Suara Merdeka, 22 Oktober 1965, hlm. 1
Cleaned OCR text (Fair (0.757); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
SUARA MERDEKA
HARIAN UMUM — ANGGOTA S.P.S. — O.P.S. PERS
JUM'AT, 22 OKTOBER 1965 — TAHUN KE XVI — No. 198. Izin Kep. Menteri Penerangan RI No. 0050/U/SK/DPHM/SIT/1965 tgl. 10 Agustus 1965
Stop aksi-aksi pembakaran dan pengrusakan
Khalayak ramai supaya tenang dan jangan ambil tindakan sendiri-sendiri — Jangan sampai tindakan-tindakan revolusioner dapat dimanfaatkan unsur-unsur kontra revolusi — Seruan Komandan Garnisun Semarang
DAN DIM 0733 Semarang-Kota Letkol. Suparno, yang juga selaku Komandan Garnisun Semarang, dalam seruannya yang dikeluarkan tgl. 21 Oktober 1965 telah menyerukan kepada khalayak ramai, terutama ormas-ormas/orpol-orpol, supaya tidak mengadakan aksi-aksi pembakaran dan pengrusakan terhadap gedung-gedung, bangunan-bangunan dsb. Khalayak ramai diserukan supaya tetap tenang dan dilarang mengambil tindakan sendiri-sendiri. [Unreadable] patuh dan taat kepada seruan PJM Presiden/Pemimpin Besar Revolusi [Unreadable]
Pangdam "Diponegoro" selaku Penguasa Pelaksana Dwikora Daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan suratnya no. Kep-PPDD/0064/10/1965 tertanggal 20 Oktober 1965 memutuskan membekukan semua kegiatan daripada PKI (Partai Komunis Indonesia) dalam seluruh wilayah Daerah Tingkat I Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta [Unreadable]
Gelombang massa aksi kembali melanda Semarang lagi
Pabrik Rokok "Praoe Layar", gedung-gedung sekolah "Semarang" dan YYKH jadi sasaran pembakaran — juga barang-barang dari RM Lido
GELOMBANG massa aksi revolusioner mengganyang petualangan kontra revolusioner "Gerakan 30 September" hari Kamis kemarin telah kembali melanda kota Semarang. Sejak pagi-pagi lautan massa rakyat nampak lagi bergerak di beberapa tempat di ibukota Jawa Tengah. Beberapa bangunan milik orpol-orpol maupun ormas-ormas yang terdapat indikasi tersangkut dalam pembunuhan kejam [Unreadable] Tetapi berbeda dengan hari-hari sebelumnya, pada hari Kamis itu beberapa bangunan yang telah menjadi korban sasaran kemarahan rakyat itu adalah pabrik rokok "Praoe Layar" di Jl. Siliwangi, yang telah dibakar berikut segala isinya. Empat buah truk milik pabrik tsb. yang ada di luar gedung telah dibakar juga. [Unreadable] Rumah milik Lido [Unreadable] gedung Sekolah Semarang dan YYKH di Gadjahmada. [Unreadable] Rumah [Unreadable] dirusakkan. [Unreadable]
Pesan Walikota Waryanto SH: dalam gerakan aksi massa yang revolusioner [Unreadable] Walikota Semarang Waryanto SH menyerukan agar kita memelihara semangat mengganyang Nekolim dan gerakan kontra revolusioner [Unreadable] unsur-unsur yang diduga kontra revolusioner yang sengaja menunggangi jalannya aksi massa yang revolusioner itu menjadi aksi yang kontra revolusioner. [Unreadable]
Dalam keterangannya Kepala [Unreadable] Departemen Iuran Negara, dalam pembersihan terhadap oknum-oknum "G-30-S" [Unreadable] Pembersihan di dalam tubuh Departemen Iuran Negara dari pada oknum-oknum [Unreadable] segala "Panguneg-panguneg" [Unreadable] Supaya disampaikan kepada yang berwajib [Unreadable]
[Unreadable] kemudian mengucapkan selamat kepada Perwira-perwira Remaja AURI [Unreadable] Dalam upacara itu Presiden didampingi oleh Men/Pangau ad interim Laksamana Muda Udara Sri Mulyono Herlambang [Unreadable]
Indonesia setiap waktu siap hadiri KAA II
WPM Menlu Dr. Subandrio menyatakan kepada "Antara" bahwa pemerintah RI setiap waktu siap menghadiri konperensi KAA II yang direncanakan di Aljazair 5 November yad. Diterangkan olehnya bahwa pada saat ini negara-negara peserta KAA I dan 18 negara anggota panitia tetap KAA II sedang mengadakan konsultasi satu sama lain dalam rangka untuk menyukseskan KAA II, kata Dr. Subandrio. [Unreadable] Menteri Negara Aljazair, Rebah Bitat [Unreadable] konperensi tingkat menteri Organisasi Persatuan Afrika (OPA) [Unreadable] Penegasan ketua delegasi Aljazair ke konperensi OPA, sekretaris jenderal OPA, Diallo Telli [Unreadable] tingkat menteri KAA akan dimulai tgl. 28 Oktober, dan tingkat kepala negara [Unreadable] Hingga kini baru tiga negara yang meminta penundaan KAA II, yakni RRT, Pakistan dan Kamboja. [Unreadable]
Pakistan tidak akan lupakan dukungan RI
APABILA Indonesia mengangkat Conefo setingkat vital, maka Pakistan pasti hadir. [Unreadable] "Kami rakyat Pakistan menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang telah memberikan kepada kami dukungan penuh dan tanpa pamrih di saat-saat sulit" [Unreadable] kata Menlu Bhutto [Unreadable]
Revolusi Indonesia benar dan diberkati. Tiap golongan yang coba menghancurkan revolusi Indonesia pasti akan menemui kegagalan — Penegasan Menteri/Wk. Ketua DPRGR H.A. Syaikhu mengenai peristiwa "G-30-S"
MENTERI/WAKIL KETUA DPR-GR, H.A. Syaikhu dalam mengemukakan kesannya berhubung dengan telah dapat digagalkannya gerakan kontra revolusi apa yang dinamakan "Gerakan 30 September" menyatakan bertambahnya keyakinan bahwa Revolusi Indonesia ini adalah benar dan diberkati serta diridhai Tuhan Yang Maha Esa. Dinyatakan oleh Menteri Syaikhu bahwa karena keridhaan dan perlindungan Tuhan Allah maka bangsa Indonesia menjadi sadar dan insaf akan benarnya revolusi mereka dan keharusannya untuk tetap menjaga dan [Unreadable] jalannya Revolusi Indonesia itu. [Unreadable]
DPRGR kutuk "G-30-S"
GOLONGAN ISLAM (Politik dan Karya) dalam DPR-GR dalam rapatnya tgl. 14 Oktober 1965, setelah menilai secara mendalam situasi tanah air yang diakibatkan oleh apa yang menamakan diri "Gerakan 30 September" yang [Unreadable] "Dewan Revolusi", telah memutuskan [Unreadable] menyatakan kepercayaan [Unreadable] coup d'etat dan teror [Unreadable] kejam terhadap para [Unreadable] Indonesia berdasar Pancasila [Unreadable]
Sumatera Utara sangat genting [Unreadable] Belawan [Unreadable] pemuda [Unreadable] "Pemuda juga menjadi korban" [Unreadable]
Keputusan Pepelrada Jateng/DI Yogyakarta: Pimpinan Parpol dan Ormas-ormas yang terkena pembekuan diwajibkan lapor pada kantor kepolisian setempat tiap hari antara jam 08.00-10.00
SEMARANG. [Unreadable] Pepelrada Jateng/DI Yogyakarta [Unreadable] dengan surat keputusannya itu dibekukan PKI beserta ormas-ormasnya, yakni BTI, SOBSI termasuk semua ormas buruh yang tergabung di dalamnya, Pemuda Rakyat, Gerwani dan Lekra, juga dengan surat keputusan itu dibekukan pula BAPERKI Jateng/DI Yogyakarta [Unreadable] Pimpinan Parpol/Ormas yang tersebut di atas diwajibkan lapor pada hari-hari antara jam 08.00-10.00 pada kantor Kepolisian [Unreadable] Demikian antara lain [Unreadable] Pepelrada [Unreadable]
Adapun isi surat keputusan Pepelrada Jateng/Yogyakarta no. Kep-PPDD/0064/10/1965 selengkapnya adalah sbb.:
Menimbang:
1. Bahwa perlu menjaga segala kemungkinan yang dapat timbul akibat petualangan apa yang dinamakan "Gerakan 30 September";
2. Bahwa perlu diadakan pembekuan atas kegiatan-kegiatan PARPOL/ORMAS yang dari sikap dan pernyataannya terdapat indikasi tentang tersangkutnya PARPOL/ORMAS tertentu dalam apa yang dinamakan "Gerakan 30 September";
3. Bahwa perlu tindakan diambil demi memenuhi amanat PJM Presiden/Panglima Tertinggi ABRI/Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno dalam memelihara ketenangan dan ketenteraman dan meningkatkan pelaksanaan DWIKORA.
Mengingat:
1. Keppres Nomor 94/KOTI tahun 1964 tgl. 14 September 1964; 2. Keppres Nomor 54/KOTI tahun 1964 tgl. 16 September 1964; 3. Instruksi Kas KOTI Nomor 7-0272/G-5/1965 tgl. 15 Oktober 1965; 4. Keppres Nomor [Unreadable]/KOTI/1965 tgl. 11 Agustus 1965.
Memutuskan:
I. Membekukan semua kegiatan daripada:
A. Partai Politik Partai Komunis Indonesia (PKI) di seluruh wilayah Dati I Jateng dan DI Yogyakarta termasuk organisasi-organisasinya:
1) Ormas Tani Barisan Tani Indonesia (BTI).
2) Ormas Buruh Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI) termasuk semua Ormas Buruh yang tergabung di dalamnya.
3) Ormas Pemuda Pemuda Rakyat.
4) Ormas Wanita Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani).
5) Ormas Kebudayaan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra).
B. Ormas BAPERKI Jateng/DI Yogyakarta termasuk ormas-ormasnya.
II. Pimpinan Parpol/Ormas yang tersebut di atas pada hari-hari antara jam 08.00-10.00 wajib lapor pada Kantor Angkatan Kepolisian Republik Indonesia setempat.
III. Keputusan ini berlaku sejak tgl. dikeluarkan.
Dikeluarkan di: Semarang, pada tgl. 20 Oktober 1965.
Isi surat perintah nomor PPDD/0051/10/1965 adalah [Unreadable] Dasar: Surat Keputusan Pepelrada Jateng dan DI Yogyakarta Nomor Kep-PPDD [Unreadable]
[Unreadable] IV. [Unreadable] [Unreadable] Kartawinata [Unreadable] Selanjutnya dikatakan bahwa Pepelrada [Unreadable] Kodim [Unreadable] melaksanakan pelaksanaan surat keputusan di atas [Unreadable] kebulatan tekad [Unreadable]
Pakistan tidak akan [Unreadable] KIAPMA [Unreadable] Konperensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing (KIAPMA) yang dibuka Kamis siang di Balai Rakyat Indonesia, Jakarta [Unreadable] "sebagai tuan rumah untuk menyukseskan konperensi yang penting ini" [Unreadable] Dikatakan oleh Menko Aruji [Unreadable] bahwa KIAPMA sekarang [Unreadable] tugas pokok KIAPMA ialah [Unreadable] pangkalan-pangkalan militer asing [Unreadable] "Kartawinata" [Unreadable]
[Unreadable] Penjelasan Kodim Sragen: Komandan Kodim 0725 Sragen, Mayor Suryo Sutarto selaku Pepeleoda, membantah keras [Unreadable] berita bahwa Bupati Daerah Sragen mendu[kung] [Unreadable] Gerakan 30 September [Unreadable]
[Unreadable] Nota protes RRT [Unreadable] Jakarta (Antara): [Unreadable] Dubes [Unreadable] Kedubes RRT [Unreadable] demonstrasi [Unreadable] pembakaran [Unreadable] 21 Oktober 1965 [Unreadable] "Malaysia" [Unreadable] Singapura [Unreadable] Lee Kuan Yew [Unreadable] Tengku Abdul Rahman [Unreadable]
[Unreadable] WALIKOTA SEMARANG ADAKAN PENINJAUAN [Unreadable]
[Unreadable] KOMANDO KOTI [Unreadable] Komando Operasi Tertinggi/Presiden/Panglima Tertinggi ABRI/Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno [Unreadable] "Menyatakan aksi-aksi massa revolusioner untuk menghadapi nekolim [Unreadable] akibat dari gerakan kontra revolusioner" [Unreadable] "Gerakan 30 September" [Unreadable] War-Room KOTI Kamis malam [Unreadable] Persatuan serta amal [Unreadable]