Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00086

Untuk Demokrasi, Hak-Hak Wanita, Sandang-Pangan (Kongres Nasional ke-IV Gerwani, 1961)

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Good (0.901); proof-reading: no (script-cleaned only)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === Untuk Demokrasi Hak’ Wanita — Sandang - Pangan SALAH SATU PERISTIWA penting yang terjadi pada Desember 1961 yalah adanya Kongres Nasional ke.IV Gerwani di Jakarta yang berhasil dengan sukses. Kongres dihadiiri oleh 400 peserta terdiri dari utusan dan peninjau dari berbagai penjuru tanahair: dari sampai ujung Timur Maluku, dari pantai. Selatan Selat Malaka sampai deretan pulau-pulau Nusa Tenggata yang dimahkotai gu. nung Fattuleo. Pada. pat kehormatan dihadiri dan langsung “mendengarkan amanat PYM Fresiden Sukarno. Hadlir pula to. koh pertai-pertai, organisasi-organisasi masa, © .menteri-menteri, DPR GR, anggota-anggota Dewan Perancang Nasional, anggota-anggota DPA, isteri menteri-menteri, isteri duta-duta dll. Kongres mengundang dan badlir pula tamu-tamu dari Gabungan Wanita Demokratis Sedunia yang diwakili oleh Ny. Gloria Garton, juga sebagai Ketua ‘Nasional Gabungan Wenita Australia, Komite Wanita Sovyet diwakili oleh: Ny. Dzhura Ilkham va, menteri Republik Uzbekistan dan Nina Voronina Gabungan Nasional Wan'ta Republik Rakyat Tiongkok diwakili oleh: Ny. Kuo Chien dan Ny. Chang Chieh-hsun, Liga Wanita Demokrasi Jerman diwakili oleh Ny. Inge Nietskhe. Gedung wanita yang-menjadi tem. pat kongres dihias dengan dekorasi yang meriah dengan bunga-bunga, smbol ibu dan anak. - xXx POKOK-pokok AMANAT PRESIDEN Presiden menyatakun bahwa walaupun sedang sibuk, tetapi memerlukan datang di Kongres Gerwani karena diketahui bahwa Gerwani adalah salahsatu Kekuatan untuk mencapai cita-cita. Presiden yang satu tahun yl. telah mensinyair adanya ladies movement dalam gerakan wanita Indonesia dan yang telah pula dikupas dihs.apkan supaya hendaknya gerakan - wanita bersifat massal, gerakan massa Wa. nita yang revolusioner dan radikal. Karena revolusi kita baik tujuan politis maupun tujuan ekonomis maupuh tujuan sosial tak dapat dicapai dengan jalan ladies movement. Presiden mengatakan bahwa ciri dari abad ke-20 yalah demokrasi dan gerakan massa, abad %akyat. Tentang Irian Barat Presiden me. ngatakan bahwa revoli si politik kita mencapai satu punt,ak, dulu puncaknya pergerakan revolusi politik kita yalah menegaknya proklamasi pada tg. 17 Agustus 1945, pertem. puran-puran yang menghebat sehingga 5 tahun lamanya menjelaskan revolusi fisik, kemudian daripada itu boleh dikatakan agak menurun, 57 kita Sedar kembali dan akh:rnya kembali kepada UUD 45, kita mengadakan Ma. nipol,. Usdek, sekarang memuncak lagi untuk memasukkan Irian Barat kedalam wilayah kekuasaan Republik Indonesia. Tentang persatuan Presiden menyatakan bahwa sekarang bukan saja persatuan, tapi persatuan total dengan poros NASAKOM. Dan ji. ka hendak mengadakan persatuan total, ladies movementisme harus kita tinggalkan samasekali. Apalag: jika kita mengingat -bahwa pernegara-pernegara merdeka di Asia dan Afri. ka, tumbuhnya gerakan-gerakan nasional Afrika yang hendak melepaskan belenggu daripada imperialisme dan . kapitalisme difihak lain adalah dua gerakan yang keluar dari satu buaian. Satu ibu dua anak. Pokok-pokok laporan Ny. Umi Sar- ‘ Aysno Meningkatkan peranan wanita da. lam perjuangan untuk: -—— demokrasi. —.hek-hek wanita. — sandang pangan... I. Memperluas sumbangan Wanita dalam mensukseskan pembangunan, untuk perbaikan taraf hidup wanita dan keluarganya. Pemandangan waktu Presiden Sukarro datang menghadiri Irmbukaan Kongres Gerwasi ke-IV disambut oleh Bu Mudigdic. juangan memasukkan Irian Barat kedalam kekuasaan Republik mendapat simpati dari wanita-wanita didunia internasional. Wan'ta didunia internasi yang bersimpati kepada perjuangan kita memasukkan Irian Barat kedalam - wilayah Republik, yalah wanita progresif, wanita s0. sialis. Dikatakan bahwa mempunyai 3 ciri: Ciri pertama yalah terjadinya negara-negara nasional, terutama kali di Asia dan Afrika. 5 (Ciri kedua terjadinya negara 80. sialis. Ciri ketiga terjadinya revolusi atom. Presiden al. mengatakan bahwa tumbuhnya gerakan-gerakan Sosial's den tumbuhnya negara-negara Sosialis disatu fihak dan tumbuhnya negara-negara merdeka di Asia dan Afrika, terjadinya abad ke-20 — Untuk meliwan kenaikan harga barang-barang, wanita harus aktif mengawasi kelancaran distribusi. II. Mengembangkan perjuangan membela hak-hak wanita dan anak-anak. — turun kedesa membangkitkan masea wanita tani. dan menyusur pantai untuk menggerakkan wanita nelayan. —Mempererat kerajasama dengan serikatburuh untuk, memperjuangkan hak buruh wanita. — Memperkuat gerakan emansipasi dikalengan wanita rumahtargga. — Ikutsertanya wanita rumah. tangga dalam kegiatan masyarakat dan membantu memecahkan kesulitan-kesulitan penghidupannya. — Baga mana menciptakan/ hu- \\ bungan keluarga yang hormanys dan Da demokratis., (Bersambung ko hai 18)