Berita Yudha, 8 Juli 1984: 'Mengarahkan remaja dari sikap frustasi'
Cleaned OCR text (Good (0.926); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
di, sebagai jawaban salam kenal dik Andi lewat suratnya, Tak banyak masalah yang harus dik Andi hadapi
“SLAMET HARYANTO,
CEPU.
Minal aidzin wal faidizn, ma'af bathin. Kartu lebaran
puisi karya
tak disengaja
kepada
sudah mendaftarkan.
belakangan ini
F AFRIZUL HS.
ANDI TENRI, BONNE.
— Salam kenal juga dik Andik Slamet sudah sampai ke meja Kak Rini, lebih awal dari surat yang bersisi juga dik Slamet.
Melalui kontak ini pula Kak Rini mohon ma'af kepada seluruh adik-adik Kak Rini di segenap pelosok Tanah Air, yang tentu saya barangkali ada kesalahan yang disengaja atau Dengan datangnya Hari Lebaran 1
Syawal 1404 H. ini, semoga Tuhan memberikan ma'af kita semua yang saling mema'afkan. Dan mengenai puisi dik Slamet,
Kak Rini belum bia menyadari dirinya, sehingga berkomentar, sebab masih kemudian mulai merintis dalam tumpukan map pergaulan. Cobalah.
Redakturnya. ag
Oh ya, pertanyaan dik Slamet” NURLAILA, BUKIT mengenai apakah ada TINGGI.
Akademi Komputer di Jakarta, memang ada. Bahkan keponakan Kak Rini juga
Tetapi
seperti diberitakan dalam berbagai mass media, Dep. PDK tidak
memberikan izin “kepada teknis penyusunan kalimat Akademi tersebut karena itu yang perlu diperbaiki.
suatu hal. Jadi kalau dik Sebaiknya menunggu
Slamet mau belajar komputer, coba masuk pada beberapa kursus komputer yang ada.
untuk menjadi pemuda yang banyak sahabat, Apa yang dik 'Andi hadapi itu sebenarnya merupakan gejala penyakit rendah diri, sehingga obatnya mudah si Kalau masih sukar bergaul dengan lingkungannya, coba membuat perkenalan dengan sahabat pena, sehingga dik Andi dapat mencoba bergaul melalui surat menyurat.
Kalau dik Andi banyak membaca kisah-kisah orang sukses, sebagian terdiri dari orang yang tadinya rendah diri tapi — cepat-cepat
— Cerpenmu sudah diterima
Redaksi dan masih dalam seleksi. kalau melihat sepintas, sebenarnya dik Laila cukup lincah dalam menyusun kalimat-kalimat dan dialog. Hanya saya secara
keputusan Redakturnya, sebab itu hanya sekedar penilaian pribadi Kak Rini.
Salam Lebaran,
Kak Rini
"ANAK-BUANGAN
! Di kala kubuka pintu gubukku
dan aku pun tertegun ketika kulihat
| sekelompok pemuda pemudi yang akan pergi sekolah
Dan di soat itu pula aku jadi termenung dan terbayang kembali saat-saat yang indah wuktu aku masih duduk di bangku s ma di sana aku gembira di sana aku duka
dan di sana pula aku banyak berbuat dosa terhadap teman-teman dan guruku
Tapi kini semua hanya tinggal kenangan dan penyesalan dalam hidupku yang tak mungkin dapat kulupakan dari ingatanku
Yah!!!hidupku kini tak ubahnya seperti sampah...
yang berserakan!!....dan tiada berarti lagi
Kini aku telah menjadi seorang anak buangan...!
terlunta-lunta untuk mencari sesuap nasi
|. Hanya pesanku pada teman-temanku dan kaum generasi muda umumnya
Jangan sampai kalian mengalami nasib serupa denganku
SALAM
i Garis kulit pipimu simbol keibuan
anwar
, "SEUNTAI PUISI DUKA
INDONESIA
(In memorium Ibu Marlia Hardi)
sorot tajam lembut mata
: pertanda ceria
k dibalik ceria kehidupan
bersembul duka nan tak diam.
derui tawa anak-anak panutan buat dewasa
kreasi..., Konsekwen tuk ibu-ibu
linggal sunyi menyelimuti kenangan terpancang
teruskanlah perjuangan kalian selagi kau mampu Kaulah harapan bangsa generasi penerus
| di tanganmulah bangsa dapat makmur dan di tanganmu pula bangsa dapat hancur...
OLEH: YAN. PUTE
MEDIO: KIOS TEATER 1 0"
SANTAI
saya.
sedangkan masih kecil
Terjadilah hal yang
yang
@yah serta adik-adikku lelap tidur
Pemenang Ouiz No, 451 lalah » Herlina Effendy
Mereka yang beruntung berikut
Gx. H.Martobi
No.1, bandung
nda!
SAHUR — SAHUR
Kebiasaan makun sahur pada rumah itu, agar bisa waktu bulan Ramadhan yang menemaniku menyiapkan lalu, didahului dengan ibu yang © makanan. Maklum, kami tak bangun dan menyiapkan segala ada pembantu.
makanan Ibu lah yang memasak Tetapi saya jadi terkejut
air, memanaskan sayur dan nasi dan barulah membangunkan ayah serta anak-anak, termasuk
Keadaan itu menjadikan hea daan menjadi kaku, ketika untuk selama seminggu, ibu pergi ke Jawa Tengah. Lebih-lebih, kami yang besar-besar semua laki-laki
perempuan
cukup
menggelikan pada hari-hari per tama ibu tidak berada di rumah Suatu pagi waktu kami ter bangun, terdengar juga bei anak berteriak sahur-sahur. Saya buru-buru bangun dan kulihat
berapa
masih
Yang kukerjakan dulu ialah menyalakan kompor.
dan mengeluarkan nasi dari lemari untuk dipanaskan, Lalu kubangunkan semua yang ada di
Jawab Ouir No.451 yang benar
sebagai
| Iinas Farida Anwar, Cimindi
4. Isnaini, REO RK, JL Sapuro Kel. Sapuro,
\ Pe yan
Kepada para pe ank kami ucapkan selamat. §
kami persilahkan Anda jawaban
njutnya
menerka gambar yang terpasang di atas Dua pat disediakan hadiah sekedar pelepas lelah berpikir, Jawaban hanya syah kalau dirulis di kartupos. Selamat menebak,
ketika tiba-tiba ayah menyapaku, mengapa menyiapkan makanan Lihat pada jam tangan ayah yang terletak di meja kamar, wah ternyata sudah jam lima lebih.
Dan di luar juga sudah terang terang tanah. Rupanya yang tadi teriak sahur-sahur adalah anak:
anak yang baru pulang sem bahyang subuh di mesyid atau sedang jalan pagi. Mereka iseng Iseng meneriakkan kata-kata itu.
Kami tetap memanaskan sayur Ian nasi agar tidak basi, tetapi tidak sahur. Walau demikian tidak membatalkan kami puasa, pada siang harinya. Itu lah kalau kami terlalu mengandalkan segalanya pada ibu
Kiriman
Supriyono, Perumnas
Depok Timur - Bogor
Di negara kita Indonesia, ternyata masih banyak para remaja yang sulit sekali menentukan sikap dan arah sebagai pegangan masa depan.
Remaja punya identitas tersendiri, secara konkrit dianggap sebagai transisi/| dari masa kanakkanak yang telah ditinggalkan. Bisa digambarkan secara jelas, bahwa remaja sebagai seorang yang berada di tengah-tengah seutas tali terbentang antara jurang. Setiap perak yang dilakukan selalu menunjukkan sikap kebingungan. Itulah sebabnya mengapa timbul gagasan untuk meniru kehidupan orang lain yang sudah melewati fase ini.
Padahal orang yang sudah melewati fase remaja itu belum tentu mencapai kesuksesan yang sesuai dengan keinginan serta cita-cita hidupnya.
Ada 4 gambaran hasil rencana hidup yang ditemukan dalam hidup orang yang sudah melewati fase
remaja,
1. Seseorang yang sudah melewati masa remaja, lalu membuat rencana hidupnya dengan mengikuti nafsunya menurut kemungkinankemungkinan yang ditemukan dalam situasi pada saat ini. Mereka hidup terikat oleh situasi.
Kebebasan sama sekali tidak punya tempat untuk menjadi tanggung jawab dalam hidupnya. Jelas kehendak bebas tak dimiliki secara penuh.
2, Ada lagi seseorang yang sudah melewati masa remaja, memilih rencana hidup hanya mengikuti pendapat-pendapat umum mengenai jalan yang harus ditempuhnya. Padahal tindakan yang bersangkutan dengan rencana umum, kurang sesuai dengan citacita pribadi.
3. Ada yang rencana hidupnya sesuai dengan cita-citanya yang dangkal karena kurang terbuka dan kurang penyerahan diri sendiri pada masyarakat.
4. Puncak yang positif ialah menurut gambaran sesuai dengan keinginan dan cita-citanya. Hal ini mereka berani berkorban dalam segala tindakannya, karena percaya bahwa hasilnya sesuai dengan keinginannya. Kesuksesan yang
dicapai merupakan kesuksesan orisinil.
Dari keempat rencana hidup inilah yang dicontoh oleh para remaja. Karena hidup pada masa remaja adalah hidup yang belum menentu. Banyak sekali yang terjerumus pada hidup seseorang yang belum tentu hidup orang yang dicontoh itu sukses. Maksudnya dengan cobacoba mencontoh yang rencana hidupnya belum tentu positip, jelas akan menghasilkan kegagalan melulu. Malahan kadang-kadang merasa kecewa kalau generasi sebelumnya menghasilkan tuna mental yang berserakan, serta
ternyata banyak
engangguran
linglung, Secara psikologis jelas akan menimbulkan rasa frustrasi.
Akibat kefrustrasian hidup ini perbuatan-perbuatan sehari-harinya menunjukkan kelakuan yang seenaknya, tidak ada pikiran lagi untuk menuju ke masa depan. Perlu disadari bahwa efek psikologis "Erustrasi” ini menimbulkan pemberontakan yang biasa disebut
Mengarah
Frustasi _ OLEH: MUKTIWIYONO YESS
kenakalan. Sedangkan frustrasi remaja itu bukan merupakan suatu kejahatan, secara tepat hal itu bisa dikatakan sebagai refleksi kemelaratan hidup dalam bidang
ekonomi, psikologis, biologis, sosial,
Bagi remaja kecenderungan
mempunyai uang merupakan nafsu positif. Nafsu itu rupanya lebih aktif dengan perasaan, oleh karena itu menjadi dasar dan titik tolak aktivitas manusia. Kalau ekonomi tidak tercukupi jelas akan pincang hidup ini jadinya. Akibatnya banyak bermunculan kejahatan serta pencolengan dalam pemenuhan untuk memberantas kemelaratan ekonomis ini,
KEMELARATAN PSIKOLOGIS
Karena kelemahan di bidang psikologis, maka banyak hal yang menghambat hidup dan tak pernah didapat apa yang menjadi keinginannya. Kelemahan psychis yang menonjol adalah rasa takut.
Rasa takut ini adalah perasaan hati, merupakan suatu stimung (perasaan yang meliputi manusia tapi tanpa tahu sebabnya). Remaja banyak terseret kearah stimung ini dan takut berbuat sesuatu sehingga sama sekali tak memberi arti hidupnya, Mereka berpandangan bahwa hidupnya selalu diancam situasi, segala perbuatannya dirasa serba salah, akhirnya mereka gelisah dan putus asa sebab tidak ada sesuatu yang menyenangkan lagi. Ini rasa putus asa yang mendalam. Efek psichis ini akan menciptakan manusia-manusia tuna mental yang tulen,
KEMELARATAN BIOLOGIS
Maksudnya adalah berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan kodrat pribadinya. Kita tinjau secara garis besar ialah kebebasan.
Seseorang yang berbuat tanpa kehendak sendiri atau dipaksa Orang lain, biasanya dialami sebagai sesuatu perbuatan yang melawan kodrat. Tetapi pada umumnya kefrustrasian remaja inilah yang merupakan sumber kenakalan karena kurang mampu atau kurang kuat untuk melampiaskan kehendak bebasnya, hingga selalu tertekan.
KEMELARATAN SOSIAL
Sebagai manusia tentunya cenderung untuk bergaul dengan orang lain. Tetapi kenyataannya tak semua orang bisa lancar bergaul dalam masyarakat karena perasaan minder. Membuka diripun terasa sulit jadinya. Akibatnya menutup jalan untuk menyalurkan bakatbakat intelektuilnya. Gejalanya adalah malu”, bila tidak diberantas, maka terdapat penilaian negatif bahwa dirinya tidak mampu apa-apa di
'Keemp. n
remaja" hingga banyak “sekali pengangguran. Pra pengangguran biasanya terdapat efek psikologis "frustrasi? Satu-satunya jalan untuk meloloskan diri dari penderita ini adalah menerima suatu peraturan hidup yang sesuai dengan keadaan pribadi yaitu mengendalikan kecenderungan cita-cita.
Memang tidak bisa disangkal
Buka Puasa Bersama
Remaja Gasrux
Kolak pisang, singkong mode panganan sederhana, produksi dalam negeri. Hari Minggu tanggal 10 Juni 1984 di kediaman salah satu anggotanya Gayuban Sosial Exact (GASRUX) yakni di rumah Niken Andriyani Jl.Beton No 1 Kampung Ambon Rawamangun
Kumpul kaum muda belia Gasrux untuk melakukan buka puasa bersama. "Partisipan anggota Gasrux penuh inisiatif dan kreatif!" Ujar IMUNG sambil mencicipi buah kolang kalingnya masakan mbak Niken
Antara anggota, personil tukar fikiran, berbincang mengenai arisan rutinitas bulanan,
mengregestrasikan anggota, status, alamat dan aktifitas lain (Program jangka pendek, menengah dan panjang) dan berembuk untuk mengadakan Halal bil halal yang hasil keputusannya akan diadakan pada tanggal 15 Juli 1984
Iman mesti dibekali dengan
kemampuan diri, keterbukaan dalam organisasi!" Cetus Yayu.R kaum Hawa Gasrux yang sedang
siap-siap mengambil air Wudhu guna melaksanakan Sholat Magrib berjamaah
Haji muda Wisnu Suryanata tak ketinggalan datang meskipun Ha ji muda itu sibuk dengan
bisnisnya, cukup disita waktunya.
“Inilah nikmat dan hikmah berpadu dalam berbuka puasa bersamal!"', khotbah haji muda usia 23 tahun
''Weh....weh....! kue ini jika dilihati terus, kalau air liur menetes tak karuan nih!" Celoteh Dhany Rhema anggota yang penuh
goyon. ''Bagaimana program, aktifitas selanjutnya untuk Gasrux''. tanya penulis pada
Ismet, Imung, Theo, Darman masing-masing tokoh-tokoh
Gasrux ditambah putri Ilen, Diah, Niken tentang Surplus kegiatan nanti. Imung menjawab Wah!
Segudang mas, tapi mesti diwuyudkan!. Telah berdiri Kios Teater "1 Q". Kios ini punya kemajuan pesat dalam melaksanakan proyek kerjanya. Pelbagai proyek positif buat dicanangkan untuk seluruh anggotanya. ti seusai para anggotanya sedang sibuk-sibuknya menghadapi ujian semester
Kuliah, usaha di yaknya masingmasing. Seusai foto-foto bersama, bersantap, Gasrux mencuat lebih terarah dan membangun. Kreatif, aktif, potensial, Iman menjaga stabilitas nasional, mufakat, dinanti perkembangannya!" (YAN
PUTE)
Pameran Kartu Lebaran
Kreasi Remaja Di GRJS
Lukisan indah, manis lincahnya kuas telitinya lekuk garis beraneka ragam memenuhi ruangan pameran kartu ucapan "selamat lebaran"
Dari tanggal 10 Juni para pelukis muda Garajas, baik senior maupun yang baru mengadakan pameran.
Disini peran seksi kesenian Gelanggang Remaja Jakarta Selatan turut andil.
Dinilai dari segi materi, yakni standar pemasaran buat dijual memang harga dari Rp 300.- sampai Rp 500.- dapat dipesan langsung bayar tunai, Produktif jiwa wiraswastapun turut berperan. Ini penting teruntuk jiwa mandiri (pelukis muda) guna tambahtambah biaya perlengkapan atau perannggkat lukisannya, Apalagi b pelukis remaja tadi masih Uti kuliah, sekolah income (pendapatan) dimanfaatkan beli buku-buku. Y meman tak seberapa?! kreatifitas ditopang
Gelanggang wadah positif
Jika di wilayah Jakarta, di tiaptiap gelanggang remajanya pesat dengan aktifitas seperti di Garajas, pasti kelompok, organisasi remaja penuh dengan kreasi membangun alias positif, daya cipta tersalur, uneg-uneg ditumpahkan. Seperti dalam Pameran kartu lebaran:
lukisan manis seorang wanita dengan ketupat, pemuda gagah berkan
bahwa remaja prosentasinya lebih besar untuk menerima pengaruh luar yang sama sekali belum pernah dia alami.
Ingin main "coba-coba?" Inilah khas remaja. Terutama kebudayaan barat, sangat ampuh pengaruhnya untuk ditiru para remaja di Indon Hal ini merupakan salah satu faktor bahwa orang Timur suka mencontoh kebudayaan Barat.
Terutama para remajanya.
Misalnya saya, mode-mode pakaian, biasanya anak-anak muda memakai pakaian yang sudah basi di negara Barat. Celana komprang, baju kombor, cutbray dan sebagainya.
Saat ini di Indonesia sedang demamdemamnya celana "’jeans’’, Padahal celana jeans di Amerika sudah dipakai orang pada masa terciptanya bendera nasional Amerika yang pertama tahun 1777, juga pada masa peperangan dengan suku Sioux dari salah satu suku Indian, Bahkan celana Jeans itu dipakai oleh tukang-tukang bangunan atau kuli-kuli, waktu mengadakan pembangunan-pembangunan sebelum tercapai UNITED STATES AMERIKA! Tetapi di Indonesia ternyata celana Jeans merupakan kebanggaan bahkan sampai dipakai masuk pesta-pesta resmi dengan perasaah bangga. Celana Jeans memang supel dan cocok dipakai dimana saya, tetapi remaja sering salah mengartikan pemakaiannya.
Banyak kita temui remaja masuk pesta dengan Jeans yang sudha kumal, lusuh, bau, dengan rambut "'awut-awutan”. Inikah mental remaja Indonesia saat ini? ”Nyentrik” katanya,
Meniru orang barat boleh saya, tapi perlu diingat bahwa orang Barat adalah punya ciri khas tertentu yaitu individualis, berpikiran logis dan materiil. Sedang negara kita menekankan fungsi sosial dan gotong royong. Jadi sebenarnya tingkan laku remaja di Indonesia, tidaklah menjadi masalah bila hal itu dilakukan di negara Barat.
Hanya untuk negara timur, hal tersebut bisa-bisa dicap
’*berandalan’’.
Dengan gambaran di atas, remaja yang frustrasilah yang mudah terserat pada masalah-masalah yang hanya membebek pada sesuatu yang muncul tiba-tiba dari dunia barat.
Remaja yang berumur 14 sampai 17 tahun, bila frustrasi sudah menjadi penyakit abadi, akibatnya besar sekali bagi diri, keluarga dan
pe Op
a Dari Sikap
negara, Sebagai contoh saya pada waktu Komunis masuk ke Indon. Para remaja mulai ""ngiler"" melihat sistim pendidikan PKI, mereka dicekoki indoktrinasi terus menerus, sehingga tak dapat berpikir lagi dan membebek pada perintah-perintah saya, Mereka tidak sadar bahwa mereka sebenarnya diperalat dan disuruh menimbulkan kerusakan-kerusakan seperti menghancurkan gedung-gedung, menyita tanah petani dan yang paling fatal adalah pembunuhan biadab terhadap jendral-jendral pahlawan Revolusi di Lubang Buaya. Hal ini mengingatkan kita betapa pengaruh luar yang begitu mudah mempengaruhi cara kerja para remhja terutama yang berpredikat ‘'frustrasi’’ hingga pengaruh itu mengena pada diri muda/mudi di Indonesia yang disebut PEMUDA RAKYAT dan
GERWANI.
Orang tua yang sudah merasa punya derajat tinggi, maunya otoriter, tanpa mau memberi petuah pada para remi akhirnya remajapun frustrasi dan mudah diombangambingkan situasi, Orang tua suka masa bodoh dengan pasa pubertas anak, Ini kesalahan yang besar sekali,
Pendidikan jalan Keluarnya.
Untuk mengurangi hal ini, pendidikan merupakan penunjang yang ampuh, Dan perlu pendidikan yang ampuh pula. Dan pendidik yang ampuh adalah orang tua.
Sedangkan yang bisa digolongkan pendidik kwalifait adalah pendidik yang bisa berusaha untuk membimbing remaja, agar mampu menjalankan hidupnya dengan baik, hingga dapat melakukan tugasnya di dunia ini dengan wajar, tanpa serabutan. Disini sekaligus berarti juga memajukan apa yang baik serta membentuk manusia yang punya kepribadian mantap dan individu yang berguna, hingga timbul kepercayaah pada diri sendiri.
Sedangkan untuk menanamkan usaha tersebut diatas, perlu ditanamkan sedini mungkin pada remaja yang dimulai dalam keluarga Jadi disini orang tua pegang peranan penting dalam memberantas neryous yang dialami remaja/anak. Orang tua disini sekaligus mempengaruhi untuk meyakinkan kelurusan cita-cita anak serta ketulusan maksudnya.
Sebab pendidikan orang tua pada hakekatnya akan menghasilkan:
1) INTELEK (pikiran) anak dengan pengajaran serta contohcontoh yang membentuk pikiran.
Memberi gambaran untuk berpikiran logis, kemudian akan diteruskan oleh guru di sekolah.
2) KEHENDAK. Setiap orang tua harus memberi sikap sportif untuk menolak yang jahat. Memberi nasehat yang bisa dipertanggungyawabkan serta teguran yang beralasan yang bisa membentuk kehendak baik dan lurus. Jadi anak/remaja, akan masa bodoh dengan semua gambaran-gambaran orang tua, bila pada kenyataannya orang tua sendiri suka main perempuan diluaran. Posisi orang.tua yang begini jangan harap berhasil dalam mendidik anak jadi dewasa yang mantap. Seandainya anak berhasil, itu pasti dari pendidikan yang diperoleh dari luar orang tua secara gigih berdasar kesadarannya sendiri.
3) PERASAAN. Orang tua berusaha membangkitkan rasa yang mulia dan indah, cinta, bangga, sedih, ingin, takut. Yang bisa menyernihkan perasaan adalah contoh tulen yang memupuk rasa keindahan. Menanamkan rasa sosial pada anak dengan menyadarkan bahwa dia tidak hidup sendirian di rumah. Selain ada saudara-saudara ada ayah-ibu, pembantu, juga ada orang lain. Menitik beratkan masalah ini adalah memupuk rasa sosial, Dan untuk memantapkan anak, orang tua membantu anak, tak boleh anak dibiarkan berusaha sendiri. Bila remaja ingin mencapai sesuatu lewat usaha halal atau perjuangan dalam kerja, orang tua tidak perlu menghalangi, dan orang tua cukup sebagai pembantu/pendukung serta penasehat, sehingga tidak ada prasangka orang tua Otoriter atau ’’kolot’’, karena hal semacam itu akan menambah beban remaja menjadi semakin frustrasi.
Bila kriteria orang tua dalam pendidikan ini terpenuhi dengan semdi Purwokerto. (Bsf).
Widya Sukarno, mayorette drumband yang juga penyanyi dan penyiar radio
Widya Sukarno, Mayorette
Jempolan Dar
Gadis hitam manis ini namanya cukup sederhana yakni Widya Ratnawati. Namun dikota kripik ini namanya yang ngepop adalah Widya Sukarno. Jabatannya adalah sebagai Mayorett utama Drumband SMP Negeri I Purwokerto. Disamping itu ia masih mempunyai jabatan sebagai penyiar Radi Almamater Universitas Negeri Jendral Sudirman Purwokerto.
Sebagai penyiar radio tersebut disandangnya semenjak Widya berhai Purwokerto
berhasil keluar sebagai juara II Lomba nyanyi pelajar SD tingkat Jawa Tengah di Semarang. Kemudian ditahun 1982 juga terpilih kermbali mewakili Kab. Banyumas maju lomba nyanyi tingkat SD se Jawa Tengah dan berhasil keluar sebagai juara II...
Selanjutnya, berhubung umur Widya sudah menginjak 13 tahun dan sudah termasuk gadis remaja, maka pada tahun 1983 yl. Widya mencoba mengikuti lomba Bint
purna, maka anakpun akan senang sil keluar sebagai juaral lomba Ves Radio dan Televisi (BRTV) Remadan merasa terorganisir cara ker- tifal LaguPop Anak-anak diTVRI ya di RRI Purwokerto. Ternyata ga janya dengan keleluasaan yang sem- Yogyakarta pada tahun 1978. Dan dis berperangai lincah ini berhasil purna pula. Sehingga ungkapan penyiar cilik tersebut sekarang su- keluar sebagai juara I dan mewakiremaya nervous”' itu semakin dah menjelma sebagai Gagis rema- li RRI Purwokerto maju lomba berkurang dengan dasar pendidikan ya yang trampil dan serba bisa. BRTV Remaja di Semarang, untuk orang tua yang memadahi dan men- Untuk dunia tarik suara dan ke- tingkat Propinsi Jawa Tengah. Tedalam serta mantap dan sempurna. giatan naik panggung, bagi Widya tapi sayang, gadis ini belum berha-:Pengan demikian refleksi Sukarno bukan merupakan hal yang sil meraih juara I. Dan dengan pekemelaratan '!ekonomi”” "'psiko- baru, sebab gadis manis yang lahir ngalaman itu, ia kini sedang memlogi”' biologi” "sosial" bisa dihin- di kota Purwokerto 5 Pebruari 1969 persiapkan diri sebaik mungkin, yidarkan dengan pendidikan sedini sudah sering menyanyi sejak kecil, ka ada lomba BRTV di tahun 1984 mungkin dalam lingkungan dengan iringan grup band di kota ini.
keluarga. Sehingga remaja betul- Purwokerto. Akan tetapi Widya Ketika ditanya, Widya menyelasbetul mempunyai masa depanyang mulai ikut lomba baru ketika kelas terarah dan matang sesuai dengan
perkembangan jaman.**
1 SD tahun 1977 dan berhasil keluar sebagai juara I di TVRI Yogyakarta. Dan sesudah berhasil meraih predikat juara, ia sering diundang untuk menyanyi di TVRI Stasiun Yogyakarta maupun di stasiun pusat Jakarta.
Sewaktu di temui YMSF, putri nomor 3 dari 4 bersaudara putra pak Sukarno yang bekerja sebagai pemborong ini, menyatakan selain sering nyanyi di layar televisi, ia yukan, bahwa yang membimbing jadi penyanyi adalah ibu sendiri: Disamping ia sekarang anggota grup band "'Dinamic”” Purwokerto.
Konon kabarnya sekarang Widya juga sedang mengarang lagu-lagu jenis pop dan mencoba menyanyikannya, karena ada sebuah perusahaan rekaman yang menawarkan kepada Widya.
Protokol i
Tampak beberapa anggota Gasrux ketika menanti beduk tanda berbuka puasa. (Foto: Yan Pute).
Remaja Harus Mulai Mengenai Dirinya
Sendiri
Dibandingkan dengan kakaknya Yenni, Santi nampak jauh berbeda, bagaikan bukan saudara kandung. Yenni berparas sangat jelita, ditambah lagi punya prestasi yang seabreg. Di rumah, Yenni jadi pusat perhatian Mama dan papanya. Yenni yang cantik dan pinter di sekolah memang jadi anak kesayangan mereka, Santi tak menerima perlakuan yang sama diberikan Mama dan
Papanya terhadap Yenni.
Santi yang yang jelek kian murung, ketika menerima perlakuan yang serupa di sekolahnya. Apalagi ketika ia tengah beranjak dewasa, perasaan rendah dirinya kian menjadi-jadi.
Jangankan teman cowok, teman cewek saya ia tak punya. Sebenarnya, bukan tak ada/orang yang mau mendekatinya. Tapi, Santi telah begitu menutup dirinya. Ia sendiri sangat menyesali keadaan dirinya, mengapa tak secantik dan sepintar kakaknya (Yenni, Bila kawan-kawan Yenni berdatangan ke rumahnya, Santi mengunci diri di kamarnya, Larut dalam dunianya yang sepi.
Kasus seperti Santi di atas, sebenarnya takkan 'terjadi andai Santi mau membenahi dirinya sendiri. Dengan cara mencari kelebihan yang ada pada dirinya
Orang dilahirkan ke dunia dibekali Tuhan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Di muka bumi ini tak satupun yang dilahirkan sempurna, juga tak ada orang yang bodoh. Santi misalnya, meski tak pintar, andai ia rajin belajar, bisa saya ia menjadi murid yang terpandai, seperti kakaknya yang selalu menjadi bintang kelas.
Atau mungkin saya selama ini Santi tak menyadari, dirinya punya bakat yang dapat di tonjolkan.
Bidang seni atau olahraga, dapat melecut orang untuk berprestasi.
Andai Santi punya suara merdu, bisa saya ia melatih dirinya menjadi seorang penyanyi. Orang toh akan menikmati suaranya yang merdu dan mengaguminya, bukan memandang wajahnya yang jelek.
Atau bisa saya ia masuk klub bulu tangkis, lantas menempa dirinya sedemikian rupa untuk menjadi seorang juara. Itupun dapat mengundang rasa kagum khalayak pada dirinya. Jangan hanya duduk termenung, memikirkan hidungmu yang besar. Itu sih cuma kata kiasan, artinya kita jangan terlalu melebih-lebihkan perasaan rendah diri kita.
Kita harus berusaha melawannya, Dengan cara mengenali diri kita sendiri, Carilah bakat terpendam yang kita punya, lantas memupuknya. Kembangkan hingga dapat ditonjolkan pada orang lain. Tapi yang penting,
jalan menuju mesyid untuk sholat
hari raya dan masih banyak goresan indah penuh kreasi,
Berkumpul tak ada guna, membicarakan orang dari negatif, candu narkotika, lebih bermanfaat Waktu, usia belia diproduktifkan selaras dengan usaha muda masingmasing. Berkarya selagi muda, bisa dipetik jerih payahnya. Ciptakan
tahu mencuat karya besar andi
tantang kreatifitas
karya (usaha) kecil sobat sobatsiapa
jadilah dirimu sendiri |. Misalnya setamat SMA, kau ingin melanjutkan ke Fakultas Sastra, tapi kedua orang tuamu mengharapkan kau kelak jadi seorang dokter. Kau harus punya keberanian memilih langkah untuk menggapai cita-citamu, jangan hanya karena kau takut dicap anak durhaka. Lantas kau mengambil keputusan untuk menuruti kehendak orang tuamu, meski itu bertentangan dengan keinginan hati nuranimu sendiri. Segala sesuatu yang dilakukan dengan hati terpaksa, hasilnya takkan baik. Menyesal di kemudian hari takkan lagi berguna. Baiknya, mulai sekarang. Remaja harus mulai belajar mengenai diri sendiri, dan menentukan sikap hidup yang dikehendaki. Jadi insan yang sadar dan bertanggung jawab pada kewajibannya sebagai umat
Tuhan, juga pada Bangsa dan Negara. Marilah kita menjalin masa depan yang indah. Tanpa harus membebani pikiran orang tua dengan kenakalan yang kita buat. Nah, mulailah esok kawan, Mengukir masa depan kita yang indah, mari kita berebut unjuk prestasi. Entah itu di bidang kesenian, entah itu di bidang lomba ilmiah maupun olah raga
Jabat erat untukmu, kawan.
No. anggota: 4027/RYP/D.
Nama: Susi Suryani
Tul./Temp. Lahir: 24-10-1966 di Semarang
Pekerjaan: Pelajar
Alamat rumah: Jl.Taman
Puspodiwang II No.4/1, Semarang Hobby: Surat menyui baca, musik
Ati Dramawati Yang
Suka Karate
Postur tubuhnya tinggi sedang, kulit kuning langsat, dilengkapi mata penuh sorot nan tajam serta rambut bergerai indah. Gadis yang satu ini lentik cantik, ramah lihai dalam bergaul.
Setela berbincang dengan dia, pasti!, tak ingin duduk sebentar, alias asyik... deh! Ini namanya cukup dengan Ati, habis dia lebih intim dipanggil Ati. Ati aktif dibidang teater sejak di bangk SLTA, dan kini kesibukannya diisi dengan ilmu beladiri Karate, namun Ati tak lepas dari sifat kewanitaannya.
Dan Ati telah "Dan 1” dalam ilmu bela dirinya, juga mengasuh anak buahnya. Hebat ya Ati!
Sanjung penulis. Ah! biasa saya toh!, kan kita sebagai generasi muda harus saling isi mengisi, jadi ilmu sayakan ada manfaatnya, mesti diwarisi. Balas Ati
dengan senyum ke ibuanya.
Oh ya mas!, kini teater Ati yang
terletak di Percetakan Negara
sedang giat latihan dan menggarap naskah "ANTIGON” untuk pementasan di gedung
Kebudayaan Perancis. Bukan
sombong nih! yang memerankan
Antigon nyapun ditunjuk saya
sendiri. Ini berkat tanggungg
jawab Ati dalam latihan dan disiplin waktu Teater. Suatu tantangan dalam masa mendatang!.
Vokal Ati mantap.
Bicara punya bicara Ati segudang Kreatif ya...? Pancing penulis. "Cukuplah mas!, habis bagaimana jika waktu-waktu luang tak digunakan dengan kegiatan positif dan bermanfaat!”. Tambah Ati. Ati mengisi waktu liburan selama bulan suci:
mengaji, baca Al Our'an, sholat tarawih dan melaksanakan ibada
No, anggota: 4028/RYP/D.
Nama: HJubaedi Jahid
Tel. Temp.Lahie: 22-2-1956 di Bogor
Pekerjaan: Swasta
Alamat rumah: Dallah Ayco,PO Box 149 Tabbbuk, Saudi Arabia.
Hobby: Membaca, rekreasi, surat menyurat
lainnya.
Nah! anak (putri) nomor dua dari "ADI" nya, maksudnya ayah dan ibu, dalam masih Hari Raya mengucapkan "Selamat Hari
Ray mohon maaf lahir dan batin” buat sobat sobat Remaja Yudha Minggu di pelosok tanah air.
Dan yang tak kalah pentingnya, menyongsong kesibukkan, masa depan Ati, seusai hari raya 2 minggu Ati siap untuk mengikuti kuliah di AUP (Akademi Usaha Perikanan) yang terletak di Pasar Minggu. Weh....weh! salut nih buat Ati, karena dari 100 orang putri lebih hanya 20 orang yang diterima. Semoga seimbang dengan kegiatan lain, kuliah.
Dan sukses buat Ati, putri yang
Ati Dramawati yang pinter karate.
(Foto: Yan Pute).
No. anggota: 4029/RYP/D.
Nama: David Sir
Tgl./Temp.Lahir:
Alor
Pekerjaan: Karyawan
10-12-1961 di
Alamat rumah: Jl.Kancil, Sir Nona, Kupang.
Hobby
menyurat, membaca
Olahr:
Prestasi yang lain yang dipegang dya adalah sebagai juara desi
asing
aa RR AG
ana
SF 1T090y Aye KH