Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-01642

Merdeka, 6 April 1951, hlm. 2: konferensi Serikat Buruh Batik

Cleaned OCR text (Fair (0.807); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Berita Indonesia [Unreadable] Harga langganan [Unreadable] luar kota [Unreadable] [...] terhadap nasib bangsa dan tanah air, dalam arti kata seluas-luasnya, dari [Unreadable] atau budi pekerti ini, adalah pada [Unreadable] ini, supaya sendi utama dan sendi terutama dari kebangunan serta kekuatan bangsa kita, da[Unreadable] menggabungkan diri pada akan Darul Islam dan pada TNI, di mana [Unreadable] tidak dikeluarkan [Unreadable] lebih dari satu tahun [Unreadable]. Perjanjian persahabatan Indonesia–Burma yang telah ditandatangani Jakarta, 5/4 (Antara). Mengenai perjanjian persahabatan antara pemerintah Uni Burma dan pemerintah Republik Indonesia dapat dituturkan lebih lanjut bahwa bunyi teks lengkapnya adalah demikian: Pemerintah Uni Burma dan pemerintah Republik Indonesia, dengan mengakui adanya keperluan bersama akan kerja sama dalam memperkuat dan memperkembangkan pertalian persahabatan yang telah ada, serta terdorong oleh kehendak bersama untuk menjelmakan perdamaian antara kedua negara, dengan mengingat kepada keuntungan bersama dari rakyat-rakyatnya dan kemajuan negara-negaranya, berkehendak mengadakan suatu Perjanjian Persahabatan, dan untuk maksud itu telah menunjuk sebagai wakil-wakilnya yang Berkuasa Penuh mereka: Pemerintah Uni Burma, Sao Hkun Hkio, Menteri Luar Negeri, dan Pemerintah Republik Indonesia, Dr. Subardjo [?], Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, yang setelah menunjukkan surat-surat kuasa masing-masing dan terdapat benar serta dalam keadaan baik, menyetujui pasal-pasal berikut: Pasal 1. Kedua pemerintah akan menghargai kemerdekaan dan hak-hak masing-masing serta memelihara perdamaian yang abadi dan persahabatan antara mereka, serta selanjutnya akan berusaha seterusnya untuk melanjutkan perhubungan dan persahabatan yang baik yang ada antara rakyat negara-negara mereka. Pasal 2. Kedua pemerintah menyetujui untuk memelihara serta meneruskan hubungan-hubungan diplomatik dan konsuler antara kedua negara, sesuai dengan dasar-dasar dan adat kebiasaan internasional, serta menyetujui, bahwa wakil-wakil diplomatik dan konsuler dari pihak yang satu di dalam daerah yang lain akan memperoleh, atas dasar timbal-balik, segala hak, hak dan keistimewaan, kebebasan tuntutan hakim dan kekebalan yang diberikan kepada [Unreadable] semacam itu [Unreadable] sesuai dengan dasar-dasar hukum dan kebiasaan internasional yang telah diakui. Pasal [3–5] [Unreadable] persetujuan timbal-balik [Unreadable] melalui saluran-saluran diplomatik biasa dan menyetujui, bahwa jika penyelesaiannya tidak tercapai dalam waktu yang pantas, perselisihan tersebut akan diserahkan kepada arbitrasi dengan cara yang dapat disetujui oleh masing-masing [pihak]. Pasal 6. Perjanjian ini harus disahkan dan akan mulai berlaku pada hari pertukaran alat-alat pengesahan secepat mungkin di Rangoon. Pasal 7. Perjanjian ini akan berlaku selama lima tahun, sejak hari mulai berlakunya sebagai tercantum dalam pasal 6, dan sesudah itu akan terus berlaku, kecuali jika setelah lima tahun terlewati salah satu pemerintah memberi tahukan kepada pemerintah yang lainnya tentang kehendaknya untuk menghentikan perjanjian ini sedikitnya 6 bulan sebelumnya; maka akhir waktu yang ditentukan itu perjanjian ini akan tidak berlaku lagi. Untuk menyaksikannya, maka wakil-wakil Berkuasa Penuh telah menandatangani perjanjian sekarang ini dalam bahasa Burma, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (teks bahasa Inggris akan berlaku, jika timbul perselisihan antara ketiga teks tersebut) dan telah membubuhi meterai mereka. Konferensi Serikat Buruh Batik Jakarta, 5/4 (Antara). Hari ini dan besok Pengurus Besar Serikat Buruh Batik [Unreadable] Wiraatmaja mengadakan konferensi dengan wakil-wakil dari cabang-cabangnya untuk membicarakan lebih lanjut maksud mengadakan fusi dengan Serikat Buruh Textiel yang berpusat di Yogya dan yang pada tanggal 1–4 ini akan mengadakan kongresnya di Bandung. Dalam pembicaraan dengan pihak Pengurus Besar itu "Antara" mendapat keterangan, bahwa salah satu faktor yang menghendaki fusi antara buruh tekstil dan batik ialah sifat pekerjaan yang hampir sama antara buruh batik dan buruh tekstil. Konsepsi dari S.B. Batik untuk berfusi itu antara lain ialah: 1o. tetapnya 16 cabang, hampir semua di Jawa, dengan anggota yang sudah tercatat 290.000 orang. [Unreadable] upah buruh batik [Unreadable] terjadi buruh batik di [Unreadable] peraturan 49 jam bekerja seminggu [Unreadable]. [Unreadable] Moh. Munir dari Sekretariat Sentral SOBSI [Unreadable] mengemukakan teori perjuangan buruh sebagai suatu klas yang menghadapi [Unreadable], supaya rakyat tetap menderita. Menurut pembicara [Unreadable] borjuasi nasional [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Upacara pelantikan Presiden Perguruan Tinggi [Unreadable]. Upacara dibuka oleh Prof. [Unreadable]. [Unreadable] menyatakan penyesalannya atas tidak hadirnya Presiden yang tadinya Ir. [Unreadable]. [Unreadable] Mr. Wongsonegoro [Unreadable]. Kemudian Supomo mengucapkan pidato [Unreadable] ke arah jalan yang baik [Unreadable] bersama-sama dengan teknik [Unreadable]. Hadir dari PP dan K, Penerangan, Kesehatan, Kehakiman, Dalam Negeri, Luar Negeri, Pekerjaan Umum, beberapa anggota D.P.R., ahli-ahli pandai lainnya, sipil maupun militer, dan mahasiswa-mahasiswa dari fakultet di Jakarta [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Tahanan tidak suka [...]. [...] malam sampai pukul dua pagi, telah dilakukan oleh sebuah gerombolan yang [Unreadable] hingga 200 atau 400 orang, di antaranya dua atau tiga orang Belanda. Mereka berhasil terlepas dari kamp Sukadana (dekat Garut). [Unreadable] setelah gerombolan mengundurkan diri, tidak kurang dari 190 orang tawanan telah datang kembali ke kamp [Unreadable]. Jumlah kerugian [Unreadable] tidak diketahui [Unreadable]. Keju sebesar sapi [Unreadable] [Unreadable] Sebagai diketahui rombongan Unesco sedang berada di Indonesia dewasa ini untuk melakukan tugasnya meninjau dan menyelidiki keadaan-keadaan di Indonesia supaya dapat meluruskan dan memperoleh bukti-bukti sendiri mengenai maksud-maksud yang dikandung untuk bantuan pembangunan — kesehatan, pendidikan dan perumahan rakyat yang baik — yang menjadi tugas Unesco. Miss Dorothy Woodman adalah menjadi tamu Negara atas undangan Kementerian Luar Negeri. Tanggung jawab pemimpin. Kedua tamu ini telah mengucapkan pidato di depan sidang pleno DPR Sumatra Selatan, yang melakukan rapatnya hari yang terakhir hari Senin siang yang lalu. Dalam pidatonya ini Dr. S. K. Kidwai menyatakan antara lain bahwa sebelum tiba di daerah ini, tadinya ia telah beruntung berjumpa dan berbicara dengan pemimpin-pemimpin Indonesia. Sebagai seorang pendidik ia ingin menjelaskan, bahwa pendidikan rakyat bukan hanya dapat diperoleh di sekolahan tetapi terutama adalah [Unreadable], demikian tuan Kidwai dalam pidatonya kepada anggota-anggota DPR. "Saudara-saudara", demikian tuan Kidwai mempergunakan kata panggilan Indonesia sebagai pengganti "ladies and gentlemen" dalam pidatonya yang diucapkan dalam bahasa Inggris itu, "kini sedang menuju pembangunan Indonesia baru yang merdeka. Generasi yang akan datang akan mengenal saudara-saudara kalau saudara-saudara setia dalam melaksanakan tugas yang suci ini." Kemudian tuan Kidwai mengingatkan, bahwa demokrasi haruslah diusahakan supaya merata pada rakyat [Unreadable]. Demokrasi ini tidak dapat berkembang hanya dengan fikiran [Unreadable]. Selanjutnya dikatakannya, bahwa selagi Indonesia sibuk menolong diri sendiri, seluruh dunia bersedia untuk memberikan bantuan, demikian antara lain tuan Kidwai [Unreadable] bahwa untuk pembangunan di sekolah dan di segala lapangan tidak cukup dengan politik saja. Kidwai dan Dorothy Woodman beramah-tamah sudah sehari semalam di kota ini. Mereka tiba di kota ini pada jam 10 hari Senin pagi. [Unreadable] Woodman [Unreadable] bahwa [Unreadable] kedua diperhatikannya dengan sekam [?] ma, dan banyaklah menimbulkan [simpa]thy dari partai Labour atas malapetaka yang menimpa Indonesia ini. "Tak mengherankan betapa keheranan kami waktu mendengar tentang terjadinya pemberontakan darurat di tengah-tengah Sumatra di bawah pimpinan Safruddin Prawiranegara" [?]. Pada akhirnya nona Woodman menyatakan: "Kami di Eropa Barat yang begitu jauh letaknya dari negeri ini melihat Indonesia sebagai suatu kekuasaan yang sedang berkembang menuju negara besar yang akan besar pengaruhnya pada sejarah dunia. Kami rasa, bahwa kalau Indonesia, Burma, India dan Ceylon sebagai negara-negara Asia [Unreadable] kekuatannya, dapatlah negara-negara itu menyadarkan perasaan dunia yang ketiga atau setidak-tidaknya menundanya", demikian nona Woodman, dan mengakhiri pidatonya itu pada dengan "Merdeka". Rapat ini yang dipimpin oleh anggota Ajis Cintarwu ini sebagai kepala daerah, mewakili Gubernur Sumatra Selatan yang sekarang masih [Unreadable]. Kemudian telah dipersilakan ketua DPR tuan A. Rachman untuk mengucapkan kata-kata sambutan. Tuan Rachman mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian nona Woodman kepada perjuangan bangsa Indonesia dan perhatian Unesco terhadap pembangunan di Indonesia. "Kami bergembira bukan saja mendengar dari radio atau baca dari koran-koran perhatian Unesco dan PBB terhadap Indonesia, tetapi melihat dengan mata kepala sendiri usaha-usaha yang dijalankan badan PBB itu di sini", demikian A. Rachman antara lain dalam pidato sambutannya. Pertemuan ini diakhiri pada jam 13.00 [Unreadable]. Palembang, 3 April (Aneta). Dr. S. K. Kidwai, high official dari Unesco, dan miss Dorothy Woodman, wartawan New Statesman and Nation dari Labour Party Inggris, [Unreadable] telah berangkat dari Palembang menuju kota Medan [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Konferensi Taman Siswa Sumatra Selatan. Palembang, 4 April. Berita terlambat menyatakan, pada tanggal 25 dan 26 Maret yl. telah dilangsungkan konferensi Taman Siswa Sumatra Selatan [Unreadable], selama dua hari. Dalam konferensi tersebut telah dibicarakan soal-soal mengenai konsolidasi organisasi dan perkembangan dalam lapangan pendidikan di kalangan Taman Siswa. Keputusan yang telah diambil antara lain bahwa akan dibuka Taman Guru B di Kota Palembang dan untuk konferensi yang akan datang akan dilangsungkan di [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Pamong praja Lampung Utara akan berkonferensi. Oleh: Koresponden Kita. Palembang, 4 April. Dalam pidatonya [Unreadable] menerima kabar bahwa pada tanggal 3[?] yang akan datang akan dilangsungkan konferensi Pamong Praja Lampung. Konferensi akan dibagi dalam dua babakan, yaitu babak pertama merupakan pertemuan khusus di kalangan pamong di Kabupaten dan dalam babak kedua pertemuan dengan wakil-wakil partai-organisasi. [Unreadable] diminta pula hadir [Unreadable] Muara Enim. Hadir para utusan dari Tanjungkarang, Telukbetung, Talangpadang, Kotabumi, Curup, Lahat, Palembang dan Muara Enim, yang terdiri kl. 60 orang. [fragment from adjacent column:] Peristiwa sepeda hilang. Menurut catatan resmi yang kita peroleh dari pihak Kepolisian di Jakarta, selama dua hari yang lalu, yaitu dari tanggal 1 April sampai dengan tanggal 2 April 1951 telah tercatat lebih kurang 20 sepeda yang hilang [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Mobil kontra trem. Pada tanggal 5 April tengah jam 11.30 siang telah terjadi tubrukan antara sebuah sedan dengan sebuah trem kota di depan Kejaksaan Agung, Jalan Gajah Mada. Akibat kecelakaan tersebut tidak terdapat korban manusia, kecuali kerusakan mobil yang agak berat, karena terjepit di antara sebuah tiang listrik dan trem. Menurut keterangan yang kita peroleh dari pihak Polisi, maka kesalahan tersebut ada di pihak pengemudi, karena ia telah melanggar peraturan-peraturan lalu lintas. [fragment from adjacent column:] Seruan Muhammadiyah. Pimpinan Muhammadiyah Yogyakarta dalam pengumumannya menyerukan kepada seluruh anggota Muhammadiyah, baik laki-laki maupun perempuan, yang berada di Jakarta, walaupun mereka bermukim sementara, serta segala pelosok di seluruh Indonesia, untuk mereka yang berkepentingan dengan organisasi Muhammadiyah, hendaklah berhubungan (mendaftarkan namanya) di kantor Cabang Muhammadiyah [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] Hasil kunjungan Wakil Ketua PHI. Jakarta, 6 April. Kiai Dahlan, wakil ketua Panitia Haji Indonesia Pusat yang sebulan yang lalu menuju Saudi Arabia bersama-sama Mohammad Kafrawi, sekretaris-jenderal Kementerian Agama [Unreadable] akan bertolak menuju Turki. [Unreadable] Kiai Dahlan [Unreadable] tiba [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] [Unreadable] Seorang pemilik toko [Unreadable] Adalah lebih [Unreadable] banyak perkara-perkara yang diperiksa dan diputuskan [Unreadable] pendidikan rakyat tidak [Unreadable] bertemu [Unreadable] pertemuan para lurah dari [Unreadable] Kepala [Unreadable] Militer [Unreadable]. [fragment from adjacent column:] [Advocate-fiscal item:] Advokat fiskal menuntut hukuman penjara [Unreadable] terhadap seorang militer [Unreadable].