Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00033

Api Kartini No. 2 Th. 3, Februari 1961

Cleaned OCR text (Good (0.9); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === [Cover: Api Kartini magazine cover, title "Api Kartini"; drawing of a seated woman, title in a red kite shape] === [PDF page 2] === penerbit: No: 21 Februari I961 yayasan melati matraman raya 51 jakarta terbit sebulan sekali f api kantini Em Hal. - redaksi: Membangun Taman Yang Indah................. hee maasye si darmini =, yani lil a ea | Tiada hati Yang Tidak Terkejut....... BN anna Ci SR inc ae a 5 u Bagai M ndah Rumah 6 mana Memper' am 2 £535).. 37 maasye siwi Pemeliharaan Kulitmuka Der way Vercurutam.......... 7 me; ES TS Se ee 8 8 s.k, trimurti, rukiah kertapati, sugiarti siswadi, mr. trees sunito, su- Bi Udin Ketua Mint: Lin....-» 10 lami, rukmi b. resobowo, siti su- 7 ratih, sulistyowarni, sutarni, suji- Penarik Betiak.......-....... 1 u Kebaya Bira Backembang Merah 12 nana 4 Bacaan Anak? Kita...............---. Dean, Percikan Api Kartini................... 15 alamat redaksi: © 7 aa: Renungan Mak Ompreng............... 16 matraman raya 51, jakarta na NN RE Ea 16 Pap es ae Pemeriksaan Wanita Hamiy..... iso NT perlihatkan Kisah... non en mane apu ui» Pai a.cin ata NN Ibu Dan Anak Sejahtera............- BNN ena £ Yan 2522 Kaknian Untuk Anak?..... ii ssococowaner, | REUSE ining sane n aces Na Keenan aa ina Klan» 0» 20: ae ee Kuat Dan Ramping.......-.-----000-2202ee rere rere 22 Menyebarkan Api Kartini......-.--+---++++5-0e+0+ e000 23 === [PDF page 3] === Mekarlah ANGGREK "MEKARLAH anggrek, aku ingin melihat keindahan warna dan bentukmu, Dan akan kuceritakan kepada tetangga2ku, supaya mereka datang turut mengagumi. Betapa hatiku akan bangga." Begitulah kira-kira pikiran dan impian tiap wanita yang mempunyai tanaman anggrek dirumahnya Bunga ang ck memang mempunyai keindahan yang khas, bentuk maupun warnanya. Tidaklah mengherankan, jika sejak ia dikenal dimasyarakat lebih se-abad yang lalu, ia memperoleh penggemar lebih banyak daripada bunga-bunga yainnya, Menurut sifat dan mat'yamnya Memelihara tanaman anggrek ti- Gaklah semudah yang kita sangka, sehingga dapat begitu saja mememuhi harapan pemiliknya, dan berkembang sepanjang masa yang dikehendaki, Anggrek memeryukan perhatian yang khusus, Tidak cukup hanya disiram dan asal diberi pupuk. Disamping menyiram mempunyai cara sendiri dengan mempertimbangkan cuaca, tanaman-tanaman itu setiap hari harus dilihat, diteliti satu persatu, apakah tidak menjadi sasaran bekicot atau serangga lainnya. Menurut pengalaman seorang penggemarnya, ada berbagai bahan untuk menyuburkan tanaman anggrek, diantaranya air daging, air beras atau air kacang ijo yang sudah didiamkan lebih dulu selama beberapa hari lamanya, dipakai menyiram, Juga pemakaian bahan dan tempat menanam untuk tiap jenis anggrek tidak sama. Sebab ada yang hidup diatas tanah biasa dengan pupuk kotoran kuda, dan yang lain hanya dapat ditanam dipakis. Berbagai penemuan dan nama Jika di Indonesia dahulu orang hanya mengenal anggrek "Bulan" dan "Larat", dunia anggrek makin lama diperkaya dengan adanya berbagai anggrek lain seperti Vanda, Catlea, dan lain2nya. Dari jenis yang asli ini oleh para penggemarnya diadakan perkawinan, sehingga timbul penanaman yang beraneka macam, seperti dari jenis Larat ada Folo Deppen yang bernama Dendrobium Bali, - Dendrobium Lousae, dari jenis Vanda terdapat Vanda Yosephine, Brero, Rose Marie dan banyak lagi, maka dalam pameran anggrek yang pernah diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia cabang Jakarta, dimana bunga-bunga anggrek mekar dengan segala keindahannya, kita temui sebangsa Catlea yang disebut anggrek "Sukarno", Sebaliknya === [PDF page 4] === PYM Presiden sendiri pernah memberi nama suatu anggrek yang dihubungkan dengan kunjungan Ratu Muang Thai beberapa waktu yang lalu, dengan penamaan "Anggrek Sirikit.”, Pemberian nama anggrek kini tidaklah terikat pada suatu ketentuan peraturan yang sifatnya internasional, seperti yang berlaku dahulu. Yaitu nama baru itu baru sah, jika pengumumannya dilakukan de-.ngan menjelaskan cara perkawinannya dalam suatu majalah pertanian atau lain-lain penerbitan ilmu pengetahuan sesudah melalui suatu pameran Lambat Yaun orang “rupanya lebih condong untuk memberi nama kepada anggrek sebebas memberi nama anak. Ada yang di- Sebut menurut nama ayahnya (peneimunya), tetapi ada juga yang diberi nama menuruy suasana masya- | rakatnya. Seperti dalam suasana _ Usdek dan Manipo] sekarang ini, lalu timbul penamaan anggrek "Pemuda Manipolis" kepada hasil per- _kawinan Vanda Batamani dan Vanda, Quirino, KA. ca Pyenis Kini ada "HARI ANGGREK” Diantara pembaca, barangkali pernah ada yang ingin membeli anggrek, tetapi terpaksa menekan keinginannya itu sesudah didengar harga yang disebut oleh sang penjual, bunga Terutama pada hari-hari besar, anggrek harganya menjadi berlipat ganda. Harga dari sekuntum bunga sampai lebih dari Rp. 5.—, Itu belumlah lagi seberapa pembaca, sebab pohon harganya bisa puluhan, ratusan, bahkan ribu- CATLEA besar bunganya, agak Jenis ANGGREK BU- LAN yang paling disukai untuk boket, an, dan puluhan ribu. Ah, barangkali pembaca tidak percaya, Jalu mengatakan siapa yang mau mem beli anggrek dengan harga ribuan, Tentunya yang senang dan yang kantongnya tebal. Karena harganya yang tinggi itu pula maka akhir-akhir ini ang. grek dijadikan untuk menambah devisen lapangan usaha negara, Perhatian masyarakaf rupa, si sudah begitu hari ter- ANGudah ampai-ampai ‘HARI disebut sendiri yang GREK”, === [PDF page 5] === Membangun Zaman yang Indah MASIH segar dalam ingatan kita canang Paduka Yang Mulya Bapak Pre en Sukarn» dalam pidato belau dipembukaan Kongres ke-V Kongres Wanita Indonesia pada tgl. 6 Pebruari 19861 yang baru lalu, bahwa hingga sekarang ini ge 1 Wanita Indone ia "Ladies movement.” igat tian jamanny ilah ayaman dimar kita sudah sampai kepada tingkatan revolusi na ional untuk membangun masyarakat soia. Gerakap Wanita n dengan sifat isioner, Rev i multi komp arakat adil alah masyarakat sosialis. " wanita yang revolusioner an ada jika dipimpin oleh ang revolusioner, Wanita-wanita pu mempersatukan seluan kaum wanita, satu mereka itu adalah meksana-meksana dari pembasosialisme Pembangunan ulisme tak bisa hanya diselenggarakan oleh kaum laki-laki saja, te- Is sama-sama wanita dan faki-faki. Pr len menekankan da- In ber Ini dak sesuai den di Indor membutuhkan sialisme dan keba mahta 3eban yang mas ya m ra } wanita membanting tulang mati2an, dan laksana menarik dua grobak akan hapus. Sosialisme menghilangkan semua sisa-sisa sistim kapitalis dan feodalis. Pokoknya masyarakat yang akan kita bentuk, masyarakat yang adil! dan makmur, yalah masyarakat sosialis yang bagaikan taman yang indah, harus semerbak bunga-bunga mekar bersama. Sosialisme berarti pembangunan besar2an disegala lapangan, Ekonomi, sosial, politik, kebudayaan. Pembangunan besar?2an dilapangan industri berat dan ringan, starion-starion listrik, perumahan, barang-barang industri kebutuhan urgen Rakyat. Sehingga Rakyat cukup sandang dan pangan, tiukup semua kebutuhannya. Demikianyah arti dari membangun masyarakat sosialis, yang sudah kerap kali diamanatkan oleh Bapak Presiden dalam kuliahnya di-mana? Tidaklah kurang jelasnya bagi kita kaum wanita sekaliannya. Soal- Presiden Sukarno sedang mengunjungi pameran lukisan Karya?2 Wanita sewaktu Kongres Wanita Indonesia. nya tinggal bagaimana kita melaksSanakan amanat itu. Kita semua telah menyatakan dukungan dan persetujuan terhadap amanat Bapak Presiden. Berjuang mencapai masyarakat yang adil dan makmur berpedoman dengan Manifesto Politik yang telah menjadi Haluan Negara. Melaksanakan ketetapan-ketetapan MPRS. Rencana Pembangunan Semesta Berencana, Salah satu aspeknya, pelaksanaan Landreform yang telah dinyatakan sebagai dasar-dasar pembangunan semesta. Kita semua berkewajiban menteliti kembali dirinya masing-masing. Apakah kiranya telah cukup bisa dipertanggungjawabkan kepada Rakyat apa yang telah dibaktikan dalam perjuangan menyelesaikan Revolusi Nasional kita ini, Jika kita melihay memang tak ada seorangpun yang berani menyatakan dirinya "anti Manipol”. Itu telah jelas kiranya. Memang kita tak mendengar hal itu. Tetapi, hanya menyatakan dalam sebuah statement, atau omongan "bertindak atas dasar Manipol,” "menyokong Manipol,” "setuju Manipol”, dan masih banyak lagi kata-kata yang bagus-bagus dan muluk-muluk, itu semua tidak cukup untuk dipertanggungjawabkan kepada Rakyat, kepada kita vemua, kepada sejarah kita. Karena dalam keadaan seperti sekarang kita semua diminta konsekwensi, bekerja keras, jujur, tangkas, cer- Gas atas dasar kepentingan Rakyat banyak. Artinya "Sepi hing pamrih, rame hing nggawe.” Jika Bapak Presiden mengatakan dalam Jareknya "Salah satu ciri daripada orang yang betul-betul revolusioner ialah satunya kata dengan perbuatan, satunya mulut dengan tindakan, Orang 'revolusioner' yang tidak bersatu kata dan perbuatan, orang ‘revolusioner’ yang demikian itu adalah orang revolusioner gadungan!" Kata-kata ini cyukup jelas untuk dicamkan, Jadi kita semua diminta bertindak seperti yang kita omongkan setuju Manipol, melaksanakan ketetapan MPRS, pembangunan semesta berencana sesuai dengan kepentingan Rakyat banyak. Berarti ini betul? kita melaksanakan amanat penderitaan Rakyat. Untuk ini semua kita “diharuskan melihat kenyataan apa yang kita hadapi sekarang, Apa tugas kita masing-masing sebagai suatu warganegara yang mempunyai tanggung jawab atas keslamatan Bangsa dan Nega- (Bersambung ke hal. 18) === [PDF page 6] === n TIADA HATI YANG TIDAK TERKEJUT (Ahli pemahat wanita Sovyet tengah menyelesaikan patung Lumumba, “TIADA hati yang tidak terkejut teri Lumumi i i i IAD 1 ( ba dari Republik Afrika San murka, tergetar dan sedih ketika yeng muda Konggo. Seorang pekabar tentang pembu- mim: : pin dan pemuka Rakyat Kongmeth atas diri Perdana Men- go, seorang pejuang yang gigih unarty kemerdekaan dan kebebasan tuk tanahairnya, seorang a dan Sud mi yang k telah « dibawah tangan kejam | penjajah dan imperis dibantu oleh pengkhianat-pengkhianat butu, Kasavuby dan Rakyat yang cmia Gan perdamaian, semua orang berjiwa patre 1 nap penjuru di Konzgo Mo takan amarahnya i aran terhadap p Rakyat Konggo yang a tu, I dalam saat-saat px itu, bord ikut mer mba kata-kata terakhir Patri aya, patut surat rinya, tanpa I akan an sampai sampai pa sih hipadamu, dan ap: c dup bila engkau membacanya, Selama perjuanganku untuk kemerdekaan tanah-airiru, sedetikpun aku tak pernah men esikan kemenangan-terakhir daripada perjuangan suci kita, untuk mana kawan2ku dan aku rela menyumbangkan jiwa kita” L....doocooocooooo. AN anakan,Apa yang kami idam2kan untuk tanah-air kita, yalah hak-hidup dalam kehormatan, dengan martabat tiada bernoda, dalam kebebasan tanpa pembatasan. Semua itu tidak pernah dan tidak akan pernah dikehendak' oleh kolonialisme Belgia dan sekutu2nya dari BERNE Aang ane Lena nN ain an Akang aku hidap atau mati, bebas atau dalam === [PDF page 7] === aungkungan penjara kolonialis — nasibku pribadi tidak penting. Yang penting ialah Konggo, Rakyat kita yang melarat: orang telah merubah kemerdekaannya menjadi kurung- UNTUK PAULINE an. Dari luar ada sebagian orang F 5 yang melihat kita dengan ikut merasa sedih, sebaliknya ada sebagian dengan rasa gembira,dengan senang”, F. L. Rivakotta Yakin, Rakyat pasti menang. Tetapi keyakinan tak goyah dan tak akan goyah. Aku tahu dan kurasa dalam hati-kecilku, bahwa Rakyat cepat atau lambat akan membebas- — tiada yang bisa kau lihat lagi, Pauline, langkahkan diri dari musuhnya, baik musuh langkah kesayangan ditepi rumah, yang ada didalam maupun yang dari tapi harapan kita tetap agung meninggi: luar, Rakyatku in bangun, dan laksana satu insan akan berkata stidak!” kepada kolon'alisme yang tiada yang bisa kau hadapi lagi dirumah sepi ini, Pauline, senyum suami yang abadi, hina dan terkutuk itu, untuk kemu- tapi kemenangan bagi kita sudah berlangsung, dian menemukan kembali martabatnya sebagai manusia dibawah ma- — sebuah usungan berita liwat dan kasih seorang ta 1 yang cermelang. pejuang dibawanya, a Areas Sere Sa u pada tepitepi hati terasa janji belum terkebat membebaskan diri sendiri ap rapat, penjuru, in senantiasa berdiri sayang kepergian tak pernah bicara lebih dahulu, dipihak Rakyat Konggo, yang hanya tapi perjuangan kita rapat mencatat segala yang akan meng: { perjuangannya bi- teramat syahdu, la ditant a tidak terdapat la- i gi kaum kolonialig dan begundal-begundal. — lumuran darah mengalir pada senjatasenjata nya tone Pere ret enewerereesesese: . Kepada anak2ku, tak bernyawa i Kepada anak2ku, yang mungkin dan manusla rendah harkatnya, Pauline tak akan Icujumpai lag!, hendaknya demi citacita kemurkaan dan kebiadaban,, lah disampaikan bahwa mereka — seperti juga tiap putera-puteri —- Yah Pauline, kalaupun senyummu terasa tiada ter- Konggo lainnya — dinantikan oleh guris lagi buat Frans, Pat dan Jul, Konggo yang mempunyai hari depan berikan, berilah secercah saja pada putra putri cemerlang, mereka dinantikan un- kelahiran perjuangan Asia — Afrika, tuk turut.serta memenuhi tugas suci, yakni membangun kembali kemerdekaan dan kedaulatan kita, tanda imperialisme pasti terkubur, tanda Lumumba telah lahir dimana-mana, (Bersambung ke hal, 18) kayu awet, ujung Pebruari '61 row mere Ketla 9g. snnbnnhaan ‘ | 1 3 - Pe ET nt toy tk nt ba peal fan waras yaa oke i === [PDF page 8] === Bagaimana memperindah PERNAHKAH sudah terlintas dalam ingatan Nyonya bahwa dengan alat-alat sederhana yang khas Indonesia dan pula tidak mahal, kitapun dapat memperindah rumah kita? Bahwa dengan sedikit mengembangkan dayacipta dan selera kita, sesungguhnya alat-alat yang se-hari-hari kita pakai, didapur umpanianya, depat pula kita robah menjadi hiasan rumah kita yang manis dan menarik? Memang tak usahlah kita terlalu terpancang kepada hiasan-hiasan impor yang gemerlapan, umpamanya yang sangat disukai dirumah tangga sementara nyonya rumah, yaitu dari Hongkong, Singapore dan Jepang. Sebaliknya, bagi mereka yang dompetnya tidak dapat mencakup bareng-bareng hiasan yang mahal, tak usah pula membiarkan rumah kecilnya kosong tanpa sesuatu hiasan, Marilah kita menengok sebentar kedapur, barangkali dengan sekelumit fantasi dan selera seni kita bisa menggubah hiasan-hiasan dinding, kap-kap lampu yang unik, manis, menarik, murah, Disudut dapur kita lihat saringan teranyam dari bambu (Jawa: kalo) dan disampingnya kita lihat tergantung kalo-kalo kecil yang di Jawa digunakan untuk menyaring jamu. - Alat kalo inilah kita jadikan dasar dekorasi dinding kita dengan berbagai variasi, a, Kita pilih kalo dari berbagai besarnya, kemudian kita vernis hingga berwarna coklat muda agak mengkilap. Dari sisa-sisa kain bisa kita gunting berbagai bunga dan kita tempelkan pada kalo yang telah kita vernis itu, Ditepinya bisa ditambah hiasan sisa-sisa benang wol atau pita berwarna yang kita sisipkan Yiantara anyaman bambu, Selesailah hiasan dinding kita, tinggal meng gantungkannya dengan rasa sea a all tN ae ni, bisa berderet dan miring, umpama 3 atau 5 menurut besarnya, atau sepasang dary besarnya yang sama, terserah kepada nyonya rumah, b. Kalo-kalo bisa juga kita cat dengan cat kaleng biasa, Sebaiknya jangan tebal-tebal sedang warna dasar supaya disesuaikan dengan warna dinding serta gorden-gorden kita, Sesudah warna dasar keringkan kemudian motif-motif agak kita ditambah dengan yang bisa kita buat sendiri. Kita buat motif itu diatas kertas dahulu dalam bentuk garis-garis lengkung maupun bunga?an, Untuk kamar anak-anak bisa kita ambil motif topeng yang lucu-lucu untuk menggirangkan si Upik atau si Buyung c. Kalau kita bisa mendapatkan kupu-kupu yang bagus warnanya serta kita keringkan agar tahan lama dengan salpeter, maka kupu? tas kalo akan merupakan hiasan dinding yang unik juga, Kupu? gajah yang coklat kemerahan bisa kita letakkan diatas kalo yang kita cat tipis-tipis dengan warna kuning gading, dan lain-lain kombinasi warna, Kita teruskan pencarian kita disudut dapur dan mata terantuk kepada kukusan dari anyaman bambu yang biasa untuk menanak nasi. Kalau kita cat dengan motif-motif yang segar menarik kemudian kita gantungkan keata#™pada tiga helai tali yang juga kita beri warna yang cocok, hiasan ini aki menyerupai lampion kere kamar Kita coba menjad wami, Bukankah ini merupakan kay ang modern tetapi petikan-petikan fantasi yang didapur. bersumber 59 sekali bahan-bahan serta alat-alat sederhana yang bila kita pandai meletakkan serat memadukkan bisa merupakan hiasan-hiasan rumah kita yang menarik. Silahkan mencoba. Lama-lama saudara akan senang dan meruskan,,penggubahan” homedecoration itu dari berbagai alat sederhana umpama dari tampah, pengki, kendi geltong, dil Baiklah kita bicarakan bersama di kesempatan lain. (Syaraswati), === [PDF page 9] === Pemeliharaan kulitmuka dengan Mengurut (Massage) (Oleh: Niek KALAU dalam Api Kartini No. 10 telah kami uraikan sedikit tentang macam kult dan pengaruh makanan serta kesehatan jiwa dan tubuh umumnya pada kulit, khuya kulit muka, maka dibawah ini kami bifyarakan beberapa gegurutan (massage) muka, g una dalam memelihara keegaran kulit muka, Ahli-ahli mengurut diantaranya Hipcratus dari Yunani yang hidup patahun 450 Masehi men, bahwa tiap-tiap tabib harus mengurut, Akibat dari cara mengurut tidak sama, ada ng kaku seteyah diurut menmas, ada sendi yang lemas li kokoh lagi. ebelum des salah seorang diantaru mereka yang terpandai sangat memu tersebut dan membuat pera.uran-uran yang seksama tentang ji ilmu mengurut dengan memakai minyak atau tidak, mengenai lama atau pendeknya perawatan dan pula harus menguru: dengan kekuatan atau tidak. Sekolah yang didirikan di Yunani untuk ilmu mengurut ini bertujuan mencipkakan manusia yang kuat dan mencegah segala penyakit. Tujuan terseistmewa but dilaksanakan oleh Alsepiades dengan mengadakan pantang makan, pemandian-pemandian, pengurutan dengan gerakan-gerakan yang pasief maupun yang aktief, Pengurutan itu pada umumnya memperbesar pemisahan zat lemak selama dan setelah pengurw'an itu, lagi pula memperbesar dan memperlancar peredaran darah. Ada 5 cara mengurut yang lazimnya disebut dalam bahasa asing sebagai berikut: Pur) 1, Effleurage — mengurut dengan gerakan mengusap. 2. PeErissage — mengurut dengan gerakan me-lingkar-lingkar, 3. Tapotage — mengurut dengan gerakan memukul, 4. Vibratie — mengurut dengan gerakan menggetar, 5 Friction — mengurut dengan gerakan menggosok, Efileurage 1. Effkkeurage: yang dimaksud dengan cara ini yalah mengurut dengan gerakan meng-usap-usap dari bawah keatas, yang harus dijalankan ber-turut-turut dengan irama. Walaupun tangan dan jari yang mengurut harus digerakkan dengan lemas, gerakan ini harus pula disertai tekanan kua'. Jari-jari atau telapak tangan tidak boleh diangkat dari kulit sebelum akhir bagian muka yang sedang diurut itu tercapai, Pétrissage 2. Pétrissage: yalah gerakan mélingkar2 yang dilakukan dengan dua jari dan bagian terlunak dari pucuk jari-jari tangan, Gerakan ini dilakukan dengan tekanan yang tidak begitu kuat. Gerakan ini dapa: melenyapkan kumpulan-kumpulan darah.. Tapotage 3. Tapotage: yalah pukulan-pukulan yang dilakukan dengan cepat dan lambat, pukulan dilakukan dengan pucuk jari-jari. Terutama untuk melenyapkan bagian-bagian yang bergajih dari tampang muka, biasanya pada dagu, Vibratie 4. Vibratie: gerakan yang menggetar yang dilakukan didahi, dari dagu hingga kening, 5. Friction: pucuk jari-jari ber-gerak-gerak dengan gerakan menggosok disenai tekanan yang ringan. Cara mengurut ini terutama dilakukan dikepala, dengan gosokan menyisir tetapi sebagai sisir yaitu jari-jari tangan. Gunanya untuk melancarkan peredaran darah, lagi pula untuk membuka pori-pori. Semua gerakan ini harus dilakukan tidak sekali dua saja, akan tetapi harus berulangkali jikalau hendak mencapai tujuannya, (bersambung). ai NN Meta minat === [PDF page 10] === EMINAR NASIONAL : Mn tuna ana Jenab, seorang wanita tani miskin dari desa Pabuaran di Jawa Barat sedang menggendong anaknya yang baru usia kira-kira 10 bulan sewaktu ditemui oleh wartawan Api Kartini di Gedung Wanita, Ia adalah salahsatu peseria Seminar Nasional Wanita Tani di Jakarta yang diselenggarakan oleh DPP Gerwani. Pada wajah Jenab terlukiskan penderitaan yang mencekam kehidupannya. Apakah kiranya yang diderita ilu? Mengapakah ia sampai datang di Jakarta dalam Seminar? . Sebagaimana sebagian besar wanita tani yang hidup didesa yaitu yang terdiri dari buruhtani dan tani miskin, dayam diri Jenab tercerminkan kehidupan sebagian besar dari penduduk desa, ya sebagian besar dari Rakyat Indonesia, Merekalah yang paling tertindas dan terbelakang. Semua kemelaratan dan keterbelakangan yang menimpa ka-. Um tani termasuk wanita tani adait | Yah akibat penghisapan dan penin- | sung guhn}y lah 12, tetapi y Sekarang ini ti 6 orang anak. Jenab dengan suami adalah keluarga miskin. Sawahnya sebanyak 50 bentel yang menghasilkan 75 gedeng padi. Segedeng bila dijadikan beras menjadi 6 liter. Di desanya yaitu di Pabuaran dalam satu tahun hanya terdapat satu kali panenan. Jenab dengan keluarganya bekerja di sawah mulai pagi buta ML LL ALL Harapan Jenab terhadap Seminar Wanita Tani yalah mengajak sebanyak?nya wanita tani untuk melaksanakan Undang? Bagi Hasil. LL LL LL LL LL LL LA === [PDF page 11] === Sampai siang hari. Untuk menambah kebutuhan hidupnya pada sore hari mencari kayu atau Gaun.daunan untuk dijual kepasar, Anak2nya yang sudah besar juga h. Betapa pun susahnya mereka ingin sekoya kehidupan Jenap dengan ke'uargatulang untuk bianaknya. 3 dari nya membanting ta menyekolahkan anak2nya kini sudah sekolah, 1 sudah bekerja dan yang bungsu berumur 10 bulan iti yang Kehidupan ditambah yang serba susah bila lagi panenan hanya uli dam tahun itu menga pecesai pekerja, pro- Sedangkan sebz tani walaupun mereka tak kenal japaling in sosia| diwaktu sakit, diwaktu hingga melahirkan. sai petani, wanita tani sama tani garapan kaum umumnya tanah dan cat hidup: hak wa untuk memiliki tanah g ini telah dijamin Pokok Agraria pasal ut realisasinya. terdengar oleh Sewaktu Jenab can teman-teman lainnya di desa bahwa akan diselenggarakan seminar wanita tani, mereka pun ingin tahu. Apalagi setelah didesanya didatangi oleh wanita-wanita yang akan mempe jari keadaan wanita tani, tani t'-b. imping menerang hidupannya, mereka dapat penjalasan-penjalasan tentang akan adanya Seminar wanita tani. Wanita-wanita tani didesanya Jenab telah setuju bahwa dari desa Pabuaran perlu ada yang berangkat untuk mendatangi Seminar di Jakarta. Dengan rasa yang terharu campur gembira Jenab berangkat. Anaknya yang bungsu diajak. Dana — Ibu Ruslan Abdulgani tengah memberikan sambutannya pada Seminar Nasional Wanita Tani, lam seminar wanita tani juga diadakan penitipan anak-anak untuk ibu-ibu yang membawa anak2nya, Jenab pun senang, ini bisa meringankan pikirnya. Malahan iapun mengatakan, alangkah bagusnya bila di-desa-desa pun diadakan penitipan anak-anak. Sebab ia sendiri seringkali mengajak anak?nya yang masih kecil kesawah bila dirumah tak ada yang mengawasinya anak-anak, Seminar wanita tani yang kaya akan pengalaman itu sangat membantu bagi wanita-wanita tani didesa ia mengatakan. Seminar yang telah berhasil dengan sukses itu ternyata telah merumuskan putusan-putusan yang sangat berguna seperti: — Tentang kedudukan, hak dan peranan wanita tani dalam menyeyesaikan Revolusi Agustus 1945 — Membangkitkan wanita tani untuk perbaikan tingkat hidupnya, untuk memperbesar sumbangannya dalam melaksanakan Ilandreform serta dalam menaikkan produksi. Isinya dimasukkan tuntutan pelaksanaan landreform, tentang Bagi Hasil, tentang produksi bahan sandang: pangan — Meningkatkan kesedaran berorganisasi wanita tani dan me- Yuaskan gerakan-gerakan sosial-ekonomi, pendidikan dan kebudayaan. Pameran Padi Yagus juga menarik perhatian para pengunjung. Kecuali itu pun diadakan pameran hasil tanaman wanita tani beserta alat2nya. Adapun masalah yang penting dirasakan oleh para pengunjung dan peserta yalah pelaksanaan dari putusan Seminar itu sendiri yang berarti juga mengajak se-banyak2nya wanita tani. === [PDF page 12] === JAM 1 si Udin sudah pulang Tetapi berbeda dengan biasanya, ia tidak segera ganti pakaian dan terus makan, Kali ini ia kelihatan sibuk didepan meja mem-buka-buka buku sambil mulutnya komat-kamit menyebut nama-nama temannya, Melihat tingkah laku anaknya itu, ibunya ke-heran2an, katanya:,,Mengapa Din kau tidak segera makan? Jajan dimana kau?” »Tidak bu, jawabnya, 'pak guru tadi bilang, bahwa ujian masuk Sekolah Lanjutan tahun iny jatuh bulan Juni. Jadi tinggal 6 bulan lagi’, »O, itukah yang menyebabkan kau tidak ingin makan?” »Bukan begitu bu, 'pak guru pesan, supaya anak-anak belajar baik-baik, karena hasil ujian tidak hanya tergantung belajar kita beberapa hari sebelum ujian, sekalipun belajarnya siang malam, tetapi dari hasil ketekunan belajar kita yang terusmenerus lama sebelumnya, Dan belajar disekolah saja belum cukup. Dirumah kita harus lebih banyak lagi belajar. Karena itu kita harus saling bantu, Anak-anak yang berdekatan rumahnya belajar bersama Galam grup belajar, Pak guru memerintahkan saya sebagai ketua klas untuk membentuk grup belajar itu.” »Itu ba'k sekali Din, malahan kemarin bu Minah bilang, pahwa Ujang anaknya yang sekarang di SMP dapat diterima karena nilainya 25, Jadi sekalipun iulus, tetapi kalau nilainya tidak baik, sulit untuk mendapatkan sekolahan. Maka Din ibu setuju sekali adanya grup bela- Gyar itu. Malahan kalau nanti teman2mu belajar disini, saya sediakan minum dan sekedar kue.” Sambil ngomong itu si Udin terus menulis, sebentar-sebentar berhenti dan menghitung-hitung numa-numa temannya apa sudah termasuk daftar semua, Kemudian dengan perasaan lega dan gembira, ia berseru:,,Nah se. karang sudah selesai, 40 anak jadi 8 grup masing-masing 5 anak. Tinggal nanti memberi tahu kepada mereka dan memilih ketua grupnya, Pak | Buru tentu girang, apabila perintahnya sudah saya jalankan Dan...... yang penting, | dah dat i Ka ay we rah cee! co Dengan muka yang ber-seri-seri si Udin segera membereskan bukunya, kedalam tasnya, dan Udin ketua klas li ini kelihatan Yahap makannya. Dasar perut sudah keroncongan Gan memang ibunya dapat menuju ketentuan anaknya, yaitu sayur asem, tempe goreng dan sambal terasi, Belum sampai tangannya kering, Udin terus ambil sepedanya, digenjot se-kencang2nya, sebentar sus hilang dari pandangan ibunya, Memang Udin anak yang rajin. Dia tidak pernah mengeluh sekalipun bekerja berat. Cape, lapar, panas bukan rintangan baginya, Itulah sebabnya ia dipilih menjadi ketua klas, Ibunya sangat pangga kepadanya, Dia tidak pernah mengulang klas, Selamanya nilai-raport baik, Ia menjaj teladan disekol nya, Jam 5 Udin baru pulang, tapi tidak datang sendirian, Dibelakar nya mengikuti Manan, Sidik, Po dan Mainah, Belum lagi duduk U sudah berkata:,,Sekarang ting kita yang belum membentuk belajar, lainnya sudah beres, Parman menjadi ketua grup dikampung Paalmeriyem, Sariman ikut yi Fr Kita di Matraman grup Solitude. kalah dengan tejangan sampai man-man lainnya,” ,Setuju, sambung Sidik, Waktu sore kita tidak boleh lagi main layang-layang. Lebih baik kita berlomba belajar.” »Ayah bilang, kalau saya lulus ujian gan nilainya bagus akan dibelikan sepeda kumbang, sambung Polan. Alangkah girang hatiku kelak, impian saya selama ini men- Gyadi kenyataan.” »Kita usulkan ketua grup Mainah, sela Manan, Sekalipun perempuan, Cia cukup cakay Apalagi sifatr menolong temar ,Jadi” sahut pak”. Sebentar ibu Udin mer klas ia merasa ayas kemajuan ter hat gurunya selalu diin, Masa kanak-kanak adalah m Kesempatan itu harus digunakan sebaik2nya. Jadilah anak yang baik-baik dan dapat memberikan sumbangan yang se-besar2nya terhadap kemajuan Nusa dan bangsanya, agar Republik Indonesia tetap aman, makmur dan sentosa. Nase- , bahwa: Oleh: 8S, Wati, === [PDF page 13] === Film: PENARIK BECAK SATU dua tahun belakangan ini film-film Jepang mulai mengalir ke Indonesia. Makin lama makin banyak, Tetapi tidak semuanya baik dan sesungguhnya banyak diantarawrusnya tidak perlu dinya dat in kemari. Kini film-film Jepang sudah mengisi acara bioskop-bioskop Giseyuruh Indonesia, disamping film-film Amerika, India dan Inggris yang berdominasi. lahsatu diantaranya yang patut akan adalah "Penarik Becak" | judul bahasa Inggrisnya "Muho Matsu, The Rikisha pemenan hadiah Singa Em: Mark dalam Festival Fiym V ke-19 tahun 1958, Peranan wa r bintang-laris Toshiro seori dibit oleh 1 yan nal oleh terk gat di film di Indones emar 1 ‘Toshiro Mifune udah banyi dalam film-film lair yang yah datang dan sedang berery kita, mis Inya "RashofYanya berlaku dalam periode 1901 hingga pecahnya perang pertama, atau srkenal a zaman Meiyi, yans atnya adalah zama tumbuh dan berkembangnya rialisme Jepang. Jalan ceritanya sangat sederhana, tidak ber-belit-belit dan tidak mencakup banyak tokohlakon. Justru dalam film semacam inilah dikehendaki kepandaian bermain (acting) yang hermutu tinggi, dan ini dipenuhi dengan baik oleh Toshiro Mifune sebagai si penarik becak dan Hideko Takamine sebagai nyonya Yoshioka, Ma'sugoro, yang terkena! dengan nama Muho Matsu ata» si Matsu Liar, baru keluar dari penjara dan memulai Yagi hidupnya sebagai penarik becak (tidak seperti becak sekarang yang setiap hari kita lihat, tetapi becak yang betul-betul ditarik oleh si penarik becak sambil berlari). Wataknya tetap kasar, suka berkelahi, tetapi jujur dan sayang ke. pada anak-anak. Matsugoro sejak kecilnya tidak pernah mengenal kasih- Sayang ibu dan ayah, tidak pernah merasakan kemesraan hidup keke. luargaan, Ayahnya seorang pema. bok dan meninggal karena alkohol. Pada suatu hari si penarik becak menolong seorang anak lelaki yang terluka karena jatuh dari pohon. yang Anak ini kemudian ternyata anak penakut dan berkat asuhan Matsugoro menjadi anak yang tidak penakut dan tidak pemalu, Anak itu dian arkan pulang kerumahnya oleh Matsugoro dan disanalah ia bertemu Toshiro Mufine, pemain watak dalam, Penarik Becak”, dengan ibu Si anan itu, scuralig wanita cantik, yaitu nyonya Yosnioka, isteri kapten Yosmoka, dan anak Lu @acalah putera satuznya, namanya Toshio, Perkenalan itu tumbuh menjadi persahabatan yang akrab antara Matsugoro dengan keluarga Yoshioka, Matsugoro selalu mengantarkan anak itu kerumahsakit sampai sembuh, ber-main-main dengan dia, dan banyak membantu dalam urusan-urusan rumahtangga Yainnya dari keluarga Yoshioka. Pada suatu ketika kapten Yoshioka terserang suatu penyakit yang berlangsung tidak lama tetapi menyebabkan ajaynya. Sesudah meninggalnya kapten Yoshioka, jan- Ganya minta kepada Matsugoro agar mau Membantu mendidik anaknya, Si Toshio, supaya dapat menjadi pemuda yang kuat, berani dan berdiri sendiri. Permintaan itu dikabulkan oleh Matsugoro dan dilakukan dengan penuh gembira dan bahagia. Matsugoro senantiasa memikirkan perkembangan jiwa si Toshio. Ia mengajar dia menyanyi, menceritakan kisah-kisah pengalaman, mengantarkan kesekolah, mengikis sifal-sifal pemalunya, memberanikan dan membela dia dalam perkelahian dan dalam banyak hal lainnya, Ini semua dilakukan dengan penuh semangat, kesungguhan dan tanggungjawab, Waktu berjalan terus, tahun berganti tahun. Roda becak berputar terus. Toshio sudah besar dan tibalah saatnya berpindah kekota lain untuk meneruskan pelajarannya disekolahtinggi, Dalam hati Matsugoro terasa kekosongan. Anak yang sejak kecil ia didik dan ia bela sampai menjadi dewasa, ia perlakukan sebagai anak sendiri, kini terpaksa berpisah. Lebih-lebih terasa tersayat hatinya ketika pada waktu Toshio sudah besar tidak mau lagi dipanggil "buyung” dan ibunya menasehatkan kepada Matsugoro supaya memanggil "tuan" kepada si Toshio, Terasalah kini oleh Matsugoro ada jurang dalam dan lebar antara dia dengan keluarga Yoshioka, Biarpun ia telah mencurahkan begitu banyak tenaga dan fikiran demi kebaikan Toshio, jane sudah di-~ anggap Sebagai anaknya sendiri, ia tetaplah seorang penarik becak yang hina. Alangkah bagusnya Toshiro Mifune memainkan peranannya disini, begitu mengharukan, Matsugoro menjadi murung, Sementara itu roda becak berputar terus. Waktu terus berlalu, dan Matsugoro tetap terus menarik becak. Ia kembali pada botol arak dan menjadi pemabok lagi. Seorang temannya menasehatkan agar dia kawin saja, Tetapi Matsugoro tak dapat menerima nasehat ini. Ia tak dapat melupakan wajah nyonya Yosi- Oka yang telah terpateri dalam kalbunya. Ia secara diam-diam dan jujur telah menaruh hati pada nyonya Yoshioka yang ternyata acuh tak acuh terhadap cinta terpendam itu. Nyonya Yoshioka baikhati, tetapi ia adalah janda seorang kapten, dan kebaikannya terhadap bukanlah kebaikan yang seperti diimpi2kan oleh Matsugoro si penarik (Bersambung ke hal, 22) Matsugoro * === [PDF page 14] === ANGIN meniup Segar, matahari sudah amat condong kebarat. Orang-orang disawah sudah mulai berkemas pulang, tetapi Ali masih tekun membajak. Tanah dikakinya lembut dan memasir, airnya memercik kekiri kanan, memberi rasa tenang pada dirinya, Kerbau yang telah terlatih ber-tahun-tahun itu, tidak menimbulkan kesukaran apapun. Tinggal satu putaran lagi, dan sawah yang sepetak ini akan selesai hari ini, Ia tidak bisa bekerja seenaknya, semua diperhitungkan dengan baik. Kerbau ini kerbau pinjaman, makin lama ia pakai, makin banyak uang pengganti lelah mesti dikeluarkan untuk pemiliknya. Bajaknyapun bukan milik sendiri. Ia seorang petani muda yang hanya berbekal tenaga. Sedang sawah yang ia kerjakan dengan tekun dan cinta bukanlah sawahnya, Pemiliknya, pada sore yang segar ini tentu sedang duduk-duduk minum teh diserambi depannya, sambil mendengarkan merdunya Suara perkutu", dalam rumahnya yang besar dipinggiran kota, "Hssy, hsssy, hayo, hirr, hir, hayo kerbauku yang baik, tinggal sedikit lagi. Masa, tubuhmu besar dan gemuk, tidak mungkin kau kelelahan, Lihatlah aku, kering dan kurus, tetapi semangatku masih seperti fajar pagi. Kiri, kiri, ya lurus.” Begitulah dengan melucu ia kasih aba kepada kerbaunya. Tadi, waktu hari masih panas ia menembang dibelakang bajaknya, tetapi sekarang terasa nafsunya tidak ada lagi, "Kang, Kang Ali,” didengarnya Suara yang amat disayangi memanggil dari pematang. Ali menghentikan kerbaunya, dan menoleh, Isterinya, Sarti mengemasi piring cangkir, dan memasukkan kedalam bakul kecil yang masih baru "Hari sudah hampir senja, jangan lupa, selapanan dirumah Kang Sonto”. Tidak menanti jawaban, Sarti berangkat pergi, meninggalkan Ali. Mereka pengantin baru, dan layaklah bila Sarti masih malu-malu, apabila kelihatan bertegur sapa dengan suaminya dimuka orang banyak. Kawan?nya seusia bukan main pan- Gainya mengusik, Pengantin baru. Ini berarti bahwa mereka masih belum punya apa-apa, Gan kemungkinan untuk mempunyai $ ie a2, agaknya jauh juga. Mereka punya apa-apa, ke'yuali sebuah rumah warisan, rumah keci! berisi balai-balai dan dapur dengan tungku tanah serta tempayan air, Sedikit kebun yang ditanami dengan pisang, Sugiarti Siswadi KEBAYA BIRU umbi alas dan kelapa dua batang. Ali tertawa sendiri, melihat tingkah Sarti yang ke-kanak2an, "Dik, mari lekas pulang, nari sudah senja. Jangan raayin-raayin amat, lihat itu isterinya sudah menyusul," kedengaran kemudian xeriakan beberapa kawannya dari jalanan, Ali melepas kerbaunya dari pasangan, memikul bajaknya, dan menghalau binatang yang kotor kepayahan itu kesungai, Walaupun ia petani muda belia, tetapi orang-orang mempercayakan barangZ untuk Gipinjamnya, sebab Ali selalu serub. Bajak dicuci bersih, dan kerbau dimandikan, baru dipasrahkan Kkepada yang empunya, Sebetulnya, AN masih ingin menyelesaikan membajak, tetapi selapanan bayinya Sonto, harus dihadiri. Ia banyak berhutang budi kepadanya. Isterinya telah lama menyediakan seekor ayam lurik gemuk, dan selembar uang kertas puluhan yang masih baru sebagai sumbangan keramaian bayi tersebut. LAMPU sentir yang ber-kelip-kelip menerangi ruangan depan, dimana beberapa petani duduk bersiya, Hidangan dusun yang tradisionil, kuwih2nya basah dari beras dan beras pulut, pisang raja dan kelapa memenuhi tikar. Menjadi kebiasaan, pada tiap malam selapanan bayi, yakni waktu bayi berusia tiga puluh lima hari, orang-orang berkumpu] dan makan-makan serta menyanyikan lagu-lagu pudiaan agar bayi sehat, lagu-lagu penolak bahaya, yang sudah lama turuntemurun, dan juga lagu-lagu nasehat lainnya yang dibukukan dalam sebuah kitab lusuh. Biasanya mereka yang pandai membaca, bergiliran melagukan beberapa bait, dan upa- Cara tradisionil itu berlaku hingga jauh malam, Tetapi, dengan datangnya seorang guru yang muda kedusun itu, tiap-tiap malam selapanan sekarang selalu mempunyai arti yang lain. Guru muda itu bersuara mean re er u em Ia yakin, bahwa nanti pada panenan yang akan datang, ia sanggup membelikan sehelai kebaya berkembang mawar merah pada dasar biru langit. bagus, nafasr ia seorang p kan dulu nyaenolak bahaya. an beberapa la- Nanti saya samyy gu yang baru-baru ini saya gubah.” ”Betul, betul,” kata yang lain berbareng. Ali mendeham sebentar. Hati gembira, Baru sekali inilah ia per kondangan berdua dengan isterinya, dan ia yakin, begitu mendengar suaranya mengalun, islerinya tentu mengintip dari celah-celah dinding. Mukania merah mengingatnya, hatinya bangga dan besar. Ia mulai dengan bait-bait pertama. === [PDF page 15] === em Naa Hn BERKEMBANG MERAH | 1 | Ada lagu menjaga keselamatan # malam, ! Mengusir segaya setan-setan jahat, lungi bayi kekasih Hyang Widi & Selesai satu bait, ia teruskan deturun siapa ga dipintu depan, wal dipintu belakang, jabang bayi ke- Maha Tinggi, t istimewa memang, tinya dalam, menghamengerikan dima- Yap peka: Kemudian Ali menyelesaikan bebeah dihafalnya th lagu-lagu tradisionil anyikan, mereka berbeberapa anak gadis santapan, Sarti yang en es ebab arkan ap be heran a bulan yang lalu, masih su- “ ka meladen, sekarang tidak mun. cul, karena sudah kawin. Ia membantu bini Sonto mengatur hidangan. "Nah, sekarang mas Guru, silahkan mulai. Ingin kami mendengar gubahan baru,” Guru muda, seperti biasa mendeham dulu, dan membetulkan cara duduknya, Ia keluarkan buku tulis bersampul dari tas kulitnya. min "Bapak, dan semua saudara, silahkan mendengar yang teliti, lagu ini adalah riwayat saudara-saudara sendiri. Tetapi karena saya bukanlah ahli sastera yang termashur, mungkin masih banyak kekurangannya, untuk itu harap dimaafkan," Dengarlah burung berkicau waktu pagi, melompat riang didahan-dahan, Siapa yang bangun bersama kokok ayam? tentulah aku Orang tani. Pintu-pintu terbuka dan hawa” segar, menambah tenaga baru setelah tidur semayam. Siapa nanti punggungnya hitam terbakar, lumpur hitam? membajak dan menyikat, bibit menghijau, dan segera aku pindahkan, dan bertanya perawan lewat "Padi apa kautanam, abang, adakah sedikit beras ketan?” diawablah, burung, dan kakinya berbencah Aku mencangkul, subur padiku, Padi menguning, dan sebelumnya, gadis, aku berebut air sekarang tanah tak perlu basah, hanya unggas, Ya, Allah, layaknya seperti segenggam pasir, tertabur dipermadani kuning, dipadiku yang bernas, Mas Guru berhenti berlagu, ia Orang-orang asyik menganggukmemandang keliling. mendengarkan, dan angguk. Sekarang, semua saja yang lewat memuji, "Buyung, padimu bernas dan berat, tangkainya melentur dan merunduk hormat, padinya Genjahharum, dan nasinya berbau wangi, akan gembira tertawa. Habis panen berbelanja kekota, makan gulai kambing berdua dibawah pohon beringin, ciia baru hadiah kawin, berkembangan mawar merah ose Ah, ah, sungguh indah 'gambaran Guru muda kita, petani muda yang akan kawin, mengajak calon isterinya kekota berbelanja, dan makan bersama diwarung dibawah beringin tua dialun-alun, dimana tiap tahun diadakan keramaian, "Syair penutupnya, saudara-saudara, adalah syair yang amat penting. Disinilah teryetak kuncinya.” Sekarang, panenan teiah tiba, tetapi ya Allah, padi tidak diusung kKelumbungxu, berbaris membawanya kepinggir kota, dan menyimpannya dilumbung tuan tanah kaya raya. Akan aku yang bangun sebelum kicau murai, dan enam bulan berbencah Yumpur, cukuplah diberi sekedar upah, nanti mempelaimu dan mengepit kebaya biru, Orang-orang yang cukup pas untuk pembayar hutang, penyewa ternak serta pembeli bibit padi, serta rabuk. Dan calon biniku merajuk, 'Ku hanya bisa belikan kebaya lurik buruk, Yang tahan dipakai bertahun-tahun. Ya, enam bulan aku menggarap tanah orang, ya, berpuluh tahun aku jadi budak tidak berbayar. (Bersambung ke hal. 23) === [PDF page 16] === DUNIA yang semakin maju peradabannya memberikan tuntutan-tuntutan yang lain. Apabila dahulu kala kanak-kanak cukup mendengarkan dongengan-dongengan yang diturunkan dari nenek2nya, dongengan dari mulut kemulut, dan kepentingan akan bacaan yakni dongengan-dongengan tertulis amat minim, maka sekarang, kita dituntut akan penyediaan buku batiaan kanak-kanak yang semakin banyak. Pada waktu-waktu yang akan datang, kepentingan kanak-kanak kita akan ba yaan, tontonan, film, musik, permainan dil, akan semakin banyak lagi, Im memberikan tanggung jawab yang besar terhadap kita orang-orang dewasa, orang-orang tua terutama Ibu-ibu, Pengaruh positif dari segala penyajian kulturil anak, senantiasa dibarengi dengan pengaruh-pengaruh negatifnya Dan untuk melawan pengaruh-pengaruh negatif ini, seyogianya kaum ibulah yang tampil paling depan, Kali ini Api Kar.ini membuka rubrik baru, yakni Tubrik bacaan kanak-kanak kita, dengan maksud untuk membantu para pembaca dalam meningkatkan kepentingan kulturil kanak-kanak kita, melin- “Gunginya dari segi-segi negatif dan dimaksudkan sebagai arena pertama dalam mengolah bidang-bidang Yainnya, misalnya: musik kanak-kanak kita, film, sandiwara, permainan, perkumpulan Menurut beberapa ahli ilmu jiwa anak-anak, maka biasanya pada usia 10 tahun, yakni kira-kira anak-anak pada akhir bangku kelas tiga, dimana ka- | mak-mak telah menguasai teknik mem- | baca dengan baik — kanak-kanak mem- | punyai kegemaran membaca yang “besar, Apabila pada usia itu meretidak mempunyai minat memba- Maka ki'a orang tua harus Bacaan anak” Kita itu, anak-anak tidak puas dengan bacaan-bacaan sekolahnya, mereka mencari-mencari terus, apa saja yang bisa dibaca, dibacanya koran, majallah ibunya, iklan dipinggir jalan, majallah kakaknya, sampai-sampai buku? pelajaran dikelas yang jauh lebih tinggi, Mereka membaca terus, terus, Sampai orang tua bisa kewalahan, Dan pada taraf ini, berarti lampu merah harus senan'iasa menyala pada kita orang-orang tua. Apakah kanak? kita membaca sesuatu yang pantas dibacanya? Apakah mereka tidak keliru dengan menyerbu majallah dewasa kakaknya? Apakah mereka tidak melihat majallah dengan Congeng-congeng tidak senonoh? Apakah mereka tidak menjadi gairah membaca kabar-kabar pembunuhan, copet, garong dan Segala dongengan-dongengan mengerikan lainnya? Kanak-kanak yang dalam masa mudah menerima sesuatu, sangat mudah terpengaruh oleh apa-apa yang Gibaca, dilihat dan didengarnya, apa yang ditirukan oleh anak-anak kiat sesudah mereka menonfon bioskop atau mendengarkan Yagu-yagu. Apabila kita memasuki toko-toko buku, dan kita tanyakan kepada mereka buku-buku kanak-kanak mana yang paling laku, mereka akan menjawab, bahwa semua buku-buku kanak? Yaku seperti pisang goreng. Tidak peduli ceritera itu bagus atau tidak, menarik atau tidak, cocok atau idak. Jadi terang, bahwa kanak-kanak kita tidak bisa atau belum bisa memilih. Memilih ini, adalah pekerjaan kifa orang-orang tua Bagaimana dalil-dalil atau ketentuan-ketentuan kita un'uk memilih buku-buku untuk anak-anak kita? Yalah, bahwa buku-buku itu harus mengembangkan segi baik === [PDF page 17] === manusia, memeunhi prinsip-prinsip pendi- 1. Cocok dengan usia anak, bahas beberapa buku yang sedang dikan yang baik, misalnya: 2. Sesuay dengan: anak perempuan beredar, dan penggolongan-penggolongan buku-buku 1. Mengembangkan cinta tanah atau anak Yelaki, itu. Sambutan pembaca sangat ka- 3. Dalam taraf hidup sosial yang mi harapkan, 2: Ita kerja, tidak jauh berbeda dengan 3. lingkungan hidup anak sendiri. (S.S.). 4. Baiklah para pemba'ya, untuk kali 5. Setia | n, jujur dan rajin. ini sekian saja tulisan kami, sebagai prakata. Pada nomor yang akan datang, kita akan -mencoba mem- Disamping itu ada pa'okan-okan yang lain lagi, ialah: mmnnunenanunennunnunununan PERCIKAN API KARTINI onya Abendanon, Kartini menulis tertanggal 30 September 1901 menjadi guru sbb.: ran Bapak, menjadi guruya bagi kami, demikian pulalah pendapat sehabat-sahabatku di Betawi: Kerja menjadi guru itu pada pertimbangan- ni, adalah jabalan yang mulia dan suci, karena 1 kerja yang sebaik.baiknya yang sepantasnya guru mendidik anak-anak yang merupakan generasi ~ ba g sesuai benar dengan cita-citaku baru, yaitu generasi yang menguasai haridepan Dan " h pula cita.citaku dapat kusebar- masyarakat dan bangsa kita, Sekarang sudah badari pada disekolah, menjadi nan baru, yang akan menjadi pe. in dan ibu dikemudian hari, Dalam tangan ah masa yang akan datang, dan dalam tang, an ibulah, anak, yaitu masa yang akan datang itu, Kalau aku jadi pengarang, betul dapat aku bek.banyak dengan luasnya mewujut. kan cita.citaku dan memaj 1 banysa kami, sedany kalau aku jadi guru, hanya kecil lingkungan yang kecil itu boleh jadi menjadi luas, akhirnya menjadi contoh teladan bagi orang, asal saja contoh yang diberikan itu ternyata contoh yang baik, Bila aku jadi guru pada sekolah yang jadi tempat tumpangan murid sekali (asrama Red.), haruslah aku sehari.harian be ryaul memelihara anak-anak itu, pada malam haripun, ya hingga larut malam tiadalah ku kan bebas, karena anak-anak itu dipercayakan kepadaku, Beratlah kewajiban orang yany jadi kepercayaan, besar pulalah pertanggungannya, Boleh jadi kaupandang aku melebih-lebihkan, tetapi tetaplah pikiranku, bahwa salahlah dan jahatlah pada pemandanganku, aku akan mempergunakan tenagaku untuk mendidik anak-anak, yang jadi harapan untuk masa Yang akan datang, sedang aku tiada cakap sungguh-sungguh melakukan kewajiban besar itu, kewajiban yang pada pemandanganku amatlah mulia dan sucinya, Betapa juapun senang hati sep saya iru kerja ban melihat pekerjaanku, belumlah akan dapat menerbitkan rasa damai dalam hatiku sendiri belum puas akan pekerjaan itu.” Demikianlah cita-cita Kartini untuk menjadi guru yang kemudian telah diamalkan dalam prak. tek, Pada pokok jabatan guru, menurut Kartinyak wanita-wanita yang meneruskan cita-cita Kartini itu menjadi kenyataan, ialah menjadi guru-guru mulai taman kanak-kanak, sekolah rendah, sampai sekolah tinggi, Dan alangkah tepatnya apa yang dikata. kan oleh Kartini, bahwa:,,Dalam tangan anak. lah masa yang akan datang, dan dalam tangan ibulah, anak, yaitu masa yang « san datang itu.” Oleh karena itu peranan pendidikan kepada enak-enak adalah sangat penting. Rencana pembangunan dan perluasan-perluasan sekolah-sekolah yang sudah ditetapkan oleh MPRS selayaknya mendapat sambutan hangat dari masyarakat, Rencana itu ha. rus dibarengi dengan usaha? Pemerintah untuk menurunkan harga buku-buku sekolah, keringanan? baeya sekolah dll, sehingga mampu menampung hasrat belajar Yang begitu tinggi yang terdapat pada anak-anak kita, Dalam hal pendidikan ini langsung, dan lingkungan yang kecil itu boleh jadi menjadi luas, akhirnya menjadi contoh teladan bagi orang, asal saja contoh yang diberikan itu ternyata contoh yang baik.” Dengan contoh-contoh dan teladan-teladan yang baik dari para guru itu, akhirnya anak-anak yang menjadi asuhannya itu tentu menjadi baik pula, dan ini sangatlah berpengaruh pada pertumbuhan anak-anak itu agar menjadi manusia-manusia berguna dan berharga bagi masyarakat dan pembangunan tanah air, Meh memliki === [PDF page 18] === Renungan Mak Ompreng: OM DEN MAN TE BEKOREN Seperti berulangkali dikemukakan oleh Bapak Presiden kita dan baru-baru ini sekali Yagi dihadapan ibu-ibu dan wanita yang ikut kongres Kongres Wanita Indonesia, pada suatu waktu tertentu dalam gerakan wanita terdapat kecenderungan yang mengutamakan bersolek alias macak yang maksudnya pernah dinamakan oleh penulis dan pemimpin wanita terkemuka dari negeri Belanda Henriette Roland Hoist. om den man te bekoren, artinya kurang lebih: untuk menarik perhatiar kaumnya Pak Ompreng. Temen-temen pada nanya pada Mak Ompreng, apa bener sekarang ini wanita-wanita itu masih Suka bersolek alias macak? Karuan saja Mak jawab kontan: bener! Memang kaumnya Mak suka bersolek. Sedeng Mak sendiri, nyang sudah tua bangka, masih juga suka, Lihat saja, kalau Mak masang susur, Letaknya dibikin begitu rupa sehingga kelihatan luwes dan tambah dalam bahasa Jawa lagi kewes, demes, Pendek, segala es es ada disana, Begitu luwesnya pasangan Susur Mak sampai-sampai kalau Pak Ompreng lihat..... bisa silau matanya. Tetapi apakah bener bahwa wanita-wanita itu suka berselek hanya..... om den man te bekoren? Mak gambarkan, sudah ada wanita-wanita yang kalau baca ini menjadi merah padam mukanya, sebab mau marah dituduh begitu itu. Sabar, dik. Jangan lekas marah dulu. Perkataan pemimpin wanita diatas itu ada benernya, tapi tidak 100%. Wanita bersolek bukan untuk menarik perhatian "kaum Adam” saja, tapi juga untuk ke- Senangan sendiri. Kan ya to, jeng, Masa cuman untuk sidia? Nah, sekarang sebaliknyz, apakah kaum Adam juga suka macak. Tentu saja, tidak kurang dari kaum Ha- Maksudnya, ya ada samanya juga. Coba tanya Saja sama Mas (Bersambung hal. kulit belakang) 16 Bana nuaaa BACOVE - TAART Bahan: 1 cangkir tepung pisang, 8 telur, 1 cangkir mentega, 1 cangkir gula halus. Cara membikinnya: Mentega dikopyok sampai putih. Merah telur dengan gula dikopyok sampai merupakan rom. Dua macam bahan ini dicampur dan aduklah peahan? sampai rata dengan sekalian dics purkan tepungnya. Kemudian ca purkan putih telur yang sudah dikotiok lebih dulu sampai berbuih. Diika semuanya sudah diaduk rata dimasukkan kedalam cetakan untuk dipan sampai mateng. DYONNAISES Bahan: 8 putih telur, 650 gram gula halas, panili, Cara membikinnya Putih telur dikocok dengan gula halus sedikit. Jikalau sudah mulai naik (berbuih) ditambah gwanya sedikit demi sedikit sampai habis Jalu dicetak dengan spuit. Dibikin kuwe bundar-bundar sebesar uang ringgit dan di—epan dengan api yang kecil saja. Tengahnya kuwe dapat diisi dengan 1 liter slagroom, ‘4 liter aardbeien puree atau lain-lain buah, 35 gram ager-ager. Puree dari buah2an tadi dipanaskan, layu gelatine-blad atau ager-ager iang sudah direndam dicampurkan, lalu slagroomnya. Pinggirnya kuwe dapat ditaburi dengan kenari atau amandelen halus. KUWE - WENER Bahan: 200 gram gula halus, 200 gram mentega, 400 gram terigu, 150 gram tepung roti, 2 kuning telur--1putih telur, 10 gram soda kuwe, panili. Cara membikinnya: mentega dikocok san ning telur (2 terus dikocok biji) dir sambil campurkan da dan pani yang tebainy KUWE BENGAWAN SOLO Bahan: 16 k dikopyok. itnya Santen in diepan, KUWE HAVERMOUT 3Yahan: 150 gram havermout, 100 gram mentega, 50 er ula 100 gram kenari halus 750 cc susu. Cara membikinnya Havermout dimasak dengan u. Mentega dan gula dikopyok sampai putih, kuning telur (3) dimasukkan satu per satu sambil dikopyok, kemudian keningar dan havermoutnya. Achirnya dimasukkan putih telur yang sudah dikopyok menjadi busa. Jika sudah diaduk rata dimasukkan: cetakan dan diepan sampai mateng. Sulistiowarni === [PDF page 19] === Pemeriksaan Wanita Hamil (Oleh: Ny. Siti Suratih) BANYAK orang menyangka bahhamil itu hanya ulkan letak bayi yang wa pemeriksaan untuk memb mungkin salah, Anggapan semacam Ku adalah tidak betul letak ida hal-hal jain lagi yang tidak Kecuali tentang bayi dalam kandungan, masih kurang pentingnya yang perlu juga mendapat perhatian. Pada balai pemeriksaan hamil, yang diperhatikan adalah hai-hai sbb,: 1) Keadaan umum dari wanita yang sedang mengandung. Diperiksa apakah wanita itu sehat. Apakah yai penyakit atau kelainan berpengaruh atau yang dapat oleh kehamilan/persa- 2) Keadaan letak anak dalam kanpal kehamilan berumur ak anak dalam kanbegitu menjadi soal. mempunyai arti dungan t Baru sc 1 itu ang penii Letak anak baik yalah bila bayi dilahirkan dengan kepala terlebih dahulu. yang paling 3) a. Keadaan kadar darah (haemoglobine), Jika kadar darah rendah, pucat. Bila hal in! wanita itu diberi pengoba an memperbaikinya. orang terjadi, akan untuk Sebab ini bisa membawa akibat yang tak baik pada persalinan yang akan datang, umpamanya perdarahan banyak (mengeluarkan banyak darah). Wanita ini perlu diberi pengobatan. Diberi obat2an yang mengandung banyak zat besi, Juga dinasehatkan supaya mendapa: makanan yang mengandung banyak zat besi, umpamanya: hati, kuning telur, daging, saren, sayurZan hijau dan lain-lain. b. Pemeriksaan darah reaksi Wasserman untuk memeriksa apa ada penyakit syphilis, Wanita dengan penyakit ini diberi pengobatan untuk memberantasnya. Sebab ha] ini bisa berpengaruh buruk sekali terhadap pertumbuhan bayi dalam kandungan. 4) Keadaan desakan darah (bluddruk), kencing: berat badan, Hal-hal ini penting sekali dan pada tiap-tiap pemeriksaan harus diawasi betul-betul, Scbab bila tidak, mungkin timbul kelainan yang disebut: keracunan kehamilan, yang bisa berpengaruh buruk terhadap wanita hamil dan si bayi dalam kandungan, Tanda2nya ialah: 1, desakan darah tinggi, 2. pada kencing terdapat zat putih telur (eiwit). 3. berat badan naik banyak; terdapat (udeem) pada kaki. Jika pada pemeriksaan terdapat kelainan seperti tersebut diatas, si wanita dinasehatkan dengan sungguh-sungguh supaya banyak beristirahat dan berpantang garam, dan bilamana perlu dirawat dirumah sakit. Hal ini harus mendapat perhatian sepenuhnya, sebab pada wanita dengan tanda-tanda keracunan kehamilan yang berat bisa timbul gejala kejangan yang sangat berbahaya, yang disebut: eklampsia, Jadi jelaslah sekarang, bahwa pemeriksaan wanita hamil, tidak hanya penting untuk letaknya si bayi saja, tetapi tidak kalah pentingnya ialah pembrantasan kemungkinan adanya kelainan-kelainan lainnya seperti: kekurangan kadar darah, penyakit syphilis dan pencegahan bahaya keracunan kehamilan, terlampau bengkel Perlihatkan lidah: SEBENARNYA ada baiknya bila setiap ibu belajar melihat lidah anaknya, sebab lidah kita ini merupakan cermin daripada keadaan d:dalam badan kita, Tidak hanya mengenai pencernakan makanan, akan tetapi dalam hal ada penyakitnya lidah dapat memberi petunjuk Sampai dimana sangat penyakit itu. Oleh karena itu maka dokter hampir selalu menanyakan pada si sakit untuk memperlihatkan lidahnya, Pada beberapa penyakit lidah menunjukkan gejala-gejala yang khu- Sus mengenai penyak:t2 itu sehingga pada ylidah dapat segera diketahui apa penyakit itu, Misalnya pada dabaken (mazelen), lidah itu hampir seluruhnya, kecuali pada pucuknya dan kanan kirinya putin dan amandelnya membesar serta merah, Pada terdapat bintik-bintik putih dibawah lidah. Pada banyak penyakit lidah dari pada sisakit itu menjadi putih: pada ipenyakit perut, Sebab dari putih pada lidah ini masih belum diketahui secara tepat.. Putih-putih pada lidah dalam hal hampir Semua penyakit menular pada umum nya disebabkan karena si sakit berkurang makannya, terutama karena kurang baik mengenyah makanan. Tidak ada gunanya menghilangkan putih itu dengan kain atau sikat. Akan tetapi pemeliharaan mulut Gun gigi secara baik adalah penting juga. Bila sisakit sembuh akan hilang putih itu juga, Terutama kita harus benar-benar memperhatikan apakah lidahssisakit itu basah atau kering. Apabila lidah yang putih-putih menjadi kering, ini merupakan tanda yang tidak baik dan mendesak waktunya untuk pergi.kedokter, apabila itu belum dikerjakan, Apabila Sisakit menderita penyakit usus buntu yang akut, akan tetapi karena ketakutan mau diopera- Si, sedang kita ketahui bahwa lidahnya menjadi kering, maka operasi tidak dapat ditangguhkan Yagi, karena lidah yang kering itu menun- Giukkan bahwa selaput ususnya meradang, } 49 Penyakit-penyakit lainnya mempunyai gejala lidah panas seperti terbakar. Hal itu terutama pada penyakit-penyakit Garah yang tidak boleh kita remehkan, Dengan tidak kita uraikan lebih yang lebar lagi, ingin kita mena bahwa dalam hal merasa lidah bagaikan terbakar, ki- 17 === [PDF page 20] === TIADA HATI YANG.... Tanpa manusia tidak akan ada kemerdekaan tanpa kead'lan tak ada martabat manusia dan tanpa kemer- Gekaan tak ada manusia merdeka. Penganiayaan, penyiksaan dan pukulan-pukulan tak pernah menyebabkan saya meminta ampun, Aku lebih baik dan dengan keyakinan yang tak tergoyahkan serta dengan kepercayaan penuh akan nasib tanah air-ku kelak, daripada hidup kehinaan dan bagaimana prinsip-prinsip. Sejarahlah yang akan memberikan hukum-penilaiannya. Bukannya sejarah yang dibuat di Brussel, di Paris, di Washington dan di PBB, tetapi sejarah yang akan diajarkan dinegara-dinegara yang telah dibebaskan dari kolonialisme dan begundal2nya, Afrika akan menulis sejarahnya sendiri, Yan ya akan menulis sejarah yang harum: iapun akan menulis sejarah martabat manusie,ba'k diselatan maupun diutara Sahara”, Kepada isteriku, »Janganlah menangis, kawan dan isteriku. Aku tahu, bahwa tanah a'rku yang sedemikian besar deritanya itu, akan mempertahankan kemerdekaan dan kebebasannya. Hidup Konggo! Hidup Afrika! Demikian Lumumba, 7 MEMBANGUN.... ra. Banyak pekerjaan kita. Disamping tugasz yang tidak pokok seperu kegiatan masa se-hari-hari, kur- £ris-ris kewanitaan, mendirikan penyalur-penyalur sandang-pangan, dll, kita.emua mempunyai tugas penting dalam waktu yang dekat, yaitu ikut aktif dalam pelaksanaan Lanareform. Membantu kaum wanita tani yang haknya telah dilegalisasi dalam Undang-undang Pokok Agraria. Hak Wanita atas penguasaan tanah, Pelaksanaan Unuang-unuang Bagi Hail yang dapat membantu meringankan kehidupan ekonomis kaum tani penggarap yang hidupnya sangat miskin Mereka yang merupakan golo y terbesar yang masih hidup terbe kang, baik kehidupan sosiainia pun pendidikan dan kel nya, Mereka yang per-tama-tama m hendaki perbaikan, Pemban Dea untuk memajukan kel Rakyat Tani disegala bidu materiil dan spirituil. Meri jah desa yang sangat terbclaka menjadi maju, dinamis, dan makmur menjadi kewajiban mutlak baik bagi Pemerintah maupun bas kita semua. Semua tugas ini laksanakan dengan jiwa revc ner yang berar, Dengan kesadaran bahwa perjuangan untuk mencapai hak-hak wanita, kebahagiaan wa- Thu dan Anak Sejahtera Tulisan ini adalah Kesan? dari Sdr. Maasye Siwi, penanggung jawab Api Kartini yang mendapat kesempatan mengikuti Seminar Kesejahteraan — Ibu dan Anak di Bukares baru-baru ini. Red. SIAPA saja yang datang ke Rumania dan berkesempatan bertemu, berbicara dan bergaul walaupun hanya sebentar saja, dengan orang-orang Rumania, akan segera tertarik perhatiannya oleh keramahtamahan Rakyatnya yang tidak kalah dengan Rakyat kita sendiri, oleh kehangatan rasa bersahabat dengan tamu-tamu asing terutama dari negeri-negeri yang dikenalnya sebagai pejuang untuk kemerdekaan nasional dan perdamaian dunia. Demikianlah puya kesan saya dan 1l teman lainnya dari Asia dan Afrika, ketika kami bersama mendapat kesempatan mengikuti suatu Seminar untuk Kesejahteraan Ibu dan Anak yang diadakan di Bukares, ibukota Republik Rakyat Rumania, oleh Dewan Nasional Wanita Rumania. nita dan keluarga, kebahagiaan anak-anak, perdamaian dll. I dipisahkan dengan perju mengubah masyarakat rakat feodal £ masyarakat masyarakat sosialis nya perjuangan revoli dengan demiki memenuhi and Sukarno berjus sioner, menci Indonesia dsb. Keyaki seminar baik wanita dihati wanita Selama 4 nita dari k Rumania mend seyuruh an bertukar pen dan an, bukan saja ntara a sendiri tetapi terutama juga dengan pe. kerja-kerja ahli dibidang kesehatan dan pendidikan wanita dan k2. Diantara mereka yang khususnya diminta memberi sumbangan fikiran pada seminar terdapat dokter anak-anak, gynaecoloog, kepala Rumah sakit anak-anak, kepala klinik bersalin, pemimpin penitipan anak, asrama anak, guru-guru sekoyah, ahli-ahli pendidik, kepala-kepala bagian dari Kementerian Kesehatan, Sosial dan Pendidikan. === [PDF page 21] === Maka dengan demikian persoalan ini mendapat sorotan yang Yuas sekali dari berbagi i, seperti segi medis, segi organis segi bantuan negara, dll. Orang tak dapat berbuat lain daripada merasa kagum melihat kemajuan-kemajuan Rumania dilapangan ini, yang terutama telah dicapainya berkay adanya bantuan negara, Ya, di Rumania, kesejahteraan Ibu dan Anak memang menjadi urusan langsung dan mendapat perhatian penuh dari pemerintah Rumania, Berkata ny. Gabriela Bernacki, wakil ketua Dewan Nasiona| Wanita Rumania dalam laporannya pada seminar: Masih segar dalam ingatan kita kenyataa dan angka-angka yang menjadi bu lari keadaan ketika pemerintah ampau, pemerintah burjuasi-tuantanah, samasekali tida) r an soal kesc. jahtera: lan Anak Dalar 1938, yaitu tahun n ekonomi Rukur dari urkan di-klinik-klinik | melahirkan diibantu oleh dubekerja hanya berdasarkan pengalaman saja dan tidak mempunyal pengetahuan tentang hygiene 1 hirkan t masa itu melalalah suatu peristiwa irohkan jiwa dan ke- Kesehatan Ibu dan anak tidak dianggap soal untuk diperhatikan oleh pemerintah burjuasi. Soal ini dianggap urusan keluarga itu sendiri untuk dipecahkan, maka sudah jelaslah bahwa keluarga-keluarga buruh dan tani yang hidup dalam kekurangan dan kemiskinan, tidak mampu untuk memecahkannya.” Tetapi kini, sesudah 23 Agustus 1944, hari pembebasan Rumania dari belenggu fasisme, dan setelah terbentuk pemerintah demokrasi Rakyat, maka soal kesejahteraan Ibu dan anak menjadi urusan yang mendapat perhatian penuh dari masyarakat dan negara, Salahsatu fasal dalam Undang-undang Dasar negara berbunyi: "Negara menjamin agar kesejahteraan dan kesehatan. massa Rakyat dikota dan desa, tetap menaik.” Selanjutnya juga: "Negara melindungi perkawinan dan keluarya, melindungi kepentingan-kepentingan Ibu dan anak, Negara memberi bantuan kepada kaum ibu dari keluarga-keluarga yang besar dan kepada ibu-ibu yang berdiri sendiri, memberi cuti hamil dengan upah penuh, dan mendirikan klinik-klinik bersalin, tempat-tempat penitipan anak dan bali,” Ketetapan-ketetapan dalam UUD ini dilaksanakan lebih lanjut dengan beberapa undang-undang khusus seperti UU Kerja, UU Keluarga, dan lain-lain, yang semuanya menunjukkan hahwa soal kesejahteraan, kesehatan penduduk mendapat perhatian penuh dari pemerintah Rumania, menjadi salahsatu ciri pokok politiknya. Beberapa ketetapan dalam UU Kerja umpamanya menjamin bahwa "pemberian pekerjaan kepada kaum wanita yang sudah hamil 5 bulan, yang dapat merugikan kesehatannya, adalah samasekali dilarang. Larangan ini tidak ada perkecualiannya,” ”"cuti hamil berjumlah 112 hari (52 hari sebelum dan 60 hari sesudah melahirkan), dan se'ama masa itu, pekerja wan'ta aksn mendapat upah penuh yang dibayar oleh jawatan jaminan sosial negara,” "Kaum ibu yang masih menyusui baiinya diperkenankan menghentikan pekerjaannya sementara untuk menyusui bayinia dan mereka juga bisa memperoleh cuti dengan upah penuh untuk merawat anak2nya dibawah 2 tahun bilamana mereka ini jatuh sakit. Ibu dan anak mempercleh obat2an, perawatan rumahsakit, pemeriksaan dokter dan setiap macam perawatan medis yang gratis." UU Keluarga berisi ketetapan-ketetapan yang harus berlaku dalam hubungan? keluarga, yang harus didasarkan atas periahabatan dan cinta-mencintai, kewajiban saling bantu, baik secara moril maupun materiil. Ketetapan-ketetapan dalam UU ini selanjutnya menjamin adanya perlindungan ne- © gara dalam hubungan-hubungan antara suami isteri, dan dalam hubungan antara orangtua serta anak-anak, Perkawinan, perceraian, keturunan, soal anak-angkat, hak dan kewajiban orangtua terhadap anak, adalah semua urusan-urusan yang mendapat pengawasan negara, yang melindungi keluarga. UU Keluarga ini atas dasar prinsip hak sama seperti dicantumkan dalam UUD, membantu mengembangkan kesejahteraan ibu dan anak, membantu memperkokoh dan memajukan perkembangan keluarga, (Akan disambung) Pimpinan Dewan Nasiona! Wanita Rumania bergambar bersama tamu-tamu dari Irak, Libanon, Indonesia, Tunisia, Konggo, Guinea, Mali dan, Togo. aa a a ee Peti a ey 19 === [PDF page 22] === Pakaian Untuk Anak-anak yie TAPE x Tak salah kiranya kalau anak-anak kita mulai kecil kita lidik supaya sederhana. Dalam hal ini pakaianpun memainkan peran yang cukup penting. Maka disini disajikan beberapa model yang sederhana tetapi cukup menarik. Silahkan mencoba. === [PDF page 23] === BAJU PESIA ikuran daripada moi; untuk rok ini. Hanya del pe model i tak memakai lengan atau ke Maka lebarkan lehernya ke h dan kesamping Lalu den ambilla kertas yang tipis ontoh yang telah dibe garis (ad) atau (a’) ri tan rf untuk in ikang. Setelah ti ) un menurut mock lal cai untuk me yang polos, van lupa saudara-saudara, bahwa adalah lipatan. \yahitlah a bersama pada leher dan lengan, bagian leher dan lengan ilu. meruy n liku-liku maka berilah beber: guntingan-guntingan pada ya bila dibalik tidak berkerut tetapi rapih. Baliklah keluar dan sebelum dijahit tambahlah renda-renda atau “zig-zag” diantaranya. tepinya Pada pinggangnya dibuat sedikit menurun ditengah, dan dihias dengan dua mainan,,eyantung” yang dibuat dengan dua macam warna yang diambil daripada kain itu sendiri dan diisi dengan kapas. Pada tepi rokbawah diplisir juga dengan kain dan lebarnya sama dengan plisir bagian atas. Kancingnya dapat dibuat dibelakang dan dapat juga dibahu. Jika bahannya berkembang dapat pakai bahan yang polos untuk plisirnya, atau sebaliknya ‘jika bahan roknya yang polos pilihlah untuk plisirnya yang bergaris berkotak. Saudara-saudara, harap menambah untuk jahitan pada seluruh patron bila hendak memotong. Panjang Pak # 7 ng SHEE pr. aa abi an === [PDF page 24] === BANYAK wanita suka memakai korset yang sempit-sesak agar tampak lebih rampng, tak kendor. Alangkah lebih baiknya bila kekendoran badan terutama dibagian perut itu bisa kita kencangkan kembali sehingga kelebihan lemak bisa menyingkir untuk diganti dengar urat-urat daging yang kencang sehat sehingga badan lebih sintal kuat dan ramping, Dibawah ini kami sajikan gua latihan untuk dicoba dipagi hari guna mengencangkan urai-urai daging aperut, Pada percobaan permulaan mungkin terasa berat tetapi teruskanlah Yatihan dengan tekun, akhirnya akan terasa hasilnya dan pembaca akan merasa pentingnya latihan-latihan senam Gipagi hari itu, 1, Telentangkan badan diatas lantai, Peganglah bola dengan ke- Gua tangan diatas dada, Lemparkanlah bola keatas, jangan terlalu tinggi. Bersamaan dengan itu bangunlah dengan cepat kesikap duduk, kedua kaki iclap yurus kemuka, Tangkaplah bola dan kembali terlentang. Latihan ini diulang hingga lima kali ber-turut-turut tanpa kesalahan. Telentangkan badan diatas lantai dengan kaki lurus, Angkat kedua kaki lurus hingga kira-kira 10 cm. dari lantai. Buka kaki kesamping dan ketukan lagi diatas lantai, kemudian letakkan lagi lurus. Latihan perut ini berat. Mula-mula cobalah kira-kira 5 atau 6 kali ber-turut-turut kemudian lebih banyak, Sebagaimana urat-urat daging diperut bisa dikuatkan dengan latihhan-latihhan, dipunggungpun harus mendapat gilirannya. Berbagai rasa,,pegellinu” dipunggung akan dihindarkan bila urat daging punggung dikuatkan pada waktunya. Pula sikap badan akan lebih tegak, tidak seperti karung kosong dengan punggung membungkuk dan bahu yang terkulai kemuka, Cobalah latihan dikawah ini. 3. Tiaraplah diatas lantai dengan kedua lengan disamping, Kepala diangkat setinggi mungkin dan dagu ditarik kedalam, Kedua lengan yang @dibengkokkan sampai disiku ditarik dengan gerakan cepat-pendek kebelakang sehingga kedua daun bahu ber- Singgungan. Diusahakan agar bisa bertahan selama mungkin, dimulai dengan lima kali sampai mencapai 10 kali ber-turut-turut, 4, Tetap tiarap dengan perut menghadap lantai, lengan dibengkokkan sampai siku dan diletakkan OLAHRAGA: — KUAT dan RAMPING dibawah kepala. Kaki kiri diangkat setinggi mungkin dari lantai kemudian berganti kaki kanan, Demikian di-ulang-ulang. Kemudian dicoba dengan mengangkat kedua kaki sedikit diatas lantai, Tentu hal ini tak dapat tinggi, tetapi akan sangat terasa urat daging dipunggung mendapat tarikan-tarikan, Dimulai dengan lima kali kemudian bisa berangsur-berangsur lebih banyak kali, Demikianlah beberapa latihan yang dapat kita coba dipagi hari. Mulailah sekarang sebelum terlambat. Pembaca akan merasakan bagaimana pentingnya latihan-latihan yang tampaknya "sepele" tak berarti, tetapi sesu.gguhnya sangat berguna imbangan dan i kese PENARIK BECAK.... ro tergeletak Achir boto) arak PERLIHATKAN LIDAH..... ke dokter dikedapat hal ada pucuknya ing, apabila dari era memeuka-memeuka kecil tiga hendaknya n pada dokter lidah umumnya le sembuh. Bila terjadi bengkak pada lidah yang berbentuk lobang adalah d sebabkan karena letak gigi palsu yang kurang benar atau gigi bam pecah yang menjadi tajam atau karena tergigit akan tetapi itu dapat merupakan gejala yang pertama dari penyakit kelamin atau penyakit kanker, Karenanya sekali lagi, adanya lobang pada lidah kita harus segera ke dokter. pada === [PDF page 25] === Menyebarkan Api Kartini DARI salah seorang pembaca Api Kartini, yang setelah baca, mend menjadi per jadi pula pencinta dan akhirnya agen untuk majalah kita ini, Redaksi telah menerima tulisan pendek yang berikut ini yang san'a seperti penulisnya. Oleh Redaksipun ( 1 menjedi tauladan bagi lain-lain pembaca dan penmengirim diharapkan bi cinta Api Ka tulisan ini, Redaks SETELAH satu 1 Kartini i masyarakat umumnya dan masyari khus saya ikut y untuk menyebar) mana iya ber tengah tahun muncul di- Indonesia at wanita 1 itu pulalah teng didaerah diul, ee t tingg dalam men lini tsb ngan harapan a Gan dikembangkan oleh lainnya. Ca per-tama-tama ky aya menun datang zu si pembeli rumah ini kurar alipun saya « 1 memberi nomor baru Uap kali tahu bahwa telah terketempat aya bukanlah berarti merc membutuhkan Api Kartiny ingin membaca ama sek t mereka kurang da kese 1 untuk datang keambil Api Kartini. Mashah cara-cara itu dengan 1 secara sambilan, Apadimaksudk: dengan mengedarkan secara ambilan?, Sedikit saya terangkan, yaitu bila soya datang kerumah teman karena ada sesuatu soa) yang akan saya sampaikan atau saya bicarakan, Api Kartini selalu saya bawa dalam tas paling sedikit 10 eksemplar, Setelah saya bertemu dengan teman-teman dan sehabis saya keluarkan Majalah A.K. dengan harapan supaya mereka membelinya, Alangkah senang hati mereka melihat gambar baru yang tsb, Apalagi setelah melihar isinya tercetak dhalaman muka majalah yang menjadi kepentingannya, Agak jarang dalam per aman saya setiap yang saya rasai tidak mau membeli atau menolak “dengan begitu vaja, paling tidak dia mengambil dengan jalan menjanjikan pemha meng c kah yang Kepada Sdr. Chalisah sampaikan banyak terimakasih. yang telah bayarannya. Maka dalam hal ini saya juga tidak akan kaku, bahwa orang yang tidak dapat membeli setiara kontan saya tolak begitu saja, tetapi saya beri kelonggaran untuk dua tiga hari, Paling lama sampai terbitnya nomor berikutnya, Jadad. makin jelaslah untuk saya, bahwa kurangnya mereka datang membeli kerumah bukan berarti mereka tidak butuh Api Kartini, tetapi kesempatanlah yang sukar bagi mereka untuk datang sendiri, Lama kelamaan cara sambilan yini bukan menjadi sambilan lagi, tetapi sudah menjadi cara yang periodik. Mengapa periodik saya katakan, karena dengan banyaknya pesanan nomor baru membikn saya terusmenerus mengunjungi mereka setiap terbit, Pesanan secara abonemen saya catat dan saya sampaikan kepada Administrasi Api Kartini supaya d'- kirim. Sampai saat saya menulis pengalaman saya in!, saya tetap melaksanakan penyebaran dengan cara tersebut. Kadang-kadang saya dipanggil:,orang rajin” bagi saya: bahkan senang kalau saya dianggap rajin karena pokoknya Majalah Api Kartini dapat meluas dan tersebar terus, Dengan dikenalnya saya sebagai penjual Api Kartini setiap bertemu, mereka sudah bertanya sebelum saya mengeluarkannya. Saya berpendapat dengan pengalaman saya, kiranya para pencinta Api Kartini suka mengikutinya, dengan menghindari rasa malu, segan, dan sebagainya, Saya yakin Majalah kita ini akan pesat jalannya: artinya setiap nomor mungkin tidak ada yang lebih tetapi mengalami kekurangan, Dari itu saya mengajak teman-teman marilah kita bergotong royong menyebarkan majalah kita Api Kartini ditempat kita masing-masing. KEBAYA BIRU.... ORANG-orang mulai bergunan lagi sekarang semakin keras dan ribut. Syair yang terakhir ini, membawanya beberapa menit.erdiam, dan kini mereka mulai berbicara. Semuanya menceriterakan dirinya sendiri, melahirkan penderitaan, yang satu lebih berat dari yang lain, yang lain kayah berat dengan yang satu. Mas Guru membuka pembicaraan "Saudara menggarap tanah orang, Saudara mesti membeli bibit sendiri, dan menyediakan alat kerja sendiri. Malahan ada lagi yang mesti membayar uang sromo, dan berapa bagian sdr.? Pemilik sawah yang tidak keluarkan uang sepeserpun, padinya akan menggunung dilumbung. Saudara, bekerja dan kehilangan biaya, tetapi rumah tetap gubug setengah doyong, miliknya sebuah bale-bale bertilam tikar anyaman sendiri, tungku dapur yang berasap sehari sekali, baju lurik hitam yang setia dipakai ber-tahun-tahun, Saudara kira, warng hitam itu tidak ada maknanya? Ada, saudara, pertama: hitam berarti berkabung, kedua: berarti tan. pa harapan, dan ketiga: warna hitam tidak mudah luntur, tidak lekas kotor, tidak perlu Sabun, dan semuanya ilu tiotiok dengan kepentingan petani miskin — Adayah Saudara pernah merenunginya, mengapa kehidupan sdr. tetap begitu-begitu saja? Ber-puluh-puluh tahun orang-orang menginjeksikan rasa rendah diri tak berdaya dikalangan orang? tani, memaksakan secara halus adanya takdir iang tidak bisa ditolak lagi. Sekali ditakdirkan miskin, seumur hidup, pasti melarat.” Lama Mas Guru memberi pendielasan. Malam menjadi sepi dan 23 === [PDF page 26] === Ananda, i Sudah banyak kekciyewaan-kekciyewaan yang Gicerita oleh pemuda-pemuda mau- Pun pemudi-pemudi, berhubung dengan kepalsuan surat-surat yang diterimanya, antara "kawan-kawan" mereka, yang sekarang ini lazim dinamakan "kawan pena" atau "sahabat pena". Memang, sekarang ini ada suatu kebusaan diantara pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi saling berkirim-kiriman surai, Biasanya satu sama lain tidak; belum saling mengenal. Maksidnya untuk menambah persaudaraan, dan untuk membiasakan membikin kalimat-kalimat dalam surat-surat, agar supaya lama-lama akan diharap bisa memperbiki cara atau gaya menuls surat yang baik. Ada segi baiknya dyuga, kala dipandang dari sudut ini. Dan kita mengerti maksua-maksua baik cari yang mempunyai inisiatif meng adakan cara-cara demik!an ini, Anak-anak tambah kawan-kawan, dan tambah pan- Gai menyusun kalimat serta tahu cara-cara berkirim surat, Tesapi, aisamping segi-segi yang baik itu, ada juga segnya yang kurang baik. Segi yang kurang baik ini, biasanya disebabkan oleh perbuatan pemuda-pemuda atau pemudi-pemudi yang suka mempermainkan sahabat-sahabat pena-nya, Misalnya saja demikian: Ada seorang wanita, gan tahu juga potretnya. Karena tertarik, pemuda ini kirim surat kepada pemudi itu. Dalam surat ia tidak mengaku bernama Toto, melainkan, misalnya saja mengaku bernama Bambang dan mengaku seorang mahasiswa dari salah satu fakultas, dan hampir selesai pelad'arnya. Jadi sebentar lagi sudah akan mendapattitel. Dasar anak pandai menyusun kalimat, Maka Toto bisa menyusun ka limat begitu rupa, sehingga pemudi itu sebentar lagi tertarik kepada Toto alias "Bambang" itu. Sebentar saja surat-menyurat yang bersifat persahabatan itu, berubah menjadi surat-menyurat pertiintaan. Pendek, lamaran Toto diter ma. Karuan saja pemudi itu gembira sekali, karena akan menempatkan seorang teman hidup, seorang sarjana, yang nantinya, akan dapat membery ja minan hidup yang layak, bahkam mungkin yang mewah kepada 'sterinya. Tapi, sebaliknya, Toto hania main-main saja. Dia tidak sung- Buh-buh menyinta gadis itu, Sebab dilain-lain tempat, dia juga punya kekasih yang berperistiwa semacam itu. Surat-surat pemudi itu, lama-lama tidak dijawabnya Si pemudi pergi ketempat "Bambang", menurut alamat yang d'beritahukan oleh "Bambang" kepadanya. Akan tetapi, ditempat itu tidak ada orang yang bernama Bambang. Yang ada hanya Toto, Dan pemudi itu tidak mengenal Toto, karena foto yang dikirimkan dulu bukan fotonya sendiri, melainkan foto orang lain, Nah, begitulah salah satu ceritera tentang kepalsuan surat, Ada lagi, yang kerjanya melayani tamu-tamu diwarung kopi. Kebetulan pemudi ini sudah pernah sekolah d@'sekolah rakyat. Entah sampai klas berapa, kita tak tahu, Pokoknya, dia bisa menulis dan membaca, dan kebetulan bisa menyusun kalimat yang baik. Secara yseng, da menulis surat kepada seorang pemuda, dan mengaku dia keluaran dari S.M.A. Maka terjadilah surat-menyurat tara dua orang makluk ini, Unt lah, bahwa sipemuda ini oran: waspada, Sebelum dia meni: cntanya, dia ingin menyelidiki d dari dekat, siapakah sebewinya pemudi itu dan bagaimanakah k annya, Pemuda itu pergi ketempat pemudi. Dia tidiak segera kerumah sipemud', melainkan ketempat « seorang temannya yang bertempat tinggal tidak dfauh dari rumah pemudi itu Dari sini sipemuda pisa tahu jelas, sapa sebenarnya sipemudi yamg hampir mencuri hain'a itu, Tak lain dan tak bukan, adalah wanita pelacur dikota itu. Maka pemuda itu mengucap syukur dalam hati, karena dia tidak terlanjur masuk perangkap. Demikianlah anakda, dua puah contoh dari pengalaman yang pernah dialami oleh penulis-penulis dari kawan pena, Dan nasehat Bunda: sesungguhnya "sahabat pena” ini bisa anakda salunken menjadi sesuatu yang lebih menarik lagi, umpamania de. ngan menggiatkan mencari sahabat pena antar-sukubangsa. Maksudnya antara lain untuk lebih mengenal umpamanya alam, adat-istiadat, kebiasaan-kebiasaan dari sahabat-sahabat sesama bang sa Indonesa dari sukubangsa lain. Karena sulit untuk kita pergi sendiri menjelajah kepulauan kita yang begitu luas dan yang cipisahkan satu dan lainnya dengan lautan yang lebar pula. Kemudian dapat kita tingkatkan soal sahabat pena ini dengan mencarinya diluar negeri. Betapa senangnya untuk belajar mengenal keadaan Yyuarnegery sahabai-sahabai pena itu, Na aa eee eee eee. KEBAYA BIRU.... hening, hanya suara piring beradu Gidapur belakang me-ningkah-ningkah dengan mengharukan, "Sekarang kita sudah merdeka, sudah lima belas tahun, tetapi kemerdekaan itu akan tanpa isi, akan ta-ta matiada arti, apabila ber-juta-juta nusia yang menciptakan nilai hidupan, yang bekerja untuk langsungan hidup manusia, berproduksi, masih bel kakan, Kemerdekaan tidak bers manusia lenggu ya ikat kaki hanya kah kekeang harus me masih kebanyakan terdiri milik-milik tanah. Jangan ker ipu, jangan tekut, kita teyah lama berman melawan ketidak adilan. Apakah sdr.2 bersedia dalam iyuangan baru menye'amatkan 2 i berar.i menyeladan menyelamattertawa lepas, mereka ar lagi, dan pedengan Ketik lah selesai Ali pulang ber-sar dengan kaw Isterinia d'alan didepan, bersama dengan orang-orang perempuan lain. Baju lurik coklat tuanya serta kain lurik hitamnya, hilang ditelan malam. Ketika mereka berdua membelok kepekarangan rumahnya, Ali membisiki isterinya. "Sarti, panen depan ini tentu aku akan belikan kau sebuah kebaya biru langit berkembang mawar merah”. Sarii membuka pintu rumahnya, pelita minyak tanahnya sebentar diterbangkan angin. === [PDF page 27] === WISMA E. Alamat: YUNARA membikin pakaian wanita dengan stiyl yang paling baru menyediakan alat-alat kosmetika & parfum Jl. Cianjur 18 - Oyakarta "Kau tentu akan tambah Yevin can.ik lagi" Kemudian la sam. bung dengan penuh harapan: "Dan, mungkin dua panenan yagi, kita akan mempunyai sepasang ternak". Sekarang baru tergerak hati Sarti, "Apakah tahun depan harga beras akan berlipat dua kali,” cemas-cemas ia katakan. "Rakus seperti serigala, bukanlah sifat orang tani Sarti Tetapi, tahun ini aku akan min a separuh, betul-betul separuh dari hasil panenan. Persih, Sarti, bersih, termasuk onekos bibit, sewa ternak dan harga rabuk. Dan harapanku masih besar, besar sekali, bilamana Undang-undang Pokok pemakaian tanah sudah dilaksanakan, Sarti, dengarlah Sari, aku tidak akan selamanya menjadi tani tidak bersawah. Kita akan punya sawah Sarti, dan anak-anak kita tidak perlu mati kelaparan dan kedinginseperti kita dahulu. = Semangatnya me-nyala-nyala, dan malam yang gelap dipedusunan, semarak oleh api, apinya Kemerdekaan. RENUNGAN.... Jadi sama-samalah, Tidak usah malu-malu, kaum Adam! Ini namanya juga.. persamaan hak, bukan, Cuman yang sesungguhnya Mak ingin minta perhatian/terutama darikaum Hiwa kalau bersolek, jangan ber-lebih2an. Yang sedeng saja. Lebih baik waktunya lebih baniak dipergunakan untuk belajar, bekerja, dan yanz penting untuk berjuang mencapai persamaan hak yang sungguh-sungguh 10075, sama sebagai manusia, hak Sosial, hak politik, hak untuk makan cukup, hak untuk berpakai, hak untuk mendapat pendidikan, dsb Nah, disini cotick lagi dengan apa yan¢ dianjurkan oleh Bapak Presiden, yaitu bahwa fase perjuangan wanita Indonesia sekarang bukan lagi fase.. om den man te bekoren, tetapi sudah capai fase ketiga, yaitu fase memperjuangkan masyarakat Sasialis bahu-membahu dengan kaumrya Pak Ompreng, yang berarti memperjuangkan hak-hak wanita seruhnya, sebab memang hanya dalam masyarakat demikian itu hak-hak penuh ini bisa penuh teriyamin juga. Mak Ompreng, PENGUMUMAN Berhubung sampai kiai masih mengalami beberapa kesulitan tehnis, maka Api Kartini terpaksa terlambat. Harap para pembaca maklum, Untuk mentertibkan jalannya administrasi ciharap para langganan inenyampaikan uang langganannya pada Admin strasi dengan alamat: Kramat V/7 Jakarta Kotakpos 2522 === [PDF page 28] === untuk ORANG 1UA clay ANAK? SRO BNVAVIT Basan mengannung VITAMIN | FE IN /NN. BINTANG Tai me Ia JAKARTA Ps. 149 - 61