Gerwani Archive
Researcher log in

← GA-00116

Sarinah dari Abad ke Abad

Licensed or copyrighted source: rights remain with the author or publisher. OCR transcription for scholarly research.

Cleaned OCR text (Fair (0.865); proof-reading: whole text (Claude, Oct 2026)). Old Indonesian spelling has been converted to modern EYD. [Unreadable] marks text that could not be recovered.

Text

=== [PDF page 1] === [Unreadable] [fragment from adjacent column:] [Unreadable] Presiden mengenai wanita adalah petunjuk [Unreadable] bayi setiap wa[Unreadable] yang berjuang untuk [Unreadable] Nasional [Unreadable] penuh. [Unreadable] dengan ka[Unreadable] kita terutama di Jawa banyak yang membatik kain. Supaya jasmani sehat, wanita Indonesia perlu ikut dalam olahraga. Pemuda pelempar lembing ini sedang menunjukkan kecakapannya. Wanita Indonesia tak mau ketinggalan dalam tiap-tiap pawai yang diadakan. Para ibu ini sedang memperingati ulang tahun Revolusi Agustus yang ke-14. Buruh wanita pemetik daun teh ini [Unreadable] Sarinah dari Abad ke Abad [Unreadable] Empat windu sudah kita lampaui. Api membakar. Seluruh tubuh menyala. Hangus berdebu menghidupi perjuangan di masa kini. Api nyala yang menuntut kemerdekaan. Pemberontakan petani, Sumpah Pemuda. Itulah api gerakan nasional tahun 1928 yang membakar seluruh tubuh manusia. Menyala, hangus menjadi debu dan bertebaran di seluruh Nusantara. Itu jamannya kaum wanita hanyut di tengah-tengahnya. Persatuan hari keramat tanggal 22 Desember 1928. Menuntut kemajuan, persamaan, pendidikan, hak politik di parlemen, kemerdekaan, Revolusi dan Pahlawan. Bapak Revolusi Presiden Sukarno dengan Manifesto Politiknya bersama seluruh Rakyatnya menuntut dan berjuang laksana malaikat menyerbu dari langit untuk sekedar hidup layak dan menghapuskan kemiskinan. Berarti terciptanya masyarakat yang adil dan makmur buat seluruh Rakyatnya. Itulah ideal kita sekaliannya. Pewaris-pewaris Kartini yang agung. Hidup persatuan kaum wanita Indonesia. Untuk mencapai hak-haknya yang [Unreadable], kaum wanita harus aktif dalam berbagai aktivitet. Maka itu perlu [Unreadable] adanya [Unreadable] dalam [Unreadable]. Kini kehausan untuk belajar dan [Unreadable] wanita [Unreadable]