadable] PEMBAGIAN ORANG BUTA [Unreadable] Konferensi N.G.O. di Bali Jakarta, 7-8. Perutusan Indonesia ke konferensi Non-Governmental Organizations (N.G.O.) di Denpasar yang telah selesai pada tanggal 2-8, Senin telah tiba kembali di Jakarta dengan menumpang kapal Plancius. Dengan kapal tersebut telah kembali pula perutusan [Unreadable] India, Pakistan, Australia dan New Zealand, yang dalam [Unreadable] melanjutkan perjalanannya pulang ke tanah [Unreadable] Filipina [Unreadable] masing-masing. Menteri Penerangan Arnold Mononutu, yang telah terbang ke Bali untuk menutup konferensi itu, [Unreadable]. Mr. Sunaryo, ketua konferensi N.G.O., atas pertanyaan mengenai manfaat konferensi itu, menerangkan kepada Antara, bahwa manfaatnya ialah bertambahnya pengalaman kita tentang konferensi internasional dan tentang tata tertib dan taraf-nya. Selain itu Indonesia telah berkesempatan mengadakan kontak dengan wakil-wakil berbagai organisasi dari negeri-negeri tersebut di atas. Di samping soal-soal yang berhubungan dengan konferensi itu sendiri, masing-masing pihak berkesempatan pula untuk [bertukar pikiran mengenai masalah-masalah] yang menyangkut kemajuan negerinya masing-masing. Pembicaraan-pembicaraan itu besar manfaatnya bagi memajukan saling pengertian yang lebih baik di antara bangsa-bangsa Asia dan untuk lebih mempererat perhubungan persahabatan di antara satu dengan yang lain serta bagi menambah pengetahuan tentang negeri dan bangsa masing-masing. Menurut Mr. Sunaryo pada konferensi [Unreadable] di dalam organisasi-organisasi bukan pemerintah [Unreadable] dimajukan, meskipun tidak mengenai soal politik dan pemerintahan. [Unreadable] Mr. Sunaryo diingatkan, bahwa sebelum PBB menerima baik resolusi tentang Declaration of Human Rights (Pernyataan tentang Hak-hak Asasi Manusia) di tahun [Unreadable] dulu pendapat dan anjuran-anjuran dari [Unreadable]. (Antara) [fragment from adjacent column:] [Unreadable] Duta Besar Pakistan di Yogya [Unreadable] Kashmir ini dapat diselesaikan secara [Unreadable] antara Pakistan dan India, maka ini seharusnya diserahkan kepada Mahkamah Internasional". Yang disesalkan, menurut Duta Besar Pakistan, ialah sikap India yang sejak [Unreadable] India selalu menolak [Unreadable] Pakistan menghendaki damai [Unreadable] "jika India toh menghendaki perang, maka dengan ikhlas Pakistan akan melawannya hingga titik darah penghabisan" [Unreadable] "Tapi jika pecah perang antara kedua negara, maka yang rugi tidak saja [Unreadable] melainkan pula [Unreadable] seluruh benua Asia", kata Duta Besar itu. Atas pertanyaan apakah ada tanda-tanda tekanan Amerika untuk penyelesaian Kashmir, ia mengatakan, bahwa sudah lama Truman berseru agar Kashmir diselesaikan sebaik-baiknya, tapi India selalu menolak; sebaliknya Pakistan selalu bersedia menerima [Unreadable] yang dapat mengakhiri sengketa. Atas pertanyaan [Unreadable] apa sebaiknya untuk menghindari pecahnya perang antara India-Pakistan, ia [Unreadable] untuk itu [Unreadable] harus datang dari dua belah pihak. Setelah tinggal empat hari di Yogya ia bermaksud [Unreadable] Solo di mana penduduk Pakistan sangat [Unreadable] 16 BUAH PENGGILINGAN BERAS DI SOLO DITUTUP Solo, 6-8. Beberapa hari yl. atas perintah dari Pusat Jawatan Perindustrian bagian [Unreadable] di Surakarta telah ditutup 16 buah [penggilingan beras] karena perusahaan-perusahaan itu tidak mempunyai licensi. Berhubung dengan itu, maka harga beras putih rata-rata naik dengan Rp 20,- setiap kwintalnya. (Antara) Parindra tak turut bertanggung jawab Solo, 7-8. Parindra cabang Surakarta menyatakan kepada Antara, bahwa Parindra tidak tahu menahu tentang telegram dari lima partai yang dikirimkan kepada Menteri Dalam Negeri tanggal 3 Agustus yl., yang maksudnya tidak menyetujui tindakan Menteri Dalam Negeri tentang mutasi Walikota Surakarta, karena tindakan itu dipandang tidak sesuai dengan garis-garis politik pemerintah terhadap penyempurnaan pemerintahan daerah. Dengan sendirinya Parindra tidak merasa ikut bertanggung jawab mengenai isi telegram tersebut. (Antara). Tinjau kembali pemindahan Walikota Solo Solo, 7-8. Berkenaan dengan dipindahkannya walikota Surakarta Subakti [Unreadable] ke Jawa Timur [Unreadable] pusat Surakarta telah mengirim kawat kepada Kem. Dalam Negeri [Unreadable]. Tindakan Menteri Dalam Negeri tentang pemindahan walikota ke Jawa Timur kurang bijaksana untuk stabilisasi [Unreadable] pemerintahan daerah Surakarta [Unreadable] ditinjau kembali. (Antara). Jam malam di Surabaya Berhubung dengan berakhirnya Pasar Malam di Surabaya, maka jam malam di kota itu sekarang ditetapkan dari pukul 12 malam sampai pukul [Unreadable] pagi. Pada hari-hari Sabtu, jam malam [Unreadable] itu mulai berlaku pukul [Unreadable] malam. Penyerangan Tanjung Priok Jakarta, 7-8. [Unreadable] Wi [Unreadable] memberikan keterangan-keterangan lebih jauh lagi [Unreadable] bahwa penyerangan yang terjadi Minggu malam yl. di Tanjung Priok itu dilakukan oleh gerombolan yang [Unreadable] bermaksud pula [Unreadable] bersifat politik atau [Unreadable] demikian juru bicara [KMKBDR, V. Lumanauw]. Menurut Lumanauw, [penyerangan] yang dilakukan terhadap pos penjagaan polisi di Tg. Priok telah diatur terlebih dahulu oleh perancangnya dan adalah dimaksudkan untuk [mengalihkan] perhatian masyarakat terhadap [Unreadable] maksud tersembunyi dari golongan tertentu, yaitu dengan jalan mempergunakan berbagai macam simbol dan lencana-lencana. Dikatakan, bahwa bukan saja simbol palu-arit dan bendera merah, yang setelah pembersihan dilakukan ternyata dapat disita oleh pihak tentara dari gerombolan ini, tapi juga simbol kroon yang dilingkari oleh aksara Arab, jimat-jimat, tulisan-tulisan dan coretan yang tak berketentuan [Unreadable] pada gerombolan [Unreadable]. "[Unreadable] dapat dijadikan sebagai ukuran untuk menjatuhkan tuduhan positif terhadap suatu organisasi atau partai seperti apa yang terdapat dalam lencana-lencana dari organisasi atau partai-partai yang telah disita itu, melainkan suatu penyelidikan teliti harus terlebih dahulu dilakukan untuk kemudian dijadikan bahan bagi pemeriksaan selanjutnya", demikian Lumanauw. Kepada rakyat juru bicara KMKBDR itu menganjurkan agar dalam hal seperti yang terjadi di Priok itu, jangan terkena [provokasi], agar tidak selalu menjadi mangsa dari pada suatu golongan yang mempunyai maksud tertentu. Kepada segenap anggota-anggota tentara, juru bicara KMKBDR itu menyatakan, bahwa tentara harus mengikuti politik dengan teliti, agar jangan sampai tentara menjadi bola permainan, demikian V. Lumanauw dalam akhir keterangannya itu. Keterangan resmi pihak polisi. Dalam pada itu hari Selasa pihak polisi mengenai insiden di Tg. Priok menyatakan, bahwa kira-kira pada jam 19.30 Minggu malam yang baru lalu telah datang seorang berpakaian preman ke tangsi polisi di jalan Dayak, Priok. Orang ini minta permisi masuk ke dalam tangsi, menurut katanya guna menemui saudaranya. Karena penjaga polisi di situ tidak menaruh sewaswasa kecurigaan, maka orang tersebut kemudian dibolehkan masuk, tetapi dengan secara tidak disangka-sangka, orang itu lalu menyerang penjaga polisi tersebut dengan bacokan-bacokan golok dan langsung menyerbu tangsi polisi bersama-sama dengan gerombolannya yang rupanya telah siap menanti di sekitar tangsi polisi itu. Dalam penyerbuan itu, gerombolan yang diduga terdiri dari 50 orang, berhasil merampas senjata-senjata dalam tangsi polisi berupa [Unreadable] brengun, 7 mauser dan 1 pistol. Seorang pengacau dengan memakai tanda-tanda buruh mencoba merampas senjata api seorang komandan polisi, tapi dalam pergulatan yang kemudian terjadi, pengacau tersebut berhasil dibedil oleh komandan itu hingga binasa. Dalam gerakan pembersihan yang kemudian dilakukan, pihak PM dan MB berhasil menawan 38 orang penyerbu yang kini berada dalam tahanan. Kecuali 3 buah mauser, semua senjata-senjata api kepunyaan polisi yang dirampas itu diketemukan kembali. Korban-korban dari penyerangan itu: [Unreadable] luka berat, [Unreadable] isteri polisi luka [Unreadable] menderita [Unreadable] orang [Unreadable] rumah sakit [Unreadable] Berkat penjagaan MB/PM, tentara serta [Unreadable] di Priok kini [Unreadable] diperkuat. (Antara) Keterangan CC PKI tentang peristiwa Tanjung Priok Berhubung [Unreadable] gerombolan di Tanjung Priok itu, dalam mana dikabarkan bahwa pada gerombolan itu dijumpai bendera merah dan palu-arit, CC PKI malam [Unreadable] menerangkan kepada Antara [Unreadable] dalam peristiwa itu [Unreadable] maksud pihak [Unreadable] mencemarkan [Unreadable] menggunakan tanda-tanda palu-arit itu. CC PKI menyerukan [Unreadable] kepada [Unreadable] [Unreadable] orang-orang yang [Unreadable] mungkin berbuat [Unreadable] seperti yang dilakukan oleh gerombolan Priok itu. Demikian [Unreadable] PKI. [Unreadable] Kotapraja Jakarta Jakarta, 6-8. Pada hari Selasa malam pukul 19.0[Unreadable] Kotapraja Jakarta Raya telah menerima wakil wali kota wanita dari Baguio, nyonya Virginia de Guia, di dalam suatu rapat yang diketuai oleh wali kota Syamsuridjal. Sesudah penerimaan resmi ini nyonya Virginia de Guia menghadiri rapat dewan perwakilan Kotapraja dalam mana dibicarakan anggaran belanja Kotapraja Jakarta. Dalam suatu percakapan dengan Aneta, nyonya Virginia de Guia menyatakan kegembiraannya bahwa ia telah dapat mengunjungi berbagai Kotapraja di Indonesia, seperti Surabaya dan Bandung. Wakil Wali Kota Baguio ini telah menghadiri konferensi organisasi-organisasi bukan [pemerintah] dari PBB di Denpasar [Unreadable] "Pada umumnya [Unreadable] seperti soal [Unreadable] Kotapraja-kotapraja Pilipina [Unreadable] ke Indonesia dalam rangka kunjungan ke negara-negara Asia [Unreadable] yang lalu saya mendidik [Unreadable] Kotapraja [Unreadable] dan Washington", demikian nyonya Virginia de Guia. Wakil wali kota Baguio itu [Unreadable] diterima oleh presiden [Unreadable]. Pada hari Jumat [Unreadable] Virginia de Guia akan [Unreadable] perjalanannya ke Singapura [Unreadable] Panitia 17 Agustus kiri di Jakarta MALAM Selasa yl., dengan mendapat kunjungan dari organisasi-organisasi yang tergabung dalam Sobsi, RTI, P4S, Gerwis, Komite Pembela Perdamaian Dunia, Grapti (Gerakan Pelajar Tionghoa), Komite-komite Rakyat dll., telah berhasil dibentuk Panitia 17 Agustus Daerah Jakarta, yang memakai program Perdamaian [Unreadable]. Sekretariat Umum: Komite [Unreadable] SOBSI dan RTI; Sekretariat Aksi: P4S; Sekretariat Ke[uangan: Unreadable] Perbeta, Sekretariat Lekra; Sekretariat Perdamaian; Sekretariat Penerangan: [Unreadable]. Program: Grapti, Gerwis dan [Unreadable] Pembentukan di Bandung Di Bandung ada perbedaan faham antara "kanan" dan "kiri" Bandung, 6-8. Seperti telah dikabarkan, juga di Bandung tidak dapat dibentuk hanya satu panitia perayaan 17 Agustus, berhubung dengan timbulnya ketegangan antara pihak "kanan" dan pihak "kiri", dengan alasan karena berlainan pendapat tentang cara dan isi perayaan. Setelah terbentuknya panitia atas inisiatif pemerintah dan diketuai oleh Walikota yang baru, terus pada hari Selasa, hari Senin atas inisiatif Panitia Pembela Perdamaian telah pula dibentuk sebuah panitia yang dinamakan Panitia 17 Agustus Rakyat. Dalam panitia ini duduk wakil-wakil Pemuda Rakyat, RTI, Partai Murba, PKI, SOBSI, Gerwis, Gabungan Pedagang Indonesia, Serikat Buruh Pekerjaan Umum, Permai, Gerakan Perbeta, Persatuan Pamong Praja Indonesia, Gabungan Rakyat Petani dll. [Unreadable] Gubernur Jawa Barat menghadiri sidang itu tidak sampai habis dan keluar lebih dahulu. PERAYAAN PERDAMAIAN PEMUDA DAN PELAJAR Perayaan Perdamaian Pemuda dan Pelajar yang akan berlangsung selama 15 hari sebagai sambutan atas berlangsungnya World Youth Festival di Berlin, di Bandung dimulai malam Senin yang lalu dengan mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh berbagai wakil organisasi dan partai, tetapi tidak nampak wakil dari pihak Pemerintah. Pada pertemuan itu diucapkan pidato-pidato yang ditekankan kepada harus bergelarnya [Unreadable] pemuda dan pelajar dalam menggalang [Unreadable] solidaritas dunia. Di Cimahi, pada malam Minggu telah dilangsungkan pembukaan perayaan itu dengan mengadakan pertemuan yang dipelopori oleh IPPA, di mana berbicara wakil pemerintah yaitu [Unreadable] Wedana. Gasida minta keterangan dari Pemerintah Oleh: Koresponden Abadi sendiri. Kutaraja, 7 Agustus. Gabungan Saudagar Indonesia Daerah Aceh (Gasida) [Unreadable] bahwa pada waktu Presiden Sukarno datang di Kutaraja pada bulan Juli tahun 1948 [Unreadable] uang yang telah diberikan [Unreadable] rakyat Aceh [Unreadable] pembelian pesawat terbang [Unreadable] Pemerintah sebuah pesawat terbang [Unreadable] dari saudagar-saudagar di Aceh, yang telah menyumbangkan uang itu [Unreadable] sangat diharapkan atas penjelasan dari Pemerintah. [Unreadable] Perjalanan Gubernur Dr. M. Isa terpaksa disingkatkan Palembang, 6 Agustus. Pada hari Senin yl. telah tiba kembali di Palembang dari Jakarta Gubernur Sumatera Selatan Dr. M. Isa. Dalam percakapan dengan wartawan Antara Gubernur menyatakan, bahwa perjalanannya terpaksa disingkatkan mengingat hal teknis. Keterlambatan keberangkatan, yang sedianya akan diadakan [Unreadable] Agustus yl., adalah karena rusaknya kapal [Unreadable]. Dari Jakarta [kapal] akan membawa: 1500 stel pakaian untuk [Unreadable] Enggano, 300 ton alat PPK Sumatera Selatan yang akan dibongkar di [Unreadable] [Unreadable] [Unreadable]