Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-01688

Pewarta Soerabaia, 7 Oktober 1957, hlm. 2: Gabungan Organisasi Wanita Surabaia

Cleaned OCR text (Fair (0.868); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Dinas Malam Apotik. Surabaya. Dari tgl. 5 Okt. s/d 11 Okt. 1957, dari jam 17.00 — jam 21.00: Kota Atas: Apotik Simpang, Jalan Lonceng No. 5. Kota Tengah: Apotik Nusantara, Jalan Undaan Kulon No. 109. Kota Bawah: Apotik Jawa, Jalan Jepun No. 127-128 dan Apotik [Unreadable] Kapasari No. 68-70. Di Gedang [Malang?]: tgl. 12 Okt. 1957, jam 9.00 — jam 20.00: [Unreadable] Jalan Kayutangan [Unreadable]. NOS [?] TATAK BUKTI EKSPOR TERUS NAIK. [Unreadable] Bukti Ekspor (BE) pada hari Sabtu ada dalam persentase [Unreadable] Rp. 245 [Unreadable]. Peredaran: Rp. 263.112.91,—. PENJUALAN / PEMBAGIAN BERAS PADA PEGAWAI NEGERI. Mulai hari Rebo tanggal 9 Oktober 1957 Pusat Koperasi Pegawai Negeri sudah dapat membagikan beras kepada semua pegawai di daerah Jakarta Raya, baik anggota koperasi pegawai negeri maupun [bukan]. Untuk melancarkan pembagian beras itu dari semua kementerian/jawatan harus ada daftar lengkap dengan anggota-anggota keluarga serta tanggungan menurut daftar gaji yang resmi. Ditetapkan tiap anggota memperoleh atas dasar 250 gram tiap hari atau 7,5 kg per bulan, dengan harga Rp. 245 sekilogram yang ditetapkan oleh Pusat Koperasi Pegawai Negeri Jakarta Raya. Pembagian diberikan untuk satu bulan. Pembayaran PKPN dengan tunai. Sistim penjualan beras ini dilakukan khusus untuk percobaan dalam bulan Oktober ini. Berdasarkan pengalaman ini kelak dalam bulan Nopember akan disusun lagi [Unreadable]. MASYUMI ANAK CABANG/KECAMATAN KREMBANGAN. Untuk menyesuaikan dengan banyaknya kecamatan dalam Kota yang [Unreadable], Masyumi anak cabang [Unreadable] dan anak cabang [Unreadable] dalam rapatnya pada hari Minggu yl. dijalan Pantidharma telah mengadakan fusi dan reformatie dengan nama baru, ialah: Masyumi Anak Cabang/Kecamatan Krembangan. Adapun susunan pengurusnya terdiri dari: Ketua Umum: R. Abdullah. Wk. Ketua I: Asnawi Siswopramoto. Wk. Ketua II: Saeran Sastroatmojo. Penulis I: A.S. Sahlan. Penulis II: A. Toomyati. Bendahara I: Moh. Achiyar. Bendahara II: Moh. Ilyas. Penerangan: Suseno, Noorkholik. Pembantu-pembantu Umum: Abdurakhman Mugni, Ismail, dan [Unreadable] ranting-rantingnya. Alamat sekretariat ditetapkan di jalan Pantidharma 20. Kepada pihak yang bersangkutan harap berhubungan langsung ke alamat tersebut. KONPERENSI PARA JAKSA SE-JATIM DIBUKA DENGAN MALAM RAMAH-TAMAH. Konperensi para jaksa se-Jawa Timur yang mulai dibuka hari ini sampai besok bertempat dikantor Pengawas Kejaksaan Jalan Billiton 14 Surabaya, telah dimeriahkan dengan resepsi dan malam ramah-tamah dikantin Brawijaya Embong Tanjung [?] Malang semalam, dengan mendapat perhatian besar dari segenap pembesar sipil/militer setempat serta para jaksa peserta konperensi tersebut. Pengawas Kejaksaan Jawa Timur Mr. Kadarusman dalam pidatonya menandaskan, bahwa konperensi para jaksa tersebut mempunyai arti penting dan membahas beberapa masalah yang perlu [Unreadable] dan meminta perhatian sepenuhnya. Diantaranya tentang mengatasi supaya isi daripada ketentuan-ketentuan hukum yang akan diperbincangkan dalam hubungan mengenai pelaksanaannya, supaya dapat menjadi kenyataan dengan cara yang sebaik-baiknya sehingga bermanfaat guna masyarakat. Akan dibahas pula soal mencapai tenaga-tenaga keahlian sebanyak-banyaknya dari tiap bagian dalam tugas/pekerjaan kejaksaan, yang diakui masih ada kekurangannya. Dan segala pemecahan kesulitan yang pernah dialami harus disaring melalui pikiran yang segar dan jiwa tenang. Demikian antara lain Mr. Kadarusman. Malam ramah-tamah itu diakhiri dengan pertunjukan bermacam-macam kesenian yang berakhir sampai jauh malam dengan selamat. Beras. [Unreadable] Situasi [Unreadable] hanya uang bisa dibeli [Unreadable] [Sekretaris] Bank Koperasi Propinsi Jawa Barat, Mukhtar [Unreadable]: kenaikan harga beras adalah wajar, paralel dengan kenaikan total dari harga kebutuhan sehari-hari lainnya sebagai akibat sistim BE yang dilakukan oleh pemerintah sekarang. Sayang baru sekarang [pemerintah] berpikir [tentang] subsidi. Juga akibat BE telah membuat [Unreadable] beras dari luar negeri [Unreadable] setiap orang tahu, bahwa Indonesia termasuk negara minus dalam soal beras. Sangat disayangkan, bahwa sesudah masyarakat menjerit-jerit pemerintah baru menyatakan sedang memikirkan subsidi bagi usaha impor beras. Naiknya harga begitu cepat baik mengenai beras maupun mengenai barang-barang lainnya, itu karena "hot money" yang biasa dilempar kelapangan impor sekarang dilempar keperdagangan dalam negeri, sedangkan peredarannya sama sekali tidak terkuasai oleh pemerintah. Demikian Mukhtar. Jangan terlalu cepat menghukum. Ada sebagian kalangan yang karena situasi beras sekarang ini lalu menghukum dengan menyalahkan peraturan penguasa militer TT-III, dan menghantam badan-badan penyalur beras sekarang a.l. koperasi dengan kata-kata kurang mampu dsb.-nya. Hukuman itu terlalu cepat, kata Mukhtar, karena dalam masa peralihan terang tidak bisa sempurna dilaksanakan. Dengan peraturan penguasa militer TT-III itu berarti pengoperan beras dari tangan "raja beras" yang selama puluhan tahun berdagang dengan hanya mencari untung semata-mata, ketangan badan-badan yang setengah mempunyai fungsi sosial. Wajar kalau usaha besar itu mendapat rintangan, kata Mukhtar. Mengapa sulit mencari beras murah. [Unreadable] sulitnya mencari beras murah selain akibat kenaikan harga, macetnya beras impor, juga produksi Jawa Barat sendiri terganggu oleh banjir, kekeringan, hama dll. [Unreadable] derasnya "pemasukan" beras-sosohan kedaerah Jakarta Raya. Untuk 3.000.000 penduduk ibukota YUBM hanya bisa memberikan dibawah 1/3 [?] kebutuhan. Tapi toh penduduk Jakarta Raya masih bisa makan cukup, karena berapa ribu ton beras sosohan yang diselundupkan keibukota itu. Sebaiknya, kata Mukhtar, ibukota ditutup dengan beras impor saja. Bandung perlu 110 truck beras sehari. Koperasi menyalurkan berasnya sekarang langsung ketangan pedagang kecil dan warung-warung. Seperti di Bandung disalurkan kepada kira-kira 500 orang pedagang dan warung di 24 pasar yang tersebar dikota. Selainnya [Unreadable] mereka dengan tertulis menandatangani pernyataan akan taat pada peraturan-peraturan. Untuk kebutuhan 1.000.000 penduduk Bandung diperlukan 10.000 ton beras sebulan dengan ukuran tiap penduduk mendapat 10 kg sebulan. Jadi setiap hari di Bandung membutuhkan 333 ton, yang kalau dikirim dengan truck memerlukan 110 buah truck @ 3 ton. Koperasi Bandung Kota kini hanya baru menerima kesanggupan dari YUBM setiap bulan 300 ton, [Unreadable] 9.700 ton lagi oleh koperasi [Unreadable] harus dicari dari pasaran. Demikian Mukhtar. Krisis beras semakin hebat dipedalaman Mahakam. Wartawan PIA yang baru kembali dari peninjauan dipedalaman Mahakam, kabupaten Kutai (Kalimantan Timur), memperoleh kesan, bahwa keadaan beras disana merupakan suatu masalah yang pelik dan perlu mendapat perhatian fihak pemerintah setempat. Beras yang tadinya per kilogram Rp. 3,50 sekarang sudah naik menjadi Rp. 5,50, bahkan ada yang sampai [Unreadable]. Semakin terpencil tempat, semakin tinggi lagi kenaikan harga beras itu. Pedagang-pedagang dari Samarinda yang membawa beras kepedalaman Mahakam tidak mencukupi kebutuhan penduduk yang membelinya; oleh sebab itulah beberapa puluh orang lurah-lurah dibahagian pedalaman tsb. datang ke Samarinda [Unreadable]. "Beras di Jawa Barat sekarang ini bukan genting, tetapi mahal harga[nya]" [Unreadable]. "Kita mau beli [beras] macam apa saja, asal [ada]" [Unreadable] demikian menurut A.M. Mochtar [Unreadable] dengan membawa uang untuk membeli beras. Juga beras sulit dipedalaman Bulungan. Selain dipedalaman Mahakam, juga beras sulit dipedalaman Bulungan, tetapi harganya jika dibandingkan dengan daerah pedalaman Mahakam sedikit murah. Menurut keterangan, hasil panen rakyat petani didaerah tsb. dalam tahun ini sangat kurang, karena banyak padi menjadi rusak disebabkan terlalu terik panas matahari, sedangkan hujan hampir sebulan penuh tidak turun dan jika turun hanyalah rintik saja. Dalam hubungan ini dari kantor gubernur propinsi Kalimantan Timur diperoleh keterangan, bahwa usaha-usaha fihak pemerintah setempat dalam membantu rakyat tani dipedalaman telah dilakukan sejak beberapa bulan y.l., yaitu dengan penyebaran bibit-bibit padi untuk persawahan seluas hampir 500 ha, termasuk pertanian dipedalaman Bulungan dan pedalaman Berau. [Unreadable] Kalimantan Timur tiap tahunnya masih mendatangkan beras rata-rata sampai [Unreadable] dan 15.000 ton dari luar daerah. Harga bahan-bahan makanan rata-rata naik 20% di Tarakan. Harga bahan-bahan makanan dalam bulan belakangan ini di Tarakan dan sekitarnya rata-rata naik 20%, hal mana mengakibatkan tidak seimbangnya pendapatan dan pengeluaran oleh penduduk yang kebanyakan terdiri dari kaum buruh BPM, buruh pelabuhan dan buruh-buruh kasar lainnya. Harga beras a.l. meningkat dari Rp. 3,40 menjadi Rp. 4,—, harga minyak makan per botol dari Rp. 3,50 menjadi Rp. 5,—, harga sabun cuci Sunlight per biji Rp. 1,25 sekarang sudah berharga Rp. 1,50; begitu pula barang-barang kebutuhan sehari-hari turut naik. GABUNGAN ORGANISASI WANITA SURABAYA. Dalam rapat anggota yang dilangsungkan pada tgl. 30 Sept. 1957 di Jl. Sumatera No. 101 Surabaya, Gabungan Organisasi Wanita Surabaya telah berhasil memilih Pengurus baru dengan susunan sebagai berikut: Pelindung: Ibu Samadikun. Ketua I: Ny. Sukonyono (Wanita Demokrat). Ketua II: Ny. Kadarusman (Perwari). Ketua III: Ny. Bandarkun (PBS). Penulis I: Ny. Moh. Tam (Gerwani). Penulis II: Ny. Moh. Bakri (Yalasennastri I.W.A.C.). Bendahari I: Ny. Purbo (Wanita Katholik). Bendahari II: Ny. Maspaetella (P.W.K.I.). Seksi Gedung: Ibu Samadikun. Seksi Luar Negeri: A.A.W.A. Ny. Parera. Pembantu: Semua organisasi yang tergabung [Unreadable]. 25.400 KG. LEBIH GARAM SEMENTARA DIBESLAH. Dari pihak yang berwajib diperoleh kabar, bahwa baru-baru ini pihak polisi telah mensita 25.320 kg garam yang sedang dimuat dalam truck dari Rembang ke Semarang. Menurut keterangan pihak di atas, truck-truck tsb. telah memuat garam lebih daripada mestinya dan ternyata pula menggunakan surat [Unreadable] lain orang. Untuk sementara garam tsb. ditahan untuk dijadikan barang bukti dalam perkara ini. Serba-Serbi Laporan Polisi. Penipuan perhiasan: Mujeni, tinggal di Jl. Sasak, lapor pada polisi, karena dalam bulan Agustus [Unreadable] seorang yang mengaku bernama K. asal dari Lamongan [Unreadable]. Barang-barang perhiasan yang telah dibawa kabur tadi meliputi sepasang giwang emas bermata berlian dan liontin seharga Rp. 5.000,—. Terdakwanya masih belum tertangkap. Perkelahian segi-tiga: Tiga orang laki-laki bernama T., D. di Banowati Gg. I dan Am. di Surtikanti Gg. I dalam keadaan luka-luka diangkut ke RSUP, karena Sabtu pagi yb.l. jam 10.00 telah saling bergulat dimuka Pasar Pabean dengan masing-masing membawa senjata linggis, palu dan pisau. Tentang sebab-sebabnya pergulatan itu, kini sedang diusut polisi. Mayat bayi: Bayi yang baru berusia 4 bulan kemarin malam kedapatan mati disamping rumahnya, Paiman, di Pacarkeling Gg. 3 [Unreadable]. [Unreadable] kompleks Kemayoran Baru [Unreadable] Indrapura), kemarin malam telah habis terbakar disebabkan lampu cublik. Korban manusia tak ada dan kerugian belum diketahui. [Unreadable: notice on Bukti Ekspor (BE) commission transfers from the Kantor Pusat Urusan Ekspor, Jl. Pekulen / "Berita Kantor Pusat Urusan Ekspor", referring to an announcement of February 1957 and forms; text too damaged.] IDZIN EKSPOR BULAN SEPTEMBER 1957. Menurut keterangan kantor pusat urusan ekspor dari kementerian perdagangan, jumlah nilai idzin ekspor yang diberikan dalam bulan September yang lalu mencapai angka index 78% (index berdasarkan nilai idzin ekspor rata-rata sebulan). Angka-angka sebelumnya adalah sebagai berikut: [table of monthly indices for 1954-1957 — Mei: 52%, 102%, 69%; Oktober: 145%, 119%; other rows unreadable]. Perlu dijelaskan bahwa angka-angka dari kantor pusat urusan ekspor itu tidak meliputi minyak tanah dan hasil-hasilnya, timah dan bauxiet. BADAN KERJA SAMA PEMUDA DAN MILITER. Hari Sabtu sore yl. dikediaman Pangdam Jawa Timur, Jl. Pe[Unreadable], Kolonel Sarbini dalam amanatnya pada upacara pelantikan BKSPM (Badan Kerja Sama Pemuda dan Militer) Propinsi Jawa Timur menerangkan bahwa disamping ia merasa girang Badan Kerja Sama Pemuda dan Militer ini dapat dibentuk tepat pada hari Angkatan Perang, diharapkan pula mudah-mudahan hal itu dapat menjadi suatu hari permulaan bagi pendirian yang baik selanjutnya. Pembicara berpesan, hendaknya Badan tsb. tidak dipergunakan untuk mengambil keuntungan bagi satu golongan. Apabila ada perbedaan [dengan] yang [ada di] Pusat, janganlah menanyakan tentang bedanya itu; perlu dijelaskan, bahwa disini tidak ada tendens politik dibelakangnya, dan bila ada perbedaan itu hanya untuk disesuaikan dengan keadaan setempat/untuk kepentingan daerah. Demikian Pemimpin [Unreadable] Jawa Timur Kol. [Unreadable] Kolonel Sarbini merasa gembira [Unreadable]. Dipesankan, bahwa sesungguhnya masih ada SOB [Unreadable]. [Unreadable] tugas [Unreadable] tidak boleh ditawar-ditawar lagi [Unreadable]. Semogalah Tuhan memberikan hidayat dan taufiq kepada saudara-saudara, agar tugas yang dibebankan atas pundak saudara-saudara itu dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Sambutan Gubernur Jawa Timur: Kepala Daerah Propinsi Jawa Timur Gubernur Samadikun dalam sambutannya menyatakan, bahwa dengan terbentuknya BKSPM ini kini dibeberapa soal yang bertumpuk-tumpuk itu menunggu penyelesaiannya, dan merupakan suatu tugas yang tidak ringan. Adapun dasar yang pokok untuk mengisinya dan menyelesaikan beberapa soal tadi ialah pertama mengadakan pemberantasan pelacuran dan kedua membangun dalam lapangan ekonomi dan sosial, serta ketiga membangun dasar jiwa masyarakat mengadakan pendidikan rokhani. Susunan Badan Kerja Sama Pemuda dan Militer Propinsi Jawa Timur yang telah dilantik dan disyahkan oleh Pemil. Kolonel Sarbini adalah sebagai berikut: Pimpinan Pelaksana: Ketua: Let. Kol. Abdussyarief [?]; Sekretaris: Kapten Sudaryono; Anggota-anggota: S. Sutarno (Pemuda Demokrat), Abd. Majid Hariyadi (GPII), H. Moh. Saleh (GP Ansor) [Unreadable]. [Unreadable: further list of members and sections, partly damaged] [Unreadable: "Jaminan" and Antara price table for padi/rice, Kantor ... dates 8-11 Oktober.] D.O. buat spekulasi harga beras. Keterangan Komisaris Sumantri pada Pers. Kepala Public Relation Mapbiro Surabaya Komisaris I Sumantri dalam konperensi pers pagi tadi menerangkan, bahwa benar-benar dirasakan oleh khalayak ramai tentang lenyapnya bahan kebutuhan utama untuk kehidupan sehari-hari ialah beras, sehingga dapat menggelisahkan masyarakat. Mengenai sebab-sebab itu diterangkan, karena adanya para pemegang surat D.O. yang melakukan spekulasi dengan tidak mau mengambil beras, bahkan dalam jangka masa pengambilan beras yang telah ditetapkan (7 hari) itu mereka menawarkan D.O.-nya dengan maksud untuk [mencari] cara mencari penawar/pembeli yang berani harga paling tinggi. Dalam hubungan ini, pihak polisi telah mengusulkan kepada yang berwajib untuk memperpendek jangka waktu pengambilan beras bagi para pemegang D.O. (jadi 3 hari). Menurut Komisaris Sumantri, alhasil berkat adanya saran dari pihak kepolisian tadi kini dipasar-pasar bebas nampak mulai muncul lagi sedikit demi sedikit adanya beras. Disamping itu dilakukan pula penggeropyokan terhadap penimbun beras, ialah seorang pedagang beras pemilik toko "TLB" [Unreadable] Wonokromo, dan polisi berhasil menyita 23 zak beras USA dan 13 kwintal [Unreadable]. Dianjurkan kepada khalayak ramai supaya suka membantu polisi dalam usaha membongkar sarang-sarang tempat penimbunan beras. Dan bila mengetahui adanya tempat-tempat tsb. supaya segera lapor pada polisi yang berdekatan. Pada umumnya roda Pemerintahan tak dapat berjalan lancar bila tidak ada bantuan dari kalangan masyarakat sendiri. Bila bahan-bahan sudah cukup maka alat-alat kekuasaan negara tidak segan-segan mengambil tindakan [Unreadable]. Sementara guna melancarkan jalan perekonomian, peranan uang kecil sebagai alat jual-beli sehari-hari perlu dilancarkan pula. Untuk itu masyarakat harus aktif ikut membantu dan jangan semata-mata menggantungkan dari pihak polisi saja. PERLOMBAAN DEMONSTRASI PENCAK SURABAYA. Panitia Seksi Pencak/Silat Kotapraja Surabaya akan mengadakan perlombaan demonstrasi pencak/silat untuk kejuaraan Kotapraja Surabaya 1957 di pendopo [Unreadable] Gentengkali No. 85 pada tgl. [Unreadable] Okt. 1957, mulai jam 19.00. Organisasi pencak/silat atau perseorangan yang berkedudukan/bertempat tinggal didalam kota Surabaya, yang ingin mengikuti perlombaan tsb., hendaknya mendaftarkan [diri] [Unreadable] kepada Sekretaris [Unreadable] 1. Balai Kota Taman Surya, kamar no. 41, pada waktu jam kerja; 2. pada Sdr. Sumantri, Jl. [Unreadable] No. 55 pada tiap hari kerja kecuali hari Sabtu antara pk. 18.00 dan 19.00. [Unreadable] Dari Dunia Layar Putih. [Unreadable] Broadway mulai kemarin telah memberi hiburan penggemar film [dengan] film yang kocak dan selalu dibuat tertawa penonton. Diceritakannya tentang seorang penemu corset yang pertama bernama Rose [Unreadable]. [Unreadable] corset adalah rahasia [Unreadable] dicobanya dilain tempat [Unreadable] bertemu dengan penemu [Unreadable] Chinglis Master. Dengan bantuan kawan baru ini akhirnya [Unreadable] corsetnya itu [Unreadable].