Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-01587

Bali Post, 16 Februari 2001: 'Ditentang, usulan WTS distempel'

Cleaned OCR text (Fair (0.843); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Halaman 14 Dari Warung Global Interaktif - "Bali Post" Ditentang, Usulan WTS Distempel KEHADIRAN WTS jika ditilik dari sejarah peradaban manusia, memang sudah ada sejak dahulu kala, sudah melekat dengan kehidupan masyarakatnya. Untuk memberantasnya memang sangat sulit dan sangat pelik. [Unreadable] keberadaan WTS [Unreadable] tampak ke[Unreadable] arahnya, seiring [Unreadable] sejak [Unreadable]. Masalahnya, ada yang memang tampak di permukaan, ada juga bak api dalam sekam. Ada yang terang-terangan melakukan transaksi, sebaliknya banyak dengan cara sembunyi-sembunyi. "Kalau WTS dilarang, LTS (laki-laki tuna susila) juga harus diberi [Unreadable]. Jika WTS distempel, hidung belangnya juga harus diperlakukan sama atau idem. Sehingga tidak ada yang [Unreadable] hal ini, [Unreadable] sangat setuju LTS juga distempel [Unreadable] etis," ujarnya. Antonius lebih memandang masalah WTS itu dari hukum. Menganut pendekatan hukum positif, menstempel WTS itu tidak dibenarkan. Antonius punya cara untuk mengganti stempel itu, dengan cara sidik jari dengan tinta yang tidak bisa dihapus. Hematnya, kalau distempel, cenderung memperkosa hak asasi seseorang. Ibu Maria mengaku prihatin, [Unreadable] kaumnya [Unreadable]. [Subjudul:] Distempel, mengebiri hak hidup. Tak hanya WTS, LTS juga perlu distempel. Lokalisasi bahaya bagi siswa dan mahasiswa. Perbaiki moralnya yang sakit. Kuncinya, servis suami sebaik-baiknya. [Unreadable] juga tidak setuju kalau WTS itu dilokalisasi. [Unreadable] pelajar dan mahasiswa bisa [Unreadable] salah satu objek kunjungannya. "Jika sampai ada tarifnya, mahasiswa bisa menyisihkan uang untuk [Unreadable]. Kondisi sekarang harus berpikir berlipat-lipat, karena untuk mengajak WTS perlu memikirkan [Unreadable] hotel, dan lain-lain," [Unreadable]. Sementara pendapat Ipung tidak berbeda dengan Ibu Maria. [Unreadable] sama dengan [Unreadable] penjaja seks [Unreadable] kebetulan berprofesi sebagai [Unreadable], dia tidak setuju kalau WTS itu distempel. "Tuhan menciptakan [Unreadable] di dahinya. Jika ada botak, [Unreadable] kasihan kepada WTS itu, karena ia menyadari mereka melakukan itu lantaran terpaksa dan tidak memiliki pilihan lain. Pada dasarnya, tidak ada seorang wanita pun yang berikhtiar bekerja sebagai pelacur [Unreadable] sukarela. [Unreadable] Keadaanlah yang menuntut mereka harus berbuat hina, di luar kehendaknya itu. Saya kasihan kepada mereka itu [Unreadable] harus menerima beban [Unreadable] sosial itu," kesalnya. Maria menyarankan, jika WTS harus distempel, pengguna jasanya juga [Unreadable] harus distempel. [Unreadable] menyorot munculnya WTS ini akibat negara ini kelebihan penduduk, sehingga tidak bisa hidup [Unreadable]. "Masalah ini tidak terlepas dari faktor ekonomi," celetuknya. [Unreadable] Surya [Unreadable] di Gianyar juga [Unreadable] tidak setuju WTS itu distempel, itu sudah dikategorikan pelanggaran HAM. [Unreadable] Jangan munafik dengan keberadaan WTS itu. Sebab bagaimana pun mereka itu ingin juga hidup layak, kendati memang cara-caranya tidak [Unreadable]. [Unreadable] "Kalau ada [Unreadable] yang [Unreadable] bersama, [Unreadable] kerobokan [Unreadable]." [fragment from adjacent column:] [Unreadable] menentang keras [Unreadable] WTS itu harus distempel. [Unreadable] Ketika itu, wanita [Unreadable] Gerwani distempel. Padahal [Unreadable] punya salah [Unreadable]. --- Surat pembaca / Warung Global Interaktif --- Tujuh Tahun Proyek Prona di Karangasem tak Terealisasi SUDAH tujuh tahun warga Tumbu di Karangasem menunggu realisasi proyek Program Nasional (Prona) dari BPN setempat. Padahal warga sudah membayar sejak tahun 1993. Hal itu diungkapkan warga di acara Bali Terkini yang disiarkan Radio Global FM 99,15 [Unreadable] dan Radio Suara Widya Besakih (Swib) 702 AM, Kamis (15/2) kemarin. Ada juga yang kecewa dengan sikap instansi terkait yang [Unreadable] proyek itu sampai ke Selat [Unreadable]. Soal Lapangan BTDC BTDC saya perhatikan sudah membangun lapangan [Unreadable]. Saya pantau di sana ada klub dan kini rupanya sudah bubar. Lapangan menjadi tidak terawat karena rumput makin tinggi. Mohon Humas BTDC agar menjelaskan apakah lapangan itu akan diserahkan untuk umum atau tidak. Kalau untuk umum, saya kira baiknya panggil klub Nusa Dua lain untuk latihan di sana. Rincug, Nusa Dua Masih Berjualan Mengomentari tanggapan Bapak Wali Kota tentang larangan pedagang di Lapangan Renon dan Puputan, saya lihat masih ada pedagang yang berjualan di sana. Sebaiknya dipasang papan [Unreadable], dan kalau perlu Trantib [Unreadable]. [Unreadable], Denpasar [Unreadable] tanggal 18 Februari 2001 di [Unreadable] Nyuh, pembentukan gerakan semeton Bali yang independen. Ledang Asmara, Denpasar Proyek Telkom [Unreadable] tuntas, di mana proyek pemasangan kabel [Unreadable] mengganggu pengguna jalan. Penutup lubang terowongan kabel banyak yang bermunculan ke permukaan jalan sehingga mengganggu pengendara, jelas merugikan masyarakat. Pada saat pengerjaan tak ada kontrol langsung dari Telkom [Unreadable] pelaksana proyek. [Unreadable] harap Telkom segera melakukan perbaikan terhadap terowongan-terowongan tersebut. Gung Darah, Imam Bonjol Gang Popies II Rusak [Unreadable] menyampaikan keluhan [Unreadable] di Gang Popies II Kuta yang penuh lubang. PU agar segera melakukan perbaikan. Gede Wijaya, Tegal Buah Pengalaman di SPBU Imam Bonjol Saya mengalami kejadian di SPBU Imam Bonjol sebelah Jalan Gunung Sari, di mana saat saya beli bensin Rp 4 ribu angka pompa [ditutupi] oleh badan petugas sehingga tak terlihat berapa saya diberikan. Petugas begitu cepat mengembalikan ke nol sebelum saya sempat melihat angka. Mungkin saya baru dapat Rp 3.800. Petugas yang melayani namanya I Nyoman Gede Kar[Unreadable]. Edi, Tuban Prona (1) Mohon penjelasan dan tindak lanjut pihak BPN Karangasem terkait penyelenggaraan proyek Program Nasional (Prona) tahun 1993 di Tumbu. Kami merasa kecewa karena sertifikatnya hingga kini belum ada realisasinya. Bahkan kami sudah membayar. Karenanya, kami sangat menyesalkan tindakan aparat yang tidak peka terhadap keluhan masyarakat tersebut. Melalui [Unreadable] yang dirancang Radio Swib ini, kami mohon kepada BPN Karangasem memperhatikan masalah ini. Dipa, Tumbu, Karangasem Prona (2) [Unreadable] sebenarnya [Unreadable] Mun kenyataan yang ada hanya surat penetapan pajak. Karena itu mohon aparat di instansi terkait mengklarifikasi masalah tersebut. Rida, Penaban, Amlapura Porter Saya mengeluhkan ulah porter di Bandara Ngurah Rai. [Unreadable] diberikan satu dolar oleh [wisatawan] dari Australia [Unreadable] dan minta lebih, [Unreadable] yang sering minta imbalan kepada wisatawan. [Unreadable] [Unreadable], Dalung Untuk Gubernur Bali Terkait acara pertemuan Gubernur Bali dengan bendesa adat se-Bali di Besakih, [Unreadable] ingin menginformasikan [Unreadable] Bapak Gubernur Bali sehubungan dengan [Unreadable]. [Unreadable] Mohon kehadirannya pada [Unreadable] 13 Februari 2001. [Unreadable] Gunadi, Kapal Tindak Lanjuti Prona Bagaimana tindak lanjut terhadap pernyataan [Unreadable] yang telah diajukan dalam [Unreadable]. Soal Warsel Pernyataan Telkom bahwa Telkom tidak bertanggung jawab [atas] warung selular (warsel) yang banyak bermunculan akhir-akhir ini, dari sisi rasional memang benar, tetapi kalau dikaji permasalahannya, munculnya warsel-warsel tersebut adalah akibat dari ketidakmampuan Telkom menyediakan [Unreadable]. [Unreadable] Jalan Toh Jiwa Rusak [Unreadable] Poltabes Denpasar Dipraperadilankan Dituduh Menyita tanpa Prosedur Denpasar (Bali Post) - [Unreadable] pengacara di Jl. Ngurah [Unreadable] Karena itu [Unreadable] Richard Bunburi (57) [Unreadable] bekas teman bisnisnya. [Unreadable] Penyitaan mobil ini berawal dari hilangnya mobil Komang Muryani, 6 April 2000. Sebulan kemudian, 8 Mei 2000, kuasa hukum Komang, yakni Marthen Blegur, menemukan mobil itu di Jl. Hayam Wuruk dikemudikan oleh seorang karyawan sebuah [Unreadable]. [Unreadable] (wit/dir) [fragment from adjacent column:] Iklan: Belajar Hongsui, Garis Tangan & Ramalan Shio (Ronal Hikari); bahan bangunan (besi beton, semen, triplek, kayu Kalimantan, pipa PVC, asbes); paket liburan Galungan, Kuningan & Nyepi (Singapore, Bangkok, Hongkong, Phuket, Perth, Melbourne, Sydney, Beijing, Star Cruise); layanan UPS/stavol; salon dan spa kulit; toko elektronik (TV, kulkas, mesin cuci, AC); roti dan kue; real estate dan lainnya. [Unreadable] [fragment from adjacent column:] Jakarta (B[Unreadable]). Pernyataan [Unreadable] Arifin Panigoro, anggota fraksi [Unreadable] mengatasnamakan [Unreadable] Akhmadi [Unreadable] pendapat pribadi sela Rapat P[Unreadable]an, Jakarta. Sebagaimana [Unreadable] Panigoro bersama fraksi lain mengadakan [Unreadable] mengutuk [Unreadable] anarki [Unreadable] sejumlah daerah di Jatim [Unreadable] mengeluarkan [Unreadable] PDI Perjuangan [Unreadable] mendukung [Unreadable] partai sebagaimana [Unreadable] kemajuan usahanya [Unreadable]. [Unreadable]