Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00059

Clara Zetkin, Pelopor Gerakan Wanita Sedunia

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good (0.9); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === 5 Juli 1857. Pada hari itu suami isteri Gott- “fried dan Yosephine Eiszner dikaruniai seorang anak perempgan yang mereka namakan Clara. Dalam kenang2an penduduk desa Widerau tempat Clara dilahirkan, yang terletak di pegunungan Erz negeri Jerman, ia semasa kecilnya sering dilukiskan sebagai seorang gadis kecil dengan rambut jagung terjalin dalam lapihan yang tebal dan dengan mata jernih berwarna coklat, yang mencahayakan sinar amarah setiap kali ia melihat sesaatu yang “menurut pendapatnya tidak adil. Clara adalah anak yang selalu riang gembira, yang senantiasa penuh daya berbuat, yang suka bersahabat dan cepat bereedia menolong orang lain. Dalam permainan dengan anak-anak temaonya sedesa Clara tentu menjadi pemimpin mereka yang tak terkalahkan, dan makin asyik permainannya makin senanglah ia. Baginya tak ada pohon yang terlalu tinggi ataupun siokan yang terlalu lebar. Ayah Clara, Gottfried Eiszner adalah seorang guru yang sangat cinta dan merasa bertanggung jawab terhadap anak-anak yang dibawah asuhannya. Demikian pula ia sangat erat hubu- CLARA ZETKIN “Pelopor GERAKAN.WANITA SEDUNIA ngannya dengan orangtua mereka, rakyat didesa tersebut. Ia memahami dan menyelami kehidupan mereka yang serba miskin dan sengsara “Clara beserta dua saudaranya sering diajaknya mengenal alam disekitar desa mereka. dgn demikian mengajar mereka menghargai dan mencintay keindahan alam tanahairnya sendiri Ibu Clara, Yosephine Vitale adalah puteri Jean Dominique Vitale yang berketurunan kelu arga pedagang berdarah campuran Itali-Peran cis'dan yang menjaj salah seorang penyokonu q yang kuat dari Revolusi Perantiis. Cerita-cerita tentang revolusi Perancis ini yang diwarisi Yoseptine dari Ayahnya,. kemudian dilanjutkan kepada anak2nya. Dan terutama Clara sangat. tertarik kepada cerita-cerita ibunya tentang kebebasan, persamaan dan persaudaraan itu. Suami-isteri Gottfried dan Yosephine Eiszner adalah ke-dua2nya manusia yang berperasaan sosial yang dalam pula. Anak-anak mereka mulai kecilnya dipelajari untuk suka memberi pertolorgan kepada semua yang membutuhkannya. Mereka sendiri suka mengajak Clara serta saudara2nya ke-rumah-rumah penduduk desa yang. paling + kin, ke-rumah-rumah buruh tani dan tukang-tukang rajuk kaos kaki (yang ketika itu merupakan pekerja-pekerja tangan yang bekerja dirumah - huisindustrie). Demikianlah maka Clara sejak ketiyil diajar memperhatikan nasib kaum buruh dan tani, mengenal dan melihat kesengsaraan, kemiskinan, kelaparan dan penderitaan mereka itu, Disinipun Clara mendengar seribusatu macam keluhan terutama dari kaum ibu dan wanita rakyat - pekerja yang dari pagi buta sampai jauh malam bekerja dengan punggung membungkuk dan tanpa “sinar kebahagiaan pada mata mereka.. Segala apa fang dilihat Clara jane menunjukkan penderitaan dan ketidakadilan sosial itu sangat berkesan kepadanya dan sejak masa muda Clara sudah timbul-pertanyaan dalam kalbunya: apa sebabnya semua ini?? Juga sejak masa mudanya Clara sudi ci menunjukkan kecerdasan otak yang besa:. Ia sangat gemar membaca dari karya-karya Guthe. Schiller; Shakespeare, Dickens, Byron. pujangga-pujangga besar yang sudah mulai mengupas kepincangan-kepincangan dalam masyarakat. Tetapi yang paling menarik, perhatiannya adalah antara iain buku === [PDF page 2] === NIA t. didesacehidupengsara, ajaknya ka, dgn. yai dan ondiri. h puteri n' kelui-Peran- :nyokong ita-ita ten- Yosephikepada, tertarik 1, persa- 2 Eiszperasaan rulai ke- :rtolong- Mereka audara2ing rajuk lan pe- £ - huiscecil diuh dan aan, kemereka sribusatu ibu dan agi buta unggung iagn paeu diideritaan esan ke-: dah timibnya se- ' suilab esar. Ia Guthe, pujangkepinig paling n buku tentang Revolusi Perancis. revolusi yang mengumandangkan seruan mean dan persaudaraan. Ketika Clara berumur 16 tahun ia beserta keluarganya pindah kekota Leipzig, kota yang menjadi pusat gerakan kaum buruh Jerman. Disini ia meneruskan pelajaran kesekolah menengah, yang ditammatkannya secara gilang gemilang juga. Sementara ini mulailah sampai ketangan Clara beberapa harian-harian yang dipimpin oleh kaym buruh. Disini Clara dapat membaca tidak saja tentang penghisapan-penghisapan yang dialami kaum buruh, tetapi juga tentang apa sebab2rya disini Clara menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi kalbunya semasa mudanya. Dari sini Clara dapat memahami bahwa susunan masyarakat kapitalis ig. menjadi sebab penghisapan dan penderitaan kaum pekerja. merupakan ketidakadilan yang besar, namun bukan itu saja, tetapi bahwa susunan demikian itu pasti dapat ditumbangkan. Seruan untuk mendirikan masyarakat baru tanpa penghisapan manusia atas! manusia lain, dimana terdapat keadilan bagi semua, meresap dan mendapat tempat yang “kokoh dalam jiwa Clara. Ia mulai memandang sosialisme tidak hanya sebagai suatu cita-cita, melainkan suatu sae Sementara ini Clara telah menggabun¥kan diri dalam grup-grup diskuai yang dipimpin oleh orang-orang revolusioner, penyebar cita-cita sosialisme ketika itu. Disinilah ia berkenalan dengan seorang revolusioner Rusia Ossip Zetki, yang ketika itu menjadi mahasiswa di Leipzig pula. Daripadanya Clara belajar lebih banyak lagi tentang cita-cita sosialisme, ia memberinya tulisan Mani. festo Partai Komunis untuk dipelajari, dan dengan perantaraannya Clara menemukan jalan untuk menggabungkan diri pada gerakan buruh Jerman, yang ketika itu dipimpin oleh Partai Sosial Demokrat. Diantara kedua manusia muda ini tumbuh persahabatan yang akrab berdasarkan persamaan tujuan yalah cita-cita pembebasan umat manusia selu. ruhnya dari penghisapan dan penindasan. Sementara ini penguasa-penguasa Jerman ketika itu mulai mengambil tindakan-tindakan anti-demokratis terhadap mereka yang membela kepentingan rakyat, khususnya kaum buruh.. Dalam bulan Oktober 1878 mereka berhatsil membuat berlakunya undang-undang yang melarang semua organisasi-organisasi yang dipimpin kaum sosial demokrat. Sampai harian2nya diberangus, orang-orang revolusioner menjadi kejaran polisi. Demi- Kianlah maka juga Ossip Zetkin sebagai orang asing diusir dari.Jerman. Ia meni galkan Leipzig untuk kemudian menetap di Paris. Pada kesempatan berpisah maka Ossip lan Clara baru menyadari bahwa sesungguh- Iya mereka telah terikat pula oleh tali percintaan, tetapi keadaan ketika itu belum memperkenalkan mereka melanjutkan hidup bersatelah kemerdekaan, persa- Tidak lama setelah Ossip Zetkin meninggal. kan Leipzig, Clara yang sementara itu sudah kehilangan ayah-ibu, juga meninggalkan Jerman, berhubung sempitnya ruang gerak bagi pejuang-pejuang revolusioner. Mula-mula ia pergi ke Austria, kemudian ke Swiss, dimana sementara ia dapat mengambil bagian dalam pekerjaan revolusioner. Disamping pengalaman yang didapatnya, Clara dengan tekun mempelajari tulisan-tulisan revolusioner. Ia belajar mengenal beberapa pemimpin gerakan buruh yang dengan teguh membela persamaan hak antara wanita dan lelaki. Dari pembicaraan-pembicaraan dengan Clara belajar dengan lebih menda. lam tentang kehidupan buruh wanita, yang su. dah mulai bangkit melawan nasibnya, membela hak2nya, yang sudah mulai menunjukkan kemampuannya sebagai organisator dan agitator di pertemuan-pertemuan. Ini semua dan juga buku August Bebel "Wanita dan Sosialisme” mem- Clare Zetkim dengan kodun puteranya === [PDF page 3] === (Bambungan dari hal. 7) CLARA ZETKIN bantu Clara untuk meyakini bahwa perjuang. g1 emansipasi wanita dan perjuangan mela. wan kesengsaraan, perjuangan untuk - menghentikan penindasan dari manusia atas manusia merupakan satu perjuangan: Ketika Clara dapat meninggalkan pekerjaannya di Swiss itu, ia bertolak ke Paris untuk kemudian melanjutkan hidup disamping Ossip Zetkin. Disini Clara “Zetkin belajar mengenal dengan sungguh-sungguh beratnya kehidupan perjuangan revolusioner dalam pembuangan. Terutama setelah keluarga Ossip dan Clara Zetkin bertambah besar dengan kelahiran dua orang anak lelaki. Untuk dapat menyambung hidup seluruh keluarga Ossip dan Clara harus bekerja dengan keras mencari sekedar naf. kah. Dengan segala kekurangan yang ada Cla. ra berusaha memelihara dan melipuy a' seorang ibu. Hari kerja bagi Clara untuk memenuhi pekerjaan rumahtanggs disamping mencari nafkah mulai dipagi buta” dan berakhir jauh alam. Walaunun demikian ia men: bagian dalam grup-grup”diskusi kaum revolusioner dari berbagai negeri yang berkumpul di Paris. Kehidupan yang sanga4 sulit itu tidak melemahkan semangat Clara, sebaliknya lebih menebalkan tekadnya untuk berjuang. 14 * Melihat dan merasakan sendiri kepahitan hidup bagian terbesar kaum ibu wanita dalam masyarakat kanitalis, makin teguhlah keyaki. nan Clara Zetkin bahwa kaum pekerja wani. ta harus ditarik kedalam perjuangan kaum buruh untuk kebebasannya, lebih dari itu, bah. wa barisan-barisan wanita ini adalah juga menentukan bagi buruh. Januari tahun 1889, tahun dimana rakyat Perancis merayakan ulangtahun ke-100' pe. cahnya revolusi Perancis, merupakan saat yang gelap bagi Clara dan kedua anaknya, ketika Ossip Zetkin setelah menderita sakit beberapa Yamanya,- meninggal dunia. Pukulan ini begitu berat dirasakan Clara sehingga is sendiri jatuh sakit keras. Namun segera pula berkat kemauannya yang bagaikan baja, ras satanggung jawabnya terhadap perjuangan ~ dan anak2nya serta rasa -optimisnia. ia davat sembuh kembali dan bekerja kembali setelah ia pulang ke Jegman bersama anak2nya dan menetap di St rt. Adalah di Stuttgart ini bahwa Clara men. jadi pemimpin redaksi suatu majalah yang bernama "Gleikhheit” atau "Persamaan", yalah yang bertujuan membawa kesedaran kepada kaum wanita mengenai hak2nya, menge. nayi persamaan haknya dengan lelaki dan me. cari waktu untuk belajar dan mengambil ' n perjuangan -kaum, nya dengan segala kemesraan dan kasihsayang/ ngenai tempatnya dalam masyarakat serta membangkitkan keyakinan mereka bahwa semuanya ini harus diperjuangkan dengan berani dan gigih, "Gleikhheit” adalah majalah wanita yang telah memegang peranan sangat besar dalam menyebarkan cita-cita emansipasi wanita. Sejak itu Clara mengabdikan segenap tena. ga dan fikiran pada pemecahan masalah ini. Dikala itu boleh dikatakan bahwa gerakan emansipasi wanita baru merupakan tunas muda yang masih mencari jalannya untuk tumbuh dan berkembang. Clara dan kawan-kawan nya seperjuangan harus bekerja keras untuk mengatasi seribu satu macam kesukaran dan tentangan yang dialaminya dalam masyarakat ketika “itu, yang tidak setuju kepada emansipasi wanita.- Dengan tidak: mengenal lelah Clara bekerja, ia bergaul rapat dengan. wani. ta dan ibu pekerja, ia menyelami kesukaran. hidup mereka samvai se-kecil2nya, ia herb'tiara deryan mereka dan berbicara pula dibanyak pertemuan-pertemuan, seringkali dengan ancaman polisi terhadap kemerdekaan pribadinya. Berkat keuletan dan kegigihannya, gerakan ini mulai mendapat pengakuan dan sokongan yang -Sekalipun kegiatan-kegiatan perjuangannya meminta hampir segenap waktunya, Clara tidak melalaikan.pendidikan anak2nya sendiri. Dengan mengorbankan kepentingan diri sendiri dan disokong oleh kakaknya. Clara berusaha agar anak2nya mendapat pendidikan yang sebaik2nya dan bahwa kesehatan mereka senan. tiasa terpelihara. “Namun, kasihsayang Clara terhadap anak-anak hanya terbatas pada anaknya sendir anak-anak lain terutama dari buruh dah tani wanita mendapat perhati- “ annya penuh. Ketika itu kerja-anak dan penghisapan tenaga anak sedang luas dijalankan. Kehidupan tanpa cahaya bahagia. sedikitpun dari anak-anak ini bagaikan menyayat hati Clara dan mendorongnya menjadi pejuang yang paling gigih melawan kejahatan susunan masyarakat kapitalis itu. ‘ Sementara itu, dikala Dierman telah men. jelma menjadi negara militer ketika itu dan pan-pan perang mulai dijalankan, disaat anak-anak mulai ditanam. ras-superioritet, sovinisme dan kebencian pada bangsa lain, maka dengan sekuat tenaganya Clara berjuang melawan sistim pendidikan demikian ini. Ia bekerja keras untuk meyakini kaum ibu dan wanita bahwa merekalah yang per-tama-tama manga se owapemcacegg Mprnagperdiy mam “dari masi t ini, wa tugas ih mendidik anak2nya dan kemerdekaan Gerakan emansipasi wanita ketika itu sudah meluas dibanya pe di ata Mulai ti: lain di E maupun Mm. bul untuk mengadakan suatu pertemuan ta secara internasional. === [PDF page 4] === ngambil inisiatif. Demikianlah maka dalam emansipasi wanita Jerman dengan Clara sebagai pemimpinnya telah". diminta untuk me. bulan Agustus 1907-terjadilah konet.-cnsi internasional wanita pertama di Stuttgart dihadiri cleh wakil-wakil 15 negeri dimana Clara Zetkin terpilih ' menjadi Sekretaris Internasional yang pertama, Pada Konferensi internasional wanita yang kedua dalam tahun 1910 di Kopenhagen yang dihadiri oleh wakil-wakil 17 negeri, maka Clara Zetkin mengajukan usulnya yang kemudian menjadi termashur diseluruh dunia, yalah untuk menetapkan suatu Hari Wanita Internasional sebagai hari perjuangan untuk persamaan hak dan untuk perdamaian. Usul ini yang " diterima dengan suara bulat telah membuat konferensi Kopenhagen suatu pertemuan yang hersejarah dalam gerakan wanita sedunia. Setahun kemudian dalam tahun 1911 Hari Wanita Internasional sudah diperingati di 5 gegeri yalah Jerman, Austria, Denmark, Swiss dan AS, dimana ketika itu kalau dijumlahkan, tidak kurang dari satu juta wanita berdemonstrasi. Kini Hari Wanita Internasional 8 Maret sudah diperingati dihampir semua negeri disegenap benua didunia, Demikianlah hanya beberapa segi saja dari kehidupan dan perjuangan Clara Zetkin 29 Juni tahun 1933 menjelang ulangtahunnya yang ke-76 Clara Zetkin meninggal dunia. Dengan ini bukan saja kaum wanita sedunia ke. hilangan seorang pejuang besar uftuk eman. sipasi wanita, tetapi dengan ini umatmanusia seluruhnya kehilangan pula seorang pejuang yang jujur, berani, ulet dan agung untuk kemerdekaan, untuk hilangnya penindasan ma nusia dan untuk perdamaian dunia yang abadi. (Bahan-bahan diambil dari (say "Ein Leben pild’ — Luise Dornemann) PENGUMUMAN Redaksi mengharap dengan sangat supaya pengiriman uang langganan dikirim langsung kepada Administrasi Kotakpos 2522 - Kramat V/7, Jakarta i www euuue—————— aE, RAI AT ae Dalam rubriek Mengenal Tanahair No. 2 Februari 1960 penulisnya bukan Dr. Ny. Caropeboka, melainkan Ny. R. Syabrun Caropeboka.