Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-03594

Bebas dari tahanan (Sutanti Aidit), Tempo 5 Januari 1980

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good; proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

Description: Sutanti aidit, 57, termasuk salah seorang tahanan g.30.s/pki yang dibebaskan, keinginannya ingin kembali ke profesinya sebagai dokter. (pt) DOKTER lulusan UI 1957 itu merasa berbahagia bisa berkumpul kembali bersama anak-anak, setelah berpisah selama 13 tahun. Ny. Sutanti Aidit, 57 tahun, janda Ketua Umum PKI D.N. Aidit, termasuk salah seorang yang mengakhiri masa penahanannya 20 Desember yang lalu. Dan, "sejak itu, cerita masa lalu, saya tutup rapat-rapat. Saya tak mau mengutak-atiknya lagi," ujarnya sambil tersenyum, sedikit terasa pahit. Anaknya 5 orang -- 3 orang berada di luar negeri, entah di mana. Tahun 1966 dia ditahan di penjara wanita Bukit Duri. Tak pernah dipindah ke tahanan lain sampai dibebaskan. Ilmu kedokterannya, sejak dia ditahan, tak pernah dipraktekkan. Apa kegiatannya selama 13 tahun itu, itulah yang tak mau dia ceritakan. "Sudahlah, semuanya sudah saya tutup." Rambutnya nyaris putih semua, tapi giginya masih lengkap. Keinginannya sekarang kembali ke profesinya sebagai dokter, "kalau diizinkan oleh pemerintah," dan "kalau dia sudah tidak diwajibkan melapor lagi ke Kodim." Sewaktu ditahan sering ditengok keluarganya, terutama ibunya (75 tahun). Ibu itu tinggal di Bandung, pernah pula ditahan 10 tahun. "Kalau saya sudah praktek lagi, saya akan membawa ibu ke Jakarta," katanya setengah bergumam. "Insya Allah, Tuhan mengabulkan niat saya ini." Edisi 5 Januari 1980 Mingguan Edisi 1980-01-05 Mingguan Edisi 1980-01-05 PODCAST REKOMENDASI TEMPO MULTIMEDIA Iklan Cerita di Balik Liputan Edisi Khusus 30 September Subandrio Pembunuhan Konstitusional dalam Peristiwa 1965 Rehabilitasi dan Pelurusan Sejarah 1965 Hidup Tenang dalam Penjara dengan Membaca Al-Quran Fakta-Fiksi Dana Revolusi Siapa Achmad Mochtar yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Peran Sutiyoso dalam Kerusuhan 27 Juli 1996 Hassan Wirajuda: Diplomat dari Kampung Pinang Subandrio dalam Jebakan Dokumen Gilchrist Dunia Intelijen Sutiyoso: Dari GAM hingga Berburu Koruptor Cerita di Balik Liputan Edisi Khusus 30 September Subandrio Pembunuhan Konstitusional dalam Peristiwa 1965 Rehabilitasi dan Pelurusan Sejarah 1965 Iklan TRUSTWORTHY NEWS