Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-01627

Harian Neraca, 3 Mei 1989: 'Siapa menabur angin akan menuai badai' (104)

Cleaned OCR text (Good (0.911); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Ta: yy “Rabu, 3 Mei 1989 PET BPA RU era an aa an ee? Te Pal, Anton Sihotang dan Turino Diharapkan Segerake Kaltim Jakarta, NERACA. ANTON Sihotang dan Turino Tidar ditunggu para pengusaha di Samarinda, Kaltim, untuk membicarakan rencana pertandingan perebutan gelar juara dunia kelas bantam junior antaraElly Pical melawan penantangnya Juan Polo | dari Colombia. Menurut Ketua Harian KTI Pusat M. Anwar kepada NERACA dan Jawa Pos, promotor Anton Sihotang akan tiba dari Amerika hari ini dan bersama pengawas teknik Turino Tidar diharapkan segera bertolak ke Kaltim untuk membicarakan kelanjutan dari rencana para pengusaha Kaltim yang Sitimpun oleh Yusuf Hamka untuk membantu menanggulangi soal dana, Pertandingan Nan dalan Fight yang harus dilakukan ole Elly Pical semula terancam batal karena promotor kesulitan dana dan hampir tidak mungkin memenuhi harapan Elly yang minta bayaran Rp 150 juta Tapi harapan ilu terbuka setelah KTI melakukan pendekatan dengan pengusaha Yusuf Hamka yang pernah pula menjadi penyan: dang bagi promotor Kurnia Kartamuhari, serta bersedia membantu peminjaman dana bagi kelancaran pertarungan Nico Thomas layan Samuth dari Thailand yang juga terancam tertunda, | “Anwar sendiri menolak menjelaskan lebih jauh rencana pertandingan antara Elly Pical lawan Jual Polo karena semua itu wewenang promotor, "Kalau saya banyak bicara nanti KTI dikira merangkap jadi promotor,” ujar Anwar, Elly Pical berhasil mempertahankan gelarnya Februari lalu di Singapura melawan petinju Mike Phelph dari Amerika Serikat Kejurnas Kelas Bulu KEMARIN, KTI Pusat juga — Chepot: Harus Bangga Merah — Putih Ikut Paris — Dakkar | Jakarta, NERAGA *SEBAGAI seoring pereli nasional, saya merasi bangga bila ada rekan yang mengkuti reli Pa- ! ns-Dakker, karena untuk pertama kalinya warga kita yang membawa panji Merah Putih iktu dalam reli paling besar itu,” ujar Chepot Hanni Wiano (40) mengomentari pereli Indonesia yang akan mengi- | kuti kegiatan itu akhir tahun ini. Pembalap Tinton Suprapto ser- | ta rekannya Dally Sofari dan Rikhard Hendarmo, siat ini sedang mempersiapkan segala sesuatunya | “untuk terjun dalam reli sepanjang! 13.000 km melewati sembilan ne- |. gara selama 20 hari itu. | "Kalau ada pereli yang menga-! takan niat mereka jitu mengada- | ada atau sekedar hanya ingin tampil dalam start, saya kira pereli itu merupakan pereli lokal,” tutur Chepot, pembalap dan pereli nasional Stuttgart Ber amat berpengalaman di dalam dan luar negeri, yang berniat tampil lagi dalam sirkit bakip mobil. "Jangan munafiklah, setiap pereli pasti menginginkan tampil dalam reli Paris—Dakkar. Saya saya pengen ikut asal ada/persiapan dan tinton saya tanya Sulah ada persiapan,” tambah Chepot, yang juga ketua Pengda POSSI (Persatuan Olar Raga Selam Seluruh Indonesia) DKI Jaya Chepot menuturkan, saat ia belajar balap dan mengikuti kegiatan balap di Eropa, termasuk mengikuti lomba Formula/di Monaco, ia amat bangga jika orang bertanya dari masa asalnya. Ia menunjukkan brosur tentnag Indonesia dan bercerita banyak tentang Indonesia, yang umumnya tidak diketahu para pembalap lain ”Betapa bangganya nanti Tinton jika menunjukkan brosur dan bercerita tentang Indonesia ketika harap Turun Hujan untuk Lawan Napoli | Stuttgart, Selasa |. PELATIH kelab Sepakbola | NFB Stuttgart Arie Haan berharap | turunnya hujan pada saat mereka berhadpan dengan Napoli dalam pertandingan pertama babak final UEFA Cup di Italia'pada Rabu malam. "Kami akan lebih mampu me- | nyesuaikan diri dengan cuaca buruk dan ituakan lebih cocok untuk | kami,” ujar mantan bintang piala dunia Belanda itu. Mantan pemain internasional Jerman Barat Hansi Muller meng- | gantungkan harapan-harapannya | agar tim dari Jerman Barat itu + lebih mampu mencetak gol di luar kandang, ”Jika kami berhasil mencetak | gol di Italia kami akan bisa meng- » gondol Trofi”, ujar Muller. Haan tidak percaya dengan apa - yang dialami Diego Maradona ketika Napoli menang 1-0 atas Ve- 3yona pada kompetisi liga Italia Sabtu lalu. Mereka katakan, ia tidak berada dalam keafaan form yang baik. Ia masih mampu me- “menangkan pertandingan, katauya. 1 Satu-satunya kesempatan dimana kedua tim ini saling berhasdapandalam kompetisi Bop ada- -7dah pada babak kedua, Fairs Cup. “Eropa dalam 1969 ketika Napoli ‘permain draw 0-0 di Jeman dan " “memenangkan pertandingan ula- “ngan dengan 1-0 Kepolisian Italia telah mengambil langkah-langkah pengamanan .€kstra untuk mengawasi 90.000 penontori yang telah memborong habis tiket dengan maksud untuk menghindari terulangnya kembali tragedi Hillsborough bulan lalu dimana 95 fans Liverpool mening- «gal dunia dalam pertandingan semi-final F.A. Cup Inggeris melawan Nottingham Forest, 3. Napoli akan mengantongi se- »kitar 3,5 juta dolar hasil penjualan "karcis dari pertandingan itu, Stuttgart, yang menang 3-1 di-,Juar kandang atas Eintracht Frankfurt dalam kompetisi Bundesliga hari Sabtu, akan memanggil pemain lapangan tengah yang banyak berpengaruh sreko katanec untuk memperkuat tim pada pertandingan Rabu ini| Katanec bertugas memperkuat tim piala dunia Yugoslavia dalam menghadapi Perancis hari Sabtu. Poster Berkabung POSTER berkabung pertanda “kematian” Stuttgart bermunculan di jalan Naples, Senin, menyongsong pasukan Diego Maradona, Napoli, menghadapi tim Jerman Barat itu dalam pertandingan pertama babak final (Piala UEFA, Rabu. Poster berlingkar hitam itu, melambangkan "kematian" tim Stuttgart, menunjukkan |suasana kota “gila sepak bola” itu. menjelang pertandingan Rabu| dimana mereka akan melihat Napoli tampil di babak final kejuaraan Eropa untuk pertama kali dalam 63 tahun ini Bendera warna kostum tim mereka, biru putih, bergantungan di jendela-jendela rumah di sebelah barat kota pelabuhan itu, sementara dua teater besar di kota itu menunda pertunjukkan Rabu malam demi pertandingan yang dirasakan mereka paling akbar itu Hampir satu juta (warga Napoli turun ke jalan jalan Mei 1987, ketika Napoli memehangkan Liga untuk pertama kalinya dan jika tim mereka menang dalam pertandingan pertama Rabu, dipastikan hal yang sama akan berulang lagi Pertandingan kedud dijadwalkan di Stuttgart, 17 Mei, Manejer Napoli, Ottavio Bianchi, tidakada kekha watiran menghadapi pertandingan Rabu, namun masih ada masalah dengan Maradona, yang masih cekcok dengan pelatihnya. Bintang kawakan Piala Dunia Argentina itu sudah bicara dengan Bianchi, Minggu, selelah kemenangan 1-0 dalam pertandingan Liga mela wan Verona. (AFP/ Reuter) mengikuti reli itu. Kita juga bangga jika bercerita pada pembalap asing tentang orang Indonesia yang pernah mengikuti Paris Dakkar. Seperti juga bangga ada bangsa Indonesia yang naik ke puncak Himalaya,” kata Chepot, mantan atlet power boating DKI yang beberapa kali meraih medali emas dalam PON. "Dan jika ada orang yang mengatakan niat mereka itu gila, apakah kita. mengatakan juga gila kepada para pendaki kita yang menaiki gunung bersalju semr di Indonesia tidak ada salju?, ” ujar Chepot, yang dalam reli belakangan ini kerap berpasangan degan navigator Riocardo Gelael, Tentang usia pereli, menyanggung Tinton yang memasuki usia 43 tahun Chepot:mengatkaan tidak ada masalah, (asal fisiknya kuat. "Karena dalam reli refleksnya tidak secepat yang dituntut dalam balap”, kata Chepot CHEPOT yang amat dekat dengan pada atlet selam, sampai Sabtu malam lalu sempat membawa atletnya menyelam di perairan Pulau Semut, menyatakan tidak pereli sudah amat mendalami olahraga pilihannya itu, tidak ada masalah dimana punia mengikuti reli “Kan hanya jalan dan rutenya saya yang berbeda,” ujarnya. (Ant) Klub Galatama ” melakukan pendekatan dengan pihak Sasana Tinju Golden Boxing Camp Jember, mengenai rencana pertarungan mandatory fight Pes rebutan juara nasional kelas bulu Juara bertahan Noce Lukman dari Cakti Jakarta sudah harus naik ring paling lambat 25 Mei mendatnag dengan penantang peringkat pertama Sambung dari Golden Boxing Camp Jember Manajer Sambung Agus Susanto sudah diberi kabar oleh KTI Pusat 27 April lalu tentang rencana mandatory fight tersebut, tapi hingga sekarang pihak Golden Boxing Camp belum ada jawaban Olah karena itu KTI Pusat mengirim telgram susulan, apa bila Sambung tidak bersedia naik ring maka penantang akan dilimpahkan kepada peringkat kedua yang diduduki Kace Thomasoa Konsekwensi yang harus ditanggung oleh Sambung penurunan peringkat, begitu juga kalau Kace Thomasoa menolak akan dilimpahkan pada peringkat ketiga dan Kaceakan mengalami nasib serupa Noce, Perebutan gelar itu menurut rencana akan dilakukan di Yogyakarta 20 Mei mendatang dengan promotor Agus Mulyanto. “Jadi paling lambat Sambung harus memberitahukan kesanggupannya tanggal 5 Mei ini,” ujar Anwar. Ketua Harian KTI Pusat menyatakan kalau sampai batas yang ditentukan belum juga ada pertandingan maka juara kelas bulu dinyatakan kosong. Sementara itu menurut rencana Ketua Umum KTI Pusat Solihin GP bersama Ketua Harian H.M. Anwar akan menyaksikan persiapan yang dilakukan Nico Thomas yang akan melakukan pertandingan ulang melawan Samuth Pertandingan perebutan gelar juara kelas terbang mini WBC itu menurut rencana akan diselenggarakan di Stadion Persija Menteng dengan penyandang dana Ketua Umum Persija Ir. Todung Barita Lumban Raya. Stadion Persija Menteng itu dinilai oleh Tinton Suprapto, manajer Nico Thomas cukup ideal karena penonton bisa menyaksikan dengan jarak pandang yang tidak terlalu jauh, terutama bagi yang membeli karcis yang di tribun. (3) Gelora Dewata Diharapkan Muncul di Bali Denpasar, NERACA KLUB Galatama “Gelora Dewata” diharapkan terbentuk di Bali dengan kehadiran Ketua PWI Pusat, Sugeng Wijaya, selaku penasehat Gelora Putra Surabaya bersama Ketua PWI Jatim, Ali, dalam penjajakan pembentukan klub Galatama baru di Indonesia timur. "Banyak klub Galatama berada di Indonesia barat saya, padahal mata hari saya terbit di timur,” demikian dikatakan Sugeng Wijaya tentang rencana pembentukan klub Galatama di Pulau Dewata itu 1 Dalam acara -buka puasa bersama pengurus PWI Bali dan Kepala Kanwil Depen Bali, Drs, | Ketut Wirata Sindhu serta pimpinan media massa di Denpasar, Minggu malam, Sugeng Wijaya mengatakan, pembentukan klub Gelora Dewata masih dalam penyayagan dengan "home base” di Bali Ketua PWI Pusat yang pernah bertugas di Bali ini menyampaikan komentar bahwa” pihaknya melihat selama ini tidak ada keseimbangan berdirinya klub Galatama didaerah dan Bali sendiri potensial untuk bisa terbentuk satu klub Sao "Main bola apa saya saya pernah di Bali dan bila Ta an bisa dimainkan di sana”, ucapnya mengenang ketika pernah bertugas di Pulau Dewata dan dua anaknya menyelesaikan kuliah di Universitas Udayana Rencana pembentukan Gelora Dewata ini sempat pula disampaikan Sugeng Wijaya kepada Gubernur Bali, Ida Bagus Oka ketika berbuka puasa sehari sebelumnya Gubernur Oka menyambut baik gagasan rekannya yang memang sudah dikenal sejak lama itu. "Mudah-mudahan di Bali bisa terbentuk klub Galatama yang tangguh,” harap Oka Sugeng Wijaya menjawab pertanyaan seorang wartawan me: ngatakan, pihaknya bukan berarti beralih profesi denganaktif di klub Olah raga.” Ini semua semata-mata kita ingin membuktikan, wartawan bukan sekedar tukang kritik saya atau mencari-cari kesalahan Kalau sudah kita masuk ke dalam dan mengetahui permasalahan maka dapat turut membina,” tegasnya, Sugeng Wijaya juga melontarkan ide supaya tidak lagi terdengar istilah senam sepak bola ala Brazilia, “Suatu saat saya ingin ada senam olah raga bersumber dari gerakan tari kecak,” tambahnya Selama dua hari di Bali, Sugeng Wijaya menyaksikan pertandingan sepak bola Putra Gelora Surabaya yang masuk. peringkat keempat divisi utama Persebaya berhadapandengan Putra Kerkanti Dena ane merana ah ra Gelora 3-0 pada hari pertama Sedangkan pertandingan hari kedua, Putra Gelora Surabaya harus menelan pil kekalahan dari Bali Sanur Bungallow Denpasar 0-1, dalam duel persahabatan di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Minggu sore (Ant) Sarasehan Pengembangan Tenis di Indonesia. Jakarta, NERACA PARA pakar tenis nasional Senin malam berkumpul dalam suatu Saresehan untuk membahas masalah pengembangan olahraga tenis di Indonesia yang berlangsung di Gedung Serba Guna Gelora Senayan Jakarta, Sarasehan tersebut bertujuan untuk melengkapi rencana kerja komite pengembangan tenis tahun 1989-1990, dengan sasaran mcningkatkan jumlah serta intensitas bermain para pemain, me bangkan kualitas dan kuantitas sarana pendukung dalam bentuk pelatih, fasilitas lapangan serta perlengkapannya Selain memperkenalkan dan mengajarkan cara-cara bermain tenis yang baik dan benar, juga menyiapan sebanyak mungkin pemain tenis yang baik dalam waktu sesingkat mungkin, Dalam kesempatan itu pakar tenis, Atet Wiyono yang juga pelatih tenis Sea Games XV, merasa optimis, dalam waktu singkat ini komite pengembangan PB. Pelti akan bisa mengembangkan pemain tenis dari 200.000 pemain saat ini, menjadi 500.000 pemain yang merupakan peran dalam Saresehan ini Namun demikian, perlu juga adanya pengembangan olahraga relahi sekolah-sekolah dari tingkatan rendahan, Juga perlu sekali diperhatikan masalah sarana, serta peran pelatih untuk diturunkan di sekolah-sekolahi Untuk bibit-bibit pemula, perlu diperkenalkan bentuk. mini-mini tenis, seperti dilakukan dalam pengembangan tenis di Amerika, Untuk mendukung pengembangan tenis di tanah air, perlu juga mengembangkan pelatih dasar yang bersertifikat. Mengenai dana yang merupakan kendala utama bagi pengembangan olahraga itu, menurut Atet bisa didapat dari sponsor-sponsor terutama mereka yang terlibat dalam bisnis alat-alat olahraga. Menurut pakar tenis dari kota kembang, Rusli, rencana itusemua tergantung faktor manusianya. Selain atas dukungan dari orang tua pemain itu sendiri, dukungan, masyarakat serta peran pemerintah sangat penting. Selain-itu perlu kerja sama dengan Depdikbud agar para pelajar diberi kesempatan bermain tenis di sekolah atau olah raga tenis bisa ntasuk sebagai kurikulum sekolah. (BEST) 50 Pengusaha Ikut Diskusi Bisnis OR Jakarta, NERACA LIMA puluh pengusaha terkenal nasional ikut bergabung dalam diskusi tentang Bisnis Olahraga yang berlangsung di Hotel Hilton Jakarta, Selasa Diskusi terbatas olahraga dengan thema "Olahraga adalah Bisnis” tersebut mengetengahkan 3 pembicara Mensekneg Murdiono, Tantri Abeng, dan Ken Sudarto. Dalam ‘kesempatan itu, Murdiono yang dikenal sebagai Ketua PB, Pelti telah menalarkan makalahnya dengan judul “Olahraga sebaggi bisnis menuju kemandirian”,. Sementara Tantri Abeng dari Multi Bintang, membahas maka- Yah dengan judul “Dunia Usaha dan Olahraga, yang saling membutuhkan”, Sedang pakar periklanan, Ken Sudarto menyampaikan makalah "Kegiatan olahraga sebagai sarana periklanandan promosi niaga yang efektif dan efisien” Diskusi yang diprakarsai KONI Pusat tersebut menampilkan moderator Sekjen KONI Pusat Dr. Mohammad Sarengat, sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab diskusi, Diskusi itu sendiri bertujuan sebagai wahana mencari.dan merumuskan dimensi baru dari pembangunan olahraga dan peningkatan prestasi, dengan landasan bahwa pembangunan olahraga sesungguhnya berdimensi ekonomi, (Best) Dakwah Lewat Musik dan Lagu, Pemusik Oasidah tak Ragu-ragu DI MASA datang, di saat manusia sudah tenggelam dalam kesibukan sebagal ‘manusla industri’, dakwah mungkin sekali tidak memerlukan — kekhususan waktu dan tempat di mana para ummat harus ber. kumpul, Dalam kondisi masya - rukpt seperti itu, dakwah mei lul prasarana komunikasi, kesenian akan jauh lebih efektif, uan seperit jtu, dikemukakan oleh kolumnis H, Mahhub Junaedi dalam diskusi khusus yang di adakan di kampus ITB belum lama ini. Hal, yang juga dilontarkannya ketika Ramadhan tahun lalu Liga Film Mahasiswa ITB membuka diskusi serupa dengan topik film (sebagai media dakwah). Lalu, tentang musik sebagal media dakwah, Yayasan An Nah! pernah pula membuka seminar dengan mengundang para pakardan praktisi musik, Tak kurang Ebiet G, Ade, Sam Bimbo, Emha Ainun Na: jib, psikolog Toto Kasmara membuka ruang dialog. Musik, dalam bentuknya sebagai karya kreatif punya polensi sebagai media dakwah, lak lepas dari bungkusnya klasik, tradisional atau pop sekalipun Modernisasi pada musik-musik padang pasir memang bukan barang baru lagi. Terlebih atkala musik-musik macam ini dianggap sebagai salah satu konsumsi kebanyakan umat Islam. Namun, Karyoto Ansari, penata m usik album Harta Titipan Tuhan menawarkan warna musik modern, “Jika pada beberapa tahun lalu, pemusik gasidah masih ragu-ragu menempatkan pola permainan yang modern, kini tidak lagi. Saya malah terlalu drastis mengubahnya. - Yang penting ciri musik Islamnya masih tetap'ada," ungkap Karyoto, Masuknya alat-alat musik seperti keybotrd, flute dan masih banyak lagi, dirasakan mengubah nuansa musik itu.menjadi lebih manis. Namun Kar- Joto Ansari masih berkompromi pada karakter lagu yang dibawakan Ida Laila dan Rosila. "Pola modernisasi kami di- Sini memang tidak harus menyeluruh pada semua lagu. Jika sebuah lagu kelihatan manis dengawperalatan seadanya sa- Ya, ya lagu im diaransir sesuai Rinto Harahap Nyanyikan Lagu Iwan Fals KALAU 1989 ini Rinto Harahap mau menyanyikan lagu karya orang lain - untuk perlama kali - tentu tidak hub ungan dengan umur ke 40 tahunnya (10 Maret) yang sering dikatakan sebagai 'awal langkah penghidupan" "Hanya soal kecocokan saya,” kata Rinto. Lagu karya dengan kebutunannya," ujarnya, Ia menunjuk lagu yang ditulis Yusuf Kelana Putra, juga pada lagu Sadarlah Kawan (Ilin Sumaniri), Puasa Dibulan Ramadhan (Abdullah CB/Merley M,), Embun di Tengah Hari (Karyoto Ansarl), Bertaubatlah (Metley M/ Rachmat Senen) dengan aransemen modern, Ida Laila vokalis utama album itu memang tidak harus mengubahcengkok suaranya agar kelihatan pas, “Saya memang sering kali membawakan lagulagu seperti Ini, Toh, tidak ada perbedaan yang mencolok antara lagu dangdut yang saya bawakan dengan lagu Oasidah," ujarnya Lain halnya dengan Rosita, Ia memang sudah membapriskan diri sebagai penyanyi qasidah sejak kecil, "Ada rasa kepuasan bathin tatkala saya Ikut berdakwah lewat lagu "ungkap perempuanasal Semarang ini, Disisi lain, M, Jamilah, nama baru dengan reputasi lama memperlihatkan kepia waiannya menekuk cengkok Oasidah yang dibutuhkan: bukan hadir sebagai tempelan saya. Ia diberi kesempatan penuh untuk berimprovisasi. Simak lagu Assamualaika, — Allhuma, Berjanji. “Harta Titipan Tuhan" merupakan album kedua Ida Laila dan Rosita di Gajah Mada Record dalam irama Oasidah. Khusus bagi Ida Laila, ia memang memiliki kemampuan membawakan -lagu-lagu yang berkiblat ke Timur. "Saya memang telah lama berusaha untuk berdakwah le- Rosita (ke-4) diapit rekan-rekannya yang memperkuat penampilan dalam paket dakwah lewat musik’. * Iwan Fals itu berjenis pop, bicara tentang cinid MAS ya ru kat, cinta lingkungan. Aransemen musik dipercayakan oleh Iwan kepada Lolypop grup, "Supaya pas dengan wokal bang Rinto,” katanya. Saal cocok dan nge-pas itulah rupanya yang mendorong Rinto Harahapuntuk membentuk lagu "Untuk Apa Curiga”’ dengan vokalnya dalam satu paket rekaman. Diikuti lagu-lagu lain, Untuk Apa Curiga karya Iwan Fals itu menjadiandalanalbum vokal Rinto yang diproduksi Musica Studios. 2 Studio Disney MGM Dibuka di Florida wal lagu, Maka, ketika GMR Danau Buena Vista, Florimenyodorkan kesempatan ini, da, NERACA saya tidak menyla-nylakan, DANA sekitar 400 jua dotuYar artis yang bernama asll lar yang merupakan gabungan urahwati. ini, Bagi Rosita, dakwah lewat lagu begitu ampuh. "Lewat lagu kita bisa menyalurkan nasehat-nasehat yang tidak terlalu mengguru dan boga Sepert pada lagu Harta Titipan Tuhan dan Sadarlah Kawan, liriknya berusaha meng- Ingatkan orang akan keberadaan Tuhan disamping kita sedari perusahaan film besardan pertunjukan bintang-bintang Hollywood dilaksanakan hari Senin ketika dibuka sebuah daerah tempat pertunjukan utama di florida taman studio Disnye-MGM. Kompleks yang terletak dialas anah seluas 56 hektar untuk dunia Wali Disney terletak. beberapa ratus kilometer dari bagai jalan untuk mengeremer, — Hollywood, California, yang lalu menonjolnya sifat tamak, merupakan tempat Iradisi pemungkap Rositanya, buasan film dan televisi yang Rosita mengatakan bahwa igh dikenal di berbagal penla ingin mengajak seluruh umat dunk Islam melihat identitas diriny eh Tale! sebagai. pemeluk agama Tu- Kompleks yang baru di Flo han. "Bulan Ramadhan itukan bulan suci, artinya, di bulan ini kita harus menyucikan diri. Berusaha menghindari hal-hal yang keduniawian,” ujar ibu dari beberapa oranganak yang mengaku belum kalah berpuarida'ini,akan dikombinasikan dengan unit kerja studio suara Jilm layar dan televisi dandapat untuk lamasya umum, serta di adakan berbagai pertunjukan dan juga memiliki studio efek khusus (sepcial effect) yang a ini. demikian canggihnya. Disinggung tentang kemungkinandikonsumsinya album ini “Ini merupakan sebuah lingoleh sebagian besar umat Is- kungan water yang lebih mirip lam, Rosita merasa optimis, la- dengan apa yang dikonsepkan gu-lagudalam“ablumnya yang oleh Walt Disney”, kata baru memang cocok untuk di- Micheal Eisner, Wakil Ketua nikmati semua umat Islam. "Sa- \ Walt Disney. (KNI/AP) ya dan Ida Laila memang selalu mengajak orang bercermin FF lewat lagu,” katanya. Pink Floyd “Tapi ini bukan kerja pa, sipasi Iho. Kami selalu melihat suasana, pada saat ini sebagian akan Konser besar umat Islam butuh santap- 1 + an rohani, maka kami menyo- di Soviet dorkan sesuatu yang. mereka butuhkan lewa lagu,” ungkap Loridon, NERACA F. Lesly Terutung, Kahumas: GMR. @ (2/mb) KELOMPOK musik rgck : Inggris Pink Floyd akan mengadakan lima pergelaran musik rock di Stadion Olympiade di Moscow. Band ini mengatakan bahwa pemerintah Soviet telah menyatakan bahwa pergelaran ini dapat dilaksanakan dan menawarkan angkutan untuk perala- Yan panggung yang beratnya 300 ton itu. hayaan komputer, layar keliling. video, pemadam. kebakaran, sistem efek asap, dan mo- | del bentuk babi terbang, yang | merupakan lambang dari kelompok bank ini, akan digunakan dalam pertunjukan itu. (KNI/AP) Lusinan laser, sistem penca- | Main Delon, Bintang Bulan Ini di CCF Surabaya Surabaya, NERACA cemerlang sera berwatak se- AKTOR keramaan berwa. ‘iit tuntusin skenario. Tana yapan dan Paula Kreativins Alain Delon sein Delon, terpilih sebagai bin- pola Shami ee : lak dia ber. yang bulan ini di Pusat Kebu- Kinberkerpbare see nau bey keinginan dan mencoba mendayaan Perancis (CCF) Sura- ingi baya, karena memiliki kha- Jadi seorang Sutradara dan prorisma tersediri bagi penggemar duser, walaupun dunia keaktorfilm dunia. an nk pernah ditinggalkan. ‘itricthan aha 18 gas tone oma Seana "espana i. kegigihandankeha aa as bagai binuang terkenaldan ma- 4" Delon dan sangat Sie hal, bertaraf internasional da. Permain bersama, Se| i Romy lam setiap film yang dibinungi- Lr ay | nya, i Sch- Pada hun 1957 Alain De- aer OKE ajar kepo. lon menemukan kariernya dan aa hn Delon semakin dikenal kontrak bermain film di pusat iu bahkan mendapat juluk- Be 5 Lana LA, Hollywood An "pasangan idola Perancis" | 6 (Ant) Namun, dia tap memilih sehagataktor Perancisdan ber- Jadwal Hari Ini main film bersama Yves Alle- Rabu 3 Mei 1989 gret di negaranya sendin. Alain Delon pada awalnya bekjar akting dari sutradara Teater Imax Keong Emas: Visconti dalam dua film, yaitu Indonesia Indah (12.00/15.00) “Rocco” dan “Le Guepard” Anak-anak Indonesia (14.00) yang mampu mengangkatnya Hotel Indonesia t Lobby & senjar dengan para binang Lounge: Piano Phlimon kenamaan Perancis lain. (16.00-19.00) t Genesha Bar: Kemampuan Delon dalam Bonauli VG, (18.30-21.30) berakting semakin manapdan Lingga Ouintet, Rita (21.30- 24.00) + Nirwana Supper Club: Lingga Quinet Bani, maju pesat serelah diorbitkan sutradara Melville dalam film Neny Gaks (20.00-21.15) Maryono & His Boys, Neny, Ira “samourai" dan banyak diakui pama kritisi film Perancis seba- | gai permainan filmnya yang (21.15-01.00) * OA MAAN ARTA Tersingkaplah borok-borok sebenarnya. Aidit yang memeri pembentukan Biro Khusus kepada,Syam, Bono, dan bah Aidit Dirga bulan Agustus 1965, memerintahkan ketiga orang itu untuk mempersiapkan #barisan, dan merencanakan gerakan, Aidit pula yang membuat issue "DD ~ mau kup", dan ketiga orahg itu yang diperintahkan menyusun Kabinet. y Dibantu dengan dokumen palsu buatan Departemen D Dinas Rahasia Cekos- ‘ lowakia, terkenal sebagai "Dokumen Gilchrist"" serta bantuan-bantuan dana dan senjata dari Negara-negara Sosialis seperti RRC. Aidit yang memimpin rapat-rapat gelap, persiapan-persiapan terakhir di rumah Syam di Paseban dan 2 kali di Lubang Buaya. Untung digunakan sebagai Kerensky-nya, dan Bung Karno semacam Norodom Sihanouk. Demikianlah peristiwa itu menjadi tragedi nasional, menjadi lembaran hitam dan pelajaran sejarah yang pahit yang perlu diketahui oleh generasi yang akan datang, 5 Penculikan dan pembunuhan 6 Jenderal pucuk pimpinan TNI-AD sekaligus, merupakan tumbal negara yang sangat besar, Peristiwa itu membuka mata rakyat lebar-lebar terhadap niat busuk PKI, Kalau tidak demikian, rasanya pengaruh yang dominan dari Pimpinan Nasional, maupun PKI dan sebangsanya, bisa payah kita dibuatnya. Karena sifat bangsa kita yang masih agraris, kepemimpinan cenderung pada paternalistis otokratis, nurut Sabda Pandhita Ratu, Mungkin saya G30S justru merupakan suatu peristiwa blessing in disguise. Andaikata saya, PKI waktu itu tidak keburu nafsu, dan melewati jalan jalan legal, mungkin dewasa ini kita sudah ada dalam kungkungan £. “sosialisme (baca komunis). G30S/PKI tampaknya telah mendapat kutukan Allah dan gagal karena tidak diredoi Tuhan. E, PENGAKUAN LETKOL UNTUNG DAN YON I RESIMEN CAKRABIRAWA Interrogator: (Pertanyaan No, 7), "Tadi Saudara menyebut Gerakan 30 September. Apa tujuan dari gerakan itu?" Jawab: "Gerakan 80 September ialah tujuannya dalam jangka pendek mem: bentuk Dewan Revolusi, selanjutnya dalam jangka panjang membentuk Pemerintahan Nasional yang bisa dikuasai komunis." Interrogator; (Pertanyaan No. 8), "Kalau tadi Saudara katakan, bahwa Saudara akan membentuk Pemerintahan Nasional yang dikuasai oleh komunis, bagaimana susunan daripada pemerintahan itu?" Jawab: ''Susunan daripada pemerintahan jangka panjang pada yabatanyabatan Kementerian yang penting diduduki oleh orang-orang dan simpatisannya atau yang ditunjuk oleh komunis,” Interrogator: (Pertanyaan No. 12). "Jadi Saudara tadi bermaksud untuk mendirikan Pemerintahan Nasional yang dikuasai oleh komunis, bagaimana kedudukan Bapak (Presiden Sukarno). Jawab: ''Bapak diharap tetap sebagai Kepala Negara atau Presiden," Interrogator: (Pertanyaan No, 13). "Nah, kalau Ba, 1 i n ak tidak mau k: setuju dengan konsepsi Saudara itu, bagaimana.'": Na Jawab: Kita harapkan, bahwa beliau itu dapat menerima," Teagan No. 14), "Kalau tidak menerima, bagaimana?" awal alau Bapak tidak mau menerima, maka kita meren u mengamankan beliau," Fa bi Interrogator: (Pertanyaan No 15). "Apa yang diartika kan oleh Saudara itu?! Pa ea en aa Jawab: "Mungkin dalam arti tegas bisa dikatakan digeser.'' Interrogator; (Pertanyaan No. 17), "Saudara tadi mengatakan bahwa Saudara ini akan mendirikan suatu Negara Nasional yang dikuasai komunis. Bahwasanya kenyataan di dalam gerakan ini, yaitu gerakan yang tidak begitu gampang dan gerakan yang besar, Tentu ada yang di belakang Saudara. Siapa yang mendalangi atau di belakang gerakan Saudara?" dade Yang di belakang saya adalah PKI." nterrogator: (Pertanyaan No, 18). "Jadi kekuatan yang menentukan y maka harus akan dikuasai supaya tidak bisa menghalangi tujuan itu, Kaen selama AD belum dapat dikuasai, tujuan itu tentu tidak akan terjadi 5" Jawab: Ya", an terjadi, F. PENGAKUAN BAMBANG SUPENO (EKS. MAYOR I Bantalan INF. DAN YON Interrogator: (Pertanyaan No. 6 tanggal 5 Oktober 1965). " Dalam kete Saudara tanggal 4 Oktober 1965 malam, bahwa yang mengoboy atau berdiri di belakang apa yang menamakan diri Gerakan 30 September itu adalah beberapa partai politik di Ibu Kota, yaitu CC PKI (D.N. Aidit), golongan PNI di bawah pimpinan Mr. Sastroamijoyo dan PARTINDO. Dapatkah Saudara memberikan keterangan yang menuju kepada pembuktian dari keterlibatan ketiga partai politik itu?" Jawab: "'Dalam soal ini dapat saya ceriterakan sebagai berikut Saya mau membuktikan bahwa PKI berdiri di belakang apa yang dinamakan Gerakan 30 September itu adalah bahwa kira-kira 2.000 SUKTA (Sukarelawan Kita) terdiri dari Pemuda Rakyat dan Gerwani berasal, bukan hanya dari Jakarta, tetapi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sedangkan saya tahu benar, bahwa kedua organisasi tersebut adalah organisasi selubung dari PKI, dan dilatih dan dipersenjatai oleh AURI di Pondok Gede Lubang Buaya PNI dan PARTINDO berdiri di belakang G30S. Saya dengar dari Pa Sie say Lettu Ngadimo yang sumbernya dari Letkol Untung Dan Yon I KK/Cakra birawa, Jadi untuk membuktikan sokongan kedua partai lainnya saya sendir tidak begitu tahu." Interrogator: (Pertanyaan No. 2). "Dalam keterangan yang pernah Saudar: terangkan dalam pemeriksaan, Saudara mengatakan bahwa Bapak akan dipaksakan untuk menandatangani suatu Dekrit Dewan Revolusi oleh G30S, dan kalau Bapak (Presiden Sukarno) tidak mau, maka beliau akar dibunuh juga. Apakah Saudara mengetahui rencana dan siapa yang disuruh merencanakan pembunuhan itu?" Jawab: "Persoalan ini saya dengar pada tanggal-1 Oktober 1965, kira-kira pukul 11.00 lewat, waktu saya ada di Kompleks Halim, tidak jauh dari rumah di mana Presiden Sukarno berada. Waktu itu saya lihat sikap Kolonel Latif yang agresif mendesak kepada Jenderal Suparjo agar memaksa Presiden Sukarno untuk merestui gerakan, Saya melihat Brigjen Suparjo seperti terdesak. Bagaimana kalau Bapak tidak mau, lantas dijawab oleh Kolonel Latif, kalau Bapak tidak mau itu soal gampang, yang menurut penglihatan saya Kolonel Latif seakan-akan mengancam Bapak. Lantas, sudah, bawa saya tape-recorder, untuk merecord suara Bapak dan nanti siang disiarkan. Letkol Heru menjawab, "'Nanti, tape-nya saya ambil dulu,” Letkol Untung mengatakan, "Tak usah atas nama Pangti ABRI, cukup sebagai Pemimpin Revolusi." Saya mengambil kesimpulan, seandainya Bapak tidak mau dipaksa mereka, ada kemungkinan Bapak akan dibunuh. Sedang yang menjadi pelaku utama menurut pendapat saya adalah 3 orang, yaitu Kolonel Latif, Brigjen Suparjo, dan Letkol Untung. G. PENGAKUAN EKS LETTU NGADIMO PA SIE I DAN II, YON 530 PARA Pertanyaan No.1, “tanggal 7-10-1965. "Sebelum adanya coup d'etat di Jakarta apa yang menamakan diri G30S yang dilakukan oleh Dewan Revolusi, apakah ada rencana atau persiapan?" Jawab: "Sudah. Kira-kira tanggal 20 September 1965 telah diperintahkan untuk terus-menerus mendengarkan siaran radio Jakarta. Kalau dari Pusat telah terbentuk Dewan Revolusi, supaya diusulkan pembentukan Dewan Revolusi Daerah, Di Madiun pun sudah dipersiapkan." Pertanyaan No. 17 tanggal 8-10-1965. "Coba Saudara terangkan, apakah isi Perintah Operasi (PO) yang Saudara terima dari Kolonel Latief sewaktu berada di PU Halim pada tanggal 30 September 1965 pukul 13.00 untuk mengadakan kup terhadap Pemerintah yang sah." Jawab: "PO itu tidak bernomor, hanya mempunyai nama PO "Takari” dan inti daripada PO itu mengatur gerakan pasukan dalam pelaksanaan G30S. Disebutkan antara lain: Pembagian tugas masing-masing Yon. a. Tugas sektor. Logistik. Perhubungannya dengan kurir. Pengunduran/Konsolidasi. Bantuan. Kode-kode. Larangan. Perhubungan dengan kurir digunakan antara suatu tempat dengan yang: menggunakan isyarat/kode sebagaimana telah diterangkan, begitu juga antara rakyat dan pasukan dan pasukan dengan pasukan." Pertanyaan No. 8, tanggal 12-10-1965. "Apakah rencana kup yang tak jadi tanggal 20 September 1965 itu dilanjutkan pada tanggal 30 September 1965? Apakah Yon Para 530 sengaja disediakan untuk HUT 5 Oktober 1965." Jawab: "Ya, Yon 530 Para, memang disediakan untuk gerakan itu, di samping digunakan untuk HUT ABRI 5 Oktober 1965." Pertanyaan No. 49, tanggal 12-10-1965. "Saudara sebagai seorang perwira TNI/AD dan alat negara, kok lantas menjadi salah satu pelopor kup G30S, itu salah atau benar. Jawab: "Salah, karena perintah bukan datang dari atasan militer resmi, tetapi hanya dari organisasi PKI." Dewan Revolusi menurut pengakuan Ngadimo adalah konsep D.N. Aidit yang kemudian dimintakan persetujuan Presiden Sukarno. DAD ON — 5 BERSAMBUNG