Harian Neraca, 9 Februari 1989: 'Siapa menabur angin akan menuai badai' (34)
Cleaned OCR text (Good (0.901); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
John Arief dalam Kondisi
Prima di Bangkok
Jakarta, NERACA
JOHN Arief yang sudah berada di Bangkok sejak Minggu malam untuk menantang juara dunia kelas terbang mini WB Napa Kaitwanchai berada dalam kondisi prima dan terus mengadakan latihan ringan di pelataran hotel
"John Arief dalam kondisi prima”, demikian pengawas latihan Abudhori, melalui telefon internasional kepada promotor WBC, Tinton Suprapto di Jakarta.
John yang akan menghadapi juara WBC, Napa Kaitwanchai (Thailand) di Provinsi Korat, sekitar 200 Km selatan Bangkok, dikatakan tetap dalam keadaan santai tidak terpengaruh pertandingan yang tinggal tiga hari lagi
Sementara itu pendukung dana sasana Tonscp, Jimmy Chu, dari
“Alas Pasifik“ menyebutkan, jika John Arief dan Hudi yang menantang Asawin Sordusit (Thailand)
di kelas terbang mini WBC Internasional mer Na akan memberikan hadiah tambahan bagi keduanya
aya akan memberikan hadiah pada kedua petinju itu,” ujar Jimmy yang juga sudah memberikan hadiah dan uang saku pada kedua petinju itu ketika usai diberi pengarahan oleh Menpora Akbar Tanjung di sasana Tonsso Jakarta, minggu lalu.
Namun Jimmy belum mengungkapkan hadiah apa yang akan diberikannya jika petinju dari sasana Rajawali Surabaya itu berhasil membawa sabuk kejuaraan dunia itu ke Indonesia.
John Arief, selama ini sudah berlatih serius di Surabaya dan
Persiapan Pertarungan
Nico vs Samuth Lancar
Jakarta, NERACA
PERSIAPAN Panitia dalam menghadapi acara akbar tinju pro dalam rangka perebutan gelaryuara dunia terbang mini IBF antara Samuth Sithnaruepol lawan Nico Thomas berjalan lancar.
Kejuaraan ini akan menarik banyak perhatian masyarakat karena banyak terobosan-terobosan baru yang dipersiapkan panitia penyelaa maupun promotordisamping turunnya petinju-petinju andalan seperti Adrianus Taroreh, Ilham Lahia kada petinju
Olimpiade Seoul 1988 dan Firman Pangeran pemegang sabuk sarung Tinju Emas 1988 Dili, Timtim, belum lama ini. 4
sBegitu juga dengan tampilnya Boy Bolang (41) merupakan partai yang sangat menarik, sekaligus merupakan jawaban terhadap masyarakat umum akan motivasi dalam membina pertinjuandi Indonesal ‘
Terobosan lain yang cukup diperhitungkan adalah adanya kesediaan penyandang dana dan'promotor untuk memikirkan masalah sosial/kemanusiaan dengan memberikan sebahagianhasil sisa usaha amal ini mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan. ‘
Adanya kesediaan semua Supermarket Golden Truly dan Hero yang ada di Jabotabek untuk membantu kelancaran penjualan tiket.
Menurut Ricky Yacob, panitia
dalam hal ini tetap berharap akan semakin bertambah minat pengusaha-pengusaha Supermarket lainnya, maupun organisasi-Organisasi sosial lainnya untuk membantu kelancaran penjualan tiketini agar masyarakat umum mudah untuk memperolehnya:
Tetapi disamping itu menurut Humas Panitia Kejuaraan Tinju Pro tersebut, masih ada usaha lain yang tidak kalah pentingnya yaitu penerbitan buku "Boxing In Indonesia” yang menceritakan sejarah dan perkembangan tinju di Indonesia.
Buku ini dijadikan pula media promosi yang ditawarkan kepada dunia usiha karena akan dibagikan promosi produk-produk ekspor bagi dunia usaha, bearti secara tidak langsung membantu usahausaha pemerintah dalam meningkatkan ekspor, kata Ricky Yacob.
Maka untuk usaha-usaha tersebut di atas, panitia penyelenggara dalam hal ini masih menghimbau semua pihak baik masyarakat pencandu-pencandu tinju maupun masyarakat dunia usaha, agar dapat ambil bagian dalam kegiatan ini sambil beramal.
Khusus bagi dunia usaha, suatu kesempatan emas. karena sambil mensukseskan pertinjuan secara khusus, juga telah dapat mempromosikan usahanya dan ambil bagiandalam kegiatari alam yang akan dilaksanakan, kata Ricky Yacob.
(Par)
Tretes, Jawa Timur, dibawah penyawasan Hadi Subroto, Sofyan
dan pelatih fisik Widodo.
»Latihannya sudah cukup mantap dan semoga ya dapat teguh *
menghadapi Napa nanti di. atas ring,“ ujar Asisten manejer Gatot Socsanto sesaat sebelum meninggalkan Sasana Tonsco.
“Sementara John Arief, 23, lulusan STM Triyasa Surabaya, yang dikenal sebagai petinju "pintar mong” dengan mantap men kan pada ketua hatian KTI, H.M Anwar, bahwa ia sudahssiap benar menghadapi Napa yang sudah dikenalnya gaya permainannya karena sudah dua'kali main di Indonesia
Terkenal Bringas
NAPA, kelahiran 21 Juli 1967,
Data Kedua Petinju
ak-kanakan, tas ring. Ia lawan deyang berwajah kek:
terkenal brinyas di bernafsu "memburu"
ngan ke arah lawan
Petinju muda Thailand itu meraih gelarnya dari juara Hiroki Iko (Jepang) dalam pertarungan yang berlangsung 12 ronde di Jepang, 13 Nopember 1988. Pertarungan itu merupakan pertandingan ulang, karena dalam pertandingan pera 5 Juni 1988, dinyatakan berhan secara konirovensial n yang sebelumnya menekuni “Thai Boxing” sejak "usia 14 tahun sebenarnya sudah hampir 100 kali bertanding sebelum beralih ke tiga pro, Ketika di Indone- Sia, ia mengalahkan Nico Thomas dan Gym Suryaman dalam pertarungah merebutkan gelar kelas terbang mini WBC Internasional
John Arief Napa Kiatwanchai Lahir 31 Maret 1965 21 Juli 1967 Tinggi Badan 161 cm 160 cm Status Bujangan Bujangan
Manejer Adi Budimantoro Somphob Sriwomwong Pelatih Hadi Subroto Koonoi Withichai - Sasana Rajawali, Surabaya Sot Chitalada, Bangkok Pengalaman amatir 1982 - 1985 tidak ada Prestasi Naik-ring 17 kali naik ring 9 kali
Menang Angka 11 kali Menang Angka 4 kali
Menang KO 2 kali
Menang TKO 1 kali
Seri | kali
Kalah 2 kali
Menang KO 3 kali
Menang TKO 3 kali
Seri | kali
Belum pernah
Sirkit Golf Wanita
Dipindah ke Jagorawi
Jakarta, NERACA
KEJUARAAN Golf Kosido
Asahi 1989 yang merupakan rangkaian sirkit golf Asia dipindahkan ke padang golf Jagorawi karena kondisi lapangan di Rawamangun kurang memenuhi'syarat.
Menurut Ketua Bidang Pertandingan A.B. Salaki Rabu siang, pemindahan itu disebabkan hujan yang terus menerus sehingga lapangan golf Rawamangun kondisinya tidak memungkinkan. "Bola bisa malah menancap ke dalam tanah kalau dipukul,” ujar Salaki.
Mengenai peserta Salaki menjelaskan, hingga kemarin sudah 67 pro dari 14 negara dan 9 pegolf amatir termasuk dari peserta tuan rumah Indonesia yang menurunkan 7 pegolfnya.
Peserta yang dipastikan ambil bagian pada kejuaraan yang 9-11 Pebruari di Padang Golf Jagorawi,
Jakarta, NERACA
KENSHI (atlet kempo) Indonesia diundang untuk mengikuti kejuaraan dunia kempo di Tokyo September, demikian dikatakan Humas Pengurus Besar Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PB. Perkemi) Masril Mansyur kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Selain mengikuti kejuaraan, Indonesia juga diundang untuk mengikuti kongres Organisasi Sho- Ti Kempo Dunia (WSKO) juga di Tokyo, September.
Undangan tersebut disampaikan Oleh utusan Honbu (pusat kempo dunia) Dobun Kondo (VIII DAN)
kepada PB. Perkemi saat berlangsungnya peresmian pemakaian Gedung Kempo/Kejumas embu yunior di Gedung Kempo Pondok Gede, Jakarta Timur, baru-baru
WSKO menilai prestasi kempo Indonesia merupakan yang terbaik di dunia setelah Jepang. Demikian juga dengan dojo kempo yang dibangun PB. Perkemi nomor dua fermen dunia setelah dojo
empo di Jepang.
Dalam elas dunia kempo di Tokyo 1985, Indonesia berhasil
menempati rangking kedua setelah Jepang dengan meraih tiga medali emas, dua perak, dua perunggu, jelas Sekjen PB. Perkeri, Timbul jomas Lubis, SH. LL.M.
‘Indonesia Diundang ke
Kejuaraan Dunia Kempo
Untuk itu pusat shorinji kempo dunia yang bermarkas di Kota Tadotsu, provinsi Kagawa, Jepang itu menilai Indonesia sebagai barometer kempo dunia.
Lebih lanjut Masril menerangkan, dalam silaturahmi antara PB.
Perkemi dengan utusan Pengda- Pengda yang juga dihadiri oleh Ketua Umum pelatih-pelatih nasionalke berbagai daerah dalam rangka meningkatkan mutu dan pemerataan prestasi.
Hal ini perlu, lebih-lebih dalam menyongsong Kejurnas kempoke- 10 di Padang, Sumbar Februari 1990, tambahnya.
Mengenai hasil gashuku nasional, ia mengatakan, 24 kenshi berhasil lulus. Tiga di antaranya lulus kelV DAN, empatorang III DAN, sembilan IV DAN diselenggarakan di luar Jepang. "Biasanya ujian IV DAN dilaksanakan di Honbu (pasa kempo dunia-red),”
katanya bangga.
. Gashuku nasional II ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Sabuk Hitam PB. Perkemi, drs.
Indra Kartasasmita MSc bersama spa pelatih dari pusat kempo Dobun Kondo (penyandang VIII
Naoki Kasoka (VI) serta Tomoaki Kanazawa (IV DAN).
Dua emas PON
SEMENTARA Januari Rizal, kenshi Sumbar yang berhasil lulus dalam ujian IV DAN mengatakan kepada ANTARA, di Sumbar kini kempo sudah menyebar dengan jumlah kenshi sekitar 500. orang.
Mereka tersebar di lima kabupaten yakni di Kotamadya Padang, Batusangkar, Pesisir Selatan, Bukittinggi, dan Solok.
Bahkan kempo kini dianggap salah satu cabang olahraga yang bakal menyumbangkan medali &mas dalam PON XII nanti, kata Januar Rizal sanibil menambahkan KONI Sumbar menargetkan dua medali emas PON XII dari kempo,
Anggota komisi teknik Pengda Perkemi Sumbar itu mengatakan, untuk mempersiapkan tim kempo Sumbar ke PON XII nanti, ia dibantu lima asisten pelatih
Dalam Kejurnas di Bali tahun lalu, kontingen Sumbar. berhasil menempati pennant ke-7 sehingga meloloskan 12 pemain (full time) ke PON XII di Jakarta,
Bogor, yaitu Australia 10 pegolf pro, Swedia (2 pro), Sri Lanka (pro), Taiwan (3 pro), Perancis (1 pro), Spanyol (1 pro), Switzerland (1 pro), Amerika (13 pro), Skotlandia (1 pro), Inggris (4 pro | Am), Jepang (29 pro, | Am), Peru (1 pro), Korea (1 pro) dan Indonesia (7 Am)
Sementara juara bertahan Miss, Elizabeth Willson dari Australia yang meraih pertama tahun lalu sebesar 6.600 dolar AS, kali ini tidak hadir
Menurut penjelasan Elizabeth Willson pada saatini tengah mengikuti kejuaraan terbesar di Amenka Serikat yaitu turnamen Golf Diana Shore, setelah itu langsung mengikuti Kejuaraan Golf Eropa (circuit Golf Eropa)
Namun disebutkan, walaupun Elizabeth Willson tidak dapat datang pada turnamen yang sudah keempat kalinya ini berlangsung di Jakarta, runner-up tahun lalu Miss, Fusako Nagata dari Jepang akan tampil.
Dentikianjuga juara sirk uit pertama dari Kosaido Asahi Golf Ledies Open ini yang baru saya selesai di Bangkok yakni Miss.
Deborah Dowling pegolf asal Inggris akan bertarung di Jakarta untuk mempertahankan gelar jua- Tanya yang baru saya direbutnya itu.
"Yang jelas kata Salaki lagi, pertandingannya sendiri akan berlangsung seru, demikian juga dibagian Amatir, Sedang mengenai jumlah hadiah yang.akan diperebutkan sejumlah 45.000 dollar dengan perincian hadiah pertama 6.600-dolar, hadiah kedua 4.500. dolar, hadiah ketiga 3.300, dolar dan pemenang,kg-50 mendapat 225.
dolar
Dikatakan pula jumlah 67 pemain pro wanita yang akan bertanding:sampai hari kedua, setelah bermain 36 lubang itu akan diambil 5Oterbaik dan dibagian amatir dari 9 peserta akan diambil 6 terbaik yang akan maju sampai ke final
Menurut rencana 'kejuaraannya akan dibuka oleh Wakil Ketua PGI, Bob Hasan tepat pukul 07.30
WIB,
Setelah Kejuaraan Golf Kosaido Asahi int pada 11 Pebruasi nanti, pertandingan Pro-Am akan diperebutkan di Padang golf Ra-
HARIAN NERACA
Boris Becker akan Eksibisi di Indonesia
Jakarta, NERACA
BORIS Becker, perhain tenis top dunia yang akhir pekan lalu menundukkan para pemain ter baik Indonesia dalam kejuaraan tenis Piala Davis grup dunia di Karlsruhe bersedia datang ke Indonesia untuk melakukan pertandingan eRsbisi,
Becker 'menyatakan kesediannya itu dalam suatu percakapan dengan Antara di Karlsruhe Senin sebelum berangkat ke kota kelahirannya Leimen, seusai pertandingan antara tim Piala Davis Indonesia dengan tuan rumah Juara bertahan Jerman Barat
Ketika ditanya kesungguhannya mengenai kesediaan untuk datang ke Indonesia itu, Becker mengata kan:“Anda boleh menyiarkan pernyataan)saya ini secara luas.”
Becker bahkan menyatakan Kesediaannya datang ke Jakarta bulan Mei mendatang bersama para pemain JermanBarat lainnya yang menurut rencana akan mengikuti suatu pekan olahrapa di Jakarta yang diadakan dalam rangka ulang tahun ke-40 Republik Federasi Jerman (RFJ)
“Saya akan datang jika kesempatan dan pengaturannya..memungkinkan,” kata Becker.
Harapan sekitar kemungkinan mendatangkan Becker ke Indonesia dalam rangka Pekan Olahraga Jerman Barat itu juga pernah. disinggung Dirjen Kebudayaan pada Kemlu RFJ di Bonn dalam pembicaraan beberapa bulan yang lalu dengan Menpora Ir. Akbar Tanjung, yang pada waktu itu didampingi Asisten Menpora Bidang Olahraga, M:F. Siregar dan atase kebudayaan RI di Bonn, R.M.
Pringgodigdo.
Pejabat Kemlu RFJ itu berkata:
“Alangkah baiknya jika pada ‘kesempatani pekan olahraga itu dapat dirancang Boris Becker.” (Ant)
TINJU: Seb 1 negara yang diundang ambil “bagian dalam turnamen tinju Piala Presiden XII di Jakarta 15-19 Februari memastikan diri akan mengirimkan petinju terbaik mereka ke turnamen itu:
Ke-sebelas negara yang sudah memastikan ambil bagian itu termasuk juara bertahan Korea Selatan, Amerika Serikat, Uni Soviet, Cina, Thailand, (Nepal: Pakistan, Australia, Malaysia, Jepang, Taiwan.
Tuan rumah Indonesia menurunkan tiga tim yang terdiri dari tim Indonesia A, 10 petinju, Indonesia B7 petinju dan Indonesia'C enam petinju,
TENIS: Perjanjian kerjasama antara Pengurus Besar Persatuan Tenis: Kapangan Indonesia (PB Pelti) dan PT, Seth Sportindo tentang pengakuan, remsi Pelti terhadap Senar sintetis produksi Gosen ditandatangani dt Jakarta Sela-
Pengurus Pelti diwakili Ny. Martina Wijaya dari Bidang Dana, sedangkan A.L. Seth, bertindak mewakili perusahaan yang berkantor di Singapura itu.
BOLA VOLI: Regu putra dan putri Kodya Bandung tampil sebagai juara dalam kejuaraan bolavoli yunior se Jawa Barat setelah dalam final di Bogor, Selasa mengalahkan lawan-lawannya.
Tim putra Kodya Bandung mekan tim Kabupaten T:
malaya 3-0 (15-12, 15-5, 15-6)
Tempat ketiga kontingen regu Kabupaten Karawang setelah mengalahkan tim Kabupaten Indramayu
Di bagian putri tim Kodya Bandung di final mengalahkan tetangganya Kabupaten Bandung 3-1 (12-15, 15-5, 15-2 dan’ 15-0).
Rangking NI diraih Kabupate Tangerang setelah mengalahkan Tasikmalaya 3-1
JUDO: Federasi Judo Jepang (AJJP) merencanakan serangkaian lawatan ke beberapa negara dalam rangka memperbaiki citra yang kian memburuk terhadap negara itu agai "raksasa judo"
setelah kegagalan mereka di Olimpiade Seoul Mereka akan menpikut-sertakan sejumlah judoka pilihan ke pelbagai kejuaraan internasional di Uni Soyiet dan Eropa bulan ini dan
Produksi Serial Video Atasi
Kurangnya Film Anak-anak
Jakarta, NERACA
DUA judul cerita yang dibuat khusus dalam video-kaset kini siap diedarkan, Menurut Johnnie Syam dari PT Trio
Video Tara, kemungkinanakhir Pebruari ini baru dipasarkan meski produksi itu sudah siap beberapa lama
Produkti PT TVT itu "Membelah Kabut Tengger” terdiri dari 3 serie dan "Bunga Bunga Tersa yang "terdiri dari serie Setiap judul/episode masingmasing dengan masa putar 90 menit.
Selain video cerita itu, PT TVT juga telah memproduksi beberapa paket tentang pariwisata, antara lain yang berisi tentang kebudayaan Toraja, Bali, dan pemandangan alam Indonesia serta beberapa kota lainnya
"Keberanian membuat video serial itu, dikatakan sebagai alah satu upaya mengatasi kekurangan film anak-anak sebagai hiburan keluarga di bioskop akhir-akhir ini.
PTTVT juga melihat alasan
kurangnya film pendidikan yang dibuat dalam tema cerita, seperti serial "The Cosby
Show" di TVRI.
Pertimbangan untuk membuat sendiri video 'serial itu, dikatakan, antara lain dengan melihat pemasaran video serial (dari luar negeri) yang lebih digemari penonton (penyewa)
video,
Dengan serial video kebudayaan dan keindahan alam Indonesia lebih dimungkinkan pengupasannya karena panjang waktu (90 menit) dalam tiap serie per satu kaset,
- Tio Video Tara juga melontarkan gagasan, bagi kemungkinan mengangkat banyak cerita rakyat, legenda, bahkan sejarah kebudayaan Indonesia melalui video,
Dibandingkan dengan isi serupa, buku cerita bahkan komik tentang itu, yang dibuat bersambung, dapat laku di pasar
Dicontohkan kisah Mahabharata, Ramayana, Jaka Tarub, Panji Semirang, Jaka Ting-
FILM DAERAH: Pictrajaya Burnama; akior kawakan yang
selalu tampil dengan “kelas atas" kemampuannya tampak dalam perum nnya sebagai Pang Laot dalam “Cut Nya ‘Dhien”. Pietra,
yang juga punya profesi sebagai sutradara itu ikut mendukung "Pahit Lidah dan Mata Empat" produksi PT' Inem Film bersama Pemda Sumsel. "Ada kebahagiaan tersendiri maindalam film film Idaeruh bugini," kilahnya. Sepanjang karirnya, 'aktof didikan Bapak Perfilman Usmar (mail ini pernah memerankan hampir seluruh tokoh berbagai daerah di Indonesia dalam berbagai film,
- Shooting Film "’Pahit Lidah’”
Segera Dimulai di Sumsel
Palembang, NE RACA
SHOOTING film "Pahit Lidah dan Mata Empat” yang merupakan cerita legenda masyarakat Sumatera Selatan akan dimulaiakhir Februari ini selama tiga-bulan dengan mengambil lokasi di Danau Ranau, Baturaja, Muara Enim, Lahat dan Pagar Alam.
Film tersebut diproduksi PT.
Inem Film Jakarta atas kerja sama dengan Pemda Sumsel yang diperkirakan menghabiskan biaya antara Rp 300 sampai Rp400 juta.
Kepala Biro Humas Pemda
Sumsel Drs. Ismail Jalili selakupimpinan proyek film ” Pahit Lidah” mengatakan di Palembang Selasa, semua persiapan telahdirampungkandan penandatanganan kontrak kerjasama antara PT. Inem film Corp dan Pemda Sumsel akan dilakukan di Palembang tanggal 9 Februari, Film dengan masg putar 90 menit itu diharapkan dapat mulai diedarkandi seluruh Indonesia pada bulan Mei mendatang untuk semua umur,
Ismail Jalili tidak membantah bahwa pembuatan film itu juga bersifat komersial, sehingga bukan tidak mungkin produser nantinya akan meraih keuntungan. "Karena biaya pembuatan film ini ditanggung bersama, maka kerugian atau keuntungannya akan ditanggung bersama pula," katanya menegaskan
Bila peredaran film "Pahit Lidahdan Mata Empat” itu memberikankeuntungan, maka akan dijad oleh Pemda Sumsel untuk memproduksi film berikutnya. Tetapi yang lebih penting adalah bahwa pembuatan film itu untuk memenuhi anjuran Menteri Dalam Negeri agar-Pemda turut memproduksi film di daerahnya masing masing dalam rangka mendorong peningkatan produksi film nasional.
Dikatakannya, Gubernur H.
Ramli Hasan Basri sendiri sangat antusias membantu pembuatan film legenda masyarakat Sumsel itu mengingat adanya unsur yang-dapat ditonyolkan seperti kepariwisataan, kebudayaan di'samping hiburan.
Gubernur minta kepada produser agar bersungguh sungguh menggarap film ini sehingga menghasilkan suatu film yang bermutu tinggi.
Kepada produser, gubernur memberi kelonggaran waktu
mbuatanfilm mengingat pengamilan adegan akan sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca,
Film "Pahit Lidah dan Mata Empat” itu disutradarai Liliek Sujio dengan aktor dan aktris pendukung Jamal Mirdad, Ludia Kandow, Ade Irawan, Dewi Irawan, Arthur Tobing dan Pitrajaya Burnama.
Menurut Ismail Jalili, semula ada empat perusahaan film yang mengajukan permohonan untuk membuat film tersebut. Naman ternyata dua perusahaan kalah dalam bersaing penawaran dan satu perusihaan lagi mengundurkan diri karena merasa tidak mampu menggarapfilm legenda masyarakat Sumsel 'itu dalam tempo tiga bulan. @
kir dan lainnya:
Menurut pihak TVT, dilihat dari sudut komersial, pembuatan video serial mempunyai "re-' siko tinggi” menyangkut permodalan dan pemasaran.
“Biaya pembuatan video serial relatif lebih mahal dibanding dengan biaya produksi judul satuan. Dari segi pemasaran, apa bila gagal, maka seluruh rangkaian judul dari serial itu juga akan gagal,” dikatakan.
MENYINGGUNG upaya mendukung pemasaran video produksi dalam negeri itu, pihak Trio Video Tara, mengulangi idea yang pernah dilontarkan dalam Seminar Sinema- Elektronik beberapa saat lalu, yakni agar kepada setiap PAL- WA/Rental video yang sudah memiliki SPP (Surat Pengakuan Perusahaan) dari Deppen,
diwajibkan membeli satu copy dari setiap judul produksi dalam negeri,
GAPSIRE VI (gabungan perusahaan produksi rekaman video) selaku pengedar pusat (DARVISAT), selama ini mengatur pengedaran videohanya 8 (delapan) judul dalam satu bulan.
Jika terhadap 2.100 Palwa yang sudah memiliki SPP di seluruh Indonesia dikenakan kewajiban membeli satu copy, maka dalam sebulan mereka hanya mengeluarkan 8 x Rp
15.000,-, atauhanya Rp 4.000,- per-hari.
Jika ketentuan itu dapat dijalankan, maka setiap bulan dapat dihimpun dana sebesar Rp 252 juta, yang pemanfaatannya tentu untuk kembali di-
Produksi Lokal RCTI
Tunggu Studio
Jakarta, NERACA
PRODUKSI lokal RCTI akan dimulai apabila fasilitas studio Kebun Jeruk sudah siap, dan ini diperkirakan sekitar 1 Juni tahun ini.
Demikian Manager Public
Relation RCTI Zsa Zsa Yusharyahya, yang sekaligus mengakui "Para pelanggan telah banyak menyarankanagar RCTI -
menayangkan produksi lokal, dan ini tentu masalah waktu saya," katanya.
Zsa-Zsa katakan, RCTI dapat mulai mengudara kurang lebih 5 bulan setelah peletakan batu pertama dan telah beroperasi tanpa fasilitas studio. "Walau demikian, kami telah mengalami kemajuan pesatdi luar dugaan,” katanya.
Sementara itu, Manager Pemasaran Didik Sukamto kata-
Dana & Nada di Padang.
Padang, NERACA
GUNA membantu penderitaan para korbanbencana alam berupa banjir dan longsor yang terjadi belum lama ini di beberapa tempat di Sumatera Barat, Sabtu tanggal 11 Pebruari lusa akan diadakan acara Malam
Dana dan Nada bertempat di Lapangan Imam Boniol, Padang.
Acara ini diselenggarakan oleh senat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perdagangan, Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Sumatera Barat.
Beberapa orang artis penyanyi ibu kota seperti Betharia Sonata, Ria Resty Fauzi dan Julius Sitanggang akan memeriahkan acara malam dana tersebut dengan iringan Band Mariani,
M. Hatta Muchtar, Ketua
Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Sumatera Barat, kepada Neraca mengatakan hasil pertunyukan tersebut langsung diserahkan kepada Gubernur Sumatera 'Barat guna dilanjutkan kepada para korban bencana alam banjir dan longsor.
(ABB).
ESOT RKA
putar membuat produksi nasional yang baru, dikatakan.
Dari perhitungan dana terhimpun itu, TVT juga menyarankan, disisihkannya komisi (distribution feee) bagi pengedar rekaman video baik di tingkat propinsi (DARVISI) maupun tingkat Kabupaten/Kotamadya (DARVIKAB/KO), disamping untuk dana pembinaan Palwa di tiap wilayah edar melalui Kanwil Dera
kan, program penterjamahan (pemberian teks bahasa Indone-, sia) sudah dapat disaksikan pelanggan RCTI sebelum 1
Maret saat yang dinyatakan sebagai "mulai siaran resmi dengan programa baru.”
Dia katakan, dalam pelaksanaannya, menyiapkan peralatan peng dipaiukan din mia cari penerjemah yang baik,”
tidak semudah yang diduga."
"Mungkin masih perlu satu tahun sebelum RCTI dapat membenahi segalapersoalan yang timbul dalam membangun dan mengoperasikan stasiun TV swasta,” kata General Manager Peter Langiois yang menambahkan, "Tetapi kami telah melangkah ke arah yang benar, dan berhasil menyelenggarakan siaran setiap hari dengan programa yang bermutu.” (2)
Pentas Musik Maraton di
— Bandung, Semarang, Surabaya
Jakarta, NERACA
SEBANYAK 120 orang artis ibukota tampil sekaligus di kota Bandung, Semarang dan Surabaya dalam pergelaran akbar Dasa Tembang Tercantik, sebagai hasil final Lomba Citra Lagu Remaja (LCLR) Prambors/Coca Cola 1988.
Pergelaran musik secara marathon itu diselesaikan dalam enam hari menempuh jarak
4.650 kilometer perjalanan darat. $
"Untung dengan bus pakai
AC”, kata Vina Panduwinata kepada pers yang ikut dalam perjalanan sersebut bersama artis lainnya seperti Fariz RM, Utha Likumahuwa, Trie Utami, Malida dan bintang sedang menanjak Bram Mursas,
GOR Saparua Bandung hampir bobol, karena penonton yang membludak sampai. diluar gedung Pada kesempatan itu di tampilkan Sepatu lagu yang memenangkan Lomba Cipta Lagu Remaja, dan tarian, Di Gedung Simpang Lima
Semarang selama empat jam
penonton disuguhi pertunyukan menarik dan diselingi banyolan segar dari Bagito Grup.
Di Gedung Go Skate Surabaya, Band Drive One mengiringi artis ibukota yang tampil kenes sehingga membuat penonton ikut serta hanyut dalam buaian lagu-lagu yang ditampilkan.
Sepuluh lagu yang berhasil menduduki peringkat teratas dari 2.263 lagu yang dipertandingkan dalam LCLR adalah: Jujur, Rencana, Sejuta Mimi. Asa, Cita Diri, Damai
uga, Di Persimpangan, Pelangi Cintaku, Putar Kunci ke Kiri. e
Tun
Kamis 9 Pebruari 1989
Teater Imax Keong Emas:
Dream Is Alive” (15.00)
Pusat Kebudayaan Perancis (15.30), “La Vielle Pille” (20.- 30).
SNN aTAa ng
PKn
Memangbanyak anggota TNI-AD, yang ditugaskan 2 lola PN-PN terutama PDN-PDN (Perusahaan Dadan NA Eine ho usahaan-perusahaan milik Belanda yang diambil alih pada masa Trikora Penempatan para perwira dalam PN-PN merupakan penempatan politis bukan ekonomis semata-mata, Karena organisasi-organisasi buruh terutama buruh komunis sudah berebut kedudukan Dengan sendirinya Organisasi:
organisasi buruh tidak begitu gembira, Kelak ternyata, bahwa PN-PN ter sebut tidak berjalan sebagaimana diharapkan (sebagaimana terjadi di Yugoslayia), di mana perusahaan-perusahaan yang dinasionalisasi dari 114 buah, hanya sekitar 10 buah yang bisa hidup) Selebihnya hancur Yailit)
viauga ini dikarenakan belum berjalannya sistem sosialis di perusahaan- Bea ie rita berdasarkan komersial ‘
Ofensif revolusioner yang dilancarkan PKI dengan mem
Nasional mengundang kekhawatiran mendalam dari ABRI, na YiaDi Aksi massa harus dilawan dengan aksi massa, sebab apa pun alasannya a Ma dicegah oleh Presiden Sukarno?
'emikianlah, dengan prakarsa pimpinan AD secara diam- 2 Desember 1962 dibentuk Persatuan banya an aa Nana kemudian menjadi SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Sosialis Indonesia)
SOKSI dipimpin oleh kelompok karyawan TNI-AD yang diketuai oleh Mayor Suhardiman (PDN Jaya Bhakti), Letkol Sukamto Sajidiman (PDN Tulus
« Bhakti), Kapten Suwignjo (PPN), Mayor Muluk Lubis, Mayor Mujono S.H.
» Mayor Muhono, S.H, dan lain-lain, Kemudian diperkuat oleh karyawan.
karyawan sipil lainnya dari berbagai macam Asal, seperti Drs, Sumisk ' ReSarwoko (PRRI), Subiadinata (PGRI), Surowo Abdulmanap ten
Dan), Tsunehiko Arai(VIIDAN), Oktober nanti
bulan depan
Muda), Utoyo Usman, S.H., Adolf Rachman, Drs. Jatmiko, dan lain-lain Biro penerangan SOKSI yang bergerak sebagai bagian Agitprop organisasi dipimpin R. Sarwoko, dibantu oleh Breyman Purwoto, Abdul Latief, dan G. Sarwoko beroperasi efektif demi perkembangan organisasi. Biro ini menerbitkan surat kabar Karyawan yang dipimpin oleh Samsul Basri (ex redaktur Sulindo), dibantu antara lain oleh Saptari Kartilam, Harmoko dan Syukri Hajat. AD dan ART SOKSI menyebutkan, bahwa SOKSI adalah organisasi politik nonpartai. Dalam perkembangannya setapak demi setapak, SOKSI membentuk ormas-ormas onderbouw, seperti: P3I untuk mengimbangi Pemuda Rakyat, KONKARBU untuk mengimbangi SOBSI/ GERWASI untuk mengimbangi GERWANI, GERTASI dan KARTASI untuk mengimbangi BTI, BERKAPPEN untuk mengimbangi SARBUPRI, LEKRI untuk mengimbangi LEKRA, PELMASI untuk mengimbangi CGMI, PELPASI untuk mengimbangi IPPI PGRI pimpinan Subiadinata kemudian bergabung. PGRI Subiadinata diganyang sebagai PGRI nonvaksentral, Di lingkungan PNKA juga ada PBKA yang seiring dengan SOKSI mengimbangi SBKA. Persatuan-persatuan Karyawan di bawah naungan SOKSI terdapat di perusahaan-perusahaan negara atau swasta sebagai imbangan SOBSI
SOKSI yang cepat menjadi besar menjadi kelilip di'pelupuk mata PKI Orang-orang PKI selalu menghalang-halangi SOKSI masuk dalam Sekretariat Bersama, karena katanya SOKSI bukan vaksentral, Salah satu ciri vaksentral kata PKI, adalah tidak adanya campur tangan majikan, Sebaliknya buruh, tidak harus selalu bernaung di bawah gerakan komunis, seperti SOBSI, SOKSI berjalan terus. Bisa berkembang, dan berhasil membina kerja sama dengan Organisasi-organisasi massa lain. PKI kemudian menuntut dibentuknya
PARAN (Panitia Retooling Aparatur Negara) yang dikomando langs e| Presiden Sukarno ea renee
PARAN disetujui, tetapi prakteknya hanya sebagai alat untuk memper:
lancar fitnah dan tuduhan tanpa bisa menunjukkan bukti-bukti kesalahan yang dituduh. Untuk melapangkan jalan politik PKI, tokoh-tokohnya sering menyindir golongan lain, Pada peringatan HUT ke-12 HR 6 Februari 1963, Njoto menyerang golongan 'Islam. Golongan Islam berpendapat, bahwa "Pancasila adalah semangat toleransi yang bersumber pada kekuasaan Allah sebagai tulang punggung dari pokok-pokok Pancasila,"" Dengan sinis Njoto berkata, "Bung Karno tidak pernah menyebut tulang punggung atau tulangtulang lainnya. Tetapi mengatakan, bahwa gotong-royong sebagai kesimpulan paling pokok daripada Pancasila, Perlu diperhatikan, bahwa gotongroyong adalah ungkapan dari kerja keras bersama semua propagandispropagandis Indonesia, Gotong-royonglah ukuran tertinggi untuk melancar kan /or-joran yang dapat menyingkirkan golongan lainnya."
D.N. Aidit pada sidang CC-PKI bulan Februari 1963 mengatakan, "Massa
rakyat tidak saya menyempurnakan perjuangan untuk membebaskan Irian Barat dan mengembalikan keamanan, tetapi menggebu terus menghancurkan setiap rintangan untuk menuju kepada gerakan rakyat revolusioner, seperti keadaan darurat perang, kapitalis birokrat, golongan komprador dan tuan tanah, dan apa pun yang menghalangi Manipol dan gotong-royong nasional berdasarkan Nasakom.''
Pada 28 Maret 1963 Presiden Sukarno mengumumkan "Deklarasi Ekonomi'' (DEKON), yaitu politik ekonomi sosialis: Beliau mengatakan, "Kita taklbisa membangun, jika pembangunan tidak membicarakan politik dengan tujuan politik pula." Untuk itu beliau membentuk dua badan, yakni badan politik yang dinamakan MUPENAS dan suatu body of experts yang dinamakan BAPPENAS. Agaknya rencana pembangunan semesta itu kurang berhasil, Bahkan perekonomian semakin meluncur ke bawah. Inflasi membubung. Kemungkinan sebabnya karena politik konfrontasi, di samping sabotase-sabotase buruh SOBSI
Pidato kenegaraan 17 Agustus 1963 makin hebat. Dalam pidato yang berjudul "Genta Suara Revolusi" (GESURI) itu Presiden Sukarno memperingatkan, "Tiada revolusi kalau ia tidak menjalankan konfrontasi terus:
menerus,"' dan, "kalau ia tidak merupakan disiplin yang hidup." Karenanya diperlukan puluhan ribu kader di segala bidang lapangan. Bahwa abad ini adalah abad NEFO, dan saya mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan CONEFO pada akhir tahun ini juga, sebagai penggalangan massa revolusioner untuk dihantamkan kepada imperialisme. Juga DEKON harus dilaksanakan, karena DEKON adalah Manipolnya ekonomi."
Presiden meneruskan, “revolusi ada 2 syarat, yaitu:
1, Confrontation de tous les jours (konfrontasi terus-menerus).
2 Disiplin.di bawah satu pimpinan” (GESURI hlm. 13)
'!Konfrontasi adalah suatu continuity," kata beliau dalam GESURI, MRevolusi adalah satu rentetan panjang dari satu konfrontasi Ke lain kon:
frontasi,
Tokoh:tokoh partai politik waktu itu rupanya terpaksa menyesuaikan diri, Kritik atau koreksi atas kepemimpinan negara sudah jarang terdengar Mereka ikut latah mengucapkan slogan-slogan ciptaan PKI yang bernada revolusioner, Slogan-slogan khas komunis seperti komprador, borjuis, dan macam-macam kata kotor lainnya diucapkan sehari-hari. Terhadap siapa, mereka tidak tahu, Bung Karno juga mendapat gelar-gelar serba agung dari Ormas-ormas atau dari partai-partai
Pembangunan ekonomi sudah sangat terbengkelai, Hasil pampasan Jepang dan kredir-kredit luar negeri tidak terkontrol lagi penggunaannya.
Dalam segala bidang kegiatan "politik menjadi panglima’’. Banyak penjilat yang mendapat kedudukan baik. Belakang hari, PKI menyebut orang-orang atas yang sudah tidak disenanginya sebagai orang "yang kebagian wibawanya Bung Karno”. Di balik kehidupan rakyat yang makin parah, banyak orang tertentu yang mendapat lisensi istimewa dari Istana lewat Gubernur Bank Sentral, Yusuf Muda Dalam. Mereka itu, antara lain Kapten Purn.
Markam dan Abdul Aslam serta lain-lain di antaranya juga ada bintang:
bintang film dan penyanyi wanita terkenal, Namun Bung Karno selalu mengatakan, "Aku hanyalah penyambung lidah rakyat.”
Suatu segi positif pada tahun 1963 adalah bersihnya gerombolan bersenjata, terutama DI-TII yang sejak tahun 1950 telah menjadi beban keamanan yang berat bagi negara. Dengan demikian ABRI bisa lebih awas mengikuti gerak-gerik PKI. Tiada jalan lain bagi PKI untuk menghindari pengawasan ABRI dengan melancarkan fitnah. Di samping itu mereka berkampanye menjelek-jelekkah Jenderal Nasution yang disebutnya hendak menyabot Nasakom atau desas-desus kup
Keberanian tokoh-tokoh PKI mengungkapkan kemauan mereka makin menjadi-jadi, Seakan-akan golongan lain sudah gampang didikte untuk meng:
ikuti kemauan mereka. Di Peking, pada 3 September 1963, D.N. Aidit berpidato, "Program Partai Komunis menghendaki revolusi harus di tangan kaum pekerja dan tani, tetapi jangan mengharapkan bahwa soal kepemimpinan kaum pekerja dituliskan dalam Manipol.”’
Menjelang tahun 1964 memang mulai kelihatan gejala PKI meningkatkan aksi-aksinya. Rupanya kegiatan itu akan merupakan trial af strength sebelum ditingkatkan lebih hebat. Rupanya PKI menghendaki pimpinan mutlak revolusi di tangannya, sampai koran Merdeka, 16 Juni 1964 menulis, "Dalam ' Manipol telah dinyatakan, bahwa segala sesuatu yang dilakukan untuk mencapai tujuan revolusi, haruslah dilakukan dari atas, Siapa yang melakukan dari bawah, tanpa menanti komando Pemimpin Besar Revolusi, maka itu berarti rebelli,"
Slogan persatuan NASAKOM akhirnya hanyalah kembang bibir belaka.
PKI yang sering dipuji Bung Karno sebagai paling progresif revolusioner itu menarik partai-partai lain ke perubahan sikap revolusioner ala komunis.
Kecam-mengecam dalam lingkungan partai masing-masing terjadi kebanyakan oleh tokoh-tokoh yang mencari muka. Partindo getol mengecam PNI dengan peringatan, "Marhaenisme yang dianut PNT adalah ideologi kiri., Marhaenisme adalah Marxisme yang diterapkan di Indonesia. Kalau tidak progresif revolusioner jangan menyebut diri sebagai Marhaenis."" Kecaman ini, menurut Partindo, dilancarkan sebagai sesama partai yang menganut
Marhaenisme,
BERSAMBUNG