Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-01577

Bali Post, 31 Mei 1992: 'Karya Sastra Multi Dimensi' (resensi Durga Umayi)

Cleaned OCR text (Good (0.906); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Halaman 6 Bali Post MINGGU, 31 MEI 1992 3GU, 31 MART! PEREMPUAN DI ATAS BUKIT Serpen-Nunuk Priyulianti Cerpen Nunuk Priyuliant BENANG-BENANG perak matahari kemarau yang panjang seperti panah-panah menghu jam bukit-bukit yang ditumbuhi rumput ilalang itu. Angin pun bertiup cukup kencang sehingga rumput-rumput ilalang itu se perti lautan kuning yang berge lombang menurutkan -arah angin ke utara. Di sebuah bukit kuning itu terlihat seorang perempuan sedang berlari. Seorang perempuan muda berkain sam ping. Perempuan itu berlari dan berlari, sesekali hilang timbul di lan gelombang ilalang atau hi lang sama sekali bila ia menu runi tebing-tebing kecil Di sebuah batu hitam peren puan itu berdiri menengadah Sesaat matanya terpejam. Mata: hari tepat di atas kepalanya Awan-awan berarak seperti se kumpulan ikan. Suatu pertanda bagi nelayan di pantai, biduk biduk mereka akan sarat Perempuan berkain samping dengan rambut tergerai lepas memandang arah selatan de ngan menvipitkan mata. Dalam rapkan asap akan keluar dari samping pondok itu yang menan dakan bahwa laki-laki tua yang akan ditemuinya berada di tem: pat. Sesungging senyum meng hias sudut bibirnya. Pipinya sc makin merah padam dibilas ma tahari kemarau. Dibetulkannya letak rambutnya yang telah ter gerai sewaktu berlari Sambil merapikan rambut dia berpaling ke belakang. Dibatasi tiga bukit ilalang terlihat petak petak putih atap seng rumah di kampungnya. Di petak-petak atap seng itu dia tidak dapat lagi menentukan di mana letak ru: mahnya. Petak putih yang ter gunan yang pa g besar, itulah masjid. Perem puan muda itu tersenyum lagi Tentu ayahnya sedang lelap ter tidur di masjid sehabis berbin cang dengan teman-temannya Perempuan muda itu perlahan menghapus keringat yang melidi di leher dan membintik-bintik manik-manik di puncak hidung nya dengan lengan baju. Dia membalik lagi ke arah selatan. ataukah garis-garis yang alami? Atau mungkin juga matahari terlalu garang membakar kulit dahinya Perempuan berkain samping itu menuruni batu-batu hitam dengan hati-hati lalu turun ke 7 air yang mengalirkan air bening berlumur hijau. Di se buah batu putih yang tersembul dari dalam air, perempuan muda itu duduk sambil melunjurkan kakinya ke dalam air, serta mempermainkannya. Setahun yang lalu dia pernah mengenal seorang laki-laki di tempat itu. Laki-laki muda yang mengena: kan pakaian serba hitam. Dia masih ingat sebuah destar selalu melilit kepala laki-laki muda itu Bulu matanya hitam pekat. Raut wajahnya mengingatkannya ke pada ayahnya sendiri, persegi dan kaku. Tetapi kedua biji ma: tanya itu selalu merupakan per tanyaan baginya. Dan sampai se. karang dia belum menemukan jawabannya. -Pernah dalam suatu perayaan di kampung, di jumpainya laki-laki muda itu se dang bergerombol dengan anak anak muda yang sebaya. Dari bisik-bisik temannya diketahui bahwa laki-laki muda itu akan Tetapi kehidupan pendekar itu pulalah yang selalu menjadi buah bibir. Karena di samping harus menjadi seorang jago da lam kehidupan seorang pesilat, dia juga harus menghayati soal keagamaan, harus berlaku seba gai pelindung yang lemah dan bertutur bahasa haruslah memi kat, Kini setelah setahun dan se jak malam perayaan itu dia tidak lagi mendengar berita dari pe: muda yang berbulu mata lebat itu. Pertemuan dengan pesilat muda itu hanya secara kebetulan saya, karena dia dan pe muda itu akan menuju tempat yang sama, menemui laki-laki tua penjaga perkuburan itu. Sesaat perempuan muda itu mengernyitkan kening sambil menggigit bibir bawah lalu serta-merta menjangkau kakinya. Seekor lintah sudah menggembung di betisnya. Buru-buru direnggutnya lintah yang kekenyangan itu. Se: telah terlepas buru-buru puladia memercikkan air ke muka dan membasahi belakang kepalanya Perempuan muda itu kini me napakkan kakinya di jalan berbingkah-bingkah kering cok: lat. Setelah meniti sebuah ba tang kelapa di sanding bukit ila lang, dia sudah dapat melihat daun jendela pondok tua itu. Te pat di bawah jendela dilihatnya seekor anjing kecil tidur mene lentang menggerakkan kakinya Anjing kecil itu memang sangat disayang oleh laki-laki tua yang akan ditemuinya itu. Kutunya banyak. Bila kutu-kutu itu me nyerang ekornya maka dia akan berputar-putar mencapai ekor nya Tingkahnya sangat menggelikan, Perempuan muda itu tersenyum dan berseru tiga kali me manggil nama anjing itu, lalu berlari dengan muka riang dan merah padam. Berlari dia masih meneriakkan nama anjing itu lalu berhenti di dekat pagar ku: buran. Nafas perempuan muda itu tersengal-sengal dan. mata nya yang bulat dan besaritu kini terbuka lebar-lebar. Betapa bagusnya Rambai-rambai!” Perempuan muda itu masih berteriak nyaring, tetapi anjing itu tetap saya tidur. Suara perempuan muda itu memang antara terdengar dan tiada. Dalam kepayahan perempuan muda itu masih tersenyum lalu menjumput sebuah batu kecil. Karena mendengar suatu benda jatuh di dekatnya, Pergi ke sana. Hayo bangunkan, Kakek!" Kakek ada di belakangmu cucuku,” Perempuan muda itu membalikkan badannya. Seo: rang laki-laki tua berdiri di depannya. Di bawah hidungnya yang agak mancung bergerakgerak misai lebat. Laki-laki tua itu tersenyum. Di tangannya ter kepit kelapa muda yang telah terkupas bagian kepalanya. Me: reka berdua tersenyum Hayo, minumlah ini! Kau pasti haus, habis berlari bukan? Nah, ambillah, aku akan masuk ke pondok mengambil nasi Nanti kita akan makan di ku buran bersama-sama.” "Biar aku saya yang mengambil nasinya, Kek!” ”Kali ini Kakek saya. Tunggu aku di kuburan seperti biasanya Aku akan menghidangkan sesuatu yang istimewa padamu siang ini. Bagaimana, setuju?" Perempuan muda itu mengang: guk, tersenyum lembut Dengan riang, sambil berjalan masuk pekarangan kuburan di minumnya sedikit demi sedikit air kelapa dan sesekali ditegangkannya leher agar air kelapa ma: suk di kerongkongan dengan sempurna. Di langit awan-awan masih seperti iringan ikan-ikan putih-putih Di sebuah kuburan bertembok bersih dia bersandar sambil me: lihat ke atas ke cabang-cabang pohon kamboja. Pohon itu sudah meranggas hampir tidak ber daun lagi. Kering. Dirasanya cabang-cabang kamboja semakin banyak dan semakin banyak sehingga merupakan benang kusut. Di celah cabang-cabang yang menjerumat itu beribu-ribu benang putih memanah matanya. Perempuan itu tak kuasa dan biasanya selalu kalah. Perem puan muda itu kini tertidur. Ke apa muda yang tadi dipangku nya, jatuh menggelinding, air nya tumpah “mengalir di celah-celah tembok kemudian berhenti pada sepasang kaki tua Laki-laki tua yang punya kaki itu tersenyum dengan bakul nasi dikepit tangan kiri, di tangan kanan sebuah labu air. Se nyuman seorang laki-laki. Ha nya laki-laki yang bisa merasakan senyuman macam itu, bukan seorang perempuan. Dan kini dia sedang merasakan ketuaan usianya yang menghimpit dan me nindih kemudian lepas dalam sebuah keluhan berat yang Brush Up Your English Oleh Suyono Ts Nomor 20 Tahun 1992 SEPERTI sediakala saya akan mengerjakan pekerjaan ru mah Minggu lalu agar yang berminat mengerjakannya dapat mencocokkannya PR 1: Translate into English Turino, who always telephones you from his office, has just come here. He wants to ask you to go on a pionic 2. The man who/that broke your typewriter yesterday intends to have it repaired Grammar, which is difficult, is nescessary. Only by master ing grammar, will someone able to write correctly 4. The news that stirs up people is nonsense. Don’t believe it! Mirna, whom you telephoned yesterday, likes beating about the bush. 6. The girls you told me about yesterday is in the library now 7. Your magazine, which you lent to Sri yesterday, is an interesting one. I like it. May I borrow it now? 8. The car that father bought ten years ago is still in good condition. 9. Grammar, whose/of which rules are difficult write English correctly 10. The report of which/whose issue is false will be discussed in the meeting tomorrow morning. 11. Tini, whose mother is a high-school teacher, will continue her study abroad/overseas. 12. The man whose habit is to take a walk in the morning has just died 13. Mr. Malta, whom we talked about yesterday attend a party at his place 14, The lady that you are very interested in has won/got a scholarship to the University 15, The Indonesian Thomas Cup team, which we must all be proud of, has been beaten by The Malaysian Thomas Cup team The book you were looking for yesterday is borrowed by Omar. He will return it to you next week is a means to invited us to 16 Nah, itulah latihan yang menyeluruh mengenai kalimat majemuk, Dan sekarang cobalah saudara perhatikan kalimat bahasa Indonesia berikut Kila masih mempunyai banyak roti di rumah Harap diketahui bahwa kata benda roti itu termasuk kata benda yang tak dapat dihitung atau uncountable noun. Jangan menggunakan kata many di dalam hal ini. Untuk menterjemah. kan kata banyak terdapat beberapa kata. Berikut ini kata-kata itu much We still Have > a lot of a large quantity bread at home plenty of Adakalanya kalimat bahasa Indonesia itu berbunyi demikian Kita masih mempunyai lebi banyak roti di rumah an penempatan kata of. Gantilah kata benda bread dengan kata benda yang tak dapat dihitung lainnya. seperti, sugar, tea, coffee dsbinya. “1 Ui ank Pkalimat Indonesia berikut ini, yang akan kita tekankan ialah penggunaan kata semua dan berdua, seperti berikut Harap saudara perhatik: 1. Kita semua setuju dengan saudara. 2, Kita semua dapat datang nu Di dalam kalimat (1) terdapat kata kerja penuh, yaitu setuju sedangkan di dalam kalimat (» terdapat kata kerja bantu dapat All mempunyai posisi yang sama dengan Mid-position adverd vaitu ditempatkan di depan sebuah kata kerja dan sesudah kata kerja bantu Berdasarkan keterangan itu, maka kedua kalimat itu di bahasa-Inggriskan I. We all agree with you 2. We can all come 3 Yang mempunyai posisi seperti all ialah both. Perhatikanlah: 1. Mereka berdua setuju dengan saya They both agree with me 2. Mereka berdua akan datang ke pesia itu They will both come to the party Cobalah kerjakan latihan berikut PR 1: Translate into English 1. Mereka semua pergi berkemah. Tak seorang pun di rumah sekarang. 1 2. Kami berdua harus menunggu dia di sini. Tinggalkan kami. 3 Engkau berdua duduk di baris depan dan kami semua duduk di sini 4. Mereka berdua dapat berbicara bahasa Inggris dengan baik 5. Kami semua berangkat ke Jakarta kemarin dan mereka berdua tinggal di rumah Yang juga diperlakukan sama dengan boh dan all ialah cach Perhatikanlah Anto, Anang dan Ani masing-masing mempunyai hobi yang berlainan Kalimat itu dibahasa-Inggriskan Anto, Anang and Ani each has different hobbies Dan sekarang kalimat yang berkata kerja bantu Anto, Anang dan Ani masing-masing telah membuat kesalahan yang berbeda-beda Kalimat tersebut di atas dibahasa-Inggriskan Anto, Anang and Ani has each made different mistakes Sekarang berlatihlah lagi PR 2: Translate into English Dodi, Idon dan Dani masing-masing akan mendapatkan kesempatan untuk membaca laporan itu. Bersabarlah Tini, Tina dan Tanti masing-masing keluar pagi ini. Saya tidak tahu kemana mereka pergi 3. Rini, Rani dan Ririn masing-masing harus membersihkan kamar belajar itu Susi, Santi dan Sara masing-masing dapat bermain piano, Kalau Ria tidak datang, biarkan salah seorang dari mereka bermain piano. Papin, Pipit dan Prita masing-masing membuka restoran di dekat hotel internasional yang baru it Kata all ditempatkan pula di depan terlihat di dalam contoh berikut All three 1 umerals” seperti led in the Tiga anak laki-laki itu semuanya gagal dalam ujian Saya kira sudah cukup juga mengenai penggunaan kata al, boys fai examination, Merek SAYA seorang pasar. Umur say liki problem yan, diri. Saya memp tahun lebih tua derajat, Orang bungan kami ka cil dan perbedac bab utama. Sika hatkannya seca: dan memarahi ekang kebebasai betul-betul keceu 1 bat karib saya ya mereka juga me sedangkan ia se; Yang ingin saya 1. Apakah hu harus diputusk cintai? 2. Bagaiman kembali dengan 3. Bagaimana yang telah meng 4. Kadang-ka buat nekat (kar mana caranya c pikiran jahat iti Saudara Ida setuju sebaikn bungan dengar Katakanlah ke Anda itu mi kepada orang t sepantasnya ka tersebut. Apa | hun. Jika oran, acar Anda se Fins hanya saji Namun demiki pat disalahkai mengancam pa berdua ca orang tua, sehi tirkan hari dep: watir terhadap ini Anda juga h bungan Anda tk bab jalan yang Apa yang And baik, pada suat biasa-biasa saji yang lebih bai bosan dengan c car Anda yang yang relatif ma yang nampak | Taat merata ha jarak yang dihalangi sebuah buit, terlihat petak-petak kuburan dengan pepohonan kamboja yang tumbuh subur meliar hampir tidak berdaun. Sebuah pondok kecil dengan atap kelabu rdiri di sisi perkuburan tuaitu. Perempuan muda itu mengha- Di antara desau angin yang menggelombang rumputrumput ilalang terdengar resah lirih di tenggorokannya. Wayahnya seperti dibebani persoalan. Perasaan itu menciutkan garisgaris di kening sesaat. Adakah ini garis-garis penderitaan, bersilat malam itu melawan beberapa pesilat dari kampung utara. Adalah kebahagiaan tersendiri dapat mengenal seorang esilat. Karena gadis-gadis di ampung itu Relat mengagumi dan merindukan pendekarpendekar sebagai teman hidup anjing kecilitu pun terbangun 'Rambai-rambai. Nah, sekarang kau bangun. Kemari!” Anjing kecil itu menggonggong beberapa kali, lalu diam setelah mengenal orang yang memanggilnya. Hus, jangan singgung aku. menyiksa. Perempuan muda itu terbangun karena sesuatu telah mengejutkannya. Anjing kecil itu lari terbirit-birit mengepitkan ekor karena dipukul oleh (Bersambung ke Hal. 11,kol. 1) Kalau demikian halnya, maka kata banyak menjadi: much We still have <q great deal a good deul «lol lots plenty more bread at home. DOIN Gan eden. O, ya, ada kesalahan di dalam BUYE nomor 19. Berikut ini kesalahan itu: 1. PR4nomor1 seharusnya 2. Contoh1:. Dengan ini kesalahan saya .. my next-door’s son (salah) my next-door neighbour’s son memes Mitra's (salah) . is Mitra's. Karya Sastra Multi Dimensi Judul: Durga Umayi Penulis: Y.B. Mangunwijaya Penerbit: Pustaka Utama Grafiti, 1991, Jakarta Tebal 'TIWI seorang gadis cantik, putri Legiman -—- karena lahir pada hari Jumat Legi - dan seorang serdadu KNIL.Tiwi memunyai nama lengkap lin Su- Tinga Pertiwi Nusamusbida, semula hanya pembantu tukang cuci, Karena kemontokan tubuhnya dan kecantikan wajahnya bagaikan Ken Dedes serta sedikit bisa bahasa Inggris menjadi wanita penghibur kelas tinggi Iin sampai berkecan dengan orang-orang asing dari berbagai kota besar dunia, seperti Beijing, Paris, Bangkok dan Hongkong Maka lin melakukan operasi plastik untuk mendapatkan wajah yang berbeda. Itu ia lakukan karena ingin menjadi wanita karier. Impian itu menjadi kenyataan. lin Sulinda Pertiwi Nusamusbida sudah bukan ‘lagi embantu tukang cuci, melain- Kan seorang wanita karier yang sukses, kaya raya, punya tiga paspor dengan tiga macam foto yang berbeda, termasuk ka- Jangan jet-set. Iin punya saudara kembardempit, Kang Brojol namanya yang tinggal di daerah pegunungan kapur. Salah satu proyek Iin adalah membuat disneyland ala Indonesia di daerah kembar-dampitnya. Sebelum nrnvek nendiman disneviand itu :xii + 188 halaman selesai, Iin mengalami dilema yang amat berat dan menyiksa, di Puncak, ketika ia diketahui aparat keamanan sebagai tokoh Lekra dan Gerwani. Iin mengalami stres berat, sampai ingin membatalkan proyeknya. Inilah klimaks Durga Umayi. Novel ini dipersembahkan penulisnya kepada guru sastranya yang pertama, yaitu H.B. Yassin. Dalam karya terbarunya ini, Y.B. Mangunwijaya bercerita tentang Indonesia sejak zaman Hindia- Belanda sampai sekarang. Di dalam Durga Umayi, rohaniawan itu menumpahkan pengalaman batinnya yang amat lebat dengan gaya bahasa yang khas, enak dibaca, mudah dipahami serta disisipi beberapa intermezo. Organisasi cerita Durga Umayi amat bagus dan menawan. Sehingga, seakan-akan pengarang sedang berbincangincang di depan pembaca. Durga Umayi ini dapat digolongkan ke dalam jenis ee kop. Ia seperti sejarah tapi bukan sejarah. Namun, ia berpijak ada fakta sejarah. Nampak Y.B Mangunwijaya benar-benar mengetahui sistem pendidikan, organisasi-organisasi pemerintah Belanda, Inggris, dan Jepang. Selain itu, serapan asing, dari Belanda Pranris dan In: gris sering muncul di dalam novel ini. Serapan daerah (Jawa) pun ada. Nama-nama dari dunia wayang sering digunakan penulis novel ini Buku seharga Rp 5.500 per buah ini juga dihiasi nama-nama orang hebat.di dunia seperti Sukhrno, Sigmund Freud (pelopor Teori Evolusi dan perintis analisis jiwa), Dai Nippon, Nishizumi (pahlawan dan komandan tank Jepang), Foster Allan Dulles, Bisenhower, Khruschey, Mao Tse Tung, Shakespeare, Henry Kissinger, Lady Diana, Cassanova dan masih banyak lagi. Gaya bertutur yang bebas lepas, untuk menumpahkan pengalamanpengalaman penulis Durga Umayi merupakan letak keunggulan novel ini. Dari halaman ke halaman pembaca dituntun untuk berpikir dan membayangkan bagaimanacerita berjalan. Organisasi cerita dari satu bagian dan bagian seterusnya rapi jali, memaksa pembaca untuk tidak meninggalkannya sebelum selesai membaca. Mengingat fakta seyarahnya begitu padat, jelas manfaat Durga Umayi ini amat besar bagi generasi muda, sastrawan pemula, cendekiawan dan penggemar buku cerita a s tra. Mengingat penulisnya kelahiran 6 Mei 1929 -- tahun sebelum kemerdekaan RI -- jelas bahwa data-data yang ada dalam Durga Umayi otentik dan tidak asal comot. Pengalaman hidup pada masa penjajahan Belanda, Inggris dan Jepang yang dialami mua Y.B. Mangunwijaya terbias dalam novel ini, amat jelas. Juga pengalaman menjadi pekerja sosial di tepian Kali Code Yogyakarta serta perkampungan dekat waduk Kedung Ombo. Ditambah lagi pengalaman tentang kehidupan dunia modern dari kalangan jet-set. Pendek kata novel ini sarat dengan pengalaman hidup dari penulisnya. Untuk konsumsi batin dan tambahan daftar pustaka, jelas Durga Umayi ini punya peran yang amat berarti. Novelis tua seperti Y.B. Mangunwijaya, perannya dalam khazanah sastra tidak boleh dilewatkaan begitu saya. Artinya peran Y.B. Mangunwijaya.amat besar dalam kehidupaan sastra kita. Seorang budayawan memang wajib membagikan pengalamanpengalamannya kepada generasi muda, terlebih mereka yang tidak pernah mengalamai pahit getirnya kehidupan masa sebelum kemerdekaan. Gaya penuturan yang memikat sudah ada dalam Durga Umayi ini. Terlebih jika yang dituturkan itu ilmu, pengetahuan sejarah, membutuhkan keahlian tersendiri dan teknik berbeda -- jika dibandingkan penuturan cerita biasa -- dari novel pop misalnya. Durga Umayi dapat pula dikatakan kaleidoskop tentang Indonesia, dengan setting tempat Pulau Jawa di daerah pedesaan. Sedangkan setting waktunya dari zaman Hindia Belanda sampai detik ini, mengingat nama Dorce masuk buku ini. Tetapi Durga ”Getaran-Getaran” Haryati Subadio Oleh Jiwa Atmaja NAMA Haryati Subadio memang lebih dikenal sebagai Menteri Sosial dalam kabinet pembangunan sekarang daripada selaku wanita pengarang yang telah menerbitkan sejumlah karya sastra. Pasalnya, karena nama ini baru dicantumkan pada karya novelnya yang keempat Getaran-Getaran (Jambatan, 1991), sebelumnya ia menggunakan nama samaran Aryanti untuk karya-karyanya Hidup Perlu Akar (1981), Dunia Tak Berhenti Berputar (1982), Selembut Bunga (1983, mengalami dua kali cetak). Untuk nama Aryanti ditulisnya juga sebuah kumpulan cerita pendek berjudul Kaca Rias Antik (PT Gaya Favorit Press, 1987) dan tidak kurang dari enam judul buku cerita anak-anak. Mengikuti semua karya itu, muncul juga pertanyaan apakah Doktor Bahasa Sansekerta lulusan Gemeenteliyke Universiteit Amsterdam ini masih sempat menulis karya sastra? Sementara kita mengetahui untuk menulis sebuah novel diperlukan waktu yang cukup panjang dan perhatian yang ana alan dan memusat. Novel berjudul Getaran- Getaran mungkin merupakan jawabannya. Dalam himpitan waktu yang tidak dapat kita bayangkan, wanita yang telah lama menianda ini masih sempat menuliskan pengalamannya di atas sikap keriangan yang dimilikinya selama bertahun-tahun "Saya memang tidak senang dengan hal yang haru-biru, ingin saya mengungkapkan bahwa hidup Hana anna h, menderita. Di samping semua itu, ada keindahan, kegembiraan,” ungkapnya ketika wartawan menanyakan mengapa ending novel-novelnya selalu kebahagiaan (Sinar Harapan, 21 November 1982, hlm.1). Sikap keriangannya ini kemudian tervisualisasi pula pada tokoh Maharani Juwita, 27 tahun, dalam novel Getaran-Getaran Setelah kisah yang mampu mengungkapkan dunia gaib ini membuat pembaca bersedia mempertaruhkan aspek kepercayaan dan ketidakpercayaannya berakhir, masih dapat ditemui unsur keriangan itu dalam dialog penutup novel ini. "Lebih baik kita tidur saya,” kata Asti sambil berdiri untuk menuju kamar mandi. Rani tertawa (hlm:159). Begitu optimiskah Rani menghadapi hidup yang disungkup oleh berbagai kejadian gaib, di samping gunjingan yang berhubungan dengan perkawinannya dengan lelaki gaek Pak Jul (63 tahun): seorang lelaki kaya yang hidup -menduda setelah istrinya (Atika) meninggal, karena bunuh diri? Gunjingan ini pun terus berlanjut bahkan cantik itu. Padahal, Maharani sendiri memang memiliki kapasitas untuk menjadi manajer. perusahaan, di samping karena pendidikan formalnya dia juga memiliki referen yang luas dan suka membaca buku mengenai manajemen. Semasa hidupnya Jul sendiri tidak pernah mau mengakui kelebihan Maharani, karena sikap lelaki itu yang ter: lalu percaya diri. Di samping menulis surat wasiat, sebelum meninggal Jul juga menulis surat pribadi yang isinya seputar pengalaman gaibnya di sekitar rumah kuno miliknya. Dasar manusia suka bergunying, bahan ini pun dimanfaatkan orang sekitar Maharani untuk digunjingkan. Kali ini dihubungkannya kematian Jul dengan adanya gangguan makhluk halus di rumah kuno dan makhluk halus itu adalah penjelmaan roh Atika yang mati dalam keadaan panasaran. Secara kebetulan para penghuni rumah itu mengalami keyadiankeyadian'gaib, misalnya muncul makhluk berpakaian putihputih dst. Rumah kuno ini pun berpindah tangan dan penghuni baru pun mengalami keyadiankeyadian gaib. Mereka percaya bahwa makhluk halus itu adalah penjelmaan Atika, apalagi wanita itu meninggal dengan cara yang tidak wajar. Pencerita dalam kisah ini sebenarnya telah berusaha menkan bahwa Atika bunuh diri gagal merebut PN au Yana Pede ome, Ungkapkan Alam Gaib malam pertama ia tidak disentuh suaminya. Karena Jul lemah sahwat, maka Kuslah yang diminta untuk menggauli Atika Setelah penolakan inilah Atika meninggal. Meskipun pengarang menyediakan bahan-bahan yang rasio- » nalitu, namun tokoh-tokoh yang mempercayai alam gaib masih saya menghubung-hubungkan isi surat Jul dengan roh penasaran Atika. Menurut tafsiran atas imajinasi mereka, semasa hidup berumah tangga dengan Maharani, Jul seringkali diganggu makhluk halus. Makhluk halus ituadalah Atika yang mula-mula dalam bentuk bayangan, kemudian dalam bentuk binatang buas (hlm.57) dan kali lain Jul melihat seorang wanita duduk di pinggir ranjang (hlm.58). Akhirnya, Atika menjadi seorang berwayah bengis bahkan bertaring seperti makhluk liar dalam cerita lama (hlm.58). Setelah mengalami serangkaian kejadian itu, Jul jatuh sakit namun Maharani tetap menilainya sebagai serangan jantung yang pertama dialami Jul, disusul dengan kejadian berikutnya. Ia seperti kita dalam tanya yang tidak terjawab, benarkah orang modern dan kaya masih mempunyai kepercayaan akan makhluk halus itu? Apabila kita membaca bukubuku mengenai alam gaib, salah satu di antaranya adalah buku Mengenal dan Menangkal Makhluk Halus, akan dapat diketahui PN EL AP La NN AR 5 Bon eg ES Ey Care menciptakan nuansa yang berisi keberwujudan dan ketidakberwuyudan makhluk halus itu, ia menjadi semacam getaran yang mampu menyosok kalau radar emosional makhluk dari alam nyata mampu menangkapnya dan mewujudkannya. Adanya “kepekaan dan ketidakkaan ini pula yang menciptaan sekurangnya tiga golongan makhluk alam nyata, pertama ada yang mampu menangkap dan mewujudkan getaran itu, karenanya mereka mempercayainya. Kedua, ada yang sama sekali tidak mempercayainya, karena itu tidak mampu menangkap dan mewujudkannya dan golongan yang ketiga terhitung sebagai golongan tan, g, yakni setengah percaya dan tidak perce Ketiga macam makhluk alam nyata ini berdialog secara penuh di dalam kisah Getaran-Getaran. Secara kebetulan Maharani dan Asti termasuk ke dalam golongan yang sama sekali tidak mempercayainya, karena itu mereka tidak pernah mampu melihat berbagai kejadian gaib yang terlihat oleh orang yang memercayainya, Pak Jul dan keuarga Pak Kus misalnya. Keniscayaan alam gaib ini kemudian hendak diterjemahkan oleh tokoh katalisator Pak Pandit, yang disebut sebagai orang pintar. Menurut Pak Pandit, apa yang disebut kawasan gaib tidak lain dari getaran-getaran emosi dan penderitaan yang terasa bahkan menunjukkan | dak mau men, akan menjadi b lah satu pasan mau mengalah bih baik bila di Sanga Hal sep marah pasang: dua belah piha Menantimahku, di paga tak sore pekar: Mungkin ketil ada yang berpit susut atau terg saya yang kud mulai punya d wajar saya bila perhatian. La: ada barang bar suruh sudahak rang yang bar gian besar mer begitu? arena itu, aku menjadi p ucapan dansen ima kasih. Ak tahu apa saya ada di lemari, r di halaman da yang ada di ha ma it O IGNATIUS SUHARTO Siswi Jung Biru (145) Ringkasan cerita yang lalu Tunggaljin n berlatih olah batin dengan mengenangkan, mengulangi dan melakukan petunjuk para pembimbingnya. Banyak hal baru yang ditemukannya, namun banyak pula ajaran yang tak terjangkau olehnya KARE berlatih dan terus berlatih, ia merasa mengalami perubahan dan kemajuan. Dari sengalaman ini, ia mulai pertanya:tanya tentang adanya inti kepribadian, yang disebut oleh Pujangga Santasmerti seba gai 'Sang Aku Pada suatu kesempatan ia bertanya kepada gurunya "Paman Pujangga! Apakah 'sang Aku’ dalam diri saya itu benar benar merupakan inti kepriba dian saya? Mengingat manusia bisa berubah-ubah, apakah sang Aku memang mempunyai sifat berubah-ubah juga? Untuk menjawab pertanya anmu, mau tidak mau kita harus berbicara tentang aliran Sa jawab sang Pu Untuk membedakan yang satu dengan yang lain, orang-orang Kediri dan Singhasari lebih suka berbicara tentang hitam dan putih, yang baik dan yang buruk. Pembe daan ini hanya untuk memudah kan pembicaraan. Sebab, pada dasarnya tidak ada manusia yang sepenuhnya putih dan ti dak ada manusia yang sepenuh nya hitam. Pembicaraan sa myagjnana lebih mudah melalui bentuk cerita atau lakon. Sejak kecil anak-anak sudah diberi ce manus rita seperti dongeng Brambang Bawang Di Swarnabhumi, do. erti itu dikenal dengan dongeng Bawang Merah dan Ba wang Putih Apakah penggambaran ma nusia dengan diibaratkan 'wong Ngestina' dan 'wong Ngamarta juga bermaksud untuk membe dakan mana yang putih dan mana yang hitam?" kata Tung galjinten memotong Nah, kamu sendiri sudah bisa menyebutkan. Yang dimaksi kan oleh orang Kediri der wong Ngestina' adalah Kurawa. Dan yang dimaksudkan dengan wong Ngamarta' adalah Pan dawa, Mereka lebih memadat kan lagi dengan mengambil seo: rang tokoh putih dan tokoh hi tam. Siapa mereka itu? Tokoh hitamnya adalah Ngestina' dan tokoh putihnya adalah Ngamarta'” jawab Tung galjinten. "Begitulah orang Ke diri dan Singhasari menyebut Duryudana dan Yudistira. Sc bab, adat tatacara orang Kediri dan Sinyasari tidak berani me nyebut nama, tetapi hanya ber ani menyebut tempatnya Nah, kembali kepada perta nmu semula, Sang Aku itu pada dasarnya, artinya dalam batas batas tertentu, sifatnya te nye tap. Ya, seperti inti kepribadian Duryudana boleh dikatakan ti dak pernah berubah. Padaha! dia diasuh oleh Dewabrata Durna dan Krepa. Dan ketiga para pinjunjul itu juga meng isuh Yudistira dan saudara saudaranya,” jawab sang Pu Namun demikian apkan dengan ber yan Sang berbeda Setiap manu: mempe ngaruhi pihak lain dan 'belajar menyesuaikan diri dengan kala dan patra. Karena itu kah lakunya menjadi seperti berubah-ubah, dan memang berubah-ubah. Apa dan siapa di rimu pada suatu saat hanyalah cara yang a 'belajar merupakan hasil persetujuan antara tuntutan dari dalam di rimu dan tuntutan dari ling kunganntu Jika demikian, saya tidak bo eh menilai inti kepribadian seseorang hanya dengan melihat apa yang dilakukannya pada aat. Betulkan pandangan saya ini?” tanya Tunggaljinten Contohnya apa, siapa dan ba suatu gaimana?" tanya sang Pujangga, seperti biasanya bila mengha dapi suatu pertanyaan dari sis wanya Pada suatu kali, dan hanya sekali itu saya, Yudistira ber main dadu, berjudi. Kita tidak boleh menilai bahwa Yudistira itu seorang penjudi, bukan? u, apa kesimpulanmu se lanjutnya? Pu Tugas saya, dan barangkali juga tugas setiap siswa, adalah menjaga agar tuntutan dari da: lam seimbang dengan tuntutan dari luar. Karena hanya ingin menyetujui tuntutan dari luar Yudistira harus menderita seng sara yang bukan alang kepa lang,” jawab Tunggaljinten. Se bagian hidup saya berlangsung dalam alam tata hubungan de ngan diri sendiri. Saya berpikir merasa, “dan saya berbincang-bincang dengan diri tanya san yang saya saya sendiri. Kesadaran saya bertumbuh dan berkembang b sama pengetahuan dan peng alaman saya dalam menyesuai: kan diri dengan alam lingkungan. Nah, sementara saya belajar untuk mengungkapkan diri dengan semakin jelas, saya semakin menyadari apa tugas panggilan saya sebagai manusia, dan saya semakin menyadari a saya ini Engkau bisa menyusuri jalan hidupmu, karena engkau hidup. Dari pengakuanmu itu aku lalu teringat akan nasihat salah seo: rang pembimbingku siap Hidup adalah anugerah rus digunakan setiap ukan untuk dibenam dan bukan untuk disembunyi Ikanlah ang hari kanlah semampumu! dan am setiap saat sepan Menjelang bulan purnama Tunggaljinten juga menerima semacam pegangan dari Pu jangga Santasmerti. "Sebagai mana halnya dengan manusia pada umumnya, dirimu merupa kan bagian dari alam semesta yang tunduk pada lokikagama diciptakan, bertumbuh dan berubah. Tetapi, tidak sebagaimana ciptaan yang lain, manusia sadar akan dirinya dan sanggup mela: kukan tatahubungan dengan menggunakan bahasa. Manusia dapat mengambil keputusan se cara sadar, kapan dan di mana dia akan menggunakan daya yang ada dalam dirinya. Setiap keputusan menentukan hidup nya sekarang dan perkembang annya di masa mendatang. Dari mana datangnya sumber daya itu Sejauh yang saya ketahui. sumber daya badani dan jiwani setiap manusia berasal dari alam makanan, air, udara, sinar ma tahari, dan medan gaya bumi dan alam di sekeliling kita,” ya wab Tunggaljinten yang pernah menjadi siswa Rara Katun jungan di Jung Biru itu Sebagai siswa Rara Katun: jungan, engkau pun pasti pernah diperkenalkan dengan sumber daya yang terdapat dalam diri manusia sendiri. Konon, peng: etahuan ini digali di bumi Naga. Pengetahuan ini dibawa ke Ke. diri oleh Wacanapati Bhuanan dana,” kata sang Pujangga mengajuk kedalaman siswanya Sepintas lalu Eyang Rara mengakui adanya sumber daya dasar yang bekerja di alam se. mesta, yang disebutnya sebagai Jalu-Anggana. Kedua daya kekuatan ini juga bekerja di dalam diri setiap manusia karena pada dasarnya setiap manusia itu bentuk kecil dari alam semesta ini,” jawab Tunggaljinten de ngan nada ragu-ragu, apakah ini yang diharapkan oleh sang Pu jangga. "Menurut Eyang Rara, pergulatan antara kedua daya Pejantan ti yaitu Jalu dan Anggana, membuahkan semua gerakan dan pembaharuan. Mdnusia bisa hidup karena kedua kekuatan dasar itu mengaliri se: luruh tubuh. Keseimbangan an tara Jalu dan Anggana menentu kan sehat-tidaknya seseorang Nah, menurut Eyang Rara, kedua kekuatan itu dapat dikenda likan melalui pijat dan menusuk dengan benda tajam ataupun benda tumpul. Yang dimaksud kan oleh Eyang Rara dengan benda tajam adalah jarum yang dibuat dari emas atau perak. $ dangkan yang dimaksudkan de: ngan benda tumpul adalah kayu sebesar ibu jari, yang dibuat dari galih asem, atau cukup dengan jari-jari saya Apakah para siswa Rara Ka tunjungan juga diberi pelajaran bagaimana cara menyeimbang kan Jalu dan Anggana dalam diri manusia itu?" tanya Sang Pu. jangga ang Rara mengaku bahwa dia sendiri belum begitu meng uasai Warisan dari ayahanda nyaitu, Eyang Rara belum berse: dia mengajarkan kepada orang lain,” jawab Tunggaljinten Catatan: Samyagjnana - filsafat. lokikagama - hukum pencip: taan dunia, Jalu-Anggana = Yang-Yin, (Bersambung). dihubung-hubungkan dengan kekayaan Pak Jul, setelah lelak: ini pun meninggal dalam ke yang mendadak. Tidak mengher ankan kalau kemudian ada yang menuduh kalau Rani telah mera: cuni suaminya itu demi menda: patkan warisan Sesaat setelah penasihat hu kum perusahaan suaminya mengungkapkan bahwa surat wasiat Jul menyebutkan Maha rani Juwitalah pewaris sah dari seluruh kekayaannya dan diper cayakan memimpin perusahaan itu ka gunjingan yang mun cul sekitar kegagalan Jul men cintai Maharani dan tidak men dapat balasan dari gadis yang dilengkapi dengan keterangan masa muda Jul, Atika dan Kus. Dari keterangan itu dapat dike tahui bahwa antara Jul dan Kus terjalin persahabatan yang melebihi saudara sendiri. Kus mem punyai kekasih bernama Atika namun wanita ini beralih perha tian pada Jul, di samping Jul le. laki sempurna secara fisik juga berhasil dalam usaha. Berbeda dengan Kus yang mengalami ke lan dalam usaha kemudian dalam cinta. Ternyata Jul lelaki yang tidak sempurna dan ia tidak mampu melakukan kewajib: annya sebagai suami, rahasia ini terungkap setelah Maharani membuka mulut bahwa ketika Teka-Teki Silang Nomor 372 Pertanyaan: Mendatar 1, Beralih tempat: 4. Niaga, 7 Pulau di Maluku, 8. Indeks Pres. tasi; 9. Atas Nama; 10. Universi tas di Surabaya; 14. Sopan; 15 Diulang: tiap-tiap: 18. Dasar Negara kita: 22. Air beku: 23 Budi Utomo, 24. Nama benua 7. 28. Kantor ber 7. Palu (Ingg itakita NAN NN gaib itu? Sebenarnya alam gaib itu letaknya sama dengan alam nyata, yang berbeda hanyalah dimensinya. Alam gaib dengan segala makhluk yang ada di dalamnya memiliki dimensi lain Karena kedua alam itu menempati medan yang sama, maka hubungan antara makhluk alam nyata dengan makhluk alam gaib dapat terjadi baik karena kesengajaan maupun tidak. Hubungan ini dapat terwujud ma: nakala terjadi pergeseran dimensi. Hubungan inilah yang kemudian terasa sebagai gangguan oleh masing-masing pihak Terjadinya pergeseran dimensi itulah yang tampaknya Menurun: 1. Minta diri, 2. Orang ketiga tunggal, 3. Dibalik: tidak kuat: 4 Bagian dari pohon: 5. Gedung Olah Raga, 6. Gema, 11. Lawan E 12. Poros, Sumbu: 13 Ganjil ar Sarjana Muda 17. Jemu, bosan: 19. Jenis Olah Raga Asah Otak, 20. Bunyi, 21 Pulau di NTT; Universitas di Yogya, 26. Merek Televisi Ketentuan Menebak: 1. Jawaban ditulis di pos, sertakan Kupon TTS No. dan kirim ke Redaksi Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, selambat-lambatnya 18 Juni 1992. Ingat cantumkan kode pos. 2. Pemenang akan diumumkan pada Bali Post Minggu edisi 21 Juni 1992 3. Bali Post menyediakan hadiah uang sebesar Rp 30.000, diberikan kepada empat pemenang masing-masing sebesar Rp 7.500 4. Bagi pemenang yang berdomisili di dalam Kodya Denpasar harap mengambil hadiahnya di kantor Bali Post setiap hari kerja dengan memperlihatkan tanda pengenal diri yang sah dan masih berlaku. Luar kota akan dikirim lewat pos artu Pemenang TTS Nomor 370: 1 Ida Bagus Wisnawa lam derita orang 5 sudahnya (hlm. 68 Masalahnya sekarang meng:- apa tidak setiap orang mampu merasakan dan menangkap getaran-getaran alam gaib itu? Lagi menurut Pak Pandit, ihwal gaib itu merupakan masalah getaran yang ditinggalkan oleh peoseaan seorang pada masa ampau, karena itu untuk menangkap getaran itu diperlukan kepekaan dan tidak setiap orang mempunyai kepekaan (hlm 149). Pada bagian akhir novel ini, pengarang seakan menurunkan semacam simpulan, "makh- (Bersambung keHal.7,kol.3) mere ing hidup se- NK Pang, Kantor Camat Mendoyo, Negara, 82261 2. I Kadek Sukadana P. SMAN I Klungkung Jl. Flamboyan 63 Semarapura, 80712 3. I Putu Mataram Jl. Pancaka No. 10X Mataram, 83126 4. Eddy MS Jl. Gajahmada Br. Penataran Gg III No.6 Singaraja, 81116 Jawaban TTS No. 370 Mendatar: |. FIRMA; 3. TEGAP; 6. DK; 8. KOMUNIKASI; 10. EEL; 11. UNTUNG; 12. ARM; 13. KOBE; 15. AGE; 16. BEE; 17, FIAT; 20. any 21. KEMUDI, 22. TEA, 23. SLI MARAH RUSLI: 25. BI: 26. RA. BAT;27. AGUNG ee Menurun: TKI; 4 2. MAKLUMAT; PRINCE; 5. BUTUT; 7. KECAPI; 9. ALSO; 13. KEPITING; 14. BIADAB; 17. FARMER; 18. AKAR; 19. AMPUH; 24. HAT Kupon TTS No. 372 Usia Bentuk Muka Jenis Rambut Pekerjaan Alamat 1. Jika me biasanya say beauty salon ya ngan tempat ti dengan teman buka salon. S bertanya kepad dan pada langg memotong ram belajar-delapa dah cukup. Apa jar selama del sudah cukup. A layar selama d kemampuann) kan profesior rambut? 2. Apakah pe kurang penga mangkas rami