Setumpuk Arsip Francisca Fanggidaej
Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.
Cleaned OCR text (Good (0.913); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.
Text
Ia mewariskan arsip setinggi dua meter, termasuk sepuluh buku harian dengan nama anak-anaknya, kepada International Institute of Social History, lembaga arsip di Amsterdam. Dokumen yang merekam perjalanan dan perjuangan Francisca selama eksil di Cina serta Belanda itu sedang ditata dan akan didigitalkan. ●
Iklan
Dian Yuliastuti
Memulai karier jurnalistik di Tempo sebagai koresponden di Semarang. Alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro dan pascasarjarna Universitas Paramadina. Peserta program pelatihan Environmental Reporting IIJ/InWent di Berlin pada 2009. Kini mengelola des seni dan budaya